Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH IMBANGAN PROTEIN DAN ENERGI TERHADAP EFISIENSI PENGGUNAAN RANSUM PADA DOMBA GARUT BETINA Budi Ayuningsih; Iman Hernaman; Diky Ramdani; Siswoyo Siswoyo
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.966 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v6i1.p97-100

Abstract

This research aimed to study the effect of protein and energy on Diet Use Efficiency of female Garut sheep. Four different treatments diets of different protein to TDN (energy) ration such as R1=11.53%:63.13%; R2=10.78%:70.06%; R3=13.54%:63.18%; and R4=13.67%:69.18% were allocated to 20 heads of female Garut sheep with 7-8 months old and average body weight 15.72 ± 1.33 kg. Completely randomized design was used and collected data  was analyzed with Duncan’s test. The results showed that highest diet use efficiency and protein consumption (P<0.05) were seen in R4 treatment, 13.09% and 94.04 g/day. Meanwhile, TDN consumption did not have any different among R4 (480.23 g/day), R2 (474.80 g/day), and R1 (446.77 g/day) but they were higher (P<0.05) than R3 (370.87 g/day). In other hand, TDN digestibility of R2 and R3 were higher than R1 and R3. In conclusion, protein to TDN ratio of 13.67%:69.18% resulted highest diet use efficiency. Keywords: Female Garut Sheep, Digestibility, Protein, Total Digestible Nutrient 
The Effect of Energy and Protein Balance Ration to the Garut Ewes’ Growth Pri Riznaya; Ana Rochana; Diding Latipudin; Iman Hernaman
Journal of Livestock Science and Production Vol 3, No 1 (2019): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v3i1.1390

Abstract

The purpose of this research was to determine the effect of energy and protein balances on the growth of Garut ewes. The variables are daily consumption, daily weight gain, and conversion ratio value. The treatments given included R1 (12% protein and 60% TDN), R2 (12% protein and 65% TDN), R3 (14% protein and 60% TDN), R4 (14% protein and 65% TDN), R5 (16% protein and 60% TDN), and R6 (16% protein and 65% TDN). The feed is arrange using field grass, fine bran, onggok, soy sauce pulp, coconut cake, and premix. The design of the room uses a Completely Randomized Design (CRD), with 4 (four) replications. Data analysis used variance analysis and Duncan's multiple analysis. The results showed that various protein and energy ratio had a significant effect on daily consumption (whereas R1, R3, and R5 gave better results), but did not affect the daily weight gain and feed conversion ratio value. R6 is the best treatment because it is efficient in consumption and optimal in PBBH and ration conversion value.
Aplikasi Penggunaan Daun Ubi Jalar Dan Ampas Tahu Sebagai Pakan Tambahan Untuk Meningkatkan Performa Domba Lokal Di Desa Gudang Kecamatan Tanjungsari Iman Hernaman; Atun Budiman; M Fatah Wiyatna; Johar Arifin
Media Kontak Tani Ternak Vol 1, No 1 (2019): August
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v1i1.21602

Abstract

Limbah pertanian lokal  berupa daun ubi jalar dan ampas tahu yang berada di Desa Gudang berpotensi sebagai bahan pakan penguat untuk meningkatkan performa domba. Oleh karena itu untuk penerapannya perlu dilakukan penyuluhan dan demosntrasi plot agar dapat diadopsi oleh peternak. Kegiatan ini dlakukan secara bertahap, yaitu 1) observasi lapangan dan menghimpun kepustakaan, 2) penyuluhan, 3) demonstrasi plot. Penyuluhan telah dilakukan di SD Cikupa Desa Gudang Kecamatan Tanjungsari yang dihadiri oleh 24  orang peserta, lalu  dilanjutkan dengan demonstrasi plot. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatnya pengetahuan peternak dan masyarakat tentang potensi bahan pakan terurama bahan pakan penguat berupa daun ubi jalar dan ampas tahu. Uji coba di lapangan telah menunjukan bahwa domba yang diberi daun ubi jalar dan ampas tahu terjadi peningkatan bobot badan harian sebesar 55,8 g/hari. Kesimpulan, penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang bahan pakan dan performa domba meningkat dengan pemberian daun ubi jalar dan ampas tahu sebagai bahan pakan penguat.
PENGOLAHAN JERAMI PADI DENGAN FILTRAT ABU SEKAM PADI UNTUK PAKAN RUMINANSIA Iman hernaman; Atun Budiman; Budi Ayuningsih; Bambang Kholik Mutaqin; U. Hidayat Tanuwiria; Rahmat Hidayat; Tidi Dhalika
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 2 (2021): Mei
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i2.33662

Abstract

Jerami padi memiliki potensi sebagai pakan ruminansia, namun terkendala dengan kehadiran ligin yang menghambat kecernaan. Pengolahan dengan filtrat abu sekam padi diharapkan dapat meningkatkan kualitas jerami padi. Penyuluhan telah dilaksanakan kepada peternak sapi potong untuk memberikan pengetahuan tentang pengolahan jerami padi dengan filtrat abu sekam padi. Metode yang digunakan adalah penyampaian langsung materi pelatihan kepada peternak melalui media zoom meeting yang diakhiri dengan sesi tanya jawab.  Sebanyak 59 peserta telah hadir dan aktiv mengikutinya sampai kegiatan berakhir serta sebagian peserta bertanya langsung. Hasil pretest dan postest menunjukan bahwa terjadi perubahan pengetahuan yang lebih baik pada peserta setelah dilakukan penyuluhan. Kesimpulan, Penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan peternak terkait pengolahan limbah pertanian (Jerami padi) dengan filtrat abu sekam padi.   
PENGARUH IMBANGAN PROTEIN DAN ENERGI TERHADAP PERFORMA DOMBA GARUT BETINA BUNTING TIGA HINGGA LIMA BULAN (Effect of Protein and Energy Balance on performance of the Three to Five Months Ewe Garut Sheep) Zaenudin nur Sa&#039;ban; Tati Rohayati; Iman Hernaman
Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 3, No 1 (2018): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v3i1.491

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui imbangan protein dan energi terhadap konsumsi dan pertambahan bobot badan domba garut betina bunting tiga hingga lima bulan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan, dengan jumlah perlakuan 18 ekor domba bunting rataaan bobot badan ±35 Kg dengan koefesien variasi 8,63, dan dipelihara di kandang individu. Perlakuan yang digunakan adalah imbangan protein dan energi yaitu P1 (10%;59%) P2 (12;63) P3 (13%;68%). Hasil penelitian ini menunjukkan imbangan protein dan energi yang berbeda memberikan pengaruh nyata P0.05 terhadap pertambahan bobot badan dan konversi ransum domba garut betina bunting tiga hingga lima bulan. Imbangan Protein dan TDN 13% dan 68% memberikan pengaruh optimal terhadap konsumsi dan pertambahan bobot badan domba betina bunting tiga hingga lima bulan karena pada dasarnya walaupun konsumsi ransum lebih tinggi pada imbangan protein energi 10:59 tetapi relatip sama pengaruh nya terhadappertambahan bobot badan dan konversi ransum. Kata kunci : Performa, domba garut bunting. Abstract This study aims to determine the balance of protein and energy for consumption and increase in body weight of pregnant ewe garut three to five months. The method used was the experimental method using Completely Randomized Design (CRD) with three treatments and six replications, with amount of treatment 18 pregnant sheep averaging ± 35 Kg body weight with variation of 8.63 coefficients, and maintained in individual cages. The treatments used were protein and energy balance, namely P1 (10%; 59%) P2 (12; 63) P3 (13%; 68%). The results of this study showed that different protein and energy balance had a significant effect of P 0.05 on body weight gain and conversion of pregnant female garut rations from three to five months. 13% and 68% Protein and TDN balance provide optimal influence on the consumption and body weight gain of pregnant ewe three to five months because basically even though dry matter consumption is higher in the energy protein balance of one to one but relatively the same effect on body weight gain and ration conversion. Keywords:Performance, garut pregnant ewe
Pengaruh Imbangan Rumput Gajah Dan Konsentrat Terhadap Lingkar, Lebar Dan Dalam Dada Domba Garut Jantan Umur 16 – 18 Bulan Ridwan Nurjaman Ansori; Titin Nurhayatin; Iman Hernaman
JANHUS Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 5, No 2 (2021): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v5i2.1348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh imbangan rumput gajah dan konsentrat terhadap lingkar, lebar dan dalam dada domba Garut jantan umur 16-18 bulan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan, sehingga jumlah ternak yang digunakan 18 ekor domba Garut umur enam belas hingga delapan belas bulan dengan  bobot badan 31-35 Kg dengan koefisien variasi lingkar dada 4,43% lebar dada 9,56% dan dalam dada 5,45% dan dipelihara dalam kandang individual. Perlakuan yang digunakan adalah imbangan rumput dan konsentrat yaitu P1 (80% rumput gajah + 20% konsentrat), P2 (60% rumput gajah + 40% konsentrat) dan P3 (40% rumput gajah+60% konsentrat). Variabel yang diamati terdiri dari lingkar, lebar dan dalam dada. Hasil penelitian menunjukkan  imbangan rumput gajah dan konsentrat tidak memberikan pengaruh terhadap lingkar, lebar dan dalam dada domba Garut jantan umur enam belas hingga delapan belas bulan. Kata kunci: Lingkar Lebar Dalam Dada, Domba,  Rumput Gajah, Konsentrat.
Pengaruh Lama Fermentasi pada Penggunaan Dedak Fermentasi terhadap Kandungan Lignin dan Selulosa Silase Tebon Jagung SUKMA ACHLAN SAHID; BUDI AYUNINGSIH; IMAN HERNAMAN
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v4i1.38967

Abstract

Silase adalah teknik pengawetan pakan melalui proses ensilase. Kualitas silase tergantung pada kecepatan proses fermentasi untuk membentuk asam laktat. Pembuatan silase membutuhkan bahan tambahan (aditif) untuk mempercepat proses ensilase. Bahan aditif yang dapat digunakan yaitu dedak fermentasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi pada penggunaan dedak fermentasi terhadap kandungan lignin dan selulosa silase tebon jagung. Penelitian dilaksanakan pada 03 Februari 2021–19 Maret 2021 di Cowla Farm, Dusun Gembor, Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, dan di Laboratorium Nutrisi Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan dan 7 ulangan. Perlakuan terdiri atas lama fermentasi 7 hari, 14 hari, dan 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh terhadap kandungan lignin dan selulosa silase tebon jagung. Lama fermentasi optimal yang menghasilkan kandungan lignin terendah (7,55%) dan selulosa terendah (23,07%) yaitu 21 hari.
The Pengaruh ransum yang mengandung biji durian (Durio zibethinus Murr.) terhadap fermentabilitas dan kecernaan secara in vitro Iman Hernaman; Esatya Mahardika; Angga Purnawisda; Ana R. Tarmidi
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v5i2.2730

Abstract

The aims of this study to examine the use of durian seed flour in rations on fermentability and digestibility in beef cattle fattening rations. The study was conducted experimentally with 5 treatments of durian flour: 0, 8, 16, 24, and 32% and each treatment carried out 4 replications. In vitro technique was used to evaluate the fermentability and digestibility of the diet. The data were analyzed by the ANOVA test, the relationship between treatment and variables was analyzed by regression and correlation, while the relationship between variables was tested by Pearson Product Moment Correlation. The results showed that the higher the use of durian seeds decreased the lower (P<0.05) the content of volatile fatty acids (ALT), ammonia, dry matter digestibility (KCBK), and organic matter digestibility (KCBO). This pattern is indicated by a negative linear regression with a very strong correlation level (r) >80. Although there was a decrease, the use of durian seed flour at a level of 16% produced ALT, ammonia, KCBK, and KCBO respectively 141.38 mM, 3.74 mM, 60.46%, and 68.28%. The results showed that there was a relationship between KCBK and KCBO on ALT and ammonia which was very significant (P<0.01) and very strong (r>0.80), so it can be concluded that the use of 16% durian seeds gave the best results. Durian seeds have the potential to be used as a mixture of cow feed.
KURVA PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DOMBA GARUT JANTAN 13-16 BULAN DIBERI 80% HIJAUAN DAN 20 % KONSENTRAT Iman Hernaman; Raihan Nauval; Dedi Rahmat; Budi Ayuningsih; Tidi Dhalika; Fransiskus Teguh Santoso
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 47, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v47i1.5360

Abstract

The research was carried out at the UPTD of the Margawati Sheep and Goat Breeding Center, the Department of Food Security and Livestock of West Java Province with the aim of finding a body weight gain curve model for Garut sheep. Eight male Garut sheep aged 13-16 months were reared for 12 weeks and given a ration with a composition of 80% forage and 20% concentrate. The sheep were measured and weighed every week during the study to obtain data on body weight gain. The collected data were analyzed using Curve Expert. The results showed that body weight gain increased until week 10 and then decreased until week 12 forming a curve. The Polynomial model curve gives the best curve with the equation = 2.61+9.53X-3.50X2+0.676X3-0.03X4 and has a standard error value (SE) of 7.27 and a coefficient of determination (R2) of 0.94.
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH WORTEL (Daucus carota L.) DALAM RANSUM SAPI PERAH BERBASIS RUMPUT LAPANGAN TERHADAP FERMENTABILITAS DAN KECERNAAN (IN VITRO Ai Neni Nurhayati; Iman Hernaman; Ujang Hidayat Tanuwiria; Ana Rochana Tarmidi
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 45, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v45i2.2776

Abstract

Carrot waste grows in the highlands and has the potential to feed of dairy cows. The aim of this research is to utilize carrot waste in dairy cow ration and its impact on fermentability and digestibility in vitro. The study was conducted experimentally using a completely randomized design. Data were analyzed using variance analysis and Duncan's test. Analysis of the relationship between variables using correlation-regression analysis. The treatments (as fed) consist of: T0 = Concentrate + 100% Native Grass (Basal Ration), T1 = Concentrate + 50% Native Grass + 50% Carrot Leaves, T2 = Concentrate + 50% Native Grass + 25% Carrot Leaves + 25% Carrot Meal, T3 = Concentrate + 50% Native Grass + 50% Carrot Meal, each repeated 4 times. The results showed that the use of carrot waste did not affect ammonia production, but affected the production of flying fatty acids, dry matter digestibility and organic matter digestibility. Flying fatty acids, digestibility of dry matter, digestibility of organic matter is higher in rations using carrot waste compared to basic rations. The highest value of volatile fatty acids, dry matter digestibility and organic matter digestibility were obtained in the treatment of 50% carrot tuber replacing field grass (T3), which were 139.53 mM, 56.21% and 58.86%, respectively. Between the digestibility of dry matter and organic matter has a very close relationship with the regression equation y = 0.9135x + 7.3654 and a correlation value of r = 0.8814. The results of this study can be concluded that the use of carrot waste can increase the production of volatilr fatty acids, dry matter digestibility and organic matter with the use of carrot male by 50% (as fed) as a substitute for field grass gives the best results.
Co-Authors Abun Abun Addawiyyah, Nadya Robiatul Ai Neni Nurhayati Alamsyari . Alifia, Arya Ambarsari, Wiwik Aminuyati An An Nurmeidiansyah ANA R. TARMIDI Ana R. Tarmidi ANA R. TARMIDI Ana R. Tarmidi Ana Rochana Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana Tarmidi Ana Rochana, Ana Ana Rohana Tarmidi Ana Rohana Tarmidi Andika Hendy Permana Angga Purnawisda Anuraga Jayanegara Aprilina, Ratu Anggista Ardana Reswari Pratama Ari L. Darmawan Armi Desiputra Permana Aryanti, Risca Dwi Asep Irawan Asep Saripudin Asep Suherman Atun Budiman Audhya, Shella Audina, Leyly Nuura Norma Awaliyah, Alif Tiffany Azizah Azhar, Khaerul Bambang Kholik Mutaqin Bambang Kholik Mutaqin Bambang Nurhadi Bayani, Matni Syifa Begna, Regasa Bentang, Satria Budi Ayuningsih Budi Ayuningsih BUDI AYUNINGSIH Budi Ayuningsih Budi Ayuningsih Budi Ayuningsih Budi Ayuningsih Budi Ayunungsih Darmawan Hidayat Daud, Andre Rivianda Dedi Pratomo Dedi Rahmat Dedi Rahmat Dedi Rahmat Denie Heriyadi Denny Rusmana Deny Saefulhadjar Destu Putra Rosmawan Dicky Pamungkas Diding Latipudin Diding Latipudin Diding Latipudin Diky Ramdani Djajuli, Mochamad Dwi Budi Santoso Dyah Wahyuni Dyllameita Anaztha Amatullah Eka Maya Rahmawati Eka Yosi Haryantika Elfrida Ratnawati Elita Retno Milyanti Elsa Nelasari Awaliya Esatya Mahardika Farisy, Daffa Al Fitri, Deswita Adelia Fransiskus Teguh Santoso Fransiskus Teguh Santoso Furi Siti Fauziyah Hasanah Ganesha Ade Riemas Ghea Kemala Ginanjar Ilyas Handi Burhanuddin Hani Yuhani Hani Yuhani Harun Djuned Hidayat Tanuwiria Hikmana, Entus Husna, Afifah Ibnul Abror Musthofa Iin Susilawati Irmawaty, Dwi Ayu Dian Johar Arifin Juandita, Karina Natasya Ken Ratu Gharizah Alhuur Kundrat Hidajat Kundrat Hidajat, Kundrat Kundrat Hidayat Kundrat Hidrajat Kundrat Hidrajat, Kundrat Kurnia A. Kamil KURNIA A. KAMIL Linda Yanwar Sunarti Lukman Purwanto M Fatah Wiyatna M. Fatah Wiyatna Magdalena Yohana Rotua Sitanggang Mahardika, Rayi Prima Mansyur , Mansyur - Mansyur . Mansyur Mansyur Maya Dwisari Mesa Maisarah Mohamad Busaeri Rapsanjani Mohamad Haris Septian Muhamad Rifki B. Ali Muhamad Rovie Nawawi Muhammad Syahril Mauludan Nadia Ainunisa Nadia Ainunisa Nena Hilmia Neng Hilma Hamidah Nina Suryanti Ningsih Ningsih Nisa Nuryawati Putri Novi Mayasari Novi Mayasari Nur Atila Aldila Nyimas Popi Indriani Nyimas Popi Indriani Poniah Andayaningsih Poniah Andayaningsih Pri Riznaya Putri, Verlia Dwi Putut I. Pudjiono R. Bobby Adi Eryanto Rachmat Wiradimadja Raden Febrianto Christi Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rahmat Taufiq Mustahiq Akbar Rahmat Wiradimadja Rahmatillah, Ririn Siti Rahmawati, Imma Raihan Nauval Ramadika Ramadika Rani Darliani Rachmat Ratna Utami Dewi Rendhy Ardiansyah Reyhan Hasyaftala Rida Septiana Ridwan Nurjaman Ansori Rini Widyastuti Ritonga, Ayu Aksari Romi Zamhir Islami Romy Zamhir Al Islami Roni Pazla Rukmantoro Salim Rukmantoro Salim Sadam, Muhammad Raihan Salman Parisi Sari Suryanah Shena Nurpauza Shiyami Asri Yamashita Simson Tarigan Siswoyo Siswoyo Siswoyo Siswoyo Siti Nurachma Siti Nurachma Siti Nurachma Siti Nurachma Siti Nurachman Siti Nurachman, Siti Solehudin, Solehudin Somanjaya, Rachmat Suci, Annisa SUKMA ACHLAN SAHID Sulastri, Erni Syifa Nurjannah, Syifa Tanuwiria, U. Hidayat Tati Rohayati Tidi Dhalika Titin Nurhayatin Toto Toharmat Tutiyana Tutiyana Tutiyana, Tutiyana Tutyana . U. Hidayat Tanuwiria U. Hidayat Tanuwiria Ujang Hidayat Tanuwiria Ummul Hajar Urip Rosani Wasmen Manalu Wiwik Ambasari Y.F. Caritas Pela Levi Yani Suryani Yani Suryani Yanti Jayanti M Yogi Kriskenda Yudhi Mahmud Yudhi Mahmud Yulianri Rizki Yanza Zaenudin nur Sa&#039;ban