Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Nuwo Abdimas

Pelatihan Merancang Sekolah Hijau (Green School) pada Sekolah Dasar di Kabupaten Pesawaran Riswandi; Lungit Wicaksono; Mujiyati; Fadhilah Khairani
Nuwo Abdimas Vol. 1 No. 1 (2022): Nuwo Abdimas
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan serta kesiapan yang harus dirancang oleh kepala sekolah dan guru-guru untuk mencapai sekolah hijau (Green School) pada sekolah dasar di Kabupaten Pesawaran. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu: (1) ceramah; menyajikan analisis berbagai peraturan pemerintah terkait sekolah hijau; (2) brainstorming dan diskusi; menggali informasi terkait pemahaman peserta dan upaya yang telah dilakukan; (3) bermain peran; meningkatkan kemampuan leadership peserta; dan (4) analisis dokumen yang diperlukan untuk merancang sekolah hijau (Green School). Sasaran kegiatan adalah kepala sekolah dan guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Pesawaran. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah kepala sekolah dan guru mengetahui dan memahami peraturan, konsep, leadership dan hal teknis yang berkaitan dengan merancang sekolah hijau (Green School). Hasil analisis kegiatan pelatihan merancang sekolah hijau bagi guru-guru sekolah dasar di kabupaten Pesawaran menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase antara nilai pre-test dengan nilai post-test pada peserta pelatihan yaitu sebesar 51,44%, dengan nilai rata-rata pre-test peserta pelatihan adalah 53,67 dan rata-rata nilai post-test peserta pelatihan adalah 80,33. Hal ini dapat disimpulkan bahwa persentase peningkatan menunjukkan pelatihan merancang sekolah hijau bermanfaat bagi guru-guru sekolah dasar di kabupaten Pesawaran, sehingga melalui pelatihan ini diharapkan guru-guru dapat menciptakan sekolah hijau di tempat bekerjanya masing-masing.
Pelatihan Model Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik (Scientific Approach) pada Kurikulum 2013 bagi Guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pesawaran Lungit Wicaksono; Fadhilah Khairani; Susanthi Pradini; Frida Destini
Nuwo Abdimas Vol. 1 No. 1 (2022): Nuwo Abdimas
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar guru-guru SD, kepala sekolah, dan pengawas memiliki wawasan dan pemahaman serta dapat mengaplikasikan konsep pembelajaran dengan pendekatan saintifik (Scientific Approach) pada Kurikulum 2013. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah ceramah, diskusi atau tanya jawab, pemecahan masalah, dan praktek. Cara yang akan dilakukan dalam upaya untuk mengatasi masalah sehingga tercapai tujuan pengabdian pada masyarakat adalah dengan beberapa kegiatan yang dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan penguasaan peserta terhadap materi pelatihan mengalami peningkatan yang baik dari nilai yang rendah ketika sebelum pelatihan (pretest) hingga memperoleh nilai yang sangat baik pada saat posttest. Namun, peserta pelatihan masih kesulitan dalam menganalisis untuk mengsinkronkan antara materi pelajaran dengan pemilihan model pembelajaran untuk dijabarkan dalam langkah-langkah pembelajaran
Pelatihan Manajemen Kelas untuk Memaksimalkan Pembelajaran bagi Murid, Pelatihan untuk Guru di Kabupaten Pesawaran Ranni Rahmayanthi; Fadhilah Khairani; Ardian Cahyadi; Annisa Yulistia
Nuwo Abdimas Vol. 1 No. 1 (2022): Nuwo Abdimas
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 mewabah ke Indonesia, dunia pendidikan mengalami perubahan sistem pembelajaran. Selama kurang lebih tiga semester guru beradaptasi dengan penggunaan teknologi dan perangkat lunak lainnya untuk mengatur kelasnya (manajemen kelas) agar tetap kondusif belajar. Hal ini menunjukkan adanya kebiasaan baru dalam belajar mengajar yang mungkin kini guru sudah terlena dengan hal pembelajaran daring. Berdasarkan pemberitaan media, semester ganjil 2020/2021 kemungkinan pembelajaran akan dilakukan secara tatap muka dengan tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Hal ini menjadi tantangan baru bagi guru untuk melakukan manajemen kelas dengan lebih baik, karena siswa dan guru juga perlu beradaptasi kembali dengan pembelajaran tatap muka. Guru harus mampu menguasai berbagai kiat manajemen dan pengelolaaan kelas. Keadaan kelas yang sering tidak terkendali, terlebih pada satuan sekolah dasar, dan berbagai permasalahan lainnya perlu dianalisis oleh guru bagaimana cara mengatasinya. Oleh karena itu, sudah menjadi tugas seorang guru untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi kelas yang kondusif bagi siswa untuk belajar. Melihat fenomena tersebut, kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan pelatihan manajemen kelas untuk memaksimalkan kegiatan pembelajaran bagi guru di Kabupaten Pesawaran