Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesulitan Belajar Peserta Didik Dalam Pelaksanaan Lintas Minat Nur Sidik; Hermi Yanzi; Berchah Pitoewas
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 13 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know and analyze the factors influencing Learner learning difficulties in following the implementation of the programme of cross-Curriculum based on interest in 2013 In SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. The method used is descriptive quantitative approach. The population in this study amounted to 32 students. Principal techniques using question form while interviewing and documentation as supporting techniques. Data analysis using the chi squared. The results of the study showed that the factors influencing students' learning difficulties in following the cross-interest program implementation at SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung consisted of two factors: internal factors and external factors. With the acquisition and the results of the analysis of the effect test using the chi square formula, internal factors that influence learning difficulties in following the cross-interest program implementation are talent factors, while the external factors that influence learning difficulties in following the cross-interest program implementation are friends.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Faktor yang Mempengaruhi Kesulitan Belajar Peserta Didik dalam Mengikuti Pelaksanaan Program Lintas Minat Berdasarkan Kurikulum 2013 Di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 peserta didik. Teknik pokok menggunakan angket sedangkan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Analisis data menggunakan chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar peserta didik dalam mengikuti pelaksanaan program lintas minat di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung terdiri dari dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dengan perolehan dan hasil analisis uji pengaruh menggunakan rumus chi kuadrat, faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar dalam mengikuti pelaksanaan program lintas minat yaitu faktor bakat, sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar dalam mengikuti pelaksanaan program lintas minat yaitu faktor teman.Kata kunci: faktor-faktor, kesulitan belajar, Lintas minat
SIKAP MASYARAKAT TERHADAP BLACK CAMPAIGN PASCA PEMILIHAN KEPALA DAERAH Dian Aprilia; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 5 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to analyze how the attitude of the society towards black campaign after election in Lingsuh suburb Rajabasa Jaya Bandar Lampung. This research used descriptive method with quantitative approach. This research result indicated that societys understanding of black campaign was 44,5% category had understood , the appreciation of society towards black campaign was 44,5 % category had liked. The tendency of society action towards black campaign was 52.4 % with category did not do it. Indicator of spreading issues or negative rumors , slander and provocations of another was 57.1 % categories was agree, and indicator of persuading society so it can develope attitude of resistance was 39,7 % category did not do it. The research result was society tend to do black campaign.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana sikap masyarakat terhadap black campaign pasca pemilihan kepala daerah di Kampung Lingsuh Rajabasa Jaya Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai black campaign adalah 44,5% kategori cenderung paham, penghayatan masyarakat terhadap black campaign adalah 44,5% kategori cenderung suka. Kecenderungan bertindak masyarakat terhadap black campaign adalah 52.4% dengan kategori cenderung tidak melaksanakan. Indikator kegiatan penyebaran isu-isu atau rumors negatif, fitnah dan adu domba adalah 57,1% kategori setuju, dan indikator kegiatan menghasut masyarakat hingga menimbulkan sikap resistensi adalah 39,7% kategori cenderung tidak melakukan terhadap kegiatan tersebut. Hasil penelitian ini adalah masyarakat cenderung ingin melakukan kegiatan black campaign.Kata kunci: black campaign, masyarakat, sikap
PERANAN LEMBAGA ADAT DALAM MELESTARIKAN NILAI-NILAI PIIL PESENGGIRI DI DESA GUNUNG BATIN Ayu Ariskha Mutiya; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 5 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the role of Customary Institution in preserving the values of piil pesenggiri, specifically describe the role of Customary Institution in performing their duties and functions in preserving the indigenous culture of Lampung. The method used in this research is descriptive qualitative method. Subjects in this study were the traditional figure, Community Leaders and Youth Leaders in Gunung Batin Udik Village. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. Results of the research was the role of traditional institutions in preserving the values piil pesenggiri indirectly, giving understanding through penyimbang adatand being a role model, the barriers faced in efforts to conserve this is a factor of the place, fees, public awareness and participation of village government and the younger generation.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peranan Lembaga Adat dalam melestarikan nilai-nilai piil pesenggiri, secara khusus mendeskripsikan peran Lembaga Adat dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam melestarikan adat budaya lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda di Desa Gunung Batin Udik. Teknik Pengumpulan Data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah peranan lembaga adat dalam melestarikan nilai-nilai piil pesenggiri dilakukan secara tidak langsung, pemberian pemahaman melalui penyimbang adat dan menjadi panutan, hambatan yang dihadapai dalam upaya pelestarian ini adalah faktor tempat, biaya, kesadaran masyarakat, dan partisipasi pemerintah desa serta generasi muda.Kata kunci: lembaga adat, pelestarian, piil pesenggiri
Peranan Kepolisian Dalam Sosialisasi Pencegahan Ujaran Kebencian Dan Berita Hoax Di Wilayah Hukum Resort Way Kanan Rantika Kurniati; Hermi Yanzi; Abdul Halim
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 2 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to find out how the police role in the socialization of hate speech prevention and hoax news in Way Kanan Resort. The method used was a descriptive with a quantitive approach. The population of this research was 726 people with 17 years old as minimum requirement who lived in Taman Asri subdistrict. The sample was 73 people 10% of population. The data collection technique in this research is a poll as a staple technique. The results showed that the role of police in the socialization of hate speech and hoax news in the village of lush garden was already good with the following percentage results 53.5% or 39 respondents belong to the role category, incite 79.5% or 58 respondents to the role category, and spreading the news of a lie 54.8% or 40 respondents were in the category quite a role.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan kepolisian dalam sosialisasi pencegahan ujaran kebencian dan berita hoax di wilayah hukum Resort Way Kanan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan subyek penelitian yaitu masyarakat berusia minimal 17 tahun di Kelurahan Taman Asri. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 726 warga dengan sampel yang diambil sebanyak (10%) dari populasi yaitu 73 warga. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket sebagai teknik pokok sedangkan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan kepolisian dalam sosialisasi ujaran kebencian dan berita hoax di Kelurahan Taman Asri sudah berperan dengan baik dengan persentase sebagai berikut: penghinaan 53.5% atau 39 responden termasuk ke dalam kategori berperan, menghasut 79.5% atau 58 responden termasuk ke dalam kategori berperan, dan penyebaran berita bohong 54.8% atau 40 responden ada pada kategori cukup berperan.Kata Kunci: kepolisian, ujaran kebencian, berita hoax
PERAN LEMBAGA SOSIAL TERHADAP MORAL REMAJA DI DESA BANGUNREJO Nurhayati Nurhayati; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to explain and describe the role of social institution through teenager moral development in bagunrejo dusun 1 kec. gunung sugih, Central Lampung. The method which is descriptive qualitative with the research subject is social institution includes family, educational, religious, and legal institution. Data collecting techniques are using interview, observation and documentation while the data analysis are using credibility test and triangulation. The result of this research: there are some teenagers who have a poor morale in fack. Bad habitual committing of criminal acts by teenager.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan Peran Lembaga Sosial Terhadap Pembinaan moral Remaja di Desa Bangunrejo Dusun 1 Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif subjek penelitian yaitu Lembaga Sosial yang meliputi Lembaga Keluarga, Lembaga Pendidikan, Lembaga Agama, dan Lembaga Hukum. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dan triangulasi. Hasil penelitian ini: terdapat remaja yang memiliki moral kurang baik, dengan fakta adanya kenakalan remaja.Kata kunci : lembaga sosial, pembinaan moral, remaja.
HUBUNGAN TINGKAT PEMAHAMAN KONSEP PERSATUAN DAN KESATUAN TERHADAP SIKAP SOLIDARITAS SISWA Rentika Oktapiani; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 2 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to explain the correlation of understanding level of the unity concept towards students solidarity attitude at SMK 2 Mei Bandar Lampung in academic year 2015/2016. In this research, the writers used correlational descriptive. There were 49 respondents as the sample in this research. The writers used Chi Square formula as the data analysis. Based on the result of the research, it showed that there was a strong correlation between the understanding of unity concept towards students solidarity attitude at SMK 2 Mei Bandar Lampung. The result of the test indicated that t value ? t table (10.87? 9.49). It means that the better students understood the concept of unity, it will show that the level of solidarity attitude will better too.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimanakah hubungan tingkat pemahaman konsep persatuan dan kesatuan terhadap sikap solidaritas siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung tahun pelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian ini 49 responden, analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang kuat, antara tingkat pemahaman konsep persatuan dan kesatuan terhadap sikap solidaritas siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung dengan ditunjukkan hasil uji t hitung ? t tabel (10,87 ? 9,49). Artinya semakin baik pemahaman terhadap konsep persatuan dan kesatuan maka tingkat solidaritas yang ditunjukkkan siswa semakin baik.Kata kunci: pemahaman, konsep persatuan dan kesatuan, sikap solidaritas.
Sikap Guru Terhadap Standar Penilaian Kurikulum 2013 Berdasarkan Permendikbud Nomor 23 Elin Eliawati; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 4 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe the teachers attitude on the assessment standard of the curriculum 2013 based on Permendikbud Number 23 in SMA YP Unila.Research methodology used descriptive quantitative method.The Populationwere 79 respondents. Data collection technique used a likert scale as a basic technique, and observation , interview , and documentation complement technique. Based on the data analysis, the teachers attitude support the assessment standard of the curriculum 2013 based on Permendikbud Number 23 means permendikbud number 23 can be received well in SMA YP Unila.Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan Sikap Guru Terhadap Penilaian kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 23 di SMA YP Unila. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 60 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket skala likert sebagai teknik pokok, observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa sikap guru mendukung standar penilaian kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 23 artinya Permendikbud Nomor 23 bisa diterima dengan baik di SMA YP Unila.Kata kunci: kurikulum 2013, permendikbud nomor 23, sikap
Pengaruh Budaya dan Lingkungan Sekolah Terhadap Sikap Nasionalisme Siswa Okta Darmayati; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 5 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to explain how was the influence of culture and school environment on students attitude nationalism of X grade at SMK N 2 Bandar Lampung in 2014/2015. The method that used in this research was quantitative descriptive method. The sample of this research were 60 students. The technique to collected the data using questionnaire and the data analysis used SPSS 20 by using linear regression. The result of this research showed that: (1) there was significant influence of schools culture (X1) on students attitude nationalism (Y) with the value of determination coefficient was 32,6%. (2) there was significant influence of schools environment (X2) on students attitude nationalism (Y) with the value of determination coefficient was 30,4%. (3) there was significant influence of schools culture (X1) and schools environment (X2) on students attitude nationalism (Y) with the value of determination coefficient was 35,5%.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana pengaruh budaya dan lingkungan sekolah terhadap sikap nasionalisme siswa kelas X SMK Negeri 2 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan SPSS 20 dengan menggunakan metode regresi linier. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya sekolah (X1) terhadap sikap nasionalisme siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 32,6%, (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan sekolah (X2) terhadap sikap nasionalisme siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 30,4%. (3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya (X1) dan lingkungan sekolah (X2) terhadap sikap nasionalisme siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 35,5%.Kata kunci: budaya sekolah, lingkungan sekolah, sikap nasionalisme siswa.
ANALISIS KOMPETENSI SOSIAL GURU NON LINIER DALAM PROSES KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN SISWA Ade Aulia Sukma; Holilulloh Holilulloh; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 4 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study attempted to describe how the social competence of non linear teachers in the process of communication in the neighborhood of junior high school students in Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus 2015.The method used in this research was descriptive method with quantitative approach. Basic technique of data collection in this research used questionaires. The population in this research were the non linear teachers of SMP in Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus with the total of 20 teachers .The results of the study showed that social competence analysis of the non linear teachers in the process of communication in the students neighborhood on the indicators of communication skills is 40 % of respondents said sometimes, indicators of sympathetic is 50 % of respondents said sometimes, indicators of social interaction ability through technology are 45% respondents to said sometimes and in the social interaction is by 60 % said often.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Kompetensi Sosial Guru Non Linier Dalam Proses Komunikasi di Lingkungan Siswa SMP Se-Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus Tahun 2015.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pokok pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket. Populasi dalam penelitian ini seluruh guru non linier yang ada di SMP Se-Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus berjumlah 20 guru.Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis kompetensi sosial guru non linier dalam proses komunikasi di lingkungan siswa pada indikator kemampuan berkomunikasi 40% responden menyatakakan kadang-kadang, indikator bersikap simpatik dengan 50% menyatakan kadang-kadang, indikator kemampuan berinteraksi sosial melalui teknologi sebanyak 45% reponden menyatakan kadang-kadang dan pada kategori menciptakan hubungan sosial yang baik dengan 60% menyatakan sering.Kata kunci: kompetensi guru non linier, lingkungan siswa, proses komunikasi
Peranan Orang Tua Terhadap Upaya Perlindungan Kesehatan Reproduksi di Desa Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus Sita Oktaviani; Hermi Yanzi; Berchah Pitoewas
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 6 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to explain and to analyze the Role of Parents on Reproductive Health Efforts in the Village of Margoyoso Sumberejo Sub-district Tanggamus District. The formulation of the problem in this research was whether the influence of Parent Role on Reproductive Health Protection Efforts in the Village of Margoyoso Sumberejo Sub-District Tanggamus District. This research was quantitative by using influence test between variables to carry out. The population in this study was 215 families with children at age 14-21 years old in the village of Margoyoso 2017, so the sample taken is 15% of the population, it is 33 families. Based on the results of this research, it can be seen that parents play very important role in the effort of reproductive health protection in child development. This showed that there is an influence of the role of parents on the reproductive-health protection efforts in the Village of Margoyoso Sumberejo Sub-district Tanggamus District.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis Peranan Orang Tua Terhadap Upaya Perlindungan Kesehatan Reproduksi di Desa Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu adakah pengaruh Peranan Orang Tua Terhadap Upaya Perlindungan Kesehatan Reproduksi di Desa Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji pengaruh antar variabel-variabel yang akan diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anak usia 14-21 tahun di desa Margoyoso 2017, sebanyak 215 KK, sehingga sampel yang diambil sebanyak 15% yaitu sebanyak 33 KK. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa orang tua sangat berperan penting dalam upaya perlindungan kesehatan reproduksi pada perkembangan anak. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh antara peranan orang tua terhadap upaya perlindungan kesehatan reproduksi di Desa Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus.Kata kunci : peranan, orang tua, perlindungan, kesehatan reproduksi
Co-Authors A Halim Abdillah, Ade Arif Abdul Halim Abdul Rozak Abdurahman Abdurrahman Ade Aulia Sukma Ade Yoga Pradana Adelina Hasyim Adelina Hasyim Ahman Tosi Hartino Aina Fayanti Aj Dara Ajeng Sekar Kinanti Albet Maydiantoro Ana Mentari Angga Yudana Saputra Anggun Novionita, Anggun aransyah, Ade Artika Yasinda Ayu Ariskha Mutiya Ayu Lintri Shinta Barchah Pitoewas Berchah Pitoewas Berchah Pitoewas Berchah Pitoewas Berchah Pitoewas Cahaya Erizha Saputri Carollina Berlianti Desi Ratnasari Devi Sutrisno Putri Devi Sutrisno Putri Diah Triani Dian Aprilia Edi Siswanto Een Yayah Haenilah Eka Apriyani Elin Eliawati Elisa Seftiyana Elisa Seftiyana Elisa Seftriyana Elisa Seftriyana Elly Sukmawati, Elly Emil El Faisal Emil El Faisal, Emil El Evi Susanti evvi ari widyawati Faradila Hayuning Utami Farasiska, Jihan Tama Febi Putri Nuri Febra Anjar Kusuma, Febra Anjar Fera Erfita Ferba Linda Fitra Endi Fernanda Fitria, Anita Gangsar Juhanggito Haliza, Mirna Nur Hasan Hariri Heni Istiani Hikmah Fito'ah Tyas Utami Hikmah Nur Azizah Holilulloh Holilulloh Holilulloh Holilulloh Idris Suma Afandi Indah Permata Sari Inten Putri Resmi Zaini Irawan Suntoro Irawan Suntoro Irene Desy Palupi Janah, Maidatul Jesi Devialita Joshua Ritonga Karyadi Hidayat Kayla Zahara Salsabila Kurnia Nurkaromah Kurnisar Kurnisar Lintang Sharastuti Lusi Linda Sari, Lusi Linda M. Mona Adha M. Mona Adha Marelita Devisa Maria Desti Rita Muhammad Haris Septiawan Muhammad Mona Adha Mutya Safitri Neni Hasnunidah Nita, Risva Nur Anggraini Nur Sidik Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurul Alliah Okta Darmayati Oktavianna Hidayati Oktralika, Oktralika Pantiana Eli Lestari Putri, Devi Sutrisno Raharjo, Makmun Ramadhan Hidayattulloh Rantika Kurniati Rentika Oktapiani Resta Melisa Benanza Reza Pahlevi Risdiyanto Prayoga Risva Nita Ritonga, Joshua Riyo Nur Buana Rizal Maulana, Rizal Rohman Rohman Rohman Rohman Rosidah Nurul Latifah Roy Kembar Habibi, Roy Kembar Sharastuti, Lintang Sharastuti, Lintang Sirun Atora Siswanto, Edi Sita Oktaviani Siti Amalia Susanti Siti Nuraini Sri Endarlina Sri Hastuti Noer Sri Sumarni Sri Sumarni Suciati Nurmala Sunyono - - Susanti, Emi Syarifuddin Tony Susetyo Triana Desita Sari Umi Chotimah Umi Wulandari Utami, Faradila Hayuning Viyanti Viyanti Widya Hestiningtyas Wiji Riyani Wita Herlina Wulandari Wulandari Wulandari, Selva Yesi Eka Pratiwi Yolanda Regina Yunisca Nurmalisa Yusuf, Muhammed Zulfikar Zulfikar