This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Agro ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Jurnal Teknik Sipil Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Rancang Bangun Jurnal Media Pertanian Jurnal Teknologi Pertanian International Journal of Supply Chain Management JURNAL PERTANIAN Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Journals of Ners Community Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan INTEK: Jurnal Penelitian TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol YARSI Medical Journal Jurnal Aplikasi Akuntansi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Mediteg) Valid Jurnal Ilmiah Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Mekanika: Majalah Ilmiah Mekanika Abdi Masyarakat Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Computing, Engineering, and Design SELODANG MAYANG Jurnal JEETech JAREE (Journal on Advanced Research in Electrical Engineering) Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Bulletin of Information Technology (BIT) Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Jurnal Karya Abdi Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Media Bina Ilmiah Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Journal Of Indonesian Social Society Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Student Journal Nutrition (SJ Nutrition) Jurnal Teknik AMATA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Agro

Respons tanaman bawang merah terhadap pemberian plant growth promoting rhizobacteria dan pupuk NPK 15-10-12 Sumarna, Ade; Irianto, Irianto; Ichwan, Budiyati
Jurnal AGRO Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/34157

Abstract

Shallots are a horticultural commodity with high economic value. The high demand is reversed to the low production. The continuous and excessive use of NPK fertilizer in shallot cultivation will have an impact on decreasing land productivity. Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) is an alternative to reduce this impact. The research aimed to examine the response of shallot plants to application of PGPR and several dosage levels of NPK 15-10-12 fertilizer, and to obtain the best treatment. The research was carried out from July to September 2023 in Sandaran Galeh Village, Sungai Penuh City, Jambi Province at an altitude of 836 m above sea level using a Randomized Block Design. The experiment used several concentrations of PGPR and doses of NPK 15-10-12 i.e. No PGPR and No NPK, NPK 525 kg ha-1, PGPR 5 mL L-1 + NPK 400 kg ha-1, PGPR 10 mL L-1 + NPK 275 kg ha-1, PGPR 15 mL L-1 + NPK 150 kg ha-1, and PGPR 20 mL L-1. Data were analyzed using ANOVA and DMRT test at the 5% level. The results showed that PGPR 15 mL L-1 + NPK 150 kg ha-1 produced the best growth response and yield in an effort to reduce the use of NPK 15-10-12 fertilizer. The PGPR can be applied to promote eco-green in shallot productivity. Bawang merah (Allium ascalonicum L.) termasuk komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi. Namun, permintaan yang tinggi tidak diiringi dengan produksi yang optimum. Penggunaan pupuk NPK dalam budidaya bawang merah secara terus-menerus dan berlebihan akan berdampak menurunnya produktivitas lahan. Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) menjadi alternatif dalam mengurangi dampak tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji respon tanaman bawang merah terhadap pemberian beberapa konsentrasi PGPR dan beberapa taraf dosis pupuk NPK 15-10-12, serta mendapatkan perlakuan terbaiknya. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juli hingga September 2023 di Desa Sandaran Galeh Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi dengan ketinggian 836 m dpl dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Perlakuan yang digunakan yaitu beberapa konsentrasi PGPR dan dosis NPK 15-10-12, yaitu tanpa PGPR dan tanpa NPK, NPK 525 kg ha-1, PGPR 5 mL L-1 + NPK 400 kg ha-1, PGPR 10 mL L-1 + NPK 275 kg ha-1, PGPR 15 mL L-1 + NPK 150 kg ha-1, dan PGPR 20 mL L-1. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PGPR 15 mL L-1 + NPK 150 kg ha-1 menghasilkan respon pertumbuhan dan hasil terbaik dalam upaya pengurangan penggunaan pupuk NPK 15-10-12. PGPR dapat diaplikasikan untuk mendukung produktivitas bawang merah yang ramah lingkungan.
Respons jagung manis sebagai tanaman sela kelapa sawit belum menghasilkan terhadap pupuk kandang ayam Bukri, Bukri; Mariyani, Anis Tatik; Nusifera, Sosiawan; Riduan, Ahmad; Irianto, Irianto
Jurnal AGRO Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/34056

Abstract

Sweet corn is a horticultural commodity that considerably has the development potential between immature oil palms (2 years). The experiment aimed to determine the response of sweet corn’s variety as an intercrop in immature oil palms to various doses of chicken manure. The research was conducted in Muhajirin Village, Muaro Jambi Regency in February-April 2023. The experiment was arranged in a factorial pattern group randomized design repeated three times. The first factor was sweet corn varieties consisting of "Perkasa", "Exotic" and "Bonanza", the second factor was the dosage of chicken manure namely 0 t ha-1, 10 t ha-1, 20 t ha-1, 30 t ha-1, and 40 t ha-1. The observation variables were plant height, number of leaves, leaf area,cob length, cob diameter, cob weight, and sweetness level. Variance’s data were analyzed followed by LSD test at 5% level. The optimum dose was obtained by regression analysis. The results showed differences in the sweetness level of corn varieties “Exotic” and “Bonanza” to chicken manure. Chicken manure independently affected all variables except cob diameter. The optimum dose of chicken manure has not been detected due to the variety of responses to the dose of chicken manure still showed a linear trend. Jagung manis merupakan komoditas hortikultura dengan potensi yang cukup besar untuk dikembangkan di sela tanaman kelapa sawit TBM 2. Percobaan bertujuan mengetahui respons varietas jagung manis sebagai tanaman sela pada kelapa sawit TBM 2 terhadap pupuk kandang ayam. Penelitian telah dilakukan di Desa Muhajirin, Kabupaten Muaro Jambi pada Februari-April 2023. Percobaan disusun dengan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial yang diulang tiga kali. Faktor Pertama adalah varietas jagung manis yaitu “Perkasa”, “Exotic” dan “Bonanza”. Faktor kedua adalah lima taraf dosis pupuk kandang ayam yaitu 0 t ha-1, 10 t ha-1, 20 t ha-1, 30 t ha-1, dan 40 t ha-1. Variabel pengamatan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol, dan tingkat kemanisan. Data dianalisis dengan analisis varians yang dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Dosis optimum diperoleh menggunakan analisis regresi. Hasil memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan respons varietas jagung terhadap pupuk kandang pada variabel tingkat kemanisan. Pupuk kandang hanya berpengaruh terhadap tingkat kemanisan pada “Exotic” dan “Bonanza”. Pupuk kandang secara mandiri berpengaruh pada semua variabel kecuali diameter tongkol. Dosis terbaik pada penelitian ini adalah 40 t ha-1. Sedangkan, dosis optimum pupuk kandang ayam belum terdeteksi pada penelitian ini disebabkan respons varietas masih memperlihatkan trend linier.
Respons jagung manis sebagai tanaman sela kelapa sawit belum menghasilkan terhadap pupuk kandang ayam Bukri, Bukri; Mariyani, Anis Tatik; Nusifera, Sosiawan; Riduan, Ahmad; Irianto, Irianto
Jurnal AGRO Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/34056

Abstract

Sweet corn is a horticultural commodity that considerably has the development potential between immature oil palms (2 years). The experiment aimed to determine the response of sweet corn’s variety as an intercrop in immature oil palms to various doses of chicken manure. The research was conducted in Muhajirin Village, Muaro Jambi Regency in February-April 2023. The experiment was arranged in a factorial pattern group randomized design repeated three times. The first factor was sweet corn varieties consisting of "Perkasa", "Exotic" and "Bonanza", the second factor was the dosage of chicken manure namely 0 t ha-1, 10 t ha-1, 20 t ha-1, 30 t ha-1, and 40 t ha-1. The observation variables were plant height, number of leaves, leaf area,cob length, cob diameter, cob weight, and sweetness level. Variance’s data were analyzed followed by LSD test at 5% level. The optimum dose was obtained by regression analysis. The results showed differences in the sweetness level of corn varieties “Exotic” and “Bonanza” to chicken manure. Chicken manure independently affected all variables except cob diameter. The optimum dose of chicken manure has not been detected due to the variety of responses to the dose of chicken manure still showed a linear trend. Jagung manis merupakan komoditas hortikultura dengan potensi yang cukup besar untuk dikembangkan di sela tanaman kelapa sawit TBM 2. Percobaan bertujuan mengetahui respons varietas jagung manis sebagai tanaman sela pada kelapa sawit TBM 2 terhadap pupuk kandang ayam. Penelitian telah dilakukan di Desa Muhajirin, Kabupaten Muaro Jambi pada Februari-April 2023. Percobaan disusun dengan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial yang diulang tiga kali. Faktor Pertama adalah varietas jagung manis yaitu “Perkasa”, “Exotic” dan “Bonanza”. Faktor kedua adalah lima taraf dosis pupuk kandang ayam yaitu 0 t ha-1, 10 t ha-1, 20 t ha-1, 30 t ha-1, dan 40 t ha-1. Variabel pengamatan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol, dan tingkat kemanisan. Data dianalisis dengan analisis varians yang dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Dosis optimum diperoleh menggunakan analisis regresi. Hasil memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan respons varietas jagung terhadap pupuk kandang pada variabel tingkat kemanisan. Pupuk kandang hanya berpengaruh terhadap tingkat kemanisan pada “Exotic” dan “Bonanza”. Pupuk kandang secara mandiri berpengaruh pada semua variabel kecuali diameter tongkol. Dosis terbaik pada penelitian ini adalah 40 t ha-1. Sedangkan, dosis optimum pupuk kandang ayam belum terdeteksi pada penelitian ini disebabkan respons varietas masih memperlihatkan trend linier.
Respons tanaman bawang merah terhadap pemberian plant growth promoting rhizobacteria dan pupuk NPK 15-10-12 Sumarna, Ade; Irianto, Irianto; Ichwan, Budiyati
Jurnal AGRO Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/34157

Abstract

Shallots are a horticultural commodity with high economic value. The high demand is reversed to the low production. The continuous and excessive use of NPK fertilizer in shallot cultivation will have an impact on decreasing land productivity. Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) is an alternative to reduce this impact. The research aimed to examine the response of shallot plants to application of PGPR and several dosage levels of NPK 15-10-12 fertilizer, and to obtain the best treatment. The research was carried out from July to September 2023 in Sandaran Galeh Village, Sungai Penuh City, Jambi Province at an altitude of 836 m above sea level using a Randomized Block Design. The experiment used several concentrations of PGPR and doses of NPK 15-10-12 i.e. No PGPR and No NPK, NPK 525 kg ha-1, PGPR 5 mL L-1 + NPK 400 kg ha-1, PGPR 10 mL L-1 + NPK 275 kg ha-1, PGPR 15 mL L-1 + NPK 150 kg ha-1, and PGPR 20 mL L-1. Data were analyzed using ANOVA and DMRT test at the 5% level. The results showed that PGPR 15 mL L-1 + NPK 150 kg ha-1 produced the best growth response and yield in an effort to reduce the use of NPK 15-10-12 fertilizer. The PGPR can be applied to promote eco-green in shallot productivity. Bawang merah (Allium ascalonicum L.) termasuk komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi. Namun, permintaan yang tinggi tidak diiringi dengan produksi yang optimum. Penggunaan pupuk NPK dalam budidaya bawang merah secara terus-menerus dan berlebihan akan berdampak menurunnya produktivitas lahan. Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) menjadi alternatif dalam mengurangi dampak tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji respon tanaman bawang merah terhadap pemberian beberapa konsentrasi PGPR dan beberapa taraf dosis pupuk NPK 15-10-12, serta mendapatkan perlakuan terbaiknya. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juli hingga September 2023 di Desa Sandaran Galeh Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi dengan ketinggian 836 m dpl dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Perlakuan yang digunakan yaitu beberapa konsentrasi PGPR dan dosis NPK 15-10-12, yaitu tanpa PGPR dan tanpa NPK, NPK 525 kg ha-1, PGPR 5 mL L-1 + NPK 400 kg ha-1, PGPR 10 mL L-1 + NPK 275 kg ha-1, PGPR 15 mL L-1 + NPK 150 kg ha-1, dan PGPR 20 mL L-1. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PGPR 15 mL L-1 + NPK 150 kg ha-1 menghasilkan respon pertumbuhan dan hasil terbaik dalam upaya pengurangan penggunaan pupuk NPK 15-10-12. PGPR dapat diaplikasikan untuk mendukung produktivitas bawang merah yang ramah lingkungan.
Co-Authors Abdi, L. Khairul Abdollah, Mohd Faizal Abram, Voneka Adiyasa, I Nyoman ADRIANI ADRIANI afrisawati, Afrisawati Agung Saputra Agusalim, Imam Dui Ahmad Firyal Adila AHMAD RIDUAN Ahmad Yani Ahzan, Zulkaidah Nur Alfian Ma’arif Ali, Esam Abu Baker Amalia Amalia Amanah, Ayu Amin, Muhammad Amin Amrul, Rusli Anis Tatik Mariyani Anis Tatik Maryani Apriyanto, Mulono Arman Jaya Arman Syahputra, Arman Arsana, I Nengah Asep Bayu Dani Nandiyanto Asih, Hayati Mukti Asniwita Asniwita Ayu Wulandari Aziz, RZ. Abdul Bairizki, Ahmad Bandong, Yohanes Berthin Samuati Banga Budiyati Ichwan Bukri, Bukri Chandradewi , AASP Chandradewi Dedy Antony Dewi Agushinta R. Didi Suryadi Djauhari, Maman Abdurachman Dwi Budi Santoso Elah Nurlaelah Eliyanti Eliyanti Endro Wahjono, Endro Epyk Sunarno Erlangga, Dina Surya Ermadani Ermadani Faizathul Octavia, Yusi Farhan, M Farhan Anantri Pramudya Farid Dwi Murdianto Febri Dristyan Ferdiansyah, Indra Ferre, Godfried San Firman, La Ode Muhammad Firmansyah Firmansyah FIRMANSYAH, ACHMAD DICKY Fitria Fitria Fuad Nurdiansyah Gobai, Mika Handayani, Masitah Hasana, Dina Nur Helmida, Baiq Ertin Hidajat, Raymundus Lullus Lambang Govinda Hidayaturrahmi Hutapea, Melina Hutasoit, Resmi I Made Suarsana I Made Suarsana Imaduddin, Fitrian Indhana Sudiharto Intan Sari Irawati, Novica Jamil Alsayaydeh, Jamil Abedalrahim Jeperson Hutahaean Joko Triyatno, Joko Juliandari, Handayani Khotmi, Herawati Kisnawati, Baiq Lalu Khairul Abdi Lantaka, Okrisye Lapian, Franky E P Lapian, Franky E.P Lapian, Franky E.P. Lesirolo, Tresia Lesirolo, Tresia F Limbong, Ayulita Lotoshynska, Nataliia Lucky Pradigta Setiya Raharja Maahury, Yane Rosmawati Mabui, Didik S S Mabui, Didik S.S Made Darawati Mahyudin, Dimas Marpaung, Nasrun Maulana Abdullah, Rafli Maulana, Cecep Maulidia, Annisa Miftahurridho, A Muhammad Toha Milladah, Roshina Ayu Mohamad, Effendi Mohd Asrah, Norhaidah Muhammad Amin Muhammad Idris Muhammad Zulkarnain Mulya, Anugrah Hadi Mustika, Donny Muthia Dewi Nadhifah, Naurah Narda Widiada, I Gde Nazri , M. Nazri Utama Hasibuan Nirda Julianda Noor Akma Ibrahim Nugraha, Daffa Yulistian Arienta Nugraha, Syechu Dwitya Nurdiyanti, Eni Nurfadillah, Dian Nusantara, Hebat Maha Putera Oktavia, Sella Oktaviani, Fitrotin Nafisa Popova, Solomiya Pragina, Baiq Rani Mayani Proboningtyas, Dewinta Dwi Purnomo, Julian Putih, Bening Putri Permata Putra, Azma Rachma Prilian Eviningsih, Rachma Prilian Rakhmawati, Renny Renny Rakhmawati, Renny Rakhmawati Rinaldi Rinaldi Riswanto, Sigit Robo, Salahuddin Rochmawati, Reni Rochmawati, Reny Roragabar, Yeni I Roragabar, Yeni I. Roragabar, Yeni Irawati Rusli, Muhammad Rizani Sa'ad, Asmadi sahren, sahren SANTOSO SANTOSO Sarah, Sophia Saripah Sobah Septi Yanaratri, Diah Sila, Ardi Azis Siswandi, Hendra Sitorus, Pangeran Holong SOPIAN SAORI Sosiawan Nusifera Sriyanto, Sriyanto Sudarmin Sudarmin Suharyanto, Hendik Eko Hadi Sumarna, Ade Suradi Suradi Suryono Suryono Sutedjo Sutedjo Syah Alam Syakbani, Baehaki Syarifuddin, Rizal Tatang Herman, Tatang Tokoro, Yan Piet Triyasa, Ni Kadek Rika Mega Ubaidillah Ubaidillah Wibowo, Rezky A. Widiada, I Gde Narda Widiyanti, Hafsah Wilyus Wilyus Wirjaya, Salsabila Yanarat, Diah Septi Yanaratri, Diah Septi Yofsan Tolanda Zulkarnain Zulkarnain Zuriati, Zuriati