Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Polbangtan Bogor dengan Inovasi Hidroponik NFT Pada Budidaya Caisim: Empowerment of Women Farmer Group With NFT Hydroponic Innovation in Caisim Cultivation Leonard Dharmawan; Agief Julio Pratama; Muhammad Iqbal Nurulhaq
Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan (CARE) Vol. 8 No. 1 (2023): Pemberdayaan Masyarakat berbasis Inovasi Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (Care), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Caisim merupakan jenis sayuran yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Saat ini kebutuhan caisim terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia. Meningkatkan produksi caisim memerlukan lahan yang cukup luas. Akibat dari keterbatasan lahan pertanian, para petani beralih fungsi ke lahan non pertanian alternatif yang dapat digunakan dalam meningkatkan produktivitas tanaman caisim yaitu bertani dengan sistem hidroponik. Hidroponik adalah suatu budi daya menanam dengan mamakai atau memanfaatkan air tanpa memakai tanah dan menekankan penumbuhan kebutuhan nutrisi untuk tanaman. Salah satu Teknik hidroponik yang dapat dilakukan yaitu teknologi hidroponik sistem Nutrient Film Technique (NFT). Budi daya caisim di Polbangtan Bogor dilakukan selama 23 HST dihitung dari caisim pindah tanam ke instalasi sampai panen. Kegiatan pengembangan masyarakat yang dilakukan dimulai dari tahap pemaparan masalah, analisis masalah, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Kajian terhadap inovasi budidaya Caisim dengan system NFT bertujuan (1) Menganalisis budi daya caisim dengan hidroponik sistem Nutrient Film Technique (NFT). dan (2) Mengetahui permasalahan yang terjadi di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Mulya dan memberikan solusi terkait permasalahan tersebut. Budi daya caisim di Polbangtan Bogor dilakukan selama 23 HST dihitung dari caisim pindah tanam ke instalasi sampai panen. Tahapan budi daya caisim yaitu sterilisasi alat, persiapan media tanam, persemaian, pindah tanam, pemeliharaan tanaman, pemanenan dan pemasaran. Pertumbuhan tanaman hidroponik dipengaruhi beberapa faktor yaitu kepekatan larutan nutrisi, kelembapan udara di greenhouse, suhu udara di greenhouse dan suhu larutan nutrisi. Daya berkecambah benih caisim adalah 96,08 %. Kata kunci: Caisim, Green House, Inovasi
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM KETAHANAN PANGAN PADA MASA RESILIENSI DI KELURAHAN KATULAMPA BOGOR Tri Budiarto; Syahayyunur Fitriani; Galih Surya Aditama; Aliana Bekti Fajarwati; Anna Sabrina; Revalina Sulaeman; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Leonard Dharmawan; Widya Hasian Situmeang; Edi Wiraguna; Restu Puji Mumpuni; M. Agung Zaim Adzkiya; Ratih Kemala Dewi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.271-277

Abstract

Pembangunan pangan dan gizi di Indonesia erat kaitannya dengan perwujudan ketahanan pangan. Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan secara cukup, baik dari jumlah maupun mutunya, aman, merata dan terjangkau. Sistem ketahanan pangan dan gizi juga berkaitan erat dengan akses pangan di tingkat rumah tangga dan individu serta status gizi anggota rumah tangga. KWT merupakan salah satu komunitas yang berperan dalam pemberdayaan perempuan dalam mewujudkan ketahanan pangan. KWT Pendopo Enam yang didominasi oleh ibu rumah tangga di salah satu perumahan di Kota Bogor giat dalam pengembangan pertanian perkotaan. Program Pemberdayaan Perempuan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dalam pemanfaatan limbah rumah tangga khususnya menjadi pupuk serta meningkatkan pengetahuan mengenai teknik budidaya sayuran. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap yang meliputi kegiatan diskusi kelompok, pelatihan, dan demonstrasi. Melalui kegiatan ini, diperoleh wawasan dan keterampilan mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos dan teknik budidaya sayuran.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Pupuk Organik Cair di Desa Bulotalangi Muhamad Bagus Kariri; Leonard Dharmawan; Iqbal Nurulhaq
Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan (CARE) Vol. 8 No. 2 (2023): Inovasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (CARE) IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organic fertilizer serves as a crucial alternative in supporting sustainable plant growth, especially as a solution to the challenges posed by the high cost of chemical fertilizers and household waste management. The focus of community empowerment activities in Bulotalangi Village, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province, is the production of liquid organic fertilizer from banana stem waste and rice washing water. Through interview methods, problem identification revealed that the cost of chemical fertilizers and household waste were major obstacles. Socialization and training involving 15 participants were conducted at the BUMDes Mo'otinelo hall on November 9, 2023. The outcomes of the activity include increased knowledge and skills of the community in transforming waste into liquid organic fertilizer. The fertilizer-making process involves banana stems, gamal leaves, rice washing water, brown sugar, and EM4. This training is expected to provide dual benefits: agricultural cost efficiency and household waste reduction, while enhancing soil fertility and farmers' income. The training also faced challenges in improving the community's understanding of the concept of liquid organic fertilizer. In conclusion, this community empowerment activity has successfully provided a sustainable local solution to support organic farming in Bulotalangi Village.
Strategi Pemberitaan Medcom.id dalam Menjaga Keakuratan dan Kecepatan Berita Entertainment Maulania, Maghfira Izzani; Moenawar, Mohamad Ghozali; Dharmawan, Leonard; Riyanto, Sutisna; Manisya, Nabhila
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16377

Abstract

Penelitian bertujuan menjelaskan strategi pemberitaan yang diterapkan Medcom.id dalam menjaga keakuratan dan kecepatan berita, khususnya berita entertainment. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan pendekatan induktif yang berfokus pada pengamatan terhadap proses pemberitaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Medcom.id menerapkan prosedur verifikasi yang ketat, jurnalis wajib melakukan pengecekan informasi dari berbagai sumber terpecaya sebelum berita dipublikasikan. Selain itu, jurnalis diharuskan melakukan riset mendalam untuk memastikan keakuratan berita. Penelitian ini juga menjelaskan tantangan yang dihadapi Medcom.id, seperti estimasi waktu yang tidak pasti dan kebutuhan untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi informasi. Meskipun demikian, Medcom.id berkomitmen untuk menyajikan berita yang akurat dan berkualitas, serta menjaga integritas dan kredibilitas media. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi media lain dalam meningkatkan kualitas pemberitaan online dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi yang terpecaya. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya bermanfaat bagi Medcom.id, tetapi juga bagi industri media secara keseluruhan dan masyarakat yang mengandalkan berita online sebagai sumber informasi utama.
Strategi Penguatan Petani Milenial Melalui Budidaya Microgreens di Desa Cipayung Regita Fatya Azzahra; Muhammad Iqbal Nurulhaq; Leonard Dharmawan
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i1.3246

Abstract

Kehadiran generasi muda petani binaan Kementerian Pertanian menjadi salah satu pilihan untuk mempercepat proses regenerasi petani. Pertanian perkotaan menjadi suatu upaya pencegahan adanya kesenjangan antara produksi bahan pangan dan laju pertumbuhan penduduk. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi, dan masalah yang ada di dalam petani milenial Desa Cipayung serta merumuskan strategi penguatan kelompok dan menyusun program pengembangan usahatani kelompok dengan menggunakan pendekatan kualiatif deskriptif serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang bisa diterapkan antara lain manfaatkan bimbingan dari penyuluh pertanian lapang untuk mengoptimalkan penggunaan lahan dan sumber daya alam yang tersedia, serta menerapkan praktik-praktik pertanian terbaik, mengoptimalkan anggota petani milenial untuk produksi microgreens agar bisa memenuhi kebutuhan pasar
Evaluasi Pemanfaatan Kartu Tani 2023 pada Kelompok Tani Sukaresmi Tani Mandiri di Desa Cipayung Bogor Aura Assahra Mahadiva; Muhammad Iqbal Nurulhaq; Leonard Dharmawan
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i2.3250

Abstract

Kartu Tani merupakan salah program pemerintah yang bertujuan untuk mendukung petani agar dapat mencapai kesejahteraan perekonomian. Program Kartu Tani dilaksanakan dengan memberikan harga subsidi pada pupuk yang dapat dibeli oleh petani yang tergabung dalam kelompok tani dan mengikuti kegiatan RDKK. Namun, Program Kartu Tani masih belum berjalan secara optimal. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi program Kartu Tani dari segi pengimpementasian Kartu Tani, pemanfaatan Kartu Tani berdasarkan asas 6 tepat dan kaitan karakteristik dengan pemanfaatan Kartu Tani pada Poktan Sukaresmi Tani Mandiri dengan melakukan wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada Poktan Sukaresmi Tani Mandiri hanya 17 dari 36 anggota yang aktif memanfaatkan Kartu Tani.
STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIC RELATIONS SMAN 10 KOTA BOGOR DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF DI AKUN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Tumpak Panggabean, Yohanes; Suparman; Riyanto, Sutisna; Dharmawan, Leonard; Khairunisa, Anggi Widia; Awalina, Salwa Putri
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 5 No. 4 (2024): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v5i4.1436

Abstract

This study delves into the public relations communication strategies implemented by SMAN 10 Kota Bogor through its Instagram account to build a positive image. Guided by the Agenda Setting Theory, the research examines how media influences public perception by highlighting specific issues. The study employs a descriptive qualitative method, with data obtained through in-depth interviews with the public relations team, the principal, and student representatives who follow the school’s Instagram account. The findings reveal that the public relations team utilizes Instagram as the primary platform to share information about academic achievements, extracurricular activities, and other school events. Content is strategically designed to highlight the school’s strengths and foster a positive image. Consistent and creative strategies, including proper scheduling of posts, enhance user engagement. Content formats such as photos and videos effectively capture attention, aligning with Instagram’s visual-centric nature. These strategies successfully establish SMAN 10 Kota Bogor’s branding as an active and accomplished public school. The increasing number of followers, interactions, and inquiries regarding enrollment demonstrate the strategy’s effectiveness. Moreover, SMAN 10 Kota Bogor was recognized as the second- best social media platform in West Java by the Directorate of Senior High School Development, West Java Provincial Education Office. This study underscores the importance of systematic approaches and two-way interactions in building a positive school image on social media.
KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM PROSES ADAPTASI MAHASISWA IPB ASAL BALI DI KOTA BOGOR Faisal, M.Fadli; Moenawar, Mohamad Ghozali; Riyanto, Sutisna; Dharmawan, Leonard; Manisya, Nabhila; Azzahra, Maharani
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 5 No. 4 (2024): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v5i4.1440

Abstract

Intercultural communication and cultural adaptation are crucial concepts in social interaction within multicultural societies. Intercultural communication refers to the exchange of information, values, and norms between individuals from different cultural backgrounds. Cultural adaptation is a process of self-adjustment carried out by individuals when encountering a new cultural environment, which involves changes in the way they communicate, think, and act. In the educational context, students from diverse cultures often face challenges in communicating and adapting to the campus culture. This research aims to analyze the adaptation process and intercultural communication of IPB students from Bali in Bogor City, as well as identify the obstacles they face in adapting and communicating. The research employs a qualitative descriptive method, gathering data through in-depth interviews and literature review. The results reveal that students from Bali experience several stages of adaptation to the culture and habits of the people in Bogor. The obstacles they encounter include differences in culture, language, food preferences, access to places of worship, and differences in values and social norms. Despite these challenges, IPB students from Bali demonstrate the ability to adapt to these cultural differences using various communication strategies. These students have undergone several phases, including excitement about a new culture, culture shock, recovery, and ultimately cultural adjustment. This research highlights the importance of understanding intercultural communication in supporting the adaptation process of students from diverse cultural backgrounds.
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI KRISIS MIXUE DALAM MENANGGAPI ISU SERTIFIKASI HALAL: STUDI PADA MIXUE BANGBARUNG BOGOR Amirah Inas; Suparman; Riyanto, Sutisna; Dharmawan, Leonard; Widia Khairunisa, Anggi; Putri Awalina, Salwa
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 5 No. 4 (2024): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v5i4.1527

Abstract

The food and beverage sector is currently in demand and growing rapidly in various parts of the world, including Indonesia as a country with a majority Muslim population. One of them is Mixue, a franchise that offers ice cream and fresh tea drinks. However, in mid-2022, social media was busy discussing information about Mixue not having a halal certificate. This raised public concerns and reduced consumer interest. This study aims to analyze the crisis communication strategy of the Mixue Bangbarung Bogor branch using the Situational Crisis Communication Theory (SCCT) and identify the obstacles and solutions applied. The research method uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques of observation, interviews, literature studies, and document analysis. The results of the study show that Mixue Bangbarung implemented a diminishing strategy by acknowledging the issues circulating and providing clarification, as well as a rebuild strategy by optimizing social media and interactions with consumers. The Mixue Bangbarung Halal Certification issue was resolved directly by the owner because they did not have a special crisis communication team. Although there are consumers who do not have a problem with this issue, Mixue Bangbarung still experiences obstacles in the form of consumer doubts and concerns. The solution taken by Mixue Bangbarung is to routinely disseminate information and improve services to consumers. These strategies and solutions helped Mixue Bangbarung maintain its image and consumer trust and reduce the negative impacts of the crisis.
Komunikasi Antarbudaya dalam Mempertahankan Eksistensi Budaya Lokal Mahasiswa Perantau Sekolah Vokasi IPB University Qothrunnada, Adinda; Meonawar, Mohamad Ghozali; Dharmawan, Leonard
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i1.29777

Abstract

Komunikasi antarbudaya adalah proses pertukaran pesan antara orang-orang yang memiliki perbedaan budaya, bahasa, ras, suku hingga bangsa. Komunikasi antarbudaya dilakukan mahasiswa perantau sebagai cara untuk berinteraksi satu sama lain. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi dan tantangan mahasiswa perantau dalam berkomunikasi dan mempertahankan keberadaan budaya lokal yang dibawa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dari hasil wawancara dengan tiga mahasiswa perantau yang memiliki asal daerah yang berbeda dan studi pustaka sebagai data pendukung.  Analisis data dimulai dari pengumpulan data hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau melakukan beberapa strategi untuk mempertahankan keberadaan budaya lokalnya. Walaupun terdapat tantangan, mahasiswa perantau dapat mengatasi dengan baik. Mahasiswa perantau tetap berusaha untuk mempertahankan dan memperkenalkan kebudayaan aslinya kepada mahasiswa lainnya yang memiliki kebudayaan yang berbeda.
Co-Authors Abung Supama Wijaya, Abung Supama Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Firmansyah Adi Firmansyah Afgani, Chairul Anam Agief Julio Pratama Agnia, Arba Wildan Agung Prayudha Hidayat Ahmad Aulia Arsyad, Ahmad Aulia Ajiba, Indi Deraya Akbar , Rizal Alamsyah, Muhammad Yusuf Aliana Bekti Fajarwati Amanu, Zhevio Aufa Amirah Inas Andika Prasetya, Andika Anggi Widia Khairunisa Anggi Widia Khairunisa Anggi Widia Khairunnisa Anna Sabrina Asyifa Rozen, Auliya Aulia, Dhiva Luthfi Aura Assahra Mahadiva Awalina, Salwa Putri Azalia, Muthiah Azkyah, Sylvina Azzahra, Fauziah Azzahra, Maharani Azzahra, Vania Trixie Bachtiar, Willy Bagas Sarsya Dwiantoro Bagus Priyo Purwanto Balqis Khasyafi Beata Ratnawati Budiarto, Tri Camila Hamdani, Tasya Danishara, Anabella Fathi Dara Nurhaliza Prihantira, Shafira Darmawan, Muhammad Hafizh Aufa Dewi, Ratih Kemala Dwi Retno Hapsari, Dwi Retno Edi Wiraguna Enden Darjatul Ulya Erika Difa Nadia Kharisma Erika Difa Nadia Kharisma Fachrurrizal, Fikry Faisal, M.Fadli Febri Astuti, Vivien Fitriani, Syahayyunur Galih Surya Aditama Ghozali Meonawar, Mohamad Ghozali Moenawar, Mohamad Grace Happy Hotmauli Simbolon Hidayah, Deviana Rahma Hikmah Hikmah HUDI SANTOSO Ika Sartika Indies, Yasser Intan Kusuma, Zefania Intan Sari, Sekar Iqbal Nurulhaq Irvan Roberto Karimah, Sofwa Nurul Kariri, Muhamad Bagus Kasmanhadi Saputra, Henri Khairunisa, Anggi Widia Kuntoro, Diadji La Dono lestari, winda M. Agung Zaim Adzkiya M. Iqbal Nurulhaq Mangasih, Yessy Octavia Rungkat Tuani Manisya, Nabhila Mardisiwi, Ririh Sekar Marithasari, Harries Maulania, Maghfira Izzani Mawar Pratiwi, Irda Mega Rifandiah Sahra Meonawar, Mohamad Ghozali Moenawar, Mohamad Ghozali Mohamad Ghozali Meonawar Muhamad Bagus Kariri Muhammad Hasjim Bintoro Djoefrie Hasjim Bintoro Djoefrie Muhammad Latif Fadilah muhammad rizky, muhammad Mumpuni, Restu Puji Murod, Ma’mun Murod, Ma’mun Muthmainnah, Muthiah Mutiara Maharani, Maylani Mutohar, Nabil Ahmad Nabhila Manisya Niswatun Choirina, Nora Nurman, Farrel Wiratama Raisyah Nursya'ban, Hanifah Nurul Amri Komarudin Nurulhaq, M. Iqbal Nurulhaq, Muhammad Iqbal Otang Sasmita, Hari Pramudya Bagas Utama Pudji Muljono Putra, Dandi Rukmana Putri Awalina, Salwa Qisti, Hanifah Zul Qorirah Iftinani Qothrunnada, Adinda Ramadhan, Revan Khaira Ramdani, Guruh Raya, Mohamad Arr Syal Regita Fatya Azzahra Revalina Sulaeman Rhynanda, Hafiz Septio Rici Tri Harpin Pranata Rifqi Rahmat Hidayatullah Rinaldi, Sultan Alif Ritonga, Lia Rahmaida Rizki, Ananda Rully Nur Septiana Embisa S. Suparman Sahra, Mega Rifandiah Salwa Putri Awalina Salwa Putri Awalina Sandi Saputra Santoso, Hudi Savitri, Shakilla Ghina Sekar Diana Putri Setara Bulan, Bening Shena Wahyu Wulandari, Antika Sulaeman, Revalina Sumardjo Supama Wijaya, Abung Suparman Suparman Suparman Suparman Suparman suparman suparman Suriaatmaja, Bayu Surya Aditama, Galih Sutisna Riyanto Sutisna Riyanto Syahayyunur Fitriani Syamsul Hidayat Syarifudin, Rajwa Shaliha Permata Tabita, Dinda Hersya Tafuzi Fauriana Tarigan, Kevin Aditia Pemerena Taufan Latif, Alfa Tiara Rismawanti Tri Susanto Tri Susanto Trinandhi, Syafira Ramadanti Tumpak Panggabean, Yohanes Ulya, Enden Darjatul Wahyu Budi Priatna Widia Khairunisa, Anggi Widya Hasian Situmeang Widyani Lailinur Yulianto, Aziz Yuni Yolanda Yuza, Feimas Beringin