Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : alfabeta

Analisis Emosi Tokoh Utama dalam Novel 7 Prajurit Bapak Karya Wulan Nuramalia (Kajian Psikologi Sastra) Akna Kumala Fitriani; Endang Setyowati
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 1 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i1.1122

Abstract

Karya sastra adalah sebuah hasil ciptaan kembali oleh pengarang dari suatu permasalahan yang nyata dengan menggunakan bahasa sebagai media penyampaiannya. Salah satu bentuk kasrya sastra yakni sebuah novel. Novel adalah sebuah prosa fiksi dengan cerita yang berbeda, yang melukiskan para tokoh, gerak, serta adegan kehidupan nyata dalam satu alur. Novel diperankan oleh para pelaku yang disebut dengan tokoh. Tokoh memegang peran penting dalam sebuah cerita, karena tokoh yang memerankan peristiwa dalam suatu cerita dengan kepribadian yang berbeda beda. Kepribadian seorang tokoh dalam suatu karya sastra sangat mempengaruhi suatu karya tersebut. Ditinjau dari sudut pandang psikologi, kepribadian merupakan salah satu bagian dari teori psikologi yaitu psikologi kepribadian. Kepribadian yang dimilikioleh tokoh dalam sebuah karya sastra tentunya memiliki karakteristik yang berbeda, seperti halnya sebuah emosi yang muncul pada diri seseorang. Karya sastra memuat aspek kejiwaan yang ditunjukkan melalui penokohan. Sehingga perkembangan dunia psikologi sastra memiliki pandnagan yang sesuai dengan kajian kejiwaan dalam karya sastra. Psikologi dan sastra menggunakan landasan yang sama yaitu dengan menggunakan beberapa kisah kehidupan manusia sebagai bahan yang digunakan untuk penelitian dan juga menambah pemahaman. Sebab itulah, yang menjadikan pendekatan psikologi dinilai penting untuk digunakan dalam sebuah penelitian sastra. Novel yang akan digunakan dalam penelitian ini berjudul 7 Prajurit Bapak karya Wulan Nuramalia yang mana peneliti menganalisis emosi tokoh utama dengan menggunakan Kajian Psikologi Sastra.
Intelegensi Para Tokoh Dalam Novel Sastra Indonesia: Sebuah Pendekatan Atribut Personal (Soft Skill) Rokhyanto; Umi Salamah; Endang Setyowati; Lis Susilawati
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1203

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini, yakni: bagaimanakah relasi tokoh dalam novel sastra Indonesia melalui pendekatan atributpersonal?; Bagaimanakah bentuk intelegensi yang dilakukan para tokoh dalam novel sastra Indonesia berkaitan denganpendekatan soft skill (atribut personal)? Bagaimanakah jabaran apa terwujud dari para tokoh dalam novel sastra Indonesia berkaitan dengan pendekatan soft skill? melalui pendekatan atribut personal?; bagaimanakah jabaran secara rinci konsepilmu tersebut dalam novel sastra Indonesia. Tujuan kajian ini ingin mengkaji secara rinci; relasitokoh dalam novel sastra Indonesia melalui pendekatan atribut personal; ingin mengetahui secara detail permasalahan yang ada, dan ingin mengetahui jabaran secara rinci. Manfaat dari hasil kajian ini sebagai bahan bacaan atau tambahan pengetahuandalam menelaah dan memahami karya sastra. Metode dalam kajian ini menggunakan kualitatif, data penelitian berupa kata- kata, frase, kalimat, di dialog para tokoh dalam cerita novel sastra Indonesia dan sumber data yakni teks dalam novel berjumlahdelapan buku. Teknik ini digunakan dalam prosedur pengumpulan data yang dilakukan untuk memperoleh data. Hasil kajian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai landasan tambahan konsep rujukan bagi peneliti yang tertarik untuk lebih mendalami tentang sastra terutama disiplin ilmu psikologi. Tulisan ini menghasilkan sosok tokoh yang peduli kepada kaum miskin, seorang Kiai yang selalu sabar dan tidak mempunyai raup muka yang sedih, Romo yang pedulian kepada masyarakat miskin, gambaran perempuan yang jahat kepada majikan, perselingkuhan perempuan yang sudah bersuami, sosok ibu yang kurang bertanggung jawab, suami-istri yang berceraiberai karena nafsu angkara-murka, seorang anak yang kurang balas budi, dan seorang ibu yang tidak jujur.
Analisis Penerapan Metode CIRC pada Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas VIIIA MTS Hidayatul Mubtadiin Malang Endang Setyowati
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 1 (2019): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v2i1.1240

Abstract

Salah satu kompetensi yang dikembang dalam keterampilan menulis siswa kelas VIII adalah keterampilan menulis teks eksplanasi. Tujuan dari pembelajaran ini adalah siswa mampu mendiskripsikan suatu proses gejala alam atau sosiokultural yang terjadi disekitarnya. Dari pre-test menulis eksplanasi yang telah dilaksanakan, dapat diketahui bahwa nilai siswa kelas VIIIAMTS Hidayatul Mubtadiin Malang masih di bawah KKM. Penerapan metode yang inovatif belum dilakukan oleh pendidik, sehingga hal ini menjadi salah satu faktor penyebab nilai siswa masih rendah. Dari 30 siswa, terdapat 19 siswa atau 63,33% kurang tertarik pada pembelajaran menulis teks eksplanasi, hal ini dilihat dari proses pembelajaran yang berlangsung, dimana siswa banyak yang tidak kooperatif dan tidak aktif, mereka juga jarang membaca buku, artikel, maupun teks berita. Pernyataan tersebut diperkuat dengan hasil dari angket, dimana hanya 12 siswa atau 40,00% dari 30 siswa yang suka membaca buku, artikel maupun teks berita di media cetak maupun elektronik. Dalam hal ini untuk memperbaiki pembelajaran yang efektif diperlukan sebuah metode yang kooperatif, yaitu metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Hal yang pertama dilakukan dalam metode ini adalah siswa membentuk sebuah kelompok belajar, kemudian menentukan topik terlebih dahulu, membuat sebuah referensi, membuat kerangka teks eksplanasi yang benar, kemudian langkah terakhir yaitu menyusun kerangka teks eksplanasi. Hasil yang diharapkan dari metode CIRC ini adalah siswa mampu menulis teks eksplanasi secara benar dan tepat, melalui prosedur dan tahapan-tahapan dalam sebuah penulisan.
Deviasi Bahasa Pada Lirik Lagu Dayak dalam Album Karya Syentia Eka Lia; Endang Setyowati
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2025): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i2.1624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas bentuk-bentuk deviasi bahasa pada lirik lagu Dayak dalam album karya Syentia. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah lirik-lirik lagu pada akun YouTube Kakondan Studio Official. Metode pengumpulan data melalui studi dokumenter dan membaca secara intensif. Teknik analisis data adalah proses untuk menguraikan atau menjabarkan suatu hasil temuan data secara sistematis, yang mengacu pada lima bentuk-bentuk deviasi. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu bentuk deviasi dan peranannya, bentuk grafologis dan kesalahan bentuk katanya dan terdapat afiksasi, deviasi sintaksis bentuk enyambeman atau baris perloncatan, deviasi semantik yang terdapat makna konotatif dan denotatif, deviasi grafologis yang merupakan bentuk penulisan huruf, pemakaian tanda baca, dan deviasi dielak yang menggabungkan bahasa Indonesia dengan bahasa daerah. 
Representasi Perempuan dan Pembaca dalam Kampanye Digital Kodrat Siapa? Pada Akun Instagram @Wmnations Melalui Analisis Wacana Kritis Sara Mills Maharani Aisah Ratu Wane; Endang Setyowati; Kingkin Puput Kinanti
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 1 (2026): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v9i1.3036

Abstract

Wacana tentang kodrat perempuan sering dipahami secara normatif untuk membenarkan standar ganda gender dalam kehidupan sosial. Perempuan yang memilih jalan hidup di luar norma dominan, seperti menunda pernikahan, mengejar karier, atau memilih untuk tidak memiliki anak, sering dianggap melawan "kodrat" mereka. Dalam konteks media digital, kampanye sosial menyediakan ruang untuk wacana tandingan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis representasi perempuan dan konstruksi posisi subjek-objek dan pembaca dalam kampanye digital “Kodrat Siapa?” ​​di akun Instagram @wmnations. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan model Analisis Wacana Kritis Sara Mills, teks verbal dalam unggahan kampanye diperiksa untuk mengungkap relasi kekuasaan dan ideologi gender. Temuan menunjukkan bahwa @wmnations memposisikan dirinya sebagai subjek wacana yang secara aktif menantang interpretasi normatif tentang kodrat perempuan. Perempuan direpresentasikan sebagai agen dengan otonomi atas pilihan hidup mereka, sementara standar ganda gender dikonstruksi sebagai objek kritik. Pembaca diposisikan sebagai subjek reflektif melalui pertanyaan retoris dan data empiris. Studi ini menegaskan bahwa kampanye digital dapat berfungsi sebagai praktik diskursif yang mendorong kesadaran kritis terhadap kesetaraan gender di media sosial Indonesia.