p-Index From 2021 - 2026
15.732
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Seni Rupa Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar P2M STKIP Siliwangi Jurnal Sejarah dan Budaya SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Jurnal Sejarah dan Budaya Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Jurnal SOLMA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Khadimul Ummah Journal of Social Dedication NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Journal on Education JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS Jurnal Sosial Humaniora Sigli Jurnal Prakarsa Paedagogia Jurnal Educatio FKIP UNMA JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Journal of English Language and Education Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni JURNAL PENDIDIKAN IPS Education Achievement: Journal of Science and Research Indo-MathEdu Intellectuals Journal Sulawesi Tenggara Educational Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Muria Jurnal Layanan Masyarakat Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Jurnal Basicedu JURNAL MUARA PENDIDIKAN JURNAL TUNAS PENDIDIKAN Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Journal of Science and Education Research Kepompong Children Centre Journal Kesatria : Jurnal Penerapan Sistem Informasi (Komputer dan Manajemen) EduBase: Journal of Basic Education Ulil Albab PESHUM Jurnal Prasasti Ilmu Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMAHAMAN ESTETIKA ANAK DALAM KEMAMPUAN BERKARYA DARI ANYAMAN BAMBU DI DESA JEPANG KUDUS Ika Nur Hidayah; Imaniar Purbasari; Nur Fajrie
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v9i1.24382

Abstract

3nur.fajrie@umk.ac.idABSTRACT               Woven bamboo crafts are handicrafts made from bamboo. Examples of woven bamboo crafts include ekrak, besek, tambir, kalo, basket, winnowing, dunak, tebok, irig, mat, and gedheg (room divider). However, the problem that exists is the low aesthetic understanding of children regarding woven bamboo crafts. The solution given is to invite children to carry out artistic activities making woven bamboo crafts. In this study, researchers used qualitative research with a narrative approach that analyzed the work created by children. The method of carrying out activities is by creating art. The results of this research activity are that by inviting children to do woven bamboo craft arts activities, it does not only give them experience. However, it also stimulates children's artistic aesthetic development. The results of the field research also found that the children in Kudus Japan Village have talent. This talent can be seen from the children's ability to develop creativity and innovation in creating various forms of woven bamboo crafts that reflect the aesthetics and culture of local wisdom. Apart from that, the children also showed an increase in their abilities, both knowledge and skills, in understanding the aesthetic value of making woven bamboo crafts. Keywords: children's understanding of aesthetics, creating art, bamboo weaving ABSTRAKKerajinan anyaman bambu adalah sebuah kerajinan tangan yang terbuat dari bahan bambu. Contoh kerajinan anyaman bambu seperti ekrak, besek, tambir, kalo, keranjang, tampah, dunak, tebok, irig, tikar, dan gedheg (pembatas ruangan).  Namun, demikian, masalah yang ada adalah rendahnya pemahaman estetika anak tentang kerajinan anyaman bambu. Solusi yang diberikan yakni dengan mengajak anak-anak melakukan kegiatan berkarya seni membuat kerajinan anyaman dari bambu. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif yang menganalisis dari hasil karya yang dibuat oleh anak. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan cara berkarya seni. Hasil dari kegiatan penelitian ini adalah bahwa dengan mengajak anak melakukan kegiatan berkarya seni kerajinan anyaman bambu tidak hanya memberikan pengalaman kepada mereka saja. Namun, juga merangsang perkembangan estetika seni anak. Hasil penelitian lapangan juga menemukan bahwasannya anak-anak yang ada di Desa Jepang Kudus memiliki bakat, bakat tersebut dapat dilihat dari mampunya anak-anak dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan berbagai bentuk kerajinan anyaman bambu yang mencerminkan estetika dan budaya kearifan lokal. Selain itu, anak-anak juga menunjukkan peningkatan kemampuan  baik pengetahuan maupun keterampilannya dalam memahami nilai estetika yang ada pada pembuatan kerajinan anyaman bambu.Kata Kunci : pemahaman estetika anak, berkarya seni, anyaman bambu
ANALISIS PEMAHAMAN ANAK MELALUI KEGIATAN BERKARYA SENI GERABAH DI DESA MAYONG LOR JEPARA Muhammad Dwi Harmanto; Imaniar Purbasari; Nur Fajrie
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v9i1.24381

Abstract

ABSTRACT                               Pottery is a handicraft made from clay. Examples of pottery are pots, jars, jugs, flower vases, piggy banks, thief jugs, etc. However, the problem that exists is the low aesthetic understanding of children about pottery crafts. The solution given is to invite children to carry out artistic activities making pottery crafts from clay. In this study, researchers used qualitative research with a narrative approach that analyzed the work created by children. The method of carrying out activities is by creating art. The results of this research activity are that inviting children to do pottery craft activities does not only give them experience. However, it also stimulates children's artistic aesthetic development. The results of field research also found that children in Mayong Lor Village have talent. This talent can be seen from the children's ability to develop creativity and innovation in creating various forms of pottery crafts that reflect the aesthetics and culture of local wisdom. Apart from that, the children also showed an increase in their abilities, both knowledge and skills, in understanding the aesthetic value of making pottery crafts. Keywords: children's understanding, creating art, pottery, Mayong Lor ABSTRAKGerabah merupakan sebuah kerajinan tangan yang dibuat dari tanah liat. Contoh gerabah yaitu belanga, tempayang, kendi, vas bunga, celengan, kendi maling dll. Namun, demikian, masalah yang ada adalah rendahnya pemahaman estetika anak tentang kerajinan gerabah. Solusi yang diberikan yakni dengan mengajak anak-anak melakukan kegiatan berkarya seni membuat kerajinan gerabah dari tanah liat. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif yang menganalisis dari hasil karya yang dibuat oleh anak. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan cara berkarya seni. Hasil dari kegiatan penelitian ini adalah bahwa dengan mengajak anak melakukan kegiatan berkarya seni kerajinan gerabah tidak hanya memberikan pengalaman kepada mereka saja. Namun, juga merangsang perkembangan estetika seni anak. Hasil penelitian lapangan juga menemukan bahwasannya anak-anak yang ada di Desa Mayong Lor memiliki bakat, bakat tersebut dapat dilihat dari mampunya anak-anak dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan berbagai bentuk kerajinan gerabah yang mencerminkan estetika dan budaya kearifan lokal. Selain itu, anak-anak juga menunjukkan peningkatan kemampuan  baik pengetahuan maupun keterampilannya dalam memahami nilai estetika yang ada pada pembuatan kerajinan gerabah.Kata Kunci : pemahaman anak, berkarya seni, gerabah, Mayong Lor
PERILAKU ADAPTASI KEDISIPLINAN ANAK TERHADAP GAYA BELAJAR PASCA PANDEMI SD NEGERI CENGKALSEWU 01 Azma, Isfi Zuhaida fauziatul; Fakhriyah, Fina; Purbasari, Imaniar
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i2.1074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku adaptif kedisiplinan anak terhadap gaya belajar kelas tiga pasca pandemi. Mengetahui faktor yang mempengeruhi perilaku adaptasi terhadap gaya belajar anak selama pasca pandemi, serta aspek yang membangun perilaku adaptasi terhadap kedisiplinan anak pasca pandemi. Penelitian menggunakan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi dan pancatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku adaptasi pasca pandemi pada anak masih kurang. Sebelum adanya pandemi anak suka bermain dan bercanda. Setelah pandemi anak jarang berinteraksi karena pembelajaran dilakukan secara daring, setelah pandemi berakhir pembelajaran dilakukan tatap muka banyak anak menjadi canggung kepada teman. Waktu pandemi tugas diberikan dan dikumpulkan secara online, meskipun tidak tahu siapa yang mengerjakan tugas anak. Sekarang pasca pandemi, anak diharuskan mengerjakan tugas sendiri setelah itu dikumpulkan kepada guru langsung. Faktor yang mempengaruhi perilaku adaptasi kedisiplinan anak terhadap gaya belajar antara lain pergaulan anak di lingkungan rumah, motivasi orang tua terhadap anak pasca pandemi seperti perhatian orang tua sebelum anak berangkat kesekolah. Salah satu cara paling baik menumbuhkan kedisiplinan anak dengan membiasakan kebiasaan kecil seperti menemani anak ketika belajar, mengajak anak melakukan ibadah bersama. Sebisa mungkin mengajarkan disiplin sedini mungkin agar anak terbiasa melakukan hal baik.
Peran Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Slow Learner di Sekolah Dasar Kusumawati, Viki Marlina; Khamdun, Khamdun; Purbasari, Imaniar
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7213

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya sebuah permasalahan yang ditemukan oleh peneliti yaitu dengan adanya siswa slow learner di kelas 4 SD 4 Ngembalrejo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa slow learner, oleh karena itu diperlukan peran guru pembimbing untuk membantu mereka memberikan pendidikan yang lebih baik sesuai kebutuhannya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitataif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa slow learner di kelas 4 SD 4 Ngembalrejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Dengan analisis data dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik keismpulan. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 3 peran guru pembimbing yang dilakukan guru kelas dalam pembelajaran yaitu melakukan rancangan tingkat kesulitan slow learner, melakukan modifikasi dalam bentuk gambar teks tulisan, dan evaluasi dalam bentuk remidial dan pengayaan.  Dari ketiga tersebut saling berkaitan dalam mencaapai pembelajaran yang optimal
Pengaruh Komik Digital Batik Kudus terhadap Literasi Budaya Siswa Sekolah Dasar Purbaniadatika, Ajeng; Khamdun, Khamdun; Purbasari, Imaniar
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8365

Abstract

Pelajar perlu menguasai literasi budaya pada abad ke-21 ini, sebab membudayakan literasi menjadi langkah paling penting untuk pengembangan kemampuan dan wawasan pada peserta didik. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komik digital batik kudus terhadap literasi budaya dan peningkatan literasi budaya dengan penerapan komik digital batik kudus. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental design. Jenis desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-postest. Penelitian ini dilaksanakan pada semester gasal di SD 2 Tenggeles dengan subjek penelitian kelas 5 yang terdiri dari 12 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik digital berpengaruh terhadap literasi budaya siswa dikarenakan hasi uji Paired T-test tersebut menunjukkan bahwa nilai sig 0,000 < 0.05. Hal tersebut berarti terdapat pengaruh signifikan antara media pembelajaran komik digital batik kudus dengan literasi budaya siswa. Penerapan media komik digital batik kudus mampu mempengaruhi peningkatan literasi budaya siswa sekolah dasar dengan adanya peningkatan antara skor pretest dan posttest dari rata-rata 62,77 meningkat menjadi 82,77. Peningkatan nilai tersebut memiliki rata-rata N-Gain sebesar 0,7684 dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa komik digital batik Kudus berpengaruh terhadap literasi budaya siswa sekolah dasar karena kesesuaian gaya belajar, dimana saat ini adalah era digitalisasi  yang memiliki kemudahan dalam memperoleh maupun membagikan informasi.
Meningkatkan Produktivitas : Industri Mainan Anak-anak di Desa Karanganyar Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara Rusdianto, Hutomo; Purbasari, Imaniar; Purwaningrum, Jayanti Putri
Khadimul Ummah Vol. 2 No. 1 (2018): November
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ku.v2i1.2651

Abstract

Hasil dari pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas industri mainan anak-anak di Desa Karanganyar Kecamatan Welahan Kabupaten Demak. Metode yang dipergunakan dari pelaporan pengabdian adalah dengan menggunakan deskriptif dengan pendekatan analisis kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara atau teknik observasi dan pendokumentasian. Analisis dilakukan dengan mereduksi data, disajikan datanya dengan menarik kesimpulan. Hasil kegiatan dari pengabdian ini adalah industri kerajinan mainan anak-anak di Desa Karanganyar Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara mampu meningkat. Hal ini disebabkan adanya variasi produk dengan variasi warna sehingga anak-anak mempunyai ketertarikan kepada mainan dengan warna yang mencolok.
Proses Pembuatan Ecoprint Sebagai Inovasi Ramah Lingkungan dalam Dunia Fashion di Sentra Industri Gentamas Kabupaten Kudus Fajrie, Nur; Masfuah, Siti; Purbasari, Imaniar; Sa’diyah, Isnaini Khalimatus
Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni - Mei
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jipsi.v4i1.479

Abstract

Program pelatihan MBKM batik ecoprint mahasiswa PGSD FKIP UMK di batik Genta Mas.Pengembangan kreativitas merupakan aspek penting dalam era saat ini, salah satu cara mengembangkannya adalah dengan memberikan pelatihan mengenai ecoprint. Ecoprint ini merupakan salah satu teknik mewarnai kain yang melibatkan kontak langsung dengan cara mencetak. Istilah ecoprint terdiri dari kata Eco yang merujuk pada arti alam sementara print yang mengacu pada proses mencetak. Dalam pembuatan ecoprint. menggunakan proses yang sederhana dan mudah dilakukan yang mana tidak perlu menggunakan mesin dan ramah akan lingkungan. Teknik pewarnaan ecoprint melibatkan pemakaian bahan-bahan alami misalnya daun, bunga, dan akar tanaman,dan bentuk pengaplikasian pada kain untuk menciptakan berbagai desain yang menarik. Bahan-bahan tersebut digunakan sebagai pengganti cap atau cetakan seperti batik tulis tradisional yang dapat dilakukan dengan berbagai teknik (pounding, steaming dan fermentasi). Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode persiapan, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Tujuan dari pembuatan kerajinan ecoprint adalah membentuk pendidik yang berwawasan budaya dan kreatif dalam perkembangan keterampilan seni dan budaya dapat memberi inspirasi bagi mahasiswa Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi mahasiswa PGSD FKIP UMK dan berdampak bagi lingkungan sekitar yang berupa tumbuhan dijadikan sebuah produk yang bernilai ekonomis.
ANALISIS BENTUK DAN FUNGSI PRODUKSI SENI ANYAMAN BAMBU GRIYA DELING DESA JEPANG KABUPATEN KUDUS Fajrie, Nur; Nisa, Zumna Afifatun; Purbasari, Imaniar
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v14i1.78052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seni kerajinan anyaman bambu di Desa Jepang, Kabupaten Kudus, dengan fokus pada ragam bentuk dan fungsi serta nilai estetika yang terkandung dalam hasil karya kerajinan anyaman. Desa Jepang dikenal karena warisan seni dan kerajinan tradisionalnya, termasuk anyaman bambu yang merupakan bagian integral dari kebudayaan lokal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis naratif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah salah satu pengrajin anyaman di rumah produksi kerajinan anyaman Griya Deling Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Data penelitian berupa gambaran tentang macam-macam bentuk dan fungsi serta nilai estetika kerajinan anyaman di rumah produksi kerajinan anyaman Griya Deling Desa Jepang. Teknik analisis data penelitian menggunakan model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi dan bentuk terkait dengan estetika seni kerajinan anyaman bambu di Desa Jepang Kabupaten Kudus yang mencerminkan keberagaman budaya, kreativitas, dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Karya ini bukan hanya fungsional, tetapi juga karya seni yang unik dan sarat makna lokal. Ragam bentuk mencerminkan perpaduan estetika alam dan tradisi budaya lokal. Jenis produk anyaman diantaranya besek, pucuk, kukusan dan kerajinan keranjang anyaman bambu yang memiliki bentuk dasar serta fungsi dalam kehidupan sehari-hari untuk keperluan di masyarakat Kata-kata Kunci: anyaman; media bambu; budaya lokal kudus
VISUALISASI MATERI TOKOH PAHLAWAN DALAM KARYA GAMBAR SISWA PENYANDANG TUNARUNGU DI SDLB PURWOSARI KUDUS Fajrie, Nur; Purbasari, Imaniar
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v14i12020p31-41

Abstract

Proses belajar pada mata pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) SD memiliki tujuan pemahaman konsep tokoh-tokoh pahlawan Indonesia sebagai bentuk materi apresiasi jasa-jasa kemerdekaan terhadap nilai-nilai nasionalisme berbangsa-negara. Kesulitan apresiasi verbal pada siswa tunarungu dapat optimalkan melalui indra penglihat anak yaitu visualisasi ide yang dikomunikasikan dalam tokoh dan peristiwa sejarah untuk memupuk nasionalisme penyandang disabilitas. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada materi pahlawanku yang diterapkan siswa-siswa SDLB-B Purwosari Kudus. Fokus penelitian pada siswa-siswa penyandang tunarungu pada kelas 4 dan 5. Jumlah siswa 7 siswa yang dikelompokkan menjadi 1 kelompok belajar disebabkan keefektifan kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan konsep diri dalam nilai nasionalisme siswa tunarungu terbentuk melalui kemampuan deteksi potensi visual dan komunikasi, optimalisasi pengalaman dan pengamatan sekitar, penerjemahan visual, pemahaman sikap, dan pengembangan diri. Mengenal sosok pahlawan dan memiliki makna terhadap kemerdekaan merupakan konsep sosial yang terkonstruksi dalam penelitian ini.
EKSPLORASI MOTIF ANYAMAN BAMBU MENARA KUDUS MELALUI STUDI KOLABORATIF Purbasari, Imaniar; Purwaningrum, Jayanti Putri; Sholikhan, Muhammad; Fajrie, Nur
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2022): Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v16i12022p151-162

Abstract

This study aims to identify the motif in woven bamboo products, construct community creative ideas to find the identity of motifs in woven bamboo crafts, and communicate the findings of motifs to users of woven bamboo products. Method of this research used participatory action research. The subject research are  community of woven bamboo craftsmen in the Jepang Regency of Mejobo District, Kudus. The research stages were carried out by identifying woven bamboo motifs, negotiating the search for woven bamboo motifs, finding the format and implementation of woven bamboo motifs. The relationship between researchers and the community is reciprocal to conduct systematic investigations of each other and produce products with the identity of the Kudus city. The results of this research showed that the characteristics of the bamboo woven using basic weaving and braiding techniques, densely spaced strands and tight strand widths, as well as the natural color of bamboo. Exploration of woven bamboo motifs is carried out by craftsmen and researchers to determine the woven pattern and design of the motif in the form of Menara Kudus to provide product identity.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motif anyaman bambu yang ada dalam produk-produk anyaman bambu, mengkonstruksi ide kratif masyarakat untuk menemukan identitas motif pada kerajinan anyaman bambu, serta mengkomunikasikan temuan motif pada pengguna produk anyaman bambu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Parcipatory Action Research.  Subyek penelitian merupakan masyarakat pengrajin anyaman bambu desa Jepang Kecamatan Mejobo, Kudus. Tahapan peneltiian dilakukan dengan identifikasi motif anyaman bambu, menegosiasikan pencarian motif anyaman bambu, menemukan format serta implementasi motif anyaman bamboo. Hubungan antara peneliti dan masyarakat bersifat timbal balik untuk saling melakukan penyelidikan secara sistematis dan menghasilkan produk dengan identitas kota Kudus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik anyaman bambu desa Jepang menggunakan teknik anyaman dasar dan anyaman kepang, iratan yang jarak kerapatan dan lebar iratan yang rapat, serta warna alamiah bambu. Eksplorasi motif anyaman bambu dilakukan oleh masyarakat pengrajin dan peneliti untuk menentukan pola anyaman dan desain motif berupa menara Kudus untuk memberikan identitas produk. 
Co-Authors Afdhila, Rusiana Afif Khoiruddin Afif, Muhammad Miftahudin Ahmad Bakhruddin Aisyah, Silviana Al Jannah, Muhammad Miftachul Huda Alwiyyah, Mila Muhimmatul Amaliyah, Fitriyah Amelia Putri, Fitri Ika Andi Saputro Anggita Resti Pramudita Anggraini, Daffa’ Dhiya’Ulhaq Anita firdaus Ardyaningsih, Fitri Arum Solikah ASSEGAF PURNAMA, YUSRIL Atika, Ayu aulia shinta dewi Ayu Dandini Kisma Ayu Paramastuti Azhari, Mohamed Nor Azma, Isfi Zuhaida fauziatul Bakhruddin, Ahmad Bela Setya Pratiwi Bella Amanda Sari Cahyani, Aulia Miftahul Cindyanawati, Fera Davina Adi Sofiya Deka Setiawan Deka Setiawan, Deka Denni Agung Santoso Desta Abella Afita Putri Rahmawati Diana Ermawati Diana Rizki, Mifta Dita Dwi Astuti Dita Pristiana Diva Ramadhan Niawati Sunarsih Djono Djono Edgar Aufar Zulfahmi Efanovia, Luly Eka Zuliana Elma Elfiana Nurus Elma Elfiana Nurus Solehah Erik Aditia Ismaya Erika Nurul Ifada F. Shoufika Hilyana Farid Ahmadi Fatikhatun Najikhah Fatkhi Fiddin, Abdullah Febiana, Cindy Febriana Eka Handayani Ferent Ahda Awalia Ferent Ahda Awalia Fina Fakhriyah Fina Lailatul khusna FITRIANA, AULIA NUR Frandika Fajar Juliarto G. Gunawan Gilang Puspita Rini Gunawan Setiadi Handayani, Rekno Harmanto, Dwi Hati, Deviana Intan Gadys Permata Hidayanti Fita Anjani Hilyana, F. Saufika Hutomo Rusdianto Hutomo Rusdianto, Hutomo Ijtihad, Faridul Ika Nur Hidayah Ika Oktavianti Ilham Arief Nugroho Irfai Fathurohman, Irfai Isnaini Khalimatus Sa’diyah Istiqomah, Putri Jayanti Putri Purwaningrum Kamal, Jamaluddin kartika, yeni catur Karunia, Anggie Khamdun Kharis, Baihaqi Al Kholilia, Wilda Kurnia Wulandari Kusumawati, Putri Ika Kusumawati, Viki Marlina Lathif, Muhammad Ichsan Abdul Lestari, Endang Eni Lia Lutviana Lilik Farikhah Lintang Kironoratri Lisa Noorwahyuni Lovika Ardana Riswari M. Lukman Leksono Masfu'ah, Siti Masturi Masturi Maulida Fandani Amelia Putri Maulida Fandani Amelia Putri Mega Satria, Anggita Merna Yunia Artha Mia Novita Annur Mila Roysa Mira Erlinawati Moh. Aris Prasetiyanto Mohammad Hilfi Azra Dzikrulloh Mohammad Kanzunnudin Much Arsyad Fardani Mudrikatussyifa, Mudrikatussyifa Muhammad Dwi Harmanto Muhammad Faizul Ikhsan Muhammad Kemal Firdaus Muhammad Sholikhan Murtono -, Murtono Murtono Murtono Mutohhar Nadyarta, Shela Ayu Naela Syahrani Nailia, Vika Ni'mah, Uzlifatun Nihmah, Septiyani Zahrotun Nisa, Zumna Afifatun Noorwahyuni, Lisa Norma Anisah Novia, Lisa Fidia Nugroho, Ilham Arief Nunuk Suryani Nur Eka Intan Lestari Nur Fajrie Nurul Badria Fajriyana Nurul Rizka Arumsari Permatasary, Putri Yourdamarta Adinda Meychilla Praswanti, Ramadhani Putri Pratiwi , Ika Ari Pristiana, Dita Puji Lestari Pungki Dewi Anggraeni Purbaniadatika, Ajeng Putri Mulyani Putri Mulyani Putri Purwaningrum, Jayanti Putri Sukrotin Ni&#039;mah Qois Hasna Hanifah Rafida Salsabila Rahmatika Nur Alawiyah Rani Setiawaty Rekno Handayani Rekno Handayani Risnawati, Wini Setyo Rivia Ayu Ningrum Rossiana Asri, Oktara Safa Anindiya Pratista Putri Candra Dewi Santoso Santoso Santoso Sa’diyah, Isnaini Khalimatus Sekar Dwi Ardianti Setyowati, Ida Shela Ayu Nadyarta sholehah, aminatus Siti Masfuah Siti Milkhatun Nadiroh Siti Qotijah Sobirin, Mohamad Sofia, Eva Maela Sofiya, Davina Adi Sri Bintang Kusmawati Sri Utaminingsih Sumarwiyah Supriyono Supriyono Tri Lestari Ulya Aflahah Ummi Nihayatul Fadlilah Uswatun Chasanah Uzlifatun Ni'mah Vita Apriliya Wawan Shokib Rondli yeni catur kartika Yessy Noor Affifah Afiyanti Yudistira Prayoga Zulfayanti, Indana Fatikha