p-Index From 2021 - 2026
13.721
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) JOURNAL SPORT AREA Indonesian Journal of Primary Education JURNAL TARBIYAH Jurnal Basicedu JUARA : Jurnal Olahraga Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Jurnal Humanities Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Jurnal PORKES Jurnal Paedagogy Journal Coaching Education Sports Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Indonesian Journal of Sport Management Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran JSEP (Journal of Science Education and Practice) Jurnal Basicedu Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Physical Education and Sport Pedagogy Indonesian Journal of Primary Education Tadulako Journal Sport Sciences and Physical Education Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Media Bambu Rainbow untuk Meningkatkan Kemampuan Passing Atas Bola Voli Kelas VI Sekolah Dasar Reta Putri; Tatang Muhtar; Muhamad Nur Alif
Journal of Physical Education and Sport Pedagogy Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jopes.v2i1.37029

Abstract

Penelitian ini diawali ditemukannya permasalahan di lapangan dalam pembelajaranrpassing atas bola voli dimana diantaranya siswa dalam melakukan gerakan  atas tidak pas antara perkenaan bola dengan tangan juga saat mengoper bola kepada temannya masih belum sampai, media pembelajaran yang tidak memadai dan guru yang kurang kreatif. Tujuan peneliti yakni untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan kinerja guru, aktivitas siswa dan hasil belajar  siswa dari penerapan media bambu rainbow untuk meningkatkan kemampuan  atas kelas VI sekolah dasar. Metodecpenelitian;yangcpeneliticgunakan yaitu  metode penelitian tindakan kelas dengan desain yang digunakan model Kemmis dan Taggart. Untuk mencapai hasil penelitian yang diharapkan peneliti menggunakan instrumen yang terdiri dari lembar penilaian IPKG 1 dan IPKG 2, observasi aktifitas siswa, observasi hasil belajar siswa, catatan lapangan dan format wawancara yang diberikan kepada guru dan siswa yang diteliti. Ada tiga siklus yang dilakukan dalam penelitian ini, tahapannya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi Tahap pertama yang dilakukan adalah tes awal kepada siswa agar peneliti mendapat gambaran, dengan persentase yang didapat pada data awal  siswa yang lulus sebanyak 2 orang siswa atau 18%, selanjutnya pada siklus I meningkat menjadi 4 orang siswa atau 36%, dalam siklus II ada kenaikan sebanyak 5 orang siswa atau 45% dandpada siklus III berhasil meningkat hingga 11 orang siswa atau 100%. Simpulan dalam penelitian yang dilakukan kepada pada siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Cikole Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang dengan menggunakan media Bambu Rainbow dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan  passing atas pada siswa hasilnya meningkat.
Comparison of the Quality of Physical Fitness of Elementary School Students in Cities and Villages based on Geographical Location Gunawan Gunawan; Tatang Muhtar; Dewi Susilawati
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 1 (2024): MARCH
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i1.33096

Abstract

This study aims to investigate differences in the quality of physical fitness of students in cities and villages, which are influenced by geographical location and different daily activities. The research method used was quantitative descriptive with a population and sample of 160 people. The data analysis technique applied is the Mann-Whitney Test. The results showed quantitatively significant differences between the two groups, with the average difference showing that fitness in villages reached 5.42 compared to students in cities. This indicates that the group of students in the village has a higher level of fitness than the group of students in the city. The fitness assessment using the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) category shows that students in the city are in the Medium fitness category, while students in the village are in the Good fitness category. The findings illustrate that more active physical activity in villages may be the cause of the difference. Students in villages tend to have a more active lifestyle, engaging in physical activities such as walking, running, and jumping, while students in cities tend to spend their free time playing with gadgets. In conclusion, the results of this study support the view that geographical factors and daily activities affect students' fitness levels, with implications for TKJI categories that indicate better fitness levels in villages than cities.
The Effect of Cone Training and Backcourt Sessions on the Agility of Squash Athletes Nugraha Pratama; Tatang Muhtar; Dinar Dinangsit
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 1 (2024): MARCH
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i1.33257

Abstract

In squash, Agility is the ability to move various footsteps and aim to place the body position as quickly as possible. This study aims to determine the effect of  Cones Drill and BackCourt exercises on increasing agility in squash. The method used in this study is a quasi-experimental method using pretest posttest control group design. The population in this study was 76 people from all over West Java Squash athletes, a sample of 22 squash athletes in Sumedang district using purposive sampling techniques. Before collecting data, researchers were divided into 2 groups using the ABBA technique. The data collection technique was carried out by conducting initial tests using the Illinois Agility Run to 2 groups. Then given the Cones Drill and Backcourt Session exercise treatment, then given a final test using the illinois agility run. for data processing techniques, descriptive statistical analysis and comparative test analysis which shows that, (1) There is a significant influence on increasing agility in squash sports with the Cones Drill training method. (2) There is a significant effect on increasing agility in squash with the BackCourt Session training method. (3) There is no significant difference in the effect between Cones Drill training methods and BackCourt Session training on the ability to increase agility in squash. The practice method of cone drill drills and backcourt sessions has an influence on improving agility, both methods have a very significant influence. So it can be concluded that Cones drill and backcourt practice methods have an equally important influence in improving agility in the sport of squash.
Nilai-Nilai Kesholehan Sosial pada Mata Kuliah Pembelajaran dan Aktivitas Senam Ritmik II dan Implikasinya terhadap Pendidikan Jasmani di SD Ani Nur Aeni; Tatang Muhtar
Indonesian Journal of Primary Education Vol 1, No 2 (2017): Indonesian Journal of Primary Education: December 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v1i2.9310

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan nilai pada pendidikan jasmani. Selama ini terkesan pendidikan jasmani kering dari nilai. Mahasiswa PGSD Penjas merupakan calon guru pendidikan jasmani di SD yang harus dibekali dengan nilai-nilai keshalehan sosial mengingat mereka adalah calon guru yang akan langsung mentransformasikan nilai kepada peserta didik di SD. Bekal ini diberikan melalui perkuliahan pembelajaran dan aktivitas senam dan ritmik II.  Penelitian ini bertujuan mengungkap nilai-nilai kesalehan sosial pada mata kuliah pembelajaran dan aktivitas senam ritmik II. Pendekatan dan metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pedoman observasi dan angket. Berdasarkan analisis data diperolehan hasil bahwa 1) Mata kuliah pembelajaran dan aktivitas senam ritmik II telah menerapkan nilai-nilai kesalehan sosial dengan baik sekali berupa nilai disiplin, nilai religius, nilai tanggung jawab, nilai sportivitas, nilai saling menghargai, nilai kejujuran, nilai kerja keras, nilai kreatif, nilai kebersamaan, nilai komunikatif/bersahabat, nilai tidak mudah menyerah, dan nilai kemandirian, 2) Kinerja dosen pada mata kuliah pembelajaran dan aktivitas senam ritmik II adalah baik, 3) Keberhasilan proses perkuliahan bermuatan nilai kesalehan sosial ini berimplikasi pada terjadinya proses pembelajaran penjas di SD yang bermuatan nilai dan menghasilkan siswa SD yang bermuatan nilai kesalehan sosial.
MENINGKATKAN SERVIS PANJANG BULUTANGKIS MELALUI METODE BLOCKED PRACTICE DAN AUDIOVISUAL Tamiyanti, Rika Dila; Muhtar, Tatang; Supriyadi, Tedi; Susilawati, Dewi
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol 8, No 1: April 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v8i1.56813

Abstract

Diperlukan keterampilan gerak dasar yang baik dalam servis bulutangkis akan tetapi para siswa di sekolah dasar Negeri Cikadu belum memiliki keterampilan yang baik dalam melakukan servis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan suatu treatment dengan menggunakan metode pembelajaran blocked practice dan media audiovisual untuk meningkatkan keterampilan servis yang baik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan design quasi eksperimen menggunakan kelas control. Penelitian ini melibatkan 30 orang siswa sekolah dasar terdiri dari 12 orang perempuan dan 18 orang laki-laki yang berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Sumedang. Penelitian ini ditempuh dengan 3 tahapan, pertama pretest, kedua penerapan treatment, ketiga analisis hasil. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan yang dalam ketepatan diketahui berdasarkan table output Independent Sample Test pada bagian Equal Variances assumed diketahui nilai Sig. (t-tailed) sebesar 0,473 > 0,05 maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji independent sample t test dapat disimpulkan maka Ho di tolak dan Ha diterima. Dalam keterampilan diketahui berdasarkan table output Independent Sample Test pada bagian Equal Variances assumed diketahui nilai Sig (t-tailed) sebesar 0,570 > 0,05 maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji independent sample t test dapat disimpulkan maka Ho di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini dalam dua model pembelajaran metode blocked practice efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan servis pada anak sekolah dasar, dan model pembelajaran media audiovisual efektif untuk meningkatkan ketepatan anak dalam melakukan servis panjang bulutangkis.Kata kunci: Bulutangkis, Servis Panjang, Blocked Practice, Media Audiovisual, Keterampilan
Relevansi Pedagogik Kritis dalam Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0 Angga, Angga; Muhtar, Tatang
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3112

Abstract

Pendidikan Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada problematika yang bersifat fundamental. Baik itu menyangkut persoalan seputar pendidik, siswa, pembelajaran, dan mutu pendidikan. Terutama, persoalan pendidik sebagai pemimpin pembelajaran yang mengemban tugas semakin banyak dalam memasuki jaman Revolusi Industri 4.0 sekarang ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengkaji tentang relevansi pedagogik kritis dalam pendidikan di era Revolusi Industri 4.0. Metode yang digunakan yaitu Studi Literatur dengan mengkaji berbagai sumber yang relevan dengan topik bahasan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pendidik diharuskan mempunyai berbagai kompetensi dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi yang pesat sekarang. Selain itu, pendidik diupayakan memiliki pemahaman mengenai pembelajaran dengan menerapkan pendekatan pedagogik kritis. Pemahaman mengenai pedagogik kritis ini dimaksudkan agar pendidik dapat mendorong peserta didiknya dalam menjawab tantangan jaman di masa mendatang. Peserta didik memiliki kecakapan hidup yang diperlukan di masa depan kelak. Karena itu, pembelajaran seyogyanya memiliki makna bagi peserta didik sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan mereka. Para pendidik sudah semestinya menyesuaikan prinsip-prinsip lama dan menjadikan pedagogik kritis ini sebagai pendekatan dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas, khususnya di Sekolah Dasar. Dengan demikian, maka artikel ini membahas sejauhmana dampak dari penyelenggaraan pedagogik kritis terhadap guru sekolah dasar dalam Revolusi Industri 4.0 saat ini.
Kompetensi Pedagogik Guru Pasca Pandemi Covid-19 Nurwahidah, Ima; Muhtar, Tatang
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3113

Abstract

Negara Indonesia sedang mempersiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045. Segala aspek yang akan mendukung kemajuan telah dilaksanakan. Dalam bidang Pendidikan negara Indonesia telah beberapa kali mengalami penyempurnaan. Bahkan pada tahun 2022 kurikulum terbaru yaitu kurikulum merdeka telah mewarnai dunia Pendidikan. Semua yang telah digulirkan tiada lain untuk kemajuan Pendidikan di negara Indonesia. Kurikulum Merdeka merupakan rangkaian dari Program merdeka belajar yang dimaksudkan untuk menyempurnakan kurikulum sebelumnya. Selain Kurikulum Merdeka, sebelumnya pun telah digulirkan Program Guru Penggerak sebagai wadah bagi pembinaan kompetensi guru yang berdasarkan pada pemikiran Ki Hajar Dewantara. Suatu pemikiran yang ingin mengembalikan kembali marwah guru sebagai pendidik yang berpihak kepada murid di era yang semakin canggih. Mencoba tidak melupakan inti dari proses pembelajaran yang memanusiakan manusia. Melatih segala kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh pendidik. Terlebih melatih kompetensi pedagogik yang mencoba menjawab suatu keresahan terhadap degradasi pemikiran, moral dan mental anak bangsa. Di mana seorang guru harus memiliki kemampuan dalam mendidik dengan jeli dan baik.  Terlebih demi dunia Pendidikan Indonesia sedang diuji dengan segala keterbatasan. Mengakibatkan hampir 2 tahun lamanya anak-anak pada jenjang pendidikan dasar hingga lanjut mengalami suatu kemerosotan dalam hal capaian pembelajaran maupun karakter mulia. Maka dari itu artikel ini dibuat untuk mencoba mengulas mengenai kemampuan pedagogik yang harus dimiliki guru sebagai dasar pondasi Pendidikan pada jenjang berikutnya.
Mengembangkan Motivasi Belajar Siswa melalui Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi: Sebuah Kajian Pembelajaran dalam Perspektif Pedagogik-Filosofis Handiyani, Mila; Muhtar, Tatang
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3116

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin pesat diiringi perkembangan dunia yang semakin maju menuntut insan manusia mampu beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi dan salah satunya mempengaruhi dunia pendidikan. Belajar tidak hanya diperoleh dalam satu waktu melainkan melalui berbagai cara dengan mengoptimalkan segala pancaindera yang dimiliki setiap manusia itu. Tujuan penelitian ini sebagai cara untuk mempersiapkan peserta didik yang dapat belajar dalam segala situasi sehingga perlu dilatih sejak dini bagaimana memanfaatkan segala keadaan menjadi bahan belajar yang dapat meningkatkan keterampilan mereka dan akan berguna di masa yang akan datang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber rujukan berupa buku dan artikel ilmiah nasional maupun internasional yang mendukung. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa salah satu cara untuk menjaga konsistensi semangat belajar peserta didik dengan ragam karakteristik setiap peserta didik yang berbeda dapat dilakukan dengan menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi. Beberapa hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik karena mereka disuguhi kegiatan pembelajaran yang tidak monoton dan menyesuaikan dengan kebutuhan mereka. Sehingga melalui strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa akan berdampak lebih baik terhadap keterampilan yang akan mereka miliki dan akan berguna bagi mereka di masa yang akan datang.
Urgensi Kompetensi Pedagogik Guru dalam Menghadapi Transformasi Pendidikan Abad 21 Rahayu, Restu; Muhtar, Tatang
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3117

Abstract

Meningkatkan eksistensi dan mutu sumber daya manusia berkualitas, kompetitif dalam menyongsong pembangunan pendidikan yang lebih baik di abad ke-21 merupakan peran penting dari pendidikan. Menanggapi perkembangan dan tuntutan zaman, guru harus dapat mengembangkan pemikiran kreatif dan inovatif dalam pembelajaran, memahami perkembangan psikologis siswa, mengembangkan kemampuannya, berkomunikasi dengan siswa dan berwawasan luas. Selain itu, guru harus dapat mengembangkan pemahaman, sikap profesional, dan kompetensi lainnya untuk memecahkan berbagai problematika pendidikan. Tujuan dari penelitian ini untuk menguraikan pentingnya kompetensi pedagogik guru di abad ke-21. Dalam penelitian ini  menggunakan metode kajian pustaka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan kapasitas pendidikan guru membutuhkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya semua aspek pedagogi. Guru perlu menjadi guru yang profesional sekaligus sebagai sumber belajar, namun guru profesional adalah dinamisator, fasilitator, dan katalisator yang mewujudkan siswa menjadi kreatif. Guru banyak sekali mengahadapi berbagai tantangan kehidupan abad ke-21. Oleh karena itu, guru perlu meningkatkan keterampilan dan kompetensi pedagogiknya serta dituntut menguasai dan terbuka akan kemajuan teknologi demi menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing dalam dinamika kehidupan global saat ini.
Urgensi Pendidikan Karakter: Tantangan Moralitas dalam Dinamika Kehidupan di Era Revolusi Industri 4.0 Rosita, Rita; Muhtar, Tatang
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3138

Abstract

Era Revolusi Industri memberikan perubahan besar dalam dunia pendidikan. Hal ini menyebabkan banyak tantangan yang harus dihadapi demi mencapai pembelajaran yang efektif. Salah satunya adalah tantangan moral seperti cyberbullying, plagiarisme, pentingnya keamanan dan keselamatan dalm menggunakan teknologi dan lain sebagainya. Untuk itu, guru diharapkan untuk dapat memahami bagaimana cara menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apa saja tantangan moral di era Revolusi Industri 4.0 dan bagaimana cara menghadapinya.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Dengan menggunakan data yang dikumpulkan yang bersumber dari karya tulis ilmiah atau bahan-bahan pustaka sebagai objek dari penelitian ini. Berdasarkan kajian beberapa literatur dapat ditarik kesimpulan bahwa  Pendidikan karakter perlu ditetapkan untuk mencegah pengeruh negatif yang dihasilkan dari teknologi di era revolusi 4.0. Pendidikan karakter merupakan pengembangan, pembentukan, dan penanaman akhlak mulia dalam diri seseorang. Guru/pendidik memiliki peran yang penting dalam penerapan pendidikan karakter kepada siswa. Tentunya harus mengetahui bagaimana cara yang efektif untuk memberikan pemahaman mengenai pendidikan karakter yang efektif kepada siswa. empat strategi yang dapat dilakukan pada pelaksanaan pendidikan karakter yaitu pembelajaran (teaching), penguatan (reinforcing), keteladanan (modeling), serta pembiasaan (habituating) dalam keberhasilan pelasanaan pendididkan katakter harus adanya kerjasama semua pihak yaitu orang tua,guru, masyarakat, pemerintah, media massa.
Co-Authors Agung Rozali Agus Gunawan Agustiani, Wati Al Faqih, Ivan Hafidz Alif, Muhammad Nur Alif, Muhammad Nur Andre Eka Prasetyo Andri Setiawan Angga Angga Angga Angga Anggi Setia Lengkana Ani Nur Aeni, Ani Nur Argie Manggala Octa Shakty Asma Bara Aulia Putri Nur Afifah Ayi Suherman Bachtiar, Muhamad Abdul Rozaq Cucu Suryana Dadan Djuanda, Dadan Dallyono, Ruswan Dara Shintia Dewi Dede Trie Kurniawan Dewi Susilawati Dewi Susilawati Dewi, Dara Shintia Diah Gusrayani, Diah Diansyah, Rival Dinangsit, Dinar Dinar Diningsit Encep Sudirjo, Encep Endang, Resi Fathur Rizki Amelia Fauzi, Adriansyah Rizki Fauziyah, Syifa Hasna Fazrul Prasetya Nur Fahrozy Fazrul Prasetya Nur Fahrozy Firjatullah, Luthfi Resa Gantina, Gantina Gunawan Gunawan Gunawan, Ani Herlina Handiyani, Mila Herdiansyah Herdiansyah Hery Widijanto Ima Nurwahidah Indah Dwi Lestari Indra Safari Ineu Sumarsih Irawan, Dicky Aditya Ishmahani Sobarningsih Jannah, Mitahul Jilan Nur Fajar Khairun Nisa Komarudin Kurnia, Finda Kusuma, Esa Aryani Lengkana, Anggi Setia ma'mun, Amung Madyaning Ratri, Titis Maharani, Suci Trisia Maharani, Wida Mahendra, Agus Mardi Mardi Marlina, Yayu Asih Mega Fatimah Rosana Mila Handiyani Muchamad Rizki Sentani Muhamad Nur Alif Muhammad Fahmi Abdul Hakim Muhammad Ifkar Imammulhaq Muhammad Nur Alif Muhbaedillah, Habil Mulyana Munandar, Agam Aris Ningsih, Minarti Sulistia Nugraha Pratama Nur Alif, Muhammad Nur Alif Nurwahidah, Ima Nurwanci, Silvia Nuryadi, , Oktaviany, Siti Anisah Oktova, Fikri Dwi Parman Parman Pratiwi, Intan Aprilianti Purnomo, Akbar Fauzan Pirtondi Racmat Sujana Raesi Saeful Azhar Rahayu, Restu Rahayuningsih, Yayu Sri Rahmat, Kintan Rahayu Renita Aprilia, Renita Restu Rahayu Reta Putri Rita Rosita Rita Rosita Rizal Ahmad Fauzi Rohmanasari, Rita Rukmana, Anin Safitri, Henyta Jaya Tria Sandra Jaganda Saptani, Entan Saputra, Yudha Munajat Saripah, Nati Septian, Christin Dwi Putri Setia Lengkana, Anggi Sindi Ladya Baharizqi Siti Aisyah Siti Azizah Fauziah Solihah, Dewi Siti subhan nuari Suci Trisia Maharani Sudrajat, Krisna Maulana Sudrazat, Adang Sukaesih Sukaesih, Sukaesih Sukmana, Fajar Sumarsih, Ineu Supriadi, Tedi Supriyadi, Tedi Surtini, Surtini Suryana, Cucu Suseno, Wahyu Sutrisno, Lucky Taufik Syifa, Nisa Nur Tamiyanti, Rika Dila Tri Herlambang, Yusuf Wahyuni, Nuni Sri Waryanti Waryanti, Waryanti Winangsih, Santi Wiwit Mulyasari Yadi Hadiansyah Yayu Sri Rahayuningsih Yunyun Yudiana Yusuf Tri Herlambang, Yusuf Tri