p-Index From 2021 - 2026
11.36
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora INTEGRALISTIK Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Jurnal Civicus IQRO: Journal of Islamic Education Etika Demokrasi Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM) Academy of Education Journal The Journal of Society and Media Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kalacakra CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Masyarakat Indonesia EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Setia Pancasila Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Ketenagakerjaan Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Jurnal Perempuan & Anak Pancasila: Jurnal Keindonesiaan International journal of education and learning Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Journal of Civics and Moral Studies Kajian Moral dan Kewarganegaraan Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Pendidikan Terapan Indonesian Journal of Education and Development Research De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Pembumian Pancasila : Mewujudkan TRISAKTI sebagai Pedoman Amanat Penderitaan Rakyat Jurnal Medika: Medika SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Jurnal Pancasila dan Bela Negara Digital Theory, Culture & Society Bhinneka Tunggal Ika: Pancasila Jurnal Internasional Berbahasa Indonesia (BTI) Master Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal HAM
Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Capacity Building Berbasis Nilai-Nilai Pancasila di Lembaga Adat Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan Listyaningsih Listyaningsih; Warsono Warsono; Raden Roro Nanik Setyawati; Maya Mustika Kartika Sari; Siti Maizul Habibah; Beti Indah Sari; Edy Suprianto
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sagfcs88

Abstract

Indigenous institutions have an important position in maintaining social order and local cultural identity in the midst of ongoing social change. This community service aims to strengthen the capacity of customary institutions in Kayu Kebek Village, Tutur District, Pasuruan Regency through a capacity building approach that is integrated with Pancasila values. Activities are carried out through participatory observation, institutional training, workshops on Pancasila values, and assistance in strengthening the organizational structure. The results of this activity show that the integration of Pancasila values in strengthening customary institutions can increase community participation, strengthen institutional identity, and create synergy between local and national values. This strengthening is an important foundation in creating socio-cultural resilience based on local wisdom.
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Guru Rumpun Mata Pelajaran Sosial Humaniora Dalam Merancang Dan Menggunakan Pendekatan Deep Learning Di Lab School Unesa Beti Indah Sari; Siti Maizul Habibah; Harmanto Harmanto; Listyaningsih Listyaningsih; Rianda Usmi; Budi Santosa
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/31yjvs15

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru mata pelajaran sosial humaniora dalam merancang dan menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam proses pembelajaran. Pelatihan ini diikuti oleh 55 guru dari berbagai sekolah mitra  yang tergabung dalam Lab School UNESA dan dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2025. Pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sangat relevan dalam pembelajaran sosial humaniora karena mampu mendorong siswa untuk berpikir kritis, reflektif, dan kontekstual. Kegiatan ini menggunakan metode lokakarya dan praktik penyusunan perangkat ajar. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung transformasi pembelajaran sosial humaniora yang lebih bermakna dan berorientasi pada penguatan karakter.
Strengthening Students’ Learning Enthusiasm Through Love and Appreciation: A Case Study at SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo Riskha Sinta Syah Devi; Rianda Usmi; Oksiana Jatiningsih; Siti Maizul Habibah
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 3 July (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i3.1019

Abstract

Purpose: Analyzing the strengthening of enthusiasm for learning through providing the need for love and appreciation in overcoming the phenomenon of students not advancing to class at SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo during the implementation of the Independent Curriculum. Methods: This research uses a qualitative approach with a case study type. Research subjects included school principals, teachers and students who experienced not being promoted to grade. Data collection techniques are carried out through observation, interviews and documentation. Data analysis uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Findings: The research results show that the phenomenon of not being promoted to grade is influenced by internal and external factors, such as low learning motivation, lack of family support, learning strategies that do not meet students' needs, and students' psychological needs that have not been met. Strengthening the enthusiasm for learning through fulfilling the needs for love and appreciation increase learning participation, self-confidence, discipline and motivation of students. Research Implications: This research has the implication that fulfilling the need for love and appreciation can be a pedagogical strategy in preventing the phenomenon of not being promoted. These findings can also be a reference for schools and teachers in designing learning that is more humane, supportive and centered on students' needs in implementing the Independent Curriculum. Originality: The novelty of this research lies in the focus on strengthening enthusiasm for learning through the perspective of the need for love and appreciation as a strategy to overcome the phenomenon of not being promoted to grade, especially in the context of implementing the Independent Curriculum in vocational high schools.
ANALISIS FAKTOR RENDAHNYA MINAT REMAJA DI DESA TRAWAS UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI Eka Aprilisia Milanda; Raden Roro Nanik Setyowati; Siti Maizul Habibah; Walib Abdullah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat sebagian remaja di Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setelah menyelesaikan pendidikan menengah. Kondisi ini menjadi perhatian karena pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang yang lebih luas di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya minat remaja di Desa Trawas untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini terdiri dari beberapa remaja yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi serta orang tua mereka. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya minat remaja untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi untuk melanjutkan pendidikan, keraguan terhadap kemampuan akademik, serta keinginan untuk segera bekerja dan memperoleh penghasilan sendiri. Faktor eksternal meliputi kondisi ekonomi keluarga, pengaruh teman sebayaketersediaan lapangan pekerjaan di lingkungan sekitar, serta pandangan masyarakat yang menganggap bekerja setelah lulus SMA/SMK lebih menguntungkan dibandingkan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Selain itu, meskipun sebagian besar orang tua memberikan dukungan terhadap pilihan anak, keputusan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau langsung bekerja umumnya diserahkan sepenuhnya kepada anak. Dukungan tersebut belum disertai dengan dorongan atau motivasi yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sehingga sebagian besar remaja lebih memilih bekerja setelah lulus sekolah.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MENANAMKAN CIVIC DISPOSITION PADA PESERTA DIDIK DI SMPN 32 SURABAYA Helyda Puspita Sari; Siti Maizul Habibah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13171

Abstract

Civic disposition merupakan salah satu komponen penting dalam pendidikan kewarganegaraan yang berperan membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Pancasila dalam menanamkan civic disposition pada peserta didik di SMPN 32 Surabaya beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori pendidikan karakter Thomas Lickona, yang mencakup tiga aspek yaitu pengetahuan moral (moral knowing), perasaan moral (moral feeling), dan tindakan moral (moral behavior), sebagai pisau analisis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tiga guru Pendidikan Pancasila, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menanamkan civic disposition meliputi tiga langkah utama, yaitu penanaman pemahaman nilai-nilai civic disposition, pemberian peringatan dan apresiasi atas kegiatan pembelajaran maupun non-pembelajaran, serta pemberian teladan (role model) secara langsung oleh guru. Faktor pendukung strategi ini adalah kerja sama dengan aparat hukum (Babinsa) dan penerapan budaya positif di sekolah, sedangkan faktor penghambat utamanya adalah lingkungan tempat tinggal peserta didik yang kurang mendukung penguatan karakter di luar sekolah.
Upaya Sekolah Meningkatkan Karakter Kedisiplinan Melalui Program Kepemimpinan Siswa di SMP Hang Tuah 2 Surabaya Bening Putri Vinylia; Budi Santosa; Siti Maizul Habibah; Rianda Usmi
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.426

Abstract

Karakter kedisiplinan merupakan salah satu nilai penting yang perlu ditanamkan kepada peserta didik untuk membentuk perilaku tertib, bertanggung jawab, dan patuh terhadap aturan. Salah satu upaya yang dilakukan SMP Hang Tuah 2 Surabaya untuk meningkatkan karakter kedisiplinan siswa adalah melalui Program Kepemimpinan Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya sekolah dalam meningkatkan karakter kedisiplinan melalui Program Kepemimpinan Siswa serta menganalisis faktor pendukung dan kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. melalui faktor pendukung pelaksanaan program meliputi konsistensi pembiasaan, dukungan sekolah, guru, orang tua, serta keberadaan Program Kepemimpinan itu sendiri. Program Kepemimpinan Siswa terbukti memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan karakter kedisiplinan siswa di SMP Hang Tuah 2 Surabaya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN REKOGNISI PEMBELAJARAN LAMPAU BAGI PERGURUAN TINGGI SWASTA DI KEDIRI Harmanto Harmanto; Bambang Yulianto; Binar Kurnia Prahani; Muhammad Abdul Ghofur; Puspita Sari Sukardani; Siti Maizul Habibah; Irhamna Nirbhaya Carreca
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.913

Abstract

Recognition of Prior Learning (RPL) is an approach that enables individuals to gain formal acknowledgement of competencies acquired through non-formal education. For higher education institutions, particularly private universities, effective RPL management can broaden access to education for a broader population. However, limited understanding and resources often hinder the optimal implementation of RPL in private institutions. This community service activity aims to enhance the RPL management capacity of private universities in Kediri through comprehensive training and mentoring. Survey results indicate that private university managers require further training in technical, managerial, and promotional aspects of RPL. Additionally, there is a need to integrate nationalistic values into the RPL program to strengthen students' character. Through a holistic approach, this activity provides recommendations for additional training in assessment methods, RPL promotion, and policy implementation based on Key Performance Indicators (KPIs). The outcomes of this activity are expected to support private universities in improving the quality of RPL services, contributing to more inclusive and high-quality access to higher education.Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan pendekatan yang memungkinkan individu memperoleh pengakuan formal atas kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan nonformal. Bagi perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta, pengelolaan RPL yang efektif dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat luas. Namun, keterbatasan pemahaman dan sumber daya seringkali menghambat implementasi RPL yang optimal di perguruan tinggi swasta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan RPL perguruan tinggi swasta di Kediri melalui pelatihan dan pendampingan yang komprehensif. Hasil survei menunjukkan bahwa pengelola perguruan tinggi swasta memerlukan pelatihan lanjutan dalam aspek teknis, manajerial, dan promosi RPL. Selain itu, perlu diintegrasikan nilai-nilai kebangsaan ke dalam program RPL untuk memperkuat karakter mahasiswa. Melalui pendekatan holistik, kegiatan ini memberikan rekomendasi pelatihan tambahan dalam metode penilaian, promosi RPL, dan implementasi kebijakan berbasis Indikator Kinerja Utama (KPI). Hasil kegiatan ini diharapkan dapat mendukung perguruan tinggi swasta dalam meningkatkan kualitas layanan RPL, yang berkontribusi pada akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan berkualitas.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Kesadaran Bela Negara Peserta Didik Terhadap Ancaman Non-Militer di Era Digital Ahyan Mujahidittauhid; Siti Utami; Safira Widiana; Raden Roro Nanik Setyowati; Siti Maizul Habibah
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Pancasila dalam membangun kesadaran bela negara peserta didik terhadap ancaman non-militer di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SMP Negeri 30 Surabaya. Penentuan informan dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan pihak-pihak yang memiliki pemahaman terhadap fokus penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran bela negara melalui internalisasi nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan tanggung jawab warga negara yang diintegrasikan dalam pembelajaran kontekstual berbasis isu digital. Kesadaran bela negara peserta didik tercermin dari kemampuan bersikap kritis terhadap informasi, menyaring konten digital, serta berperilaku bijak dalam penggunaan media sosial. Dengan demikian, Pendidikan Pancasila berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter kewargaan peserta didik dalam menghadapi ancaman non-militer di era digital.
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PROSES TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMAN 3 SURABAYA Rois Syahsiatus Shufiah; Siti Maizul Habibah; Oksiana Jatiningsih; Harmanto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.17847

Abstract

Student learning interest is one of the factors that affect learning success. However, student interest in Pancasila Education subjects is still relatively low. This study aims to find out the effect of differentiated learning process strategies on students' learning interest at SMAN 3 Surabaya. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method and a nonequivalent control group design. The research sample consisted of 68 students, with class XI-3 as the experimental class and XI-4 as the control class. The data collection technique used questionnaires and observations, while data analysis employed the Mann–Whitney U Test. The study results showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, with a Mean Rank of 51.49 for the experimental class and 17.51 for the control class. These results indicate that the process-differentiated learning strategy affects students' learning interest in Pancasila Education at SMAN 3 Surabaya.
Keterampilan Kolaborasi Siswa SMK Negeri 2 Lamongan melalui Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Role-Playing: Penelitian Cica Khofifah Triputri; Rahmanu Wijaya; Siti Maizul Habibah; Budi Santosa
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.574

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), sehingga diperlukan pembelajaran yang mampu mendorong partisipasi aktif dan kerja sama antarsiswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan kolaborasi siswa SMK Negeri 2 Lamongan melalui penerapan pembelajaran kooperatif dengan metode role-playing. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Shot Case Study. Subjek penelitian berjumlah 37 siswa kelas XI TKJ 1 SMK Negeri 2 Lamongan. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket keterampilan kolaborasi yang disusun berdasarkan indikator Evans (2020), kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif dengan metode role-playing terlaksana dengan baik dan mampu memfasilitasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi, pembagian peran, pengambilan keputusan, serta penyelesaian tugas kelompok melalui simulasi kasus tindak pidana korupsi. Keterampilan kolaborasi siswa berdasarkan hasil observasi dan angket berada pada kategori baik. Indikator kemampuan berkontribusi serta mendukung anggota kelompok memperoleh capaian tertinggi, sedangkan kemampuan memantau, merefleksi, dan menyesuaikan proses kerja kelompok memperoleh capaian terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif dengan metode role-playing efektif mendukung pengembangan keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran PPKn.
Co-Authors - Sapriya Agus Satmoko Adi Agus Satmoko Adi Ahyan Mujahidittauhid Ali Imron Alifia Widianti Amirotu Dinia Anggaraini, Rita Angraini, Rita Anif Istianah Arifin, Kenzanorra Aliyah Ascosenda Ika Rizqi Ayudya Nova Puspaningtyas Bahagia, Ratu Fajar Diva Malika Bambang Yulianto Bening Putri Vinylia Beti Indah Sari Binar Kurnia Prahani Budi Santosa Bukhari Muslim Cecep Darmawan Chusnul Fitria wati Chusnul Fitriawati Cica Khofifah Triputri Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Dewati Yuni Ratnasari Edy Suprianto Eka Aprilisia Milanda Eka Septalia Rahayu El Tsania Dana Anggraini Eni Kurniawati Esti Perwitasari Farin Fadillah Fatimatuz Zahrah Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fauzi, M. Asif Nur Fifi Rahmawati Giri Harto Wiratomo Gomez, Abigail Greaccela Alda Rahma Dany Hamzah, Anisa Qonita Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto HASAN SUBEKTI Helyda Puspita Sari I Made Suwanda Ihsan Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba Irawati, Nanik Irhamna Nirbhaya Carreca Irhasy, Muhammad Istianah, Anif Ivana, Faizah Nur Khansa Ananda Dewi Wahyudi Listyaningsih Listyaningsih Listyaningsih Listyaningsih Listyaningsih Lusi, Nuraini Lutfy Mahendra M. Asif Nur Fauzi M. Asif Nur Fauzi M. Turhan Yani Makassar, Najla Masyitoh, Iim Siti MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI, MAYA Meta Akhtia Putri Agustina Moh Rosul Mohamad Razali , Marshelayanti MUHAMMAD ABDUL GHOFUR Muhammad Turhan Yani Muzakki, Ilyyin Zabbar Naila Risdayana Rahnawati Novi Dwi Fitria Nugraha, Naufal Aditya Nurin Mahfudah Nuruddin Nuruddin Oksiana Jatiningsih Pratama, I Putu Ananda Widia Puspita Sari Sukardani Qudsya, Amalia Laila R.R. Nanik Setyowati Raden Roro Nanik Setyawati Raden Roro Nanik Setyowati Rahma, Hanum Lauditta Rahmanu Wijaya Rahmat Rahmat Ramadhan, Risqi Eka Rianda Usmi RIKA KARTIKA Riska Amaliya Riska Hilshcer Riskha Sinta Syah Devi Risma Nur Berlianti Rois Syahsiatus Shufiah Roose Meery Rr Nanik Setyowati Rr. Nanik Setyowati Rumiati, Sri Safira Widiana Salsabila Maharani Salsabila, Khoirun Nisa Salsabilah, Aawali Sari, Beti Indah Sarmini Sarmini Sarmini Sarmini Sigit Tri Atmaja Priya Hutama Siti Utami Sulistyaningati Purwandari Susan Fitriasari Syavina Rizqy Amelia Tis&#039;a Nur Sya’bani Totok Suyanto Udin Kurniawan Aziz Umma, Nala Rohmatul Vivi Ita Irmawati Walib Abdullah Warsono Warsono Warsono Wijaya, Rahmanu Yuni Ayu Chistanti Zuyyinatul Wardah Qismi