p-Index From 2021 - 2026
8.025
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora INTEGRALISTIK Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Jurnal Civicus Jurnal HAM IQRO: Journal of Islamic Education Etika Demokrasi Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM) Academy of Education Journal The Journal of Society and Media Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kalacakra CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Masyarakat Indonesia SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Setia Pancasila Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Ketenagakerjaan Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Jurnal Perempuan & Anak Pancasila: Jurnal Keindonesiaan International journal of education and learning Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Journal of Civics and Moral Studies Kajian Moral dan Kewarganegaraan De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Pembumian Pancasila : Mewujudkan TRISAKTI sebagai Pedoman Amanat Penderitaan Rakyat Jurnal Medika: Medika Jurnal Pancasila dan Bela Negara Digital Theory, Culture & Society Bhinneka Tunggal Ika: Pancasila Jurnal Internasional Berbahasa Indonesia (BTI) Lentera : Journal of Gender and Children Studies Master Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Aktualisasi Praktik Netizenship Mahasiswa Dalam Good Digital Citizenship Indonesia Fatmawati Fatmawati; Siti Maizul Habibah
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan 2023: VOLUME 3 ISSUE 1, APRIL 2023
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v3i1.120

Abstract

Indonesia di tengah perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi masyarakat Indonesia dipaksa untuk memiliki keterampilan dalam penggunaan teknologi terkini, tak terkecuali para generasi milenial para mahasiswa. Mahasiswa sebagai individu yang melek akan perkembangan teknologi akhirnya ikut serta dalam perkembangan bermedia sosial namun ditengah maraknya perkembangan teknologi dan sosial media justru memunculkan polemik baru dengan tingginya penyebaran hoaks, pengaruh hate speech, dan penguatan hate content yang justru menimbulkan perpecahan antar masyarakat Indonesia sehingga dalam penelitian yang berfokus pada praktik netizenship atau praktik bersosial media khususnya Instagram diperlukan tiga pengamalan pengetahuan dan keterampilan tentang digital citizenship yang menitikberatkan pada (1) etika dalam bersosial media, (2) keterampilan dalam mengartikan dan memahami konten sesuai dengan kredibilitas konten, (3) kemampuan berpikir kritis terkait peluang dan tantangan dalam dunia digital. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Teori Perilaku Sosial Skinner dan konsep digital citizenship dengan metode penelitian kualitatif studi kasus pada 4 informan penelitian. Adapun hasil dalam penelitian ini yakni dari tiga pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan penelitian, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya mengamalkan tiga keterampilan tersebut sehingga pelaksanaan netizenship dalam media sosial Instagram mewujudkan pada pelaksanaan good digital citizenship Indonesia.
PERAN PERATURAN MENTRI KOMUNIKASI DAN DIGITAL NOMOR 9 TAHUN 2026 DALAM MITIGASI ANCAMAN NIRMILITER DAN PENGUATAN KETAHANAN NASIONAL GENERASI MUDA Sigit Tri Atmaja Priya Hutama; Bukhari Muslim; Esti Perwitasari; Rr. Nanik Setyowati; Siti Maizul Habibah
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10167

Abstract

The exponential digital transformation has catalyzed complex non-military threats, including illegal online gambling, disinformation, and cybercrime, which jeopardize social stability and national resilience, particularly among Indonesia’s youth. Despite the urgency of digital regulation as a mitigation tool, academic analysis regarding the role of Minister of Communication and Digital Regulation Number 9 of 2026 remains limited. This study aims to comprehensively analyze the substance, mechanisms, and implications of this regulation as an instrument for mitigating non-military threats and strengthening youth national resilience by integrating legal, defense, and digital governance perspectives. The research employs a qualitative descriptive approach using systematic library research. Data were gathered from primary and secondary sources published between 2021 and 2025, subsequently analyzed through qualitative content analysis and source triangulation. The findings indicate that effective digital regulation must be built upon three integrated pillars: an adaptive legal framework, comprehensive technical data governance standards, and responsive multi-stakeholder institutional mechanisms. Regulation No. 9 of 2026 demonstrates high strategic relevance through access restrictions on online gambling, user identity verification, and cross-agency law enforcement coordination. Furthermore, the integration of data protection and digital literacy contributes significantly to the national resilience of the younger generation. Theoretically, this research offers an integrative analytical framework connecting regulatory compliance theory with risk-based information governance. Practically, it provides evidence-based policy recommendations for stakeholders to design effective digital regulations that protect the youth and fortify Indonesia’s national resilience in the digital era. ABSTRAK Transformasi digital eksponensial memicu ancaman nirmiliter seperti judi online, disinformasi, dan kejahatan siber yang mengancam stabilitas sosial serta ketahanan nasional, khususnya bagi generasi muda. Meskipun krusial, kajian mengenai peran Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 dalam memperkuat ketahanan nasional masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif substansi, mekanisme, dan implikasi regulasi tersebut sebagai instrumen mitigasi ancaman nirmiliter melalui integrasi perspektif hukum, pertahanan, dan tata kelola digital. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka sistematis (systematic library research). Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder periode 2021–2025, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi kualitatif dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi digital yang efektif harus dibangun di atas tiga pilar: kerangka hukum adaptif, standar teknis tata kelola data, dan mekanisme multi-stakeholder. Permen Komdigi No. 9 Tahun 2026 terbukti memiliki relevansi strategis tinggi melalui pembatasan akses judi online, verifikasi identitas, dan koordinasi penegakan hukum lintas instansi. Selain itu, integrasi perlindungan data serta literasi digital ditemukan berkontribusi signifikan terhadap penguatan ketahanan nasional generasi muda. Secara teoretis, penelitian ini menawarkan kerangka analisis integratif yang menghubungkan teori kepatuhan regulasi dengan tata kelola informasi berbasis risiko. Secara praktis, studi ini memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti bagi pemangku kepentingan untuk melindungi generasi muda dan memperkokoh ketahanan nasional Indonesia di era digital.
The Communication Style of Influencers in Developing Adolescent Character on Social Media Mazid, Sukron; Wulansari, Atsani; Habibah, Siti Maizul; Prawira, R. Yogie; Angela Carolina Flores Riquelme
The Journal of Society and Media Vol. 10 No. 1 (2026): Social Transformation in the Digital Media Ecosystem
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsm.v10n1.p98-124

Abstract

Social media has become a primary space for adolescent identity construction, where influencers function as models of communication and behavior. Without adequate control and digital literacy, influencers’ communication styles may shape adolescents’ character in an uncritical and instantaneous manner, potentially introducing values that diverge from national character ideals. This study aims to analyze how influencers’ communication styles on social media affect adolescent character formation. A qualitative descriptive approach with a case study method was employed involving adolescents aged 13–18 years in Magelang City who actively use Instagram and TikTok. Data were collected through in-depth interviews, social media observations, and digital documentation. The data were analyzed using data reduction, data display, and verification techniques. Data validity was ensured through source triangulation and member checking. The findings reveal that persuasive, personal, and expressive communication styles used by influencers significantly influence adolescents’ attitudes, values, and character formation in both positive and negative ways. These findings highlight the importance of digital literacy in strengthening adolescent character in the information era. The study provides insights for educators, parents, and policymakers in designing effective digital mentoring strategies and offers a foundation for further research
Internalisasi Nilai-Nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam Mewujudkan Sekolah Damai: Studi Kasus Sekolah Menengah Pertama di Kota Bekasi Anif Istianah; Cecep Darmawan; Dadang Sundawa; Giri Harto Wiratomo; Siti Maizul Habibah
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i5.4283

Abstract

Pendidikan Pancasila berperan dalam penguatan toleransi dan resolusi konflik di lingkungan sekolah yang majemuk. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila sebagai upaya mewujudkan sekolah damai di Kota Bekasi. Metode penelitian ini yaitu menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian di empat sekolah menengah pertama di Kota Bekasi, karena memiliki karakter sosial majemuk, dinamis, dan relevan dengan kajian Pendidikan Pancasila. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai melalui 1) integrasi materi, 2) keteladanan guru, 3) pembiasaan saling menghormati, 4) kegiatan kolaboratif, dan 5) penguatan budaya sekolah yang inklusif. Implementasi tersebut berkontribusi pada terciptanya iklim sekolah yang aman, harmonis, dan menghargai keberagaman. Tantangan yang ditemukan yaitu  perbedaan latar belakang, pengaruh lingkungan sosial, dan belum meratanya pemahaman praksis pendidikan kebhinekaan. Internalisasi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila berperan penting dalam mewujudkan sekolah damai.
Co-Authors - Sapriya Agus Satmoko Adi Agus Satmoko Adi Ahyan Mujahidittauhid Ali Imron Alifia Widianti Amirotu Dinia Angela Carolina Flores Riquelme Anggaraini, Rita Angraini, Rita Anif Istianah ANNA NOORDIA Arifin, Kenzanorra Aliyah Ascosenda Ika Rizqi Atsani Wulansari Ayudya Nova Puspaningtyas Bahagia, Ratu Fajar Diva Malika Bambang Yulianto Binar Kurnia Prahani Budi Santosa Budi Santosa Budiarto, Mochamad Kamil Bukhari Muslim Carreca, Irhamna Nirbhaya Cecep Darmawan Chusnul Fitria wati Chusnul Fitriawati Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Dewati Yuni Ratnasari El Tsania Dana Anggraini Eni Kurniawati Esti Perwitasari Fatimatuz Zahrah Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fauzi, M. Asif Nur Gading Gamaputra Giri Harto Wiratomo Gomez, Abigail Greaccela Alda Rahma Dany Hamzah, Anisa Qonita Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto Harmanto HASAN SUBEKTI I Made Suwanda Ihsan Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba Irawati, Nanik Irhasy, Muhammad Istianah, Anif Ivana, Faizah Nur Khansa Ananda Dewi Wahyudi Kusmanto, Hari Listyaningsih Listyaningsih Lusi, Nuraini Lutfy Mahendra M. Asif Nur Fauzi M. Asif Nur Fauzi M. Turhan Yani Makassar, Najla Masyitoh, Iim Siti MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI, MAYA Mazid, Sukron Moejiono, Rizky Mohamad Razali , Marshelayanti MUHAMMAD ABDUL GHOFUR Muhammad Turhan Yani Muzakki, Ilyyin Zabbar Naila Risdayana Rahnawati Nugraha, Naufal Aditya Nurin Mahfudah Nuruddin Nuruddin Nurwijayanti Oksiana Jatiningsih Pratama, I Putu Ananda Widia Qudsya, Amalia Laila R. Yogie Prawira W R.R. Nanik Setyowati Rahayu, Eka Septalia Rahma, Hanum Lauditta Rahmanu Wijaya Rahmat Rahmat Ramadhan, Risqi Eka RIKA KARTIKA Riska Hilshcer Risma Nur Berlianti Roose Meery Rr Nanik Setyowati Rr. Nanik Setyowati Rumiati, Sri Salsabila Maharani Salsabila, Khoirun Nisa Salsabilah, Aawali Sari, Beti Indah Sarmini Sarmini Sarmini Sarmini Sarmini Setyawati, Raden Roro Nanik Sigit Tri Atmaja Priya Hutama Sukardani, Puspita Sari Susan Fitriasari Tinambunan, Hezron Sabar Rotua Tis'a Nur Sya’bani Totok Suyanto Udin Kurniawan Aziz Umma, Nala Rohmatul Usmi, Rianda Vivi Ita Irmawati Warsono Warsono Warsono Warsono Wijaya, Rahmanu Yuni Ayu Chistanti Zuyyinatul Wardah Qismi