p-Index From 2021 - 2026
14.587
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Bidan Prada Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia MEDISAINS Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Populasi JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Kesehatan Gigi Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmiah Mahasiswa IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Management Analysis Journal Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Al-sihah: The Public Health Science Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Ilmiah Kesehatan Amerta Nutrition Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Pendidikan Almuslim Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Unnes Journal of Public Health Public Health Perspective Journal Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Ekomaks : Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan MAHESA : Malahayati Health Student Journal Journal of Community Development Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Berita Kedokteran Masyarakat Media Bina Ilmiah Jurnal Pendidikan Geosfer Eduvest - Journal of Universal Studies Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Jurnal Keperawatan Jurnal Pengabdian West Science Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Borneo Journal of Pharmacy Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Info Kesehatan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PELAKSANAAN KESELAMATAN PASIEN TERKAIT AKREDITASI DI PUSKESMAS (LITERATURE REVIEW) Bernadeta Lintang Hardy; Sutopo Patria Jati; Yuliani Setyaningsih
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 22, No 1 (2023): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v22i1Supp.7128

Abstract

Puskesmas as a first-level health facility must improve the quality of health services to the maximum so that the accreditation status increases and public trust to carry out health services also increases. One of the important indicators in improving the quality of health services at Puskesmas is patient safety. However, in Indonesia, the development of issues regarding patient safety at the Puskesmas level is not as dynamic as at the hospital level. This study aims to dig deeper and synthesize the scientific literature on patient safety and its relation to accreditation in health centers. This review uses 2 databases namely Google Scholar and Garuda. The main keywords are "Patient Safety in Puskesmas", "Quality of Service" "Accreditation".  In conclusion, there are still many health workers who are less compliant and lack high commitment regarding patient safety, not all officers attend training related to patient safety, facilities and infrastructure that are less supportive, lack of funds, and policies that are not well implemented and realized. Keywords: Patient Safety in Puskesmas, Quality of Service, Accreditation.
TRAINING AND ASSISTANCE IN INTEGRATED MANAGEMENT OF CHILDHOOD ILLNESS FOR PNEUMONIA AND DIARRHEA CASES: PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TATALAKSANA MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT UNTUK KASUS PNEUMONIA DAN DIARE Nurhasmadiar Nandini; Inggita Raiesa Rahmi; Moh Syarofil Anam; Juwita Pratiwi; Sutopo Patria Jati; Nikie Astorina Yunita Dewanti
Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements Vol. 5 No. 1 (2023): JUNE 2023
Publisher : Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/dc.V5.I1.2023.8-15

Abstract

Latar belakang: IMCI diresmikan oleh WHO dan UNICEF pada tahun 1990 untuk meningkatkan kelangsungan hidup bayi dan balita di negara berkembang. Keterampilan tenaga kesehatan menjadi salah satu komponen IMCI dan memberikan pengaruh terhadap angka kematian bayi dan balita. Tujuan: Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan pada penanganan pneumonia dan diare pada bayi balita di Kabupaten Tegal dan Kabupaten Grobogan. Metode: Metode dalam kegiatan ini adalah pendampingan tenaga kesehatan melaui langkah identifikasi, sosialisasi, penyampaian materi, diskusi, pendampingan, monitoring & evaluasi oleh Dinas Kesehatan secara berkala. Berisi metode penelitian/ kegiatan pengmas yang dilaksanakan. Hasil: Hasil Pelatihan dan pendampingan ditemukan bahwa beberapa tenaga kesehatan di Puskesmas tidak yakin/ragu-ragu ketika akan melakukan klasifikasi kasus pneumonia, sehingga temuan kasus pneumonia di Puskesmas cukup kecil. Kelengkapan prasarana di puskesmas juga belum terpenuhi sesuai buku bagan MTBS. Kesimpulan: Puskesmas perlu melengkapi prasarana dan pelatihan secara berkala untuk menunjang pelayanan tatalaksana MTBS terkait kasus pneumonia dan diare pada bayi dan balita.
Marketing Strategy and Referral Efforts from First Level Health Facilities (FKTP) to Diponegoro National Hospital through the 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, and Physical Environment) Jati, Sutopo Patria; Fatmasari, Eka Yunila; Risdanti, Syafira; Silavati, Yuni Adhita
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2: June 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1415.652 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i2.490

Abstract

Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) services are still not optimal, seen from the indicators of BOR, TOI and patient dissatisfaction, its need for an appropriate marketing strategy. So it needed an appropriate marketing strategy. The purpose was to analyze internal factors (weaknesses) and external factors (opportunities and threats) in determining marketing strategies and referral efforts to RSND with a qualitative analytic descriptive approach. The research was analysis 7P marketing mix (product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence) with informants FKTP, DPP, Directors, Public Relations and Marketing, supervisory board, patients of RSND and university. Good perceptions on superior service products, service quality and prices, groups and skills of professionals, and sophisticated level of facilities and the image of RSND as an education hospital are strengths of the hospital. However, service schedules haven't in accordance with user expectations, the process and marketing team wasn't had reached all groups, communication between FKTPs and the hospital, and inefficient registration procedures are weaknesses. The strategy needed was market penetration and product development. The strategic priorities should be implemented providing media information and promotion regarding types of services to be distributed to FKTPs and holding networking forums between FKTPs and RSND.Abstrak: Pelayanan Rumah Sakit Nasional Diponegoro(RSND)masih belum optimal dilihat dari indikator BOR, TOI dan  ketidakpuasan pasien sehingga perlu adanya upaya strategi pemasaran yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) dalam penentuan strategi pemasaran dan upaya rujukan ke RSND dengan desain kualitatif dan pendekatan deskriptif analitik. Penelitian menganalisis bauran pemasaran 7P (product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence, dengan narasumberFKTP, DPP, Direksi, Humas dan Pemasaran, dewan pengawas dan pasien RSNDserta pihak universitas.Persepsi cukup baik pada produk layanan unggulan, kualitas dan harga layanan, ketersediaan dan keterampilan tenaga profesional, ketersediaan fasilitas yang canggih serta citra RSND sebagai rumah sakit pendidikanmenjadi sisi kekuatan rumah sakit. Jadwalpelayanan kurang sesuai ekspektasi pengguna, proses dan tim marketing yang belum menjangkausemua kalangan, komunikasi antara FKTP dengan pihak rumah sakit, dan prosedur pendaftaran yang kurang efisien menjadi kelemahan. Strategi yang diperlukan yaitu penetrasi pasar dan pengembangan produk .Prioritas strategi yang sebaiknya dijalankan yaitu menyediakan media informasi dan promosi mengenai jenis layanan untuk dibagikan ke FKTP dan mengadakan forum jejaring antara FKTP dengan RSND.
Complete Basic Immunization Coverage Among Infants in Temanggung Regency Sriatmi, Ayun; Martini, Martini; Agushybana, Farid; Jati, Sutopo Patria; Dewanti, Nikie Astorina Yunita; Handayani, Novia; Nandini, Nurhasmadiar
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 4: December 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.189 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i4.815

Abstract

Immunization is a process of forming immunity in individuals against infectious diseases. The government has required infants to be fully immunized, but in practice, it turned out that there were still many people refusing immunization. This study aimed to analyze the coverage and the punctuality of immunization and the factors that influenced it. The research was descriptive observational with qualitative and quantitative approaches. The population of the study was mothers who had less than 2 years old infants living in Temanggung Regency. 498 and 199 respondents were obtained in 2018 and 2019 by using a random sampling technique. The research instrument used was Rapid Card Check and MCH Handbook. The results showed that infants were not immunized (2-6,5%), and the punctuality of immunization was 32-89%. There was a relationship between knowledge (p=0,039) and the mother's perception (p=0,005) towards infants' essential immunization completeness.Imunisasi adalah proses pemberian kekebalan bagi individu dari suatu penyakit tertentu. Pemerintah telah mewajibkan balita untuk melakukan imunisasi dasar lengkap, namun pada praktiknya ternyata masih terdapat masuarakat yang enggan untuk imunisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis cakupan dan ketepatan imunisasi, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita dengan usia kurang dari 2 tahun yang tinggal di Kabupaten Temanggung. Dengan menggunakan teknik random sampling, diperoleh sebanyak 498 dan 199 responden pada tahun 2018 dan 2019. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Rapid Card Check dan Buku KIA. Hasil menunjukkan bahwa terdapat balita yang tidak diimunisasi (2-6,5%) dan ketepatan imunisasi sebesar 32-89%. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,039) dan persepsi ibu (p=0,005) terhadap kelengkapan imunisasi dasar balita.
Comparative Analysis of Consumption Methods and Minimum Maximum Stock Level (MMSL) in Improving the Efficiency and Effectiveness Inventory of Antibiotic Drugs at Aisyiyah Hospital Bojonegoro Wijayanto, Pramono Apriawan; Sriatmi, Ayun; Jati, Sutopo Patria
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 4: December 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.196 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i4.812

Abstract

Antibiotic spending at the Aisyiyah Hospital Pharmacy Installation showed a value of IDR 6,045,618,320.00 in 2018 increased to IDR 5,043,476,179.00 in 2019, and there were still often vacancies and excess stock. This study aimed to compare the efficiency and effectiveness parameters of planning consumption methods with simulation results using the Minimum-Maximum Stock Level (MMSL) method for antibiotic drug types. Study samples were 17 types of antibiotic drugs category A obtained from ABC analysis, the inclusion criteria of drugs with high cost, high volume, and clinically important drugs, and the exclusion criteria were drugs with unstable supply. The results showed that there were significant differences in inventory value, ITOR, death stock, and stock out when controlling drug supplies by applying the MMSL method. The inventory value when applying the MMSL method decreased to IDR 503,938.00 with a p-value of 0.000 less than 0.05, while the ITOR value increased to 32.40 with a p-value = 0.030 less than 0.05, the number of death stocks decreased to 97 items of antibiotics with a p-value of 0.048 less than 0.05, while the value of stock-outs is empty or zero stock out with a value of p = 0.004 less than 0.05. Aisyiyah Hospital, Bojonegoro, should carry out the process of antibiotic drugs planning by applying an integrated Management Information System (MIS) so that the data on supplies use and stock is accurate.Nilai belanja antibiotik di IFRS Aisyiyah Bojonegoro menunjukkan sebesar Rp. 6.045.618.320,00 (2018) meningkat menjadi sebesar Rp. 5.043.476.179,00 (2019), dan masih sering terjadi kekosongan stok dan stok yang berlebih. Penelitian ini bertujuan membandingkan parameter efisiensi dan efektivitas perencanaan metode konsumsi dengan hasil simulasi menggunakan metode Minimum-Maximum Stock Level (MMSL) untuk jenis obat antibiotika. Sampel penelitian adalah 17 jenis obat antibiotika kategori A hasil analisa ABC, dengan kriteria inklusi adalah obat high cost, high volume, clinically important drug, serta kriteria eksklusi adalah obat dengan pasokan yang tidak stabil. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai persediaan, ITOR, death stock, dan stock out saat pengendalian persediaan obat dengan menerapkan metode kosumsi dengan metode MMSL. Nilai persediaan saat menerapkan metode metode MMSL menurun sebesar Rp. 503.938,00 dengan nilai p = 0,000 kurang dari 0,05, nilai ITOR meningkat mencapai 32,40 dengan nilai p = 0,030 kurang dari 0,05, jumlah death stock mengalami penurunan menjadi 97 item antibiotik dengan nilai p = 0,048 kurang dari 0,05, serta nilai stock out adalah kosong atau nol stock out dengan nilai p = 0,004 kurang dari 0,05. Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro perlu melaksanakan proses perencanaan antibiotik melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang terintegrasi agar data pemakaian dan stok persediaan akurat.
ANALISIS IMPLEMENTASI KESELAMATAN PASIEN DI PUSKESMAS KOTA SURABAYA DITINJAU DARI ENAM SASARAN KESELAMATAN PASIEN Bernadeta Lintang Hardy; Sutopo Patria Jati; Yuliani Setyaningsih
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2023): March
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v4i2.3776

Abstract

Patient safety is one of the important elements of a health service system that is effective and efficient in improving the quality of health services. Public health center as a first-level health facility must be able to improve the quality of health services to the maximum, especially on patient safety indicators, so that accreditation status can increase. However, the development of patient safety issues in Indonesia, especially at the public health center level, is not as dynamic as hospitals and the reporting of patient safety incidents at public health center is still not transparent, especially in Indonesia. This research method uses qualitative research with a case study approach. Data collection was carried out using in-depth interview techniques and secondary data collection. The implementation of the patient safety program has been running well in accordance with the Policy / SOP contained in Permenkes 11 Th.2017 by adjusting the needs of the public health center. In addition, in the implementation of patient safety, several obstacles were found, such as insufficient human resource needs, the absence of special budgeted funds, minimal facilities and infrastructure, ineffective communication between officers so that miscommunication occurred, and human error. So, it is necessary to evaluate DKK Surabaya in relation to human resources, funds, facilities, and infrastructure, as well as the need to update the standards / guidelines in Permenkes related to patient safety standards. Finally, there is a need for an IKP data transparency policy, especially in public health center.
Faktor Penghambat Pelaksanaan SPM Kesehatan pada Penderita Diabetes Mellitus: Literatur Review Intan Hardian Putri; Sutopo Patria Jati; Martini Martini
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.10974

Abstract

ABSTRAK Sistem kesehatan masyarakat di negara berpenghasilan rendah dan menengah dibebani dengan tuntutan untuk memberikan perawatan bagi mereka yang menderita penyakit menular dan tidak menular. Orang-orang dengan yang terakhir seringkali membutuhkan pemantauan dan dukungan jangka panjang untuk mencapai kesehatan yang baik, akan tetapi sistem pelayanan kesehatan masih belum maksimal. Studi ini bertujuan untuk meninjau literature-literture penetian mengenai faktor-faktor yang menghambat tercapainya standar pelayanan minimal pada penderita diabetes mellitus. Proses pencarian literatur dilakukan pada database Google Scholar, Portal Garuda dan Research Gate. Kata kunci yang dalam pencarian artikel adalah “standar pelayanan kesehatan” AND “diabetes melitus”, AND “puskesmas”. Dari hasil pencarian di temukan 231 original artikel yang diterbitkan pada tahun 2018 sampai 2023, lalu artikel tersebut dipilih sesuai dengan kriteria inklusi. Sehingga di dapatkan 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi.Berdasarkan 6  literatur menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi standar pelayanan minimal di puskesmas pada pasien diabetes mellitus diantaranya; pelaksanaan SOP yang belum berjalan dengan baik, sarana dan prasarana yang belum memadai, kurangnya kesadaran masyarakat dalam melakukan skrining, dan SDM yang kurang memadai dan kurangnya pelatihan tenaga bagi kesehata. Pelaksanaan pelayanan kesehatan pada penderita diabetes mellitus masih belum sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019. Untuk itu di harapakan ke depannya perbaikan secara terstruktur dan adminitratif dalam mempercepat pelayanan. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Standar Pelayanan Kesehatan, Pusat Kesehatan Masyarakat.  ABSTRACT  Diabetes mellitus is a degenerative disease that occurs due to an imbalance in the amount of insulin in the body. Diabetes can develop into a complicated disease that can cause various microvascular and macrovascular complications. Diabetes mellitus is one of 12 indicators of SPM in the health sector that has been regulated by the government to ensure that every citizen gets quality health services according to their needs. This study aims to review various literature regarding factors that hinder the achievement of minimum service standards for people with diabetes mellitus. The literature search process was carried out on the Google Scholar database, Portal Garuda and Research Gate. The keywords used in the search for articles were "minimum service standards in the health sector" AND "diabetes mellitus", AND "puskesmas". 231 original articles were found published in 2018 to 2023, then the articles found were selected according to those that met the inclusion criteria. So that there were 6 articles that met the inclusion criteria. Some literature shows that there are several factors that affect the minimum service standard at the puskesmas for diabetes mellitus patients including, the implementation of SOP that have not gone well, inadequate facilities and infrastructure, lack of public awareness in conducting screening, and inadequate human resources and lack of training of health workers. The results of several studies show that there are still several factors that are not in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 4 of 2019 so that the puskesmas cannot reach the targets set. Keyword: Diabetes Mellitus, Implementation of Minimum Service Standards in the Health Sector, Community Health Centers.
Evaluasi Prolanis Hipertensi Berbasis Teori Chain of Events di Puskesmas Playen II Nufika Fatasyadhuha; Sutopo Patria Jati; Nurhasmadiar Nandini
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.11.2.2023.119-131

Abstract

According to the 2018 Riskesdas data, hypertension is a non-communicable disease with a significant increase in trend. Considering this case, hypertension has an urgency to be treated because it is a risk factor for the highest cause of death and disability according to the Institute for Health Metrics and Evaluation 2019. In this case Prolanis can be used as an alternative treatment for hypertension because it meets the criteria for the benefits of non-pharmacological therapy. We chose Puskesmas Playen II in Gunungkidul Regency as our research site because the coverage of providing hypertension services through Prolanis is still low, considering from the secondary data from the Gunungkidul Regency Health Office in 2020 where the percentage of hypertension services at the Puskesmas Playen II was only 0.3%, far below the 29 other puskesmas in Gunungkidul Regency. Hence, the study aimed to evaluate Prolanis' achievements in hypertension in Puskesmas Playen II using the Chain of Events evaluation theory. This research is qualitative with an evaluation study design. There were 15 informants as research subjects selected by purposive sampling. Prolanis' achievements in hypertension at Puskesmas Playen II have not reached the minimum target of 5% based on BPJS Kesehatan Regulation Number 7 of 2019, because the number of Prolanis-registered hypertensive patients is increasing but not matched with the increasing number of controlled hypertension sufferers. The Prolanis component also influences its unattainable achievement in follow-up treatment, so it is necessary to conduct routine monitoring of Prolanis participants’ lifestyles. 
PENGUATAN PERAN LINTAS SEKTOR DALAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TLOGOSARI KULON Septo Pawelas Arso; Rani Tiyas Budiyanti; Nurhasmadiar Nandini; Wulan Kusumastuti; Sutopo Patria Jati
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 08 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i08.547

Abstract

Kota Semarang menggalakkan percepatan penurunan stunting untuk mencapai zero stunting pada tahun 2024. Meski demikian hingga April 2023, di  wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon terdapat 35 balita yang mengalami stunting. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan penguatan peran lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan melibatkan lintas sektor yang tergabung dalam Forum Kesehatan Kelurahan dan dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2023. Dalam pelaksanaan penguatan dilakukan capacity building, diskusi dan evaluasi dengan luaran policy brief dan lembar balik yang dibagikan kepada peserta. Pencegahan stunting pada balita memerlukan intervensi gizi baik spesifik maupun sensitif yang melibatkan lintas sektor. Oleh karena itu diperlukan dukungan dan kolaborasi multipihak seperti Puskesmas, Lurah, Kader Kesehatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Determinan Selfcare Management Hipertensi pada Pegawai Negeri Sipil Kementerian Kesehatan Intan Dewi Kumalasari; Syamsulhuda Budi Musthofa; Sutopo Patria Jati
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.7421

Abstract

This study looks at the determinants related to self-care management of hypertension in Civil Servants of the Ministry of Health. The research method used is quantitative with a cross-sectional approach and the logistic regression analysis method. The research results showed that most respondents (51.9%) were female, and the majority (53.1%) had insufficient self-care management for hypertension. Age, perceived benefits, perceived barriers, and health promotion in the workplace have a significant relationship with self-care management of hypertension, with perceived barriers as the most dominant factor (p = 0.000, OR = 6.869). In conclusion, there is a need to increase health promotion in the workplace to reduce perceived barriers and increase perceived benefits for self-care management of hypertension. Keywords: Civil Servants (PNS), Perceived Barriers, Health Promotion, Selfcare Management
Co-Authors Abdi, Imanul Abdul Aziz Aditya Kusumawati, Aditya Agnes Melissa Agung Purwanto Agus Budiono Agus Samsudrajat. S Agus Suwandono Aileen, Sophie Akha Pratila Sari Aminarto, Bambang Amni Zarkasyi Rahman, Amni Zarkasyi ANDRI PURNOMO Ani Margawati Anindya, Prakasita Artha Anna Mieke Anneke Suparwati Anneke Suparwati Annisa Pratiwi, Annisa ANNISA RAHMAWATI Annisa Rakhmaningtyas Annisa, Viona Antarini Antarini Antarini Antarini, Antarini Antono Suryoputro Antono Suryoputro Anwar, Choiroel Apoina Kartini Ari Setiawan Arinta Riza Andriani Aris Puji Widodo Aris Puji Widodo Aris Sugiharto Ariyani, Ima Armunanto, Armunanto Arnita Sofianingrum Aryani, Asri Indah Asfiya, Nissa Atul Atik Mawarni Aulia Ika Pratiwi Ayu Aztuty Tanjung Ayun Sriatmi Bagoes Widjanarko Bagus Ronggonundarmo Bagus Widjanarko Baju Widjasena Bernadeta Lintang Hardy Bernadeta Lintang Hardy Bintang Agustina Pratiwi Budiyanti, Rani Tyas Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Cahya Tri Purnami Cahyaningsari, Brillian Ayu Chriesma Revolaninggar Cika Hanjani Pratiwi Cindi Widia Lestari Dahlan, Muslih Desi, Nina Maria Deviana, Dika Dewi, Eltanin Kumala Dhwi Ba diya Maulina Ikhsani Dian Nursanti Dina Septiyanita Pratiwi Dodik Tugasworo Pramukarso Dodik Tugasworo Pramukarso Dyah Ayu Oktavia Eka Yunila Fatmasari Eka Yunila Fatmasari Eka Yunila Fatmasari, Eka Yunila Elsa Febrie Alvianitasari Endah Sri Lestari Epi Saptaningrum Falentine Lidya Telussa Fani Alizi Ilmifaluthi Fanny, Nabilatul Farid Agushybana Farid Agushybana Farid Farid Agushybana Feby Rahmawati, Feby Feliana Mirnawati Fiany Dharyanti Firman Firman Fitri Aviana Fitria, Candra Tyas Nur Friska, Erlin Guesthi Lunes Mutiara Cintha Handayani, Novia Handayani, Novia Hanun, Hafida Zahara Hapsari, Ika Sulistyaningrum Hardi Warsono Harisa Laraswatie Hartuti Purnaweni Hendra Teguh Setiawan Hendro Nurcahyo Hendro Sucipto Hidayat Waluyo Ika Sulistyaningrum Hapsari Ike Johan Prihatini Imawan, Satria Aji Indah Mutiara Puspita Sari Indah Widiastuti Indriani, Cynthia Rizky Inggita Raiesa Rahmi Inna Maulina Intan Dewi Kumalasari Intan Dewi Kumalasari Intan Hardian Putri Irena Intania Irianti, Gita Febri Ismayanti Ismayanti Johanes Sugiarto Juwita Pratiwi Kaminang, Megawati Ayu Zharani Kartini Pekabanda Khansa Maghfira Djatnika Khasna Fikriya Kholidah, Miskiyatul Kristie Hapsari Primaharini Kusworo Adi Laksmono Widagdo Lathifah Safaatul Uzhma Lelly Prakusya Lestari, Ayu Fina Loveloi Putri Sihanari Lucia Ratna Kartika Wulan Luluk Andani M. Choiroel Anwar Mahalul Azam Maharani, Virgi Mayang Manja Mania Mariyana, Kristin Martha Irene Kartasurya Martini Martini Martini Martini Masrifan Djamil Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Matsna Haniifah MC. Inge Hartini Meitrika Damayanti Melati, Ayu Sekar Meliati, Linda Meytri Saraswati Moh Syarofil Anam Mohammad Zen Rahfiludin mufakhhir, Abdulaziez Muh. Ridha Setiawan Salam Muhammad Azinar Muhammad Farras Razin Perdana Muhammad Mukhlis Sujudi Mumpuni Sari Kusumastuti Murdiati, Ari Muslihin, Muslihin - Mustikowati, Mutia Galuh Muthmainnah M, Muthmainnah Mya Rosiana Naintina Lisnawati Nandini, S.KM., M.Kes, Nurhasmadiar Nanik Sulistyorini Nanik Sulistyorini Naylul Izza Izza Ni Made Deviana Widiantari Nikie Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Yunita Dewanti Nimas Ariyani Damayanti Nining Ningrum Nissa Kusariana Nofa Martina Ariani, Nofa Martina Noor Fadhilah Dyah Anggraini Nufika Fatasyadhuha Nur Endah Wahyuningsih Nurhasmadiar Nandini Nurhasmadiar Nandini Nurlita Putri Apriliani Nurul Fajriah Nurul Fajriah Nurul Hidayati kusumastuti Ossie Happinasari Paramesthi, Prasasya Pramono Apriawan Wijayanto Pramono Apriawan Wijayanto Purwanto, Edy Dwi Puteri Inandin Nabiha Putri Asmita Wigati Putri, Intan Hardian Putri, Sefira Salsabila Rabiatul Amaliah Hariadi Rahmasari, Annisya Aulia Rahmi Rahmi Rani Tiyas Budiyanti Rapotan Hasibuan Rasipin Rasipin Ratna Murpratiwi Ratnawati, Misrina Retno Hestiningsih Reza Fadly, Teuku Riama Haposanita S. Risdanti, Syafira Ristiyana, Lia Sarita Rizani Shofi Rochwati, Siti Romdhonah Romdhonah Ronald Mahudin Rosalia, Marcheda Rahma Rosanti, Aan Runjati Salma Salma salnia salnia Sandyaga Ghaffar Purwanto Sari , Lisnia Sari, Emy Novita Sarsintorini Putra Septo Pawelas Arso Septyana Fauzy Shabika Imany Putri Wiguna Shinta Trinovia Kumalasari Shofiyana, Shofiyana Silavati, Yuni Adhita Silfia Addina Sinaga, Ong Felin Siti Raihanah Soakakone, Minnalia Sri Achadi Nugraheni Sri Isroyati Sri Maryati Sri Maryati Sri Suwitri Sri Yuliawati Suci Aull Radian Sudarmono sudarmono Sudiro Sudiro Sugiarto, Puput Suhardi S Suhartono Suhartono, Suhartono Sulianti Rosianna Sihotang Surjoputro, Antono Suryawati, Chriswarandi Suryosaputro, Antono Susanti susi yanti Syafira Risdanti Syamsulhuda BM Syamsulhuda Budi Musthofa Tasia Deastuti Tika Purbadiyanti Pranata Titik Handayani, Titik Tjahjono Kuntjoro Tjahjono Kuntjoro Tomi Konstantia Setiaji, Tomi Konstantia Tri Haryani Nur Liyana Tri Wardhani, Ria Trianita Eka Pamundhi Triastuti, Akyuning Una Zaida Untung Sujianto Vannisa Fandyar Maulidhika Viona Febya Pangestika Virgi Mayang Maharani Virgi Mayang Maharani Wijaya, M. Indra Hadi Wijayanto, Pramono Apriawan Wildan Nur Aiman Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Yanti, Ni Luh Devi Yoga Dwi Ardianto Yudhy Dharmawan Yulia Elesta Nitbani Yuliani Setyaningsih Yulianto Prabowo Yuliastuti, Ika Kurnia Yuni Adhita Silavati Zahroh Shaluhiyah Ziaurrahmi, Ziaurrahmi