p-Index From 2021 - 2026
11.981
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Kesehatan Global JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Medika Malahayati Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) KESANS : International Journal of Health and Science East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Formosa Journal of Science and Technology (FJST) PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Karya Abdi Masyarakat International Journal of Medicine and Health Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Electronic Journal Scientific of Environmental Health And Diseases Riset Informasi Kesehatan International Journal of Health, Engineering and Technology International Journal of Health Sciences JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports The International Science of Health Journal Journal of Health Sciences and Epidemiology Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Health Awareness And Youth Empowerment Program In The Digital Era Fitriyanti; Harahap, Huntari; Humaryanto, Humaryanto; Amalya Nasution, Riska; Nofrianda, Rion; Dwi Puspita, Puspa; Eka Putra, Nofrans; Maharini, Indri; Kalsum, Ummi; Aswin, Budi
Scientific Of Environmental Health and Diseases Vol. 5 No. 2 (2025): Scientific of Environmental Health And Diseases
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/e-sehad.v5i2.50935

Abstract

Background: The fast-paced digital era presents unique challenges to youth health, including gadget addiction, a lack of clean and healthy living behaviors (PHBS), and the risk of bullying. This community service aimed to enhance health awareness and empower children of Indonesian migrant workers (PMI), parents, and teachers at the PPWNI Klang, Selangor, Malaysia, to foster a healthy and smart generation in the digital age. Method: The research employed a community-based approach, involving initial coordination with the partner and using interactive lectures and direct practice for the training. The core activities included psychoeducation sessions on mitigating gadget addiction, PHBS, and bullying, alongside basic health checks. Evaluation and monitoring were conducted using pre- and post-training questionnaires and behavioral observation. The target participants included PMI children, parents, and teachers. Result: From 48 participants attended the basic health checks, which revealed an average cholesterol level of 205.85, a blood glucose average of 107.23, and a uric acid average of 7.05. The findings indicate a prevalence of hypercholesterolemia among the participants. Conclusion: The program is relevant to the research objectives and is expected to reduce bullying rates, increase PHBS awareness, and promote more controlled use of gadgets. This collaboration with PPWNI Klang demonstrates a commitment to forging a healthy, strong, and smart younger generation capable of navigating the digital era.
Hubungan Usia, Sikap Kerja, Durasi Kerja, dan Masa Kerja dengan Kejadian Low Back Pain (LBP) pada Pengendara Ojek Online di Kota Jambi Evany, Abib Putra; Rini, Willia Novita Eka; Noerjoedianto, Dwi; Aswin, Budi; Muldiasman, Muldiasman
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i3.1408

Abstract

Low back pain (LBP) adalah nyeri yang dirasakan pada daerah punggung bawah di daerah diskus intervertebralis lumbal dan sakralis (L5-S1). Faktor resiko low back pain, yaitu Usia, Sikap, Durasi kerja, masa kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Usia, sikap kerja, durasi kerja, dan masa kerja pada pengendara ojek online di Kota Jambi. Penelitian kuantitatif dengan desain observasional merupakan metodologi yang digunakan. Tujuan dari pendekatan cross sectional adalah untuk mengetahui hubungan antara usia, sikap kerja, durasi kerja, dan masa kerja dengan resiko terjadinya Low Back Pain (LBP) pada pengendara ojek online di Kota Jambi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental sampling mengambil responden yang kebetulan ditemui di suatu tempat yang sesuai dengan konteks penelitian. Jumlah sampel yaitu 100 sampel yang merupakan pengendara Ojek Online di Kota Jambi. Hasil penelitian terhadap 72 responden yang mengalami keluhan (LBP) dan 28 orang yang tidak mengalami keluhan low back pain (LBP). Ditemukan hubungan yang signifikan antara variabel durasi kerja dan masa kerja dengan keluhan (LBP). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara variabel usia dan sikap kerja hal ini disebabkan oleh homogenitas postur berkendara responden. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa lebih banyak pengendara ojek online di Kota Jambi yang mengalami keluhan LBP dari pada yang tidak mengalami keluhan LBP.
Analisis Faktor Ergonomi dan Individu terhadap Risiko Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Dokter Gigi: Systematic Literature Review Ranjani, Aisyah Asylah; Rini, Willia Novita Eka; Aswin, Budi
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i3.1583

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan muskuloskeletal akibat kerja yang banyak ditemukan pada profesi dokter gigi, terutama akibat paparan faktor ergonomi dan faktor individu secara kumulatif. Literature review ini bertujuan untuk mengkaji faktor ergonomi kerja dan faktor individu yang berperan dalam meningkatkan risiko kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada dokter gigi. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci Carpal Tunnel Syndrome, dentist, ergonomic risk factors, repetitive movement, dan work-related musculoskeletal disorders. Dari hasil penelusuran ditemukan 396 artikel dan yang memenuhi seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 15 artikel ilmiah yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa gerakan tangan repetitif dengan durasi lama, postur kerja pergelangan tangan yang tidak netral (fleksi, ekstensi, dan deviasi ulnar atau radial), serta durasi tindakan klinis yang panjang (>30 menit) secara konsisten meningkatkan tekanan pada terowongan karpal dan menjadi faktor risiko utama terjadinya CTS pada dokter gigi. Paparan alat kedokteran gigi yang menghasilkan getaran juga berkontribusi terhadap peningkatan gangguan saraf perifer dan memperberat gejala CTS. Selain faktor pekerjaan, usia yang lebih tua dan masa kerja yang panjang berperan sebagai faktor predisposisi yang memperkuat kejadian CTS, sedangkan indeks massa tubuh (IMT) tinggi cenderung meningkatkan risiko melalui peningkatan tekanan jaringan lunak pada terowongan karpal. Dapat disimpulkan bahwa CTS pada dokter gigi merupakan masalah kesehatan kerja yang bersifat multifaktorial, di mana faktor ergonomi kerja bertindak sebagai pemicu utama, dan faktor individu memperkuat tingkat keparahan dan kejadian CTS. Penerapan ergonomi kerja yang baik, pengendalian durasi tindakan klinis, serta upaya pencegahan berbasis kesehatan kerja diperlukan untuk menurunkan risiko CTS pada dokter gigi.
The Relationship Between The Role Of Health Workers And BPJS Participants' Satisfaction In The Outpatient Room Of Mayjen H. Thalib Hospital, Sungai Penuh City, 2025 Ratu Balqiss; Dwi Noerjoedianto; Budi Aswin
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 6 (2026): IJHET MARCH 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i6.712

Abstract

Quality and affordable health services are the right of every citizen, which the government strives to provide through the National Health Insurance (JKN) program organized by BPJS Kesehatan. However, participant satisfaction with health services remains a challenge, one of which is related to the role of health workers. This study aims to analyze the relationship between the normative, ideal, and factual roles of health workers with BPJS participant satisfaction in the outpatient ward of Mayjen H. Thalib Regional General Hospital. This study used an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study population was all BPJS PBI participants in Sungai Penuh City with a sample of 106 respondents selected using systematic random sampling techniques. Data were collected through structured interviews using questionnaires and direct observation with checklists. Data analysis was carried out using univariate and bivariate methods. The results showed that the majority of respondents (64.2%) expressed dissatisfaction with the services received. Bivariate analysis showed a significant relationship between the normative role (p-value = 0.041; PR = 1.406), ideal role (p-value = 0.000; PR = 4.731), and factual role (p-value = 0.028; PR = 1.443) of health workers with BPJS participant satisfaction. Therefore, improving the quality of interpersonal interactions, empathy, and officer compliance with service standards is necessary to improve patient satisfaction and the quality of hospital services.
Hubungan Faktor Individu dan Faktor Pekerjaan dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada Pekerja Produksi di PT Hok Tong Jambi Tahun 2025 Enindra, RTS.Gita Putri; Herwansyah, Herwansyah; Sitanggang, Hendra Dhermawan; Aswin, Budi
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1334

Abstract

Latar Belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah rasa sakit seperti nyeri, kebas dan kesemutan pada pergelangan tangan akibat pekerjaan yang dilakukan secara monoton. Potensi bahaya ergonomis pada aktivitas pekerjaan di PT Hok Tong Jambi dapat berisiko terjadinya Carpal Tunnel Syndrome. Tujuan umum penelitian ini yaitu mengetahui hubungan faktor individu dan pekerjaan dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada pekerja produksi di PT Hok Tong Jambi. Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukan proporsi pekerja yang mengalami keluhan Carpal Tunnel Syndrome sebanyak 34 pekerja (68%). Didapatkan bahwa faktor individu dan pekerjaan berhubungan dengan kejadian Carpal Tunnel Syndrome yaitu Usia (p-value 0,026), Masa Kerja (p-value <0,001), Gerakan Berulang (p-value <0,001) dan Postur Kerja (p-value <0,001). Kesimpulan: Faktor individu (Usia) dan faktor pekerjaan (Masa Kerja, Gerakan Berulang dan Postur Kerja) dapat meningkatkan risiko pekerja mengalami Carpal Tunnel Syndrome. Disarankan melakukan peregangan singkat setiap 60 menit bekerja, peregangan dilakukan agar mengurangi ketegangan pada pergelangan tangan dan menurunkan gejala Carpal Tunnel Syndrome.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja bagian proses produksi Toruan, Erika Vernanda Br Lbn; Aswin, Budi; Kasyani , Kasyani; Halim, Rd.
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.2599

Abstract

Background: Occupational accidents remain a serious problem in the industrial sector, particularly in the rubber processing industry, which is characterized by high-risk production processes. Most accidents are caused by unsafe actions performed by workers. Purpose: To analyze the factors associated with unsafe actions among workers in the production process unit. Method: This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The research was conducted among production process workers at PT X Jambi in 2025. A total of 53 workers were selected using a quota sampling technique. Data were collected through questionnaires and observation, then analyzed using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test. Results: This study found that approximately 39.6% of workers engaged in unsafe acts. This study found a significant relationship between knowledge (with a p-value of 0.000), the use of personal protective equipment (p-value of 0.002), and occupational safety and health (K3) supervision (p-value of 0.020) with these unsafe behaviors among workers. Furthermore, length of service (p-value of 1.000) and K3 training (p-value of 1.000) did not show a significant relationship with unsafe acts among workers in the production process. Conclusion: There is a relationship between knowledge, use of PPE, and supervision with unsafe actions among workers. Meanwhile, there is no relationship between work period and training.   Keywords: Occupational Accidents; Occupational Safety And Health; Unsafe Action.   Pendahuluan: Kecelakaan kerja masih menjadi masalah serius di sektor industri, terutama pada industri pengolahan karet yang berisiko tinggi. Mayoritas kecelakaan kerja terjadi tindakan tidak aman (unsafe action) yang dilakukan pekerja. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja bagian proses produksi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 53 pekerja yang dipilih lewat teknik quota sampling. Data diperoleh dari kuesioner dan pengamatan langsung, lalu diolah dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Menunjukkan bahwa sekitar 39.6% pekerja ternyata melakukan tindakan yang tidak aman. Penelitian ini menemukan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (dengan nilai p=0.000), pemakaian alat pelindung diri (p=0.002), serta pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 (p=0,020) dengan perilaku tidak aman tersebut pada pekerja. Selain itu, masa kerja (p=1.000) dan pelatihan K3 (p=1.000) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan tindakan tidak aman di kalangan pekerja bagian proses produksi. Simpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan, penggunaan apd, dan pengawasan dengan unsafe action pada pekerja. Sedangkan untuk masa kerja dan pelatihan tidak tidak terdapat memiliki hubungan.   Kata Kunci: Kecelakaan Kerja; Keselamatan dan Kesehatan Kerja; Tindakan Tidak Aman.
Co-Authors . Asparian, . Abdul Manab Adelia Fitri Adelina Fitri Ahmad Hidayat Amalya Nasution, Riska Amanda, Tri Julia Amilda Putry Apryanti Andree Aulia Rahmat Anggi, Meisya Dwi Anggi Marta Anisa Raudatul Ulfa Anugrah, M Pandu Fatwa Arnild Augina Mekarisce Arsa, Daniel Ashar Nuzulul Putra ATTIYA ISTARINI Baehaqi Butar, Marta Butar David Kusmawan David Kusmawan Dewi, Nur Juninda Dinda Oktafia Dwi Noerjoedianto Dwi Puspita, Puspa Dyandra Valentya Eka Putra, Nofrans Enindra, RTS.Gita Putri Evany, Abib Putra Evy Wisudariani Fadhil Agriansyah Fajrina Hidayati Fajrina Hidayati Fajrina Hidayati Fatmawati Fatmawati Felix Kasim Fitriyanti Ghina Salsabila Girsang, Tania Peniela Guspianto Guspianto Halim, Rd. Hendra Darmawan Sitanggang Hendra Dhermawan Sitanggang Herwansyah . Herwansyah, Herwansyah Hidayat, Sahvira Hubaybah, Hubaybah Humaryanto, Humaryanto Huntari Harahap Ihtiar Yuni Sasmita Iin Nurdiani Ismi Nurwaqiah Ibnu Kasyani Kasyani , Kasyani Kasyani, Kasyani La Ode Reskiaddin Lia Nurdin Lia Nurdini Lubis, Basyariah Lynita Amarillis M Ichbat Fadli Azim M. Dody Izhar M. Ridwan M. Ridwan Maharini, Indri Maretta, Rezi Maria Fransiska Choagolan Marius, Najmi Hasanah Marta Butar Butar Muhammad Gusman Syahlun Abyan Muhammad Rifqi Azhary Muhammad Syukri Muldiasman, Muldiasman Munairah, Munairah Mutiara Asrie Dravika Mutiara Salsabila Nasution, Helmi Suryani Ningsih, Hesty Febria Novita Eka Rini, Willia Nur Alisha Oka Lesmana Oktafia, Dinda Olimvia, Nadia Prasetyo, Yodi Purwati, Yunita Puspita Sari Puspita Sari Putri, Fitria Eka Putri, Nadindha Wulandari Rahmadani, Dwika Rahmadani, Naya Ranjani, Aisyah Asylah Ratu Balqiss Rd. Halim Rd. Halim Rini, Willia Novita Eka Rion Nofrianda Rizti, Mitha Pricilia Rosmala Asty Novita Putri Rosmala Asty Novita Putri Sadila, Andi Siagian, Laurencus Butsi Silvania Silvania Silvia Mawarti Perdana Sitanggang, Hendra Dhermawan Siti Suherni Tiara Zudiannisa Tina Yuli Fatmawati Toruan, Erika Vernanda Br Lbn Toybah, Ratu Triana Defani Ummi Kalsum Ummi Kalsum Usi Lanita Vinna Rahayu Ningsih Vinna Rahayu Ningsih, Vinna Rahayu Widya Anggraini Willia Novita Eka Rini Yeni Marlina Yolanda Gustina Pane Zilzikridini Wijayanti