p-Index From 2021 - 2026
14.156
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Kesehatan Global JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Medika Malahayati Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi KESANS : International Journal of Health and Science East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) JUMANTIK (Scientific Journal of Health research) Formosa Journal of Science and Technology (FJST) PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Karya Abdi Masyarakat International Journal of Medicine and Health Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Electronic Journal Scientific of Environmental Health And Diseases Riset Informasi Kesehatan International Journal of Health, Engineering and Technology International Journal of Health Sciences JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports The International Science of Health Journal Journal of Health Sciences and Epidemiology HYPOTHESIS : MULTIDISCIPLINARY JOURNAL OF SOCIAL SCIENCES Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Upaya Pencegahan, Potensi Kecelakaan Kerja dan Gangguan Kesehatan Pada Pekerja Pengemasan Ikan Budi Aswin; Muhammad Syukri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 2 (2020): JIK-Oktober Volume 4 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v4i2.341

Abstract

Kecelakaan kerja dan masalah kesehatan merupakan peristiwa yang tidak dikehendaki yang bisa dihindari dengan komitmen pimpinan, manajemen perusahaan yang baik, dan kemauan kuat dari pekerja untuk mencegahnya. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis upaya pencegahan, potensi kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan pada pekerja pengemasan ikan. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif yang dilakukan di Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara. Populasi penelitian adalah 32 orang pekerja yang sekaligus menjadi sampel. Data dianalisis secara deskriptif dengan bantuan aplikasi SPSS 23.00. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 orang (50%) pekerja melakukan upaya pencegahan dimana kategori upayanya kurang. Potensi kecelakaan kerja tertusuk duri ikan pada pekerja sebesar 81,2%, tertimpa bongkahan es sebesar 37,5%, terpeleset lantai licin sebesar 31,2%, dan tangan tergores terkena gergaji es sebesar 12,5%. Gangguan kesehatan pada pekerja disebabkan tangan terluka sebanyak 28 orang (87,5%), jari tangan mengkerut 27 orang (84,4%), dan tangan membengkak disertai gatal sebanyak 26 0rang (81,2%). Kesimpulan penelitian ini adalah  upaya pencegahan yang dilakukan pekerja pengemasan ikan mayoritas kurang baik, potensi kecelakaan kerja paling besar tertusuk duri ikan, dan gangguan kesehatan karena tangan terluka, jari tangan mengkerut, serta tangan membengkak disertai gatal.
Effectiveness of Implementing Occupational Nutrition for Government Agency Employees' in Jambi City Budi Aswin; Ismi Nurwaqiah Ibnu; La Ode Reskiaddin
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 5, No 4 (2023): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v5i4.17919

Abstract

Fulfillment of nutrition for workers can affect their level of health and work productivity. If nutritional needs are not met, it can have negative impacts on the body, such as work fatigue, decreased productivity, and decreased concentration. Aims of this study is to analyze the effectiveness of the implementation of work nutrition among government agency employees' in Jambi City. This research was conducted in Jambi City, especially at the Jambi City Public Works and Spatial Planning Service and the Jambi City Manpower, Cooperatives, and SMEs Service, which took place in April-October 2023 with a sample size of 58 respondents. Data were analyzed using the Mann-Whitney test with α = 0.05. There were two intervention groups; the first group underwent intervention by providing occupational nutrition modules and mobile phone intervention, while group 2 was the control group. he results of the analysis showed no difference in diet (p = 0.926) or physical activity (p = 0.243) between intervention group and control group employees'. There were differences in safety behavior (p = 0.037), attitudes (p = 0.018), and motivation related to occupational nutrition (p = <0.001) between intervention group employees' and control groups of government agency employees' in Jambi City. In conclusion, the occupational nutrition package was not effective in improving the diet and physical activity of employees'. The work nutrition package is effective in improving knowledge, safety behavior, attitudes, and motivation related to work nutrition among employees' of government agencies in Jambi City. Keyword : Effectiveness, Government Employees', Job Nutrition
Analysis Of The Relationship Between Self-Concept And Self-Esteem And The Behavior Of Female Students In Reproductive Health Maintenanceat The District Islamic Boarding School Batanghari Multicenter Study Sari, Puspita; Sri Astuti Siregar; Nasution, Helmi Suryani; Budi Aswin
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v7i1.1971

Abstract

Reproductive health is a serious problem throughout human life. Vaginal discharge is one of the reproductive health problems of adolescents, especially one that women often complain about. Survey results show that 65% of teenage girls in Indonesia experience vaginal discharge. Self-esteem is an important component in forming a person's self-concept, where self-concept is an important thing in determining a person's behavior, including maintaining reproductive health. This research aims to determine the relationship between self-concept and self-esteem and the behavior of female students in maintaining reproductive health in Islamic boarding schools in Batanghari Regency. This research is a correlative descriptive quantitative research with a cross-sectional, multi-centre research design involving 3 Islamic boarding schools in Batanghari Regency. Sampling used random sampling. The total sample was 98 respondents. The data analysis used includes univariate analysis (respondent characteristics, self-concept, self-esteem, student behavior), as well as bivariate analysis to measure the relationship between self-concept and self-esteem. The results of the research showed that 63.3% of respondents had poor female student behavior in maintaining reproductive health. There is a relationship between self-concept (p-value: 0.008), Self-Esteem (p-value: 0.006) and the behavior of female students in maintaining reproductive health. The research results showed that of the 56 respondents with a negative self-concept, 44 (74.6%) respondents had poor behavior among female students in maintaining reproductive health. Of the 39 respondents with positive self-concept, 18 (46.2%) respondents had good female behavior in maintaining reproductive health. Efforts are needed from Islamic boarding schools to conduct training and health promotion for female students in maintaining reproductive health regarding self-concept and self-esteem.
TINJAUAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DI PT. TRANSPORTASI GAS INDONESIA REGIONAL OFFICE 1 JAMBI Putri, Nadindha Wulandari; Hubaybah, Hubaybah; Aswin, Budi; Rini, Willia Novita Eka; Rahmat, Andree Aulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43808

Abstract

Terhitung sejak tahun 2019 hingga 2023, PT. Transportasi Gas Indonesia Regional Office 1 Jambi berhasil meraih penghargaan zero accident dan telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan SMK3, khususnya pada aspek input dan process. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan dari 6 informan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan di PT. Transportasi Gas Indonesia Regional Office 1 Jambi. Fokus penelitian mencakup aspek input, yaitu penetapan kebijakan K3, perencanaan K3, serta pelaksanaan rencana K3, serta aspek process, yang meliputi pemantauan dan evaluasi kinerja K3, serta peninjauan ulang dan peningkatan kinerja SMK3. Analisis data dilakukan menggunakan software Nvivo, kemudian diuji dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan data yang diperoleh. Aspek input (1) Penetapan kebijakan K3 ditetapkan melalui komitmen HSSE yang disahkan oleh direksi untuk mencegah insiden serta mencapai zero accident, Perencanaan K3 dilakukan melalui HSSE Plan yang disampaikan dalam rapat P2K3, Pelaksanaan rencana K3 didukung SDM K3, sarana dan prasarasana serta pendanaan program K3 yang memadai. Aspek process (2) Pemantauan dan evaluasi kinerja K3 melalui Audit Internal dan Eksternal SMK3, Peninjauan ulang dan peningkatan kinerja SMK3 melalui tinjauan manajemen pusat serta evaluasi prosedur yang digunakan sebagai dasar evaluasi dari hasil audit sebelumnya. Penerapan SMK3 di PT. Transportasi Gas Indonesia Regional Office 1 Jambi, khususnya dalam aspek input dan process, telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012.
ANALISIS PERILAKU TIDAK AMAN PADA PEKERJA INSTALASI RIG PT. PERTAMINA HULU ROKAN ZONA 1 FIELD JAMBI Rahmadani, Naya; Perdana, Silvia Mawarti; Aswin, Budi; Ridwan, M; Rini, Willia Novita Eka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44158

Abstract

Perilaku tidak aman merupakan tindakan yang tidak mematuhi peraturan keselamatan kerja. Perilaku ini merupakan faktor utama penyebab kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perilaku tidak aman serta faktor antecedent dan consequence yang mendasari perilaku tersebut. Penelitian ini merupakanenelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di RIG 94 PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Field Jambi. Variabel yang diteliti meliputi bentuk-bentuk perilaku tidak aman pekerja, faktor antecedent (kebijakan/peraturan K3, pengawasan, ketersediaan dan penggunaan APD), serta faktor consequence (reward dan punishment). Analisis data dilalukan dengan manual menggunakan matriks wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya perilaku tidak aman, seperti bekerja tidak sesuai prosedur, tidak menggunakan APD lengkap, penggunaan APD yang salah, menggunakan aksesoris saat bekerja, berada di area tidak aman, dan melakukan bypass. Faktor antecedent yang belum optimal meliputi pengawasan yang kurang maksimal dan distribusi APD yang belum efisien. Faktor consequence masih kurang, dengan pemberian hukuman yang belum efektif dan minimnya penghargaan bagi pekerja. Perilaku tidak aman yang dilakukan pekerja meliputi bekerja tidak sesuai prosedur, tidak menggunakan APD lengkap, penggunaan APD yang salah, menggunakan aksesoris saat bekerja, dan berada di area tidak aman. Penyebab perilaku tersebut terkait dengan faktor antecedent dan consequence, termasuk pengawasan, ketersediaan dan penggunaan APD, serta pemberian punishment dan reward yang masih belum optimal dan memerlukan evaluasi lebih lanjut.
ANALISIS UPAYA PENGENDALIAN BAHAYA KERJA KEBISINGAN DI AREA JCS PT.TGI RO 1 JAMBI Marius, Najmi Hasanah; Lanita, Usi; Aswin, Budi; Rini, Willia Novita Eka; Ibnu, Ismi Nurwaqiah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44501

Abstract

Kebisingan di lingkungan kerja merupakan salah satu faktor bahaya fisik yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan keselamatan pekerja. Tingkat kebisingan yang melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) dapat menyebabkan gangguan pendengaran, stres, dan penurunan produktivitas. Jabung Compressor Station PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) merupakan salah satu area industri yang memiliki tingkat kebisingan tinggi akibat operasional mesin-mesin berat. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian untuk meminimalkan risiko bahaya akibat kebisingan di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data diperoleh melalui pengukuran tingkat kebisingan di area kerja serta wawancara dengan pekerja dan pihak manajemen terkait strategi pengendalian yang telah diterapkan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa beberapa mesin, seperti Gas Turbine Compressor (92,1 dBA), Fire Engine (96,7 dBA), Gas Engine Generator (85,4 dBA), dan After Cooler (85,2 dBA) memiliki tingkat kebisingan di atas NAB 85 dBA. Upaya pengendalian yang telah diterapkan ialah meliputi rekayasa teknik seperti pemasangan silencer dan enclosure, pengendalian administratif melalui pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan pemasangan safety sign, serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti earplug dan earmuff. Untuk upaya eliminasi dan substitusi belom bisa dilakukan oleh Perusahaan. Upaya pengendalian bahaya kerja kebisingan di Jabung Compressor Station PT TGI telah diterapkan dengan pendekatan hierarki pengendalian, tetapi masih perlu evaluasi lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitasnya. Perusahaan disarankan untuk memperkuat penerapan teknologi pengendalian kebisingan serta meningkatkan kepatuhan pekerja dalam penggunaan APD.
Knowledge, Attitude, PPE Use in Production Workers and Work Accidents Anugrah, M Pandu Fatwa; Sari, Rumita Ena; Wardiah, Rizalia; Aswin, Budi; Lanita, Usi
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 2 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/jhse.v2i3.5

Abstract

Work accidents are unexpected and unwanted events that can harm employees and companies. The production department has the highest risk of work accidents because it deals directly with machines and heavy equipment. This study aimed to determine the relationship between knowledge, attitudes, and use of Personal Protective Equipment (PPE) and work accidents in the production section of PT Cassia Co-Op, Sungai Penuh City. This type of research was analytic and observational, using a cross-sectional research design. The sampling technique was total sampling, with a total sample of workers. The researchers used questionnaires and observation sheets. Data analysis was performed using univariate and bivariate analyses using the chi-square test. There was a significant relationship between knowledge (p-value = 0,001) and attitudes (p-value = 0,029) with work accidents, and there was no significant relationship between the use of PPE and work accidents (p-value 0.156).  Workplace agencies, such as PT Cassia Co-op, will likely employ K3 training to disrupt the causative chain of workplace accidents, which include harmful conditions, human errors, and unsafe acts.   Thus, accidents and damage can be avoided.
Analisis Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT. X Sawit Muaro Jambi Amanda, Tri Julia; Aswin, Budi; Syukri, Muhammad; Asparian, Asparian; Mekarisce, Arnild Augina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30338

Abstract

Penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan untuk menciptakan tempat kerja yang terhindar dari risiko bahaya dan meminimalkan angka kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja. Adapun penerapannya tersusun atas lima tahapan yaitu penetapan kebijakan K3, perencanaan K3, pelaksanaan rencana K3, monitoring dan evaluasi kinerja K3, serta review dan peningkatan kinerja SMK3. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan studi kasus, total informan yang digunakan sebanyak 11 orang meliputi: 1 orang SHE, 1 orang Field Assistant, 1 orang Farm Head, 3 orang SHE team dan 5 orang perwakilan tenaga lapangan meliputi: pemupukan, penyemprot, kastrasi, sanitasi, dan pemanen. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara deskriptif. Perusahaan telah memiliki kebijakan K3, perencanaan dilakukan dengan menyediakan sumber daya manusia, anggaran dan sarana yang terkait dengan K3, penerapan K3 dilakukan dengan melakukan identifikasi risiko bahaya, pemantauan dilakukan dengan melakukan inspeksi, review dan perbaikan kinerja SMK3 belum terlaksana dengan sempurna karena belum adanya prosedur pelaporan kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Pencapaian penerapan SMK3 di perusahaan telah memenuhi 157 unsur dan masih terdapat 9 unsur yang harus dipenuhi. Perusahaan telah melakukan dengan baik dan berhasil menerapkan empat dari lima prinsip penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dengan presentase penilaian memuaskan sesuai peraturan pemerintah nomor 50 tahun 2012 tentang penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.
Factors related to Low Back Pain (LBP) in Jambi City Health Service employees in 2025 Ghina Salsabila; Guspianto Guspianto; Rizalia Wardiah; Willia Novita Eka Rini; Budi Aswin
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 2 (2025): IJHET JULY 2025
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i2.309

Abstract

Low Back Pain (LBP) is a common phenomenon and a frequent complaint among office workers. According to data from the World Health Organization (WHO), 1.7 billion people worldwide suffer from musculoskeletal disorders, with 17.3 million of them experiencing Low Back Pain (LBP). Therefore, the aim of this study is to identify the factors associated with Low Back Pain (LBP) among employees of the Jambi City Health Office. This research used a cross-sectional design with a chi-square test. A total of 99 respondents were selected using purposive sampling. The variables examined included age, length of employment, physical activity (exercise), and work posture. The results showed significant associations between age (p = 0.003), physical activity (exercise) (p = 0.001), and work posture (p = 0.022) with complaints of Low Back Pain (LBP), while no significant association was found between length of employment (p = 0.546) and complaints of Low Back Pain (LBP). Age was found to have the greatest influence on complaints of Low Back Pain (LBP) (PR = 1.519), indicating that employees aged ≥ 35 years are 1.519 times more likely to experience Low Back Pain (LBP) compared to those under 35 years old
Risk Factors of Coal Worker’s Pneumoconiosis (CWP): A Systematic Review Guspianto, Guspianto; Aswin, Budi; Dewi, Nur Juninda
Riset Informasi Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v13i1.847

Abstract

Background: Coal worker’s pneumoconiosis (CWP) is a parenchymal lung disease caused by inhalation of dust from coal mines. In global, the prevalence of CWP was 18.8% in 2013, while in Indonesia the data was still scarce, despite having many coal mines. This was still be most important occupational disease issue in Indonesia. This study aims to obtain an overview of the risk factors for CWP including dust, length of exposure, susceptibility, and smoke through a systematic review. Method: Search articles using four databases namely Google Scholar, Scopus, PubMed, and ScienceDirect using the PRISMA method using keywords “coal worker’s pneumoconiosis” or “black lung” and “dust” and “long exposure” and “susceptibility” and “smoking. 14 articles that met the inclusion criteria were selected from 1,195 articles in the initial. Results: A review of articles showed that the factor of dust, length of exposure, and individual susceptibility proved to be risk factors that influence and develop CWP, while smoking was not associated with the incidence of CWP, but could interfere with lung function. Conclusion: It is recommended that coal mining workers always use personal protective equipment (PPE), especially respiratory protective equipment, maintain body stamina with adequate nutritional intake and rest, regular health checks, and do not smoke.
Co-Authors . Asparian, . Abdul Manab Adelia Fitri Adelina Fitri Ahmad Hidayat Aisy Riani Awanja Alda Deninta Regina Alya Islami Amalya Nasution, Riska Amanda, Tri Julia Amilda Putry Apryanti Andree Aulia Rahmat Anisa Raudatul Ulfa Anugrah, M Pandu Fatwa Aqhel Ilham Sapatullah Arnild Augina Mekarisce Arsa, Daniel Ashar Nuzulul Putra Atahya Nasyawa Islami ATTIYA ISTARINI Azhari, Muhammad Rifky Bagas Fernando Butar, Marta Butar Cindi Cinta Marito David Kusmawan David Kusmawan Dewi, Nur Juninda Dinda Oktafia Dwi Noerjoedianto Dwi Puspita, Puspa Eka Putra, Nofrans Elsa Putri Erika Vernanda Br Lbn Toruan Evy Wisudariani Fajrina Hidayati Fajrina Hidayati Fajrina Hidayati Fatmawati Fatmawati Felix Kasim Fitriyanti Ghina Salsabila Girsang, Tania Peniela Guspianto Guspianto Halim, Rd. Hani Al Filla Harahap, Huntari Hendra Dhermawan Sitanggang Herwansyah, Herwansyah Hubaybah, Hubaybah Humaryanto, Humaryanto Ihtiar Yuni Sasmita Iin Nurdiani Ines Lidiana Ismi Nurwaqiah Ibnu Kasyani Kasyani Kasyani, Kasyani La Ode Reskiaddin Lia Nurdin Lia Nurdini Lubis, Basyariah M Ichbat Fadli Azim M. Dody Izhar M. Ridwan Maharini, Indri Maretta, Rezi Maria Fransiska Choagolan Marius, Najmi Hasanah Marta Butar Butar Meisya Dwi Anggi Marta Anggi Muhammad Gusman Syahlun Abyan Muhammad Iqbal Muhammad Rifqi Muhammad Rifqi Azhary Muhammad Syukri Munairah, Munairah Mutiara Asrie Dravika Mutiara Salsabila Nadia Olimvia Nasution, Helmi Suryani Ningsih, Hesty Febria Nita. N. Simanjuntak Novita Eka Rini, Willia Nur Alisha Nurdiani, Iin Nurdini, Lia Oka Lesmana Oktafia, Dinda Prasetyo, Yodi Purwati, Yunita Puspita Sari Puspita Sari Puspita Sari Putri, Fitria Eka Putri, Nadindha Wulandari Rahmadani, Dwika Rahmadani, Naya Rd. Halim Rd. Halim Rini, Willia Novita Eka Rion Nofrianda Rizti, Mitha Pricilia Rosmala Asty Novita Putri Rosmala Asty Novita Putri RTS.Gita Putri Enindra Sadila, Andi Sahvira Hidayat Salsabila Salsabila Salsabilla Maulida Shafa Kimiko Siagian, Laurencus Butsi Silvania Silvania Silvia Mawarti Perdana Siti Suherni Syalfi Intan Riyani Tiara Zudiannisa Tina Yuli Fatmawati Toybah, Ratu Triana Defani Usi Lanita Vinna Rahayu Ningsih Vinna Rahayu Ningsih, Vinna Rahayu Vioni Kinaya Widya Anggraini Wilia Novita Eka Rini Willia Novita Eka Rini Yeni Marlina Yolanda Gustina Pane Zilzikridini Wijayanti