Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Audiovisual Media as an Informational Tool for the Prevention of Anemia in Pregnant Women at Sangkrah and Gilingan Community Health Centers Santoso, Faturohit Rois Imron; Arifah, Izzatul
Jurnal Kesehatan Vol 18, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v18i2.8701

Abstract

Pendahuluan: Anemia selama kehamilan masih menjadi masalah prioritas kesehatan masyarakat, termasuk di Kota Surakarta. Oleh karena itu, diperlukan media promosi kesehatan untuk meningkatkan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji media audiovisual sebagai alat promosi kesehatan bagi ibu hamil di Puskesmas Sangkrah dan Puskesmas Gilingan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang meliputi tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Partisipan dalam penelitian ini terdiri atas empat ahli materi dan video, empat praktisi, serta 30 orang sasaran. Hasil: Berdasarkan analisis Content Validity Ratio (CVR), ditemukan bahwa media audiovisual yang dikembangkan oleh peneliti memiliki Content Validity Index (CVI) sebesar 1, yang menunjukkan kualitas yang sangat baik atau excellent. Kesimpulan: Media audiovisual yang dikembangkan oleh peneliti telah memenuhi kriteria kelayakan sebagai alat promosi kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, untuk meningkatkan pengetahuan tentang anemia.     Introduction: Anemia during pregnancy remains a priority public health problem, including in Surakarta City. Therefore, health promotion media are needed to improve anemia prevention behaviors among pregnant women in these areas. This study aims to develop and test audiovisual media as a health promotion tool for pregnant women in Sangkrah Health Center and Gilingan Health Center. Method: This study applied the Research and Development (R&D) method, which includes the stages of Define, Design, Develop, and Disseminate. The participants in this study consisted of four material and video experts, four practitioners, and 30 target people. Results: Based on the analysis of the Content Validity Ratio (CVR), it was found that the audiovisual media developed by the researcher had a content validity index (CVI) of 1, which indicates very good or excellent quality. Conclusion: The audiovisual media developed by the researchers have met the eligibility criteria as a health promotion tool, especially for pregnant women, to increase knowledge about anemia.
Skrining Penyakit Menular Tuberculosis Pada Masyarakat di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Madona, Ade; Pratiwi, Eptiani Cipta; Adi, Muhammad Arsa Bhuwana; Nugraha, Rendra Putra; Qinaya, Zahwa Putri; Arifah, Izzatul; Cahyanti, Erin Tri; Utami, Henny Puspitosari
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.255

Abstract

Latar Belakang: Indonesia termasuk kedalam tiga negara dengan penyumbang kasus Tuberculosis tertinggi di dunia. Kecamatan Kartasura merupakan kecamatan dengan kategori terendah penemuan kasus TB sehingga perlu melaksanakan upaya-upaya agar terjadi peningkatan penemuan kasus TB salah satunya melalui program skrining sign and symptom Tuberculosis. Oleh karena ini tim melakukan pengabdian untuk melakukan skrining masyarakat yang berisiko terkena TB di wilayah Kartasura dan Ngemplak, Kartasura. Metode: Pelaksanaan kegiatan skrining TB dan konseling singkat dilakukan pada tanggal 18-20 Mei 2023. Sasaran Kegiatan ini adalah seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di Kelurahan Kartasura dan Ngemplak dengan usia di atas 15 tahun dan bersedia mengikuti kegiatan. Pelaksanaan skrining TB menggunakan formulir sign and symptoms tuberculosis WHO pada aplikasi Rumahskrining.id. Hasil: Hasil skrining TB di masyarakat Kelurahan Kartasura dan Ngemplak, didapatkan hasil bahwa mayoritas di masyarakat kelurahan tersebut tidak berisiko terkena TB dengan persentase 78,6%. Terdapat 9 orang yang berisiko terkena TB dengan persentase 21,4%. Kesimpulan: Dari 42 peserta pengabdian didapatkan 21,4% partisipan dan berisiko terkena TB yang disarankan untuk periksa lebih lanjut berupa pemeriksaan laboratorium ke fasyankes terdekat. Skrining TB berkontribusi dalam meningkatkan penemuan kasus berisiko terkena TB sebagai upaya pencegahan dini masyarakat terkait penyakit TB sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Skrining Penyakit Tidak Menular Sebagai Upaya Promotiv dan Preventif di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Amalia, Nita Riski; Rahma, Alfida Aulia; Puspita, Widya Galih; Melati, Anya Cahya; Pramadhana, Raihan Nafi; Arifah, Izzatul
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.256

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Pengaruh globalisasi mengakibatkan berbagai dampak di Masyarakat, diantaranya adalah perubahan gaya hidup atau life style yang tidak sehat. Tujuan pengabdian Masyarakat ini untuk skrining potensi penyakit tidak menular dan konseling singkat menganai penyakit tidak menular pada kedua desa kecamatan Kartasura kabupaten Sukoharjo provinsi Jawa Tengah. Metode: Pengabdian Masyarakat ini dilakukan melalaui beberapa tahap yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Total sasaran berjumlah 52 orang. Hasil: Hasil dari skrining yang dilaksanakan, ditemukan kategori tekanan darah tinggi terdapat 25% partisipan, kategori berat badan dibawah normal terdapat 7,7% partisipan, dan kategori obesitas terdapat 13,5% partisipan. Kesimpulan: Hasil skrining peserta yang meliputi wawancara aktifitas fisik, konsumsi buah dan sayur, status merokok, serta pengukuran tekanan darah dan indeks massa tubuh menyatakan sebagian kecil menunjukkan potensi terkena penyakit tidak menular. Peserta pengabdian dianjurkan untuk melakukan upaya perubahan perilaku hidup sehat sebagai pencegahan penyakit tidak menular.
Development of Audiovisual Media for Reproductive Health Education for Parents of Adolescents Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Inayati, Nurul Latifatul; Asyanti, Setia; Umaroh, Ayu Khoirotul; Livia, Wardhatul; Laili, Ramadani Nur; Trijaya, Trijaya; Dewanti, Ririn Cahya; Kusumawati, Yuli; Arifah, Izzatul
Kesmas Vol. 20, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parents are the primary source of information for adolescents, but many parents lack an understanding of health materials. For knowledge to be increased, health media, one of which is audiovisual media, are desirable. This study aimed to develop audiovisual media on adolescents’ reproductive health. Media development utilized the analyze, design, develop, implement, and evaluate (ADDIE) model. The respondents in this study were parents of adolescents aged 10–14 years, comprising 10 parents in the small group evaluation, 20 in the field evaluation, and 10 in the implementation stage. The effectiveness of the media was tested through pretests and posttests. Using a questionnaire tested for validity and reliability, the data were collected. The effectiveness of the media was analyzed using N-gain. The results revealed that the seven audiovisual media were suitable for use. At the implementation stage, the N-gain value was 0.55, indicating that the video effectively increased parents’ knowledge of reproductive health. Developing audiovisual media on reproductive health is effective for parents. To ensure parents truly grasp reproductive health information, health institutions should consider creating interactive audiovisual resources. This format would make the material more accessible and comprehensible.
KARAKTERISTIK AKSEPTOR DAN POLA DISKONTINUITAS KONTRASEPSI MODERN: ANALISIS DATA SDKI 2012 Arifah, Izzatul; Sukamdi, Sukamdi; Wilopo, Siswanto Agus
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memahami karakteristik akseptor berdasarkan jenis kontrasepsi dan pola diskontinuitasnya membantu provider meningkatkan kualitas pelayanan guna meningkatkan kontinuitas penggunaan kontrasepsi. Penelitian bertujuan mengkaji karakteristik akseptor dan pola diskontinuitas kontrasepsi modern. Penelitian merupakan studi observasional dengan rancangan kohort-retrospektif. Peneliti menganalisis data longitudinal menggunakan data kalender SDKI 2012. Sampel yaitu 8.656 WUS pernah kawin yang pernah menggunakan kontrasepsi pil, suntik, IUD dan implan. Analisis diskontinuitas berdasarkan prediktornya dilakukan dengan cox proportional hazard model dengan Confidence Interval (CI) 95% dan tingkat kemaknaan p 0,05. Kelompok responden dengan tingkat ekonomi sangat kaya, tinggal di kota dan tingkat pendidikan tinggi persentase terbesar merupakan akseptor IUD. Berkebalikan dengan akseptor implan yang mayoritas tingkat ekonomi sangat miskin, tinggal di desa, tingkat pendidikan rendah serta pengguna sumber pelayanan KB sektor pemerintah. Pil dan suntik merupakan pilihan mayoritas responden yang berusia 20-35 tahun, tingkat ekonomi menengah, pendidikan menengah dan pengguna sumber pelayanan KB sektor pemerintah. Tingkat diskontinuitas lebih tinggi pada metode kontrasepsi jangka pendek seperti suntik dan pil. Risiko diskontinuitas berdasarkan sumber pelayanan paling tinggi terdapat pada akseptor implan sumber pelayanan sektor swasta HR 1,63(1,14-2,36) Terdapat perbedaan yang signifikan karakteristik akseptor masing-masing metode kontrasepsi modern. Perbedaan ini menentukan pendekatan provider dalam menyelenggarakan pelayanan KB berkualitas demi meningkatkan kontinuitas penggunaannya.
Faktor yang Berhubungan dengan Akses Informasi Kesehatan Reproduksi Daring Pada Mahasiswa Arifah, Izzatul; Mahfudah, Iffah
Indonesian Journal of Health Community Vol 1 No 1 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Remaja mengakses informasi Kesehatan Reproduksi (Kespro) dari berbagai sumber, terutama melalui Internet. Pengetahuan tentang sumber informasi dan layanan kesehatan reproduksi dapat menjadi pintu masuk penting bagi remaja untuk lebih mengakses informasi kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan sumber informasi kesehatan reproduksi dan keterpaparan informasi kesehatan reproduksi terhadap akses informasi kesehatan reproduksi daring pada mahasiswa. Metode: Studi potong lintang dilaksanakan pada bulan April 2020. Sampel penelitian ini adalah 500 mahasiswa belum menikah yang dipilih dari 12.764 mahasiswa tahun ketiga dan keempat di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Teknik pengambilan sampel adalah Proportional Random Sampling (proposional di tingkat fakultas). Instrumen yang digunakan berupa angket daring melalui Google Form. Kuesioner telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai 0,761. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hanya sekitar seperempat dari responden (24,7%) mengakses informasi kesehatan reproduksi melalui internet. Mahasiswa yang mengetahui sumber informasi Kesehatan Reproduksi di Internet kemungkinan besar mengakses informasi Kesehatan Reproduksi (p-value 0,001). Paparan informasi kesehatan reproduksi tidak terkait dengan akses informasi kesehatan reproduksi melalui internet (nilai-p 0,258). Kesimpulan: Pengetahuan tentang sumber informasi kesehatan reproduksi berhubungan secara signifikan dengan akses mahasiswa terhadap informasi kesehatan reproduksi melalui internet. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan program pendidikan kesehatan reproduksi ke depan melalui media digital yang sesuai dengan preferensi mahasiswa.
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN HIPERTENSI MELALUI PENDEKATAN INTERPROFESIONAL COLABORATION PADA LANSIA DI DESA PUCANGAN KECAMATAN KARTASURA Rizki Setiawan; Fitriya Ningsih; Rizka Salsabila Putri; Nafila Happy Qurrota'aini; Rindi Febriana; Khusnul Rohim Rufiana; Idha Rosydiana Fitri; Sisilia Hani Oktavira; Pristha Adilia Arga Putri; Ershela Putri Arnanda; Izzatul Arifah; Sulastri
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2614

Abstract

Hypertension is a manifestation of disturbances in the hemodynamic balance of the cardiovascular system, in which the pathophysiology is multi-factorial, so that it cannot be explained by only one single mechanism.  One of the risk factors for hypertension is the poor level of knowledge and living habits of the elderly and their families. This IPE AIK KKN activity aims to increase the knowledge of the elderly by carrying out counseling activities regarding hypertension, nutrition counseling for hypertension sufferers, TTV examinations and providing demonstrations of anti-hypertension exercises. This service activity is carried out by several stages, namely the preparation (observation), implementation, and evaluation stages. The initial stage is carried out by checking blood pressure and asking questions in the form of a pre-test. The implementation phase is carried out by holding health education regarding hypertension by including definition material, how to prevent hypertension, diet for hypertension and how to control hypertension, after that it is continued with hypertension exercise. The final stage is an evaluation using a question and answer (post-test) to determine the level of understanding of the elderly after being given counseling. The pre-test results were relatively good, the mean was 74.44 and the post-test results were classified as good, 84.72. This activity was carried out smoothly and it can be concluded that the knowledge of the elderly increased after being given counseling on hypertension.
IMPLEMENTASI KOLABORASI INTERPROFFESIONAL PADA PENANGGULANGAN STUNTING DI DESA GENTAN KECAMATAN BAKI Rayhan Nur Hakim; Anggun Kurnia Wati; Nilna Minati Najibah; Vania Ardianingrum; Sandya Windu Mustika; Ellora Widyana; Vivi Nur Fadhila; Qorri Putri Mahfudhoh; Conny Aktifa Novaliana; Anindita Antya Candrika; Silvia Rahma Devita Sari; Nabila Lutfiana Putri; Izzatul Arifah; Fitriana Mustikaningrum
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i1.6055

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak balita, stunting dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan kognitif anak. Prevalensi stunting di Indonesia sudah mengalami penurunan dari tahun 2021 akan tetapi hal tersebut belum terjadi pada Desa Gentan dimana prevalensi suntuitng masih cukup tinggi sebesar 1,1% atau sekitar 6 balita yang terdeteksi stunting, hal tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu tentang pola asuh anak dan masalah lingkungan terkait pengelolaan sampah. Sebagai upaya dari kejadian tersebut dilakukan kegiatan intervensi yang meliputi Deteksi Dini Stunting, PMT Go, Edukasi Massage Bayi, dan Sosialisasi Pemilahan Sampah, melibatkan empat profesi kesehatan berbeda. Tujuan dilakukan kegiatan intervensi tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu terkait makanan bergizi, mengathui tanda dan gejala stunting, cara pemberian stimulus untuk meningkatkan nafsu makan pada anak, serta cara pengelolahan sampah yang benar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan pada ibu balita tentang stunting setelah kegiatan penyuluhan deteksi dini stunting. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test dalam setiap kegiatan penyuluhan yang dilakukan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dini stunting melalui berbagai pendekatan, termasuk edukasi langsung dan demonstrasi praktis. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait stunting yang nantinya diharapkan dapat menurunkan prevalensi stunting di Desa Gentan. Untuk kedepannya disarankan untuk terus mengembangkan dan memperluas program serupa serta melibatkan lebih banyak pihak untuk meningkatkan dampak sosialnya secara berkelanjutan.
EDUGAME MAKAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA SISWA SD Izzatul Arifah; Afifah Nurhafni Ayati; Kirana Haura’ Arie Prasastywy; Very Rizkia Dewiyanti; Erin Tri Cahyanti
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 3, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i3.10420

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs), the leading cause of death worldwide, require early preventive efforts through the promotion of healthy lifestyles in school settings. A situational analysis in Karangwuni Village, Weru, Sukoharjo, identified a high prevalence of hypertension, with limited early prevention focused on unhealthy eating patterns. Although SD N 1 Karangwuni has a dokter kecil program, nutrition-related health education remains minimal. This community service activity aimed to improve students’ knowledge through healthy food edugames as an early NCD prevention strategy. The activity involved 36 students and was conducted in three sessions: education, discussion, and games. The results showed high participant enthusiasm and a significant increase in knowledge after the intervention. Educational media in the form of a healthy food card game set was provided to the school’s UKS to support program sustainability.
“Lansia Berdaya” Program Penguatan Posyandu Lansia Dusun 2 Desa Karangwuni Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Hipertensi Mulyani Adi Astutiatmaja; Very Rizkia Dewiyanti; Qulbiyani Rukmana; Amalia Sianty; Filsa Shintya Ainaya; Afifah Nurhafni Ayati; Kirana Haura’ Arie Prasastywy; Ma’arif Ardhi Saputro; Andi Subandi; eny fauziana; Dwi Lestari; Izzatul Arifah; Dwi Linna Suswardany
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.4262

Abstract

Hypertension, a non-communicable disease, exhibits significant death and suffering rates worldwide, including in Indonesia. Hypertension ranks as the third leading cause of mortality in Indonesia, following strokes and tuberculosis, primarily impacting the older population. Dusun 2 Karangwuni is a region that experiences a high mortality rate due to hypertension. The hypertension screening findings revealed that out of the 49 elderly visitors to Posyandu, 41 of them were found to have hypertension. The team's objective is to implement the dedication of Lansia Berdaya's activities in managing hypertension in Dusun Two village, Karangwuni, Weru district. The Lansia activities occur in Dukuh Ngampas, Dusun 2, Village KarangWuni, district Weru, Sukoharjo. Activities encompass kader upgrading training, hypertension assessment, rehabilitation, and elderly gymnastics. The sequence of events will occur in February 2023. The intended recipients are 17 healthcare professionals, whereas the intended recipients are 47 individuals. Activities are evaluated by examining the level of knowledge, which is determined using pre-test and post-test values.   Heath cadre training was conducted with 17 audiences. Hypertension screening, senior gymnastics, and health education activities were conducted and attended by 47 seniors. The hypertension exercise video has been distributed to the health cadre. The video is anticipated to serve as a comprehensive manual for gymnastics exercises at Posyandu Lansia to establish a long-lasting and sustainable devotion program. 
Co-Authors Adi, Muhammad Arsa Bhuwana Adisty Rose Artistin Adji Prayogo Adnan Faris Naufal Affindha, Anindya Rintha Afifah Nurhafni Ayati Afrin Linda Dewi Safari Ajeng Puja Ningtyas Aji, Dony Prasetyo Alfiana Sahrina Cahyaningrum Amalia Sianty Amalia, Nita Riski Amanah Rizki Fadilah Amanda Ayu Ciputri Ameilia Nurhidayastuti Ameliya Dewi Anjani Ana Riolina Anaelia Syakilla Maharatna Ananda Arum Dwi Puspita Sari Ananta Rinasari Kusumaningrum Andhika, Hafidh Putra Andi Subandi Anggi Putri Aria Gita Anggun Dara Tunjung Biru Anggun Kurnia Wati Anindita Antya Candrika Anisa Setyawati Annisa Yuneka Putri Ari Cahyo Pitoyojati Arif Pristianto Arif Setiawan Asem Abdullah Ahmed Abdo Aulia Suffah Brilliyanti Ayu Ismail Ayu Khoirotul Umaroh Ayu Nabila Azizah, Adelia Nur Bagus Faisal, Imam Cahyanti, Erin Tri Chayanita Sekar Wijaya Conny Aktifa Novaliana Cynthia Agustina Deby Aghata Risky Pinastika Denny Saptono Fahrurodzi Devi Wulandari Dewangga, Mahendra Wahyu Dewanti, Ririn Cahya Dhea Hanun Kartika Dian Maulida Ahsan Dian Purworini Diella Fieryanjodi Dina Nur Hanifah Dini Nur Rohmah Dwi Astuti Dwi Handayani Dwi Hendriyaningsih Dwi Lestari Dwi Linna Suswardany Dyah Cahyanngsih Edi Karyadi Ega Delia Rizqah Firnanda Eka Dyahayu Kusumaningrum Ellora Widyana Elvina Nadya Reswara Eni Fauziana eny fauziana Eny Yusnita Erin Tri Cahyanti Erin Tri Cahyanti Erlien Aunina Linggar Aji Ershela Putri Arnanda Estu Puji Lestari Fairus El Had Filsa Shintya Ainaya Fitriana Mustikaningrum Fitriya Ningsih Franciska Yulia Hapsari Gita, Anggi Putri Aria Halimatus Sakdiyah Happy Kusuma Mulya Her Supristyani Hidayah, Siti Nur Rofiatul Idha Rosydiana Fitri Indah Pramitajati Indah Sulistyowati Inez Ramadhana Saputri Intan Yunia Putri Isnani Zahwa Azizah Jesian Viviandita K.W, Nur Amaylia Karyanto, Muhammad Dhaffa Khalisa Masra Desandrina Hafid Khusnul Rohim Rufiana Kirana Haura’ Arie Prasastywy Kusuma Estu Werdani Laili, Ramadani Nur Latipatul Masruroh Lenni Ayu Kusumawardani Livia, Wardhatul Lubis, Syafana Marasati Luthfi Naaifa Wahyuningtyas Luthfiana Ikke Ardiyanita Aswari Madona, Ade Mahfudah, Iffah Ma’arif Ardhi Saputro Melati, Anya Cahya Meliana Fitria Salichah Meutia Fildzah Sharfina Mohammad Zen Rahfiludin Muchammad Arif Septiawan Muhamad Rivandi Athaya Muhammad Iqbal Abdan Sakuran Muhammad Rasyid Bintang Abdulmajid Muhammad Salman Ali Muzaky Mukti Aji Wibisono Mulyani Adi Astutiatmaja Mutiara Bahi Almayda Mutiara Bahi Almayda Nabila Lutfiana Putri Nabila Nurranti Nabilla Hasna Roichatul Ulayya Nafila Happy Qurrota'aini Nasywa Azalia Nabila Naufal Harris Akdhana Ngadiyono Ngadiyono Nilna Minati Najibah NiLuh Tantri Nisariati Nisariati Nita Riski Amalia Nugraha, Rendra Putra Nur Ayu Sekar Arum Sari Nur Hani Nur Khasanah, Devi Jantika Nur Mahes Adi Putra Nurdika Kurniawati Nurul Latifatul Inayati Oktaviana Citra Permatasari Pramadhana, Raihan Nafi Pratiwi, Eptiani Cipta Pristha Adilia Arga Putri Purwo Setyo Nugroho Puspita, Widya Galih Putri, Vella Arneta Qinaya, Zahwa Putri Qoonitah Az Zahra Qorri Putri Mahfudhoh Qulbiyani Rukmana Rahma, Alfida Aulia Rahma, Mislaillatul Khollifah Rahmadhani Aisyah Ratnasari Hasibuan Rayhan Nur Hakim Regita Azzahra Prase Rindi Febriana Rizka Salsabila Putri Rizki Setiawan Sahasika Apta Kirana Salma Widya Azhari Sandya Windu Mustika Santoso, Faturohit Rois Imron Sarah Ayu Cahyaningtyas Setia Asyanti Seviani, Kiky Firda Shabrina Ramadhani, Nur Shania Salsabilla Alamsyah Sharfina, Meutia Fildzah Shinta Listyaningrum Shinta Ramadhania Nuraisyah Silvia Rahma Devita Sari Sisilia Hani Oktavira Siswanto Agus Wilopo Siti Rahmi Mafdhukah Sudrajah Warajati Kisnawaty Sugiharto Sukamdi Sulastri Suparmi Suparmi Susanto Susanto Syalma Qurrotu'aini Islami Talitha Inas Zhafira Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Taufik Eko Susilo Trijaya Trijaya Trijaya Trijaya Tsani Khoirun Niswatin Ulfah Musdalifah, Ulfah Utami, Henny Puspitosari Vania Ardianingrum Very Rizkia Dewiyanti Vinami Yulian Vinda Prisma Febyola Rahayu Vivi Nur Fadhila Wardhatul Livia Widananda, Clarisa Wulan Sari Alam Yanuar Fajrul Falah Yeni Indriyani Yuli Kusumawati Yuli Kusumawati Yullynar Hayyunisha Aninda Yustisia Imaninditya Puteri Widarini Zahrina Widyani Zahwa Putri Qinaya Zulfikar Setyo Priyambudi