Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Manajemen Rumah Potong Hewan Bangkinang Kabupaten Kampar dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Yudhi Ardianto; Yusmarini Yusmarini; Ridwan Manda Putra
Jurnal Zona Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/zona.v9i2.138

Abstract

The Slaughterhouse (RPH) plays a vital role in supporting food security and the regional economy. However, if not properly managed, it can have significant environmental impacts. This study aims to analyze the management of the Bangkinang Slaughterhouse in Kampar Regency and evaluate its environmental impact. The methods used include field surveys, observations, interviews with relevant stakeholders, and wastewater quality analysis using the grab sampling method. The results show that while the management of the Bangkinang Slaughterhouse complies with most of the requirements of the Minister of Agriculture Regulation No. 13/Permentan/OT.140/1/2010, the Wastewater Treatment Plant (IPAL) facilities are not functioning optimally. Measurements of wastewater quality revealed that COD and BOD levels exceed the allowable thresholds, posing a risk of environmental pollution. This condition requires improvements in waste management to prevent negative impacts on the ecosystem. Furthermore, public perception of the slaughterhouse tends to be negative due to the limited social benefits, although negative effects such as odor and health disturbances are still within a non-disruptive category. This study recommends the optimization of the IPAL system and enhancement of supporting facilities to ensure better and more environmentally friendly waste management
Keberlanjutan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kepau Jaya di Desa Kepau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Tasman Adi; Ridwan Manda Putra; Defri Yoza
Jurnal Zona Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/zona.v9i2.139

Abstract

This study aims to evaluate the sustainability level of management of the Kepau Jaya Special Purpose Forest Area (KHDTK) in Kampar Regency, Riau Province, based on four main dimensions: ecological, economic, socio-cultural, and legal and institutional. The analytical method used was Multidimensional Scaling (MDS) with the Rap-SPFA tool, which was modified to assess multidimensional sustainability status. The analysis was conducted by measuring the sustainability index of each dimension using a scale of 0-100. The results showed that the overall level of sustainability was in the less sustainable category with an index of 49.56. The ecological, economic, and legal and institutional dimensions are the main focus in management, while the socio-cultural dimension is in the moderately sustainable category with an index of 68.03. The proposed sustainable management strategies include ecosystem-based zoning, utilization of non-timber forest products (NTFPs), increased community involvement, and institutional strengthening through inter-stakeholder synergies. Improving infrastructure, NTFP-based economic development, and community education are prioritized in an effort to support more effective management. The implementation of this strategy is expected to improve the sustainability of Kepau Jaya KHDTK management while improving the welfare of the surrounding community
Strategi pengelolaan Ekosistem mangrove yang berkelanjutan di Desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau Lulu Mayna Nabilla; Ridwan Manda Putra; Efriyeldi Efriyeldi; Budijono Budijono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.647

Abstract

Ekosistem mangrove memainkan peran penting dalam ketahanan pesisir, konservasi keanekaragaman hayati, dan penyerapan karbon. Namun, ekosistem ini menghadapi degradasi parah akibat aktivitas antropogenik seperti deforestasi, konversi lahan, dan eksploitasi yang tidak berkelanjutan. Studi ini menyelidiki status keberlanjutan pengelolaan ekosistem mangrove di Desa Buruk Bakul, Provinsi Riau, menggunakan metode RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries) di lima dimensi: ekologis, ekonomi, dan sosial-budaya. Temuan penelitian ini mengungkapkan indeks keberlanjutan keseluruhan sebesar 45,3, mengkategorikan ekosistem sebagai "kurang berkelanjutan." Dimensi ekologi mendapatkan skor tertinggi (48,7), dikikuti dimensi sosial-budaya 44,7, sementara dimensi ekonomi adalah yang terlemah. (40,4). Atribut sensitif utama yang diidentifikasi meliputi: Pemasaran hasil mangrove, Serapan tenaga kerja local, Memiliki estetika, Akses masyarakat terhadap mangrove dan Ketersediaan aturan dan peran lembaga non-formal. Atribut-atribut ini berfungsi sebagai titik tumpu untuk meningkatkan keberlanjutan. Studi ini mengusulkan strategi terintegrasi yang berfokus pada penguatan ekonomi berbasis mangrove, peningkatan akses dan partisipasi masyarakat, dan penguatan kebijakan dan kelembagaan. Dengan menangani atribut-atribut sensitif ini, penelitian ini berkontribusi pada perumusan kebijakan holistik untuk konservasi mangrove yang berkelanjutan, memastikan kesehatan ekologi dan manfaat sosial-ekonomi bagi komunitas pesisir.
STRATEGI PENGENDALIAN TUBERKULOSIS DI KECAMATAN MARPOYAN DAMAI KOTA PEKANBARU Ria Yayanti; Ridwan Manda Putra; Bayhakki Bayhakki
JURNAL SENPLING MULTIDISIPLIN INDONESIA Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/jsmi.v3i2.35

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major health problem in Indonesia, with Pekanbaru City—particularly Marpoyan Damai Subdistrict—recording the highest number of cases (1,558). This study aimed to formulate evidence-based strategies to sustainably reduce TB incidence and transmission. A descriptive quantitative approach was applied using primary and secondary data collected through questionnaires, field observations, and documentation. A total of 91 respondents were selected by simple random sampling from 1,558 TB households. Data were analyzed descriptively and through SWOT analysis. Findings indicated an increasing TB trend, from 1,200 cases in 2020 to 1,650 in 2024, including a rise in pediatric TB. Risk factors included poor ventilation and lighting (40.7%), smoking habits (50.5%), low mask use, and high household density. SWOT analysis revealed IFAS = 0.67 and EFAS = 1.10, placing the strategy in Quadrant I (aggressive). Recommended strategies include community education, optimizing the role of health cadres, maximizing healthcare facilities, improving housing environments, and strengthening cross-sectoral collaboration to accelerate TB control
Pengelolaan Taman Wisata Alam Buluh Cina Yang Berkelanjutan Di Kabupaten Kampar Provinsi Riau Herlina Herlina; Ridwan Manda Putra; Defri Yoza
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11469

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina merupakan kawasan konservasi yang memiliki potensi ekologis dan wisata alam yang tinggi, namun masih menghadapi berbagai permasalahan yang mempengaruhi keberlanjutan pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis status keberlanjutan pengelolaan TWA Buluh Cina serta mengidentifikasi atribut yang paling berpengaruh terhadap keberlanjutan kawasan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 90 responden yang terdiri atas masyarakat sekitar kawasan dan pemangku kepentingan. Analisis dilakukan menggunakan metode Multidimensional Scaling (MDS) melalui pendekatan Rapid Appraisal for Natural Tourism Park (Rap-NTP) berdasarkan lima dimensi, yaitu ekologi, ekonomi, sosial budaya, teknologi dan infrastruktur, serta hukum dan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keberlanjutan dimensi ekologi sebesar 54,84, ekonomi 10,38, sosial budaya 45,12, teknologi dan infrastruktur 58,26, serta hukum dan kelembagaan 64,43. Secara multidimensi, nilai indeks keberlanjutan pengelolaan TWA Buluh Cina sebesar 45,01 termasuk kategori kurang berkelanjutan. Atribut sensitif yang paling mempengaruhi keberlanjutan kawasan meliputi potensi ekonomi objek wisata, pola kehidupan masyarakat, jumlah personel pengamanan kawasan, penutupan lahan berhutan, keterlibatan masyarakat, ketersediaan jaringan komunikasi dan internet, spesies flora dan fauna langka, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap hukum, aktivitas pembukaan lahan untuk perkebunan, sarana perlindungan kawasan, pemberdayaan masyarakat, teknologi digital untuk promosi wisata, dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Strategi pengelolaan diarahkan pada revitalisasi potensi wisata, peningkatan pemberdayaan masyarakat, penguatan perlindungan kawasan, pemulihan ekosistem, serta optimalisasi promosi wisata berbasis digital untuk meningkatkan keberlanjutan pengelolaan kawasan.
Strategi Pengembangan Danau Lubuk Cimpur Berbasis Potensi Perikanan Untuk Meningkatkan Perekonomian Lokal Di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar Muhammad Raihatul Jannah; Ridwan Manda Putra; Ali Asfar
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.643

Abstract

Danau Lubuk Cimpur merupakan danau tapal kuda (oxbow lake) yang terbentuk akibat perubahan aliran Sungai Subayang di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Danau ini memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar dan menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat sekitar. Namun demikian, pemanfaatan sumber daya perikanan masih dilakukan secara tradisional sehingga belum mampu memberikan kontribusi optimal terhadap peningkatan perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting Danau Lubuk Cimpur, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengembangannya, serta merumuskan strategi pengembangan berbasis potensi perikanan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Danau Lubuk Cimpur memiliki potensi perikanan yang tinggi dengan keberadaan berbagai jenis ikan ekonomis seperti tapah, baung, selais, juaro, kapiek, gesso, dan tobang alan. Kekuatan utama kawasan ini adalah keberadaan kearifan lokal Lubuk Larangan dan tingginya partisipasi masyarakat. Adapun kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya pemanfaatan teknologi, serta penurunan produktivitas perikanan akibat perubahan ekosistem danau. Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan kelembagaan masyarakat, pengembangan budidaya perikanan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur pendukung, serta pengembangan ekowisata berbasis perikanan dan konservasi lingkungan
Morphometric, Meristic, and Species Identification of  Nemacheilus spp in the Sibam River, Pekanbaru, Riau Uneng Rhahma Sari; Windarti Windarti; Ridwan Manda Putra
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 31 No. 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.31.1.65-70

Abstract

A type of fish suspected to have morphological characteristics similar to Nemacheilus spp was found in the Sibam River. However, the species has not yet been identified with certainty. This study aims to identify the types of Nemacheilus spp in the Sibam River based on morphometric and meristic characteristics. This study was conducted from September to November 2024. Sampling was conducted six times in the upper reaches of the Sibam River at two-week intervals. The fish samples obtained were then measured for their morphometric characteristics and counted for their meristic characteristics, followed by species identification based on relevant literature. The results showed that 38 Nemacheilus spp were caught, comprising 18 males and 20 females. Morphologically, male fish tended to have more contrasting and brighter body colors than females, which were relatively paler. Among the 24 morphometric characters observed, four characters showed differences between male and female fish, namely the head height (HH) of male fish was relatively shorter than females, the body height (BH) of female fish was higher than males, the distance from the dorsal fin to the caudal fin (DFCF) of males is longer than that of females, and the eye diameter (ED) of males is smaller than that of females. The meristic characteristics of male and female fish show similarities, with fin formulas D.II 6-8, P 9-12, V 6-7, A 4-5, and C 13-16.
Evaluation of the Fire-Free Village Program on Forest and Land Fires in Pelalawan Regency (Case Study: Segati Village) Hafiz Hazalin Sinaga; Ridwan Manda Putra; Muhammad Syafii; Budijono Budijono
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 31 No. 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.31.1.121-128

Abstract

Forest and land fires pose a serious threat to Pelalawan Regency, undermining environmental sustainability and community well-being. The Fire-Free Village (FFV) program serves as a preventive initiative that promotes active community participation and institutional collaboration. This study aims to analyze internal and external factors influencing the effectiveness of the FFV program and to formulate strategies for strengthening its implementation and adaptability to local conditions. A mixed-methods approach combined with SWOT analysis was employed, focusing on five program-supported villages. The findings indicate that strengths such as strong community participation and government policy support serve as key assets. At the same time, weaknesses and threats include limited resources and the persistent culture of land burning. Optimization strategies include enhancing human resource capacity, developing alternative economic activities, improving early-detection technologies, and promoting education grounded in local cultural values. These findings contribute significantly to the development of more effective and sustainable forest and land fire prevention strategies in Pelalawan Regency.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KESEHATAN LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM EDUKASI DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Rizka Aprisanti; Aras Mulyadi; Sofyan Husein Siregar; Ridwan manda Putra; Chitra Hermawan; Trinop Sagiarti
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.4145

Abstract

Program edukasi kesehatan lingkungan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dalam upaya mencegah berbagai penyakit. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode penyuluhan dan pelatihan langsung kepada masyarakat. Program ini dilakukan di tiga kecamatan dengan melibatkan 150 responden dari berbagai kalangan usia. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan mengenai kesehatan lingkungan dan kebersihan, serta perubahan perilaku yang positif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat mengimplementasikan perilaku hidup bersih dan sehat di kehidupan sehari-hari.
Penerapan Teknologi Penggunaan Probiotik Raja Siam Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Larva Ikan Baung Pada Kelompok Perikanan Sawah Mandiri, Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Riau Sukendi Sukendi; Ridwan Manda Putra; Eddiwan Eddiwan; Tengku Nurhidayah; Thamrin Thamrin; Zulkarnaini zulkarnaini
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.522-530

Abstract

The objective of this community service activity is to provide knowledge and technology on the use of Probiotik Raja Siam in improving the growth and survival rate of Asia redtai catfish larvae in the Sawah Mandiri Fisheries Group, Sawah Village, Kampar Utara Subdistrict, Kampar Regency, Riau. The implementation methods included lectures, discussions, and hands-on field practice. Lectures and discussions were conducted in the group meeting room, covering the benefits of soaking asia redtai catfish larvae using Probiotik Raja Siam. Field practice was carried out at the hatchery, where participants were guided through the soaking process, distribution, and initial care of the larvae. The knowledge evaluation results showed a significant improvement in understanding. Out of the 13 group members present, 10 (76.92%) were able to absorb the material with an excellent rating, 2 (15.38%) with a good rating, and 1 (7.69%) with a satisfactory rating. The skill evaluation results showed that group members were able to apply the use of Raja Siam Probiotics to support the growth of asia redtai catfish larvae. Meanwhile, the impact evaluation results indicated that members of the Independent Rice Field Fisheries Group had begun using Raja Siam Probiotics to accelerate the growth of Asia redtai catfish larvae.
Co-Authors ', Muhammad ', Susanti ', Windarti ', Yanti . Zulfan Aan Nur Rahmat Adytia Eko Maulana Afrizal, Deden Agrina Aldila Hasanah Ali Asfar Amalia Prafitra Harman Amanda Amanda Aminuyati Andri Hendrizal Anggi Pramana Aprinata, Rio Aras Mulyadi Ardeline, Mela Ardilah Rahmadani Ari Prima Dewi Ari Prima Dewi Asep Permana Asmul Fauzi Harahap, Asmul Fauzi Asshabri, Fadli Atika Azharo Atika Azharo Atira Diniya Bambang Dewo Bagus Bayhakki Bayhakki Belgian Tambunan Benny Heltonika Bintal Amin Budijono, Budijono Burhanuddin, Dudung Can, Hafez Adefl Chaidir P Pulungan Chaidir Pulungan Chendy Prima Sari Chitra Hermawan Dadang Mashur Dalan Trenget Manik Dedes Handayani Dedi Afandy Defri Yoza Deni Efizon Desi Heltina Desrila Rahmania Desti Zarli Mandari Dewi Sartika Dewita Dewita Dicki Hartanto Dimas Nugraha Pamungkas Dina Situmorang Driani, Gema Illahi Dwi Azelina Rizki Dwi Yanti Tanjung Eddiwan Eddiwan Eddiwan Eddiwan Eddiwan Kamaruddin Efawani, Efawani Efriyeldi, Efriyeldi Eka Hariyani Eka Putra Ramdhani Eko Prianto, Eko Elfridayani, Tri Eli Yana Siregar Elizal, Elizal Elly Anggriani Purba Eni Sumiarsih Erni Setiawati Erwina Citra Sejati Gulo Eva Susanna Faddillah Kurnia Fadilah, Annisa Fajar Malini Fathoni Ahmad Febrina Hanum Fitri, Nurlaila Fitri, Nurlaili Fitriyanti Permanasari Friska Girsang Fuad Ardiansyah Siregar Gita Melisa Yolanda Gultom, Imelda Sofia Loren Gusnar Simangunsong Hafiz Hazalin Sinaga Hamidi, Wilzam Hartanto, Farhan Sidiq Hasnah Faizah AR Heffiana Heffiana Helperida Gurning Henri Siahaan Herlina Herlina Herman Herman Hermawita, Ade Hilfi Pardi Hiskia Sinaga Hutajulu, Magdalena Dwiyani Ica Hayati Indra Lesmana Indradewa, Rhian Irawan, Willy Irna ramadhani Isjoni Isjoni Isma Mulyani Isma, Muhammad Fauzan Jihan Nabila Sajidah Julisa, Ulfania Julisa, Ulfilia Kamal, Fakhrul Karnila, Rahman Karnila Khoirunisyah, Khoirunisyah Kika Ananda Krisna Mailin Simanjuntak Kurniawan, Ahmad Jati Lilis Kurnia Lilis Kurnia Lilis Kurnia Lisa Fitriyani Simatupang Lita Febriani Lulu Mayna Nabilla Luthfiani, Firda Mariani Silvia Br Sihombing Mayarni Mayarni Megariani Megariani Megawati Megawati Meimi Laillah Melana Sari Melia Setia Rindu Melinda, Devi Meuthia Pangerani Mimin Sundari Nasution Mohd Zulkurnain Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mufidah Dwi Suci Mufidah, Muna Muhammad Fauzi Muhammad Fauzi Muhammad Luthfi Muhammad Raihatul Jannah Muhammad Syafii Muhammad Syafii Musadad Musadad Muslimatun ' Mutia Pradina Nia Novita Nicken Nicken Nicken, Nicken Nofika Srijayanti Nofrizal Nofrizal Nora Oktavia Simanjuntak Novalina Pinem, Novalina Novita Fauzi Nur Asiah Nur Asiah Nuraini El Fajri Nuraini Nuraini Nurlaili ' Olfa Riyana Padmayni, Padmayni Paridah Paridah Phivi Andriza Phivi Andriza Pradina, Mutia Purwoko, Agus Putrayudha, Rizky Akbar Putri Permatasari Putri, Dea Ananda Radhiyah Radhiyah Radhiyah Radhiyah Radhiyah, Radhiyah Rahmania, Desrila Rahmat, Aan Nur Ramayanda Gusni Rasoel Hamidy Resfianto Resfianto Ria Yayanti Rini Anggraini, Rini Ririn Sofiani Riska Puspita Sari Risky Arya Putri Rivco Hastwoyundra Rizka Aprisanti Rizki, Aisya Ayu Rizky Akbar Putrayudha ROMIE JHONNERIE Ronal Kurniawan Rosita Nurdiyana Sally Rizky Sam Syahra Jihad Santrina Banjarnahor Sari, Desi Maya Sari, Fadhila Cynthia Sembiring, Rinawati Shinta Dwi Oktaviani Shofiyah Tika Ashilah Siburian, Sades Simarangkir, Lisa Meisim Siregar, Rida Amaliah Siska Alemina Ginting Siska D Ompusunggu Siti Muryati, Siti Sitorus, Jefri Valdano Sofyan Husein Siregar Sri Rahayu Rezki Ardiyanti Sri Ramadhani Sri Wahyuni Suandy, Indra Sukendi Sukendi Sukron, M. Supiana, Supiana Susanti ' Susanti, Lasri Suwondo Suwondo Syahril Nedi Syamsiar, Syamsiar T Nisari Tasman Adi Tengku Dahril, Tengku Tengku Nurhidayah TENGKU SAID RAZA’I Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Triani Wulandari Trinop Sagiarti Uneng Rhahma Sari Utami, Niken Yufira Viktor Amrifo Wahyu Budiharti Widya Oktavia Nainggolan Wienda Lestari Br. Gurusinga Willy Irawan Winda Lestari Windar, Windarti Windarti ' Windarti Windarti Windarti Windarti Windi Syahrian Wiwit Kartika Sari Wulandary, Marchya Audhya Yofi Kontesa Yolla Novita Sari, Yolla Novita Yosep Juven Yobi F Sitanggang Yudhi Ardianto Yuliati Yuliati Yulindra, Ade Yurisman ' Yurisman Yurisman Yurisman Yurisman Yusmarini Yusni Ikhwan Siregar Zahtamal Zahtamal Zhonada, Anggun Zuhirman Zuhirman Zulfa Adli Zulkarnain Umar Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnaini Zulkarnaini