Claim Missing Document
Check
Articles

POTOMETRIUM (POT TANAMAN GEOMETRIS DAN TERARIUM) SERTA PEMASARAN DIGITAL BAGI KELOMPOK PENJUAL TANAMAN HIAS DI KELURAHAN MACCINI SOMBALA KOTA MAKASSAR Citra Amalia Amal; Andi Annisa Amalia; Sri Andayaningsih
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Panrita Abdi - Februari 2020
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.641 KB) | DOI: 10.20956/pa.v4i1.7698

Abstract

POTOMETRIUM (Geometric and Terraium Pot Plants) and Digital Marketing for The Ornamental Plant Traders Group in Maccini Sombala Village, Makassar CityAbstract. The world of architecture is currently colored by the development of farming methods for urbanites in limited land by arranging plants into special containers of high artistic value such as terrariums and pots in the style of industrial geometry. Some of the problems faced by ornamental plant sellers are the high competition in selling similar types of potted plants because the types of pots sold are generally the same as those on the market, not yet skilled in assembling cactus and succulent plants into terrarium containers, and the sales system is still conventional in nature. To overcome these problems, community service was carried out in the form of developing productive partners with the theme POTOMETRIUM (Geometry and Terrarium Plant Pots). POTMETRIUM PPM activities consist of preparatory activities, identification and classification of ornamental plant sales groups, dissemination of POTOMETRIUM product knowledge and socialization of PKM implementation activities, implementation of geometric pot making workshops, implementation of technical terrarium arranging workshops, implementation of digital marketing technical workshops, making video tutorials POTOMETRIUM, publications implementation of activities, preparation of activity reports, and implementation of monitoring and evaluation of the results of PKM activities.Keywords: Geometric, terrarium, product, digital, ornamental plant.Abstrak. Dunia arsitektur saat ini diwarnai perkembangan metode bercocok tanam bagi kaum urban di lahan terbatas  dengan merangkai tanaman ke dalam wadah khusus yang bernilai seni tinggi diantaranya Terarium dan Pot bergaya industrial geometri. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh kelompok penjual tanaman hias yaitu tingginya persaingan penjualan jenis pot tanaman sejenis karena jenis pot yang dijual umumnya sama dengan yang ada di pasaran, belum terampil dalam merangkai tanaman kaktus dan sukulen ke dalam wadah terarium, dan sistem penjualan masih bersifat konvensional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pengembangan mitra produktif ber-tema POTOMETRIUM (Pot Tanaman Geometri dan Terarium). Kegiatan PPM POTOMETRIUM terdiri atas kegiatan persiapan, identifikasi dan klasifikasi kelompok penjual tanaman hias, sosialisasi pengetahuan produk POTOMETRIUM dan sosialisasi pelaksanaan kegiatan PKM, pelaksanaan workshop pembuatan pot geometris, pelaksanaan workshop teknis merangkai terarium, pelaksanaan workshop teknis pemasaran digital, pembuatan video tutorial POTOMETRIUM, publikasi pelaksanaan kegiatan, penyusunan laporan kegiatan, dan pelaksanaan monitoring serta evaluasi hasil kegiatan PKM.Kata Kunci: Geometris, terarium, produk, digital marketing, tanaman hias. 
RANCANG BANGUN ASTER (WASTAFEL PORTABEL) SEBAGAI SARANA PROTOKOL KESEHATAN DI SD/SMA MUHAMMADIYAH 3 KOTA MAKASSAR Citra Amalia Amal; Siti Fuadillah Alhumairah Amin; Khilda Wildana Nur; Muhammad Rifai Saputra
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.1995-2007

Abstract

The priority problem for partners is the unavailability of Health Protocol facilities in the SD/SMA Muhammadiyah 3 Makassar to support the implementation of the transition period for the implementation of the face-to-face learning system. For this reason, it is necessary to provide standardized Health Protocol facilities as contained in the Handbook for the Implementation of Learning in the 2020/2021 Academic Year and the 2020/2021 Academic Year during the Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Pandemic Period. The Health Protocol facilities are in the form of providing: (1) adequate and easily accessible CTPS (Handwashing with Soap) facilities, (2) hand sanitizers at entrances and other strategic locations, (3) body temperature measuring devices, and (4) fluids disinfectant. The Service Implementation Team designs and builds portable CTPS facilities, so that they are more practical and efficient, and are known as portable sinks. The Portable Sink (abbreviated ASTER) was chosen because considered the condition of the existing Muhammadiyah 3 Makassar Elementary School/SMA building which did not allow for CTPS facilities in narrow corridor areas and would cause queues to pile up, so it was feared that it would be difficult for students to implement physical distancing. Besides CTPS facilities, the Service Implementation Team also provides other Health Protocol facilities, namely hand sanitizers. The hand sanitizer that is prepared to be comfortable to use and not easily spilled or lost will be supported by a bracket that is screwed to the wall. In addition to the two Health Protocol facilities mentioned above, the Service Implementation Team also prepares body temperature measuring devices, and disinfectant liquid. Thus, SD/SMA Muhammadiyah 3 Makassar City as a service partner can safely carry out the Face-to-Face Learning (PTM) process because it has been equipped with Health Protocol facilities in a standardized school environment.
PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL PTK MELALUI MODEL PARTISIPATIF SECARA INTENSIF PADA GURU TK DI K3TK WILAYAH III KEC. SOMBA OPU Sitti Asnaeni AM; Citra Amalia Amal; Nur Alim Amri; St Asriati Am
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3765-3771

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini selain sebagai tri darma perguruan tinggi, kegiatan ini di latarbelakangi oleh semangat untuk meningkatkan kompetensi para guru TK/PAUD di Kecamatan SombaOpu Kabupaten Gowa. Untuk mewujudkan hal tersebut maka guru-guru TK/PAUD perlu dibekali kemampuan meneliti, bentuk penelitian yang paling tepat untuk para guru TK/Paud adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Para guru yang mau naik pangkat di wajibkan untuk melakukan penelitian dengan harapan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran, PTK dianggap penelitian yang paling cocok bagi guru , karena persoalan yang sering dijumpai oleh guru terjadi dalam setiap kegiatan pembelajaran, Mengingat pentingnya penelitian tindakan kelas ini maka guru-guru yang dimaksud disini bukan hanya guru – guru dari kalangan pegawai negeri sipil, tapi guru yang berstatus swastapun(guru honor/yayasan) hendaknya dibekali dengan kemampuan melakukan penelitian tindakan kelas. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu dalam bentuk pelatihan, sebagai berikut: 1) melakukan presentase; 2) diskusi; 3) sesi tanya jawab; 4) latihan pembuatan PTK kepada peserta baik individu maupun kelompok. Adapun tujuan dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah: 1) agar para guru-guru di Paud/TK dapat meningkatkan kompetensinya dalam menyusun karya ilmiah penelitian tindakan kelas; 2) Melatih para guru agar guru-guru di Paud/TK bisa membuat sendiri karya ilmiah kenaikan pangkatnya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa: 1) pelatihan PTK sangat diperlukan oleh para guru-guru Paud/TK, disebabkan minimnya pengetahuan guru-guru Paud/TK dalam hal pembuatan karya ilmiah PTK; 2) Kemampuan guru dalam penggunaan IPTEK yang terbatas
MODULAR BEHAVIOR VILLAGE CONCEPT TO IMPROVE THE QUALITY OF FISHERMEN'S SETTLEMENTS, CASE STUDY : BARRANG LOMPO ISLAND, MAKASSAR Aldi, Muhammad; Latif, Sahabuddin; Amalia, Andi Annisa; Yusri, Andi; Amal, Citra Amalia; Paddiyatu, Nurhikmah
Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Idealog Vol 9 No 1
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/idealog.v9i1.6782

Abstract

The coastal areas of Makassar City face challenges such as population growth, environmental abrasion, land use conflicts, slums and the emergence of settlements on the water that impact the livelihoods of fishermen and marine resources. This phenomenon emphasizes the need for architectural design that focuses on the order of fishermen's settlements. The research location of the fishermen village arrangement design on Barrang Lompo Island, Sangkarrang Islands District, Makassar City RW004 is mostly inhabited by Jolloro fishermen, an area of 4.14 Ha with a population of 213 people / 216 family heads. The diversity of the island's potential is the basis for considering the need for a structuring concept with a typical fishermen's thematic village theme to maintain the uniqueness and sustainability of Barrang Lompo Island. The results of the concept design of the area arrangement consist of 3 main functions, namely residential, independent economic center, and tourism. In the concept of site arrangement, there are residences, green open spaces, fields, ARSINUM, RESERVOIR, UMKM corner, fishing and tourism docks, and interaction spaces. By applying the Modular Behavior concept, it is expected to provide ease of development and modification in the future, energy efficiency, and the use of environmentally friendly materials. This concept can be a reference for the concept of revitalization of the fishing village area in the case study of RW004 Barrang Lompo Island, Makassar City and can be applied to coastal areas and small islands in Indonesia with different conditions. Keywords : abrasion, area planning, barrang lompo island, modular concept, sustainability
EVALUASI ELEMEN TEKNIS RUANG BERSAMA RUSUNAWA MAHASISWA SEBAGAI HUNIAN SEHAT DI MASA PANDEMI COVID-19 Amal, Citra Amalia; Amalia, Andi Annisa; A. Amin, Siti Fuadillah; Rifaldi, Rifaldi
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 8 No 2 (2021): December
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v8i2a3

Abstract

Abstrak_ Tipologi bangunan Rusunawa Mahasiswa sebagai hunian vertikal berlantai tiga atau empat nampaknya lebih berisiko menjadi tempat penularan COVID-19 dibandingkan hunian tapak. Perlu dilakukan evaluasi elemen teknis (aspek kesehatan, keamanan, dan keselamatan) pada ruang-ruang bersama di Rusunawa Mahasiswa terhadap terpenuhinya Prinsip Rumah Sehat yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2016). Serta melihat sejauh mana penerapan Protokol Kesehatan di Rusunawa Mahasiswa Kota Makassar  merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020.Lokasi penelitian yaitu Rusunawa Universitas Hasanuddin, dan Rusunawa Universitas Muslim Indonesia. Teknik analisis data dilakukan melalui metode kuantitatif deskriptif dengan pemberian skor terhadap ketercapaian indikator Prinsip Rumah Sehat berupa lantai dan dinding yang kering (tidak lembab), luas bukaan jendela minimal 1/9 luas ruang lantai, bukaan dapat ditembus sinar matahari, ketersediaan penerangan alami dan penerangan buatan di area ruang makan, upaya penanggulangan bahaya kebakaran pada area dapur, dinding kedap air, lubang angin, dan penerangan yang baik di kamar mandi. Juga pemberian skor terhadap ketercapaian indikator Penerapan Protokol Kesehatan berupa pemasangan media informasi 3M, penyediaan hand sanitizer, pengoptimalan sirkulasi udara dan sinar matahari, ketersediaan peralatan desinfektan, ketersediaan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan air mengalir, dan pengaturan jarak antar kursi minimal 1 meter dan tidak berhadapan. Hasil penelitian menemukan bahwa kedua sampel rusunawa mahasiswa secara garis besar telah memenuhi Prinsip Rumah Sehat. Sementara, penerapan sarana Protokol Kesehatan di dalam bangunan rusunawa mahasiswa di Kota Makassar masih sangat kurang.Kata kunci: Prinsip Rumah Sehat; Protokol Kesehatan; Rusunawa Mahasiswa; Ruang Bersama.Abstract_ The typology of the student flats building as a vertical residence with three or four floors seems to be more at risk of becoming a place of transmission of COVID-19 compared to a residential area. It is necessary to evaluate the technical elements (health, security, and safety aspects) in the shared spaces in the Student Flats against the fulfillment of the Healthy Home Principles issued by the Ministry of Public Works and Public Housing (2016). And see how far the implementation of the Health Protocol in Makassar City Student Flats refers to the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number HK.01.07/MENKES/382/2020. The research location is in two student flats in Makassar City, namely Rusunawa Hasanuddin University, and the Rusunawa Muslim University of Indonesia. The data analysis technique was carried out through descriptive quantitative methods by scoring the achievement of indicators of the Healthy Home Principles in the form of dry (not damp) floors and walls, a minimum window opening area of 1/9 of the floor space, openings that can be penetrated by sunlight, the availability of natural lighting and artificial lightingin the dining room area, efforts to overcome the danger of fire in the kitchen area, waterproof walls, vents, and good lighting in the bathroom. Also scoring is the achievement of indicators for the Implementation of Health Protocols in the form of installing 3M information media, providing hand sanitizers, optimizing air circulation and sunlight, availability disinfectant equipment, availability Handwashing with Soap (CTPS) and running water facilities, and setting a minimum distance between chairs of 1 meter and not facing each other. The results of the study found that the two samples of student flats, in general, had met the Healthy Home Principles. Meanwhile, the implementation of Health Protocol facilities in student flats in Makassar City is still lacking.Keywords: Healthy Home Principles; Health Protocol; Student Flats; Shared Spaces.
Tingkat Penggunaan Ruang Terbuka di Kawasan Permukiman Padat Studi Kasus Kelurahan Pattingalloang dan Kelurahan Gusung Kota Makassar Rumata, Nini Apriani; Amal, Citra Amalia; Amin, Siti Fuadillah A
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 11 No 1 (2024): June
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v11i1a4

Abstract

The dense area in Pattingalloang Village and Gusung Village is one of the settlements in Makassar City which has a very high-density level. The condition of the area that is very dense with buildings causes open space that functions as a space for social interaction in this area to be very narrow and even tends to be absent. The limited public space in this research location then has the potential to form a spontaneous public space so that the location of the open space is not by its function, for example, the use of roads as public space so that conflicts arise between spaces. The purpose of this research is to identify open space problems in the Pattingalloang and Gusung Urban Village Solid Settlement Areas and analyze the factors that form open space in the Pattingalloang and Gusung Urban Village Solid Settlement Areas. This research is descriptive research with a qualitative and spatial approach. The data collection technique used is field observation and conducting unstructured interviews. This data collection is based on Behavior Setting which is reviewed from various activities at the research location. The results of this study state that the problem of open space in the study area is territorial change, private space becomes public space and public space becomes private space. Factors that influence and shape the formation of open space
GALERI SENI DAN RUANG KREASI DENGAN PENDEKATAN RAMAH ANAK DI BULUKUMBA Aisyah Ayu Andira Alkatiri; Citra Amalia Amal; Nurhikmah Paddiyatu; Sahabuddin Latif
Journal of Green Complex Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/greenplexresearch.v1i1.65

Abstract

Seni merupakan wadah penting bagi perkembangan kreativitas dan apresiasi anak-anak. Proses interaktif dalam kegiatan berkesenian memberikan nilai-nilai estetik, keterampilan, dan kreativitas yang lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan membuat konsep dan merancang galeri seni dan ruang kreasi dengan pendekatan ramah anak di Kota Bulukumba untuk mendorong pengembangan seni dan ekspresi anak. Seni memiliki peran sentral dalam perkembangan anak, memungkinkan mereka menggali kreativitas dan ekspresi diri. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data melalui observasi dan studi literatur. Selanjutnya data tersebut dianalisis menjadi konsep rancangan desain. Hasil penelitian berupa konsep perancangan galeri seni dan ruang kreasi sebagai pedoman perancangan. Beberapa ruang penting seperti ruang kreasi, anak-anak dapat berpartisipasi dalam berbagai aktivitas seni seperti melukis, memahat, menari, drama, bermusik, digital art, dan menanam. Fokusnya adalah meningkatkan keterampilan dan kreativitas anak melalui pembelajaran interaktif yang menyenangkan. Dengan pendekatan ramah anak, akan menciptakan lingkungan yang menginspirasi serta mendukung perkembangan seni dan ekspresi anak-anak secara berkelanjutan. Dengan konsep rancangan bangunan galeri seni dan ruang kreasi ini, memiliki harapan untuk menjadi pusat pembelajaran dan rekreasi seni yang memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak.
Dampak Perubahan Lahan Terhadap Bencana Banjir di Kecamatan Rappocini Kota Makassar Muh. Syafaat S Kuba; Nini Apriani Rumata; Citra Amalia Amal
Journal of Green Complex Engineering Vol. 1 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/greenplexresearch.v1i2.96

Abstract

Kota Makassar merupakan pintu gerbang dari Indonesia Timur sehingga kota ini selalu mengalami perkembangan pembangunan yang sangat signifikan. Hal ini sejalan dengan perkembangan meluasnya bencana banjir yang terjadi di Kota Makassar. Salah satu faktor yang paling mempengaruhi perkembangan bencana banjir adalah perubahan fungsi lahan menjadi lahan terbangun. Kecamatan Rappocini merupakan salah satu kecamatan di Kota Makassar yang mengalami perkembangan perubahan lahan dan banjir yang cukup signifikan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu pertama mengidentifikasikan perkembangan perubahan lahan yang terjadi Kota Makassar pada tahun 2014 dan Tahun 2024 di Kecamatan Rappocini, kedua Menganalisis perkembangan potensi bencana banjir pada tahun 2014 dan tahun 2024 di Kecamatan Rappocini. Metode yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis spasial. Analisis deskripsi dengan melakukan interpretasi citra satelit  untuk mengetahui perubahan lahan yang terjadi tahun 2014 dan tahun 2024. Analisis spasial digunakan untuk mengetahui potensi ancaman banjir dengan pendekatan pemetaan wilayah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perkembangan perubahan lahan menjadi lahan terbangun dari tahun 2014 – 2024 adalah 15%  serta perkembangan luas wilayah yang berpotensi bencana banjir dari tahun 2014 sampai tahun 2024 dengan kerawanan sedang menurun sebanyak 65% dan kerawanan tinggi meningkat menjadi 12%. Penelitian ini menyimpulkan ada penurunan kualitas lahan sehingga terjadi kerawanan banjir sedang menuju tinggi. Disarankan ada tindak lanjut seperti penentuan lokasi evakuasi bencana dan melakukan pengendalian terhadap pemanfaatan lahan secara berlebihan.
Perancangan Aquatic Sport Center dengan Pendekatan Arsitektur Organik di Kota Mamuju Wiwi Herawati; Sahabuddin Latif; Irnawaty Idrus; Citra Amalia Amal; Nur Hikmah Paddiyatu; Andi Yusri
Journal of Green Complex Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/greenplexresearch.v2i1.123

Abstract

ABSTRAKKota Mamuju, yang terletak di pesisir barat Pulau Sulawesi, memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga air dan rekreasi. Namun, kota ini belum memiliki fasilitas olahraga air yang memenuhi standar internasional sekaligus mendukung keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah Aquatic Sport Center dengan pendekatan arsitektur organik yang mengintegrasikan harmoni dengan alam, efisiensi energi, dan tata ruang multifungsi untuk memenuhi kebutuhan olahraga, rekreasi, dan edukasi masyarakat. Metode penelitian melibatkan pendekatan berbasis studi literatur dan desain eksploratif, dimulai dengan analisis prinsip arsitektur organik. Proses perancangan mencakup sketsa manual, pembuatan model digital, serta simulasi efisiensi energi dan dampak lingkungan. Integrasi elemen desain dilakukan untuk memastikan keselarasan bangunan dengan lanskap lokal dan keberlanjutan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aquatic Sport Center yang dirancang mengadopsi prinsip arsitektur organik, seperti penggunaan material lokal, pencahayaan alami, ventilasi silang, dan sistem pengelolaan air hujan. Desain ini tidak hanya mendukung efisiensi energi tetapi juga menciptakan fasilitas multifungsi yang relevan secara sosial, ekologis, dan budaya. Dengan tata ruang yang fleksibel, fasilitas ini dapat melayani kebutuhan olahraga kompetitif maupun rekreasi masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada literatur arsitektur keberlanjutan dengan menawarkan panduan praktis untuk fasilitas olahraga berbasis arsitektur organik. Temuan ini juga memiliki implikasi luas untuk pengembangan fasilitas serupa di wilayah pesisir lainnya. Studi lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi teknologi hemat energi modern dan kajian ekonomi penerapan desain ini. ABSTRACTMamuju City, located on the western coast of Sulawesi Island, holds significant potential for the development of water sports and recreation. However, the city lacks aquatic sports facilities that meet international standards while supporting sustainability. This study aims to design an Aquatic Sport Center using an organic architectural approach that integrates harmony with nature, energy efficiency, and multifunctional spatial planning to meet the needs of sports, recreation, and education for the community. The research methodology involved a literature-based exploratory approach and design exploration, beginning with an analysis of the principles of organic architecture. The design process included manual sketching, creating digital models, and simulating energy efficiency and environmental impact. Design elements were integrated to ensure alignment between the building and the local landscape while promoting environmental sustainability. The results indicate that the proposed Aquatic Sport Center adopts organic architectural principles, such as the use of local materials, natural lighting, cross ventilation, and a rainwater management system. The design not only supports energy efficiency but also creates a multifunctional facility that is socially, ecologically, and culturally relevant. With flexible spatial layouts, the facility caters to both competitive sports and community recreation needs. This study contributes to the sustainable architecture literature by offering practical guidelines for sports facilities based on organic architecture. The findings also have broader implications for developing similar facilities in other coastal areas. Future research could explore the integration of advanced energy-saving technologies and economic feasibility studies of implementing this design.
Perancangan Galeri Seni Rupa di Kota Makassar dengan Konsep Arsitektur Kontemporer Hamzah Yunus; Rasmawarni Rasmawarni; Sahabuddin Latif; Ashari Abdullah; Citra Amalia Amal; Siti Fadillah A.
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7274

Abstract

Berdasarkan tinjauan lapangan beberapa galeri seni rupa di kota Makassar pada umumnya memiliki lokasi yang terbilang kecil dan minim fasilitas. Gedung galeri seni di Makassar dibutuhkan untuk sarana bagi seniman untuk memamerkan karyanya. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan gedung galeri seni di Makassar yang dapat memenuhi kebutuhan pameran seni lukis. Untuk mendapatkan konsep yang ideal, maka dilakukan survei lokasi dan studi literatur tentang galeri seni dengan konsep arsitektur kontemporer atau studi kasus dengan bangunan sejenis di beberapa tempat. Hasil desain telah dilaksanakan dengan menghasilkan gambar desain dengan luas kurang lebih 2 ha, menerapkan konsep kontemporer yang dapat menampilkan aplikasi modern dan tradisional. Galeri seni rupa ini memiliki beberapa fasilitas penunjang  diantaranya  resto,  kafe, perpustakaan, kelas seni rupa, laboratorium, dan aula. Dengan adanya bangunan ini, maka kebutuhan sarana para seniman di Makassar terpenuhi.
Co-Authors A. Amin, Siti Fuadillah A. Annisa Amalia A. Syahriyunita Syahruddin A. Syahriyunita Syahruddin A., Siti Fadillah A.Annisa Amalia A.Syahriyunita Syahruddin Aan Kunaifi Abdulah, Ashari Abdullah, Ashari Ahcmad Ikhsans Syarifuddin Ahmad Fadli Ahmad, Andi Firman Ahmad, Imelda Aisyah Ayu Andira Alkatiri Aldi Setiawan, Aldi Aldi, Muhammad Alhumairah Amin, Siti Alhumairah Alhumairah, Siti Fuadillah Alim Amri, Nur Amalia, A. Annisa Amalia, A.Annisa Amalia, Andi Annisa Amalia, Andi Annisa Amelia, Yuyun Amin, Siti Faudillah Alhumairah Amir, Amrin Amrin Amir Andi Annisa Amalia Andi Annisa Amalia Andi Annisa Amalia Andi Fitriyah Azsahrah Andi Syahriyunita Andi Syahriyunita Syahruddin andi Yusri Aris Sakkar Aris Sakkar Dollah Ashari Abdulah Ashari Abdullah Asnaeni AM, Sitti Asriati AM, St Azhar, Alif Azman, Andi Baharsin, Syamsir Aman Dapubeang, Awaludin Darwis, Nur Wahyuni Dollah, Aris Sakkar FAJAR, RIFKI SURYA Fardi Fardi Fardi, Fardi Fitrawan Umar Fuadillah A. Amin, Siti Hamid, Hamzah Hamzah Yunus Hasra, Mila Karmila Hilal, Saiful Huddin, Misba Idrus, Irnawaty Imelda Ahmad Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Ismail Ibrahim Jumardin M Kadir, Sania Ramadhani Khilda Wildana Nur Khilda Wildana Nur Kunaifi, Aan Kurnianto, Ucok Latif, Sahabbuddin Latif, Sahabuddin Latif M muhajerin M, Jumardin Muh. Arif Muh. Arif Muh. Ilmiansah Muh. Rizal Syahdan muhajerin, M Muhamad Ilham Pasiori, Ilham Muhammad Aldi, Muhammad Muhammad Rifai Saputra Muhammad Syarif Muhammad Syarif, Muhammad Mursyid Mustafa Musiin, Windi Putri Mustafa, Mursyid Mutiah, Uryun nana, Rohana Nengsih, Anni Syahrilia Nini Apriani Rumata Nur Alim Amri Nur Hikmah Paddiyatu Nur Wahyuni Darwis Nur, Khilda Wildana NUR, KHILDA WILDANA Nurawal, Muhammad Alfacmy Nurhikmah Paddiyatu Nurkhafifah Nurkhafifah Nurkhafifah, Nurkhafifah Nurleha Syam Paddiyatu, Nurhikmah Rahmat Hidayat rahmat ramadan Ramadan, Rahmat Rapi, Adam Rasmawarni Rasmawarni Rasmawarni, Rasmawarni Rifai Saputra, Muhammad Rifaldi Rifaldi, Rifaldi RIFKI SURYA FAJAR Rohana nana Rohana Rohana ROHANA ROHANA Rosady Mulyadi Rosady Mulyadi S. Kuba, Muhammad Syafa'at Sahabbuddin Latif Sahabuddin Latif Sahabuddin Latif, Sahabuddin Saiful Hilal Sakkar, Aris Salmiah Zainuddin Sari, Nirma Mawar Sawerigading, Andi Adam Siti Fadillah A. Sitti Asnaeni Sri Andayaningsih St Asriati Supardi Jaya Tammeng Syahdan, Muh. Rizal Syahriyunita, Andi Syahruddin, A. Syahriyunita Syahruddin, A.Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita Syam syam Syam, Nurleha syam, Syam Syarifuddin, Ahcmad Ikhsans Tammeng, Supardi Jaya Umar, Fitrawan Wildana Nur, Khilda Wiwi Herawati Wiwik Wahidah Osman Wiwik Wahidah Osman Wiwik Wahidah Osman Yunus, Hamzah Yusri, Andi Yusriadi Yusriadi Yusriadi Yusriadi Zainuddin, Salmiah