Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI DAN MASALAH KESEHATAN REPRODUKSI DAN ANEMIA PADA REMAJA DI PASANTREN BABUN NAJAH ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH Asmaul Husna; Faradilla Safitri; Ulfa Husna Dhirah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang berada pada masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa, yaitu sekitar usia 10–19 tahun. Masa ini ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang sangat cepat (WHO, 2021). Periode remaja menjadi fase krusial karena di masa ini terjadi proses pematangan organ reproduksi dan pembentukan perilaku hidup yang akan berpengaruh terhadap kualitas kesehatan di masa depan (Kemenkes RI, 2022). Dampak anemia tidak hanya sebatas kelelahan fisik, tetapi juga menurunkan kemampuan konsentrasi, mempengaruhi prestasi akademik, dan menurunkan daya tahan tubuh. Jika tidak ditangani sejak dini, anemia pada remaja putri dapat berlanjut hingga masa dewasa dan kehamilan, yang kemudian meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah dan komplikasi kehamilan (Almatsier, 2019; WHO, 2021). Secara jangka panjang, peningkatan kesadaran dan pengetahuan remaja di pesantren ini akan berkontribusi terhadap penurunan angka kejadian anemia di kalangan remaja, peningkatan kualitas generasi muda, serta mendukung program nasional Indonesia Sehat 2045.
GERAKAN GAMPONG SIAGA DBD: PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT LUTUENG Finaul Asyura; Fauziah Andika; Rulia Meilina; Siti Samaniyah; Chairanisa Anwar; Ulfa Husna Dhirah; Rahmat Akbar; Rouzatun Nisa; Syarifah Asyura; Nurdin NurdinNurdin; Ratna Wilis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Gampong Lutueng, Kabupaten Pidie, yang berpotensi mengalami peningkatan kasus akibat rendahnya kesiapsiagaan dan perilaku pencegahan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan masyarakat melalui program “Gerakan Gampong Siaga DBD.” Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, pelatihan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) berbasis keluarga, pembentukan kader gampong siaga, serta simulasi penanganan dini kasus DBD. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan warga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat mengenai penyebab, penularan, dan pencegahan DBD; perubahan sikap menuju perilaku hidup bersih; serta peningkatan kesiapsiagaan keluarga dalam melakukan deteksi dini dan tindakan PSN 3M Plus. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian DBD secara berkelanjutan di tingkat gampong.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP REMAJA PUTRI MELALUI EDUKASI NYERI HAID DAN PELAKSANAAN SENAM DISMENORE DI MAS BABUN NAJJAH KOTA BANDA ACEH Raudhatun Nuzul ZA; Fitriyanti Fitriyanti; Ulfa Husna Dhirah; Rizky Swastika Renjani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri haid (dismenore) merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling sering dialami oleh remaja putri dan berdampak pada aktivitas belajar serta kualitas hidup mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan remaja putri dalam menangani nyeri haid melalui edukasi kesehatan serta praktik langsung senam dismenore sebagai metode non-farmakologis. Program dilaksanakan di MAS Babun Najjah Kota Banda Aceh dengan melibatkan 22 siswi kelas XII. Metode kegiatan mencakup penyuluhan, diskusi, demonstrasi video, dan praktik senam dismenore yang dievaluasi melalui observasi dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja mengenai mekanisme nyeri haid, faktor pencetus, serta teknik penanganan non-obat. Seluruh peserta mampu mengikuti gerakan senam dengan baik dan menyatakan bahwa senam mudah dilakukan serta bermanfaat untuk mengurangi ketidaknyamanan saat menstruasi. Kegiatan ini memberikan dampak positif melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan manajemen nyeri, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Intervensi edukasi dan senam dismenore direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah sebagai upaya promotif dan preventif bagi remaja putri.
PENDAMPINGAN KELUARGA OLEH BIDAN DI PUSKESMAS MEUKEK DALAM PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG BALITA Rizka Amalia Putri; Ulfa Husna Dhirah; Nuzulul Rahmi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan tumbuh kembang balita merupakan bagian penting dari upaya promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan anak. Pemantauan tumbuh kembang balita merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan stunting dan gangguan perkembangan anak. Namun, masih terdapat keluarga yang belum optimal dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin. Peran keluarga sebagai pengasuh utama sangat menentukan keberhasilan pemantauan tersebut, namun masih banyak keluarga yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran aktif keluarga dalam pemantauan tumbuh kembang balita melalui pendampingan oleh bidan di Puskesmas. Metode yang digunakan adalah pendampingan keluarga berbasis edukasi dan praktik langsung, meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi penggunaan Kartu Menuju Sehat (KMS), pemantauan antropometri, serta stimulasi perkembangan sesuai usia balita. Sasaran kegiatan adalah keluarga yang memiliki balita usia 0–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam memahami indikator tumbuh kembang balita, meningkatnya kepatuhan terhadap pemantauan rutin, serta meningkatnya kunjungan ke Posyandu. Pendampingan keluarga oleh bidan terbukti efektif sebagai upaya pemberdayaan keluarga dalam mendukung deteksi dini gangguan tumbuh kembang balita. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat dan pelayanan kebidanan komunitas yang berkelanjutan.
EDUKASI PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PASCA BANJIR MELALUI PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DI GAMPONG MEUNASAH LHOK, KABUPATEN PIDIE JAYA Finaul Asyura; Chairanisa Anwar; Fitria Fitria; Siti Samaniyah; Rahmat Akbar; Syarifah Asyura; Rouzatun Nisa; Ulfa Husna Dhirah; Nurdin Nurdin; Ratna Wilis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit infeksi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dan masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di daerah tropis, termasuk Indonesia. Kondisi pasca banjir dapat meningkatkan risiko penularan DBD karena adanya genangan air, sampah, barang bekas, dan tempat penampungan air yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara penularan dan pencegahan DBD dapat menyebabkan rendahnya kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama setelah banjir. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan DBD pasca banjir di Gampong Meunasah Lhok, Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, tanya jawab, serta pembagian media edukasi mengenai pencegahan DBD dan penerapan 3M Plus. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat antusias dan aktif mengikuti edukasi. Peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai penularan DBD, tanda dan gejala, tempat perkembangbiakan nyamuk, pentingnya kebersihan lingkungan, serta upaya pencegahan DBD setelah banjir. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan 3M Plus secara rutin, menjaga kebersihan lingkungan, memberantas sarang nyamuk, serta berperan aktif dalam mencegah penularan DBD pasca banjir secara berkelanjutan.
Co-Authors Ainun Mardiah Ainun Mardiah Alfitri Wahyuni Alya Ramadhani Andika, Fauziah Anis Hikma Mulia Annisa Qadrunnada Anwar, Chairanisa Anwar, Chairanisa Aris Natri Sutami Asmaul Husna Asmaul Husna Asyura, Finaul Chairanisa Anwar Cut Ratna Keumala Dian Ulviara ELFINA ELFINA Eva Rosdiana Eva Rosdiana Fahmi, Zaisar Faradilla Safitri, Faradilla Fauziah Andika Finaul Asyura Finaul Asyura Fithri Nazs Fitria Fitria Fitria fitriyanti fitriyanti Fitriyanti Fitriyanti Fitriyanti Fitriyanti Fitriyanti Fitriyanti Halija, Siti Hasratina, Illa Henny febriani Henny Febriani Iskandar Iskandar Juneris Aritonang Kesumawati, Kesumawati Lestari, Soraya Maghlisa, Ulfa Ibna MARNIATI . Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati, Marniati Mastura, Yuyun Maulida, Fitri Maulidella Maulidella Meilina, Rulia Mifta Yunisa Mukhlis Mukhlis Naura Azkia Noerma Ismayukha Nurdin Nurdin Nurdin NurdinNurdin Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurna Fauziah Nuzulul Rahmi, Nuzulul Putri Mauliza, Putri Putri, Rizka Amalia Rahmad Akbar Rahmat Akbar Rahmat Akbar Ratna Wilis Ratna Wilis Ratna Wilis Raudhatun Nuzul ZA Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Rezeki, Sahbainur Riska Amalia Putri Rizka Amalia Putri Rizky Swastika Renjani Rosdiana, Eva Rossi Aulia Pratiwi Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Rulia Meilina Sahbainur Rezeki Salisatul Uqrha Sarini Vita Dewi Siti Afsah Siti Rohani Siti Samaniyah Syarifah Asyura Syarifah Asyura Syarifah Naja Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna Thaharunnisa, Syarifah Ulfi Mawaddah Ulfira, Melya Utama, Indra Wahyuni, Alfitri Wirza Wirza Yassirly, Yassirly Yunisa, Mifta