Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Kompetensi Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Efektivitas Organisasi di Sekolah Muhammadiyah Budianto, Budianto; Latif, Mukhtar; Wahyudi, Wahyudi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2731

Abstract

Pengawas sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung efektivitas organisasi, khususnya di SMK Muhammadiyah yang ada di Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompetensi pengawas sekolah dan efektivitas organisasi di SMK Muhammadiyah Jambi dengan menggunakan pendekatan teori Human Resource Management (HRM) Territory. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Subjek penelitian melibatkan pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru di SMK Muhammadiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawas menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan penguasaan teknologi supervisi, minimnya pelatihan profesional yang relevan, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya koordinasi dengan pemangku kepentingan sekolah. strategi yang direkomendasikan meliputi pelatihan berkelanjutan, penguatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, serta dukungan kebijakan yang mendukung pengembangan profesional pengawas. Dengan implementasi strategi ini, pengawas diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara lebih efektif, meningkatkan koordinasi, dan memberikan dampak yang signifikan terhadap efektivitas organisasi sekolah.
Kedudukan Nikah Urfi dalam Sistem Hukum Keluarga Islam: Studi Komparatif Antara Legitimasi Hukum di Indonesia dan Mesir Daud, Sulhi M; Latif, Mukhtar; Muhammad, Fauzi
Wajah Hukum Vol 9, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/wjh.v9i1.1801

Abstract

Urfi marriage, which is a form of marriage without official registration, is an important theme in the study of Islamic family law in Indonesia and Egypt. This study aims to analyze the position of urfi marriage in the context of positive law and sharia, and its implications for the rights of women and children. In Indonesia, urfi marriage is not legally recognized because it does not meet the registration requirements stipulated in the Marriage Law and the Compilation of Islamic Law. In contrast, Egypt recognizes urfi marriage as valid according to religion, but still emphasizes the importance of registration for legal protection. This study uses a qualitative approach and comparative study methods, by analyzing legal documents, fiqh literature, and the views of scholars. The results show that although urfi marriage is recognized in sharia, this practice poses serious challenges in protecting individual rights. This study recommends the need for policy reform to bridge the gap between sharia law and the practical needs of society, in order to ensure justice and protection for all parties involved.
Analysis of the Indonesian Banking System: A Comparison Between Conventional and Sharia Banks Hafiz, Ahsan Putra; Latif, Mukhtar; Muhammad, Pauzi; Umar, M. Hasbi; Adawiyah, Robi'atul; Husin, Midhat; Sibawaihi, Muhammad
Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syariah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah
Publisher : Islamic Family Law Department, STAI Syekh Abdur Rauf Aceh Singkil, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58824/mediasas.v8i2.300

Abstract

This article discusses the banking system, both conventional and Islamic. Conventional adopts the bank interest system, while Islamic adopts the profit-sharing system. The main findings from the literature indicate that Islamic banks, through the profit-sharing system, offer a more equitable distribution of wealth and are considered to have a better risk-sharing mechanism, especially during periods of financial instability. However, the profit-sharing system often faces challenges related to transparency and monitoring, which can potentially affect operational efficiency. In contrast, conventional banks, although benefiting from a simpler interest-based structure, may expose their customers to interest rate volatility and lack the social justice dimension emphasized in Islamic finance.  [Artikel ini membahas mengenai sistem perbankan, baik bersifat konvensional maupun syariah. Konvesional menganut sistem bunga bank, sedangkan syariah menganut system bagi hasil. Temuan utama dari literatur menunjukkan bahwa bank syariah, melalui sistem bagi hasil, menawarkan distribusi kekayaan yang lebih adil dan dianggap memiliki mekanisme pembagian risiko yang lebih baik, terutama selama periode ketidakstabilan keuangan. Namun, sistem bagi hasil seringkali menghadapi tantangan terkait transparansi dan pemantauan, yang berpotensi mempengaruhi efisiensi operasional. Sebaliknya, bank konvensional, meskipun mendapatkan keuntungan dari struktur berbasis bunga yang lebih sederhana, dapat membuat nasabahnya terkena volatilitas suku bunga dan tidak memiliki dimensi keadilan sosial yang ditekankan dalam keuangan Islam].
Landasan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Riyadi, Sugeng; Firdaus, Ahmad Sofwan; Yennizar.N, Yennizar.N; Latif, Mukhtar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.558

Abstract

This study aims to comprehensively examine the various foundations underlying the development of the Islamic education curriculum. In Islamic education, the curriculum functions not only as a learning guide but also as a medium for holistically transmitting Islamic values. Amid the challenges of globalization, technological advancements, and socio-cultural changes, the Islamic education curriculum is required to remain relevant without neglecting the fundamental principles of Islamic teachings. Therefore, a deep understanding of theological, philosophical, psychological, sociological, cultural, and scientific-technology foundations is essential. This study employs a descriptive qualitative approach through literature analysis to explore the interrelationships among these foundations. The findings indicate that an integrative approach to curriculum development can produce Muslim generations who are not only knowledgeable but also possess Islamic character and adaptability to contemporary changes. Thus, the curriculum serves as a strategic instrument in realizing the holistic objectives of Islamic education.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Dalam Perencanaan Dan Implementasi Kurikulum Pendidikan Nasution, Imam Wahyudi; Wahyuni, Sri; Ritonga, Nurhayani; Yennizar.N, Yennizar.N; Latif, Mukhtar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.866

Abstract

Kurikulum dipahami sebagai peta jalan utama dalam mencapai tujuan pendidikan Islam yang holistik—menggabungkan aspek spiritual, intelektual, dan keterampilan hidup. Perencanaan kurikulum mencakup penetapan tujuan, pemilihan isi, pengorganisasian pengalaman belajar, hingga evaluasi, yang semuanya harus didasarkan pada prinsip-prinsip ajaran Islam serta disesuaikan dengan tantangan zaman modern. Sementara itu, implementasi kurikulum menekankan pentingnya penerjemahan kurikulum tertulis ke dalam praktik pembelajaran yang efektif, melalui tahapan penyusunan program, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi berkelanjutan. Faktor-faktor seperti kompetensi guru, dukungan kebijakan, kesiapan infrastruktur, serta integrasi teknologi juga turut memengaruhi keberhasilan implementasi. Prinsip inklusivitas, pembelajaran berpusat pada peserta didik, keberlanjutan, dan kontekstualisasi lokal menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan kurikulum. Dengan pendekatan yang sistemik dan integratif, kurikulum pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki integritas moral dan spiritual. Perencanaan kurikulum cukup baik: silabus 95%, RPP 92%, metode aktif 85%, materi ajar 80%, dan penilaian otentik 90%. Namun, implementasinya lebih rendah: silabus 90%, RPP 88%, metode aktif 70%, materi ajar 65%, dan penilaian otentik 75%.
Kebijakan Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar Dan Menengah, Serta Pesantren Putri, Anjellie Dasviana; Istikarani, Mutya; Lisaryadi, Lisaryadi; Yennizar.N, Yennizar.N; Latif, Mukhtar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1550

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan standar nasional pendidikan pada jenjang PAUD, pendidikandasar, dan menengah. Selain itu juga untuk menganalisis implementasi standar isi, proses, penilaian, dan kelulusan pada masing-masing jenjang pendidikan sesuai regulasi yang berlaku. Penulisan artikel ini menggunakan metode tinjauan literatur. Agar kualitas pendidikan terjamin dan merata, diperlukan standarisasi pendidikan dari jenjang PAUD hingga pendidikan menengah. Standarisasi ini diwujudkan melalui penerapan Standar Nasional Pendidikan yang meliputi delapan aspek utama, seperti standarisi, proses, kompetensi lulusan, tenaga pendidik, sarana prasarana, pengelolaan, pembiayaan, serta penilaian. Standar ini bertujuan menciptakan keseragaman mutu pendidikan di seluruh Indonesia, sehingga setiap siswa, tanpa memandang lokasi atau latar belakang, memperoleh akses pendidikan bermutu yang setara. Standarisasi juga menjadi landasan evaluasi berkelanjutan dan mendorong profesionalisme tenaga pengajar, yang pada akhirnya meningkatkan mutu pembelajaran secara menyeluruh.
Social Harmony In Maintaining Interfaith Harmony From The Perspective Of Maqashid Syari'ah In Jambi Yeni Fatma Sabli; Latif, Mukhtar; Pauzi, Pauzi
El-Ghiroh : Jurnal Studi Keislaman Vol. 23 No. 2 (2025): September
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/el-ghiroh.v23i2.1009

Abstract

Social harmony is essential for fostering peaceful coexistence in multicultural societies, particularly in regions with diverse religious backgrounds like Jambi Province, Indonesia. This study investigates the role of Maqashid Syari'ah Islamic legal objectives in promoting interfaith harmony and social cohesion. This study employs a qualitative approach to explore the concept of social harmony and its significance in promoting inter-religious coexistence, specifically within the context of Maqashid Syari'ah in Jambi Province. The study highlights the importance of collective commitment from various societal actors, including religious leaders, community organizations, and local governments, in promoting interfaith dialogue and understanding. The research identifies practical strategies for enhancing social cohesion, such as community engagement initiatives and educational programs emphasizing shared values and mutual respect among religious groups. This study underscores the relevance of Maqashid Syari'ah as a guiding framework for addressing contemporary challenges of intolerance and radicalism in Jambi Province. By promoting social harmony through the lens of Islamic teachings, the research offers valuable insights and practical solutions that can be adapted to other regions facing similar challenges. Fostering a tolerance and cooperation culture is vital for achieving sustainable peace and stability in diverse societies.
A Comprehensive Analysis of Academic Staff Performance of Early Childhood and Elementary Education: The Nexus of Teaching, Research, and Community Service Akhyar, Yundri; Riyantini, Safiyah; Latif, Mukhtar; Jamrizal, Jamrizal
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 8 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

The effectiveness of lecturers in executing the Tri Dharma of Higher Education teaching, research, and community services a crucial metric for assessing a university's quality, reputation, and competitiveness.  Nonetheless, discrepancies in instructor performance across universities, especially Universitas Riau, persist as a considerable concern.  This study seeks to determine the extent to which lecturers at Universitas Riau have successfully fulfilled their roles in education, research, and community service.  The aim of this research is to delineate and evaluate lecturers' accomplishments according to the criteria of the Tri Dharma of Higher Education. This study utilizes a descriptive quantitative methodology involving 147 permanent lecturers selected through accidental sampling approaches.  Data were gathered by documentation and examined employing descriptive statistics, encompassing minimum, maximum, mean, and standard deviation values.  The findings indicate that the predominant proportion of lecturers (71.43%) are classified within the "moderate" performance category, and the remainder are allocated among the "high," "low," "very high," and "very low" categories.  The educational component exhibited the highest performance, whereas research and community service demonstrated considerable variability.
Kecakapan Hidup Lulusan Dalam Meningkatkan Nilai Tambah Masyarakat Pengguna Di Madrasah Aliyah Negeri Provinsi Jambi Kasmadi, Jon; Latif, Mukhtar; Rosyadi, Kemas Imron
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1252

Abstract

Artikel ini disajikan sebagai langkah awal untuk membangun program akademik dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan kritis siswa Madrasah Aliyah Negeri dalam rangka meningkatkan proporsi pengguna di Provinsi Jambi. Dengan fokus pada Madrasah Aliyah Negeri sebagai lembaga pendidikan Islam terkemuka. Menganalisis kualitas dan ketersediaan pendidikan kehidupan di Madrasah Aliyah Negeri Provinsi Jambi, studi ini meneliti infrastruktur pendidikan, kurikulum yang lebih baik, dan metode pengajaran yang digunakan. Hasil penunjukkan kajian Persepsi dan Kesiapan Lulusan Madrasah Aliyah Negeri dalam Rangka Memaksimalkan Potensi Masyarakat Pribumi, Studi ini mengevaluasi seberapa baik Madrasah Aliyah Negeri Provinsi Jambi dapat beradaptasi dengan perubahan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam berbagai konteks sosial dan profesional berdasarkan pelajaran hidup yang telah mereka pelajari
Sistem Inovasi Kiai Dalam Membangun Strategi Keberhasilan Pondok Pesantren Salafiyah Di Provinsi Jambi Hifasoh, Fikri; Latif, Mukhtar; Rosyadi, Kemas Imron
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1375

Abstract

This article is presented as an initial step to build an academic program with the aim of meeting the critical needs of Santri Salafiyah Islamic boarding schools in Jambi Province have an important role in the preservation and development of traditional Islamic religious education. However, the challenges of modernization and social change demand innovation to ensure the success and sustainability of these educational institutions. This study examines the innovation system applied by Kiai as leaders of Salafiyah Islamic boarding schools in developing success strategies. Using a qualitative approach, this study explores the innovative methods used by Kiai in managerial, curriculum, and human resource development aspects. The results show that adaptation to technology, renewal of teaching methods, and community-based management are key elements in the pesantren's success strategy. The innovations applied by Kiai not only improve the quality of education but also strengthen the competitiveness and relevance of pesantren in the context of modern times. This research provides insights for other pesantren managers in designing and implementing effective strategies to succeed in traditional Islamic education.