Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Perception of online learning with anxiety and stress level among medical students Dewanti, Nanda Derista Ayu; Nugroho, I Gusti Bagus Indro; Lestari, Anik; Yuliadi, Istar; Ilyas, Muhana Fawwazy; Triniputri, Winastari Yarhanim
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p600-608.2023

Abstract

Objective: This study aimed to find out the association between the perception of online learning and anxiety as well as stress levels among medical students. Methods: This is an observational analytic study with a cross-sectional approach. The sample was comprised of 213 undergraduate medical studentsept at Medical Faculty Universitas Sebelas Maret (UNS) and data were collected using total sampling. The study was conducted using the Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS), Perceived Stress Scale (PSS), and perception of online learning questionnaires. Data were analyzed using Chi-square, Cramer’s V, and Kendall tau b test. Results: This study shows a significant correlation between the perception of online learning and anxiety (p=0.049) as well as stress level (p=0.007). Sex also has an association with anxiety (p=0.010) and stress level (p=0.004). Furthermore, female has higher anxiety and stress levels compared to male. Conclusions: Perception of online learning is related to the anxiety and stress level among medical students.
Peningkatan Cakupan ASI Eksklusif melalui Program Edukasi “GENDIS” (Generasi Emas dengan ASI Eksklusif) di Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali Selviana, Tasya Ardia; Ma'mun, Wafa; Putri, Salsabila Nur Azizah Harinda; Septiana, Risda; Safitri, Retno; Lestari, Anik; Andarwati, Dwi Astuti Dian
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.15440

Abstract

Background: In 2023 the coverage of exclusive breastfeeding for infants aged 6-23 months in Indonesia was 55.5%, while the national target was 75%. The coverage of exclusive breastfeeding in Boyolali Regency reached 79,1% in 2022, but in Sambi Subdistrict It was only 50,5% in 2024 indicating that this figure did not meet the national target. The aim of this program is to increase the coverage of exclusive breastfeeding in Puskesmas Sambi, Boyolali Regency’s working area. Method: The method used was community nutrition education based on the result of problem analysis using problem solving cycle from primary and secondary datas. The program ‘s success was assessed by the difference between average pre-test and post-test score. Result: Based on the results, the average pre-test score was 77,78 and the average post-test score was 83,65. It showed an increase of 5,87 for the average score. The statistical test found a significant difference between average pre-test and post-test scores with p = 0.020 (p < 0.05). Conclusion: Education using lecture also question and answer discussion combined with several medias such as leaflet, recipe book, videos, and practice tool in "GENDIS (Generasi Emas dengan ASI Eksklusif)" education program succeeded in increasing participants’ knowledge about exclusive breastfeeding practice solution for working mothers.
Automasi Irigasi di Lahan Pasir Pantai untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Budidaya Herawati, Aktavia; Mujiyo; Herdiansyah, Ganjar; Syamsiyah, Jauhari; Lestari, Anik
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.56096

Abstract

Lahan pasir pantai di Dusun Sogesanden, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan lahan sub-optimal yang memiliki keterbatasan biofisik lahan. Permasalahan utama budidaya di lahan pasir yaitu rendahnya efisiensi dan efektivitas penyiraman. Diperlukan sistem irigasi yang efisien dan efektif untuk menyediakan lengas yang cukup bagi tanaman. Tujuan penelitian ini adalah merakit dan mengimplementasikan teknologi automasi irigasi tetes pada lahan budidaya kacang tanah (Arachis hypogaea L.). Teknologi ini mampu memberikan air secara tepat kebutuhan dan sasaran yaitu pada zona perakaran tanaman. Metode yang digunakan adalah perakitan automasi sistem irigasi dengan alat monitoring kelembapan dan aplikasi penyiraman di lahan budidaya pasir pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem automasi irigasi telah berhasil dirakit dan diaplikasikan pada lahan pasir pantai, sistem berfungsi dengan baik. Sensor tanah mampu membaca kondisi lengas tanah dan mengirimkan data ke controller. Layar pada LCD menujukkan nilai kondisi lengas > 700 jika tanah dalam kondisi kering dan nilai lengas ≤420 jika tanah dalam kondisi basah. Keran otomatis akan membuka (>700) sehingga air dari tandon akan mengalir melalui selang menuju perakaran tanaman dan keran otomatis akan menutup dan menyetop aliran air dari tandon jika nilai lengas ≤420. Diperoleh efisiensi tenaga kerja siram mencapai 100% setelah menggunakan teknologi automasi irigasi irigasi tetes.
Effectiveness Of Education Through Social Media To Improve Nutritional Knowledge And Behavior On Pregnant Women As A Step To Prevent Stunting : A Literature Review Hanifah, Rofi'atul; Budihastuti, Uki Retno; Lestari, Anik
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i2.14176

Abstract

Latar Belakang: Kejadian balita stunting (pendek) adalah salah satu permasalahan gizi kronik yang penyebabnya  meliputi banyak faktor, salah satunya gizi ibu saat kehamilan. Masa kehidupan anak sejak janin di dalam kandungan ibu sampai lahir dan berusia dua tahun (1000 HPK) adalah masa-masa genting pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal Kurangnya pengetahuan mengenai diet selama kehamilan menjadi hambatan utama bagi ibu hamil untuk memiliki praktik diet yang baik. Pengetahuan, sikap gizi, dan pola makan pada ibu hamil diupayakan dapat diubah melalui pendekatan secara sistematis dan terus-menerus terhadap ibu hamil. Salah satu cara yang akan digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik gizi ibu hamil adalah edukasi dengan menggunakan media sosialTujuan: Mengetahui pengaruh pemberian edukasi gizi melalui media sosial terhadap pengetahuan dan perilaku ibu hamil sebagai langkah pencegahan stuntingMetode: Article review dibuat dengan menggunakan metode telaah pustaka. Artikel yang digunakan didapat dari mesin pencarian jurnal yang dilakukan di EBSCO, ProQuest, Science Direct dan PubMed dalam kurun waktu 10 tahun terakhirHasil: Dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan bahwa pemberian edukasi pada ibu hamil melalui media sosial memiliki pengaruh yang bermakna dalam peningkatan pengetahuan dan perilaku ibu hamil sebagai langkah pencegahan stuntingKesimpulan: Terdapat perbedaan pengetahuan dan perilaku ibu hamil mengenai pencegahan stunting sebelum dan sesudah pemberian edukasi gizi melalui media sosial Kata Kunci : Perilaku; Pengetahuan; Nutrisi; Hamil; Media Sosial ABSTRACT Background: Stunted toddlers are a chronic nutritional problem that stems from many factors, including the mother's nutrition during pregnancy. The period of a child's life from the fetus in the mother's womb until birth and two years old (1000 HPK) is a critical period for optimal child growth and development. Lack of knowledge about diet during pregnancy is the main obstacle for pregnant women to have good dietary practices. The knowledge, nutritional attitudes, and eating patterns of pregnant women must be changed through a systematic and continuous approach to pregnant women. Providing nutrition education using social media is an example of a method that can be used to increase nutritional knowledge and behavior of pregnant women.Objective: To determine the effect of providing nutrition education through social media on the knowledge and behavior of pregnant women as a step to prevent stunting.Method: Article review was created using the literature review method. The articles used were obtained from journal search engines carried out on EBSCO, ProQuest, Science Direct and PubMed within the last 10 years.Results: From several studies that have been conducted, it was found that providing education to pregnant women through social media has an influence in increasing the knowledge and behavior of pregnant women as a step to prevent stunting.Conclusion: There are some improvement in the knowledge and behavior of pregnant women regarding stunting prevention before and after being given nutrition education through social media Keywords: behavior; knowledge; nutrition; pregnant; social media
Adolescent Nutritional Status About Parental Feeding Practice And Macronutrient Intake Pasaribu, Aisyah Pertiwi; Lestari, Anik; Priyatama, Aditya Nanda
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 10 No 2 (2024): August 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v10i2.1404

Abstract

The nutritional status of adolescents remains a surpassing challenge for parents, society, and the healthcare sector. Adolescents' nutritional status can be affected by a variety of comprehensive factors, such as parental feeding practice and the daily intake of macro-nutrients. This study aimed to analyze the correlation between parental feeding practice and the daily intake of macro-nutrients among adolescents. This study is an analytical observational study with a cross-sectional design. The sample was collected from about 120 respondents using the stratified random sampling technique. Anthropometric measurements were collected using digital weight scales and microtoise. Parental feeding practice was assessed using the Adolescent Perceptions of Parents' Feeding Practice questionnaire, characteristic data and pocket money and the daily intake of macro-nutrients used the Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). The data were collected and analyzed using the Chi-Square (p-value <0.05), followed by a multivariate logistic regression test (p-value <0.05). Around 51.7% of adolescents with malnutrition. The factors associated with the nutritional status of adolescents are parental feeding practice (p-value=0.017; OR=2.98), pocket money (p-value=0.118; OR=1.96), energy intake (p-value=0.246; OR=1.41), protein intake (p-value=0.087; OR=1.79), fat intake (0.975; OR=1.01), and carbohydrate intake (1.003; OR=0.41). Parental feeding practice, intake of energy and macronutrients, especially carbohydrates is related to the nutritional status of adolescents. There is no relationship between pocket money, protein intake and fat intake with nutritional status of adolescents. Based on multivariate analysis, it is reported that parental feeding practice and carbohydrates intake has a strong relationship with nutritional status of adolescents.
HUBUNGAN FAD DIETS, CITRA TUBUH, STRES, TEKANAN TEMAN SEBATA DENGAN GANGGUAN MAKAN PADA REMAJA PUTRI USIA 16-18 TAHUN: Hubungan Fad Diet, Citra Tubuh, Stres, Tekanan Teman Sebaya dengan Gangguan Makan pada Remaja Putri Usia 16-18 Tahun Puspita, Berliana; Lestari, Anik; Andayani, Tri Rejeki
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 1 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i1.2024.49-57

Abstract

Background: Girls experience increases in body fat and weight from puberty through late adolescence. In order to achieve their ideal body weight, young women as a consequence changed their eating habits, exercised, took care of their bodies, and used diet pills among other things. Eating disorders are caused by this practice. Persistent eating disorders can result in illness among those affected. Objectives: The aim of this research was to examine how eating disorders in female teenagers are related to fad diets, body image, stress, and peer pressure. Methods: An observational research methodology employing a cross-sectional analytic polling design was utilized. Purposive sampling Simple random sampling was used to collect data from a total of 111 individuals. From July to August 2022, the study was carried out in several secondary schools in Malang City. Results: Research results revealed a significant connection between binge eating disorder and body image (p=0.002), stress (p=0.001), and social pressure (p=0.000). However, there was no observed association between fad diets and binge eating disorder. Eating disorders exhibited a multivariate relationship with fad dieting, body image, stress, and peer pressure, as evidenced by a Nagelkerke R square value of 0.595. Conclusions: There is a correlation between eating disorders and fad diets, as well as stress, peer pressure, and body image.
IMPACT OF BREAKFAST HABITS, DIETARY DIVERSITY, AND FAMILY SUPPORT ON ADOLESCENT OVERWEIGHT: A CROSS-SECTIONAL STUDY Kotrunnada, Dani Zulfa; Kusnandar, Kusnandar; Lestari, Anik
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2280

Abstract

Data Riskesdas 2018 Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan bahwa 14,63% remaja usia 16-18 tahun mengalami kelebihan berat badan, dengan 10,89% diklasifikasikan sebagai obesitas. Kegemukan pada masa remaja dapat meningkatkan risiko kematian dan menjadi faktor risiko penyakit degeneratif. Melewatkan sarapan adalah kebiasaan yang berkontribusi terhadap masalah gizi pada usia remaja. Selain itu, keragaman makanan yang dikonsumsi memainkan peran penting dalam menentukan status gizi remaja. Dukungan keluarga juga mempengaruhi sikap individu dalam mengelola berat badan; dukungan positif dari keluarga cenderung menumbuhkan sikap positif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kebiasaan sarapan, keragaman makanan, dan dukungan keluarga dengan kejadian kegemukan pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan dilakukan pada bulan April hingga Mei 2024. Sampel penelitian terdiri dari 110 remaja berusia 16-18 tahun di Kota Yogyakarta. Pengukuran antropometri dilakukan dengan menggunakan timbangan digital dan stadiometer. Dukungan keluarga dinilai melalui kuesioner yang telah divalidasi, dan asupan makanan dikumpulkan dengan menggunakan formulir recall 24 jam. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan (p<0,05) dan keragaman makanan (p<0,05) dengan kejadian kegemukan. Namun, tidak ada hubungan yang signifikan yang ditemukan antara dukungan keluarga dengan kejadian kelebihan berat badan (p>0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kebiasaan sarapan dan keragaman makanan secara signifikan mempengaruhi kejadian kelebihan berat badan di kalangan remaja, sedangkan dukungan keluarga tidak. Penelitian di masa depan harus mempertimbangkan pengaruh kelompok teman sebaya dan media sosial untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang berkontribusi.
EFEKTIVITAS COOKIES UBI JALAR UNGU DALAM MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT PADA REMAJA PUTRI ANEMIA Nusra, ST Austa; Lestari, Anik; Hikmayani, Nur Hafidha
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2335

Abstract

Adolescent girls are susceptible to anemia due to menstruation, less diverse food intake, causing hemoglobin and hematocrit levels below normal. The global prevalence of anemia in women aged 15-49 years is 29.9%, especially in Indonesia aged 15-24 years is 48.9%. Therefore, it is necessary to overcome anemia with functional purple sweet potato (UJU) food produced into cookies to increase Fe intake and can extend shelf life. This study aimed to assess the effectiveness of UJU cookies in increasing Hb and Hct levels in adolescent girls. This experiment used a pre-post test design with a control group. The sampling technique used the stratified random sampling method. The research respondents were 38 adolescent girls from 3 high schools in Surakarta City with three treatment groups. The volumetric impedance method for measuring Hb and Hct. The research intervention in the form of UJU cookies and regular cookies was given for 60 days. The Kruskal-Wallis test and one way Anova were used to compare Hb and Hct levels between the three groups. The results showed that the provision of UJU cookies 100 g/week (P2) experienced an increase in Hb of 0.52 g/dL (p = 0.001) and Hct levels increased by 4.04% (p = 0.001). From this study it can be concluded that the provision of UJU cookies can improve Hb and Hct levels in anemic adolescent girls and as an alternative based on functional food to increase Hb, Hct levels and nutrient intake so that it can overcome the problem of anemia in the community, especially adolescent girls.
The Influence of Nutritional Coaching (in the Network) on the Level of Nutritional Knowledge of Mothers of Stunting Toddler Fithriah, Alfi Rahmatillah Nur; Sumardyono; Lestari, Anik
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5957

Abstract

Stunting is still an unresolved nutritional problem. Stunting in children is the result of chronic malnutrition or impaired growth and development in the past. The stunting rate among toddlers in Mojokerto Regency is 27.4% (2021). This research aims to analyze the influence of nutritional coaching (in the network) on the level of nutritional knowledge of mothers of stunting toddlers in Sooko District, Mojokerto Regency. This research is a quasi-experimental research with a pretest - posttest control group design. The sampling technique used was purposive sampling. The research instrument used a nutritional knowledge questionnaire and a 24-hour recall form. The type of data is primary data with statistical analysis using Paired sample T-test. Online nutritional coaching can increase the difference in the value of the mother's nutritional knowledge level, showing significant changes between before and after treatment with a p value of 0.000. Based on statistical tests between groups, a p-value of 0.005 was obtained. Statistical tests on these differences resulted in p < 0.05, meaning the differences were significant between groups. The conclusion of this research is that online nutritional coaching via leaflets can increase the nutritional knowledge of stunted mothers of toddlers.
Co-Authors Aditya Nanda Priyatama AKTAVIA HERAWATI Andarwati, Dwi Astuti Dian Aprilia Tri Astuti Ardina, Safira Cindra Aruni Aruan Aseptama, Prisma Putra Ghirby Basofi Ashari Mappakaya Bhisma Murti Dewanti, Nanda Derista Ayu Diffah Hanim Diffah Hanim Diyono, Diyono Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Elvia Ivada Eti Poncorini Pamungkasari Eti Poncorini Pamungkasari Fanani, Mohammad Febriyadin, Fitsyal Fithriah, Alfi Rahmatillah Nur Ganjar Herdiansyah, Ganjar Hanifah, Rofi'atul Hanifah, Rofi’atul Hanim, Diffah Harsono, Rizki Dwi Agustin Hartono Hartono Ida Nurwati Ilyas, Muhana Fawwazy Irma Wardani Istar Yuliadi Iwan Yahya Jauhari Syamsiyah Kotrunnada, Dani Zulfa kusnandar kusnandar Lilik Retna Kartikasari Ma'mun, Wafa Mappakaya, Basofi Ashari Mohammad Fanani Mujiyo Nistya Rischa Primadyanie, Nistya Rischa Novitasari, Maryam Nugroho, I Gusti Bagus Indro Nur Hafidha Hikmayani Nursia Aja Nuryani Nuryani Nuryani Nuryani Nusra, ST. Austa Pamungkas, Eti Poncorini Pamungkasari, Eti Poncorini Pasaribu, Aisyah Pertiwi Permatasari, Rizqi Annisa Prabawangi, Ega Galuh Prisma Putra Ghirby Aseptama Puspita, Berliana Putri, Salsabila Nur Azizah Harinda Ravik Karsidi Retno Safitri, Retno Rifni Arneswari Fardianingtyas Rizki Dwi Agustin Harsono Salsabila, Unik Hanifah Sapja Anantanyu, Sapja Selviana, Tasya Ardia Septiana, Nani Septiana, Risda Sri Witurachmi Sumardyono Suminah Suminah, Suminah Syifa Marhattya Rizky Syifa Marhattya Rizky Tri Rejeki Andayani Tria Rosana Triniputri, Winastari Yarhanim Uki Retno Budihastuti Vitri Widyaningsih Wiriyana, I Gusti Ngurah Agung yulia lanti retno dewi Yulia Lanti Retno Dewi