Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : PESHUM

Simbolisme Religius dalam Struktur Masjid Sunan Muria Permatasary, Putri Yourdamarta Adinda Meychilla; Mohammad Kanzunnudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolisme religius yang terkandung dalam elemen-elemen arsitektural Masjid Sunan Muria, yang merupakan salah satu peninggalan penting dalam sejarah dakwah Islam di Jawa. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa setiap struktur fisik masjid—mulai dari tangga yang menanjak, atap tumpang tiga, hingga ornamen ukiran—mengandung pesan spiritual dan filosofi sufistik yang erat kaitannya dengan dakwah kultural Wali Songo. Simbol-simbol tersebut tidak hanya memperkuat identitas keislaman masyarakat lokal, tetapi juga berfungsi sebagai media edukatif dalam menanamkan nilai-nilai religius dan karakter luhur. Temuan ini memberikan kontribusi dalam bidang kajian budaya, arsitektur Islam, serta pendidikan berbasis kearifan lokal. Masjid Sunan Muria terbukti tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai narasi visual tentang perjalanan spiritual dan integrasi Islam dengan budaya Nusantara.
Kajian Nilai Budaya dan Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Desa Pamotan Aryani, Iddha; Muhammad Dasri; Mohammad Kanzunnudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13269

Abstract

Sebagai bagian dari warisan sastra lisan,cerita rakyat memiliki peran signifikan dalam kehidupan masyarakat, baik di masa lalu maupun di masa kini.Lebih dari sekedar menjadi sumber hiburan, cerita rakyat kaya akan nilai-nilai moral, agama, sosial, dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.Penelitian ini bertujuan untuk menyingkap nilai-nilai budaya dan religius yang terkandung dalam cerita rakyat “Desa Pamotan” yang diambil dari buku Cerita Rakyat Pesisir Timur Jawa Tengah karya Kanzunnudin (2023).Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis isi.Data penelitian berupa teks cerita rakyat “Desa Pamotan” dikaji untuk mengidentifikasi nilai-nilai moral, religius, sosial, dan budaya yang ada di dalamnya.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa cerita rakyat ini mengandung nilai moral seperti kejujuran, ketekunan, dan pengendalian diri; nilai religius berupa doa, keyakinan kepada Tuhan, serta spiritualitas dalam praktik meditasi; nilai sosial berupa solidaritas, gotong royong, dan empati terhadap sesama; serta nilai budaya berupa penghormatan terhadap alam, tradisi setempat, dan asal usul nama-nama tempat.Dengan demikian, cerita rakyat “Desa Pamotan” tidak hanya berperan sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter dan pelestarian kearifan lokal.Penelitian ini menegaskan bahwa cerita rakyat tetap relevan dalam membentuk jati diri bangsa di era globalisasi yang semakin kompleks.
Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Ki Ageng Ngerang untuk Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Rismaya, Dhena; Pangestia Novi Tri Dewi; Mohammad Kanzunnudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13313

Abstract

Penanaman nilai moral merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar karena berperan sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik. Cerita rakyat, sebagai warisan budaya yang sarat kearifan lokal, dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar untuk menanamkan nilai moral. Artikel ini bertujuan menganalisis nilai-nilai moral dalam cerita rakyat Ki Ageng Ngerang serta relevansinya terhadap penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis data model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data utama berasal dari buku Ki Ageng Ngerang karya Mohammad Kanzunnudin (2025), yang diperkuat oleh jurnal dan literatur terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa cerita tersebut memuat nilai religius, tanggung jawab, toleransi, cinta damai, kerja keras, pantang menyerah, menghargai prestasi, kerjasama, serta peduli sosial. Seluruh nilai tersebut sejalan dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, sehingga cerita rakyat relevan dijadikan sumber pembelajaran kontekstual untuk penguatan pendidikan karakter
Analisis Nilai Budaya Cerita Rakyat Perang Obor Desa Tegalsambi Kabupaten Jepara Aris Basuki; Aldea Maulida Achsa; Mohammad Kanzunnudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam cerita rakyat Perang Obor yang berasal dari Desa Tegalsambi, Kabupaten Jepara. Cerita diambil dari buku Cerita Rakyat Pesisir Timur karya Muhammad Kanzanuddin (2019) sebagai sumber utama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat. Analisis data dilakukan melalui tahapan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Perang Obor mengandung berbagai nilai budaya yang tercermin dari alur cerita dan tradisi yang berkembang hingga saat ini. Nilai-nilai budaya tersebut meliputi nilai gotong royong, tanggung jawab, keberanian, religiusitas, serta pelestarian tradisi. Cerita asal-usul yang berkisah tentang konflik antara Mbah Kyai Babadan dan Ki Gemblong menjadi dasar pemahaman masyarakat mengenai makna simbolis perang obor sebagai sarana tolak bala dan ungkapan syukur. Nilai-nilai budaya yang ditemukan tidak hanya menggambarkan kehidupan masyarakat masa lampau, tetapi juga masih relevan sebagai pedoman dalam kehidupan sosial masyarakat Tegalsambi pada masa kini.
Co-Authors Abelia Helga Natasya Adam Sidqi Agus Darmuki Agus Hartono Aira Annastasya Aldea Maulida Achsa Anessa Nurhidayah Antika, Silfi Arif Rifa’i Aris Basuki Aryani, Dias Syifa Aryani, Iddha Arzella Devi Ristia Putri Aulia Rohmah Aulia Tri Lestari Aurelia Cahya Fadhilatul Khalila Ayu Dewi Nafisatul Khofifah BUDIYANTO Cholida Azzahro Cike Ilpia Diah Ayu Anisa Putri Dicky Amirul Hasan Dwiana Asih Wiranti Elisa Septiana Ema Zulfiani Erik Aditia Ismaya Fara Fatika Maharani Farida Maulida Febrianti, Adhelia Putri Fifit Fidyastuti Fitmaya Intan Nazwa Gista Ayu Astriani Hanim Aulia Maghfiroti Hasna Nur Alifah Iffatul Ulya Rosyadi Ika Oktavianti Ika Oktavianti, Ika Ikna Pradita Oktaviani Indah Herawati Indah Lestari Inez Avista Rini Intan Cahyaningtyas Irene Putri Tebetha Irfai Fathurohman Janita Putri Dwihana Kirana Chitya Dewi Lindi, Adzin Eka Lisa Putri Wihana Luluk Zakiatus Sholikhah Lusiana Lu’luul Maknun Maulida Laily Kusuma Wati Maulidia Rahmah Melinda Khoiriyah Ningrum Mila Roysa Mirnawati - Mochamad Widjanarko Mohammad Syaffruddin Kuryanto Muhammad Afdholil Kholiqoh Insani Muhammad Dasri Muhammad Gilang Ramadhan Muhammad Noor Alfiandi Muhammad Zaki Ali Muti'ah, Izzatul Muzayyanatun Nisa' Nabila Siti Khoirunnisa Nailal Muna Nida Dhiyaul Auliyah Noor Khamidah Nur Alfin Hidayati Nur Hanifah Nur Kusuma Astuti Nuzulun Niswah Oktaviana Dwi Rahmadhani Ony Khansa’ Khoirunnisa Osama Ahmad Pangestia Novi Tri Dewi Permatasary, Putri Yourdamarta Adinda Meychilla Putri Jenar Mahesa Ayu Raden Mohamad Herdian Bhakti Raharjo, Ronal Resa Sirotun Hidayah, Eva Risma Oktafia Rismaya, Dhena Saifuddin Helmi Sania Rizka Faiza Sekar Dwi Ardianti Sherin Himatussabrina Sherly Arinda May Listy Sherly Rizki Permatahati Shinta Aninda Pratiwi Silvia Indriani Silvia Maulinnikmah Sri Kasih Sri Utaminingsih Sunaisah Sunaisah Suryani Suryani Ulya, Lisa Hilmayatul Velayali, Istifaiya Vika Irmainsyah Wieline Dewi Azzahra Zerra Putri Angelina Zumna Afifatun Nisa