Articles
Sociomathematical norms in online learning in the COVID-19 pandemic period
Samsul Maarif;
Novia Oktarina;
Sandi Sessu;
Fitria Sulistyowati;
Wikan Budi Utami
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 11, No 4: December 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.11591/ijere.v11i4.23046
This case study analyzed students' sociomathematical norms for the formation of study groups conducted by teachers, the role of sociomathematical norms on students' social interactions when learning mathematics, gender differences that can affect students' sociomathematical norms, and sociomathematical norms on derived material in terms of gender aspects among students. The nine subjects of this study were selected purposively. Data collection techniques were observation, interviews, and documentation. The study concluded that among the four indicators of sociomathematical norms, three indicators of male students are superior to female students. Male students are superior in accepting explanations from teachers, accepting differences of opinion, and mathematical insight. Meanwhile, female student excels in only one indicator (the effectiveness of mathematics).
Analysis of Learning Obstacle to Numeracy Ability Based on Mathematical Resilience of Elementary Students
Ade Fitriana;
Samsul Maarif
(JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Vol 5, No 2 (2022): VOLUME 5 NUMBER 2, JUNE 2022
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/jiml.v5i2.11202
The difficulty felt by students in the learning process when students face a question and students feel difficulties in using their knowledge, we can say it to be a learning obstacle. Meanwhile, in learning, mathematical resilience can be said to be a positive attitude of students in the learning process. The relationship of mathematical resilience to mathematics learning will make students more interested and motivated in learning mathematics. This type of research is descriptive qualitative. This study studies and explores the characteristics of learning obstacles to numeracy ability based on students' mathematical resilience in geometry materials. The data collection techniques used are numeracy ability tests with geometry materials, student mathematical resilience questionnaires, and interviews. The subjects in this study were 24 students of class V B of SDN Mekarjaya 01. In this study, the data were analyzed by identifying the answers of 24 respondents to the numeracy ability test and mathematical resilience questionnaire that students had conducted. The result is that we can see some of the characteristics of learning barriers found in grade V students of SDN Mekarjaya 01, the characteristics of these learning barriers include difficulties and weaknesses in calculating, difficulties in transferring knowledge, and difficulties in understanding mathematical language. Looking at the characteristics of learning barriers, it is concluded that students have resilience in mathematics can affect students' attitudes in facing problems in learning mathematics.
Kemampuan Komunikasi Matematis: Sebuah Systematic Literature Review dengan Analisis Bibliometrik Menggunakan Vos Viewers
Zahra Maya Syamsyiah;
Sri Amelia;
Samsul Maarif
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jpm.v8i2.16352
Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang penting dimiliki oleh setiap siswa pada proses pembelajaran khususnya matematika. Karena dengan adanya kemampuan tersebut, siswa akan berani dalam menyampaikan pendapatnya atau mengungkapkan idenya mengenai matematika secara lisan maupun tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penelitian mengenai komunikasi matematis yang berhubungan dengan pemecahan masalah . Metode dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan bantuan aplikasi Publish or Perish (PoP) untuk mencari data dan VosViewers untuk menganalisisnya.Hasil dari penelitian ini adalah mengenai tren, gap, serta kebaruan dari topik kemampuan komunikasi matematis dan kemampuan pemecahan masalah. Distribusi Systematic Literature Review (SLR) ini menunjukkan bahwa masih jarangnya artikel yang membahas topik komunikasi matematika yang membahas pemecahan masalah .
Pengembangan Media Game Edukasi ”Marbel Fauna” pada Siswa Sekolah Dasar
Arosyid Wahyu Nugroho;
Samsul Ma’arif
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3326
Salah satu kunci pada suksesnya pembelajaran ialah dengan mudahnya anak dalam memahami pelajaran. Hal ini tentunya perlu didukung oleh prangkat pembelajaran yang menarik seperti media pembelajaran. akan tetapi pada kenyataannya masih banyak pendidik yang masih menggunakan metode konvensional (ceramah) yang dimana hal tersebut hanya akan membuat peserta didik bosan. Rendahnya kemampuan pendidik dalam mengembangkan media membuat peneliti tertarik melakukan penelitian Pengembangan Media game edukasi dengan aplikasi marbel fauna yang dapat meningkatkan semangat belajar siswa sehingga hasil belajar meningkat. Riset ini bertujuan untuk menguji efektifitas game edukasi marbel fauna pada hasil belajar siswa. Pada penelitian ini menggunakan Research & Development dengan model ADDIE. Pada penelitian ini instrumen angket dipilih menjadi metode yang digunakan dalam memperoleh sempel. Jumlah siswa pada penelitian ini ialah 30 siswa. Kelas yang diujikan ialah kelas V dengan sempel 10 siswa kelompok kecil dan 20 siswa kelompok besar. Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat pengaruh peningkatan hasil belajar siswa menggunakan media game edukasi, didapat hasil hipotesis dengan uji kelayakan pada kelompok kecil sebesar 86,8%, sedangkan pada kelompok besar memperoleh 87,3%. Dengan hal ini menunjukan bahwa penggunaan media game edukasi marbel fauna secara sistematik dinyatakan sangat layak digunakan pada pembelajaran di sekolah.
EFEKTIVITAS MODEL BLENDED LEARNING BERBASIS LEARNING MANAGAMENTS SYSTEM TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR
Salsabila;
Samsul Maarif
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2924
Literasi matematis merupakan literasi yang penting dimiliki oleh siswa. Namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang belum menguasasi literasi ini dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Model pembelajaran blended learning berbasis learning management system terhadap kemampuan literasi matematis siswa Sekolah Dasar. Metode dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif eksperimen mengunakan desain penelitian yang Pre-test post-test control grup design. Sedangkan Populasi pada penelitian ini ialah siswa kelas IV SDN Cengkareng Barat 04 Petang yang terbagi menjadi dua sampel, diantaranya kelompok yang diberikan perlakuan (eksperimen) 30 siswa dan kelompok pembelajaran konvensional (control) 30 siswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan homogenitas sedangkan uji hipotesis menggunakan Paired sample t-test dan effect size. Dari hasil perhitungan diketahui nilai rata-rata kelas eksperimen pada hasil post test sebesar 82,93 dan 75,80 pada hasil penilaian akhir kelompok Kontrol. Karena > Maka ditolak dan dapat diterima. Oleh karena itu, ditemukan perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen (model blended learning berbasis google classroom) dan kelas control (Model Konvensional). Demikian dapat dikatakan bahwa model Blendeed Learning berbasis learning management system (google classroom) dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa Sekolah Dasar.
ANALISIS NORMA SOSIOMATEMATIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) PADA SISWA SMA DI JAKARTA
Adam Firdaus;
Samsul Maarif
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 3 (2022): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/j-kip.v3i3.8360
Penelitian yang dilakukan melibatkan norma yang dianalisis dalam sosiologis pembelajaran Matematika melalui model pembelajaran online di SMA PGRI empat siswa asal Jakarta. Peniliti memiliki tujuan pada artikel ini, yaitu ingin mengetahui norma sosiologis pada pembelajaran matematika didalam kondisi COVID-19 melalui sistem pembelajaran daring. Pada penelitian ini juga jenis pendekatannya adalah berbentuk kualitatif deskritif. Dijelaskan dengan pendekatan ini, angket standar sosiologis dan wawancara yang digunakan Subjek pada artikel ini adalah siswa yang berada dikelas X (Sepuluh) MIPA-2 SMA PGRI empat Jakarta. Berdasarkan dengan apa yang telah diteliti, hasilnya adalah 6 siswa memiliki kriteria standar sosiologis tinggi, 19 siswa memiliki kriteria sedang atau baik, dan lima siswa memiliki kriteria standar sosiologis rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat norma sosial yang berbeda, yang mempengaruhi pemahaman dan keyakinan siswa, yang mempengaruhi kinerja akademik siswa ketika belajar matematika secara online.
Kemampuan Komunikasi Matematis: Sebuah Systematic Literature Review dengan Analisis Bibliometrik Menggunakan Vos Viewers
Zahra Maya Syamsyiah;
Sri Amelia;
Samsul Maarif
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jpm.v8i2.16352
Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang penting dimiliki oleh setiap siswa pada proses pembelajaran khususnya matematika. Karena dengan adanya kemampuan tersebut, siswa akan berani dalam menyampaikan pendapatnya atau mengungkapkan idenya mengenai matematika secara lisan maupun tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penelitian mengenai komunikasi matematis yang berhubungan dengan pemecahan masalah . Metode dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan bantuan aplikasi Publish or Perish (PoP) untuk mencari data dan VosViewers untuk menganalisisnya.Hasil dari penelitian ini adalah mengenai tren, gap, serta kebaruan dari topik kemampuan komunikasi matematis dan kemampuan pemecahan masalah. Distribusi Systematic Literature Review (SLR) ini menunjukkan bahwa masih jarangnya artikel yang membahas topik komunikasi matematika yang membahas pemecahan masalah .Â
BAGAIMANA KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH BARISAN DAN DERET DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA
Samsul Maarif;
Khoerul Umam;
Febriantoni Febriantoni;
Slamet Slamet
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (312.823 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6063
Perbedaan gaya kognitif siswa dalam belajar, memberikan persepsktif yang berbeda pada saat memahami tahapan pemecahan masalah barisan dan deret. Tujuan dari penelitian ini mengeksplorasi cara berpikir siswa dalam memecahkan masalah barisan dan deret dari perbedaan gaya kogntifi. Metode penelitian kualitatif dipilih karena sesuai untuk mendeskripsikan bagaimana siswa field dependent dan independent dalam memecahkan masalah matematika. Pemlihan subjek dilakukan pada kelas XI dengan mempertimbangkan perbedaan gaya kognitif siswa. Tes instrumen masalah barisan dan deret yang sudah divalidasi diberikan pada siswa. Data yang diperoleh dari penelitian ini yaitu transkripsi, hasil pekerjaan siswa dan catatan lapangan. Analisis data penelitin menggunakan kode-kode yang didasarkan atas tahapan pemecahan masalah. Kode-kode yang memiliki karakteristik yang sama dikumpulkan sebagai dasar untuk mendeskripsikan cara siswa memecahkan masalah barisan dan deret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara berpikir siswa dengan gaya Field Independent cendrung berpikir konseptual. Pemilihan informasi dan pengunaan rumus matematika yang dilakukan oleh field independent selalu berbasis pada data dan pengetahuan yang ia miliki. Hal berbeda dengan siswa dengan gaya Field Dependent cendrung berpikir menyelesaikan soal dengan menggunakan konsep tetapi cenderung selalu ingin cepat dalam setiap tahapan pemecahan masalah yang terkadang kesalahan dalam keputusan.Differences in students' cognitive styles in learning, provide different perspectives when understanding the stages of problem solving in sequences and series. The purpose of this study is to explore students' ways of thinking in solving problems of sequences and series of different cognitive styles. The qualitative research method was chosen because it is suitable for describing how field dependent and independent students solve mathematical problems. Subject selection was carried out in class XI taking into account the differences in students' cognitive styles. Instrument tests for sequences and series problems that have been validated are given to students. The data obtained from this study are transcriptions, student work results and field notes. Research data analysis uses codes based on the stages of problem solving. Codes that have the same characteristics are collected as a basis for describing how students solve sequence and series problems. The results showed that the way students think with the Field Independent style tends to think conceptually. The selection of information and the use of mathematical formulas carried out by independent fields is always based on the data and knowledge they have. This is different from students with the Field Dependent style who tend to think of solving problems using concepts but tend to always want to be fast in every stage of problem solving which sometimes makes mistakes in decisions.
MENGKONSTRUKSI BUKTI GEOMETRI MELALUI KEGIATAN EKSPLORASI BERBANTU CABRI II PLUS
Samsul Maarif
Euclid Vol 3, No 2 (2016): EDISI JULI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (778.373 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v3i2.331
Pembelajaran matematika harus mengalami perubahan dalam konteks perbaikan mutupendidikan sehingga dapat meningkatkan hasil pembelajaran yang optimal. Peran buktidalam pembelajaran geometri merupakan bagian sentral untuk memahami konsep-konsepgeometri. Sehingga, perlu dikembangkan kepada siswa untuk mengkonstruksi buktigeometri. Untuk mengembangkan kemampuan mengkonstruksi bukti geometri dibutukhansuatu alat bantu untuk menjastifikasi ide bukti untuk dijadikan konjektur sehingga didapatsuatu bukti formal. Software Cabri Geometry II Plus menyediakan layanan untukmengkonstruksi titik, garis, segitiga, lingkaran dan geometri datar lainya lengkap denganperhitungan-perhitungan terkait dengan geometri datar. Oleh karena itu, konsep abstrakpada geometri dapat di visualisasikan dengan software Cabri Geometry II Plus sehingga dalammempelajari dan menganalisis konsep geometri akan pembelajar geometri akan lebih mudahmemahaminya sehingga dapat dijadikan konjektur untuk selanjutnya dapat digunakanuntuk mengkonstruksi bukti formal geometri.Kata kunci: Geometri, Mengkonstruksi Bukti Geometri, Cabri Geometry II Plus
PENGEMBANGAN MODUL MERDEKA BELAJAR MATEMATIKA BERFORMAT FLIPBOOK UNTUK MENINGKATKAN PENALARAN KRITIS DAN KEMANDIRIAN SISWA SMP
Nelly Fitriani;
Samsul Maarif
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (692.124 KB)
|
DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6820
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengembangkan modul merdeka belajar matematika berformat flipbook dan menelaah pencapaian penalaran kritis dan kemandirian siswa sebagai tolak ukur efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan disain ADDIE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi dan praktikalisasi, soal tes penalaran kritis juga angket kemandirian. Pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan mengolah data validitas modul dan juga kepraktisannya, selain itu juga dilakukan analisis statistika inferensial untuj uji dua sampel independen. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1) Modul merdeka belajar matematika berformat Flipbook (e-modul) ini Valid dan Praktis untuk digunakan; 2) Penalaran kritis dan kemandirian belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan modul merdeka belajar matematika berformat Flipbook (e-modul) lebih baik daripada yang menggunakan pembelajaran biasa, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan efektif. The purpose of this study was to develop an independent learning mathematics module in flipbook format and to examine the achievement of critical reasoning and the independence of students as a measure of its effectiveness. This study used the development research method with the ADDIE design. The instruments used in this study were validation and practicalization sheets, critical reasoning test questions as well as an independence questionnaire. The data processing used in this study is by processing the validity of the module data and also its practicality, besides that, inferential statistical analysis is also carried out to test two independent samples. The research results obtained are 1) The independent learning mathematics module in Flipbook format (e-module) is valid and practical to use; 2) Critical reasoning and independent learning of students whose learning uses the independent learning mathematics module in Flipbook format (e-module) is better than those using ordinary learning, so it can be concluded that the developed module is effective.