Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Kecacingan Di Sekolah Dasar Benteng Sanrobone Kabupaten Takalar Syamsuar Manyullei; Grace Glory Girikallo; Mustika Bakri; Vivi Sri Saputri
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/altifani.v3i1.315

Abstract

Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2017 telah melaporkan bahwa prevalensi Infeksi Kecacingan di Indonesia bervariasi dari 2,5% hingga 62% di setiap provinsi dan dapat menjangkit semua kelompok usia. Bahkan, World Health Organization (WHO) tahun 2021 mencatat lebih dari 1,5 miliar orang telah terinfeksi Soil Transmitted Helminths (STH) dan terdapat sekitar 62 juta anak Indonesia berisiko tinggi terinfeksi cacing. Kecacingan merupakan investasi satu atau lebih cacing parasit usus yang terdiri dari golongan nematoda usus. Tujuan pengabdian ini adalah sebagai upaya dalam memberikan edukasi kepada anak SD Benteng Sanrobone agar dapat melakukan pencegahan terhadap infeksi kecacingan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahpan yaitu tahapan persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Evaluasi penyuluhan kecacingan dengan menggunakan kuesioner pre – post test dengan menggunakan teknik analisis data Uji Wilcoxon yang diperoleh nilai p – value 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan.
Perceived Barriers and Needs of Dietary Macro Nutrient Intake in Adolescent Schoolgirls in Small Island Healthy Hidayanty; Abdul Razak Thaha; Syamsuar Manyullei; Rahayu Indriasari; Mesra Rahayu; Devintha Virani; Leng Huat Foo
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 18 No. 3: SEPTEMBER 2022
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/mkmi.v18i3.18579

Abstract

Adolescence is an important period of rapid change in biological, psychosocial and cognitive growth and development marked by significant increases in nutrition and energy needs. The study aimed to explore perceived barriers and needs regarding dietary macronutrient intake in adolescent girls in Barrang Lompo Island in Makassar City, South Sulawesi Province, Indonesia. The qualitative design drew on constructs from social cognitive theory. The sample consisted of 18 adolescent girls and their mothers from grades 8 to 11 whose dietary macronutrient intake was less than the recommended dietary allowance. A semi-structured interview protocol was used to explore perceived barriers and needs regarding dietary macronutrient intake, and the data were subjected to thematic analysis and analytic generalization. To ensure adequate dietary intake, adolescent girls need support from family and friends and access to preferred foods. Barriers include laziness about eating key foods, feelings of fullness due to snacking, addiction to cellphones, and lack of raw foodstuffs for making their favorite dishes. Social cognitive theory used to identify needs and barriers showed environmental and individual factors from adolescents play important role in appropriate food consumption in teenage girls. The findings may help to improve future interventions to enhance dietary patterns in adolescent girls who live in small island.
ANALISIS KUALITAS AIR BERSIH DAN HIGIENE SANITASI TPM DI WILAYAH PELABUHAN POSO: Analysis of Quality of Clean Water and Sanitation Hygiene of Food Management Places in Poso Port Area Melati Fardin; Muh. Fajaruddin Natsir; Syamsuar Manyullei
Hasanuddin Journal of Public Health Vol. 2 No. 3: OCTOBER 2021
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/hjph.v2i3.14743

Abstract

Air bersih yang digunakan untuk proses pengolahan makanan dan pembersihan alat makan, kondisi sanitasi, dan higiene penjamah makanan yang tidak memenuhi syarat dapat mempengaruhi kualitas makanan/minuman tersebut jika masuk kedalam tubuh manusia dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare. Data CFR KLB diare di Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2019 terjadi 146 kasus dimana 25 kasus diantaranya terjadi di Kabupaten Poso. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas bakteriologis air bersih serta kondisi higiene sanitasi TPM di wilayah Pelabuhan Poso, Sulawesi Tengah. Metode penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif yang dilaksanakan pada bulan Februari-Juni 2021. Jumlah populasi adalah 18 TPM dengan penarikan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan penjamah makanan/minuman menggunakan kuesioner, dan data hasil observasi sanitasi TPM menggunakan lembar observasi. Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS untuk memperoleh gambaran distribusi masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan dari 18 TPM yang menjadi tempat penelitian ditemukan TPM yang tidak memenuhi syarat Total coliform (94,44%), Escherichia coli (66,67%), kondisi bangunan (100%), kondisi sarana air bersih (61,11%), kondisi SPAL (94,44%), kondisi tempat sampah (94,44%), kondisi tempat cuci tangan (44,44%), kondisi peralatan (88,89%), kondisi tempat cuci peralatan (88,89%), dan kondisi higiene penjamah makanan/minuman (100%). Penelitian ini menyarankan kepada pemilik dan penjamah makanan untuk lebih meningkatkan penerapan higiene sanitasi di TPM.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DARI SAMPAH ORGANIK SEBAGAI REINTERVENSI MASALAH SAMPAH DI DESA KALUKUBODO KABUPATEN TAKALAR A. Muflihah Darwis; Syamsuar Manyullei; Muh. Iqran Al Muktadir; Crefty Ainil Haq; Atika Sari; Tasya Nurul Tasrah
JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.63 KB) | DOI: 10.55883/jipam.v1i3.22

Abstract

Waste management is still an environmental problem that requires serious attention from the government and the community. All human activities always produce waste, one of which is organic waste from household waste. One way to minimize the negative impact of domestic organic waste is to process the waste using the composting method through community-based waste management efforts. Training on making compost is carried out as an effort to minimize the impact of organic waste on the community. This activity aims to train the community to be able to process their organic waste. This activity was carried out by visiting the residents of Kalukubodo village who were on the beach on July 1, 2022. The training on making compost was carried out by demonstrating the procedures and steps for making compost in front of the villagers who were gathering. After the training was held, the enthusiasm of the residents to procure compost increased. This is evidenced by the manufacture and use of compost in one of the houses of residents who have attended this training. So that this training activity for making compost can be said to be successful
Sosialisasi dan Simulasi Pemilahan Sampah di SDN 9 Beroangin, Kelurahan Mangallekana, Kabupaten Pangkep Tahun 2023 Wisnah Wisnah; Azatil Ismah; Nadiyah Fadhilah AR Arsjad; Husnun Maisarah; Ariani A; Siti Noriah Binti Syarifuddin; Dian Saputra Marzuki; Syamsuar Manyullei
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i3.383

Abstract

Sampah adalah sesuatu yang bersifat padat dan tidak diinginkan lagi oleh pemiliknya, baik itu bersumber dari sisa aktivitas manusia, hewan, tumbuhan, atau proses alam. Berdasarkan laporan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, timbunan sampah di Indonesia mencapai 67,8 juta ton/tahun. Jenis pengolahan sampah yang banyak dilakukan oleh masyarakat adalah menimbun, membakar, membuang ke sungai, atau diangkut ke tempat pembuangan sampah, tetapi tindakan tersebut belum dapat dikategorikan sebagai proses pengolahan yang benar. Salah satu contoh pengolahan sampah yang benar adalah pemilahan sampah organik dan anorganik. Sayangnya di Kelurahan Mangallekana hanya sebesar 23,3% yang melakukannya. Pada tingkat Sekolah Dasar juga belum dilakukan pengolahan sampah secara benar, salah satunya di SDN 9 Beroangin karena masih kurangnya pengetahuan terkait pemilahan sampah dan tidak tersedianya tempat sampah yang terstandar. Oleh karena itu, melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi pemilahan sampah ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa, sekaligus menyediakan tempat sampah percontohan yang sesuai standar. Desain penelitian ini adalah studi deskriptif. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah ceramah dan simulasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner pre-test dan post test. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pada 14 responden (70%).
Edukasi Kecacingan Pada Siswa Sekolah Dasar Benteng Sanrobone di Kabupaten Takalar Syamsuar Manyullei; Grace Glory Girikallo; Mustika Bakri; Vivi Sri Saputri
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i3.413

Abstract

Kecacingan merupakan masuknya satu atau lebih cacing parasit usus yang terdiri dari golongan nematoda usus pada manusia. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cacing kelompok Soil Transmitted Helminth (STH) yaitu kelompok cacing yang siklus hidupnya melalui tanah yang merupakan penyakit tersembunyi (silent disease)Kecacingan yang ditularkan pada siswa SD dipengaruhi faktor pengetahuan terkait kebersihan diri dan lingkungan. Faktor kebersihan diri meliputi kebiasaan membeli jajan yang tidak memiliki tutup, tidak mencuci tangan sebelum makan, setelah makan, setelah bermain dah setelah berolahraga.  Tujuan pengabdian ini adalah sebagai upaya dalam memberikan edukasi kepada anak SD Benteng Sanrobone agar dapat melakukan pencegahan terhadap infeksi kecacingan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahpan yaitu tahapan persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa 5 pernyataan yang menjadi parameter untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa SD Benteng Sanrobone tentang infeksi kecacingan, pre test dijawab benar paling tinggi pada pernyataan nomor 3 dengan jumlah 33 orang (91,7%), dan setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan dengan jumlah 35 orang (97,2%).Evaluasi penyuluhan kecacingan dengan menggunakan kuesioner pre – post test dengan menggunakan teknik analisis data Uji Wilcoxon yang diperoleh nilai p – value 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan. Oleh karena itu, Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi kejadian infeksi kecacingan pada anak dimulai dengan peningkatan pengetahuan terkait pola penerapan hidup bersih dan sehat.
Penyuluhan Pencegahan ISPA Balita pada Orang Tua di Desa Kassiloe Kabupaten Pangkep Fatin Salsabila Putri Yuki; Sarmilasari To Kau; Kris Adi Nugraha; Princess Stefany Jip; Anastasya Elma Panggo; Tiara Maharani Nur HNA; Syamsuar Manyullei; Nurzakiah Hasan
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v2i1.104

Abstract

Dalam lingkup global, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit menular yang menempati urutan pertama penyebab morbiditas dan mortalitas. Angka kematian ISPA pada balita mencapai 15-20% pertahun. Prevalensi ISPA di Pangkajene Kepulauan sebesar 2,05%, lebih tinggi dibandingkan angka prevalensi ISPA di Sulawesi Selatan yaitu 1,85%. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pencegahan ISPA pada balita. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Kassiloe Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada seluruh ibu yang memiliki balita di Desa Kassiloe sebanyak 33 responden. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan sebelum diberikan penyuluhan terdapat 84.8% responden berpengetahuan baik. Setelah diberikan penyuluhan semua responden (100%) berpengetahuan baik. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada orang tua balita terkait pencegahan ISPA. Dengan penyuluhan ini, diharapkan orang tua balita lebih baik lagi dalam melakukan pencegahan ISPA pada balita.
PENYULUHAN DAN PEMASANGAN STIKER VAKSINASI COVID-19 DI DESA BARANGMAMASE Syamsuar Manyullei; Lalu Muhammad Saleh; Annisa Putri Azzima
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i3.20010

Abstract

Health Promotion and installation of stickers are expected to maintain the achievement of COVID-19 vaccination in Takalar District, especially in Barangmamase Village, which has met the vaccination target for each district/city of around 80%. However, there are still people who still need to be vaccinated; one of the reasons is that there are many hoaxes in the community, which makes them reluctant to vaccinate. Therefore, the purpose of this community service is to increase knowledge and install stickers about COVID-19 to prevent the influence of hoax news related to vaccination from affecting the community and increase the willingness to vaccinate against COVID-19. The method of activity was carried out by visiting people's houses one by one in Barangmamase Village and then conducting counseling. This activity shows that the counseling carried out regarding COVID-19 vaccination has 20 homes successfully visited and 17 houses installed with stickers, as well as an increase in public knowledge about COVID-19 vaccination after an evaluation.  ---  Penyuluhan dan pemasangan stiker diharapkan mempertahankan capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Takalar khususnya di Desa Barangmamase telah mencukupi target vaksinasi tiap kabupaten/kota sekitar 80%. Meskipun demikian, masih terdapat masyarakat yang sampai saat ini belum melakukan vaksinasi, salah-satunya dikarenakan banyaknya muncul berita hoax di kalangan masyarakat yang membuat mereka enggan melakukan vaksinasi. Oleh karena itu, tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan terpasangnya stiker tentang Covid-19 upaya untuk mencegah pengaruh berita hoax terkait vaksinasi mempengaruhi masyarakat dan meningkatkan kemauan mela-kukan vaksinasi Covid-19. Metode kegiatan dilakukan dengan mengunjungi rumah masyarakat satu per satu di Desa Barangmamase, kemudian melakukan penyuluhan. Hasil kegiatan ini menunjukkkan penyuluhan yang telah dilakukan terkait vaksinasi COVID-19 terdapat 20 rumah yang berhasil dikunjungi dan 17 rumah yang dipasangi stiker, serta terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap vaksinasi COVID-19 setelah dilakukan evaluasi.
Use of Learning Media to Increase Student Motivation in Junior High School Suyahman, Suyahman; Pattiruhu, Claudia Monique; Zuhriyah, Aminatuz; Rintaningrum, Ratna; Manyullei, Syamsuar
World Psychology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/wp.v3i1.605

Abstract

The development of the times greatly affects life, one of which is in the field of education, many innovations related to education, one example is the use of learning media in the teaching and learning process and motivation. Lots of learning innovations that produce technology that makes it easier for an educator to provide learning material so that students get motivation to learn. Learning media is very useful in every lesson at the Junior High School level. This study aims to determine the application of the use of any media that can influence and encourage students' learning motivation at the Junior High School level. This type of research is descriptive qualitative research. Data obtained through observation, interviews and documentation. The results showed that the use of learning media on students' learning motivation greatly supported motivation in learning activities. Students are very motivated when the learning uses projector media and speakers. In addition, the use of learning media at the junior high school level has an important role in the interest and motivation of students to learn, including feelings of pleasure and interest in the material increases. The implication of this research is that educators in delivering learning materials in the classroom must be good at choosing and using the right media, educators must also have creative and innovative ideas so that the learning atmosphere of students is more enthusiastic and motivated. The limitation of this study is that researchers only observed one school, therefore researchers hope that future researchers can observe more schools and better ways.
Efektivitas Penyuluhan Door to Door Mengenai Vaksinasi Covid-19 di Desa Bontokanang Balqis; Manyullei, Syamsuar; Riswandi; Syakinah, Nur; Adeswita, Anilda; Qathifah, Tiara Nur; Asman, Fadhilah Hanifa; Misbah, Nurul Rini Amelia; Fitriah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v2i2.44

Abstract

Minimnya pengetahuan masyarakat akan vaksin Covid-19 disertai kurangnya informasi yang diperoleh mencakup pentingnya vaksinasi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat takut untuk di vaksin. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengedukasi masyarakat yaitu dengan penyuluhan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Bontokanang mengenai pentingnya vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19. Sasaran dari penyuluhan ini adalah masyarakat di 3 (Tiga) dusun prioritas Desa Bontokanang dengan Jumlah responden sebanyak 34 responden yang tersebar di 3 dusun. Penyuluhan dilakukan dengan metode door to door, penyampaian materi menggunakan teknik presentasi dan diskusi interaktif menggunakan media PPT dan video. Hasil dari analisis uji Wilcoxon menunjukkan p value= 0,000 (p<0,05) sehingga Ha diterima, yang berarti terdapat perbedaan pengetahuan responden antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Melalui analisis menggunakan uji McNemar diketahui terdapat 9 (26,47%) responden yang tingkat pengetahuannya meningkat dari kurang menjadi cukup setelah dilakukannya penyuluhan. Dari hasil yang didapatkan menunjukkan penyuluhan door to door mengenai vaksinasi Covid-19 efektif dalam mengubah pengetahuan masyarakat terkait vaksinasi Covid-19 dan diharapkan masyarakat melakukan berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19 untuk mencegah penularan di Desa Bontokanang.
Co-Authors A Wahyuni A. Muh Faudzul Adziim A. Ummu Salmah A.Azizah Rahmadani Abdul Razak Thaha Abidin, Siti Chaerani Fatimah Achmad Achmad Adeswita, Anilda Adrian, Andri Adzymi, Iznil Agus Bintara Birawida Agus, Mochammad Al Anugerah Ajinah, Ajinah Akbar, Aulia Ufairah Alberto, Seelaender Alfando, Yohanes Desidarus Alfrial, Haikal Arsyah Aminuyati Amir, Nabilah Pratiwi Anastasya Elma Panggo Andi Irna Febriana Andi Irna Febriana Andi Muflihah Andi Nova Jayanti Andi Nurfauziah Amar Andi Selvi Yusnitasari, Andi Selvi Andriany, Ririn Ani T Prianti Anilda Adeswita Anjalina, Inna Annisa Putri Azzima Annisa Putri Azzima Aprilisa, Wanda Apriyanti, Dewi Ardalif Lulhaq Musbir Ariani A Arifin, Muh. Erwan Asman, Fadhilah Hanifa Atika Sari Aulia, Andi Rafika Rezky Aulia, Farikha Ayutaningrum, Anissa Dyah Azatil Ismah balqis Balqis Balqis Bendesa, Komang Yuda Putra Crefty Ainil Haq Daniel Happy Putra Deddy Alif Utama Devintha Virani Dian Ardyanti Rauf Dian Saputra Marzuki Dicky Alamsyah Dicky Alamsyah, Dicky Eirene Nathalinri Eka Khairunnisa Eka Khairunnisa Emmi Bujawati Erniwati Ibrahim Fadhilah Hanifa Asman Fatin Salsabila Putri Yuki Febriana, Andi Irna Firdayanti, Firdayanti Fitriah Fitriah Fuad, Mohammad Grace Glory Girikallo Grace Glory Girikallo Haikal Aisyah Alfrial Handayani, Sri Hanimusfira Wandi Haris, Yuli Fathiyah Harsil, Isma Hasan, Wahyuni Hasanuddin Ishak Hasanuddin Ishak Hasnawati Amqam Hasnawati Amqam Hasnawati Amqam Healthy Hidayanty Healthy Hidayanty Hendrawati, Titi Heztiya Palungan Hidayat Hidayat Husnun Maisarah Ibesse, Ibesse Idam Mustofa Ikram, Muhammad Ilham Bakri Imeldawaty, Imeldawaty Indriyani, Nur Inna Anjalina Inna Anjalina Isma Harsil Izmi Fhadilla Suleman Jatsmah, Kuzaimah Nur Jayanti, Andi Nova Joanna Cristy Patty Jufri , Jufri Junaira Surahy Kaltsum, Siti Nailah Kasrudin, Iqrayati Khairunnisa, Eka Kris Adi Nugraha Kurdi, Musyarrafah Sulaiman Kurniawan , Ade Kusumarta, Feldi La Arman Lalu Muhammad Saleh Leng Huat Foo Lisa Jayanti Maipadiapati, Andi Makmur Selomo MS Makmur Selomo, Makmur Marzuki, Dian Saputra Melania, Annisa Melati Fardin Mesra Rahayu Micrets Agustina Mirnawati, Komang Misbach, Maulya Disti Misbah, Nurul Rini Amelia Mochammad Al Anugerah Agus Muh Fikri Muh. Fajaruddin Natsir Muh. Fajaruddin Natsir Muh. Fajaruddin Natsir Muh. Iqran Al Muktadir Muhammad Irwan Muhammad Rachmat Muhammad Saleh Lalu Muhammad Yusri Abadi Musbir, Ardalif Lulhaq Musdalifah Musdalifah Mustika Bakri Mustika Bakri Muzhaffar, Zaky Nabilah Pratiwi Amir Nabilah Pratiwi Amir Nadiyah Fadhilah AR Arsjad Nanang Kurniawan Nasrah, Nasrah Nathalinri, Eirene Nur Arifah Nur Arifah Nur Fadhilah Nur Indazil Arsyi Nur Syakinah Nurdianti Nurdianti Nurhikmah Nurhikmah Nurrahmah , Awalia Nurul Amaliyah Nurul Rini Amelia Misbah Nurzakiah Hasan Paembonan, Irene Natania Pangli, Jein Dwi Puspita Pattiruhu, Claudia Monique Princess Stefany Jip Purnita, Dian Putra, A. Muh. Cipta Prawira Qathifah, Tiara Nur Radjiman, Evi Apriyanti Rafika, Andi Rahayu Indriasari Rahmadani, A. Azizah Ranti Ekasari Ratna Rintaningrum, Ratna Ratnawati, Andi Sri Rika Handayani Ririn Andriany Risnah Risnah Riswandi Riswandi Rivai, Andi Abil Hasan Rudi Putranto Rustam, Sitti Nailah Saleh, M Sanggola, Ruthfika Saputri, Eka Ernalifia Sarles, Marlina Sarmaliana, Sarmaliana Sarmilasari To Kau Siampa, Imanuelle Tamara Audrey Sillehu, Bainuddin Siti Kamariah Siti Noriah Binti Syarifuddin Sri Indi Rahmadanti Haryono Suci Rahmadani Sumarni Sumarni Susanly Ainun Handoko Su’udi, Amir Syakinah, Nur Syamsiar S. Russeng Syamsir Syamsir Syamsuriyati, Syamsuriyati Syarif, Sutrani Tasya Nurul Tasrah Tiara Maharani Nur HNA Tiara Nur Qathifah Uais Syahputra, Andi Ukkas, Ummu Kalsum Ula, Ade Isfi Ayatul Valensya Yeslin Tomasoa Vanny Leutualy Vivi Sri Saputri Vivi Sri Saputri Wahiduddin Wahiduddin Wahyuni Amaliyah Wanda Aprilisa Wanda Aprilisa Wandi, Hanimusfira Warahmah, Jean Fadilah Wirdayanti Wirdayanti Wisnah Wisnah Yulianti, Elva Zahrany, Asyifa Zaky Muzhaffar Zaky Muzhaffar Zhinta Fitri Yusriani Zuhriyah, Aminatuz Zulfa, Luthfiah