Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sustainable Rural Livelihoods of Communities Surrounding Tempe Lake Amandaria, Riri; Mario, Mario; Wahda, Muhammad Aksha
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 11, Nomor 3 November 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.68030

Abstract

This study investigates the complex challenges faced by communities surrounding Tempe Lake, primarily driven by environmental, socio-economic, and institutional factors that threaten their livelihoods. The recurrent flooding, occurring twice a year, disrupts agricultural production and fishing activities, while the degradation of natural resources due to overfishing, pollution, and deforestation further exacerbates vulnerabilities. The primary objective of this research is to identify and examine the livelihood resources available to these communities, focusing on their natural, human, financial, social, and physical assets. A descriptive qualitative approach was employed, utilizing in-depth interviews, observations, and literature reviews to gather comprehensive data on the community's livelihood strategies and challenges. The findings reveal that the residents of Tempe Lake exhibit remarkable resilience, relying on a combination of traditional knowledge and adaptive practices to navigate their environmental challenges. The study highlights the importance of social networks and trust within the community, which facilitate collaboration and mutual support during crises. Additionally, it underscores the critical role of the lake's resources in sustaining both economic stability and cultural identity. However, the research also identifies significant gaps in education and access to financial services, which limit the community's ability to diversify their livelihoods and improve their overall well-being. The results emphasize the need for targeted interventions, including financial literacy programs, sustainable resource management practices, and disaster preparedness training, to enhance the resilience of the Tempe Lake communities. Ultimately, this study contributes to a deeper understanding of the interplay between livelihoods and environmental sustainability, offering valuable insights for policymakers and stakeholders aiming to support these vulnerable populations.
Cocoa Farmer Empowerment in Indonesia: Economic Gains, Social Impacts, and Power Dynamic Damayanti, Riska; Mario, Mario; Amandaria, Riri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.71451

Abstract

Cocoa is one of Indonesia's key horticultural commodities with significant export potential, particularly in South Sulawesi. However, in recent years, cocoa production has declined due to land conversion, price fluctuations, limited access to agricultural inputs, and poor farming practices. This study examines the empowerment of cocoa farmer groups in Maliwowo Village, East Luwu Regency, to understand whether these interventions genuinely enhance farmers’ welfare or primarily serve corporate interests. Using a qualitative descriptive approach, this research draws on primary data from farmers and secondary data from government sources. Findings reveal that empowerment initiatives—led by the East Luwu Agriculture Office and PT Mars—have improved farmers' productivity, income, and access to resources through training, input provision, and financial support. However, these interventions also establish a subtle form of control over farmers' practices through knowledge dissemination and structured policies. Employing Michel Foucault’s theory of power and Anthony Giddens’ structuration theory, this study explores the interplay between institutional power and farmers' agency in shaping agricultural practices. While empowerment efforts enhance economic well-being by increasing yields, strengthening market networks, and improving social welfare through gender inclusion and access to capital, they also impose external expectations on farming practices. The study highlights the dual nature of empowerment: while it provides economic opportunities and social benefits, it also integrates farmers into a structured system that dictates best practices and compliance with global standards. Ultimately, sustainable cocoa production in Indonesia requires a balance between corporate, governmental, and farmer-driven initiatives to ensure long-term benefits for smallholder farmers while preserving their autonomy.
Fenomena Phubbing Pada Mahasiswa Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar Anniza K, Nur Alia; Ismail, Ashari; Mario, Mario
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.48579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui motif yang melatarbelakangi perilaku phubbing pada mahasiswa Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar berdasarkan perspektif tindakan sosial Max Weber, 2. Mengetahui interaksi sosial pelaku phubbing pada mahasiswa Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif jenis fenomenologi. Penentuan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian membuktikan bahwa: 1. Motif yang melatarbelakangi mahasiswa prodi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar berperilaku phubbing ialah karena kebiasaan dan dilakukan dengan spontan (tindakan tradisional), karena bosan, gugup, cemas, takut, canggung, merasa aneh jika tidak mengecek atau melihat ponsel dan berkeinginan untuk terus mengecek ponsel (tindakan afektif), karena mewajarkan phubbing  sebab sudah menjadi lumrah di masyarakat dengan tetap menyesuaikan dengan nilai dan norma yang berlaku (berorientasi nilai), karena memiliki harapan atau tujuan, yaitu menghindari tindakan kriminal (hipnotis), mengecek waktu, berbagi informasi dengan orang tua dan dosen serta FoMO atau rasa takut tertinggal trend (tindakan instrumental). 2. Pergeseran pola interaksi dilihat dari perilaku mahasiswa yang senang bermain ponsel saat bersama teman, keluarga, pasangan dan dosen dengan alasan bosan, gugup, cemas, takut dan canggung berakhir pada berkurangnya interaksi secara langsung. Pola interaksi yang dibentuk yaitu, a) kerjasama dalam bentuk komunikasi interpersonal (pola asosiatif) b) mewajarkan dan menggap lumrah perilaku phubbing dengan berusaha menyesuaikan diri dengan lawan bicara dan orang sekitar guna meminimalisir ketegangan atau konflik dan melahirkan keseimbangan dalam kehidupan sosial, pola yang dibentuk adalah akomodasi (penyesuaian diri agar terhindar dari konflik/asosiatif). c) Perilaku phubbing memiliki dampak negatif salah satunya adalah memicu terjadinya konflik, akibat salahsatu pihak merasa diabaikan.
Upaya Kelompok Peduli Buruh Migran Bangkala (KPBMB) Dalam Meretensi Masyarakat Pekerja Migran Indonesia (PMI), di Kelurahan Bangkala Kota Makassar Yanti, Diva; Mario, Mario; Mappe, Ulfa Utami
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.77899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Upaya KPBMB dalam meretensi masyarakat PMI di Kelurahan Bangkala Kota Makassar, 2) Faktor penghambat dari upaya yang dilakukan oleh KPBMB dalam upaya meretensi masyarakat PMI di Kelurahan Bangkala, Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Untuk dapat mencapai tujuan penelitian, peneliti menggunakan teknik pengambilan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan instrumen penelitian. Penelitian menggunakan triangulasi data sebagai proses pengecekan keabsahan data. Menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sebagai teknis analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Upaya Kelompok Peduli Buruh Migran Bangkala dalam Meretensi Masyarakat Pekerja Migran Indonesia yang ada di kelurahan Bangkala dilakukan dengan beberapa program pemberdayaan yaitu melalui edukasi dan sosialisasi, pelatihan keterampilan dan pengembangan kewirausahaan. Upaya yang dilakukan hanya berhasil di ikuti secara berkala oleh purna migran dan keluarganya, serta beberapa masyarakat di sekitar Bangkala. (2) Terdapat tantangan yang dihadapi dari upaya yang telah dilakukan yaitu, akses edukasi dan sosialisasi pada purna PMI maupun masyarakat umum hanya bisa didapatkan saat berada di Kelurahan Bangkala dan sosialisasi hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang tergabung dalam KPBMB sehingga informasi tidak bisa menjangkau seluruh purna PMI yang ada di Kelurahan Bangkala; Pelatihan keterampilan belum optimal karena keterbatasan kuota peserta yang bisa mengikuti pelatihan; Pengembangan usaha belum optimal dilakukan karena keterbatasan alat dan modal; Kurangnya peran lembaga dalam bantuan administrasi buruh migran.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adharamadinka, Muhammad Adistia, Firly Afriyani, Dhea Agung Danur Widyaputra, I Gusti Ahdi, Muhammad Aufil Ahmad Rusdi Aldrino, Aldrino Alvina Alvina Amirullah -, Amirullah Amsal, Bahrul Ananda, Ahmad Rafi Hanif Anggar Erdhina Adi Anggaraksa Wiprahutama, Farrel Anniza K, Nur Alia Ariandi, Syafina Zaskia Ariq, Muhammad Aris Rahmansyah Avidy, Robbyan Azhari, Irfan Azroy, Muhammat Banuaji, Salsabil Zharfa Barata, Muhammad Wibhysono Putra Bayuaji, Lalu Drasca Binekas, Nauval Boni Pahlanop Lapanporo Defritama, Rafly Deryanto, Deryanto Dwi Rahadianto, Irfan Falatehan, Falatehan Fauziyyah, Fakhirah Ferina, Mutiara Fida Oktavia, Alya Hadian Satria Utama Hairunisa, Nany Handini, Delvi Poppy Hani Dewi Ariessanti Hanifa Humaira, Amanda Hara Wikrama, Anak Agung Gde Hargiani, Fransisca Xaveria Haris, Andi Muhammad Arif HASNAWI HARIS, HASNAWI Hidayani, Selnistia Idrus, Idham Irwansyah Ilmy, Miftahul Imran Siswadi, Imran Irawan, Musfira Putri Irfan Dwi Rahadianto Ismail, Ashari Jumadi Jumadi Jusnawati, Jusnawati Kalandaraputra Keswani, Heykhal Kamaruddin, Syamsu A. Khalipty Shauma, Nakita Khayyira, Salsabila Winra Laksmi Maharani Lie Tanu Merijanti, Lie Tanu Mandra, Mohammad Ahsan S. Mardiana, Sri Dian Mashabi, Yasmine Mildayani, Mildayani Muh Nasrullah, Muh Muh Rijal, Muh Muhammad Aksha Wahda Muhammad Guntur, Muhammad Muhammad Luthfi Muhammad Rafiq Muhrimah, Neti Novalisa, Yoan Melliana Nurwijayanti Kusumaningrum Okolie, Ugo Chuks PB, Notopuro Permadi, Jibril Satrio Pratama, Muhammad Rifki Prima, Sylvia Rizky Primadi, Albert Yudi Primahana, Gian Pusparini Pusparini Putra Wansa, Rafif Rajendra Putri Manik, Angelina Putri, Septiana Yusnita Qatrunnada, Sekardilla Nur Aisyah Rahandito, Irfan Dwi Rahim, Hariashari Rahman, Luthfi Nur Ramadhani, Viana Nurwidi Ras, Atma Riki Gana Suyatna Riri Amandaria Riska Damayanti, Riska Rully Ayu Nirmalasari, Rully Ayu Rully Sumarlin Saifuddin Saifuddin Salwia, Salwia Samatha, Felisca Sandra, Evita Sariyah Sariyah, Sariyah Satrio, Annisa Salsabilla Azharia Sheng, Mao Sihombing, Stephanie Jessie Margaret Sri Wahyuni Suedi, Reski Sukma, Dinny Sunaniah Surjadi, Lily Marliany Suseno, Tri Joko Tampubolon, Naomi Oktavia Tamrin, Sopian Tiara Radinska Deanda Ulfa Utami Mappe Usman, Musrayani Utami, Ayu Puspita Jurnalis W. Suhaeb, Firdaus Wachyu, Kyra Labiqa Wibisono Prayitno, Baihaqi Yanti, Diva Yohanes, Jonathan Zahra, Amelia