p-Index From 2021 - 2026
6.168
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ushuluddin Kalimah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Jurnal Administrasi Negara Equilibrium: Jurnal Pendidikan Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Studia Quranika Teras Jurnal Al Ishlah Jurnal Pendidikan AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Jurnal Budaya Nusantara Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI TAHKIM TSAQAFAH Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Jurnalisa : Jurnal Jurusan Jurnalistik JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE PINISI Discretion Review Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam LEGAL BRIEF Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS International Journal of Social Service and Research Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma el-Madib: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Widyadewata: Jurnal Balai Diklat Keagamaan Denpasar Aceh International Journal of Science and Technology FENOMENA: Journal of Social Science Journal of The Civil Engineering Student ABDIANDAYA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Profesi Guru Jurnal Ilmiah Multidisiplin Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Journal of Community Development and Empowerment Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : TSAQAFAH

Relasi Agama dan Ilmu dengan Peradaban Dalam Perspektif Malik Bennabi Sujiat Zubaidi; M. Kharis Majid; Muttaqin Muttaqin
TSAQAFAH Vol 16, No 2 (2020): Islamic Theology
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/tsaqafah.v16i2.4999

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menemukan kerangka konsep dari sebuah peradaban dalam pandangan Malik Bennabi. Kajian tentang Malik Bennabi yang berkaitan dengan peranan ilmu dan agama sebagai dasar dari sebuah peradaban belum banyak dilakukan. Padahal Malik Bennabi merupakan seorang sosiolog muslim kontemporer yang sangat fenomal setelah Ibnu Khaldun. Dalam makalah ini metode yang digunakan adalah deskriptif analitis, dengan demikian maka penulis mencoba menganalisis corak pemikiran Malik Bennabi yang berkaitan dengan asal-usul munculnya sebuah peradaban, dilihat dari peranan agama dan ilmu di dalamnya.  Dalam kajian singkat ini, dapat dilihat bahwa sebuah peradaban terbentuk dari tiga unsur yaitu manusia, tanah dan waktu, yang mana ketiga unsur tersebut saja tidak mampu membentuk sebuah peradaban tanpa adanya katalisator yang disebut dengan agama. Agama sendiri memiliki hubungan yang sangat erat dengan ilmu. Seperti halnya yang ada dalam peradaban Islam, antara agama dan ilmu merupakan sebuah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya. Lain halnya dengan peradaban Barat yang ternyata agama di Barat sendiri tidak memiliki hubungan yang harmanonis dengan ilmu. Akan tetapi peradaban Barat bisa terwujud karena adanya sekularisme yaitu pemisahan antara agama dengan Ilmu. Dari dua corak peradaban tersebut, setidaknya masing-masing peradaban memiliki hubungan yang sangat erat dengan agama dan juga ilmu, terlepas dari sebesar apa dan bagaimana agama dan ilmu tersebut  berperan dalam kemajuan peradaban tersebut.
Relasi Agama dan Ilmu dengan Peradaban Dalam Perspektif Malik Bennabi Sujiat Zubaidi; M. Kharis Majid; Muttaqin Muttaqin
TSAQAFAH Vol. 16 No. 2 (2020): Islamic Theology
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/tsaqafah.v16i2.4999

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menemukan kerangka konsep dari sebuah peradaban dalam pandangan Malik Bennabi. Kajian tentang Malik Bennabi yang berkaitan dengan peranan ilmu dan agama sebagai dasar dari sebuah peradaban belum banyak dilakukan. Padahal Malik Bennabi merupakan seorang sosiolog muslim kontemporer yang sangat fenomal setelah Ibnu Khaldun. Dalam makalah ini metode yang digunakan adalah deskriptif analitis, dengan demikian maka penulis mencoba menganalisis corak pemikiran Malik Bennabi yang berkaitan dengan asal-usul munculnya sebuah peradaban, dilihat dari peranan agama dan ilmu di dalamnya.  Dalam kajian singkat ini, dapat dilihat bahwa sebuah peradaban terbentuk dari tiga unsur yaitu manusia, tanah dan waktu, yang mana ketiga unsur tersebut saja tidak mampu membentuk sebuah peradaban tanpa adanya katalisator yang disebut dengan agama. Agama sendiri memiliki hubungan yang sangat erat dengan ilmu. Seperti halnya yang ada dalam peradaban Islam, antara agama dan ilmu merupakan sebuah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya. Lain halnya dengan peradaban Barat yang ternyata agama di Barat sendiri tidak memiliki hubungan yang harmanonis dengan ilmu. Akan tetapi peradaban Barat bisa terwujud karena adanya sekularisme yaitu pemisahan antara agama dengan Ilmu. Dari dua corak peradaban tersebut, setidaknya masing-masing peradaban memiliki hubungan yang sangat erat dengan agama dan juga ilmu, terlepas dari sebesar apa dan bagaimana agama dan ilmu tersebut  berperan dalam kemajuan peradaban tersebut.
Co-Authors ., Yustizar Abdul Hakim Abdul Rozak Abdullah Muslich Rizal Maulana Abdullah, Muh. Tang Afifuddin, Muhammad Afrilia, Nurdiani Afriza, Afriza Ahmad Fadly Rahman Akbar Ahmad, Muh.Syarif Ainul Fuad Fitriansyah Ali Mahfuz Munawar Aliah, Nurul Alif Rahmadi Rahmadi Alrudi Yansah, Alrudi Amin, Al Amir Reza Kusuma Anam, Ruzig Khoirul Aryaputra, Akmal Raiky Asep Awaludin Asep Awaludin, Asep Atthariq, Atthariq Azizah, Luthfiana Bernardus Yuliarto Nugroho Budi Supriyatno Chevira Yasin Putri Indriyanti Damayanti, Puardmi Edi Saputra Efwinda, Shelly Farah, Ayuni Fitriyani, Alif Nur Gustini, Leni Handayani, Putri Dewi Haniiah, Ni'matul Haning, M. Thahir Harda Armayanto Hartaningrum, Trining Galuh Hikmawati, Hanifah Indira, Ayu Jamal Jamal Jamal Jamal Jamal Jamilah, Nurazizah Juellyan, Juellyan Kartini Wonsu, Andi Selvi Kasanah, Miftakul Nurul Kusumastuti, Qodriyana Laili Komariyah, Laili Linda Wati M. Kharis Majid Ma'rufi, Rosyidi Agus Mabruri, Mabruri Mahlil, Mahlil Marzuq, Muhammad Fauzan Maskhur, Mohammad Ali MAULIANA, DEASY Moh Agung Fambudi Moh. Husnul Affan Mubaidillah, Mubaidillah Muhamad, Trio Okta Muhammad Farid MUHAMMAD HARIS Muhammad Husni Muhammad Nur Rosyid Huda Setiawan Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan Muhammad Solihin, Muhammad Mujadid Qodri Azizi Muliati, Muliati Munip, Al Mursyidah Mursyidah Musfiroh, Ririn Mutasar Muzaki, Ivan Nasution, Alhafidh Naufal Ulya Nawawi, Munauwar NUR CHOLIFAH Pahlawati, Eny Fatimatuszuhro Palian, Yolanda Oktavia Prayogo, Tonny Ilham Purwaningsih, Yuliani Puspawardani, Novita Andriana puspitasari, niken siti Putra, Arif Pratama Rachma Fitriati Rahimullah, Rahimullah Ratnawati, Elfrida Renni Anggraini Rif’at Husnul Ma’afi Rif’at Husnul Ma’afi Riyansyah, Riyansyah Rizka Amalia Yuniati Rosmaini Rosmaini, Rosmaini Rozzi Kesuma Dinata Samboteng, Lukman Sayekti, Mahendhi Pasca Ayu Setiawan*, Bambang siddiq, ilham Sidiq, Akbar A. Sileuw, Marwan Sita Acetylena, Sita Soni Yuda Ariyanto, Soni Yuda Suchahyadin, Hasan Sujiat Zubaidi Sumiati Sumiati Surahmi, Surahmi Syamsul Hadi Untung Taslim, Muh. Taufiq Saidi Utama, Rizki Julia Wardono, Boby Hendro Wati, Yulika Wibawa, M Bayu Widyawati, Andi Yuliati, Andi Zulihi, Zulihi