Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH JENIS PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA SISTEM DOUBLE ROW DI LAHAN GAMBUT Hendri, Adrianus; Warganda, Warganda; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i1.60548

Abstract

Tanaman jagung manis merupakan salah satu komoditas hortikultura yang telah banyak dibudidayakan. Satu diantara faktor pembatas pertumbuhan tanaman jagung manis adalah kesuburan tanah. Masalah utama dalam pemanfaatan lahan gambut adalah terbatasnya kemampuan kimia dan biologis tanah. Perlu dilakukan upaya pemanfaatan dan pengelolaan untuk memperbaiki kesehatan tanah, khususnya gambut diantaranya dengan menggunakan pupuk hayati (biofertilizer). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis pupuk hayati yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada tanaman jagung manis dengan sistem tanam double row di lahan gambut. Penelitian dilaksanakan di Lahan Pertanian Patok 28 Desa Rasau Jaya II, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Juli "“ 17 September 2022. Penelitian menggunakan metode eksperimen pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan yang diulang sebanyak 6 kali. Perlakuan yang dimaksud yaitu: A = Pupuk Hayati Bioboost, B = Pupuk Hayati Biokonversi, C = Pupuk Hayati PGPR dan D = Pupuk Hayati Tricoderma. Variabel pengamatan terdiri dari yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang daun, luas daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, volume akar, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol, jumlah baris per petak dan berat tongkol per petak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis pupuk hayati Bioboost, Biokonversi, Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Tricoderma harzianum dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis.Kata Kunci : Double Row, Jagung Manis, Lahan Gambut, Pupuk Hayati
PENGARUH ARANG SEKAM SEBAGAI CAMPURAN MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN GA3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH ALUVIAL Aurelia, Zakia; Warganda, Warganda; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.61460

Abstract

Usaha pengembangan Kubis Bunga untuk memenuhi kebutuhan pangan di tanah aluvial mengalami kendala yaitu sifat tanah dan waktu pembungaan yang cukup lama. Upaya dalam menunjang keberhasilan dalam budidaya kubis bunga pada tanah aluvial dapat didorong dengan memperbaiki sifat fisik tanah dengan menambahkan campuran bahan organik tanah yaitu arang sekam dan melakukan penambahan hormon GA3 untuk menunjang pembungaan pada krop kubis bunga. Dosis Arang Sekam dan Konsentrasi GA3 yang optimum akan memberikan dampak pada pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan interkasi arang sekam dan GA3 yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga di tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Spit Plot Design) dengan RAL yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu Arang sekam (a) sebagai petak utama yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktor kedua yaitu GA3 (b) sebagai anak petak yang teriri dari 3 taraf perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel. Jumlah keseluruhan tanaman terdapat 108 petak percobaan. Perlakuan tersebut terdiri dari a1b1 = arang sekam 15% + GA3 50 mg/l, a1b2= arang sekam 15% + GA3 100 mg/l, a1b3 = arang sekam 15% + GA3 150 mg/l, a2b1= arang sekam 25% + GA3 50 mg/l, a2b2 = arang sekam 25% + GA3 100 mg/l, a2b3 = arang sekam 25% + GA3 150 mg/l, a3b1= arang sekam 35% + GA3 50 mg/l, a3b2 = arang sekam 35% + GA3 100 mg/l, a3b3 = arang sekam 35% + GA3 50 mg/l. Variabel pengamatan meliputi : Luas daun (cm2 ), volume akar (cm3 ), berat kering tanaman (g), umur berbunga (hari), diameter bunga (cm2 ), dan bobot krop (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pada berbagai dosis arang sekam dan konsentrasi GA3 relatif sama terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga pada tanah aluvial. Interaksi efektif yang direkomendasikan adalah dosis arang sekam 15 % + konsentrasi GA3 50 mg/l. Kata Kunci : Arang Sekam, GA3, Kubis Bunga, Tanah Aluvial.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG BURUNG PUYUH DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME DI TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Lutfiah, Rahmawati; Santoso, Eddy; maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.61968

Abstract

Kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merril.) dapat tumbuh dengan baik pada media tumbuh yang subur, unsur hara yang cukup, struktur dan aerasi tanah yang baik. Salah satu media tumbuh yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kedelai edamame adalah tanah podsolik merah kuning yang memiliki beberapa kendala. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan memberikan bahan organik berupa pupuk kandang burung puyuh dan pupuk anorganik NPK yang dikombinasikan dan diberikan secara berimbang. Penggunaan pupuk kandang burung puyuh sebagai bahan organik dapat memperbaiki kendala yang ada pada tanah podsolik merah kuning terutama sifat fisik tanah, dan penambahan NPK yang dapat diserap oleh tanaman secara cepat untuk memenuhi kebutuhan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya interaksi antara pupuk kandang burung puyuh dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai edamame di tanah podsolik merah kuning, serta mendapatkan dosis terbaik pupuk kandang burung puyuh dan NPK. Penelitian ini dilaksanakan dilahan penelitian Fakultas Petanian Universitas Tanjungpura pada tanggal 16 Agustus-14 November 2022. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu pemberian pupuk kandang burung puyuh (k) dan NPK (p) masing-masing dengan 3 taraf perlakuan yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan, sehingga total keseluruhan ada 108 sampel tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Interaksi antara dosis pupuk kandang puyuh 40 ton/ha + NPK 200 kg/ha dalam meningkatkan pertumbuhan kedelai edamame pada variabel berat kering tanaman. Pemberian pupuk kandang puyuh 30 ton/ha merupakan dosis terbaik untuk pertumbuhan kedelai edamame pada variabel jumlah cabang 4 minggu setelah tanam dan hasil kedelai edamame pada variabel bobot segar polong tertinggi serta jumlah polong isi.
PENGARUH PEMBERIAN ABU KAYU DAN PUPUK KCL PADA TANAMAN LOBAK KULTIVAR CHERRY BELLE DI TANAH ALUVIAL Dhawiyarda, Iqbal Rizky; Hadijah, Siti; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.61974

Abstract

Lobak Kultivar Cherry belle adalah tanaman yang termasuk dalam family Brasicaceae ini memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi sehingga sudah cukup banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Banyak sekali jenis dan varietas lobak yang dikenal oleh masyarakat, salah satu jenisnya adalah Cherry Belle yang memiliki bentuk bulat berwarna merah dengan daging berwarna putih. Tanaman lobak ini dapat dikembangkan pada berbagai jenis tanah, salah satunya adalah tanah alluvial. Pemanfaatan tanah aluvial sebagai media tanam seringkali dihadapkan pada berbagai permasalahan seperti sifat kimia yang memiliki kadar unsur hara yang rendah serta kadar kemasaman yang cukup tinggi. Upaya untuk meningkatkan pH tanah aluvial yang bersifat masam adalah dengan pemberian abu kayu yang dapat menggantikan fungsi kapur dan pemberian pupuk KCl yang dapat mencukupi kebutuhan unsur hara kalium yang dibutuhkan lobak. Penelitian ini dimulai sejak 2 Oktober hingga 1 Desember 2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Faktorial dua Faktor dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah Abu Kayu dengan 3 taraf perlakuan yaitu a₁ = 63g/polybag atau setara dengan 21 ton/ha, aâ‚‚ = 72 g/polybag atau setara dengan 24 ton/ha, a₃ = 81 g/polybag atau setara dengan 27 ton/ha dan faktor keduanya adalah pupuk KCl dengan 3 taraf yaitu k₁ = 0,75 g/polybag atau setara dengan 50 kg/ha, kâ‚‚ = 1,5 g/polybag atau setara dengan 100 kg/ha, k₃ = 2,25 g/polybag atau setara dengan 150 kg/Ha. Masing "“ masing perlakuan dilakukan 3 ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, panjang umbi, diameter umbi, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap interaksi perlakuan yang diberikan memberikan hasil yang sama baiknya pada variabel jumlah daun, panjang umbi, diameter umbi, berat segar tanaman dan berat kering tanaman, sehingga efisiensi penggunaan dosis abu kayu dan pupuk KCl dalah pada perlakuan 63 g/polybag atau setara dengan 21 ton/ha dan 0,75 g/polybag atau setara dengan 50 kg/ha.
PENGARUH BOKASI BATANG PISANG DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Kitri, Atirsa; Maulidi, Maulidi; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62091

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura tergolong sayuran rempah yang banyak dikonsumsi sebagai bumbu masakan. Selain itu bawang merah juga dijual dalam bentuk olahan seperti ekstrak bawang merah, minyak atsri, bawang goreng bahkan sebagai obat untuk menurunkan kadar kolesterol, tekananan darah, gula darah dan mencegah penggumpalan darah. Sebagai komoditas yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat maka perlu diupayakan untuk produksi bawang merah, satu diantaranya dengan pemanfaatan lahan PMK sebagai areal tanam bawang merah. Tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) memiliki beberapa masalah berupa rendahnya ketersedian bahan organik tanah dan unsur hara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lahan PMK adalah dengan pemberian bokasi batang pisang dan pupuk NPK. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dosis interaksi pemberian bokasi batang pisang dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah PMK. Penelitian dilaksankan pada lahan di Jl. Milenium Perumahan Grand Arfiz No.34a Sungai Ambawang. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan faktor pertama yaitu bokasi batang pisang dan faktor kedua adalah pupuk NPK. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi interaksi terhadap pemberian bokasi batang pisang dosis 320 ton/ha dan pupuk NPK 300 kg/ha pada variabel berat kering angin umbi per umbi yaitu 7,81 g.
PENGARUH KOMBINASI BOKASI KOTORAN WALET DAN PUPUK KCl TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH ALUVIAL Budiman, Agustinus Arif; Maulidi, Maulidi; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62121

Abstract

Kubis bunga atau biasa disebut kembang kol (Brassica oleracea L.) merupakan salah satu komuditas tanaman hortikultura yang diminati masyarakat karena rasanya yang enak ketika dikonsumsi dan mengandung gizi yang baik bagi tubuh. Budidaya kubis bunga mempunyai prospek yang tinggi untuk diusahakan di Kalimantan Barat terutama di tanah aluvial. Tanah aluvial sebagai media tumbuh tanaman dihadapkan pada kendala antara lain sifat fisik yang kurang baik yaitu bahan organik rendah, struktur tanah kurang baik mengupal atau keras waktu kering, tanah yang lembab waktu basah serta aerasi yang kurang baik, sifat kima tanah masam seperti pH Tanah rendah dan miskin unsur hara salah satunya adalah unsur hara kalium. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan pemberian kombinasi bokasi kotoran walet dan pupuk KCl sehingga dapat memperbaiki sifat fisik dan mengatasi kekurangan unsur hara kalium pada tanah yang tidak tersedia menjadi tersedia pada tanah untuk menunjang pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Pemberian bokasi kotoran walet dapat memperbaiki kerusakan tanah akibat penggunaan kalium anorganik yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatakan kombinasi yang terbaik dari bokasi kotoran walet dan pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah aluvial. Penelitian ini dimulai dari tanggal 12 Agustus 2022 hingga 23 Oktober 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima taraf perlakuan kombinasi bokasi kotoran walet dan pupuk KCl. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak lima kali, setiap ulangan terdiri dari empat sampel. Perlakuan yang dimaksud yaitu : P1 = 5 ton/ha bokasi kotoran walet + 350 kg/ha KClP2 = 10 ton/ha bokasi kotoran walet + 300 kg/ha KClP3 = 15 ton/ha bokasi kotoran walet + 250 kg/ha KCl P4 = 20 ton/ha bokasi kotoran walet + 200 kg/ha KCl P5 = 25 ton/ha bokasi kotoran walet + 150 kg/ha KCl. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi : volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), luas lingkar bunga (cm), dan berat segar bunga (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi bokasi kotoran walet 20 ton/ha dan pupuk KCl 200 kg/ha adalah perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah aluvial.
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN LAMA SOLARISASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL Muflih, Muhammad Iqbal; Susana, Rini; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.63756

Abstract

Bawang merah (allium ascalonicum L) merupakan satu diantara jenis komoditas tanaman hortikultura yang tergolong dalam sayuran rempah. Pemanfaatan tanah aluvial di Kalimantan Barat untuk budidaya bawang merah memiliki hambatan yaitu tingkat produktifitasnya rendah. Satu diantara upaya dalam meningkatkan produktivitas tanah aluvial adalah dengan menambahkan pupuk kandang kambing namun pupuk kandang kambing harus dikomposkan terlebih dahulu dan upaya untuk mempercepat proses pengomposan adalah dengan solarisasi. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan perlakuan dosis pupuk kandang kambing dan lama solarisasi yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Sungai Kakap. Penelitian dilaksanakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan 2 faktor perlakuan dengan 3 ulangan. Solarisasi sebagai main plot (S) yaitu S1 Solarisasi 2 minggu, S2 Solarisasi 3 minggu, S3 Solarisasi 4 minggu dan dosis pupuk kandang kambing sebagai sub plot (P) yaitu P1 Pupuk kandang kambing 20 ton/ha, P2 Pupuk kandang kambing 40 ton/ha, P3 Pupuk kandang kambing 60 ton/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu tinggi tanaman, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun, berat segar umbi perbedengan, berat kering angin umbi per rumpun dan berat kering angin umbi perbedengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama solarisasi dan dosis pukan kambing memberikan hasil yang sama terhadap semua variabel pengamatan. perlakuan solarisasi 2 minggu dan dosis pupuk kandang kambing 20 ton/ha merupakan perlakuan yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial.
PENGARUH PEMBERIAN LUMPUR PADAT KELAPA SAWIT DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Saetri, Nevi; Warganda, Warganda; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.64813

Abstract

Pengembangan budidaya tanaman kedelai edamame di tanah podsolik merah kuning sering dihadapkan pada kendala sifat fisik dan kimia tanah yang kurang baik. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan penambahan bahan organik berupa lumpur padat kelapa sawit dan pupuk NPK yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian lumpur padat kelapa sawit dan pupuk NPK serta mengetahui dosis lumpur padat kelapa sawit dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Manggis, Kelurahan Roban, Kota Singkawang Tengah, Kalimantan Barat. Penelitian berlangsung selama 3 bulan mulai dari tanggal 01 Agustus sampai 05 November 2022. Penelitian ini menggunakan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial sebagai rancangan dasar yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu lumpur padat kelapa sawit (S) yang tediri dari 3 taraf perlakuan: s1=15 ton/ha, s2=30 ton/ha, s3= 45 ton/ha dan faktor kedua yaitu pupuk NPK (N) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan: n1= 150 kg/ha, n2= 300 kg/ha, n3= 450 kg/ha. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapat 9 kombinasi. Variabel yang diamati dalam penelitian ini berupa: tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman, berat polong per petak, umur berbunga, dan umur panen. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh interaksi lumpur padat kelapa sawit dan pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame di tanah podsolik merah kuning. Pengaruh lumpur padat kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 5 MST, jumlah polong pertanaman, berat polong pertanaman dan berat polong per petak. Pengaruh pupuk NPK 16:16:16 berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame di tanah podsolik merah kuning. Pemberian lumpur padat kelapa sawit dengan dosis 30 ton/ha dan pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 150 kg/ha merupakan dosis yang efisien untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada tanah podsolik merah kuning.
PENGARUH KOMBINASI SLUDGE DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Rivaldy, Ferdy; Maulidi, Maulidi; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66861

Abstract

Kubis bunga tergolong tanaman sayuran yang saat ini dapat ditanam di dataran menengah hingga dataran rendah. Tanaman kubis bunga termasuk golongan tanaman sayuran semusim atau berumur pendek. Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis kombinasi Sludge dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi Jl. Sepakat II, Kel/Ds. Bangka Belitung, Kec. Pontianak Tenggara, Pontianak Kalimantan Barat. Waktu penelitian dilaksanakan dari 2 Maret 2022 sampai dengan 14 Mei 2022. Penelitian ini menggunakan eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan kombinasi Sludge dan pupuk NPK (F) dan 5 ulangan, setiap perlakuan diambil 4 sampel tanaman. Jumlah tanaman keseluruhannya ada 100 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu : f1 = 5 ton/ha Sludge + 350 kg/ha NPK, f2 = 10 ton/ha Sludge + 300 kg/ha NPK, f3 = 15 ton/ha Sludge + 250 kg/ha NPK, f4 = 20 ton/ha Sludge + 200 kg/ha NPK, f5 = 25 ton/ha Sludge + 150 kg/ha NPK. Variabel yang diamati meliputi: jumlah daun (helai), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), diameter bunga (cm), bobot kubis bunga per tanaman (g). Hasil pengamatan terhadap penelitian didapat hasil bahwa kombinasi sludge dan pupuk NPK berpengaruh nyata pada volume akar, berat kering tanaman, diameter bunga dan bobot bunga/tanaman tetapi berpengaruh tidak nyata pada jumlah daun 1-5 MST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi sludge dan pupuk NPK pada taraf 20 ton/ha + 200 kg/ha merupakan kombinasi yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK.
Co-Authors Abdurrafi, Alfin Adijaya, Mardan Adrianton Adrianton AGROTEKNOLOGI 2014, CHANDRA Agustina Listiawati Ahmad Burhan Hakim Andree Wijaya Setiawan Anik Handayani Annisa, Baaqiy Amri Apriani, Resti Apriansa, Sona Archendy, Andre Doggy ari krisnohadi Asnawati Asnawati Astina Astina, Astina Atthariq, Atthariq Aufia Aisa Aurelia, Zakia Bahendra, Rendi Bambang Widiarso Budiman, Agustinus Arif Bustami Bustami Darussalam Darussalam, Darussalam Denah Suswati Dhawiyarda, Iqbal Rizky Dini Anggorowati Dwi Raharjo Dwi Zulfita Dwiantoro, Rio Dwina, Novira Eddy Santoso Elegant, Yohana Febriani Elly Mustamir ema, ema Fadjar Rianto Farida Isroani Fitria Sari Ghivari, Haikal Hariyanti, Agus Heatubun, Antonius_tomy Hendri, Adrianus Henny Sulistyowati Hiromitsu, Kuno Huri, Vuspita Ihsan Ihsan Iin Arianti Inpurwanto Inpurwanto Ismail, Aji Sarif Jimiando, Mantius Juanda Junaidi Junaidi Kartika, Anna Silviyana Kitri, Atirsa KURNIA KURNIA, KURNIA Layo, Aldi Pernando LEANDER DONNY PEBRUANTO Lia, Jaima Oksa LIANI, RIMA Lutfiah, Rahmawati Magdalena Magdalena Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah Mariana Mariana Maswadi - Monica, Astri Muflih, Muhammad Iqbal Muhammad Pramulya, Muhammad Muhammad Taufik Hidayat Muharrahman, Iqbal Mulyadi Safwan Mulyadin, Mulyadin Mustika Mustika Niko, Jordan Fanggie Nurjani Pambudi, Rian Pangestu, Abdur Rahman PERES, CHUWING Pujianto Pujianto Purwaningsih - Putu Dupa Bandem Radian Radian Revo, Oktavianus Riduansyah Riduansyah, Riduansyah Ridwan, Ridwan rini hazriani Rini Susana Rini Wahyuni Rita Hayati Rita Kurnia Apindiati Rivaldy, Ferdy Robertus Suryadinata, Robertus Rue, Getrudal Rusdiyanto, Rusdiyanto Rusdiyanto Saetri, Nevi Safitri, Dwi Desri Sahat Irawan Manik Sandye, Michael Josua Sanga Tariu, Are Pabayo Santyago, Emanuel Wendi Sari, Pegi Sukma Sarwono Sarwono Sepoel, Adrianus Setia Budi Shenny Oktoriana Silalahi, Ferdinand Krismanto Simanjuntak, David Remond Siragah, Kristian Sakti Siti Hadijah Sona, Liliana sujito, bambang Sunardi Sunardi Surachman Surachman Syahbani, La Muhammad Imam Tantri Palupi Tatang Abdurrahman, Tatang Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Usmayadi, Dedy vijay, vicky Virya, Lola Okta VITCO, RAIMUNDUS Wahyu Kurniawan Wanti Fitrianti Warganda Warganda Yana Yana, Yana Yanti, Yesi Yosua Edi Sukartono, Yosua Edi Yuliansyah Yuliansyah Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yuni, Oktaviani Yuniarti, Fitria Yuspiatuti Yuspiatuti, Yuspiatuti Zamroni Ishaq Ishaq