Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISASI PADI BERAS MERAH ASAL KABUPATEN SEKADAU PADA FASE VEGETATIF DI TANAH ALUVIAL Muharrahman, Iqbal; Astina, Astina; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23449

Abstract

Kegiatan karakterisasi sangat penting dilakukan, karena kegiatan ini merupakan tahap untuk mendapatkan sebuah informasi awal tentang karakter-karakter tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter atau ciri morfologi fase vegetatif padi beras merah asal Sekadau di tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di belakang Laboratarium Agronomi Universitas Tanjungpura Pontianak selama 105 hari, mulai dari tanggal 10 april hingga 24 juli 2017. Penelitian menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari 2 perlakuan padi beras merah Ensalang dan Nanga Taman. Setiap perlakuan diulang 8 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 5 sampel tanaman. Variabel pengamatan ini adalah panjang daun, lebar daun, permukaan daun, sudut daun bendera, warna leher daun, warna helai daun, warna pelepah, bentuk lidah, tinggi tanaman dan jumlah anakan total. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa karakter morfologi dari padi beras merah Ensalang dan Nanga Taman memiliki perbedaan karakter meliputi panjang daun, lebar daun, sudut daun bendera, warna helai daun, warna pelepah, tinggi tanaman dan jumlah anakan total. Selain itu ada karakter morfologi yang memiliki kesamaan seperti pada karakter warna leher daun dan bentuk lidah. Kata kunci : karakterisasi, fase vegetatif, padi beras merah, ensalang dan nanga taman
PENGARUH PANJANG ENTRIS TERHADAP PERTUMBUHAN SAMBUNG PUCUK TANAMAN JAMBU AIR CITRA Adriantono, Adriantono; Listiawati, Agustina; maulidi, maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang entris terhadap pertumbuhan jambu air citra. Penelitian ini dilaksanakan dilokasi jalan Tanjung Raya 2 Gg. Haji Gani Kabupaten Kubu Raya selama 3 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan dan terdapat 4 tanaman sampel yaitu: p1 (panjang entris 5 cm), p2 (panjang entris 10 cm), p3 (panjang entris 15 cm), p4 (panjang entris 20 cm) dan p5 (panjang entris 25 cm). Variabel yang diamati adalah: Persentase Tanaman Hidup (%), Jumlah Daun yang Tumbuh (helai), Panjang Tunas (cm). Pada penelitian ini tidak ditemukan panjang entris yang terbaik untuk pertumbuhan sambung pucuk tanaman jambu air citra. Tetapi panjang entris yang efektif ditunjukan oleh pertumbuhan sambung pucuk dengan menggunakan panjang entris 10 cm.
PENGARUH KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN DEKOMPOSER Trichoderma harzianum TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI PADA TANAH ALUVIAL Sarwono, Sarwono; Inpurwanto, Inpurwanto; maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.595 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dengan dekomposer Trichoderma harzianumyang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri pada tanahaluvial.Penelitian dimulai sejak tanam sampai panen dari tanggal 6 februarisampai tanggal 26 Maret 2015. Lokasi penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak.Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman, jumlah keseluruhan tanaman sebanyak 96 tanaman. Perlakuan sebagai berikut: (t0)pemberian 0,00 g kompos TKKS,(t1)pemberian 30,25 g kompos TKKS/polibag setara dengan 10% bahan organik, (t2) pemberian 257,12 g kompos TKKS/polibag setara dengan 13% bahan organik, (t3)pemberian483,99 g kompos TKKS/polibag setara dengan 16% bahan organik, (t4)pemberian 710,87g kompos TKKS/polibagsetara dengan 19% bahan organik, dan(t5) pemberian937,74 g kompos TKKS/polibag setara dengan 22% bahan organik. Variabel pengamatan : tinggitanaman (cm), jumlahdaun (helai), volume akar (cm3), beratsegartanaman (g), beratkeringtanaman(g), klorofildaun (Spad Unit), danJumlahAnakan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos TKKS dengan dekomposer Trichoderma harzianummemberikan pertumbuhan dan hasil yang baikterhadap pertumbuhantanaman seledripada tanah aluvial. Semakin bertambah dosiskompos TKKS dengan dekomposer Trichoderma harzianummakapertumbuhan dan hasil tanaman seledri juga semakin meningkat.
Pengaruh Limbah Sludge Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Tanah Podsolik Merah Kuning sujito, bambang; maulidi, maulidi; mustamir, elly
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.304 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24451

Abstract

PENGARUH LIMBAH SLUDGE KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Bambang Sujito(1) Maulidi(2) Elly Mustamir(3)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis limbah sludge kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung 24 Juli 2017 sampai tanggal 23 September 2017. Metode yang digunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan, dan 3 tanaman sampel. Pemberian limbah sludge kelapa sawit yaitu s1 6% (setara dengan 655 g/polibag ), s28% (setara dengan 887 g/polibag),s3 10% (setara dengan 1.104 g/polibag), s4 12% (setara dengan 1.309 g/polibag), dan s5 14% (setara dengan 1.502 g/polibag). Pengamatan yang dilakukan yaitu jumlah daun, jumlah anakan, berat segar umbi, dan berat kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah sludge kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap variabel berat segar umbi dan berat kering umbi namun berpengaruh tidak nyata pada variabel pengamatan jumlah daun dan jumlah anakan perumpun. Berdasarkan hasil selama penelitian dapat di simpulkan bahwa pemberian limbah sludge kelapa sawit sebanyak 8% merupakan perlakuan yang efektif dalam meningkatkan berat kering angin umbi sebanyak 4,81 ton/ha. Kata kunci : Bawang merah, limbah sludge kelapa sawit, podsolik merah kuning. Effect of Palm Sludge Wastes on Growth and Red onion Result on Ultisol Bambang Sujito (1) Maulidi (2) Elly Mustamir (3)(1) Student of Faculty of Agriculture and (2) Faculty of Agriculture FacultyUniversity of Tanjungpura Pontianak ABSTRAK This study aims to determine the dosage of palm sludge waste to the growth and yield of onion crops in ultisol soil This research was conducted on experimental farm Faculty Of Tanjungpura Pontianak University which took place July 24, 2017 until 23 September 2017 The method used is Completely Randomized Design Trial (RAL) consisting of 5 treatments, 5 replications, and 3 sample plants. Sludge oil palm waste is s1 6% (equivalent to 655 g / polybag), s2 8% (equivalent to 887 g / polybag), s3 10% (equivalent to 1.104 g / polybag), s4 12% (equivalent to 1,309 g / polybags), and s5 14% (equivalent to 1.502 g / polybags). Observations made were number of leaf, number of tillers, fresh weight of tubers, and dry weight of tubers The result of this research showed that the effluent of oil palm sludge had significant effect to the fresh weight and tuber weight, but it was not significant in the observation variable of the number of leaves and the number of tillers. Based on the results during the research can be concluded that the provision of waste oil palm sludge as much as 8% is an effective treatment in increasing the dry weight of tuber bulbs as much as 4.81 tons / ha. Keywords: Red Onion, Sludge Waste Palm Oil, Ultisol
Pengaruh Limbah Sludge Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Tanah Podsolik Merah Kuning sujito, bambang; maulidi, maulidi; mustamir, elly
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.304 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24453

Abstract

PENGARUH LIMBAH SLUDGE KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Bambang Sujito(1) Maulidi(2) Elly Mustamir(3)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis limbah sludge kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung 24 Juli 2017 sampai tanggal 23 September 2017. Metode yang digunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan, dan 3 tanaman sampel. Pemberian limbah sludge kelapa sawit yaitu s1 6% (setara dengan 655 g/polibag ), s28% (setara dengan 887 g/polibag),s3 10% (setara dengan 1.104 g/polibag), s4 12% (setara dengan 1.309 g/polibag), dan s5 14% (setara dengan 1.502 g/polibag). Pengamatan yang dilakukan yaitu jumlah daun, jumlah anakan, berat segar umbi, dan berat kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah sludge kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap variabel berat segar umbi dan berat kering umbi namun berpengaruh tidak nyata pada variabel pengamatan jumlah daun dan jumlah anakan perumpun. Berdasarkan hasil selama penelitian dapat di simpulkan bahwa pemberian limbah sludge kelapa sawit sebanyak 8% merupakan perlakuan yang efektif dalam meningkatkan berat kering angin umbi sebanyak 4,81 ton/ha. Kata kunci : Bawang merah, limbah sludge kelapa sawit, podsolik merah kuning. Effect of Palm Sludge Wastes on Growth and Red onion Result on Ultisol Bambang Sujito (1) Maulidi (2) Elly Mustamir (3)(1) Student of Faculty of Agriculture and (2) Faculty of Agriculture FacultyUniversity of Tanjungpura Pontianak ABSTRAK This study aims to determine the dosage of palm sludge waste to the growth and yield of onion crops in ultisol soil This research was conducted on experimental farm Faculty Of Tanjungpura Pontianak University which took place July 24, 2017 until 23 September 2017 The method used is Completely Randomized Design Trial (RAL) consisting of 5 treatments, 5 replications, and 3 sample plants. Sludge oil palm waste is s1 6% (equivalent to 655 g / polybag), s2 8% (equivalent to 887 g / polybag), s3 10% (equivalent to 1.104 g / polybag), s4 12% (equivalent to 1,309 g / polybags), and s5 14% (equivalent to 1.502 g / polybags). Observations made were number of leaf, number of tillers, fresh weight of tubers, and dry weight of tubers The result of this research showed that the effluent of oil palm sludge had significant effect to the fresh weight and tuber weight, but it was not significant in the observation variable of the number of leaves and the number of tillers. Based on the results during the research can be concluded that the provision of waste oil palm sludge as much as 8% is an effective treatment in increasing the dry weight of tuber bulbs as much as 4.81 tons / ha. Keywords: Red Onion, Sludge Waste Palm Oil, Ultisol
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG SABRANG (Eleutherine americana Merr) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK PADAT PADA MEDIA GAMBUT Sepoel, Adrianus; MAULIDI, MAULIDI; HARIYANTI, AGUS
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.775 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.24961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil bawang Sabrang yang terbaik terhadap pemberian Pupuk Organik Padat pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di Jl. Reformasi Gg. Matematika Pontianak Tenggara Kalimantan Barat, mulai tanggal 7 November 2017 sampai dengan 8 Januari 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan yaitu (p1) : 10 g, (p2) : 20 g, (p3) : 30 g , (p4) : 40 g, (p5) : 50 g dan lima ulangan, sehingga terdapat 25 unit perlakuan. Banyaknya sampel setiap perlakuan yaitu 4 tanaman. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun per rumpun (helai), jumlah klorofi daun (spead unit), jumlah anakan per rumpun (anakan), berat segar umbi per rumpun (g) dan berat kering angin umbi per rumpun (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Pupuk Organik Padat memberi respon yang sama terhadap semua variabel pengamatan.Kata Kunci : Bawang Sabrang, Gambut, Pupuk Organik Padat.RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG SABRANG (Eleutherine americana Merr) TERHADAP PEMBERIANPUPUK ORGANIK PADAT PADA MEDIA GAMBUT
GROWTH RESPONSE AND RESULTS ON SABRANG ONION (Eleutherine americana Merr) AGAINST OF GRANTING SOLID ORGANIC FERTILIZER ON PEAT Sepoel, Adrianus; MAULIDI, MAULIDI; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25091

Abstract

ABSTRAK This study aims to determine the growth and yield response of the best Sabrang on the provision of Organic Solid Fertilizer on peat. The research was carried out on Jl Reformasi GG. Matematika Pontianak Tenggara West Kalimantan, in 7 November 2017 to 8 January 2018. The research method used was Completely Randomized Design consist of 5 treatments namely (p1): 10 g, (p2): 20 g, (p3): 30 g, (p4): 40 g, (p5): 50 g and five replications, so there are 25 units of treatment. Number of samples each treatment that is 4 plants. The observed variables in this study are plant height (cm), number of leaves per clump (split unit), number of chickens per spruce (fruit), fresh weight of tuber per hill (g) and dry weight of tuber wind clump (g). The results showed that the giving of Organic Solid Fertilizer had no significant effect on all observation variable. Keyword: Sabrang onion, Peat, Solid Organic Fertilizer.
RESPON BEBERAPA VARIETAS PADI LOKAL TERHADAP CEKAMAN SALINITAS PADA FASE PEMBIBITAN mardiansyah, mardiansyah; Palupi, Tantri; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.997 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25222

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan makanan pokok di Indonesia yang kebutuhannya selalu meningkat. Peningkatan produksi padi dapat dilakukan dengan usaha ekstensifikasi pada lahan marginal salah satunya lahan pasang surut perlu dilakukan dikarenakan lahan produktif semakin berkurang. Permasalahan utamanya pada lahan pasang surut adalah pertumbuhan tanaman mengalami gangguan akibat cekaman salinitas. Penggunaan varietas toleran terhadap cekaman salinitas. Varietas padi toleran mampu tumbuh dengan baik dibanding varietas padi peka cekaman salinitas.Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon varietas padi lokal yang toleran terhadap cekaman salinitas pada fase pembibitan. Penelitian dimulai dari bulan September sampai November 2017 bertempat di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal yaitu 10 varietas padi (8 varietas padi lokal dan 2 varietas padi unggul). Perlakuan yang digunakan adalah A=Tamsere, B=Ketumbar, C=Kristan, D=Asmo, E=Ringkak Semut, F=Banjar, G=Brantas, H=Dewi Ratih, I=Cisadane Dan J=Ciherang. Variabel pengamatan terdiri dari skoring toleransi bibit secara visual terhadap kerusakan daun serta pengamatan karakteristik agronomi bibit yaitu tinggi bibit (cm), panjang akar (cm), jumlah anakan (batang), berat kering tajuk (g) dan berat kering akar (g).Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Tamsere, Ketumbar, Kristan, Asmo, Ringkak Semut, Banjar, Brantas dan Cisadane termasuk kategori toleran dan varietas Dewi Ratih dan Ciherang termasuk kategori moderat toleran berdasarkan skoring menggunakan standar evaluasi dari IRRI (2003).
RESPON BEBERAPA VARIETAS PADI LOKAL TERHADAP CEKAMAN SALINITAS PADA FASE PEMBIBITAN mardiansyah, mardiansyah; Palupi, Tantri; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.25304

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan makanan pokok di Indonesia yang kebutuhannya selalu meningkat. Peningkatan produksi padi dapat dilakukan dengan usaha ekstensifikasi pada lahan marginal salah satunya lahan pasang surut perlu dilakukan dikarenakan lahan produktif semakin berkurang. Permasalahan utamanya pada lahan pasang surut adalah pertumbuhan tanaman mengalami gangguan akibat cekaman salinitas. Penggunaan varietas toleran terhadap cekaman salinitas. Varietas padi toleran mampu tumbuh dengan baik dibanding varietas padi peka cekaman salinitas.Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon varietas padi lokal yang toleran terhadap cekaman salinitas pada fase pembibitan. Penelitian dimulai dari bulan September sampai November 2017 bertempat di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal yaitu 10 varietas padi (8 varietas padi lokal dan 2 varietas padi unggul). Perlakuan yang digunakan adalah A=Tamsere, B=Ketumbar, C=Kristan, D=Asmo, E=Ringkak Semut, F=Banjar, G=Brantas, H=Dewi Ratih, I=Cisadane Dan J=Ciherang. Variabel pengamatan terdiri dari skoring toleransi bibit secara visual terhadap kerusakan daun serta pengamatan karakteristik agronomi bibit yaitu tinggi bibit (cm), panjang akar (cm), jumlah anakan (batang), berat kering tajuk (g) dan berat kering akar (g).Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Tamsere, Ketumbar, Kristan, Asmo, Ringkak Semut, Banjar, Brantas dan Cisadane termasuk kategori toleran dan varietas Dewi Ratih dan Ciherang termasuk kategori moderat toleran berdasarkan skoring menggunakan standar evaluasi dari IRRI (2003). Kata kunci : cekaman salinitas, lahan pasang surut, varietas peka, varietas toleran
CHARACTERIZATION OF RICE MILLS OF BLACK TABAH WHICH IS IN THE COBALT-60 RAY RADIATION 300 Gray IN WILD LAND AGROTEKNOLOGI 2014, CHANDRA; palupi, Tantri; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.987 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.29006

Abstract

Characterization of Steadfast Black Rice is an observation process that aims to find out and find characters. The purpose of this study was to determine morphological and agronomic characteristics of Tabah black rice rice mutants that had been radiation with Cobalt-60 300 Gray. This research was carried out in the rice field of the Main Seedling Center. Sui snapper. The results of observing the ability to reproduce (a little), stiffness of the stem (mostly arch), flair (0% = 3%), (1% = 14.4%), (2% = 12.6%), 3% = 7, 2%), plant height (short, 16.2%), (medium, 20.4%), (high, 3%), out of panic (SMKS, 3%), (SMKL, 4.8%), ( Vocational School, 28.2%), (MTK, 5.4%), hair loss (Easy), grain application (Fertil), plant age (152), seedling height (32.1cm), long leaves (short, 2, 4 %), (medium, 18.6%), (length, 14.4%), (very long 0.6%), leaf width (1.8 cm), leaf surface (medium), leaf angle (<45 Ëš), corner of flag leaf (upright, 1.8%), (medium, 24%), (horizontal, 10.2%), leaf neck color (light green), white leaf color (white), leaf color of the book ( yellow gold 33%), (green 3%), color of leaf blade (dark green), color of leaf midrib (green), length of leaf tongue (1.1 cm, 6%), (1.2 cm 15.6%) , (1.3 cm 12%), (1.4 cm 2.4%), leaf tongue color (white), leaf tongue shape (2-gap), number of tillers (6), stem angle (medium), color stem segment (golden yellow), panicle length (26.7cm), ti ma ma lai (between medium 0.6%), (between medium and open, 4.2%), (open 31.2%) secondary panicle (small), panicle (straight), color of lemma and palea (Brown spots on setting 33%), (yellow, 3%), grain color (purple 33%), (yellow straw 3%), seeds long (long), long broken skin (long), weight 100 grains 2 grams).
Co-Authors Abdurrafi, Alfin Adijaya, Mardan Adrianton Adrianton AGROTEKNOLOGI 2014, CHANDRA Agustina Listiawati Ahmad Burhan Hakim Andree Wijaya Setiawan Anik Handayani Annisa, Baaqiy Amri Apriani, Resti Apriansa, Sona Archendy, Andre Doggy ari krisnohadi Asnawati Asnawati Astina Astina, Astina Atthariq, Atthariq Aufia Aisa Aurelia, Zakia Bahendra, Rendi Bambang Widiarso Budiman, Agustinus Arif Bustami Bustami Darussalam Darussalam, Darussalam Denah Suswati Dhawiyarda, Iqbal Rizky Dini Anggorowati Dwi Raharjo Dwi Zulfita Dwiantoro, Rio Dwina, Novira Eddy Santoso Elegant, Yohana Febriani Elly Mustamir ema, ema Fadjar Rianto Farida Isroani Fitria Sari Ghivari, Haikal Hariyanti, Agus Heatubun, Antonius_tomy Hendri, Adrianus Henny Sulistyowati Hiromitsu, Kuno Huri, Vuspita Ihsan Ihsan Iin Arianti Inpurwanto Inpurwanto Ismail, Aji Sarif Jimiando, Mantius Juanda Junaidi Junaidi Kartika, Anna Silviyana Kitri, Atirsa KURNIA KURNIA, KURNIA Layo, Aldi Pernando LEANDER DONNY PEBRUANTO Lia, Jaima Oksa LIANI, RIMA Lutfiah, Rahmawati Magdalena Magdalena Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah Mariana Mariana Maswadi - Monica, Astri Muflih, Muhammad Iqbal Muhammad Pramulya, Muhammad Muhammad Taufik Hidayat Muharrahman, Iqbal Mulyadi Safwan Mulyadin, Mulyadin Mustika Mustika Niko, Jordan Fanggie Nurjani Pambudi, Rian Pangestu, Abdur Rahman PERES, CHUWING Pujianto Pujianto Purwaningsih - Putu Dupa Bandem Radian Radian Revo, Oktavianus Riduansyah Riduansyah, Riduansyah Ridwan, Ridwan rini hazriani Rini Susana Rini Wahyuni Rita Hayati Rita Kurnia Apindiati Rivaldy, Ferdy Robertus Suryadinata, Robertus Rue, Getrudal Rusdiyanto, Rusdiyanto Rusdiyanto Saetri, Nevi Safitri, Dwi Desri Sahat Irawan Manik Sandye, Michael Josua Sanga Tariu, Are Pabayo Santyago, Emanuel Wendi Sari, Pegi Sukma Sarwono Sarwono Sepoel, Adrianus Setia Budi Shenny Oktoriana Silalahi, Ferdinand Krismanto Simanjuntak, David Remond Siragah, Kristian Sakti Siti Hadijah Sona, Liliana sujito, bambang Sunardi Sunardi Surachman Surachman Syahbani, La Muhammad Imam Tantri Palupi Tatang Abdurrahman, Tatang Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Usmayadi, Dedy vijay, vicky Virya, Lola Okta VITCO, RAIMUNDUS Wahyu Kurniawan Wanti Fitrianti Warganda Warganda Yana Yana, Yana Yanti, Yesi Yosua Edi Sukartono, Yosua Edi Yuliansyah Yuliansyah Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yuni, Oktaviani Yuniarti, Fitria Yuspiatuti Yuspiatuti, Yuspiatuti Zamroni Ishaq Ishaq