Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Pertumbuhan dan Hasil Kecipir terhadap Pemberian Pupuk Kasgot dan NPK pada Tanah Aluvial Sari, Pegi Sukma; Anggorowati, Dini; Maulidi, Maulidi
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v2i1.100736

Abstract

Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) merupakan tanaman kacangkacangan yang berpotensi dibudidayakan di Kalimantan Barat. Budidaya tanaman kecipir di tanah aluvial memiliki permasalahan pada tingkat kesuburan tanah yang rendah sehingga diperlukan upaya perbaikan sifat fisik, kimia dan biologi tanah aluvial. Upaya perbaikan yang dapat diberikan adalah penambahan pupuk kasgot dan NPK. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh interkasi dosis terbaik antara pupuk kasgot dan pupuk NPK pada pertumbuhan dan hasil kecipir di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini berlangsung dari bulan April hingga Juli 2025. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama yaitu pemberian pupuk kasgot terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu k1 = 5 ton /ha (125 g/tanaman), k2 =10 ton/ha (250 g/tanaman) dan k3 =15 ton/ha (375 g/tanaman). Faktor kedua yaitu pemberian pupuk NPK yang terdiri dari 4 taraf yaitu n0 = 0 kg/ha (kontrol), n1 = 200 kg/ha ( 5 g/tanaman), n2 = 300 kg/ha (7,5 g/tanaman) dan n3 = 400 kg/ha (10 g/tanaman). Terdapat 12 kombinasi perlakuan yang terdiri dari 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara pupuk kasgot dan pupuk NPK terhadap semua variabel pertumbuhan dan hasil kecipir di tanah aluvial. Perlakuan pupuk kasgot dengan dosis 5 ton/ha merupakan dosis yang efektif terhadap variabel volume akar. Perlakuan NPK 300 kg/ha merupakan dosis yang efektif terhadap variabel jumlah daun , jumlah polong pertanaman dan berat perpolong kecipir.
Pengembangan Ekonomi Kreatif Batik Tulis Pamekasan Upaya Peningkatan Ekonomi Masyakat Persepektif Ekonomi Islam Maulidi, Maulidi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 5 No. 6 (2023): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v5i6.152

Abstract

The development of the creative economy has an important role in the development of the community's economy in the field of cultural heritage-based crafts, namely written batik. The biggest challenge for batik artisans in the current era is that we must maintain the preservation of a work so that it is not inferior to other batik industries. Because as time went on, Pamekasan written batik was getting thinner due to the rise of printing batik starting to be marketed considering that printing batik was cheaper in terms of price and production was more practical. Therefore, empowering the creative economy is capable of providing change through training and this training is an effort to empower the creative economy in Pamekasan district, especially in the Proppo and Palegaan sub-districts to improve the community's economy. This research used field research. The purpose of this research is to find out the extent of people's understanding of the creative economy, the majority of which are batik artisans. The method used in this research is qualitative, with the following data collection tools: interviews, observation and documentation. From this research Pamekasan district can increase people's income by using sharia principles, in addition to the program provided by the district government through the sub-district so that it can add insight and experience to participants who take part in the training. There were 15 people who took part in the training program and all implemented it in terms of batik management and also the use of social media.
PENGARUH PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA LAHAN GAMBUT PEBRUANTO, LEANDER DONNY; ASNAWATI, ASNAWATI; MAULIDI, MAULIDI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3626

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk phonska terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dilahan gambut. Penelitian dilakukan di Desa Rasau Jaya 3, kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya dengan jenis tanah gambut, dimulai pada tanggal 22 Oktober 2012 – 08 Februari 2013. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor yaitu dosis pupuk majemuk, dengan 6 taraf perlakuan terdiri dari 4 ulangan, setiap perlakuan terdapat 6 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi umur berbunga (hst), tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), jumlah buah pertanaman (buah), berat buah pertanaman (buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk majemuk phonska berpengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman dan berat kering sedangkan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap variabel hasil, yaitu umur berbunga, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman. Kata kunci: Pupuk Majemuk, Tomat, Tanah gambut
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG PADA TANAH ALUVIAL Lestari, Sri; Zulfita, Dwi; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.4457

Abstract

This research aimed to know the effect of the concentration of liquid organic seedto the growth and result of eegplant on alluvial soil. The research uses acompletely randomized design (CRD) the consint of 5 treatments and eachtreatments is repeated 5 times and replication consint of 3 plant samples. Thetreatment consist of POC 0,2 % (A), POC 0,3 % (B), 0,4 % (C), 0,5 % (D), 0,6 %(E). Observed variabels in this research are plant dry weight (g), days toflowering (HST), the number of flower each plant (bud), flower become fruitpercentege (%), number of fruits each plant (fruit), fruit weight each plant (g),number of fruit each plot (fruit). The results of this research shows the treatmeantgives significant effect on all the research variables. Concentration of 0,2 % produces the best growth and result to the variable plant dry weight, percentageof flowers into fruits, the number of fruits each plant, the number of number offruit each plot and fruit weight.Keywords: Concentration, Liquid Organic Seed (LOS), Eggplant, Alluvial soil
Pengaruh Pupuk Kotoran Kambing Pada Berbagai Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Di Tanah Aluvial Yanti, Yesi; Zulfita, Dwi; maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7475

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kotoran kambing yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis di tanah aluvial dan Mengetahui jarak tanam yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil jagung manis di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 16 Desember 2013 sampai dengan tanggal 16 Mei 2014. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimen lapangan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) yang terdiri dari tiga ulangan dan setiap ulangan terdiri dari empat tanaman sampel. Perlakuan yang diberikan adalah jarak tanam (J) sebagai main plot (petak utama) dan pupuk kotoran kambing (K) sebagai sub plot (anak petak). Jarak tanam terdiri dari J1 ( 90 x 40 cm), J2 (90 x 25 cm), J3 (80 x 40 cm), dan J4 (80 x 25 cm). Pupuk kotoran kambing terdiri dari K1 (10 ton/ha setara dengan 6,4 kg/petak), K2 (20 ton/ha setara dengan 12,8 kg/petak), dan K3 (30 ton/ha setara dengan 19,2 kg/petak). Variabel pengamatan terdiri dari volume akar (cm3), klorofil daun, luas daun (cm2), berat kering (g), tinggi tanaman (cm), berat tongkol (g), panjang tongkol (cm), dan diameter tongkol (cm). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kotoran kambing mempengaruhui pertumbuhan tanaman. Dosis yang terbaik adalah 30 ton/ha setara dengan 19,2 kg/petak, pengaturan jarak tanam mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Jarak tanam yang terbaik adalah 90 cm x 40 cm, dan pemberian pupuk kotoran kambing dan pengaturan jarak tanam tidak mempengaruhi hasil. Kata kunci: jagung, jarak tanam, pupuk kotoran kambing, tanah aluvial.
PENGARUH KOSARIN TERHADAP HASIL TANAMAN MENTIMUN PADA TANAH ALUVIAL Kurniawan, Wahyu; Budi, Setia; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8684

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L) merupakan salah satu sayuran buah yang sudah lama dikenal masyarakat Kalimantan Barat dan juga banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia dalam bentuk segar. Nilai gizi mentimun cukup baik karena sayuran buah ini merupakan sumber vitamin dan mineral. Dalam mendukung pertumbuhan yang optimal untuk meningkatkan hasil mentimun dapat dilakukan dengan penggunaan kosarin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kosarin dan mengetahui kosentrasi kosarin yang terbaik terhadap hasil tanaman mentimun pada tanah aluvial. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 taraf perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali dan setiap perlakuan terdiri dari3 sampel tanaman. Perlakuan kosentrasi yang dimaksud antara lain p0 (tanpa perlakuan), p1 (25 ml/liter), p2 (50 ml/liter), p3 (75 ml/liter), p4 (100 ml/liter) dan p5(125 ml/liter).Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi jumlah buah per tanaman (buah), berat buah per tanaman (g), diameter buah per tanaman (cm) dan panjang buah per tanaman (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kosentrasi kosarin berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan panjang buah per tanaman, akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap variabel diameter buah per tanaman. Perlakuan kosarin dengan kosentrasi 25 ml merupakan perlakuan yang efektif. Kata Kunci : Aluvial, Kosarin, Kosentrasi, Mentimun
PENGARUH KOMPOS LIMBAH TAOGE TERHADAP PERTUMBUHAN KELAPA SAWIT DI pre nursery PADA TANAH ALLUVIAL Sukartono, Yosua Edi; Sulistyowati, Henny; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis terbaik kompos limbah taoge untuk pertumbuhan kelapa sawit di pre nursery pada tanah aluvial. Penelitian di laksanakan di Kota Pontianak, terhitung mulai bulan Oktober 2014 sampai Januari 2015. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 100 tanaman. Perlakuan tersebut adalah tanpa kompos limbah taoge/polibag, setara dengan 11,48% bahan organik dalam tanah, 170 g kompos limbah taoge/polibag setara dengan 15% bahan organik dalam tanah, 250 g kompos limbah taoge/polibag setara dengan 30% bahan organik dalam tanah, 460 g kompos limbah taoge/polibag setara dengan 45% bahan organik dalam tanah, 670 g kompos limbah taoge/polibag setara dengan 60% bahan organik dalam tanah. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering, luas permukaan daun, dan muncul daun ke empat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos limbah taoge berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, volume akar, berat kering, luas permukaan daun, dan muncul daun ke empat. Penambahan 460 g kompos limbah taoge/polibag setara dengan 45% bahan organik dalam tanah memberikan pertumbuhan terbaik kelapa sawit di pre nursery pada tanah alluvial.
PENGARUH BOKASI AMPAS TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH ALLUVIAL Yuspiatuti, Yuspiatuti; Listiawati, Agustina; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10496

Abstract

Ampas tahu merupakan, bahan organik yang dapat digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah alluvial bagi pertumbuhan tanaman lobak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis bokasi ampas tahu yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah alluvial, yang dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Lahan yang digunakan merupakan lahan dengan jenis tanah alluvial, dengan lama penelitian 45 hari mulai dari persiapan media tanam sampai panen. Rancangan ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, dimana setiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel. Perlakuan bokasi ampas tahu (B) yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: b1 = 2,88 kg/petak atau setara dengan 15 ton/ha, b2= 5,76 kg/petak setara dengan 30 ton/ha, b3 = 8,64 kg/petak setara dengan 45 ton/ha, b4 = 11,52 kg/petak setara dengan 60 ton/ha dan b5 = 14,4 kg/petak atau setara dengan 75 ton/ha. Variabel pengamatan dalam penelitian ini meliputi : Luas Daun total (cm2), Kehijauan Daun (spad unit), Berat Kering Tanaman (g), Berat Segar Tanaman (g), Berat Umbi (g), Diameter Umbi (cm), Panjang umbi (cm), dan Hasil/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi ampas tahu sebesar 45 ton/ha merupakan perlakuan yang efektif bagi pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah alluvial.
PENGARUH PUPUK N P DAN K TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS SECARA TUMPANGSARI DENGAN KACANG TANAH DI LAHAN GAMBUT YANA, YANA; MAULIDI, MAULIDI; WARGANDA, WARGANDA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22387

Abstract

ABSTRAKJagung manis merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dikonsumsi karena memiliki rasa yang lebih manis dari jagung biasa dan umur produksinya lebih singkat. Permasalahan dalam budidaya jagung manis adalah beralihnya fungsi lahan dan kesuburan tanah yang rendah. Penggunaan pupuk N, P dan K dapat mengatasi kesuburan tanah yang rendah dan optimalisasi lahan dengan pola tumpangsari dapat menjadi solusi untuk budidaya jagung manis. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dosis pupuk N, P dan K yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis secara tumpangsari dengan kacang tanah pada lahan gambut. Penelitian dimulai dari Maret sampai Mei 2017. Penelitian dilaksanakan di Desa Bintang Mas II Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 8 sampel tanaman. Perlakuan yang di maksud sebagai berikut : p1 = 1,7 g Urea, 0,96 g SP-36, 0,55 g KCl/ tanaman (25% dari dosis anjuran ), p2 = 3,4 g Urea, 1,92 g SP-36, 1,11 g KCl/ tanaman (50% dari dosis anjuran), p3 = 5,1 g Urea, 2,88 g SP-36, 1,66 g KCl/ tanaman (75% dari dosis anjuran), p4 = 6,8 g Urea, 3,84 g SP-36, 2,22 g KCl/ tanaman (100% dari dosis anjuran), p5 = 8,5 g Urea, 4,80 g SP-36, 2,77 g KCl/ tanaman (125% dari dosis anjuran). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman volume akar, berat kering, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol dan diameter tongkol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk N, P dan K berpengaruh nyata terhadap volume akar, berat kering tanaman, tinggi tanaman, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot dan diameter tongkol, tetapi berpengaruh tidak nyata pada variabel panjang tongkol. Pemberian pupuk N, P dan K sebesar 25% dari dosis anjuran setara dengan 1,7 g Urea, 0,96 g SP-36, 0,55 g KCl/ tanaman merupakan dosis yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis secara tumpangsari dengan kacang tanah di lahan gambut.Kata kunci: jagung manis, n, p dan k, gambut, tumpangsari
PENGARUH AMELIORAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT ARIANTI, IIN; ABDURRAHMAN, TATANG; MAULIDI, MAULIDI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian amelioran dan mendapatkan dosis amelioran yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah gambut. Penelitian berlangsung dari tanggal 09 April 2017 sampai dengan tanggal 10 juni 2017, penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 taraf yaitu (a1= 100% kapur dolomit, a2= 80% kapur dolomit + 20% ASK, a3= 60% kapur dolomit + 40% ASK, a4= 40 % kapur dolomit + 60% ASK, a5= 20 % kapur dolomit+ 80% ASK, dan a6= 100% ASK). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan setiap satuan percobaan terdiri dari 3 sampel tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian amelioran berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun, jumlah umbi, berat umbi segar dan berat umbi kering angin. Penggunaan abu sabut kelapa dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan kapur dolomit. Kata kunci :Amelioran, Bawang merah, Tanah Gambut
Co-Authors Abdurrafi, Alfin Adijaya, Mardan Adrianton Adrianton AGROTEKNOLOGI 2014, CHANDRA Agustina Listiawati Ahmad Burhan Hakim Andree Wijaya Setiawan Anik Handayani Annisa, Baaqiy Amri Apriani, Resti Apriansa, Sona Archendy, Andre Doggy ari krisnohadi Asnawati Asnawati Astina Astina, Astina Atthariq, Atthariq Aufia Aisa Aurelia, Zakia Bahendra, Rendi Bambang Widiarso Budiman, Agustinus Arif Bustami Bustami Darussalam Darussalam, Darussalam Denah Suswati Dhawiyarda, Iqbal Rizky Dini Anggorowati Dwi Raharjo Dwi Zulfita Dwiantoro, Rio Dwina, Novira Eddy Santoso Elegant, Yohana Febriani Elly Mustamir ema, ema Fadjar Rianto Farida Isroani Fitria Sari Ghivari, Haikal Hariyanti, Agus Heatubun, Antonius_tomy Hendri, Adrianus Henny Sulistyowati Hiromitsu, Kuno Huri, Vuspita Ihsan Ihsan Iin Arianti Inpurwanto Inpurwanto Ismail, Aji Sarif Jimiando, Mantius Juanda Junaidi Junaidi Kartika, Anna Silviyana Kitri, Atirsa KURNIA KURNIA, KURNIA Layo, Aldi Pernando LEANDER DONNY PEBRUANTO Lia, Jaima Oksa LIANI, RIMA Lutfiah, Rahmawati Magdalena Magdalena Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah Mariana Mariana Maswadi - Monica, Astri Muflih, Muhammad Iqbal Muhammad Pramulya, Muhammad Muhammad Taufik Hidayat Muharrahman, Iqbal Mulyadi Safwan Mulyadin, Mulyadin Mustika Mustika Niko, Jordan Fanggie Nurjani Pambudi, Rian Pangestu, Abdur Rahman PERES, CHUWING Pujianto Pujianto Purwaningsih - Putu Dupa Bandem Radian Radian Revo, Oktavianus Riduansyah Riduansyah, Riduansyah Ridwan, Ridwan rini hazriani Rini Susana Rini Wahyuni Rita Hayati Rita Kurnia Apindiati Rivaldy, Ferdy Robertus Suryadinata, Robertus Rue, Getrudal Rusdiyanto, Rusdiyanto Rusdiyanto Saetri, Nevi Safitri, Dwi Desri Sahat Irawan Manik Sandye, Michael Josua Sanga Tariu, Are Pabayo Santyago, Emanuel Wendi Sari, Pegi Sukma Sarwono Sarwono Sepoel, Adrianus Setia Budi Shenny Oktoriana Silalahi, Ferdinand Krismanto Simanjuntak, David Remond Siragah, Kristian Sakti Siti Hadijah Sona, Liliana sujito, bambang Sunardi Sunardi Surachman Surachman Syahbani, La Muhammad Imam Tantri Palupi Tatang Abdurrahman, Tatang Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Usmayadi, Dedy vijay, vicky Virya, Lola Okta VITCO, RAIMUNDUS Wahyu Kurniawan Wanti Fitrianti Warganda Warganda Yana Yana, Yana Yanti, Yesi Yosua Edi Sukartono, Yosua Edi Yuliansyah Yuliansyah Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yuni, Oktaviani Yuniarti, Fitria Yuspiatuti Yuspiatuti, Yuspiatuti Zamroni Ishaq Ishaq