Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KOMPOSISI PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS SAWI PADA TANAH ALUVIAL Bahendra, Rendi; Maulidi, Maulidi; Rianto, Fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.103502

Abstract

Sawi pakcoy dan samhong merupakan dua varietas yang digemari masyarakat Indonesia. Produksi sawi di Kalimantan Barat menurun akibat berkurangnya luas lahan tanam. Tanah aluvial sebagai media tanam memiliki kesuburan rendah karena ketersediaan hara terbatas, sehingga diperlukan pemupukan untuk meningkatkan ketersediaan hara. Tujuan penelitian untuk mendapatkan varietas yang terbaik pada pemberian komposisi pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil sawi di tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Lahan Penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung dari Juni-Juli 2024. Penelitian menggunkan pola Split Plot di mana petak utama (main plot) adalah varietas sawi (V) yang terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu v1 : Sawi Pakcoy dan v2 : Sawi Samhong. Anak petaknya (sub plot) adalah komposisi pupuk NPK (N) dengan 3 taraf perlakuan yaitu n1 : NPK 16:16:16, n2 : NPK 15:9:20 dan n3 : NPK 9:25:25. Variabel penelitian meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, berat segar tanaman, panjang akar, volume akar dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara varietas dan komposisi pupuk NPK pada pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah aluvial. Sawi samhong merupakan varietas sawi yang paling efektif dengan komposisi pupuk NPK 16:16:16 dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah aluvial.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Okra terhadap Pemberian Tepung Cangkang Kerang Kepah dan Pupuk KNO₃ pada Tanah Podsolik Merah Kuning Lia, Jaima Oksa; Abdurrahman, Tatang; Maulidi, Maulidi
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 2, No 1 (2026): March
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i1.99433

Abstract

Pertumbuhan dan hasil okra sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah media tumbuh tanaman. Penggunaan tanah PMK sebagai media tanam tersebut memiliki kendala, diantaranya sifat kimia tanah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan pemberian Tepung Cangkang Kerang Kepah dan Pupuk KNO3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dan dosis Tepung Cangkang Kerang Kepah dan Pupuk KNO3 terbaik untuk pertumbuhan dan hasil okra pada tanah PMK. Penelitian ini menggunakan Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu tepung cangkang kerang kepah yang terdiri 4 taraf perlakuan, c0=Tanpa Perlakuan, c1=433 kg/ha setara dengan 2 gram/polybag, c2=639 kg/ha setara dengan 3 gram/polybag, c3=845 kg/polybag setara dengan 4 gram/polybag. Faktor kedua yaitu pupuk KNO3 yang terdiri dari 4 taraf perlakuan, k0=Tanpa Perlakuan, k1=150 kg/ha setara dengan 3 gram/polybag, k2=250 kg/ha setara dengan 5 gram/polybag, k3=350 kg/ha setara dengan 7 gram/polybag. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga jumlah tanaman seluruhnya adalah 192 tanaman. Variabel pengamatan terdiri dari tinggi tanaman (2 MST, 3 MST, 4 MST), umur berbunga, volume akar, berat kering, luas daun, jumlah buah pertanaman, berat buah perbuah, berat buah per tanaman, diameter buah dan panjang buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara Tepung Cangkang Kerang Kepah dan Pupuk KNO3. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tepung cangkang kerang kepah yang terbaik dengan dosis 845 kg/ha setara dengan 4 g/polybag menaikkan pH tanah PMK yang awalnya 5,19 menjadi 7,10 dan meningkatkan berat kering pada tanaman okra. Pemberian pupuk KNO3 yang terbaik dengan dosis 250 kg/ha setara dengan 5 g/polybag meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra. Pada penelitian ini tidak terjadi interaksi antara pemberian tepung cangkang kerang kepah dan pupuk KNO3 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra pada tanah PMK.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Kecipir terhadap Pemberian Pupuk Kasgot dan NPK pada Tanah Aluvial Sari, Pegi Sukma; Anggorowati, Dini; Maulidi, Maulidi
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 2, No 1 (2026): March
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v2i1.100736

Abstract

Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) merupakan tanaman kacangkacangan yang berpotensi dibudidayakan di Kalimantan Barat. Budidaya tanaman kecipir di tanah aluvial memiliki permasalahan pada tingkat kesuburan tanah yang rendah sehingga diperlukan upaya perbaikan sifat fisik, kimia dan biologi tanah aluvial. Upaya perbaikan yang dapat diberikan adalah penambahan pupuk kasgot dan NPK. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh interkasi dosis terbaik antara pupuk kasgot dan pupuk NPK pada pertumbuhan dan hasil kecipir di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini berlangsung dari bulan April hingga Juli 2025. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama yaitu pemberian pupuk kasgot terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu k1 = 5 ton /ha (125 g/tanaman), k2 =10 ton/ha (250 g/tanaman) dan k3 =15 ton/ha (375 g/tanaman). Faktor kedua yaitu pemberian pupuk NPK yang terdiri dari 4 taraf yaitu n0 = 0 kg/ha (kontrol), n1 = 200 kg/ha ( 5 g/tanaman), n2 = 300 kg/ha (7,5 g/tanaman) dan n3 = 400 kg/ha (10 g/tanaman). Terdapat 12 kombinasi perlakuan yang terdiri dari 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara pupuk kasgot dan pupuk NPK terhadap semua variabel pertumbuhan dan hasil kecipir di tanah aluvial. Perlakuan pupuk kasgot dengan dosis 5 ton/ha merupakan dosis yang efektif terhadap variabel volume akar. Perlakuan NPK 300 kg/ha merupakan dosis yang efektif terhadap variabel jumlah daun , jumlah polong pertanaman dan berat perpolong kecipir.
Co-Authors Adijaya, Mardan Agustina Listiawati Ahmad Burhan Hakim Aisa, Aufia Andree Wijaya Setiawan Annisa, Baaqiy Amri Apriani, Resti Archendy, Andre Doggy ari krisnohadi Asnawati Asnawati Astina Astina, Astina Atthariq, Atthariq Bahendra, Rendi Bambang Widiarso Bustami Bustami Darussalam Darussalam, Darussalam Denah Suswati Dini Anggorowati Dwi Raharjo Dwi Zulfita Dwiantoro, Rio Dwina, Novira Eddy Santoso Fadjar Rianto Farida Isroani Faruq, Ahmad Umar Fitria Sari Fuad, Muhammad Sabitul Ghivari, Haikal Hariyanti, Agus Heatubun, Antonius_tomy Henny Sulistyowati Hiromitsu, Kuno Ihsan Ihsan Indrawati, Urai Suci Yulies Vitri Ismail, Aji Sarif Jaya, Dwi Umar Juanda Junaidi Junaidi Kartika, Anna Silviyana KURNIA KURNIA, KURNIA Layo, Aldi Pernando Lia, Jaima Oksa Magdalena Magdalena Mariana Mariana Maswadi - Muhammad Idkham Muhammad Taufik Hidayat Mulyadin, Mulyadin Niko, Jordan Fanggie Nurjani Pambudi, Rian Pangestu, Abdur Rahman Purwana Satriyo Putu Dupa Bandem Radian Radian Riduansyah Riduansyah, Riduansyah Ridwan, Ridwan rini hazriani Rini Susana Rini Wahyuni Rita Hayati Rita Kurnia Apindiati Robertus Suryadinata, Robertus Rusdiyanto, Rusdiyanto Rusdiyanto Safitri, Dwi Desri Sahat Irawan Manik Sandye, Michael Josua Sari, Pegi Sukma Setia Budi Shenny Oktoriana Silalahi, Ferdinand Krismanto Siragah, Kristian Sakti Sona, Liliana Sunardi Sunardi Surachman Surachman Syahbani, La Muhammad Imam Tantri Palupi Tatang Abdurrahman, Tatang Virya, Lola Okta Wanti Fitrianti Warganda Warganda Yuliansyah Yuliansyah Yulies Vitri Indrawati, Urai Suci Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yuni, Oktaviani Yuniarti, Fitria Zamroni Ishaq Ishaq