Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BOKASI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN PUPUK KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNCIS PADA TANAH ALUVIAL Safitri, Dwi Desri; Listiawati, Agustina; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i1.95364

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris) adalah sayuran penting untuk kebutuhan gizi masyarakat. Bokasi TKKS yang ditambahkan ke dalam tanah diharapkan mampu memperbaiki sifat fisik tanah. Pemberian KCl memberikan tambahan kalium yang dibutuhkan oleh tanaman untuk pertumbuhan buah dan ketahanan terhadap stres lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi bokasi TKKS dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil buncis yang terbaik pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan Asrama Kabupaten Bengkayang Jl. Sepakat II, berlangsung mulai tanggal 1 September 2024 "“ 21 November 2024. Penelitian menggunakan rancangan faktorial acak lengkap ( RAL) dengan dua faktor, yaitu faktor pertama adalah bokasi TKKS yang terdiri dari 3 taraf dengan dosis t1= 20 ton/ha, t2= dengan 30 ton/ha, t3= 40 ton/ha dan faktor kedua adalah dosis pupuk Kalium yang terdiri dari 3 taraf dengan dosis k1 = 100 kg/ha, k2 = 200 kg/ha, k3 = 300 kg/ha. Terdapat 9 kombinasi perlakuan yang masing-masing diulang 3 kali, sehingga totalnya ada 27 unit percobaan dengan total 108 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian adalah umur berbunga, volume akar, jumlah kering, jumlah polong per tanaman, berat polong segar per tanaman, dan berat polong per polong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian pupuk kalium dengan dosis 200 kg/ha memberikan jumlah polong tertinggi dibandingkan dengan dosis yang lain.
Penganekaragaman Produk Olahan Nenas dan Limbahnya Sebagai Alternatif Peningkatan Ekonomi Keluarga di Desa Semelagi Besar Listiawati, Agustina; Asnawati, Asnawati; Warganda, Warganda; Maulidi, Maulidi; Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3095

Abstract

Tanaman nenas merupakan  komoditas yang ditanam secara turun temurun di sela-sela kebun, dan biasanya  hasil panen nenas tersebut dikonsumsi sendiri ataupun dijual sebagai buah segar. Petani nenas, belum mengetahui tentang diversifikasi produk olahan buah nenas menjadi sirup, selai jams, bola-bola nenas, disertai cara pengemasan dan pelabelan, agar produk dapat disimpan lebih lama dan mudah dikenal. Selain itu, petani nenas juga belum memanfaatkan limbah kulit nenas menjadi Pupuk Organik Cair, yang berguna untuk meningkatkan kesuburan lahan nenas. Tujuan PKM ini adalah mentransfer teknologi pembuatan sirup, selai jams, bola-bola nenas, meningkatkan kemampuan petani untuk membuat Pupuk Organik Cair berbasis limbah nenas. Metode pelaksanaan PKM di Desa Semelagi Besar adalah metode sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi dari kegiatan. Dari hasil kegiatan yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Ibu-ibu  PKK yang dilatih sudah dapat mengadopsi teknik pengolahan buah nenas segar menjadi sirop, jams dan bola-bola nenas. Ibu-ibu PKK di Desa Semelagi Besar  sangat berpotensi untuk dilakukan pembinaan menjadi UMKM, mengingat ketersediaan waktu luang yang banyak dan bahan berupa nenas yang merupakan komoditas setempat.
Pengolahan Limbah Ikan Menjadi Pupuk Organik Ramah Lingkungan Di Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah Asnawati, Asnawati; Listiawati, Agustina; Warganda, Warganda; Maulidi, Maulidi; Yulies Vitri Indrawati, Urai Suci
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3096

Abstract

Desa Malikian memiliki potensi yang cukup besar dalam memproduksi limbah ikan, dimana selama ini hanya dibuang begitu saja, sehingga cenderung mencemari lingkungan. Sementara itu bagi sebagian masyarakat yang berprofesi sebagai petani khususnya kelompok Tani Desa Malikian yang membudidayakan tanaman hortikultura, pupuk merupakan hal yang sangat dibutuhkan. Selama ini para petani tergantung pada penggunaan pupuk kimia untuk menunjang hasil pertanian hortikultura mereka. Berdasarkan analisis situasi ini, maka Tim PKM Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura memberikan solusi dengan inseminasi teknologi pengolahan limbah ikan sebagai potensi yang ada di Desa Malikian, menjadi pupuk organik cair maupun padat, serta cara aplikasinya pada tanaman. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, pelatihan dan pendampingan pembuatan produk, serta monitoring dan evaluasi. Setelah  kegiatan PKM  ini diharapkan  kelompok tani desa Malikian sebagai mitra dapat memanfaatkan limbah ikan yang banyak tersedia disekitar daerah Malikian untuk membuat  pupuk organik. Hasil PKM ini yaitu pembuatan POC dan POP dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan ketersediaan hara makro dan mikro, membuat tanaman lebih sehat, dan meningkatkan produksi lebih optimal.  
Pelatihan Budidaya Anggrek Asal Bibit Kultur Jaringan Dengan Metode Semi Hidroponik Di Pontianak Selatan Listiawati, Agustina; Asnawati, Asnawati; Warganda, Warganda; Maulidi, Maulidi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3237

Abstract

Kecamatan Pontianak Selatan adalah daerah perkotaan, sehingga luasan halaman sangat terbatas atau bahkan tidak ada. Beberapa waktu terakhir Dasawisma RW 006 mulai mengenal dan ingin membudidayakan bibit anggrek hasil kultur jaringan yang dapat dibeli dengan harga yang relatif murah dibanding tanaman anggrek remaja apalagi dewasa. Permasalahan dalam mewujudkan keinginan tersebut adalah pengetahuan dan ketrampilan tentang karakteristik dan budidaya anggrek asal bibit kultur jaringan masih terbatas. Solusi yang ditawarkan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat adalah melakukan budidaya secara semi hidroponik. Metode ini relatif mudah dan murah untuk dilakukan karena merupakan penyederhanaan dari system hidroponik, Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan mitra tentang karakteristik beberapa jenis anggrek dan ketrampilan budidaya secara semi hidroponik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi orientasi lapangan, sosialisasi dan pelatihan teknologi yang didesiminasikan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta yang dilatih mampu mengadopsi teknik budidaya anggrek secara semi hidroponik, dengan tolok ukur peserta sudah dapat menggunakan jenis-jenis media dan nutrisi hidroponik dan dapat menggunakan TDS meter digital untuk mengukur konsentrasi larutan nutrisi.
Penerapan Sistem Tanam Jajar Legowo Dan SRI Pada Budidaya Tanaman Padi Di Kecamatan Sungai Kakap Maulidi, Maulidi; Warganda, Warganda; Listiawati, Agustina; Asnawati, Asnawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6456

Abstract

Sistem tanam jajar legowo adalah pola bertanam berselang-seling antara dua atau lebih baris tanaman padi dan satu baris kosong. Baris tanaman (dua atau lebih) dan baris kosongnya (setengah lebar di kanan dan di kirinya) disebut satu unit legowo. Keuntungan penerapan sistem tanam jajar legowo meliputi hasil panen lebih tinggi dibanding sistem tegel melalui peningkatan populasi tanaman, efisiensi pemupukan, pertumbuhan padi lebih merata, mempermudah pemeliharaan, menekan serangan hama (terutama tikus) dan penyakit. Permasalahan yang dihadapi oleh petani tanaman padi di Desa Punggur Kecil Kecamatan Sungai Kakap yaitu minimnya pengetahuan dan keterampilan penerapan sistem tanam padi jajar legowo dan SRI. Teknologi yang diperkenalkan dan diinovasikan ini tidaklah rumit sehingga masyarakat petani tersebut diharapkan dapat menerima inovasi baru dan mengaplikasikannya. Kegiatan PKM bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penerapan sistem tanam jajar legowo dan SRI. Metode pelaksanaan PKM dilakukan untuk mengatasi permasalahan petani adalah metode ceramah dan diskusi, peragaan dan pelatihan serta pendampingan atau bimbingan dan evaluasi dari kegiatan. Hasil PKM menunjukkan bahwa peserta baru mengetahui sistem tanam jajar legowo dan SRI, Desa Punggur Kecil sangat berpotensi dalam pengembangan sistem tanam jajar legowo dan SRI dikarenakan sebagian besar mata pencarian masyarakat adalah petani padi serta masyarakat antusiasme terhadap inovasi teknologi penerapan sistem tanam jajar legowo, SRI, cara pembuatan pupuk dan sistem pembukuan usaha tani.
PENGARUH PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) AKAR BAMBU DAN PUPUK KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT Syahbani, La Muhammad Imam; Maulidi, Maulidi; Zulfita, Dwi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4752

Abstract

The improvement of edamame soybean on peat soil is done by applying PGPR bamboo root and KNO3 fertilization. The purpose of the study was to determine the effect of the interaction between bamboo root PGPR concentration and KNO3 dosage and to determine the best concentration of bamboo root PGPR and KNO3 dosage on the yield and growth of edamame soybean plants on peat soil. This study uses a Factorial Complete Randomized Design (CRD) consisting of 2 treatment factors repeated 3 times. The first factor is PGPR bamboo root (P) consisting of 3 levels (p1 = 15 ml/L, p2 = 20 ml/L, p3 = 25 ml/L) and KNO3 fertilizer (K) consisting of 3 levels (k1 = 500 kg/ha equivalent to 2.5 g/plant, k2 = 600 kg/ha equivalent to 3 g/plant, k3 = 700 kg/ha equivalent to 3.5 g/plant). Based on the results showed that there was an interaction between the application of PGPR and KNO3 fertilizer on the growth and yield of edamame soybean on peatland and the interaction between PGPR concentration of 20 ml/L and KNO3 fertilizer dose of 500 kg/ha equivalent to 2.5 g/plant is an effective dose to increase the growth and yield of edamame soybean on peat soil.
PENGARUH KONSENTRASI BOD LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT KOLAM ANAEROBIK DAN PUPUK NPK TERHADAP KANDUNGAN HARA N, P, K TANAH, PERTUMBUHAN SERTA HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS PADA TANAH ALUVIAL Maulidi, Maulidi; Riduansyah, Riduansyah; Hayati, Rita
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4203

Abstract

The low level of organic matter in alluvial soil requires amendments to improve soil structure by adding liquid palm oil waste as organic fertilizer which can improve soil structure and enrich organic carbon in the soil and increase soil pH. This research aims to find the interaction effect of BOD (Biological Oxygen Demand) concentration of liquid palm oil waste from anaerobic ponds and NPK fertilizer on soil N, P, K nutrient content, growth and yield of sweet corn plants on alluvial soil. The research was conducted at the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. Analysis of BOD, N, P and K levels of liquid waste was carried out at the Land Quality and Health Laboratory, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. Analysis of the N, P, K elements of liquid waste was carried out at the Chemistry and Soil Fertility Laboratory, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. The research took place from August to December 2023. This research method was a field experiment with a two-factorial Completely Randomized Design. The first factor consists of three levels, namely: N0 (0 g Urea, 0 g SP-36, and 0 g KCl), N1 (4.5 g Urea, 3.75 g SP-36, 2.8 g KCl), N2 (9 g Urea, 7.50 g SP-36, 5.6 g KCl) and the second factor consists of four levels, namely: L0 (Palm Oil Liquid Waste/LCKS 100%), L1 (LCKS 75%), L2 (LCKS 50%), L3 (LCKS 25%), each treatment was repeated three times to obtain 36 plant samples. Variables observed: soil reaction (pH H2O), C-organic, N-total, P-available, K-available, plant height, stem diameter, number of leaves, and weight of cobs with husks and weight of cobs without husks. The results showed that the anaerobic pond LCKS treatment had a real influence on soil pH, available K, and plant height, while the NPK fertilizer treatment had a real influence on soil pH, total N, available K, plant height, stem diameter, number of leaves, and results of cob weight with husk and husk weight without husk. Keywords: alluvial, sweet corn, palm oil liquid waste, NPK fertilizerINTISARIRendahnya bahan organik pada tanah aluvial membutuhkan bahan pembenah untuk memperbaiki struktur tanah dengan penambahan limbah cair kelapa sawit sebagai pupuk organik yang dapat memperbaiki struktur tanah dan memperkaya karbon organik dalam tanah dan meningkatkan pH tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari interaksi pengaruh konsentrasi BOD (Biological Oxygen Demand) limbah cair kelapa sawit kolam anaerobik dan pupuk NPK terhadap kandungan hara N, P, K tanah, pertumbuhan serta hasil tanaman jagung manis pada tanah aluvial. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Analisis kadar BOD, N, P, dan K limbah cair dilakukan di Laboratorium Kualitas dan Kesehatan Lahan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Analisis unsur N, P, K limbah cair dilakukan di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian berlangsung pada Agustus hingga Desember 2023. Metode penelitian ini adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap dua faktorial. Faktor pertama terdiri dari tiga taraf, yaitu: N0 (0 g Urea, 0 g SP-36, dan 0 g KCl), N1 (4,5 g Urea, 3,75 g SP-36, 2,8 g KCl), N2 (9 g Urea, 7,50 g SP-36, 5,6 g KCl) dan faktor kedua terdiri dari empat taraf, yaitu: L0 (Limbah Cair Kelapa Sawit/LCKS 100%), L1 (LCKS 75%), L2 (LCKS 50%), L3 (LCKS 25%), masing-masing perlakuan diulang tiga kali sehingga didapatkan 36 sampel tanaman. Variabel yang diamati: reaksi tanah (pH H2O), C-organik, N-total, P-tersedia, K-tersedia, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan berat tongkol dengan klobot serta berat tongkol tanpa klobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan LCKS kolam anaerobik memberikan pengaruh nyata terhadap pH tanah, K-tersedia, dan tinggi tanaman, sedangkan pada perlakuan pemberian pupuk NPK memberikan pengaruh nyata terhadap pH tanah, N-total, K-tersedia, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan hasil berat tongkol dengan klobot serta berat klobot tanpa klobot. Kata kunci: aluvial, jagung manis, limbah cair kelapa sawit, pupuk NPK  
EFISIENSI PEMUPUKAN NITROGEN PADA PENGGUNAAN Azospirillum sp. TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA TANAH GAMBUT Warganda, Warganda; Maulidi, Maulidi; Listiawati, Agustina; Surachman, Surachman; Asnawati, Asnawati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3531

Abstract

        Continuous use of inorganic N fertilizer for a long time in high doses can cause land degradation. Land productivity will decrease if land experiences degradation. The application of Azospirillum sp is an effort to reduce the use of inorganic N fertilizer. The aim of this research is to obtain the best dose of Urea and Azospirillum sp fertilizer as an effort to efficiently use inorganic N fertilizer on the growth and yield of sweet corn on peatlands. This research used a factorial randomized block design. The first factor is Azospirillum sp which consists of 2 levels and the second factor is Urea fertilizer which consists of 5 levels and each treatment combination is repeated 3 times with 5 plant samples. Variables observed included plant height (cm), number of leaves (strands), leaf greenness (spad unit), plant dry weight (g), total leaf area (cm2), N uptake, cob weight per plot (kg), weight cobs with husks (g), weight of cobs without lobs (g), cob length (cm), cob diameter (cm) and other supporting variables. There was no interaction between inoculation of Azospirillum sp. and Urea. Inoculation of Azospirillum sp. needs to be done for the efficiency of nitrogen fertilizers. Inoculation of Azospirillum sp. The treatment dose of urea of  75 kg/ha is an efficient treatment for increasing the growth and yield of sweet corn plants in peat soil. There was no interaction between inoculation of Azospirillum sp. and Urea. Inoculation of Azospirillum sp. needs to be done for efficient use of Nitrogen fertilizer. Inoculation of Azospirillum sp. The treatment dose of urea of 75 kg/ha is an efficient treatment in increasing the growth and yield of sweet corn plants on peat soil.Key words: Azospirillum sp., peat, sweet corn, nitrogenINTISARI Penggunaan pupuk N anorganik  secara terus menerus yang berlangsung lama dalam dosis yang tinggi dapat menyebabkan lahan terdegradasi. Produktivitas lahan akan menurun jika lahan mengalami degradasi.  Aplikasi Azospirillum sp merupakan upaya untuk mengurangi penggunaan pupuk N anorganik. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan  dosis pupuk Urea dan azospirillum sp yang terbaik sebagai upaya efisiensi penggunaan pupuk N an organik pada pertumbuhan dan hasil jagung manis pada lahan gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial. Faktor pertama yaitu Azospirillum sp yang terdiri dari 2 taraf dan factor kedua adalah pupuk Urea yang terdiri dari 5 taraf dan setiap kombinasi perlakuan diulang sejumlah 3 kali dengan sampel tanaman berjumlah 5 tanaman.   Variabel yang diamati antara lain tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), kehijauan daun (spad unit), bobot kering tanaman (g), luas daun total (cm2), serapan N, bobot tongkol per petak (kg), bobot tongkol berkelobot (g), bobot tongkol tanpa kelobot (g), panjang tongkol (cm), diameter tongkol (cm) dan variabel penunjang lainnya. Tidak  terdapat interaksi antara inokulasi Azospirillum sp. dan Urea. Inokulasi Azospirillum sp. perlu dilakukan untuk efisiensi pupuk Nitrogen. Inokulasi Azospirillum sp. pada perlakuan dosis urea 75 kg/ha merupakan perlakuan yang efisien untuk meningkatkankan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis di tanah gambut. Tidak  terdapat interaksi antara inokulasi Azospirillum sp. dan Urea. Inokulasi Azospirillum sp. perlu dilakukan untuk efisiensi penggunaan pupuk Nitrogen. Inokulasi Azospirillum sp. pada perlakuan dosis urea 75 kg/ha merupakan perlakuan yang efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis pada tanah gambut. Kata kunci : Azospirillum sp., gambut, jagung manis, nitrogen
PENGARUH ABU SABUT KELAPA DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PUTIH PADA TANAH GAMBUT Apriani, Resti; Warganda, Warganda; Susana, Rini; Maulidi, Maulidi; Hariyanti, Agus
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3530

Abstract

          Peat soil has low soil pH and less available macro nutrients. Application of coconut coir ash had the purpose of increasing the pH of the soil, whereas NPK fertilizer aimed to increase the availability of macro elements needed for plant growth. This research aims to obtain the best dose of coconut coir ashes and NPK fertilizer on the growth and yield of radish. This research was conducted in the Eastern Pontianak, The city of Pontianak, West Kalimantan, April -May 2023. The design used is completely Random Disign with Factorial Pattern, consists of 2 factors with 3 repetitions.The first factor is the coconut cor ash (A) with dosage treatment, which is, a1 = 109 g / poybag, a2 = 154 g/poybag, a3 = 200 g/ poybag. The second factor is a NPK fertilizer (P) with dosage treatment is, p1 = 18 g / poybag, p2 = 24 g/polybag, p3 = 30 g/polybag. Variables observation is the number of leaves, weight of fresh plants, weight of fresh bulbs, length of blub, diameter of bulb, and dry weight of plants. The results showed that the application of coconut coir ash dose of 33.33 tons/ha and NPK fertilizer dose of 300 kg/ha gave the best results on the diameter of radish tubers. Keywords: Coconut Coir Ash, NPK Fertilizer, Peat, RadishINTISARI          Tanah gambut mempunyai kendala sebagai media tumbuh lobak yaitu pH tanah yang rendah dan unsur hara makro yang kurang tersedia. Pemberian abu sabut kelapa mempunyai tujuan untuk meningkatkan pH tanah, sedangkan pupuk NPK diberikan untuk menambah ketersediaan unsur hara makro yang diperlukan tanaman untuk pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis abu sabut kelapa dan pupuk NPK yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman lobak putih pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak yang berlangsung pada April - Mei 2023. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Faktorial Pola Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah abu sabut kelapa (A) dengan 3 taraf  dosis yaitu, a1 = 109 g/poybag, a2 = 154 g/poybag, a3 = 200 g/poybag. Sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk NPK (P) dengan perlakuan dosis yaitu, p1 = 18 g/poybag, p2 = 24 g/poybag, p3 = 30 g/polybag. Variabel Pengamatan yaitu jumlah daun, berat segar tanaman, berat segar umbi, panjang umbi, diameter umbi, dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis abu sabut kelapa 33,33 ton/ha dan dosis pupuk NPK 300 kg/ha memberikan hasil terbaik terhadap diameter umbi tanaman lobak. Kata kunci : Abu Sabut Kelapa, Gambut , Lobak, Pupuk NPK
Desain Pengembangan Buku Ajar Bahasa Arab Berbasis Permainan Edukatif Gramatikal Bahasa Arab Maulidi, Maulidi; Aisa, Aufia
Al-Lahjah : Jurnal Pendidikan, Bahasa Arab, dan Kajian Linguistik Arab Vol. 6 No. 2 (2023): Juli
Publisher : LPPM Universitas KH.A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/allahjah.v6i2.2948

Abstract

The need for textbook materials is very important in following up on the continuity of scientific transformation.  This study aims to determine the development of Arabic language textbook materials for MA Al-Bairuny students by using needs analysis and validating the feasibility of textbook materials with a communicative approach according to experts.  The researcher developed this educational game-based textbook which aims to make it easier for students to understand, especially in Arabic grammar, not only theoretical but also practical and communicative.  Data collection techniques using observation, questionnaires, interviews, and documentation.  The method used in this research is R&D adopting the ADDIE development model (analysis, design, develop, implementation, evaluation). The Educational Game book is a product of textbook materials produced through needs analysis and input from experts.  The test results of this book indicate that this book is effective in meeting the needs of students in improving Arabic language competence through mastery of Arabic grammar in their learning materials.
Co-Authors Adijaya, Mardan Agustina Listiawati Ahmad Burhan Hakim Aisa, Aufia Andree Wijaya Setiawan Annisa, Baaqiy Amri Apriani, Resti Archendy, Andre Doggy ari krisnohadi Asnawati Asnawati Astina Astina, Astina Atthariq, Atthariq Bambang Widiarso Bustami Bustami Darussalam Darussalam, Darussalam Denah Suswati Dini Anggorowati Dwi Raharjo Dwi Zulfita Dwiantoro, Rio Dwina, Novira Eddy Santoso Farida Isroani Faruq, Ahmad Umar Fitria Sari Fuad, Muhammad Sabitul Hariyanti, Agus Heatubun, Antonius_tomy Henny Sulistyowati Hiromitsu, Kuno Ihsan Ihsan Indrawati, Urai Suci Yulies Vitri Ismail, Aji Sarif Jaya, Dwi Umar Juanda Juanda Junaidi Junaidi Kartika, Anna Silviyana KURNIA KURNIA, KURNIA Layo, Aldi Pernando Magdalena Magdalena Mariana Mariana Maswadi - Muhammad Idkham Muhammad Taufik Hidayat Mulyadin, Mulyadin Niko, Jordan Fanggie Nurjani Pambudi, Rian Pangestu, Abdur Rahman Purwana Satriyo Putu Dupa Bandem Radian Radian Riduansyah Riduansyah, Riduansyah Ridwan, Ridwan rini hazriani Rini Susana Rini Wahyuni Rita Hayati Rita Kurnia Apindiati Robertus Suryadinata, Robertus Rusdiyanto, Rusdiyanto Rusdiyanto Safitri, Dwi Desri Sahat Irawan Manik Sandye, Michael Josua Setia Budi Shenny Oktoriana Silalahi, Ferdinand Krismanto Siragah, Kristian Sakti Sona, Liliana Sunardi Sunardi Surachman Surachman Syahbani, La Muhammad Imam Tantri Palupi Tatang Abdurrahman, Tatang Virya, Lola Okta Wanti Fitrianti Warganda Warganda Yuliansyah Yuliansyah Yulies Vitri Indrawati, Urai Suci Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yuni, Oktaviani Yuniarti, Fitria Zamroni Ishaq