Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Dominan Keberhasilan Penyesuaian Sosial Siswa Autis di Sekolah Tita Adelia Putri; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.98 KB)

Abstract

The problem of this study was the social adaptation of children with autism at schools. The research problem was "What kind of dominant factor of autistic childrens social adaptation at school". The purpose of this study was to find the dominant factor of autistic childrens social adaptation at school at 2 SHS in Lampung Province in 2017.This research method was descriptive qualitative research method. Research subjects were 2 participants. They consisted of 2 students with autism. Observasion an interview were used as techniques to collect the data. Data analyses were performed on written records, observation results, and interview that are analyzed into intrasubject data and intersubject data.The results showed that the dominant factor of autistic childrens adaptation success was role factor of friends at school.Masalah penelitian ini adalah penyesuaian sosial anak autis di sekolah. Permasalahan penelitian adalah Apa faktor dominan keberhasilan penyesuaian sosial anak autis di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor dominan keberhasilan penyesuaian sosial anak autis di sekolah pada 2 SMA di Provinsi Lampung Tahun 2017. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 2 siwa yang menderita autis. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan pada catatan tertulis, hasil observasi, wawancara yang di analisis ke dalam data intrasubyek dan data intersubyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan keberhasilan penyesuaian sosial anak autis di sekolah adalah Faktor Peran Teman-teman di Sekolah.Kata kunci:autis, penyesuaian sosial anak autis, faktor peran teman-teman di sekolah
The Improvement Positive Attitudes Towards Environmental Mastery Through Group Guidance Role Playing Techniques. Astri Febriyanti; Shinta Mayasari; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 5 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.491 KB)

Abstract

The problem of this research is the students who have negative attitude in environmental mastery at school. The problem is whether the group guidance for role playing techniques can improve students positive attitude towards SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. The objective of the research is to improve students positive attitudes towards psychological well-being, especially the dimension of environmental mastery. The quasi eksperimen design untreated control group design with dependent pre-test and posttest was used in this method. The subject of the research were 10 experimental group and 10 control group. Data collection techniques use a environmental mastery scale. The results showed that attitudes towards the environmental mastery of students in schools could be improved through group guidance techniques for role playing techniques, this was shown by the Mann Whitney test results. The results of statistical analysis showed value (Sig.) 0.000 0.05 the Ho was rejected by Ha accepted.Masalah penelitian ini adalah siswa yang memiliki sikap negatif terhadap environmental mastery di sekolah. Permasalahannya adalah “apakah layanan bimbingan kelompok teknik role playing dapat meningkatkan sikap positif siswa terhadap environmental mastery pada siswa kelas XI SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. Tujuan penelitian untuk meningkatkan sikap positif siswa terhadap kesejahteraan psikologis khususnya dimensi Environmental mastery. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen desain untreated control group design with dependent pre-test and posttest. Subjek penelitian yaitu 10 orang kelompok eksperimen dan 10 orang kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap environmental mastery. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap terhadap environmental mastery siswa di sekolah dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok teknik role playing,  hal ini ditunjukkan hasil uji Mann Whitney. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai (Sig.) 0,000 0,05, maka Ho ditolak Ha diterima.Kata kunci: bimbingan kelompok, sikap positif, teknik bermain peran
Hubungan Antara Keharmonisan Keluarga Dengan Agresivitas Siswa Laila Aziz; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.02 KB)

Abstract

This study aimed to determine the relationship between family’s harmony with the aggressiveness of students in SMA Negeri 10 Bandar Lampung Academic Year 2018/2019. The study population was 270 students and the research amounted to 135 students. Data collection techniques used a scale of parental harmony and scale of aggressiveness. The results showed that there was a significant and negative relationship between the harmony of parents and aggressiveness with the correlation value r = -0.418 rtable = 0.198. The conclusion of this study was there is a significant negative relationship between the harmony of parents and the aggressiveness of students.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keharmonisan keluarga dengan agresivitas siswa di SMA Negeri 10 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019. Populasi penelitian sebanyak 270 siswa dan penelitian berjumlah 135 siswa. Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan negatif antara keharmonisan orang tua dengan agresivitas dengan nilai korelasi rhitung= -0,418    rtabel= 0,198. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif yang signifikan antara keharmonisan orang tua  dengan agresivitas siswa.Kata kunci: agresivitas, bimbingan dan konseling, keharmonisan keluarga
Peningkatan Sikap Positif Terhadap Self Acceptance Menggunakan Bimbingan Kelompok Teknik Role Playing Kustina Kustina; Shinta Mayasari; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 4 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.303 KB)

Abstract

The purpose of the research is to increase a  positive attitude towards psychological well-being, especially the dimension of self acceptance. The method used in this study is quasi-experimental design of  untreated control group design with dependent pre-test and posttest.  The research subjects used an experimental group of 10 people and a control group of 10 people. Data collection techniques use a self-acceptance attitude scale. The results showed that attitudes towards student self acceptance in schools could be improved through role playing technique group guidance services, this was shown through the Mean Whitney Test results. The results of the statistical analysis showed that the value (Sig) was 0.000 0.05, so Ho was rejected and Ha was accepted, meaning that there was an increase in students' attitudes towards self-acceptance after being given the role playing group guidance service in the experimental group. The conclusion is that attitudes towards self acceptance can be increased using the role playing group guidance services in the experimental group in SMA N 5 Bandar Lampung Academic Year 2017/2018.Tujuan penelitian untuk meningkatkan sikap positif  terhadap kesejahteraan psikologis khususnya dimensi self acceptance. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen desain untreated control group design with dependent pre-test and posttest. Subjek penelitian menggunakan  kelompok eksperimen sebanyak 10 orang dan kelompok kontrol sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap peneriman diri. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap terhadap self acceptance siswa di sekolah dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok teknik role playing, hal ini ditunjukan melalui hasil Uji Mean Whitney. Hasil analisis statistik menunjukan nilai (Sig) 0,000 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya bahwa terdapat peningkatan sikap siswa terhadap self acceptance setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik role playing pada kelompok eksperimen. Kesimpulannya adalah sikap terhadap self acceptance  dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok teknik role playing pada kelompok eksperimen di SMA N 5 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata kunci: bimbingan dan konseling, role playing, self acceptance
Peningkatan Regulasi Diri Dalam Belajar Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Pekerjaan Rumah Lisa Sasmita; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 1 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.482 KB)

Abstract

This research issue was the lowness of self regulation learning. Problems research was " whether self regulation learning grade VII students can be improved using group counseling with homework assignment technique ".The method in this research was one-group pretest-posttest design. Research subjects were 6 students of class VII. Data was collected used self regulation learning scale. Results of data analysis used wilcoxon test obtained Zcalc = -2.226 result was less than Ztabel = 1,645, than Ho was rejected and Ha was accepted, meaning there was a significant increase in self regulation learning before and after counseling group of homework assignment techiques. The analysis also showed an increase of 11,9%. The conclusion was that self regulation learning could be improved using group counseling with homework assignment technique at grade VII.Masalah penelitian ini adalah regulasi diri dalam belajar yang rendah. Permasalahan penelitian adalah Apakah regulasi diri dalam belajar dapat ditingkatkan melalui layanan konseling kelompok teknik homework assignment. Metode penelitian ini adalah metode pre eksperiment dengan desain one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dalam belajar. Hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon, diperoleh hasil Zhitung = - 2,226 hasilnya kurang dari Ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ternyata terdapat peningkatan yang signifikan pada regulasi diri dalam belajar sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok dengan teknik homework assignment. Hasil analisis juga memperlihatkan peningkatan sebesar 11,9%. Kesimpulanya adalah regulasi diri dalam belajar dapat ditingkatkan menggunakan konseling kelompok teknik homework assignment pada siswa kelas VII.Kata kunci:konseling kelompok, pekerjaan rumah, regulasi diri dalam belajar
PENINGKATAN SIKAP SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN BAHASA LAMPUNG DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Jenny Firawan; Syaifuddin Latief; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.937 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of students positive attitude to the Lampung language lesson using group guidance service. The method used in this research was pre-experimental with one group pretest-posttest design. It was analyzed using the wilcoxon test via computerized SPSS 17. The subject were 8 students. The data collecting technique was using attitude scale. The results showed a significant improvement between scores of attitudes toward language it Lampung before and after treatment is given. Based on the result of pretest and posttest, it obtained that z-count= -2,521 and z-table 0.05=1,645, because z-countz-table then H0 was rejected and Ha was accepted, meaning that there is a significant improvement between scores of attitudes language Lampung before and after treatment with a given group counseling services.Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan sikap siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Lampung setelah penggunaan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon melalui komputerisasi SPSS 17. Subjek penelitian sebanyak 8 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan antara skor sikap terhadap mata pelajaran bahasa lampung sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan, berdasarkan hasil pretest dan posttest diperoleh z-hitung =-2,521 dan z-tabel 0,05 = 1,645. Karena z-hitung z-tabel maka, Ho ditolakdan Ha diterima,artinya terdapat peningkatan signifikan antara skor sikap terhadap mata pelajaran bahasa lampung sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan dengan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, sikap belajar.
Hubungan Konformitas Antisosial Dengan Perilaku Bullying Siswa Junisa Amaliaz; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 5 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.534 KB)

Abstract

This study aimed to study the relationship between antisocial conformity and bullying behaviour in student of SMPN 12 Bandar Lampung. The research used a quantitative method. The research sample was taken by 247 student taken by simple random sampling technique. The data collection technique used peer conformity scale and bullying behaviour scale. The data analysis technique used Product Moment conversion. The result of the research showed that there was a significant positive relationship between antisocial conformity with bullying behaviour with a correlation value of rcount  = 0.524 rtable = 0.138, then Ho was rejected and Ha was accepted. The conclusion of the results study was there was a relationship between antisocial conformity and bullying behaviour. It means, the higher the antisocial conformity equals higher probability of bullying behaviour.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konformitas antisosial dengan perilaku bullying pada siswa SMPN 12 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 247 siswa diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konformitas antisosial dan skala perilaku bullying. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konformitas antisosial dengan perilaku bullying dengan nilai korelasi rhitung = 0.524 rtabel= 0.138. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara konformitas antisosial dengan perilaku bullying. Artinya semakin tinggi konformitas antisosial maka semakin tinggi perilaku bullyingKata kunci: bimbingan dan konseling, konformitas antisosial, perilaku bullying 
Peningkatan Komunikasi Interpersonal Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Teknik Assertive Training Wika Christian Pasaribu; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.259 KB)

Abstract

The problem in this study was about students low interpersonal communication. The aim was to find out the improvement of students interpersonal communication by using the assertive training technique in a counseling group for students. The method was used to research with a pre-experimental  design. The subject were 6 students who had low interpersonal communication. Data analysis was using wilcoxon test. The result showed an enhancement about the students interpersonal communication after taking the assertive training in counseling group, those were indicated by the final result of the wilcoxon test obtained the value of Z calculated Z tabel= 1.755Z tabel 1.645 so Ho is treated and Ha is accepted. The conclusion of was the interpersonal communication can be improved using the assertive training technique in the counseling group for students.Permasalahan dalam penelitian ini adalah komunikasi interpersonal siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan komunikasi interpersonal siswa dengan menggunakan layanan konseling kelompok teknik assertive training pada siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian dengan desain pre-eksperimental design. Subjek penelitian berjumlah 6 siswa yang memiliki  komunikasi interpersonal rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling menggunakan skala komunikasi interpersonal. Data analisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan komunikasi interpersonal siswa setelah mengikuti layanan konseling kelompok teknik assertive training  hal ini di tunjukkan dari hasil akhir data menggunakan uji wilcoxon  diperoleh nilai Z Hitung Z tabel= -1,755 Z tabel 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah komunikasi interpersonal dapat ditingkatkan menggunakan layanan konseling  kelompok teknik assertive training pada siswa.Kata kunci: komunikasi interpersonal, konseling kelompok, teknik assertive training.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PENDAPAT MENGGUNAKAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING SISWA KELAS XII SMA Desti Wahyuning; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.005 KB)

Abstract

The purpose of this research was to increase the capability express the opinion with using assertive training techniques. This study to quasi experimental methods research, with one-group pretest-posttest design. The research subject were 10 students. Data collection technique used observation. The result of data analysis by using the Wilcoxon test showed that zratio = -2.805 ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha accepted, it meant that the capability to express the opinion of student can be improved using assertive training techniques.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat dengan menggunakan teknik assertive training. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa zhitung = 2,805 ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, itu berarti kemampuan mengungkapan pendapat siswa dapat ditingkatkan menggunakan teknik assertive training.Kata kunci : bimbingan konseling, assertive training, mengungkapkan pendapat
Identifikasi Stressor Akademik pada Mahasiswa Tahun Keempat Riawati Riawati; Shinta Mayasari; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.938 KB)

Abstract

This study was aimed to identify the academic stressors by the fourth year students of FKIP of University of Lampung in academic year 2019/2020. Naturally, this research belongs to qualitative descriptive research. The subject were 283 students in the fourth year. The data was collected by questionnaire by giving an online survey to the respondents through google forms. The results of this study indicated that the most dominant academic stressors by the fourth year students of FKIP University of Lampung in academic year 2019/2020 is Thesis topics such as difficulty of finding research supporting journals, difficulty of processing data, difficulty obtaining research permssion. An the last is, the topic of Tasks such as a large number of tasks.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stressor akademik pada mahasiswa tahun keempat di FKIP Universitas Lampung tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian sebanyak 283 mahasiswa tahun keempat. Metode pengumpulan data dengan kuisioner dengan cara menyebar survei online kepada responden melalui google form. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stressor akademik yang paling dominan pada mahasiswa tahun keempat FKIP Universitas Lampung tahun ajaran 2019/2020 yaitu topik Skripsi seperti kesulitan mencari jurnal pendukung penelitian, kesulitan mengolah data, sulit mendapat surat ijin penelitian. Kemudian topik Tugas seperti jumlah tugas yang banyak.Kata kunci:  bimbingan dan konseling, stres akademik, stressor
Co-Authors Ade Ratna Mutiara Agustina Ari Setianingrum Alriza Rahayu Rahmawati Amalia Wardatul Firdaus Andriyanto, Redi Eka Anisa Agustina Annisa Afiananda Rizqi Asep Sukohar Astri Febriyanti Astri Nindhy Hutami Ayu Selfi Anjani Ayu Septiyani Ayu Tarwiyah Azlia Febrina Dwinanda Banan Corima Adha Bebby Sylvia Hadi Christine Wulandari Desti Wahyuning Devy Anggraeny Dewi Septiyani Diah Marantika Dian Permata Sari HSB Diana Kholifah Ditta Anggraeni Dwi Qurniah Febriyanti Endang Lifchatullaillah Esty Ratna Sari Fendy Prasetyawan Fitri Pradita Pertiwi Fransiska Kusuma Ningrum Giyono Giyono Hany Septia HELMALIA HELMALIA, HELMALIA Hesti Nur Asiani Hestina Hestina Jamhari Jamhari Jenny Firawan Junisa Amaliaz Khairunnisa Khairunnisa Khrisna Agung Khrisna Agung Cendekiawan Kurniawati, Eka Kurniawati, Eka Kusdiana Safitri Kustina Kustina Laila Aziz Liana Priciliasari Lilis Marlia Linda Lestari Lisa Sasmita Luluk Nandya Maharani Mar'atur Rafiqah Merry Andani Miatuz Zaqia Mildawati, Ratna Moch Johan Pratama Moch. Johan Pratama Muswardi Muswardi Muswardi Rosra Nadia Arissanti Wardhani nafisah isnawati Noprita Noprita Norma Indah Pratiwi Novyananda Salmasfattah Nurhalimah Nurhalimah Oktariana, Yohana Puspita Wulandari Putria Maharani Ranni Rahmayanthi Ratih Novita Sari Ratna Widiastuti Restu Dwi Fitria Riawati Riawati Rohmah, Arlia Salasa Fajarani Salmasfattah, Novyananda Samsul Bakri Savania Alifianty Hafzah, Savania savitri, Lisa Sindy Elisvi Sintia Handayani Sisca Marya Susanti Siska Liana Siska Wiyasa Oktora SRI LESTARI Sueb Aliansyah Syaifuddin Latief Syaifuddin Latif Syaifudin Latief Syari Dwi Afiani Syarifuddin Dahlan Tita Adelia Putri Tri Maulita Tri Oktha Ayuevita Umi Chasanah Vista Ambar Wulan Wardhani, Firdha Aprillia Wika Christian Pasaribu Yayu Zuliantini Yeni Yunita Sari Yolanda Oktaviani Yuneka Saristiana Yusmansyah Yusmansyah Yusmansyah Yusmansyah