Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Pergaulan Teman Sebaya dengan Motivasi Belajar Siswa SMK Darul Fikri Dian Permata Sari HSB; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.536 KB)

Abstract

The problem in this study is the learning motivation. The aim of this research was to determine the correlation between peer interaction with students’ learning motivation at SMK Darul Fikri Pugung sub-district Tanggamus. This research method is quantitative. The population of this study was 239 students and the sample of 60 students was determined by simple random sampling technique. The data collection technique was use peer interaction scale and learning motivation scale and data analysis was use Product moment correlation. The result of this study show there is positive and significant relationship between peer interaction with learning motivation with the value of rCount = 0.659 rTable = 0.254 the significant standard of p=0.05 then Ho is rejected and Ha is accepted.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar pada siswa SMK Darul Fikri Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 239 siswa dan sampel berjumlah 60 siswa yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pergaulan teman sebaya dan skala motivasi belajar dan analisis data menggunakan korelasi Product moment. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar dengan nilai korelasi rhitung = 0,659 rtabel = 0,254 taraf signifikan p=0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata kunci: bimbingan dan konseling, motivasi belajar, pergaulan teman sebaya
PENINGKATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING KELOMPOK Hany Septia; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 2 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.208 KB)

Abstract

The aims of this study was to know the improvement of personal communication  by using group counseling. The method used in this research was quasi experimental with one group pretest-posttest design, and stastically analyzed by non-parametric Wilcoxon test. The subjects of this study were 6 students, who had low personal communication. It was shown statiscally analyzed which obtained z output = -2,201 and z table 0,05 = 0. Because z output z table, then Ho was ignored and Ha was accepted. It meant that there was significant increase between personal communication of students before and after being given group counseling. The conclusion was that personal communication could be increased by group counseling of students of grade VII of SMP Negeri 3 Bandar Lampung in 2012/2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan komunikasi interpersonal dengan menggunakan konseling kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Quasi eksperimental dengan bentuk one-group pretest-posttest design, kemudian dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subjek penelitian sebanyak enam orang siswa yang memiliki komunikasi interpersonal rendah. Hasil analisis statistik menunjukkan z hitung = -2,201 dan z tabel = 0. Karena z hitung z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan signifikan antara komunikasi interpersonal siswa sebelum dan setelah diberi konseling kelompok. Kesimpulan, komunikasi interpersonal siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan konseling kelompok pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata kunci bimbingan konseling, komunikasi interpersonal, konseling kelompok.
Analisis Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi Seni Tari FKIP Universitas Lampung Kusdiana Safitri; Shinta Mayasari; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 4 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.227 KB)

Abstract

The problem in this study is employability of the final-year students in the Dance and Art Education Study Program. The purpose of this research is to find out the analysis descriptive of employability students in the Dance and Art Education Study Program Faculty of Teacher Training And Education University of Lampung. The population of this study was the final-year students in the seventh semester of the Dance and Art Education Study Program at the Faculty of Teacher Training and Education Lampung University. The samples of this research were 40 students. This type of research uses quantitative descriptive method. Data collection techniques are questionnaires. The results of this study shows that 80% of final-year students of the Dance and Art Education Study Program, their employability was high and 20% were medium level.Permasalahan dalam penelitian ini adalah kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir Prodi Pendidikan Seni Tari. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui gambaran deskriptif tingkat kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir pada Program Studi Pendidikan Seni Tari FKIP Universitas Lampung. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Tingkat Akhir pada semester tujuh keatas program studi pendidikan seni tari FKIP universitas Lampung. Sampel dari penelitian ini sebanyak 40 mahasiswa. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa angket.  Hasil dari penelitian ini sebesar 80% mahasiswa tingkat akhir program studi seni tari kesiapan kerjanya berada tingkat tinggi dan 20% berada di tingkat sedang.Kata kunci: bimbingan dan konseling, kesiapan kerja, soft skill, pendidikan seni tari
Evaluasi Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling Pada Sekolah Menengah Pertama Liana Priciliasari; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 5 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.368 KB)

Abstract

The problem of this research was how the implementation of  guidance and counseling is. The aim of this research was at evaluating the implementation of guidance and counseling services at SMP N 3 Menggala Tulang Bawang regency. The respondents involved in this research were the three teachers at SMP N 3 Menggala. Data collecting techniques used in this study were observation, interview, documention, and triangulation. Then, the data were analyzed qualitatively. The results of data analysis showed that the implementation of guidance and counseling services that were done by the guidance and counseling teachers at SMP N 3 Menggala Tulang Bawang regency considered as low category (D). It is indicated by the score which was 52% in the range of 55%.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pelaksanaan Bimbingan dan Konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling pada SMP Negeri 3 Menggala Kabupaten Tulang Bawang. Responden dalam penelitian ini yaitu 3 orang guru di SMP Negeri 3 Menggala. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis data kualitatif. Hasil dari analisa data diperoleh pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh guru BK di SMP Negeri 3 Menggala Kabupaten Tulang Bawang dalam kategori Kurang (D) karena mendapat kan skor nilai sebesar 52% berada di rentang 55%.Kata kunci: evaluasi layanan bimbingan dan konseling, bimbingan dan konseling, layanan bimbingan dan konseling
Peningkatan Efikasi diri dalam Belajar Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Teknik Latihan Asertif Tri Maulita; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 1 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.978 KB)

Abstract

The problem of this research is the self efficacy in learning is low and medium. The purpose of this study was to improve self efficacy in learning by using counseling services assertive training group of student in grade XI SMA Negeri 15 Bandar Lampung academic year 2017/2018. This research method was pre-experimental design with One Group Pretest Posttest Design. The subjects of this study were 6 students, data collection techniques using self efficacy scale in learning, the result using different test Wilcoxon, from the results of statistical analysis showed Zhitung= -2,201 Ztabel = 1,645 then Ha accepted and Ho rejected. The conclusions in this study that efikasi diri in learning can be improved by using counseling services using assertive training group of students in grade XI SMA Negeri 15 Bandar Lampung year 2017/2018.Masalah penelitian ini adalah efikasi diri dalam belajar yang rendah dan sedang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efikasi diri dalam belajar menggunakan layanan konseling kelompok teknik latihan asertif pada siswa kelas XI SMA Negeri 15 Bandar Lampung tahun pelajaran 2017/2018. Metode penelitian ini bersifat pre-eksperimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini sebanyak 6 siswa, Teknik pengumpulan data menggunakan skala efikasi diri dalam belajar. Hasil penelitian menggunakan uji beda Wilcoxon, dari hasil analisis dengan statistik menunjukkan Zhitung=-2,201 Ztabel = 1,645 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan dalam penelitian ini efikasi diri dalam belajar dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan konseling kelompok teknik latihan asertif pada siswa kelas XI SMA Negeri 15 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata kunci: efikasi diri, konseling kelompok, teknik latihan asertif
PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK Norma Indah Pratiwi; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.485 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the increasing of Students social interaction by using group counseling. The problem of this study was the low social interaction of the students. The method used was quasi-experimental one-group pretest-posttest design. Subjects were six students who have low social interaction. Technique to gaindata was by using observation. The result showed that the students social interaction can be enhanced by using group counseling, as evidenced from the analysis of the data by using the Wilcoxon test, from the pretest and posttest results, it obtained ZoutputZtabel (-2,9350) then Ha was accepted, it means that Social interaction of student can be enhanced by using group counseling services. Conclusion of this research was social interaction of student can be increased by using counselling group of the students grade VIII SMP 3 Natar Lampung regency Academic Year 2014/2015.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan interaksi sosial dengan Layanan Konseling Kelompok pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Natar tahun pelajaran 2014/2015.Masalah dalam penelitian ini adalah interaksi sosial rendah. Metode yang di gunakan adalah Quasi eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest, dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon . Subyek penelitian ini sebelas orang siswa yang memiliki kemampuan interaksi sosial rendah. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan konseling kelompok, terbukti dari hasil analisis data pretest dan posttest diperoleh z hitung = -2,935 dan z tabel = 1,645. Karena z hitung z tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat peningkatan yang signifikan antar kemampuan kemampuan interaksi sosial sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok.Kata kunci : bimbingan konseling, konseling kelompok, interaksi sosial
UPAYA MENGURANGI KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM MENGGUNAKAN TEKNIK RELAKSASI Agustina Ari Setianingrum; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 4 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.641 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out the reduction of public speaking anxiety by using relaxation techniques. The method was quasi experimental with time series design. There are 6 students of class VIII who have high public speaking anxiety. Data collection techniques used from observation. The results obtained indicated that public speaking anxiety can be reduced by using relaxation techniques. It can be seen from the results of data analysis by using the Wilcoxon test, the results of pretest and posttest obtained z score= -2.207z table= 0 then, Ho is rejected and Ha accepted, which means that there is a decrease of public speaking anxiety after following relaxation training. The conclusion was public speaking can be reduced by using relaxation techniques in students of class VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung year of 2012/2013.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan kecemasan berbicara di depan umum dengan menggunakan teknik relaksasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan time-series design. Subjek penelitian ini sebanyak enam orang siswa kelas VIII yang memiliki kecemasan berbicara di depan umum tinggi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan pedoman observasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kecemasan berbicara di depan umum dapat dikurangi dengan menggunakan teknik relaksasi. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh z hitung= -2.207z tabel= 0 maka, Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat penurunan kecemasan berbicara di depan umum setelah mengikuti latihan relaksasi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kecemasan berbicara di depan umum dapat dikurangi dengan menggunakan teknik relaksasi pada siswa kelas VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung tahun pelajaran 2012/2013. Kata kunci : bimbingan dan konseling, kecemasan berbicara di depan umum, teknik relaksasi  
Pengurangan Intensi Bullying Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Syari Dwi Afiani; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.306 KB)

Abstract

The problem of this research was the high frequency of bullying intention on students. The aim of this research was to find out whether bullying intention on students could be decrease through group counseling service. The subjects of the research were six students grade eight of SMPN 4 Bandar Lampung who have high frequency of bullying intention. The data was analyzed with non-paramatrix statistic using Wilcoxon test. The result showed that bullying intention decreases significantly after the application of group counseling service. It was shown from the result of the pretest and posttest that Z quantification = -2,539 and Z table =  1,645. In order that Z quantification ≤ Z table, therefore Ho was rejected and Ha accepted it mean there was a significant difference between bullying intention before and after the application of group counseling service. In conclusion, bullying intention on students can be decreased through group counseling service.Masalah dalam penelitian ini adalah intensi bullying siswa tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah intensi bullying siswa dapat dikurangi melalui layanan konseling kelompok. Subyek penelitian ini enam orang siswa kelas VIII SMPN 4 Bandar Lampung yang memiliki intensi bullying tinggi.   Dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji wilcoxon. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa intensi bullying mengalami pengurangan signifikan setelah pemberian layanan konseling kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh Z hitung = -2,539 dan Z tabel = 1,645 Karena Z hitung ≤ Z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara intensi bullying siswa sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelompok. Kesimpulan, intensi bullying siswa dapat dikurangi melalui layanan konseling kelompok.Kata kunci: bimbingan dan konseling, intensi bullying,  layanan konseling kelompok
PENINGKATAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL POSITIF PADA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN BIMBINGAN KELOMPOK Umi Chasanah; Syaifudin Latief; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 4 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.283 KB)

Abstract

The aims of the research was to increase the capabilities of positive social interaction using group guidance service. The research method was quasi-experimental with one-group pretest-posttest design.The research subjects were six student of grade X who had low positive social interaction at school. Data collecting technique used sosiometri and observation. The research result showed that student’s positive social interaction ability increased after given group guidance service, it was proved from the result of pretest and posttest obtained Z count = -2,201 and Z table = 0. Because Z count ≤ Z tables, Ho rejected and Ha received. Differences scores of positive social interaction ability before and after given groups guidance service was 42,3%. The conclusion was that there was increasing of student’s positive social interaction ability by using groups guidance service of the vocational high school.Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial positif menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode penelitian adalah quasi eksperimen desain one group pretest-posttest. Subyek enam siswa kelas X yang memiliki kemampuan interaksi sosial positif rendah. Pengumpulan data menggunakan sosiometri dan observasi. Hasil menunjukkan peningkatan yang ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh Z hitung = -2,201 dan Z tabel = 0. Karena Z hitung ≤ Z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Perbedaan skor kemampuan interaksi sosial sebelum dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok adalah 42,3%. Kesimpulan penelitian adalah kemampuan interaksi sosial positif dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Kata kunci : bimbingan dan koseling, bimbingan kelompok, interaksi sosial positif.
Identifikasi Stressor Akademik pada Mahasiswa Tahun Kedua Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Devy Anggraeny; Shinta Mayasari; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.239 KB)

Abstract

The problem of this study is the high rate of academic stressorin the second year students of FKIP Unila. The aim of this study was to identify academic stressors in the second year students of FKIP Unila in the academic year 2019/2020. This research uses a descriptive qualitative method. The population of the study was 1.099 students and the research sample of 286 students was taken by a snowball sampling technique. Data collection techniques using online questionnaires. The results of this study indicate that the academic stressor of the second-year students of FKIP Unila in the academic year 2019/2020 was the most dominant academic stressor with the theme of assignments (number of the tasks was big, the difficulty level of task, limited time in doing task), facilities and infrastructure (class and learning media were limited), lecturing processes (the learning material and schedule were difficult), lecturers (behavior and learning method), and finance (difficulty in finance management).Permasalahan dalam penelitian ini adalah stressor akademik mahasiswa tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stressor akademik pada mahasiswa tahun kedua FKIP Unila tahun akademik 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 1.099 mahasiswa dan sampel penelitian berjumlah 286 mahasiswa diambil dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stressor akademik pada mahasiswa tahun kedua FKIP Unila tahun akademik 2019/2020 yang paling dominan adalah tugas (jumlah tugas banyak, tingkat kesulitan tugas, waktu pengerjaan tugas terbatas), sarana dan prasarana (ruang perkuliahan dan media pembelajaran terbatas), proses perkuliahan (jadwal dan materi perkuliahan semakin sulit), dosen (kepribadian dan gaya mengajar dosen), dan finansial (sulit mengatur keuangan).Kata kunci: bimbingan dan konseling, stres akademik, stressor akademik
Co-Authors Ade Ratna Mutiara Agustina Ari Setianingrum Alriza Rahayu Rahmawati Amalia Wardatul Firdaus Andriyanto, Redi Eka Anisa Agustina Annisa Afiananda Rizqi Asep Sukohar Astri Febriyanti Astri Nindhy Hutami Ayu Selfi Anjani Ayu Septiyani Ayu Tarwiyah Azlia Febrina Dwinanda Banan Corima Adha Bebby Sylvia Hadi Christine Wulandari Desti Wahyuning Devy Anggraeny Dewi Septiyani Diah Marantika Dian Permata Sari HSB Diana Kholifah Ditta Anggraeni Dwi Qurniah Febriyanti Endang Lifchatullaillah Esty Ratna Sari Fendy Prasetyawan Fitri Pradita Pertiwi Fransiska Kusuma Ningrum Giyono Giyono Hany Septia HELMALIA HELMALIA, HELMALIA Hesti Nur Asiani Hestina Hestina Jamhari Jamhari Jenny Firawan Junisa Amaliaz Khairunnisa Khairunnisa Khrisna Agung Khrisna Agung Cendekiawan Kurniawati, Eka Kurniawati, Eka Kusdiana Safitri Kustina Kustina Laila Aziz Liana Priciliasari Lilis Marlia Linda Lestari Lisa Sasmita Luluk Nandya Maharani Mar'atur Rafiqah Merry Andani Miatuz Zaqia Mildawati, Ratna Moch Johan Pratama Moch. Johan Pratama Muswardi Muswardi Muswardi Rosra Nadia Arissanti Wardhani nafisah isnawati Noprita Noprita Norma Indah Pratiwi Novyananda Salmasfattah Nurhalimah Nurhalimah Oktariana, Yohana Puspita Wulandari Putria Maharani Ranni Rahmayanthi Ratih Novita Sari Ratna Widiastuti Restu Dwi Fitria Riawati Riawati Rohmah, Arlia Salasa Fajarani Salmasfattah, Novyananda Samsul Bakri Savania Alifianty Hafzah, Savania savitri, Lisa Sindy Elisvi Sintia Handayani Sisca Marya Susanti Siska Liana Siska Wiyasa Oktora SRI LESTARI Sueb Aliansyah Syaifuddin Latief Syaifuddin Latif Syaifudin Latief Syari Dwi Afiani Syarifuddin Dahlan Tita Adelia Putri Tri Maulita Tri Oktha Ayuevita Umi Chasanah Vista Ambar Wulan Wardhani, Firdha Aprillia Wika Christian Pasaribu Yayu Zuliantini Yeni Yunita Sari Yolanda Oktaviani Yuneka Saristiana Yusmansyah Yusmansyah Yusmansyah Yusmansyah