p-Index From 2021 - 2026
5.576
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Indonesia Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Jurnal Inspirasi Pendidikan An-Nida' Abjadia, International Journal of Education Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Masyarakat, Kebudayaan dan Politik E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Peuradeun JKI (Jurnal Konseling Indonesia) al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam International Journal of Elementary Education FONDATIA Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Jurnal Eduscience (JES) MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Hikmah Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Journal of Islamic and Contemporary Psychology Didaktika Religia Journal of Educational Management Research Proceeding of International Conference of Islamic Education KONSELOR Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : An-Nida'

Qur’anic Curriculum: Development of an Islamic Religious Education Curriculum with Makkiyah-Madaniyah Theory Afwadzi, Benny; Wahyuni, Esa Nur; Sulalah, Sulalah
An-Nida' Vol 47, No 2 (2023): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nida.v47i2.27610

Abstract

The Islamic Religious Education (IRE) curriculum encounters many challenges. One of the challenges is the inferiority of Muslims in developing an IRE curriculum based on Islamic tradition and only relying on the development of educational theories from the West. For this reason, this article examines the development of the IRE curriculum using the makkiyah-madaniyah theory. The purpose is to present an overview of IRE curriculum development using Islamic traditions that are often forgotten. This article uses a qualitative approach with the library research method. After understanding the makkiyah-madaniyah discourse, this article concludes that IRE curriculum development has two models: attention to psychological and sociological aspects. In psychological aspects, IRE educators at the primary level must pay attention to the context of the Makkiyah period, such as the editorial verses of the Qur'an tend to be short and rhyming so that learning and evaluation material should be delivered using a short and rhyming strategy. Emphasis on reward and punishment, aqeeda and moral learning content; and the use of storytelling and illustration (tamtsil) methods should also be a concern in the IRE at this level. Meanwhile, at the secondary level, educators can use the madaniyah model, namely, more extended learning and evaluation material and emphasizing the content of Islamic jurisprudence learning. The sociological aspect applies contextually because of the differences in social conditions between the Prophet Muhammad and us today. The focus of the sociological aspect is divided into two, namely, the sociology of students and the needs of society. Contextual is an approach suitable to be applied in this sociological aspect.Abstrak: Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) menemui banyak tantangan. Salah satu tantangannya adalah inferioritas Muslim dalam mengembangkan kurikulum PAI berdasarkan khazanah Islam dan hanya mengandalkan perkembangan teori-teori pendidikan dari Barat. Dengan alasan itulah, artikel ini mengkaji pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam dengan teori makkiyah-madaniyah, yang disebut oleh penulis sebagai kurikulum Qur’ani. Tujuan artikel ini adalah untuk menyajikan gambaran pengembangan kurikulum PAI dengan tradisi keislaman yang acapkali terlupakan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Setelah memahami diskursus makkiyah-madaniyah, artikel ini menyimpulkan bahwa ada dua model pengembangan kurikulum PAI: perhatian terhadap aspek psikologis dan sosiologis. Dalam aspek psikologis, pendidik PAI pada tingkatan dasar harus memperhatikan konteks pada periode makkiyah seperti redaksi ayat Al-Qur’an yang cenderung pendek dan berima sehingga materi pembelajaran dan evaluasi sebaiknya disampaikan dengan strategi pendek dan berima. Penekanan pada reward dan punishment; penekanan pada konten pembelajaran akidah dan moral; dan penggunaan metode bercerita dan ilustrasi (tamtsil) juga seharusnya menjadi perhatian dalam kurikulum PAI di tingkatan dasar. Sementara itu, pada tingkatan menengah, pendidik dapat memakai model madaniyah, yakni materi pembelajaran yang lebih panjang sebagaimana redaksi ayat-ayat madaniyah yang cenderung panjang dan penekanan pada konten pembelajaran hukum fikih yang memang agak sulit dipahami oleh peserta didik. Adapun aspek sosiologis berlaku secara kontekstual, sebab perbedaan kondisi sosial antara Nabi Muhammad saat Al-Qur’an diturunkan dengan kondisi umatnya pada masa sekarang. Fokus aspek sosiologis terbagi menjadi dua, yakni sosiologi peserta didik dan kebutuhan masyarakat. Kontekstual adalah pendekatan yang cocok diaplikasikan dalam aspek sosiologis ini.
Co-Authors Abd Haris Achmad Ainur Ridlo Ahmad Barizi Ahmad Fatah Yasin Alfiana Yuli Efiyanti Ali Maksum Amiliya Nur Rosyidah Ananda Setiawan Azzahro', Adibatul Bahiroh Baharuddin Baharuddin Benny Afwadzi, Benny Budi Purwoko Budiati, Eryana Fatimasari Retno Cahayaningsih, Ica Putri Chusnul Khotimah Devi Permatasari Devilia Candy Eka Yurisca Dewi Khusnul Khotimah Dwi Saraswati Dyah Afifah Andari Edwar, Pradine Endah Kurniawati P Endang Pudjiastuti Sartinah Erik Teguh Prakoso Fatimah Azzahra Fatimah Azzahra2 Hadi, Rizal Husniah, Mahirotul Iffat Maimunah Iin Tri Rahayu Imron Rossidy Irmawati, Ninin Irwan Irwan Jubba, Hasse Khairul Bariyyah Kolis Dewi Kurnia Laela Vitrotin Maulida Leny Latifah Lia Listiana Lina Izza Mazida Luthfiya Fathi Pusposari M. Samsul Hadi Maimunah, Iffat maslihah, Anisa Mohamad Fahri Salam Mohamad Zubad Nurul Yaqin Mohammad Asrori Muhammad Isa Anshari Muhammad Samsul Hadi Muhammad Samsul Hady MULYADI Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Nisa'atun Nafisah Nugroho, Rahmad Yoga NUR ALFIYAH nur Hasib Muhammad Nurhandayani Hasanah Okha Devi Anggraini Oktafiolita, Anggraini Priyono Tri Febrianto Putri Ayu Dwi Nabila Qudzy, Saifuddin Zuhri Rahmat Aziz Redite Kurniawan Retno Mangestuti Rosyidah, Amiliya Nur Rosyidah Rubaidi Sabilla Irwina Safitri Siti Alfiyana Rahmatillah Soejanto, Laily Tiarani Sopyan, Abdul Rachman Sudirman Sudirman Suhartono Sulalah Sulalah Susanti, Romia Hari Sutiah Sutiah Tiwi Putria Yosnela Ulfiandi, Ihsan Zikri Uma, Yuli Choirul Wahyu Henky Irawan Wildana Wargadinata Yulia Sholichatun