Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Preferensi Aplikasi Pembuatan Video Pembelajaran pada Mahasiswa PAI Satriani, Satriani; Arismunandar, Arismunandar; Suardi, Suardi
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15, No 2 (2025): Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v15i2.13918

Abstract

Video pembelajaran merupakan media pembelajaran dalam bentuk audio visual untuk menyampaikan suatu topik/materi yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran baik daring maupun luring serta dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, namun tidak semua guru memiliki kapabilitas dalam membuat video pembelajaran sehingga menarik untuk mendeskripsikan preferensi aplikasi yang digunakan oleh mahasiswa sebagai calon guru PAI dalam pembuatan video pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan sumber data mahasiswa Prodi PAI Semester IV terdiri dari 2 Kelas yaitu PAI 4A dan PAI 4B sebanyak 59 mahasiswa pada mata kuliah Media Pembelajaran PAI. Penelitian ini memanfaatkan google classroom sebagai media untuk mengumpulkan tugas mahasiswa berupa video pembelajaran dengan preferensi aplikasi masing-masing dan google form sebagai media untuk mengumpulkan data deskriptif untuk mengidentifikasi aplikasi yang digunakan oleh mahasiswa sebagai calon guru PAI dalam pembuatan video pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi aplikasi yang paling banyak digunakan yaitu: Canva sebesar 63% dan CapCut sebesar 46%. Aplikasi Canva dan CapCut dapat dijadikan alternatif dalam pembuatan video pembelajaran sebagai media yang efektif digunakan dalam pembelajaran daring maupun luring yang dapat meningkatkan aktivitas, hasil belajar siswa dan mendukung pembelajaran mandiri karena mudah dipahami dan digunakan, memiliki banyak fitur/template yang menarik, dan merupakan aplikasi yang tidak berbayar.
Pengembangan Kurikulum Operasional Sekolah Terintegrasi Literasi Ismawati, Ismawati; Suardi, Suardi; Kurnia R, Rika; Herlina, Herlina; Yusri Bachtiar, Muhammad
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan literasi dasar yang diintegrasikan dalam kurikulum operasional sekolah melalui pemanfaatan media movable alphabet, yang dirancang untuk memperkuat pengenalan huruf, fonemik, dan keterampilan membaca awal secara menyenangkan dan interaktif sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kurikulum operasional sekolah terintegrasi literasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan model 4-D yang terdiri dari Define Design, Develop dan Disseminate. Uji validasi dilakukan oleh ahli atau validator, sementara uji keefektifan dilakukan untuk mengetahui integrasi kurikulum operasional sekolah dengan kemampuan literasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum operasional sekolah terintegrasi literasi layak digunakan untuk uji coba dengan kategori “valid”. Uji efektifitas menunjukkan peningkatan kemampuan literasi anak setelah menggunakan kurikulum operasional sekolah yang terintegrasi literasi dengan kategori “sangat efektif’. Berdasarkan hal tersebut maka kurikulum operasional sekolah yang terintegrasi literasi merupakan inovasi yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi anak dan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kurikulum operasional sekolah.
Transformasi Pendidikan: Rahasia Teori dan Inovasi dalam Menghadapi Perubahan Sosial dan Teknologi Riang Tati, Andi Dewi; Arismunandar, Arismunandar; Suardi, Suardi
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i2.67953

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan inovasi Pendidikan dalam menanggapi perubahan social dan teknologi. Pendidikan mengalami transformasi signifikan dengan adaptasi kurikulum dan metode yang lebih interaktif untuk memenuhi kebutuhan siswa di era teknologi. Kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan penting untuk memastikan akses pendidikan berkualitas bagi semua siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur yang relevan seperti buku, jurnal, dan laporan penelitian. Studi kepustakaan bertujuan untuk mengidentifikasi teori dan mengumpulkan informasi yang mendukung topik penelitian secara sistematis. Uji keabsahan data dilakukan melalui telaah bahan referensi untuk memastikan dukungan yang kuat terhadap data yang ditemukan. Teori pendidikan, khususnya konstruktivisme, penting untuk menghadapi perubahan sosial dan teknologi dengan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Inovasi dalam pembelajaran digital, seperti platform online dan alat kolaboratif, dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan menghasilkan hasil yang lebih baik. Untuk menciptakan pendidikan yang relevan dan efektif, penting bagi pendidik dan pemangku kepentingan untuk terus beradaptasi, mengintegrasikan teknologi, dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.
English Fun Competition: Peningkatan Motivasi dan Kemampuan Berbahasa Inggris dengan Pembelajaran Aktif di MTs Al-Hidayah Sofyan, Ryan Rayhana; Herman, Herman; Sultan, Sultan; Suardi, Suardi; Hasriani, Hasriani
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.66158

Abstract

Program pengabdian ini dilakukan di MTs Al-Hidayah untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan berbahasa Inggris siswa yang rendah akibat metode pembelajaran yang monoton dan kurang interaktif. Sebagai solusinya, diterapkan metode pembelajaran aktif yang dikombinasikan dengan English Fun Competition. Kegiatan ini melibatkan siswa dalam simulasi percakapan, diskusi kelompok, serta pembuatan alat peraga bahasa Inggris untuk kompetisi. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan keterampilan berbahasa siswa. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan motivasi dan kemampuan berbahasa Inggris siswa secara signifikan, terutama dalam keterampilan berbicara dan menulis. Siswa menjadi lebih percaya diri dan aktif dalam mengikuti proses belajar, serta berpartisipasi penuh dalam kegiatan kompetisi yang diselenggarakan
Pelatihan Mengidentifikasi Kebutuhan Belajar Warga Masyarakat Bagi Penyelenggara Program Pendidikan Nonformal Latif, M. Ali; Suardi, Suardi; Latang, Latang; Rahmawati, Rahmawati; Febriansyah, Febriansyah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa pemberian informasi dan Latihan mengenai cara mengidentifikasi Kebutuhan Belajar Warga Masyarakat bagi menyelenggara Program Pendidikan Nonformal, yang berlangsung di Lembaga Pendidikan Masyarakat PKBM Satria Mangindara Takalar. Kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan penyelenggara dan pendidik pendidikan nonformal tentang (1) Konsep identifikasi kebutuhan belajar dalam merencanakan program pembelajaran pendidikan nonformal, (2) cara membuat instrument identifikasi kebutuhan belajar, (3) praktek menganalisis data kebutuhan belajar untuk menentukan prioritas dalam penyusunan program pembelajaran bagi warga masyarakat. Kegiatan ini mendapat dukungan dari pihak lembaga pendidikan masyarakat (SKB dan PKBM) kabupaten Takalar, dan pendidik pendidikan nonformal.Kata kunci: pelatihan, identifikasi, kebutuhan belajar, masyarakat
Peningkatan Kepekaan Sosial Melalui Program Education and Experience (Eduperience) Pada Peserta Didik Sekolah Alam Le Cendekia Kabupaten Gowa Muhammad Asri; M. Ali Latif; Suardi Suardi; Nasrah Natsir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) implementasi kegiatan program education and experience (Eduperience) di Sekolah Alam Le Cendekia; 2) peningkatan kepekaan sosial melalui program education and experience (Eduperience) pada peserta didik Sekolah Alam Le Cendekia; (3) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat program education and experience (Eduperience) dalam peningkatan kepekaan sosial peserta didik pada Sekolah Alam Le Cendekia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Pendidik dan Peserta didik di Sekolah Alam Le Candekia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara observasi, dokumentasi. Analisis data secara sistimatis dilakukan dengan tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Implementasi program eduperience mencakup tiga tahap, yaitu perencanaan melalui observasi dan asesmen kebutuhan, pelaksanaan dengan menempatkan peserta didik tinggal bersama masyarakat selama tiga hari, serta evaluasi melalui kegiatan refleksi. 2) peningkatan kepekaan sosial peserta didik melalui dua strategi, yaitu pembiasaan sosial seperti memberi salam, menghargai pendapat, dan pengalaman langsung di masyarakat yang menumbuhkan empati, kepedulian, dan kesadaran sosial. 3) faktor pendukung peningkatan kepekaan sosial melalui program eduperence yaitu adanya dukungan pihak terkait, seperti kepala sekolah, pemerintah desa, guru pendamping, panitia serta motivasi peserta didik. Adapun yang termasuk faktor pengambat yaitu sulitnya beradaptasi peserta didik dan keterbatasan waktu pelaksanaan program