Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Transformasi Pendidikan: Rahasia Teori dan Inovasi dalam Menghadapi Perubahan Sosial dan Teknologi Riang Tati, Andi Dewi; Arismunandar, Arismunandar; Suardi, Suardi
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i2.67953

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan inovasi Pendidikan dalam menanggapi perubahan social dan teknologi. Pendidikan mengalami transformasi signifikan dengan adaptasi kurikulum dan metode yang lebih interaktif untuk memenuhi kebutuhan siswa di era teknologi. Kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan penting untuk memastikan akses pendidikan berkualitas bagi semua siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur yang relevan seperti buku, jurnal, dan laporan penelitian. Studi kepustakaan bertujuan untuk mengidentifikasi teori dan mengumpulkan informasi yang mendukung topik penelitian secara sistematis. Uji keabsahan data dilakukan melalui telaah bahan referensi untuk memastikan dukungan yang kuat terhadap data yang ditemukan. Teori pendidikan, khususnya konstruktivisme, penting untuk menghadapi perubahan sosial dan teknologi dengan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Inovasi dalam pembelajaran digital, seperti platform online dan alat kolaboratif, dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan menghasilkan hasil yang lebih baik. Untuk menciptakan pendidikan yang relevan dan efektif, penting bagi pendidik dan pemangku kepentingan untuk terus beradaptasi, mengintegrasikan teknologi, dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.
English Fun Competition: Peningkatan Motivasi dan Kemampuan Berbahasa Inggris dengan Pembelajaran Aktif di MTs Al-Hidayah Sofyan, Ryan Rayhana; Herman, Herman; Sultan, Sultan; Suardi, Suardi; Hasriani, Hasriani
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.66158

Abstract

Program pengabdian ini dilakukan di MTs Al-Hidayah untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan berbahasa Inggris siswa yang rendah akibat metode pembelajaran yang monoton dan kurang interaktif. Sebagai solusinya, diterapkan metode pembelajaran aktif yang dikombinasikan dengan English Fun Competition. Kegiatan ini melibatkan siswa dalam simulasi percakapan, diskusi kelompok, serta pembuatan alat peraga bahasa Inggris untuk kompetisi. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan keterampilan berbahasa siswa. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan motivasi dan kemampuan berbahasa Inggris siswa secara signifikan, terutama dalam keterampilan berbicara dan menulis. Siswa menjadi lebih percaya diri dan aktif dalam mengikuti proses belajar, serta berpartisipasi penuh dalam kegiatan kompetisi yang diselenggarakan
Pelatihan Mengidentifikasi Kebutuhan Belajar Warga Masyarakat Bagi Penyelenggara Program Pendidikan Nonformal Latif, M. Ali; Suardi, Suardi; Latang, Latang; Rahmawati, Rahmawati; Febriansyah, Febriansyah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa pemberian informasi dan Latihan mengenai cara mengidentifikasi Kebutuhan Belajar Warga Masyarakat bagi menyelenggara Program Pendidikan Nonformal, yang berlangsung di Lembaga Pendidikan Masyarakat PKBM Satria Mangindara Takalar. Kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan penyelenggara dan pendidik pendidikan nonformal tentang (1) Konsep identifikasi kebutuhan belajar dalam merencanakan program pembelajaran pendidikan nonformal, (2) cara membuat instrument identifikasi kebutuhan belajar, (3) praktek menganalisis data kebutuhan belajar untuk menentukan prioritas dalam penyusunan program pembelajaran bagi warga masyarakat. Kegiatan ini mendapat dukungan dari pihak lembaga pendidikan masyarakat (SKB dan PKBM) kabupaten Takalar, dan pendidik pendidikan nonformal.Kata kunci: pelatihan, identifikasi, kebutuhan belajar, masyarakat
Peningkatan Kepekaan Sosial Melalui Program Education and Experience (Eduperience) Pada Peserta Didik Sekolah Alam Le Cendekia Kabupaten Gowa Muhammad Asri; M. Ali Latif; Suardi Suardi; Nasrah Natsir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) implementasi kegiatan program education and experience (Eduperience) di Sekolah Alam Le Cendekia; 2) peningkatan kepekaan sosial melalui program education and experience (Eduperience) pada peserta didik Sekolah Alam Le Cendekia; (3) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat program education and experience (Eduperience) dalam peningkatan kepekaan sosial peserta didik pada Sekolah Alam Le Cendekia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Pendidik dan Peserta didik di Sekolah Alam Le Candekia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara observasi, dokumentasi. Analisis data secara sistimatis dilakukan dengan tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Implementasi program eduperience mencakup tiga tahap, yaitu perencanaan melalui observasi dan asesmen kebutuhan, pelaksanaan dengan menempatkan peserta didik tinggal bersama masyarakat selama tiga hari, serta evaluasi melalui kegiatan refleksi. 2) peningkatan kepekaan sosial peserta didik melalui dua strategi, yaitu pembiasaan sosial seperti memberi salam, menghargai pendapat, dan pengalaman langsung di masyarakat yang menumbuhkan empati, kepedulian, dan kesadaran sosial. 3) faktor pendukung peningkatan kepekaan sosial melalui program eduperence yaitu adanya dukungan pihak terkait, seperti kepala sekolah, pemerintah desa, guru pendamping, panitia serta motivasi peserta didik. Adapun yang termasuk faktor pengambat yaitu sulitnya beradaptasi peserta didik dan keterbatasan waktu pelaksanaan program
THE CHALLENGES OF FAMILY EDUCATION IN DEVELOPING 21ST-CENTURY SKILLS AND CHARACTER VALUES AMONG YOUTH Suardi; Muhammad Asri; Sitti Fatimah Achmad; Asmar; Ryan Rayhana Sofyan
Curricula: Journal of Teaching and Learning Vol. 9 No. 3 (2024): Curricula : Journal of Teaching and Learning
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to understand the challenges faced by families in instilling character and supporting the development of 21st-century skills among youth. Using a descriptive quantitative approach, respondents were parents with children enrolled in secondary schools or equivalent in Maros Regency, South Sulawesi. The findings indicate that families have not yet fully optimized their role as primary supporters in building a young generation ready to face global challenges. Difficulties in supporting digital skills, a lack of role models at home, and negative influences from external factors such as social media are key issues. Families struggle to provide opportunities for relevant skill training, leading to low readiness among youth to compete in the era of globalization. This study underscores the importance of improving family literacy in character education and 21st-century skills. Practical training-based interventions for families and policies that enhance access to training, along with strengthened synergy between families, schools, and communities, are identified as strategic solutions.
Pengaruh Penggunaan Virtual Reality dan Mixed Reality Sebagai Media Pembelajaran terhadap Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Nurhidayah Ramadhani; Suardi Suardi; Herman Herman; Herlina Herlina
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8263

Abstract

Latar belakang studi ini adalah terdapatnya perbedaan antara minat alami anak pada teknologi digital dan praktik pembelajaran yang masih didominasi oleh pendekatan konvensional berbasis gambar 2D, sehingga perkembangan kognitif pada masa golden age tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pemanfaatan teknologi VR dan MR dalam meningkatkan keterampilan kognitif pada anak usia dini. Penggunaan VR dan MR dianggap sebagai solusi strategis untuk menyajikan pengalaman belajar imersif yang dapat menghubungkan konsep abstrak dengan yang konkret. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe kelompok kontrol non-setara. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 30 anak dari Kelompok B1, yang terdistribusi ke dalam kelompok eksperimen (15 anak) yang menggunakan media VR/MR dan kelompok kontrol (15 anak) yang memakai media konvensional. Data dihimpun melalui pengamatan, survei, dan uji kemampuan kognitif dalam mengenali jenis hewan menggunakan alat Meta Quest 2. Analisis data dilaksanakan dengan metode uji statistik deskriptif dan inferensial menggunakan Paired t-test dan Independent t-test yang didukung oleh SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata kemampuan kognitif yang signifikan pada kelompok eksperimen, yaitu dari 13,47 (pre-test) menjadi 20,07 (post-test). Hasil dari uji Independent Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) mencapai 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan (gain score) sebesar 6,60, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 0,73 Disimpulkan bahwa integrasi VR dan MR secara signifikan lebih efektif meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini dibandingkan metode konvensional. Teknologi ini mampu meningkatkan fokus, retensi memori, dan keterampilan pemecahan masalah melalui pengalaman multisensori yang interaktif.
Perilaku Membaca Murid Sekolah Dasar Kelas Tinggi di Era Intenet (The Reading Behavior of High Grade Elementary School Students in the Internet Age) Sultan Sultan; Muhammad Rapi; Asri Ismail; Suardi Suardi
Indonesian Language Education and Literature Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i2.13487

Abstract

This study aims to explain the reading behavior of high school and elementary school students in the internet era. The research was designed with a quantitative-comparative descriptive approach. The data source is elementary school students at SD Islam Athirah Bukit Baruga, Makassar City. Data collection is done through a questionnaire. Research data analysis was carried out through the stages: data management, data analysis, and interpretation of the results. The results of the study show that: (1) the presence of the internet has changed reading behavior from print to online. Reading activity is not a priority activity for students to do when using the internet, (2) gender has an influence on reading behavior. Male and female students differ in their use of the internet, their interest in reading topics of fiction and non-fiction, and their efforts to obtain reading materials.Penelitian ini bertujuan mengeksplanasi perilaku membaca murid sekolah dasar kelas tinggi di era internet. Penelitian dirancang dengan pendekatan deskriptif kuantitatif-komparatif. Sumber data adalah murid sekolah dasar SD Islam Athirah Bukit Baruga Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan melalui angket. Analisis data penelitian dilakukan melalui  tahapan;  pengelolaan data, analisis data, dan penafsiran hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kehadiran internet telah mengubah perilaku murid sekolah dasar kelas tinggi. Dalam aspek perilaku membaca, murid sekolah dasar mengalami pergeseran perilaku dari membaca bahan tercetak ke membaca bahan online. Aktivitas membaca bukan merupakan aktivias prioritas yang dilakukan murid dalam pemanfaatan internet. (2) Variabel gender memiliki pengaruh terhadap perilaku membaca murid sekolah dasar kelas tinggi. Murid laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan dalam pemanfaatan internet, kegemaran dalam topik bacaan fiksi dan nonfiksi, dan usaha memperoleh bahan bacaan. 
Peran Keluarga dalam Menumbuhkembangkan Budaya Membaca Bagi Anak di Lingkungan Rumah pada Era Digital Suardi Suardi; Sultan Sultan; Herman Herman
Indonesian Language Education and Literature Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i1.19141

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran keluarga dalam menumbuhkembangkan budaya membaca di lingkungan rumah pada era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei. Responden penelitian yakni orang tua siswa sekolah dasar. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam mendukung literasi membaca anak masih kurang optimal. Sebanyak 35% orang tua jarang terlibat dalam aktivitas literasi di rumah, ketersediaan bahan bacaan juga terbatas, dengan 52% keluarga memiliki kurang dari 10 buku di rumah. Dukungan teknologi untuk literasi masih rendah; hanya 13% keluarga yang memiliki komputer, dan 53% anak menggunakan internet untuk aktivitas non-literasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya menumbuhkan budaya membaca memerlukan peningkatan keterlibatan keluarga sebagai fasilitator literasi, peningkatan akses bahan bacaan, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai media pendukung. Implikasi dari temuan ini mencakup kebutuhan pelatihan literasi digital bagi orang tua dan penyediaan bahan bacaan berbasis teknologi untuk mengatasi kesenjangan digital.The Role of the Family in Developing a Reading Culture for Children in the Home Environment in the Digital EraThis study aims to explore the role of families in fostering a reading culture at home in the digital era. A quantitative approach was utilized, with data collected through a survey. The respondents were parents of elementary school students, and data were analyzed descriptively. The findings reveal that parental involvement in literacy activities remains limited, with only 35% of parents engaging in such activities once or twice a month. Visits to bookstores or libraries are rare, with just 3% of parents engaging in these activities frequently. Additionally, 52% of families reported owning fewer than 10 books at home, highlighting a lack of reading materials. In terms of digital technology, 87% of families do not own a desktop computer, and only 66% of children have access to internet-enabled smartphones The study concludes that fostering a reading culture requires greater parental involvement, improved access to diverse reading materials, and the effective utilization of digital technology as a learning medium. These findings emphasize the importance of implementing digital literacy training for parents and providing technology-based reading resources to address the digital divide.
KREATIVITAS TUTOR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR WARGA BELAJAR DI PKBM AMANAT UMMAT Faradilla Faradilla; Suardi Suardi; Nasrah Natsir; Untung Untung; Muhaemin B
JAPPA: Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 1 (2026): JURNAL JAPPA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe tutors’ creativity in the learning process at PKBM Amanat Ummat by employingfourmainindicators:fluency,flexibility,originality,andelaboration.Theresearchused a qualitative approach with data collected through in-depthinterviews involving the head of the PKBM, tutors, and three adult learners as informants. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, using source triangulation to ensure the validity of the findings. The results indicate that tutors demonstrated good creativity across all four indicators. In terms of fluency, tutors were able to deliver learning materials in a coherent, clear, and easily understandable manner. Regarding flexibility, tutors adapted their teaching methods to suit learners’ characteristics and adjusted their approaches when the previous methods were less effective. Originality was reflected in the use of personal experiences and local contexts, as well as the development of learning materials that were not merely copied from textbooks. Meanwhile, in elaboration, tutors organized learning materials systematically and explained concepts using concrete examples to strengthen learners’ understanding. Overall, the study shows that tutors at PKBM AmanatUmmat demonstrated a good level of creativity in supporting the learning process. Such creativity enhanced learner engagement, improved material comprehension, and fostered a contextual and enjoyable learning atmosphere.
Co-Authors Aisyah Syafutri Amori, Jeffriansyah Dwi Saputra Amri, M Ali Latif Anas Malik Andi Dewi Riang Tati Andi Yuyung Arismunandar Arismunandar Arismunandar Arismunandar Arismunandar Asmar Asri Asri Asri Ismail Darman Manda Manda Dwi Pita Reski Faradilla Faradilla Faridah Faridah Febriansyah Febriansyah Fitri Sudirman Gaffar, Syamsul Bakhri Hajerah Hammado Nursyahriah, Hammado Hamsu Abdul Gani Hasnawi Haris Hasriani Hasriani, Hasriani Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herman Heryati, Yati Hidayat, Nurilham Husriani Husain Irmawati Irmawati Ismawati Ismawati Jusman Jusman Kartina Kartina Kartini Marzuki Kurnia R, Rika Latang Latang Latang, Latang Latif, M. Ali Lutfi Lutfi M Djufri M. Ali Latif M. Said Zainuddin Mayong Mayong Mia, Nur Muh. Bahly Basri Muh. Faisal Muhaemin B Muhammad Asri Muhammad Rapi Muhammad Rapi Muhammad Yusri Bachtiar Mukhtar Mas'ud Musi, Muhammad Akil Nasrah Natsir Nour Ariyanti Amir Nurdin, Wafiyyah Raffifa Nurhidayah Ramadhani Nurul Ichsaniah Rahmawati Ahmad Rahmawati, Rahmawati Rapi, Muhammad Riang Tati, Andi Dewi Rika Kurnia Risnawati Risnawati Rudi Amir Sabintang Rudi Amir, Rudi Rusmayadi Ryan Rayhana Sofyan Ryan Rayhana Sofyan, Ryan Rayhana Salwia Salwia Samad, Sulaiman Satriani Satriani SATRIYAS ILYAS Sitti Fatimah Achmad Sugeng Santoso Sultan Sultan Sultan Sultan Sultan Sultan Sultan Sultan Sultan, Sultan Sultan, Sultan Suryadi, A. Fitriani Syahrani, St. Aisyah Syamsiar, Syamsiar Untung Untung Yade Kurnia Yasin Yahya, Wahyuni Yusri Bachtiar, Muhammad