Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Soft Skills Siswa SMPN 3 Banjarmasin melalui Pelatihan Desain Poster Berbasis Canva Cahaya, Noor; Mu’in, Fatchul; Noortyani, Rusma; Dewi, Dwi Wahyu Candra; Murdianingsih, Arum; Novitasari, Aulia; Wahyudin, Muhammad; Ikhsan, Muhammad Miftahul; Indriyani, Ade Ida
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1610

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan soft skills siswa SMPN 3 Banjarmasin, khususnya dalam aspek kreativitas, komunikasi, berpikir kritis, dan kolaborasi (4C), melalui pelatihan desain poster menggunakan aplikasi Canva. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menyampaikan pesan visual secara efektif serta keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi desain grafis. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama: (1) penyampaian materi tentang prinsip dasar desain grafis dan penggunaan Canva, (2) praktik langsung pembuatan poster secara individu dan kelompok, serta (3) evaluasi hasil karya melalui pretest dan posttest. Evaluasi dilakukan dengan mengukur peningkatan pemahaman konsep desain dan kemampuan teknis siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan rata-rata skor pretest sebesar 50% meningkat menjadi 85% pada posttest. Selain itu, siswa mampu menghasilkan poster dengan komposisi visual yang baik, pemilihan warna yang harmonis, dan pesan yang komunikatif. Pelatihan ini juga mendorong kolaborasi aktif antar siswa dan meningkatkan literasi digital mereka. Dengan demikian, program pelatihan ini efektif dalam mengembangkan soft skills dan keterampilan digital siswa, memberikan kontribusi positif dalam mempersiapkan mereka menghadapi tantangan abad ke-21.
KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS IX-F MTs “Al-FALAH PUTRI” KOTA BANJARBARU: SHORT STORY WRITING ABILITY CLASS IX-F STUDENTS MTs "AL-FALAH PUTRI" BANJARBARU CITY Disty, Disty Benita Aryannillah Juanta; Sabhan; Rusma Noortyani
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis siswa Kelas IX-F MTs“Al-Falah Putri” jika ditinjau berdasarkan unsur intrinsik cerpen. Pendekatan yang digunakan dalampenelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian siswa Kelas IX-F MTs“Al-Falah Putri” berjumlah 32 orang. Pemilihan sampel berdasarkan populasi yang ada menggunakanteknik Cluster Random Sampling. Hasil penelitian dari kemampuan menulis cerpen siswa Kelas IX-FMTs “Al-Falah Putri” ditinjau dari unsur intrinsik dikategorikan telah mampu dan memadai denganhasil yang cukup memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari hasil siswa dalam menulis cerpen yang mencapai80,0 dengan KKM Bahasa Indonesia minimal 75. Hasil observasi lapangan, ada beberapa faktor yangmempengaruhi kemampuan siswa Kelas IX-F MTs “Al-Falah Putri” dalam menulis yaitu motivasi daninspirasi. Untuk kedepannya diharapkan literasi siswa lebih ditingkatkan lagi agar minat menulis siswalebih bagus lagi.
Pendalaman Literasi Kritis Berbasis Digital Bagi Guru Bahasa Indonesia SMA di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Jumadi; Noortyani, Rusma; Alfianti, Dewi; Kamal, Sirajuddin; Ngalimun; Mubarak, Husni; Yahya, Andi Muhammad; Fitriana, Arina
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v3i3.1374

Abstract

Literasi kritis merupakan kemampuan berpikir analitis dan reflektif yang sangat penting dimiliki oleh pendidik, terutama di tengah arus informasi digital yang cepat dan kompleks. Guru Bahasa Indonesia sebagai pengampu mata pelajaran berbasis teks memiliki peran strategis dalam menanamkan kemampuan literasi kritis kepada siswa. Namun, berdasarkan identifikasi lapangan, masih banyak guru yang belum memahami secara utuh konsep literasi kritis dan penerapannya dalam pembelajaran berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendalaman materi literasi kritis berbasis digital kepada guru-guru Bahasa Indonesia SMA se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi pembelajaran yang berlangsung pada tanggal 21 April 2025 dan diikuti oleh 25 guru dari berbagai SMA. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep literasi kritis, serta kemampuan mereka dalam menyusun rencana pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas guru dalam membentuk generasi pembelajar yang kritis, adaptif, dan cakap digital.
KEMAMPUAN MENYIMAK CERITA RAKYAT MELALUI MEDIA PODCAST PADA SISWA KELAS X.1 SMAS MUHAMMADIYAH MARTAPURA Auliya, Beby; Noortyani, Rusma
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v10i2.1112

Abstract

Penelitian ini mengkaji kemampuan menyimak cerita rakyat melalui siniar pada siswa kelas X.1 SMAS Muhammadiyah Martapura, dilatarbelakangi oleh menurunnya minat siswa mempelajari cerita rakyat tradisional di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian melibatkan teknik purposive sampling dengan metode pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan siniar efektif meningkatkan kemampuan menyimak siswa, yang ditandai dengan tiga aspek utama: (1) tingkat konsentrasi optimal karena kualitas audio dan musik latar yang mendukung, (2) pemahaman baik terhadap unsur intrinsik cerita meskipun masih ada kesulitan memahami pesan tersirat, dan (3) kemampuan interpretasi dan apresiasi nilai cerita rakyat sesuai latar belakang pengetahuan budaya siswa. Siniar terbukti menjadi media pembelajaran interaktif dan menarik.
Edukasi Heritage Fashionpreneurship Bagi Guru Ekonomi SMA Kabupaten Barito Kuala Rahmattullah, Muhammad; Suryanto, Edy; Nugraheni, Edlin Yanuar; Atmono, Dwi; Setiawan, Ananda; Nor, Baseran; Noortyani, Rusma; Putri, Rizky Febriyani; Amima, Sharfina Puteri; Imam, Muhammad Hifzul; Kenny, Sekar Luthtiti; Wynne, Chelsie Neysa
Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/

Abstract

Perkembangan pasar pakaian di Indonesia menunjukkan potensi besar bagi produk fashion berbasis kearifan lokal, khususnya dalam konteks pembelajaran ekonomi di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru Ekonomi di Kabupaten Barito Kuala melalui edukasi heritage fashionpreneurship yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan warisan lokal dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif dan praktikum yang fokus pada pengembangan konsep, desain, serta produksi busana daerah sederhana yang mencerminkan warisan budaya. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, pemahaman, keyakinan, dan kesiapan peserta dalam menerapkan materi, dengan capaian rata-rata di atas 75%. Kegiatan ini tidak hanya memberikan bekal teori dan keterampilan praktis bagi guru, tetapi juga mendorong penerapan pembelajaran ekonomi yang lebih kontekstual, kreatif, dan inovatif, sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal melalui heritage fashionpreneurship. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam membentuk guru yang mampu mengembangkan potensi kewirausahaan peserta didik berbasis warisan budaya lokal secara berkelanjutan.
PENERAPAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) MELALUI TEKS DRAMA “SULTAN SURIANSYAH” Noortyani, Rusma; Maghfirah, Alfanida; Maryaeni, Maryaeni; Mu'in, Fatchul
Jurnal Pembelajaran Sastra Vol 4 No 01 (2022): Jurnal Pembelajaran Sastra
Publisher : Hiski Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51543/hiskimalang.v4i01.60

Abstract

This study aims to describe the implementation of learning literature to students in class 8C at SMPN 21 Banjarmasin, South Kalimantan, applying the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach to the drama text "Sultan Suriansyah". This study uses a qualitative method that produces descriptive data in the form of speech or writing and observes behavior of students. The results showed that learning begins with orientation, apperception, motivation, and giving references. Furthermore, the core activities carried out by educators through the CRT approach are self-identification, culturally understanding, collaboration, critical reflection, and transformative construction. The last part of the learning activities carried out by educators is in the form of reflection and follow-up plans. The assessment carried out is the cognitive assessment of students obtained from assignments in the form of text. Indicators for achieving competency 3.15.1 in the form of analyzing the intrinsic elements of the drama presented have been completed with a percentage of 96.7%. Indicators for achieving competency 3.15.2 in the form of analyzing the interrelationships between elements of the drama presented have been completed with a percentage of 60%. The affective value, in the form of self-confidence shows that the level of self-confidence of students has developed as expected, it is 93.4%. The attitude of responsibility shows that the level of responsibility of 56% of students has developed according to expectations and 43.3% has greatly developed. The attitude of cooperation shows that the level of cooperation of 66.7% of students has developed according to expectations and 33.3% has greatly developed. The psychomotor value, namely the ability to discuss students shows that 63.3% of students have achieved the minimum completeness criterion value. Likewise, the presentation skills of students showing 70% of students have achieved the minimum completeness criterion score of 70.
Language Choice in Multilingual Speech Communities: A Sociolinguistic Study in the Wetland Area, Banjarmasin, South Kalimantan Jumadi, Jumadi; Ahsani Taqwiem; Mu'in, Fatchul; Rusma Noortyani; Rina Listia; Rizky Amelia
Register Journal Vol. 17 No. 2 (2024): REGISTER JOURNAL
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/register.v17i2.404-434

Abstract

The Banjar language is locally predominant in Banjarmasin City, whereas Indonesian is primarily used in educational and governmental settings. Research on language choice often centers on single-ethnicity groups, examining their use of mother tongues, national languages, or languages with colonial influence. This study, however, investigates the impact of cultural, social, and political factors on language choice within multiethnic communities – each with its own native language - across family, educational, and government domains. Using a mixed-methods approach with questionnaires and in-depth interviews, the study reveals the following findings: (a) Banjar speakers predominantly use the Banjar language at home and in public spaces but shift to Indonesian outside of the household, avoiding other regional language. (b) Members of the Dayak community favor either Banjar or Indonesian over their native language. (c) The Madurese, Bugis, and Minangkabau communities primarily use their native languages at home but prefer Indonesian or Banjar in public settings. (d) Javanese and Sundanese speakers use their native languages domestically but switch to Indonesian or Banjar in external interactions. In educational settings, (a) teachers predominantly use Indonesian for instruction and professional meetings, while (b) students use both Indonesian and Banjar. Within governmental contexts, sub-district employees use Indonesian in informal interactions with guests and Banjar in formal situations. These findings underscore important implications for fostering both local languages and Indonesian within educational and governmental framework.
Fungsi Bahasa dan Sastra melalui Tradisi Manopeng untuk Memperkuat Karakter Kepemimpinan Bangsa Noortyani, Rusma; Rahmawati, Rina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18414

Abstract

Penelitian ini bertujuan memaparkan fungsi bahasa dan sastra melalui tradisi manopeng untuk memperkuat karakter kepemimpinan bangsa. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi berupa rekaman video di youtube Media Center Banjarmasin. Teknik analisis data dilaksanakan dengan empat tahap, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian memaparkan bahwa bahasa dan sastra melalui tradisi manopeng dapat memenuhi fungsi-fungsi berikut. (1) komunikasi efektif, (2) identitas dan persatuan budaya, (3) empati dan pemahaman, (4) nilai etika dan pedoman moral, (5) inspirasi dan visi, dan (6) partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Ringkasnya, bahasa dan sastra dapat memperkuat kepemimpinan bangsa dengan memfasilitasi komunikasi yang efektif, membentuk identitas budaya, mempromosikan nilai-nilai etika, dan menginspirasi kepemimpinan visioner. Pemimpin yang menghargai kekuatan bahasa dan sastra lebih siap untuk terhubung dengan konstituen, membuat keputusan yang tepat, dan memimpin bangsa menuju kemajuan dan kemakmuran.
Multilingualism in Indonesian Literature: A Literary Review from the Perspective of Anthropolinguistics Mu'in, Fatchul; Noortyani, Rusma; Sibarani, Robert
Tradition and Modernity of Humanity Vol. 1 No. 1 (2021): September
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/tmh.v1i1.7186

Abstract

There is an interesting problem to raise, namely the use of unique language symptoms in Indonesian literary works. The uniqueness of language use in Indonesian literary works can be seen from two or more languages in Indonesian literary works. The use of two or more languages is called multilingualism in Indonesian literature. Multilingualism in Indonesian literary works is seen as "the overlapping use of language in Indonesian literature." Using more than one language can interfere with reading fluency for readers who do not come from the same culture. However, if we face literary works with multilingualism phenomena, we must respond and understand them. Duranti (1997: 21) explains that Anthropolinguistics emphasizes language as an expression of people's mindset. Anthropolinguistics views language as a set of cultural applications.
INTERAKSI SOSIAL DALAM NOVEL ``GURU AINI`` KARYA ANDREA HIRATA: SOCIAL INTERACTION IN THE NOVEL ``GURU AINI`` BY ANDREA HIRATA Noor Imamah; Muhammad Rafiek; Rusma Noortyani
LOCANA Vol. 8 No. 2 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i2.352

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan bentuk interaksi sosial yang tersaji pada novel Guru Aini karangan Andrea Hirata. Metode pendekatan yang diaplikasikan pada penelitian ini ialah deskriptif-kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf mengenai penggambaran interaksi sosial. Pengumpulan data dilaksanakan dengan mengaplikasikan teknik dokumentasi. Analisis data dikerjakan dengan menerapkan teknik deskriptif analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi sosial yang termuat pada novel Guru Aini karangan Andrea Hirata dikelompokkan menjadi dua bentuk, yakni interaksi asosiatif dan interaksi disosiatif. Interaksi sosial yang berbentuk asosiatif terwujud melalui tindakan kerja sama (saling membantu) dan akomodasi (kompromi, mediasi, konsiliasi, dan toleransi). Adapun interaksi sosial yang berbentuk disosiatif tercermin melalui tindakan persaingan (kompetisi), pertikaian (perkelahian), dan kontravensi (unjuk rasa, mengejek, menghina, membentak, mengolok-olok, ketidaksetujuan, keraguan, dan ketidaksukaan terhadap orang lain).
Co-Authors Ahsani Taqwiem Ahsani Taqwiem Akbari, Achmad alhudari, Muhammad Alhudari Amima, Sharfina Puteri ANANDA SETIAWAN Andi Muhammad Yahya Arina Fitriana Arum Murdianingsih M.Pd Asdini Sari Asha Cita Puteri Erdanu Atmono, Dwi Aulia Novitasari Auliya, Beby Baseran Nor Cahya, Delfisea Cayu Dahniar, Hestira Chatarina Umbul Wahyuni Cita Puteri Erdanu, Asha Dewi Alfianti Dewi, Dwi Wahyu Candra Disty, Disty Benita Aryannillah Juanta Drike Afreliani Edy Suryanto Ellyn Normelani Endarto Endarto Ersis Warmansyah Abbas Faradina Fatchul Mu'in Fatchul Mu’in Fitriana, Arina Heni Pujiastuti Hestira Cayu Dahniar Husni Mubarak I Nyoman Adi Putra Ikhsan, Muhammad Miftahul Imam, Muhammad Hifzul Indriyani, Ade Ida Jarkani Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumriani Jumriani Kenny, Sekar Luthtiti Khairunnisa Khairunnisa Lita Luthfiyanti Lufianah, Melly M. Arsyad Maghfirah, Alfanida Mahrudin Mahrudin Maryaeni Maryaeni Mira Estitiyanti Moh. Fatah Yasin Mohammad Fatah Yasin Mu'in, Fatchul Muhammad Ilham Muhammad Ilham Muhammad Mulyadi Muhammad Rafiek Muhammad Rafli Haykal Muhammad Wahyudin, Muhammad Muin, Fatchul Mutiani Mutiani Mutiara Khairunnisa Mu’in, Fatchul Mu’in, Fathul Nasir Nayan Ngalimun Ngalimun, Ngalimun Noor Cahaya Noor Fajriah Noor Imamah Nugraheni, Edlin Yanuar Nur Anggia Febrina Parham Saadi Putri, Rizky Febriyani Rahmattullah, Muhammad Rega Praditya Muhammad Noor Asruri Rina Listia Rina Rahmawati, Rina Rizky Amelia Rizky Wiratiffani Robert Sibarani, Robert Rustam Effendi Sabhan Sainul Hermawan Sania Paradila Santana Purba, Harja Selamat Riadi Selamat Riadi Sirajuddin Kamal Syaharuddin Syirmadinah Syirmadinah Syirmadinah Tetep, Dr Triani Widyanti Uswatun Hasanah Wawan Setiawan Wiranda, Nuruddin Wynne, Chelsie Neysa Yukita Haura Anisa Zainuddin Zainuddin Zulkifli Zulkifli