Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Pemahaman Tentang Sengketa Hak Milik Atas Tanah Kepada Masyarakat Di Kelurahan Sukamakmur Pematangsiantar Christian Daniel Hermes; Nainggolan, Rosita; Sitinjak, Humala; Sitinjak, Imman Yusuf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/91r67q08

Abstract

Fenomena sengketa hak milik sangat besar di masyarakat khususnya di Kelurahan Sukamakmur Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar. Peran Dosen Fakultas Hukum sangat di perlukan untuk memberikan pengetahuan hukum terkait dengan sengketa hak milik atas tanah. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah metode diskusi serta pendampingan hukum bagian keperdataan dengan masyarakat langsung. Hasil yang dicapai dalam program PKM ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat Kelurahan Sukamakmur dalam memahami sengketa hak milik atas tanah melalui peran Lembaga Bantuan Hukum Universitas Simalungun dengan cara penyuluhan hukum dengan mekanisme ceramah, diskusi. Meteri ceramah dan diskusi. Disamping itu kegiatan ini dilakukan agar masyarakat memahami dan mengetahui pentingnya kesadaran hukum. Metode yang digunakan dalam pencapaian tujuan tersebut adalah pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi. Metode ini digunakan dalam melakukan pemberdayaan kelompok sasaran seperti kelompok masyarakat, pemuda, dan pemerintah Kelurahan
Implementasi Surat Perjanjian Menurut Hukum Perdata dan Kebiasaan Masyarakat Adat (Desa Cinta Maju Kabupaten Samosir) Sitinjak, Imman Yusuf; Gultom, Sariaman; Hermes , Christian Daniel; Purba, Mariah SM
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3e703e09

Abstract

This community service is because seeing the situation in the area has problems regarding the implementation of the agreement, especially regarding the pawning of agricultural land, the implementation of this service aims to provide understanding, evaluate problems in the community and seek to provide solutions to problems that exist in the community, especially regarding agreements in the village of Cinta Maju, Samosir Regency. The method of implementing community service is carried out in an identical way, namely the lecture and question and answer method, which provides an understanding of the theoretical agreement. With this service activity, it provides a new perspective on the implementation of the agreement in the village. It is also hoped that through this service, the village will become a place for the development of higher education education in the study of problems both in the field of law and in other fields of education
PERAN GURU PPKN DALAM MENCEGAH KENAKALN PESERTA DIDIK DI SMP BINAGUNA TANAH JAWA Saragih, Krissi Wahyuni; Sitinjak, Imman Yusuf; Gultom, Sariaman; Jumpa Ukur; Damanik, Indra Jayanti; Sulfansa Almiza; Sirait, Iuska Roito; Muhammad Arya Ananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3vnte640

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya masalah kenakalan peserta didik di SMP Binaguna Tanah Jawa (2) hambatan yang dialami oleh Guru PPKn dalam menanggulangi Masalah Kenakalan peserta didik di SMP Binaguna Tanah Jawa, (3) peran guru PPKn dalam menanggulangi masalah kenakalan peserta didik di SMP Binaguna Tanah JawaKenakalan peserta didik merupakan perbuatan atau tingkahlaku oleh seorang peserta didik baik secara sendirian maupun secara kelompok yang bersifat melanggar ketentuan-ketentuan hukum, moral, dan sosial yang berlaku di lingkungan sekolah. Bertolak dari itu guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidik mempunyai tugas memberi bantuan dan dorongan, tugas pengawasan dan pembinaan serta tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan peserta didik agar patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat. Guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai penanggung jawab dalam mengontrol setiap aktivitas peserta didik agar tingkahlakunya tidak menyimpang dengan norma-norma yang ada di lingkungan sekolah. Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi pengabdian yang dijadikan objek adalah SMP Binaguna Tanah Jawa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diolah dan diperiksa dengan menggunakan teknik trianggulasi untuk pengecekan keabsahan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, data reduksi, penyajian data dan kesimpulan dan verifikasi data
Pemanfaatan Pekarangan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Dan Gizi Sehat Keluarga Dengan Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur Di Masyarakat Sekitar GMI Banuh Raya Sitinjak, Wahyunita; Sinaga, Roeskani; Linda Reni; Simanjuntak, Romauli; Marbun, Jhonson; Siadari, Martua; Hotman Tuah; Januari Rizky; Sitinjak, Imman Yusuf; Sitinjak, Humala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/d30jwt66

Abstract

Perkarangan rumah merupakan sebidang tanah disekitar rumah, baik itu berada di depan, di samping, maupun di belakang rumah. Pemanfaatan perkarangan rumah sangat penting, karena manfaat yang dapat diambil sangat banyak. Pemanfaatan pekarangan yang baik dapat mendatangkan berbagai manfaat antara lain yaitu sebagai warung, apotek, lumbung hidup dan bank hidup. Perkarangan memiliki potensi dalam penyediaan bahan pangan bagi keluarga, sehingga pengeluaran rumah tangga untuk membeli bahan pangan dapat dikurangi dan meningkatkan pendapatan rumah tangga jika produksi bahan pangan berlimpah terutama sayur-sayuran yang higienis dan sehat bagi keluarga. Penanaman tanaman secara vertikultur dapat menjadi solusi dalam mengatasi lahan sempit. Sistem tanam vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Sistem ini cocok diterapkan di lahan- lahan sempit atau pada pemukiman yang padat penduduk. Teknik vertikultur ini memungkinkan untuk berkebun dengan memanfaatkan tempat secara efisien. Salah satu solusi untuk masyarakat dapat mengembangkan pertanian untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan menanan tanaman secara vertikultur. Secara estetika, tanaman vertikultur berguna sebagai latar belakang yang menyuguhkan pemandangan yang indah dengan berbagai warna. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah agar masyarakat dapat memanfaatan lahan pekarangan yang sempit sebagai penghasil sayur-sayuran yang sehat untuk keluarga dengan budidaya tanaman teknik vertikultur. Kegiatan dilaksanakan di GMI Banuh Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Metode kegiatan ini dengan cara sosialisasi dengan pelatihan dan pamplet serta workshop budidaya tanaman sayuran secara vertikultur dengan peserta ibu- ibu rumah tangga. Tujuan akhir masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sayur- sayuran untuk kebutuhan rumah tangganya, sehingga mengurangi biaya belanja sayur mayur untuk keluarga. Mengingat harga sayur mayur di kota Simalungun tergolong mahal. Hasil kegiatan ini bagi masyarakat yaitu ibu-ibu rumah tangga dan anggota keluarganya dapat menguasai teknik budidaya tanaman sayur secara vertikultur, yang meliputi, persiapan media tanam, persemaian, penanaman, pemeliharaan hama dan penyakit serta panen serta pasca panen
Penguatan Civic Virtue Siswa SMP Negeri 1 Dolok Pardamean melalui Program Pencegahan Perundungan di Sekolah Saragih, Krissi Wahyuni; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf; Suhendar, Aris; Marini, Netty; Damanik, Juliardi; Saragih, Sinta Rahayu; Damanik, Mesi Sarivani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/m3mev943

Abstract

Perundungan (bullying) masih menjadi permasalahan sosial yang mengkhawatirkan di lingkungan sekolah menengah pertama karena berdampak negatif pada psikologis siswa, iklim belajar, dan hubungan sosial di sekolah. Salah satu pendekatan preventif yang dapat dilakukan adalah melalui penguatan civic virtue atau kebajikan kewarganegaraan, yang menekankan pada nilai empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pencegahan perundungan melalui program berbasis civic virtue di SMP Negeri 1 Dolok Pardamean. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 50 siswa, 10 guru, dan perwakilan orang tua. Program dilaksanakan melalui empat tahap: asesmen awal, penyuluhan, pelatihan peer educator, dan deklarasi sekolah ramah anak. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa, dari rata-rata 43% menjadi 85%. Selain itu, terjadi perubahan sikap siswa dalam menginternalisasi nilai empati dan kepedulian sosial. Simpulan dari program ini adalah penguatan civic virtue terbukti efektif dalam mencegah perundungan sekaligus membangun budaya sekolah yang inklusif dan demokratis
PENTINGNYA PENDIDIKAN TENTANG KENAKALAN REMAJA TERHADAP PESERTA DIDIK (SMK TRISAKTI PEMATANGSIANTAR) Sitinjak, Imman Yusuf; Gultom , Sariaman; Sitinjak, Humala; Nainggolan, Rosita; Hermes, Christian Daniel; Purba, Van Lodewijk; Simbolon, Netty Mewahaty; Sitinjak, Wahyunita; Ambarita, Lenny Mutiara; Purba, Ika Rosenta
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32853

Abstract

Dilaksanakan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keilmuan yang dapat digunakan dan diterapkan didalam bermasyarakat oleh para peserta didik, serta mengevaluasi masalah-masalah yang terjadi mengenai kenakalan remaja. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi dan pendalaman ilmu tentang hukum bagaimana perlunya ilmu pengetahuan secara hukum tentang kenakalan remaja. Selain itu pelaksanaan pengabdian ini juga melatih mahasiswa untuk bersosialisasi dengan masyarakat dan melakukan kegiatan nyata untuk meningkatkan karakter peserta didik dan pemahaman kenakalan remaja. Pelaksanaan pengabdian ini yang dilakukan memiliki penyelesaian dan berguna bagi para peserta didik di lingkungan sekolah dan di masyarakat.
IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (PENELITIAN STUDI KASUS PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Matondang, Marhaeni K D.; Silalahi, Tiodora Fermiska; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kendala/permasalahan dalam penerapan standar nasional pendidikan pada tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menerapkan reduksi data, model/penyajian data, dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kendala/permasalahan dalam implementasi delapan standar nasional pendidikan, yaitu: 1. Pergantian kurikulum sekali dalam lima tahun dan tidak disosialisaskan dengan cepat oleh Dinas Pendidikan, 2. Kurikulum yang diimplementasikan pada tingkat sekolah dasar (SD) bervariasi, 3. Penerapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang sangat variatif di setiap sekolah yang mengakibatkan kaburnya skala penilaian pencapaian kompetensi siswa, 4. Guru masih cenderung copy paste untuk menyusun modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), 5. Belum ada Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)/silabus untuk mata pelajaran muatan lokal, 6. Guru belum mampu mendisain media pembelajaran yang innovatif dan kreatif berbasis digitalisasi, 7. Akses internet belum memadai di setiap sekolah, 8. Penentuan kelulusan peserta didik ditentukan oleh pihak sekolah, 9. Pengadaan guru PJOK, guru Agama Kristen, guru Bimbingan dan Konseling (BK), dan guru Seni yang minim pada tingakat sekolah dasar, 10. Masih ada guru yang belum tamatan S-1, dan tidak linier dengan mata pelajaran yang diampuh, 11. Tidak merata pendistribusian sarana dan prasarana sekolah seperti ruangan kelas yang tidak layak pakai, buku paket, alat peraga, perpustakaan, laboratorium IPA, computer, dan Akses internet yang tidak memadai di setiap sekolah untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran, 12. Beberapa kepala sekolah tidak memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan, 13. Sekolah tidak memiliki mitra untuk pengembangan kompetensi guru, kurikulum, dan sarana prasarana sekolah, 14. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang diusulkan kepala sekolah cenderung tidak disetujui dan direvisi oleh Dinas Pendidikan sesuai keinginan mereka, 15. Dana BOS tidak mencukupi untuk pembiayaan operasional sekolah dan Dinas Pendidikan tidak memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk pengelolaan Dana BOS sesuai kebutuhan sekolah, 16. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ikut berperan untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah, 17. Masih banyak guru/sekolah yang belum menguasai indikator dan instrumen penilaian.
PENTINGNYA PENDIDIKAN NORMA DALAM MEMBENTUK MASYARAKAT TAAT HUKUM Sitinjak, Imman Yusuf; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Humala; Nainggolan, Rosita; Hermes, Christian Daniel; Purba, Van Lodewijk; Simbolon, Netty Mewahaty; Sitinjak, Wahyunita; Purba, Ika Rosenta; Damanik1, Pandapotan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42207

Abstract

Dilaksanakan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keilmuan yang dapat digunakan dan diterapkan didalam bermasyarakat, serta mengevaluasi masalah-masalah yang terjadi mengenai norma dan aturan hukum. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi dan pendalaman ilmu tentang hukum bagaimana perlunya ilmu pengetahuan secara umum tentang norma hukum. Pelaksanaan pengabdian ini yang dilakukan memiliki penyelesaian dan berguna bagi para masyarakat untuk menghindari masalah-masalah hukum dan memahami solusi-solusi hukum. Pentingnya mempelajari norma hukum untuk membuat masyarakat lebih taat hukum, dan dapat diimplementasikan kepada seluaruh masayarakat sekitar yang dapat menciptakan masyarakat yang teratur, runkun dan jauh dari perilaku kejahatan di masyarakat.
IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (PENELITIAN STUDI KASUS PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN) Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Matondang, Marhaeni K D.; Silalahi, Tiodora Fermiska; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kendala/permasalahan dalam penerapan standar nasional pendidikan pada tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menerapkan reduksi data, model/penyajian data, dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kendala/permasalahan dalam implementasi delapan standar nasional pendidikan, yaitu: 1. Pergantian kurikulum sekali dalam lima tahun dan tidak disosialisaskan dengan cepat oleh Dinas Pendidikan, 2. Kurikulum yang diimplementasikan pada tingkat sekolah dasar (SD) bervariasi, 3. Penerapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang sangat variatif di setiap sekolah yang mengakibatkan kaburnya skala penilaian pencapaian kompetensi siswa, 4. Guru masih cenderung copy paste untuk menyusun modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), 5. Belum ada Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)/silabus untuk mata pelajaran muatan lokal, 6. Guru belum mampu mendisain media  pembelajaran yang innovatif dan kreatif berbasis digitalisasi, 7. Akses internet belum memadai di setiap sekolah, 8. Penentuan kelulusan peserta didik ditentukan oleh pihak sekolah, 9. Pengadaan guru PJOK, guru Agama Kristen, guru Bimbingan dan Konseling (BK), dan  guru Seni yang minim pada tingakat sekolah dasar, 10. Masih ada guru yang belum tamatan S-1, dan tidak linier dengan mata pelajaran yang diampuh, 11. Tidak merata pendistribusian sarana dan prasarana sekolah seperti ruangan kelas yang tidak layak pakai, buku paket, alat peraga, perpustakaan, laboratorium IPA, computer, dan Akses internet yang tidak memadai di setiap sekolah untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran, 12. Beberapa kepala sekolah tidak memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan, 13. Sekolah tidak memiliki mitra untuk pengembangan kompetensi guru, kurikulum, dan sarana prasarana sekolah, 14. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang diusulkan kepala sekolah cenderung tidak disetujui dan direvisi oleh Dinas Pendidikan sesuai keinginan mereka, 15. Dana BOS tidak mencukupi untuk pembiayaan operasional sekolah dan Dinas Pendidikan tidak memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk pengelolaan Dana BOS sesuai kebutuhan sekolah, 16. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ikut berperan untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah, 17. Masih banyak guru/sekolah yang belum menguasai indikator dan instrumen penilaian.
Obligation to Pay Online Loans: Dissecting the Principles of Debt Legality in the Digital World Pransisto, Johamran; Sitinjak, Humala; Sitinjak, Imman Yusuf; Junaidi, Junaidi; Thio, Ricky; Rohani, Aceng Asnawi
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i2.4372

Abstract

Examining the duty to repay online loans within the framework of debt legality in the digital age, and how successful monitoring and enforcement of laws have been in enforcing online loan rules in Indonesia are the overarching goals of this study. Findings are based on logical viewpoints, critical analysis, and philosophy; the study takes a normative legal stance with analytical descriptive methodologies; it examines pertinent laws and regulations as well as applicable law enforcement activities. In particular, when it comes to dealing with unregistered fintech, the findings reveal a disconnect between current legislation and the efficacy of its oversight. Issues with implementation and enforcement of legislation continue to affect consumer protection and transaction fairness, despite efforts to promote transparency and consumer protection via regulations like Financial Services Authority Regulation Number 77/POJK.01/2016. For better management, this study suggests tightening the regulatory framework and boosting inter-institutional cooperation.
Co-Authors Abu Muna Almaududi Ausat Ambarita, Lenny Mutiara Apriliani, Rizka Aris Suhendar Arvita Netti Sihaloho Arvita Netti Sihaloho, Arvita Netti Berliana Hutajulu Bismar Sibuea DAMANIK, INDRA JAYANTI Damanik, Jendriswandi Damanik, Juliardi Damanik, Mesi Sarivani Damanik1, Pandapotan Dearmina Purba Diawati, Prety Elmas Dwi Ainsyiyah Elmas Dwi Ainsyiyah, Elmas Dwi Fajar, Rosma Farid Wajdi Gultom , Sariaman GULTOM, SARIAMAN Hermans Gavin Hermes , Christian Daniel Hermes, Christian Daniel Hotman Tuah HOTMAN TUAH PURBA Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Hutajulu, Berliana Ida Nadirah Idris Saleh Iuska Roito Sirait Januari Rizky Januari Rizky Jenriswandi Damanik Jhonson Marbun Jumpa Ukur Jumpa Ukur Junaidi Junaidi Krissi Wahyuni Saragih Krissi Wahyuni Saragih Laros Tuhuteru Lenny Mutiara Ambarita Linda Reni Linda Reni Mahasiswa Universitas Simalungun Malau, Pasu Marbun, Jhonson Mariah S M. Purba Mariah SM Purba Marini, Netty Martua Siadari Masdin Saragih Matondang, Marhaeni K D. Mohamad Trio Febriyantoro Muhammad Arya Ananda Muhammad Arya Ananda Mustafa, Fahrina Nainggolan, Rosita Nasution, Annio Indah Lestari Nenny Wida Simaremare Netty Elvan Safitri Simbolon Netty Marini Nita, Rhyka Jessya Novelina Mutiara Sariati Hutapea Novi Silvia Nur Aini Nur Aini Pasu Malau Perdana, Surya Pransisto, Johamran Purba, Dearmina PURBA, IKA ROSENTA Purba, Mariah SM Purba, Van Lodewijk Rabiah, Dewi Rhyka Jessya Nita rohani, aceng asnawi Romauli Simanjuntak Rony Andre CH Naldo Rony Andre CH Naldo Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosma Fajar Saragih, Krissi Wahyuni Saragih, Sinta Rahayu Sariaman Gultom Sariaman Gultom Siadari, Martua Silalahi, Mardin SILALAHI, TIODORA FERMISKA Simanjuntak, Romauli Simbolon, Netty Mewahaty Simbolon, Theresia Oktarani Sinaga, Roeskani Sirait, Iuska Roito Sitanggang, Udin Freddy Sitinjak, Humala Sitinjak, Wahyunita Suandy Predy Saputra Rumahorbo Suhendar, Aris Sulfansa Almiza Sulfansa Almiza suroso, amat Thio, Ricky Tukiyo Tukiyo Wahyunita Sitinjak