Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

CONSUMER LEGAL PROTECTION IN STANDARD AGREEMENTS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW OF CIVIL LAW RESEARCH IN INDONESIA Christian Daniel Hermes; Imman Yusuf Sitinjak
CAKRAWALA: Journal of Citizenship Teaching and Learning Vol 3 No 2 (2025): December
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/bhq25684

Abstract

Standard-form contracts are contractual instruments widely used in relationships between business actors and consumers because they provide efficiency and legal certainty. However, the practice of standard-form contracts often raises issues of legal protection due to the imbalance of bargaining power between the parties. This article aims to systematically analyze the development of studies on consumer legal protection in standard-form contracts based on civil law research in Indonesia. The method employed is a Systematic Literature Review (SLR) by examining national journal articles published during the period 2015–2024 and indexed in Google Scholar, Garuda, and SINTA databases. The literature selection process followed the PRISMA principles and was analyzed using a thematic approach. The findings indicate that research on consumer legal protection in standard-form contracts has increased, yet remains dominated by normative juridical approaches. The most frequently discussed themes include the imbalance of bargaining power, standard clauses that disadvantage consumers, and the limitation of the principle of freedom of contract. Meanwhile, empirical studies and discussions concerning standard-form contracts in digital transactions remain relatively limited. This study concludes that consumer legal protection in standard-form contracts constitutes a structural issue in civil law, requiring the strengthening of empirical approaches and the adaptation of legal frameworks to the dynamics of modern transactions.
Obligation to Pay Online Loans: Dissecting the Principles of Debt Legality in the Digital World Pransisto, Johamran; Sitinjak, Humala; Sitinjak, Imman Yusuf; Junaidi, Junaidi; Thio, Ricky; Rohani, Aceng Asnawi
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i2.4372

Abstract

Examining the duty to repay online loans within the framework of debt legality in the digital age, and how successful monitoring and enforcement of laws have been in enforcing online loan rules in Indonesia are the overarching goals of this study. Findings are based on logical viewpoints, critical analysis, and philosophy; the study takes a normative legal stance with analytical descriptive methodologies; it examines pertinent laws and regulations as well as applicable law enforcement activities. In particular, when it comes to dealing with unregistered fintech, the findings reveal a disconnect between current legislation and the efficacy of its oversight. Issues with implementation and enforcement of legislation continue to affect consumer protection and transaction fairness, despite efforts to promote transparency and consumer protection via regulations like Financial Services Authority Regulation Number 77/POJK.01/2016. For better management, this study suggests tightening the regulatory framework and boosting inter-institutional cooperation.
Settlement of Agricultural Land Mortgage Disputes with Agreements Under Hand in North Sumatra Province Sitinjak, Imman Yusuf; Perdana, Surya; Wajdi, Farid
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i3.5283

Abstract

This study aims to find out why it is necessary to resolve agricultural land mortgage disputes with agreements under hand in North Sumatra Province. The need for dispute resolution is a protection effort for the parties, namely in agricultural land mortgage disputes, when resolving problems and is also a solution to problems if they occur again like today in the future. The research method used is a qualitative research method, with a normative type of research. The research approach is a legislative approach, and a conceptual approach. The sources of research data based on secondary data are laws and regulations, book publications, research, journals and research supporting documents. Literature and documentation data collection tools. The need to resolve agricultural land mortgage disputes with an agreement under hand is due to the legal protection of the interests of the parties which must be prioritized to terminate the legal relationship between the parties in the underhand lien agreement that has been made.
Peningkatan Pendapatan Masyarakat Jemaat Gmi Banuh Raya Melalui Budidaya Lada Perdu Wahyunita Sitinjak; Arvita Netti Sihaloho; Imman Yusuf Sitinjak; Humala Sitinjak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/rhmjnf16

Abstract

Tujuan pengabdian memberikan pembelajaran untuk meningkatkan pendapatan Masyarakat sekitar Desa Banuh Raya, Kecamatan Simalungun dengan mengajak prospek budidaya lada perdu. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 2 (dua) bulan dari bulan Juni sampai dengan bulan Juli 2024 di GMI Banuh Raya, Kabupaten Simalungun Cara pembudidayaan lada perdu ini memang cukup mudah. Cocok ditanam pada pekarangan yang sempit ataupun lahan terbatas. Budidaya lada perdu dapat juga ditanam pada pot ataupun polyback. Prospek dari budidaya lada perdu memang dapat dikatakan bagus dan cerah. Sehingga bisnis budidaya lada perdu ini bisa dijadikan pilihan bisnis yang menjanjikan. Hanya saja belum populer bagi masyarakat umum atau belum sepenuhnya di kenal masyarakat karena kurangnya informasi yang di dapatkan oleh masyarakat itu sendiri. Lada perdu bisa menjadi solusi mengatasi keterbatasan lahan di daerah perkotaan. Sebab lada perdu dapat ditanam di pot atau polybag diteras rumah atau pekarangan. Dengan jarak tanam 1 m x 2 m populasi lada perdu bisa mencapai 5.000 pokok per hektar lahan. Mengingat cara budidaya lada perdu tidak terlalu sulit dan dapat ditanam dipekarangan rumah, di pot dan polyback maka sangat layak dikembangkan di daerah perkotaan sebagai salah satu alternatif usaha penambahan sumber pendapatan keluarga bagi masyarakat. Metode yang dilakukan dengan: Survei, Perencanaan Program, Formulasi Rencana Aksi, Implementasi Program, Evaluasi. Hasil kegiatan ini disambut baik dan sangat direspon oleh kelompok sasaran yaitu masyarakat di sekitar. Sampai saat ini semua bibit lada yang dibagikan kepada kelompok sasaran tumbuh dengan baik dan dirawat oleh masyarakat yang bersangkutan. Demikian juga tidak ada kendala dan masalah yang ditemui sepanjang proses pelaksanaan kegiatan
Sosialisasi Pemahaman Tentang Sengketa Hak Milik Atas Tanah Kepada Masyarakat Di Kelurahan Sukamakmur Pematangsiantar Christian Daniel Hermes; Rosita Nainggolan; Humala Sitinjak; Imman Yusuf Sitinjak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/91r67q08

Abstract

Fenomena sengketa hak milik sangat besar di masyarakat khususnya di Kelurahan Sukamakmur Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar. Peran Dosen Fakultas Hukum sangat di perlukan untuk memberikan pengetahuan hukum terkait dengan sengketa hak milik atas tanah. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah metode diskusi serta pendampingan hukum bagian keperdataan dengan masyarakat langsung. Hasil yang dicapai dalam program PKM ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat Kelurahan Sukamakmur dalam memahami sengketa hak milik atas tanah melalui peran Lembaga Bantuan Hukum Universitas Simalungun dengan cara penyuluhan hukum dengan mekanisme ceramah, diskusi. Meteri ceramah dan diskusi. Disamping itu kegiatan ini dilakukan agar masyarakat memahami dan mengetahui pentingnya kesadaran hukum. Metode yang digunakan dalam pencapaian tujuan tersebut adalah pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi. Metode ini digunakan dalam melakukan pemberdayaan kelompok sasaran seperti kelompok masyarakat, pemuda, dan pemerintah Kelurahan
Implementasi Surat Perjanjian Menurut Hukum Perdata dan Kebiasaan Masyarakat Adat (Desa Cinta Maju Kabupaten Samosir) Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Christian Daniel Hermes; Mariah SM Purba
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3e703e09

Abstract

This community service is because seeing the situation in the area has problems regarding the implementation of the agreement, especially regarding the pawning of agricultural land, the implementation of this service aims to provide understanding, evaluate problems in the community and seek to provide solutions to problems that exist in the community, especially regarding agreements in the village of Cinta Maju, Samosir Regency. The method of implementing community service is carried out in an identical way, namely the lecture and question and answer method, which provides an understanding of the theoretical agreement. With this service activity, it provides a new perspective on the implementation of the agreement in the village. It is also hoped that through this service, the village will become a place for the development of higher education education in the study of problems both in the field of law and in other fields of education
PERAN GURU PPKN DALAM MENCEGAH KENAKALN PESERTA DIDIK DI SMP BINAGUNA TANAH JAWA Krissi Wahyuni Saragih; Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Jumpa Ukur; Indra Jayanti Damanik; Sulfansa Almiza; Iuska Roito Sirait; Muhammad Arya Ananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3vnte640

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui (1) factor - faktor yang menyebabkan terjadinya masalah kenakalan peserta didik di SMP Binaguna Tanah Jawa (2) hambatan yang dialami oleh Guru PPKn dalam menanggulangi Masalah Kenakalan peserta didik di SMP Binaguna Tanah Jawa, (3) peran guru PPKn dalam menanggulangi masalah kenakalan peserta didik di SMP Binaguna Tanah JawaKenakalan peserta didik merupakan perbuatan atau tingkahlaku oleh seorang peserta didik baik secara sendirian maupun secara kelompok yang bersifat melanggar ketentuan - ketentuan hukum, moral, dan sosial yang berlaku di lingkungan sekolah. Bertolak dari itu guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidik mempunyai tugas memberi bantuan dan dorongan, tugas pengawasan dan pembinaan serta tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan peserta didik agar patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat. Guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai penanggung jawab dalam mengontrol setiap aktivitas peserta didik agar tingkahlakunya tidak menyimpang dengan norma-norma yang ada di lingkungan sekolah. Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi pengabdian yang dijadikan objek adalah SMP Binaguna Tanah Jawa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diolah dan diperiksa dengan menggunakan teknik trianggulasi untuk pengecekan keabsahan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, data reduksi, penyajian data dan kesimpulan dan verifikasi data
Pemanfaatan Pekarangan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Dan Gizi Sehat Keluarga Dengan Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur Di Masyarakat Sekitar GMI Banuh Raya Wahyunita Sitinjak; Roeskani Sinaga; Linda Reni; Romauli Simanjuntak; Jhonson Marbun; Martua Siadari; Hotman Tuah; Januari Rizky; Imman Yusuf Sitinjak; Humala Sitinjak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/d30jwt66

Abstract

Perkarangan rumah merupakan sebidang tanah disekitar rumah, baik itu berada di depan, di samping, maupun di belakang rumah. Pemanfaatan perkarangan rumah sangat penting, karena manfaat yang dapat diambil sangat banyak. Pemanfaatan pekarangan yang baik dapat mendatangkan berbagai manfaat antara lain yaitu sebagai warung, apotek, lumbung hidup dan bank hidup. Perkarangan memiliki potensi dalam penyediaan bahan pangan bagi keluarga, sehingga pengeluaran rumah tangga untuk membeli bahan pangan dapat dikurangi dan meningkatkan pendapatan rumah tangga jika produksi bahan pangan berlimpah terutama sayur-sayuran yang higienis dan sehat bagi keluarga. Penanaman tanaman secara vertikultur dapat menjadi solusi dalam mengatasi lahan sempit. Sistem tanam vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Sistem ini cocok diterapkan di lahan- lahan sempit atau pada pemukiman yang padat penduduk. Teknik vertikultur ini memungkinkan untuk berkebun dengan memanfaatkan tempat secara efisien. Salah satu solusi untuk masyarakat dapat mengembangkan pertanian untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan menanan tanaman secara vertikultur. Secara estetika, tanaman vertikultur berguna sebagai latar belakang yang menyuguhkan pemandangan yang indah dengan berbagai warna. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah agar masyarakat dapat memanfaatan lahan pekarangan yang sempit sebagai penghasil sayur-sayuran yang sehat untuk keluarga dengan budidaya tanaman teknik vertikultur. Kegiatan dilaksanakan di GMI Banuh Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Metode kegiatan ini dengan cara sosialisasi dengan pelatihan dan pamplet serta workshop budidaya tanaman sayuran secara vertikultur dengan peserta ibu- ibu rumah tangga. Tujuan akhir masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sayur- sayuran untuk kebutuhan rumah tangganya, sehingga mengurangi biaya belanja sayur mayur untuk keluarga. Mengingat harga sayur mayur di kota Simalungun tergolong mahal. Hasil kegiatan ini bagi masyarakat yaitu ibu-ibu rumah tangga dan anggota keluarganya dapat menguasai teknik budidaya tanaman sayur secara vertikultur, yang meliputi, persiapan media tanam, persemaian, penanaman, pemeliharaan hama dan penyakit serta panen serta pasca panen
Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Hukum Tentang Kenakalan Remaja Sejak Dini Bagi Peserta Didik Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Krissi Wahyuni; Aris Suhendar; Christian Daniel Hermes; Netty Mewahaty Simbolon; Wahyunita Sitinjak; Mardin Silalahi; Johan Alfred Sarades Silalahi; Humala Sitinjak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/gtz0r260

Abstract

Dilaksanakan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi, pemahaman dan keilmuan yang dapat digunakan dan diterapkan di masyarakat oleh peserta didik, serta mengevaluasi masalah-masalah yang terjadi mengenai kenakalan remaja dan aturan hukum.Kegiatan pengabdian dilakukan melalui sosialisasi berbentuk metode ceramah, dengan memberikan materi dan diskusi serta tanya jawab. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi dan pendalaman ilmu tentang hukum bagaimana perlunya ilmu pengetahuan secara umum tentang kenakalan remaja. Pelaksanaan pengabdian ini yang dilakukan memiliki penyelesaian dan berguna bagi para masyarakat untuk menghindari masalah-masalah hukum dan memahami solusi-solusi hukum. Pentingnya pengetahuan hukum tentang kenakalan remaja bagi peserta didik, dapat diimplementasikan kepada seluruh masyarakat sekitar bahwa kenakalan remaja merupakan perilaku buruk yang harus dirubah dan dihilangkan pada kalangan peserta didik, guna menciptakan masyarakat yang teratur, rukun dan jauh dari perilaku kejahatan di masyarakat
ASPEK HUKUM AKIBAT WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI MENURUT K.U.H.PERDATA Humala Sitinjak; Imman Yusuf Sitinjak
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/rwy6ht34

Abstract

Dalam suatu perjanjian yang dibuat oleh para pihak menuntut surat perjanjian harus dilaksanakan dengan suatu itikad yang baik sebagai wujud dari suatu perjanjian. Namun biasanya debitur (pembeli) yang selalu ingkar janji terhadap suatu perjanjian (wanprestasi) terhadap suatu kewajiban. Sehingga dengan wanprestasi yang dibuat oleh debitur terjadilah sengketa perdata. Perbuatan wanprestasi akan mengakibatkan perbuatan hukum, sehingga kreditur dapat menggugat debitur untuk menuntut hak-haknya sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Metode yang digunakan penulis dalam pembahasan ini, yaitu metode penelitian juridis normatif dangan jenis penelitian kualitatif. Peneliti melakukan research studi dengan cara studi pustaka yaitu Pada penelitian ini digunakan dengan cara membaca buku-buku dan pakar hukum dan peraturan/Undang-undang untuk membahas masalah penulisan sesuai dengan teori dan dasar hukum. Pelaksanaan Perjanjian jual beli sudah dilahirkan pada detik tercapainya sepakat mengenai barang dan harga. Begitu kedua pihak sudah setuju tentang barang dan harga, maka lahirlah perjanjian jual beli yang sah. Dengan demikian hak dari penjual (kreditur) adalah menerima harga jual dari barangnya dan sebaliknya menjadi kewajiban dari pembeli (debitur), sedangkan kewajiban penjual (kreditur) menyerahkan barang (obyek) jual beli sebagai hak dari pembeli (debitur). Akibat hukum dari perbuatan wanprestasi bagi si debitur adalah membayar kerugian yang diderita oleh penjual (kreditur) dan menanggung resiko atas peristiwa obyek perjanjian apabila terjadi selama belum lunas serta membayar biaya perkara bila sampai di Pengadilan. Penyelesaian wanprestasi atas perjanjian jual beli dilakukan terlebih dahulu dengan suatu perdamaian, tetapi bila jalan perdamaian tidak dapat diselesaikan maka Hakim di pengadilan yang memutuskan sesuai dengan hukum dan keyakinan Hakim setelah mendapat putusan yang tetap..
Co-Authors Ambarita, Lenny Mutiara Apriliani, Rizka Aris Suhendar Aris Suhendar Arvita Netti Sihaloho Arvita Netti Sihaloho, Arvita Netti Berliana Hutajulu Bismar Sibuea DAMANIK, INDRA JAYANTI Damanik, Jendriswandi Damanik, Juliardi Damanik, Mesi Sarivani Dearmina Purba Dewi Rabiah Diawati, Prety Elmas Dwi Ainsyiyah Elmas Dwi Ainsyiyah, Elmas Dwi Fajar, Rosma Farid Wajdi Gultom , Sariaman GULTOM, SARIAMAN Hermans Gavin Hermes , Christian Daniel Hermes, Christian Daniel Hotman Tuah HOTMAN TUAH PURBA Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Hutajulu, Berliana Ida Nadirah Idris Saleh Ika Rosenta Purba Iuska Roito Sirait Januari Rizky Januari Rizky Jenriswandi Damanik Jhonson Marbun Johan Alfred Sarades Silalahi Jumpa Ukur Jumpa Ukur Junaidi Junaidi Krissi Wahyuni Krissi Wahyuni Saragih Krissi Wahyuni Saragih Laros Tuhuteru Lenny Mutiara Ambarita Linda Reni Linda Reni Mahasiswa Universitas Simalungun Malau, Pasu Marbun, Jhonson Mardin Silalahi Marhaeni K D. Matondang Mariah S M. Purba Mariah S M. Purba Mariah SM Purba Marini, Netty Martua Siadari Masdin Saragih Matondang, Marhaeni K D. Mohamad Trio Febriyantoro Muhammad Arya Ananda Muhammad Arya Ananda Mustafa, Fahrina Nainggolan, Rosita Nasution, Annio Indah Lestari Nenny Wida Simaremare Nenny Wida Simaremare Netty Elvan Safitri Simbolon Netty Elvan Safitri Simbolon Netty Marini Netty Mewahaty Simbolon Nita, Rhyka Jessya Novelina Mutiara Sariati Hutapea Novi Silvia Novi Silvia Nur Aini Nur Aini Pandapotan Damanik Pasu Malau Perdana, Surya Pransisto, Johamran Purba, Dearmina PURBA, IKA ROSENTA Purba, Mariah SM Purba, Van Lodewijk Rabiah, Dewi Rhyka Jessya Nita Rizka Apriliani rohani, aceng asnawi Romauli Simanjuntak Rony Andre CH Naldo Rony Andre CH Naldo Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosma Fajar Saragih, Krissi Wahyuni Saragih, Sinta Rahayu Sariaman Gultom Sariaman Gultom Siadari, Martua Silalahi, Johan Alfred Sarades Silalahi, Mardin SILALAHI, TIODORA FERMISKA Simanjuntak, Romauli Simbolon, Netty Mewahaty Simbolon, Theresia Oktarani Sinaga, Roeskani Sirait, Iuska Roito Sitanggang, Udin Freddy Sitinjak, Humala Sitinjak, Wahyunita Suandy Predy Saputra Rumahorbo Suandy Predy Saputra Rumahorbo Suhendar, Aris Sulfansa Almiza Sulfansa Almiza suroso, amat Thio, Ricky TIODORA FERMISKA SILALAHI Tukiyo Tukiyo Van Lodewijk Purba Wahyuni, Krissi Wahyunita Sitinjak