Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Pekarangan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Dan Gizi Sehat Keluarga Dengan Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur Di Masyarakat Sekitar GMI Banuh Raya Wahyunita Sitinjak; Roeskani Sinaga; Linda Reni; Romauli Simanjuntak; Jhonson Marbun; Martua Siadari; Hotman Tuah; Januari Rizky; Imman Yusuf Sitinjak; Humala Sitinjak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/d30jwt66

Abstract

Perkarangan rumah merupakan sebidang tanah disekitar rumah, baik itu berada di depan, di samping, maupun di belakang rumah. Pemanfaatan perkarangan rumah sangat penting, karena manfaat yang dapat diambil sangat banyak. Pemanfaatan pekarangan yang baik dapat mendatangkan berbagai manfaat antara lain yaitu sebagai warung, apotek, lumbung hidup dan bank hidup. Perkarangan memiliki potensi dalam penyediaan bahan pangan bagi keluarga, sehingga pengeluaran rumah tangga untuk membeli bahan pangan dapat dikurangi dan meningkatkan pendapatan rumah tangga jika produksi bahan pangan berlimpah terutama sayur-sayuran yang higienis dan sehat bagi keluarga. Penanaman tanaman secara vertikultur dapat menjadi solusi dalam mengatasi lahan sempit. Sistem tanam vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Sistem ini cocok diterapkan di lahan- lahan sempit atau pada pemukiman yang padat penduduk. Teknik vertikultur ini memungkinkan untuk berkebun dengan memanfaatkan tempat secara efisien. Salah satu solusi untuk masyarakat dapat mengembangkan pertanian untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan menanan tanaman secara vertikultur. Secara estetika, tanaman vertikultur berguna sebagai latar belakang yang menyuguhkan pemandangan yang indah dengan berbagai warna. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah agar masyarakat dapat memanfaatan lahan pekarangan yang sempit sebagai penghasil sayur-sayuran yang sehat untuk keluarga dengan budidaya tanaman teknik vertikultur. Kegiatan dilaksanakan di GMI Banuh Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Metode kegiatan ini dengan cara sosialisasi dengan pelatihan dan pamplet serta workshop budidaya tanaman sayuran secara vertikultur dengan peserta ibu- ibu rumah tangga. Tujuan akhir masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sayur- sayuran untuk kebutuhan rumah tangganya, sehingga mengurangi biaya belanja sayur mayur untuk keluarga. Mengingat harga sayur mayur di kota Simalungun tergolong mahal. Hasil kegiatan ini bagi masyarakat yaitu ibu-ibu rumah tangga dan anggota keluarganya dapat menguasai teknik budidaya tanaman sayur secara vertikultur, yang meliputi, persiapan media tanam, persemaian, penanaman, pemeliharaan hama dan penyakit serta panen serta pasca panen
UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN PPKN MELALUI PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR DI SMP SWASTA BINAGUNA TANAH JAWA KABUPATEN SIMALUNGUN T.P 2021.2022 Mariah S M. Purba; Imman Yusuf Sitinjak; Jumpa Ukur; Rony Andre CH Naldo; Suandy Predy Saputra Rumahorbo
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2023): Vol 4 No. 2 Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/pvgng229

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pendidikan PPKN di SMP Swasta Bina Guna Tanah jawa Kabupaten Simalungun dan untuk mengetahui upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan PPKN di SMP Swasta Bina Guna Tanah Jawa Kabupaten Simalungun T.P 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verisifikasi data/menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kualitas pendidikan PPKN di SMP Swasta Bina Guna Tanah jawa Kabupaten simalungun sudah cukup baik sehingga tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan PPKN dapat berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan Nasional. Pendidikan kewarganegaraan pada dasarnya ujung tombak untuk membangun karakter bangsa tentunya dengan kolaborasi antara Guru dan Mahasiswa yang melaksanakan program Asistensi mengajar untuk meningkatkan kualitas Pendidikan PPKN, dengan demikian maka dapat menghasilan pembelajaran berkualitas dengan membimbing peserta didik yang mampu berdaya saing tinggi baik di tingkat nasional maupun internasional. Upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan PPKN di SMP Swasta Bina Guna dengan menggunakan seluruh sarana dan prasarana yang tersedia untuk menumbuhkan minat belajar yang tinggi diantara peserta didik
PERANAN TATA TERTIB SEKOLAH SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN MORAL UNTUK DISIPLIN PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 13 PEMATANGSIANTAR T.P. 2021/2022 Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Jumpa Ukur; Krissi Wahyuni Saragih; Rabiah, Dewi
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2023): Vol 4 No. 2 Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xkmt8j50

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tata tertib sekolah, bagaimana Peranan Tata Tertib sekolah terhadap kedisiplinan siswa, serta apakah Guru pendidikan pancasila berperan penting dalam mendidik moral dan menanamkan kedisplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan conclusion atau verisifikasi data/menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa Penerapan tata tertib menjadi poin aturan yang menertibkan siswa di sekolah. Sedangkan peran guru sebagai pengawas, guru mengawasi siswa untuk meyakinkan bahwa semua peraturan tata tertib sekolah dapat terlaksana dengan baik dan dipatuhi oleh siswa. Mengawasi semua kegiatan atau tindakan siswa terutama di lingkungan sekolah
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBENTUK BUDI PEKERTI DAN ETIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 DOLOK MERAWAN Sariaman Gultom; Krissi Wahyuni Saragih; Imman Yusuf Sitinjak; Apriliani, Rizka
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2024): Vol 5 No. 1 April 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8d4kec35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam membentuk budi pekerti dan etika peserta didik serta untuk mengetahui langkah dan strategi pembentukan karakter peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Dolok Merawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif, alat pengumpulan data dan analisis data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta angket yang dilakukan dengan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Dolok Merawan. Peran guru dalam membentuk budi pekerti peserta didik kelas yaitu guru bukan hanya pengajar, tetapi juga model perilaku dan teladan bagi siswa, guru juga bertanggung jawab untuk menyediakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan karakter positif, melalui pembelajaran yang menekankan pada diskusi, refleksi, dan pengalaman nyata. Beberapa langkah dan strategi pembentukan karakter peserta didik seperti diskusi dan refleksi, keteladanan pribadi, proyek kolaboratif, penghargaan dan pengakuan, pembelajaran kontekstual dan berbasis masalah. Sementara itu, strategi pembentukan karakter dilakukan denganĀ  mengintegrasikan pembelajaran budi pekerti dan etika dalam kurikulum, memberikan contoh positif dari guru dan staff sekolah, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang mempromosikan nilai-nilai seperti kepemimpinan dan kerjasama, serta memberikan ruang untuk refleksi diri dan diskusi tentang nilai-nilai yang diinginkan
MANFAAT MORAL REASONING DALAM PENINGKATAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS XI TKJ TRISAKTI PEMATANGSIANTAR TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Krissi Wahyuni Saragih; Imman Yusuf Sitinjak; Christian Daniel Hermes; Netty Elvan Safitri Simbolon
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2024): Vol 5 No. 1 April 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/z1w7ae30

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat moral reasoning dalam peningkatan karakter peserta didik melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di kelas XI TKJ TRISAKTI Pematangsiantar serta untuk mengetahui upaya penerapan moral reasoning terhadap materi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada peserta didik di kelas XI TKJ TRISAKTI Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif, alat pengumpulan data dan analisis data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta angket yang dilakukan dengan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) TRISAKTI Pematangsiantar. Pembelajaran moral reasoning dalam penigkatan karakter di kelas XI TKJ TRISAKTI sangat penting bagi peserta didik dan sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik. oleh karena itu, penggunaan metode pembelajaran moral reasoning dapat menjadi alternatif yang tepat untuk membantu meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran peserta didik, serta membantu membangun karakter peserta didik yang bermoral dan beretika. Penerapan moral reasoning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai pendidikan nilai-moral bertujuan untuk membentuk kepribadian siswa agar memiliki jati diri dan penerapan pembelajaran moral reasoning untuk membentuk Moralitas dan Karakter Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran. Tujuannya membentuk moralitas dan karakter siswa
PERANAN NORMA-NORMA DALAM MEMBENTUK SIKAP BERKARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH SMK TRISAKTI PEMATANGSIANTAR Sariaman Gultom; Imman Yusuf Sitinjak; Novi Silvia
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2024): Vol 5 No. 2 Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ak312e67

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk Untuk mengetahui perlunya mempelajari norma-norma bagi peserta didik serta untuk mengetahui peranan norma - norma dalam membentuk sikap berkarakter peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan pendekatan penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, lokasi penelitian di sekolah Pematang Siantar. Perlunya mempelajari norma-norma bagi peserta didik adalah untuk membentuk karakter yang baik, memiliki etika dan moral yang baik yang dapat dilaksanakan dan dilakukan dikehidupan sehari-hari bukan hanya dilakukan dilingkungan sekolah namun juga dalam bermasyarakat. Peranan norma-norma dalam membentuk sikap berkarakter peserta didik adalah untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memberi keputusan atau bertingkah laku. Penumbuhan kesadaran peserta didik sebagai peningkatan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah norma yang dapat membiasakan peserta didik dalam melakukan kegiatan yang positif. Pendidikan sebagai cara pendidik dalam memberikan respon kepada peserta didik baik di kelas maupun di luar kelas,dengan melakukan pembelajaran yang menyenangkan
ASPEK PERJANJIAN SEWA RUMAH DENGAN KESEPAKATAN LISAN Sitinjak, Imman Yusuf; Hermes, Christian Daniel; Simbolon, Netty Mewahaty; Nainggolan, Rosita; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Humala
Collegium Studiosum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Collegium Studiosum Journal
Publisher : LPPM STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/csj.v8i1.1696

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bila terjadi wanprestasi sewa menyewa rumah oleh pemberi sewa. perjanjian dibuat secara lisan dan hanya dibuktikan dengan bukti bayar sewa yaitu nota bon, siapa yang dapat membuktikan bahwa ada hak daan kewajiban dari para pihak yang harus dipenuhi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan pendekatan penelitian normatif. Metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggabungkan hasil data yang diambil dari pengumpulan data dan dihubungkan untuk mendapatkan jawaban dari hasil penelitian. Bila terjadi wanprestasi atas perjanjian sewa rumah yang dibuat dengan kesepakatan lisan, maka akan ada pihak yang dirugikan terutama pihak penyewa jika wanprestasi nantinya terjadi dari pemberi sewa. Maka dari itu perlunya kesepakatan tertulis baik itu dibuat dibawah tangan oleh para pihak untuk melindungi hak dan kewajiban masing-masing pihak dalam sewa menyewa rumah
Penguatan Kewarganegaraan Ekologis melalui Pembelajaran PPKn untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Siswa di SMP Negeri 1 Dolok Pardamean Saragih, Krissi Wahyuni; Sariaman Gultom; Imman Yusuf Sitinjak; Aris Suhendar; Netty Marini
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 5 No. 1 (2025): Call for Paper Mei 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v5i1.6395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dapat digunakan sebagai media untuk menginternalisasikan nilai-nilai kewarganegaraan ekologis guna meningkatkan kepedulian lingkungan siswa di SMP Negeri 1 Dolok Pardamean. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru PPKn, siswa kelas VIII, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengintegrasikan nilai-nilai kewarganegaraan ekologis dalam pembelajaran PPKn melalui pendekatan kontekstual, metode diskusi, dan proyek mini yang mengaitkan materi pelajaran dengan isu lingkungan lokal. Dari hasil angket yang disebarkan kepada 30 siswa, sebanyak 70% menyatakan adanya peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan, 60% mulai aktif menjaga kebersihan lingkungan sekolah, dan 50% mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Secara kognitif, afektif, dan psikomotorik, siswa menunjukkan perubahan positif dalam sikap dan perilaku terhadap lingkungan. Temuan ini memperkuat gagasan bahwa pembelajaran PPKn dapat berfungsi sebagai sarana efektif dalam penguatan karakter ekologis siswa. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan pemahaman guru dan sarana pembelajaran masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan kelembagaan dan penguatan kapasitas guru untuk mengoptimalkan integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum kewarganegaraan.
Penguatan Civic Virtue Siswa SMP Negeri 1 Dolok Pardamean melalui Program Pencegahan Perundungan di Sekolah Saragih, Krissi Wahyuni; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf; Suhendar, Aris; Marini, Netty; Damanik, Juliardi; Saragih, Sinta Rahayu; Damanik, Mesi Sarivani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/m3mev943

Abstract

Perundungan (bullying) masih menjadi permasalahan sosial yang mengkhawatirkan di lingkungan sekolah menengah pertama karena berdampak negatif pada psikologis siswa, iklim belajar, dan hubungan sosial di sekolah. Salah satu pendekatan preventif yang dapat dilakukan adalah melalui penguatan civic virtue atau kebajikan kewarganegaraan, yang menekankan pada nilai empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pencegahan perundungan melalui program berbasis civic virtue di SMP Negeri 1 Dolok Pardamean. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 50 siswa, 10 guru, dan perwakilan orang tua. Program dilaksanakan melalui empat tahap: asesmen awal, penyuluhan, pelatihan peer educator, dan deklarasi sekolah ramah anak. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa, dari rata-rata 43% menjadi 85%. Selain itu, terjadi perubahan sikap siswa dalam menginternalisasi nilai empati dan kepedulian sosial. Simpulan dari program ini adalah penguatan civic virtue terbukti efektif dalam mencegah perundungan sekaligus membangun budaya sekolah yang inklusif dan demokratis
Peningkatan Pendapatan Masyarakat Jemaat Gmi Banuh Raya Melalui Budidaya Lada Perdu Sitinjak, Wahyunita; Sihaloho, Arvita Netti; Sitinjak, Imman Yusuf; Sitinjak, Humala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/rhmjnf16

Abstract

Tujuan pengabdian memberikan pembelajaran untuk meningkatkan pendapatan Masyarakat sekitar Desa Banuh Raya, Kecamatan Simalungun dengan mengajak prospek budidaya lada perdu. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 2 (dua) bulan dari bulan Juni sampai dengan bulan Juli 2024 di GMI Banuh Raya, Kabupaten Simalungun Cara pembudidayaan lada perdu ini memang cukup mudah. Cocok ditanam pada pekarangan yang sempit ataupun lahan terbatas. Budidaya lada perdu dapat juga ditanam pada pot ataupun polyback. Prospek dari budidaya lada perdu memang dapat dikatakan bagus dan cerah. Sehingga bisnis budidaya lada perdu ini bisa dijadikan pilihan bisnis yang menjanjikan. Hanya saja belum populer bagi masyarakat umum atau belum sepenuhnya di kenal masyarakat karena kurangnya informasi yang di dapatkan oleh masyarakat itu sendiri. Lada perdu bisa menjadi solusi mengatasi keterbatasan lahan di daerah perkotaan. Sebab lada perdu dapat ditanam di pot atau polybag diteras rumah atau pekarangan. Dengan jarak tanam 1 m x 2 m populasi lada perdu bisa mencapai 5.000 pokok per hektar lahan. Mengingat cara budidaya lada perdu tidak terlalu sulit dan dapat ditanam dipekarangan rumah, di pot dan polyback maka sangat layak dikembangkan di daerah perkotaan sebagai salah satu alternatif usaha penambahan sumber pendapatan keluarga bagi masyarakat. Metode yang dilakukan dengan: Survei, Perencanaan Program, Formulasi Rencana Aksi, Implementasi Program, Evaluasi. Hasil kegiatan ini disambut baik dan sangat direspon oleh kelompok sasaran yaitu masyarakat di sekitar. Sampai saat ini semua bibit lada yang dibagikan kepada kelompok sasaran tumbuh dengan baik dan dirawat oleh masyarakat yang bersangkutan. Demikian juga tidak ada kendala dan masalah yang ditemui sepanjang proses pelaksanaan kegiatan
Co-Authors Abu Muna Almaududi Ausat Ambarita, Lenny Mutiara Apriliani, Rizka Aris Suhendar Arvita Netti Sihaloho Arvita Netti Sihaloho, Arvita Netti Berliana Hutajulu Bismar Sibuea DAMANIK, INDRA JAYANTI Damanik, Jendriswandi Damanik, Juliardi Damanik, Mesi Sarivani Damanik1, Pandapotan Dearmina Purba Diawati, Prety Elmas Dwi Ainsyiyah Elmas Dwi Ainsyiyah, Elmas Dwi Fajar, Rosma Farid Wajdi Gultom , Sariaman GULTOM, SARIAMAN Hermans Gavin Hermes , Christian Daniel Hermes, Christian Daniel Hotman Tuah HOTMAN TUAH PURBA Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Hutajulu, Berliana Ida Nadirah Idris Saleh Iuska Roito Sirait Januari Rizky Januari Rizky Jenriswandi Damanik Jhonson Marbun Jumpa Ukur Jumpa Ukur Junaidi Junaidi Krissi Wahyuni Saragih Krissi Wahyuni Saragih Laros Tuhuteru Lenny Mutiara Ambarita Linda Reni Linda Reni Mahasiswa Universitas Simalungun Malau, Pasu Marbun, Jhonson Mariah S M. Purba Mariah SM Purba Marini, Netty Martua Siadari Masdin Saragih Matondang, Marhaeni K D. Mohamad Trio Febriyantoro Muhammad Arya Ananda Muhammad Arya Ananda Mustafa, Fahrina Nainggolan, Rosita Nasution, Annio Indah Lestari Nenny Wida Simaremare Netty Elvan Safitri Simbolon Netty Marini Nita, Rhyka Jessya Novelina Mutiara Sariati Hutapea Novi Silvia Nur Aini Nur Aini Pasu Malau Perdana, Surya Pransisto, Johamran Purba, Dearmina PURBA, IKA ROSENTA Purba, Mariah SM Purba, Van Lodewijk Rabiah, Dewi Rhyka Jessya Nita rohani, aceng asnawi Romauli Simanjuntak Rony Andre CH Naldo Rony Andre CH Naldo Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosma Fajar Saragih, Krissi Wahyuni Saragih, Sinta Rahayu Sariaman Gultom Sariaman Gultom Siadari, Martua Silalahi, Mardin SILALAHI, TIODORA FERMISKA Simanjuntak, Romauli Simbolon, Netty Mewahaty Simbolon, Theresia Oktarani Sinaga, Roeskani Sirait, Iuska Roito Sitanggang, Udin Freddy Sitinjak, Humala Sitinjak, Wahyunita Suandy Predy Saputra Rumahorbo Suhendar, Aris Sulfansa Almiza Sulfansa Almiza suroso, amat Thio, Ricky Tukiyo Tukiyo Wahyunita Sitinjak