Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

EFEKTIVITAS KANTOR DESA NAGORI BUNTU TURUNAN DALAM MEMAJUKAN KEGIATAN DESA SELAMA PENDEMI COVID -19 Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Humala Sitinjak; Rosita Nainggolan; Nenny Wida Simaremare
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/cj9tze86

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan Kantor Desa dalam memajukan kegiatan Desa Nagori Buntu Turunan Selama Pendemi Covid-19. Untuk mengetahui kendala yang dihadapi Kantor Desa dalam memajukan kegiatan Desa Nagori Buntu dan mengetahui cara penyelesaian kendala yang dihadapi dalam memajukan kegiatan Desa Nagori Buntu Turunan Selama Pendemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan conclusion atau verisifikasi data/menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa Begitupun di Desa Nagori Buntu Turunan yang mengharapkan adanya perubahan yang lebih baik untuk kepentingan bersama. Oleh karena itu desa buntu turunan melakukan berbagai kegiatan dengan tujuan yang lebih baik yang dapat mensejahterakan masyarakat desa buntu turunan. Akan tetapi dari setiap kegiatan yang dilaksanakan ada kendala yang ditemukan yaitu antusias warga kurang dalam setiap kegiatan desa. Pihak kantor desa mengupayakan agar setiap warga ikut turut berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang diprogramkan.
UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN PPKN MELALUI PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR DI SMP SWASTA BINAGUNA TANAH JAWA KABUPATEN SIMALUNGUN T.P 2021.2022 Mariah S M. Purba; Imman Yusuf Sitinjak; Jumpa Ukur; Rony Andre CH Naldo; Suandy Predy Saputra Rumahorbo
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/pvgng229

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pendidikan PPKN di SMP Swasta Bina Guna Tanah jawa Kabupaten Simalungun dan untuk mengetahui upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan PPKN di SMP Swasta Bina Guna Tanah Jawa Kabupaten Simalungun T.P 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verisifikasi data/menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kualitas pendidikan PPKN di SMP Swasta Bina Guna Tanah jawa Kabupaten simalungun sudah cukup baik sehingga tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan PPKN dapat berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan Nasional. Pendidikan kewarganegaraan pada dasarnya ujung tombak untuk membangun karakter bangsa tentunya dengan kolaborasi antara Guru dan Mahasiswa yang melaksanakan program Asistensi mengajar untuk meningkatkan kualitas Pendidikan PPKN, dengan demikian maka dapat menghasilan pembelajaran berkualitas dengan membimbing peserta didik yang mampu berdaya saing tinggi baik di tingkat nasional maupun internasional. Upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan PPKN di SMP Swasta Bina Guna dengan menggunakan seluruh sarana dan prasarana yang tersedia untuk menumbuhkan minat belajar yang tinggi diantara peserta didik.
PERANAN TATA TERTIB SEKOLAH SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN MORAL UNTUK DISIPLIN PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 13 PEMATANGSIANTAR T.P. 2021/2022 Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Jumpa Ukur; Krissi Wahyuni Saragih; Dewi Rabiah
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xkmt8j50

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tata tertib sekolah, bagaimana Peranan Tata Tertib sekolah terhadap kedisiplinan siswa, serta apakah Guru pendidikan pancasila berperan penting dalam mendidik moral dan menanamkan kedisplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan conclusion atau verisifikasi data/menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa Penerapan tata tertib menjadi poin aturan yang menertibkan siswa di sekolah. Sedangkan peran guru sebagai pengawas, guru mengawasi siswa untuk meyakinkan bahwa semua peraturan tata tertib sekolah dapat terlaksana dengan baik dan dipatuhi oleh siswa. Mengawasi semua kegiatan atau tindakan siswa terutama di lingkungan sekolah.
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBENTUK BUDI PEKERTI DAN ETIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 DOLOK MERAWAN Sariaman Gultom; Krissi Wahyuni Saragih; Imman Yusuf Sitinjak; Rizka Apriliani
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8d4kec35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam membentuk budi pekerti dan etika peserta didik serta untuk mengetahui langkah dan strategi pembentukan karakter peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Dolok Merawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif, alat pengumpulan data dan analisis data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta angket yang dilakukan dengan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Dolok Merawan. Peran guru dalam membentuk budi pekerti peserta didik kelas yaitu guru bukan hanya pengajar, tetapi juga model perilaku dan teladan bagi siswa, guru juga bertanggung jawab untuk menyediakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan karakter positif, melalui pembelajaran yang menekankan pada diskusi, refleksi, dan pengalaman nyata. Beberapa langkah dan strategi pembentukan karakter peserta didik seperti diskusi dan refleksi, keteladanan pribadi, proyek kolaboratif, penghargaan dan pengakuan, pembelajaran kontekstual dan berbasis masalah. Sementara itu, strategi pembentukan karakter dilakukan dengan mengintegrasikan pembelajaran budi pekerti dan etika dalam kurikulum, memberikan contoh positif dari guru dan staff sekolah, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang mempromosikan nilai-nilai seperti kepemimpinan dan kerjasama, serta memberikan ruang untuk refleksi diri dan diskusi tentang nilai-nilai yang diinginkan.
MANFAAT MORAL REASONING DALAM PENINGKATAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS XI TKJ TRISAKTI PEMATANGSIANTAR TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Krissi Wahyuni Saragih; Imman Yusuf Sitinjak; Christian Daniel Hermes; Netty Elvan Safitri Simbolon
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/z1w7ae30

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat moral reasoning dalam peningkatan karakter peserta didik melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di kelas XI TKJ TRISAKTI Pematangsiantar serta untuk mengetahui upaya penerapan moral reasoning terhadap materi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada peserta didik di kelas XI TKJ TRISAKTI Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif, alat pengumpulan data dan analisis data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta angket yang dilakukan dengan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) TRISAKTI Pematangsiantar. Pembelajaran moral reasoning dalam penigkatan karakter di kelas XI TKJ TRISAKTI sangat penting bagi peserta didik dan sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik. oleh karena itu, penggunaan metode pembelajaran moral reasoning dapat menjadi alternatif yang tepat untuk membantu meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran peserta didik, serta membantu membangun karakter peserta didik yang bermoral dan beretika. Penerapan moral reasoning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai pendidikan nilai-moral bertujuan untuk membentuk kepribadian siswa agar memiliki jati diri dan penerapan pembelajaran moral reasoning untuk membentuk Moralitas dan Karakter Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran. Tujuannya membentuk moralitas dan karakter siswa.
PERANAN NORMA-NORMA DALAM MEMBENTUK SIKAP BERKARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH SMK TRISAKTI PEMATANGSIANTAR Sariaman Gultom; Imman Yusuf Sitinjak; Novi Silvia
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ak312e67

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk Untuk mengetahui perlunya mempelajari norma-norma bagi peserta didik serta untuk mengetahui peranan norma-norma dalam membentuk sikap berkarakter peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan pendekatan penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, lokasi penelitian di sekolah Pematang Siantar. Perlunya mempelajari norma-norma bagi peserta didik adalah untuk membentuk karakter yang baik, memiliki etika dan moral yang baik yang dapat dilaksanakan dan dilakukan dikehidupan sehari-hari bukan hanya dilakukan dilingkungan sekolah namun juga dalam bermasyarakat. Peranan norma-norma dalam membentuk sikap berkarakter peserta didik adalah untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memberi keputusan atau bertingkah laku. Penumbuhan kesadaran peserta didik sebagai peningkatan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah norma yang dapat membiasakan peserta didik dalam melakukan kegiatan yang positif. Pendidikan sebagai cara pendidik dalam memberikan respon kepada peserta didik baik di kelas maupun di luar kelas,dengan melakukan pembelajaran yang menyenangkan.
UPAYA MENANAMKAN NILAI NASIONALIME DAN PATRIOTISME UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN DI KELAS VII SMP SWASTA AL-WASLIYAH 40 BAHAPAL Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Christian Daniel Hermes; Humala Sitinjak
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/w194zb84

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam menanamkan nilai nasionalisme dan patriotisme pada peserta didik melalui proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dimana penelitian melakukan pengumpulan data dengan menggunakan observasi sekolah, angket pertanyaan, serta dokumentasi. Untuk menganalisis data dilakukan dengan merangkum hasil pengumpulan data untuk mencapai hasil kesimpulan jawaban penelitian. Upaya yang dilakukan guru dalam menanamkan nilai nasionalisme dan patriotisme pada peserta didik melalui proses pembelajaran adalah dengan mengajarkan bertingkah laku didalam kelas, mengajarkan dan menerapkan norma norma dalam Pancasila, serta memberikan wejangan tetap sikap dan nilai nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan sehari hari untuk peserta didik.
IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (PENELITIAN STUDI KASUS PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN Mardin Silalahi; Bismar Sibuea; Marhaeni K D. Matondang; Tiodora Fermiska Silalahi; Sariaman Gultom; Imman Yusuf Sitinjak
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kendala/permasalahan dalam penerapan standar nasional pendidikan pada tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menerapkan reduksi data, model/penyajian data, dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kendala/permasalahan dalam implementasi delapan standar nasional pendidikan, yaitu: 1. Pergantian kurikulum sekali dalam lima tahun dan tidak disosialisaskan dengan cepat oleh Dinas Pendidikan, 2. Kurikulum yang diimplementasikan pada tingkat sekolah dasar (SD) bervariasi, 3. Penerapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang sangat variatif di setiap sekolah yang mengakibatkan kaburnya skala penilaian pencapaian kompetensi siswa, 4. Guru masih cenderung copy paste untuk menyusun modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), 5. Belum ada Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)/silabus untuk mata pelajaran muatan lokal, 6. Guru belum mampu mendisain media pembelajaran yang innovatif dan kreatif berbasis digitalisasi, 7. Akses internet belum memadai di setiap sekolah, 8. Penentuan kelulusan peserta didik ditentukan oleh pihak sekolah, 9. Pengadaan guru PJOK, guru Agama Kristen, guru Bimbingan dan Konseling (BK), dan guru Seni yang minim pada tingakat sekolah dasar, 10. Masih ada guru yang belum tamatan S-1, dan tidak linier dengan mata pelajaran yang diampuh, 11. Tidak merata pendistribusian sarana dan prasarana sekolah seperti ruangan kelas yang tidak layak pakai, buku paket, alat peraga, perpustakaan, laboratorium IPA, computer, dan Akses internet yang tidak memadai di setiap sekolah untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran, 12. Beberapa kepala sekolah tidak memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan, 13. Sekolah tidak memiliki mitra untuk pengembangan kompetensi guru, kurikulum, dan sarana prasarana sekolah, 14. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang diusulkan kepala sekolah cenderung tidak disetujui dan direvisi oleh Dinas Pendidikan sesuai keinginan mereka, 15. Dana BOS tidak mencukupi untuk pembiayaan operasional sekolah dan Dinas Pendidikan tidak memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk pengelolaan Dana BOS sesuai kebutuhan sekolah, 16. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ikut berperan untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah, 17. Masih banyak guru/sekolah yang belum menguasai indikator dan instrumen penilaian.
PENTINGNYA PENDIDIKAN NORMA DALAM MEMBENTUK MASYARAKAT TAAT HUKUM Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Humala Sitinjak; Rosita Nainggolan; Christian Daniel Hermes; Van Lodewijk Purba; Netty Mewahaty Simbolon; Wahyunita Sitinjak; Ika Rosenta Purba; Pandapotan Damanik1
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42207

Abstract

Dilaksanakan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keilmuan yang dapat digunakan dan diterapkan didalam bermasyarakat, serta mengevaluasi masalah-masalah yang terjadi mengenai norma dan aturan hukum. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi dan pendalaman ilmu tentang hukum bagaimana perlunya ilmu pengetahuan secara umum tentang norma hukum. Pelaksanaan pengabdian ini yang dilakukan memiliki penyelesaian dan berguna bagi para masyarakat untuk menghindari masalah-masalah hukum dan memahami solusi-solusi hukum. Pentingnya mempelajari norma hukum untuk membuat masyarakat lebih taat hukum, dan dapat diimplementasikan kepada seluaruh masayarakat sekitar yang dapat menciptakan masyarakat yang teratur, runkun dan jauh dari perilaku kejahatan di masyarakat.
Co-Authors Ambarita, Lenny Mutiara Apriliani, Rizka Aris Suhendar Aris Suhendar Arvita Netti Sihaloho Arvita Netti Sihaloho, Arvita Netti Berliana Hutajulu Bismar Sibuea DAMANIK, INDRA JAYANTI Damanik, Jendriswandi Damanik, Juliardi Damanik, Mesi Sarivani Dearmina Purba Dewi Rabiah Diawati, Prety Elmas Dwi Ainsyiyah Elmas Dwi Ainsyiyah, Elmas Dwi Fajar, Rosma Farid Wajdi Gultom , Sariaman GULTOM, SARIAMAN Hermans Gavin Hermes , Christian Daniel Hermes, Christian Daniel Hotman Tuah HOTMAN TUAH PURBA Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Humala Sitinjak Hutajulu, Berliana Ida Nadirah Idris Saleh Ika Rosenta Purba Iuska Roito Sirait Januari Rizky Januari Rizky Jenriswandi Damanik Jhonson Marbun Johan Alfred Sarades Silalahi Jumpa Ukur Jumpa Ukur Junaidi Junaidi Krissi Wahyuni Krissi Wahyuni Saragih Krissi Wahyuni Saragih Laros Tuhuteru Lenny Mutiara Ambarita Linda Reni Linda Reni Mahasiswa Universitas Simalungun Malau, Pasu Marbun, Jhonson Mardin Silalahi Marhaeni K D. Matondang Mariah S M. Purba Mariah S M. Purba Mariah SM Purba Marini, Netty Martua Siadari Masdin Saragih Matondang, Marhaeni K D. Mohamad Trio Febriyantoro Muhammad Arya Ananda Muhammad Arya Ananda Mustafa, Fahrina Nainggolan, Rosita Nasution, Annio Indah Lestari Nenny Wida Simaremare Nenny Wida Simaremare Netty Elvan Safitri Simbolon Netty Elvan Safitri Simbolon Netty Marini Netty Mewahaty Simbolon Nita, Rhyka Jessya Novelina Mutiara Sariati Hutapea Novi Silvia Novi Silvia Nur Aini Nur Aini Pandapotan Damanik Pasu Malau Perdana, Surya Pransisto, Johamran Purba, Dearmina PURBA, IKA ROSENTA Purba, Mariah SM Purba, Van Lodewijk Rabiah, Dewi Rhyka Jessya Nita Rizka Apriliani rohani, aceng asnawi Romauli Simanjuntak Rony Andre CH Naldo Rony Andre CH Naldo Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosita Nainggolan Rosma Fajar Saragih, Krissi Wahyuni Saragih, Sinta Rahayu Sariaman Gultom Sariaman Gultom Siadari, Martua Silalahi, Johan Alfred Sarades Silalahi, Mardin SILALAHI, TIODORA FERMISKA Simanjuntak, Romauli Simbolon, Netty Mewahaty Simbolon, Theresia Oktarani Sinaga, Roeskani Sirait, Iuska Roito Sitanggang, Udin Freddy Sitinjak, Humala Sitinjak, Wahyunita Suandy Predy Saputra Rumahorbo Suandy Predy Saputra Rumahorbo Suhendar, Aris Sulfansa Almiza Sulfansa Almiza suroso, amat Thio, Ricky TIODORA FERMISKA SILALAHI Tukiyo Tukiyo Van Lodewijk Purba Wahyuni, Krissi Wahyunita Sitinjak