Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Terapi Pada Pasien Gastroenteritis Dengan Abdomen Akut Lamalani, Alia Nur; Abdulkadir, Widy Susanti; Yusuf, Annisa Humaira; Hippy, Fajria Indah; Monoarfa, Magfira Susilowati; Anasiru, Rayhan Firman; Lakoro, Siti Ruqaiyah
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v6i2.579

Abstract

Gastroenteritis is one of the major health problems that is still often found in developing countries, especially in vulnerable groups. This study aims to evaluate pharmacological and non-pharmacological therapy in a 43-year-old female patient diagnosed with gastroenteritis due to infection and accompanied by acute abdomen. This study used a case study approach with the SOAP method, based on medical record data at Tombulilato Hospital, Gorontalo. Initial therapy included rehydration using Ringer Lactate, and administration of Omeprazole, Ondansetron, and Ceftriaxone. Therapy was continued with symptomatic drugs such as Paracetamol, Ketoprofen, and Sucralfate. Daily evaluation showed significant clinical improvement, and the patient was discharged on the fourth day in stable condition after therapy was switched to oral form. This study shows the importance of choosing the right therapy, monitoring patient conditions, and patient education in accelerating recovery. It is recommended to replace Omeprazole with Esomeprazole and Ketoprofen with a combination of Paracetamol-Tramadol to reduce the risk of gastrointestinal side effects.
PENAPISAN FITOKIMIA DAN UJI EFEK ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK METANOL DAUN LAMTORO (Leucaena leucocephala L.) SECARA IN VIVO Hasan, Hamsidar; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Abdulkadir, Widy Susanti; Rasdianah, Nur; Anggai, Rifka Anggraini; Hasan, Muadz
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i1.103

Abstract

Gaya hidup modern telah membawa masyarakat pada kehidupan yang serba instan, nyaman dan cepat. Dari segi kesehatan, gaya hidup ini tentu saja mempunyai dampak negatif. Oleh karena itu, banyak orang menderita berbagai penyakit. Salah satu kondisi yang sering dialami adalah pegal-pegal dan nyeri sendi. Seringkali, penyebab utama berbagai penyakit ini adalah Asam Urat, yang sering kali muncul di kemudian hari. Hiperurisemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah atau serum melebihi batas normal, yaitu >7,0 mg/dl pada pria dan >6,0 mg/dl pada wanita. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder pada daun lamtoro (Leucaena leucocephala L.) dan efeknya sebagai antihiperurisemia secara in vivo. Metode penelitian yang digunakan yakni Maserasi, skrining fitokimia, analisis kromatografi lapis tipis (KLT) dengan perbandingan eluen N-heksan : Etil asetat (8:2) dan uji efek antihiperurisemia. Dalam uji efek antihiperurisemia dilakukan menggunakan hewan uji mencit yang di bagi dalam 5 kelompok perlakuan, kelompok 1 kontrol negatif (Na-CMC), kelompok 2 kontrol positif (Allopurinol 100 mg), kelompok 3 dosis ekstrak 100 mg/kg BB, kelompok 4 dosis ekstrak 150 mg/kg BB, dan kelompok 5 dosis ekstrak 200mg/kg BB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun lamtoro (Leucaena leucocephala L.) mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Kemudian, ekstak daun lamtoro juga memiliki efek menurunkan kadar asam urat dengan dosis yang paling baik dalam menurunkan kadar asam urat yakni dosis 200 mg/kg BB dengan rata-rata penurunan sebanyak 4,67 mg/dL. Hasil Penelitian kemudian di analisis menggunakan uji statistik One Way ANOVA dengan nilai p<0,05 (α 0,05).
EFEKTIVITAS WOUND CLEANSING REBUSAN DAUN BIDARA TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETES Pakaya, Nasrun; Maharani, Adinda; Abdulkadir, Widy Susanti; Langoni, Anggriyani
Jambura Health and Sport Journal Vol 7, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v7i2.32349

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan adanya gangguan pada metabolik dengan terjadinya hiperglikemia dimana pankreas tidak dapat untuk melakukan sekresi insulin secara alami, adanya gangguan kerja insulin, ataupun keduanya. Kerusakan jangka panjang serta kegagalan yang dapat terjadi ialah pada organ mata, ginjal, saraf, jantung, serta pembuluh darah jika mengalami hiperglikemia kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pemberian Wound Cleansing Rebusan Daun Bidara Terhadap Penyembuhan Luka Diabetes Melitus. Metode Penelitian dilakukan dengan eksperimen semu menggunakan daun bidara di Ruangan Bedah RSUD Toto Kabila dengan jumlah sampel 20 responden intervensi dan 20 responden kontrol (tanpa intervensi). Hasil penelitian menunjukkan penyembuhan luka DM dengan wound cleansing menggunakan daun bidara berpengaruh pada indikator tipe eksudat dimana jumlah eksudat dipengaruhi oleh kandungan alkaloid, tannin, dan christinin yang bermanfaat sebagai antibakteri dan antiseptic alami. Sehingga dapat membantu menurunkan infeksi penyebab eksudat. Wound cleansing menggunakan daun bidara (ziziphus spina-christi l.) efektif untuk mempercepat penyembuhan luka DM dibuktikan dengan penurunan skor indikator BWAT yaitu tepi luka, tipe jaringan nekrotik, jumlah jaringan nekrotik, tipe eksudat, jumlah eksudat, warna kulit sekitar luka, edema perifer dan pengerasan jaringan tepi.
ReGo-Cardio: An Innovative Low-Impact Cardio Exercise App for Heart Health Rehabilitation for Coronary Heart Disease Patients in Gorontalo Suleman, Ibrahim; Abdulkadir, Widy Susanti; Tumaloto, Ella H
Jambura Nursing Journal Vol 7, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v7i2.33443

Abstract

Coronary heart disease (CHD) is one of the leading causes of death among the elderly, particularly in Indonesia, with a significant increase in prevalence as age advances. This condition is often accompanied by a decline in physical capacity, quality of life, and an increased risk of other health complications. Cardiac rehabilitation is one of the solutions to improve the physical condition and quality of life of CHD patients. This study aims to evaluate the effectiveness of the REGO-CARDIO application in a cardiac rehabilitation program for elderly CHD patients in Gorontalo. A total of 30 patients were recruited to participate in the rehabilitation program for 4 weeks, with pre-test and post-test measurements for variables such as systolic blood pressure, diastolic blood pressure, resting heart rate, aerobic capacity (distance covered in a 6-minute walk test), and quality of life (measured using the KCCQ instrument). The results of the study showed significant reductions in systolic and diastolic blood pressure, as well as resting heart rate after participating in the rehabilitation program. Significant improvements were also observed in aerobic capacity and quality of life. All these changes demonstrated statistically significant p-values (p < 0.05), indicating that the REGO-CARDIO application is effective in improving the physical condition and quality of life of CHD patients. This study suggests that technology-based cardiac rehabilitation can be an efficient alternative, accessible to more patients, particularly in areas with limited medical facilities.
Isolasi dan Karakterisasi Mikroba Air Tawar Dari Kawasan Danau Limboto Pakaya, Mahdalena Sy.; Djuwarno, Endah Nurrowinta; Abdulkadir, Widy Susanti; Aman, La Ode; Uno, Wiwit Zuriati; Magfirah Nur Cahyani
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2, Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i2.105

Abstract

Mikroba air tawar adalah organisme mikroskopis yang hidup di lingkungan air tawar, seperti sungai, danau, rawa, kolam, dan mata air. Mereka memainkan peran penting dalam ekosistem air tawar, terutama dalam siklus nutrisi, keseimbangan ekologi, dan pembersihan lingkungan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi mikroba air tawar dari Danau Limboto. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang akan dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dengan metode sebar untuk isolasi serta pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi. Hasil karakterisasi didapatkan 8 isolat mikroba, yang terdiri atas 5 isolat bakteri (BA1, BB1, BC1, BC2 dan BC3) dan 3 isolat jamur (JB1, JC1, JC2).
Pemberdayaan Keluarga dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular melalui Monitoring Tekanan Darah dan Gula Darah Mandiri di Desa Mutiara Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo Abdulkadir, Widy Susanti; Suleman, Ibrahim; Hiola, Dewi Suryaningsi; Tungadi, Robert
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 3 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i3.34120

Abstract

Aplikasi Kalender Pola Sehat Hipertensi merupakan inovasi digital untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Mutiara dalam memantau kesehatan—khususnya tekanan darah dan kadar gula—serta mendorong pola hidup sehat guna pencegahan hipertensi dan penyakit tidak menular. Metode pengabdian meliputi: (1) persiapan dan sosialisasi kepada warga mengenai cara mengakses dan memanfaatkan kalender edukasi harian pada aplikasi (https://hulawadu.hulawadu-htc.site/kalender.php) melalui pertemuan langsung serta penyebaran informasi via media sosial, brosur, dan poster; (2) implementasi penggunaan aplikasi tanpa pendaftaran, di mana pengguna memilih tahun dan bulan untuk menerima edukasi harian tentang pola makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres; (3) edukasi bulanan secara daring melalui grup WhatsApp/media sosial yang dipandu tenaga kesehatan dengan sesi tanya jawab; (4) kolaborasi dengan Puskesmas untuk pendampingan penggunaan aplikasi dan pemeriksaan kesehatan rutin; serta (5) pemantauan dan evaluasi melalui analitik sederhana (frekuensi akses dan keterikatan pada materi) dan pelaporan berkala kepada pemangku kepentingan. Hasil pada 40 pengguna menunjukkan 30% pengguna mengakses aplikasi 3 kali/minggu dengan penurunan tekanan darah 5 mmHg pada 60% dan penurunan gula darah 10 mg/dL pada 55% pengguna. Kelompok yang lebih aktif (30% mengakses 4 kali/minggu) menunjukkan kepatuhan tinggi terhadap edukasi (50%) dengan capaian penurunan tekanan darah (40%) dan gula darah (45%). Temuan ini mengindikasikan korelasi positif antara frekuensi penggunaan, kepatuhan, dan dampak kesehatan. Simpulan: kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan pemantauan rutin memperkuat efektivitas aplikasi sebagai alat pencegahan hipertensi di masyarakat.
Formulasi Dan Evaluasi Fisik Emulgel Ekstrak Etanol Biji Pala (Myristica Fragrans Houtt) Bakari, Mohamad Fadly; Abdulkadir, Widy Susanti; Thomas, Nur Ain; Ramadhani, Fika Nuzul
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v2i2.189

Abstract

Biji pala (Myristica Fragrans Houtt) dan fulinya telah dimanfaatkan di berbagai bidang baik dalam bidang pangan, kosmetik, maupun pengobatan. Komponen-komponen utama dalam biji pala (Myristica Fragrans Houtt) dan fulinya ,antara lain minyak atsiri, lemak, protein, selulosa, resin, pati, dan mineral dan metabolit seduknder, Sehingga perlu untuk dilakukan pengembangan ekstrak biji pala (Myristica Fragrans Houtt) untuk memformulasi dalam bentuk emulgel. Penelitian bertujuan Untuk memformulasi Serta Mengevaluasi Sediaan Emulgel. Penelitian ini dilakukan dengan ekstraksi secara sokletasi. Formulasi ekstrak etanol biji pala (Myristica Fragrans Houtt) dengan memvariasikan konsentrasi viscolam masing-masing F1 (3%), F2 (5%), F3 (7%), F4 (9%),dan F5 (11%) Semua formulasi di evaluasi fisik meliputi evaluasi organoleptik (bau, warna, dan tekstur), evaluasi homogenitas, evaluasi pH, evaluasi viskositas, evaluasi daya sebar, evaluasi daya lekat, evaluasi freeze thaw. Hasil penelitian mendapatkan hasil yang menunjukan F1 (3%), F2 (5%), F3 (7%), tidak memenuhi persyratan dan F4 (9%), F5 (11%) memenuhi persyaratan yang baik dari sediaan emulgel.
Non-Pharmacological Therapy to Reduce Pain Intensity in Patients Pakaya, Nasrun; Hadjarati, Hartono; Abdulkadir, Widy Susanti; Duhe, Edy Dharma Putra; Liputo, Gusti Pandi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i4.4805

Abstract

Pain is still the main problem for patients being treated in the treatment room. To overcome pain, analgesic drugs are often given. Even though the first step to help reduce pain can be to use non-pharmacological therapy. This study aims to see effect of non pharmacological therapy in reducing patient pain levels. The type of research is a quasi experiment with a one-group pre-test and post-test design approach. Sampling using accidental sampling technique over a period of 1 month obtained 50 respondents who matched the characteristics of the respondents in the research. Overall non- pharmacological therapy (beson relaxation, murotal, guide imagery, zikr, warm compresses, and hypnosis techniques) can reduce pain intensity in respondents who experience pain. Pain management in patients does not always involve immediate administration of medication. Non-pharmacological measures must always be prioritized to treat pain. Non-pharmacological therapy has been proven to be able to overcome or reduce pain levels.
Profil Penggunaan Obat Pada Pasien Gout Arthritis Dengan Penyakit Penyerta Di Rumah Sakit Umum Gorontalo Nurkamiden, Firman S.; abdulkadir, widy susanti; Tululi, Rahmatiya; Jahja, Bariq; Datu, Yunita; Yambese, Alpiani; Utami, Sri
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v5i2.1902

Abstract

Latar Belakang: Gout arthritis merupakan kondisi pembengkakkan pada area persendian yang disebabkan oleh tingginya tingkat asam urat pada tubuh (hiperurisemia), Faktor risiko yang mengakibatkan seseorang terkena asam urat antara lain riwayat keluarga/genetik, hipertensi, gagal ginjal, konsumsi alkohol yang berlebihan, kegemukan (obesitas). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat pada pasien gout arthritis dengan penyakit penyerta dirumah sakit umum gorontalo Metode: Penelitian menggunakan teknik pengambilan data rekam medis pasien gout arthritis disertai penyakit penyerta yang dirawat diinstalasi rawat inap pada periode September – Desember 2022 Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penderita gout artritis terbanyak berdasarkan kelompok umur yaitu 65-74 tahun (34,8%), karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin paling banyak pada pria yaitu sebanyak 16 pasien (69,6%) sedangkan wanita 7 pasien (30,4%), kadar asam urat tinggi pada pasien pria memiliki presentase 56,6% dibandingkan dengan wanita hanya 21,7 % dan penyakit penyerta terbanyak adalah hipertensi dengan presentase 21,6% dengan jumlah 5 pasien. Pasien menerima berbagai obat, sebagian besar termasuk dalam golongan obat NSAID yang digunakan dengan presentase 14,9% dibandingkan dengan pengobatan gout atrithis Xanthine Oxide Inhibitor (12,3%) & Colchicine (11,6%). Kesimpulan: Pasien dengan penggunaan terapi obat gout artritis paling banyak adalah golongan NSAID dengan presentase 14,9% dan penyakit penyerta terbanyak adalah hipertensi dengan presentase 21,6%
ANTIBIOFILM ACTIVITY OF MANGOSTEEN (Garcinia mangostana L.) LEAF EXTRACT AGAINST COLLECTION OF BACTERIAL ISOLATES FROM DIABETIC ULCERS Gubali, Derina Dwifrila Ridhani; Rasdianah, Nur; Akuba, Juliyanty; Abdulkadir, Widy Susanti; Uno, Wiwit Zuriati
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 10 No. 2 (2024): February
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v10i2.11185

Abstract

Mangosteen (Garcinia mangostana L.) is a plant that contains many benefits and has the potential to be a medicinal plant in treating various diseases. Mangosteen leaves contain flavonoids, saponins, tannins, alkaloids and terpenoids which are known to have antibacterial and antibiofilm properties. This anti-biofilm agent is an alternative treatment for diabetic wound infections where cases of antibiotic resistance have increased. One of the causes of resistance is the biofilm formed by infectious bacteria. This research is a type of laboratory experimental research which aims to determine the anti-biofilm activity of mangosteen leaf extract against biofilms formed by a collection of bacterial isolates from diabetic wounds. The antibiofilm activity test carried out consisted of a cell attachment prevention test, a biofilm formation inhibition test, and a biofilm destruction test using the crystal violet staining method using the tube method and measuring optical density values ​​on a UV-Vis spectrophotometer. The concentrations of mangosteen leaf extract used are 60%, 80% and 100% as well as control – and control +. The results of the antibiofilm test showed that mangosteen leaf extract had the best activity in inhibiting biofilm formation, preventing cell attachment, and destroying biofilm, respectively. The three most optimal activities were found at a concentration of 100%, with an inhibition percentage of 50.51%, prevention of 32.56%, and destruction of 5.63%.
Co-Authors ading ading alamsyah Ahmad Rifly Suleman Akuba, Juliyanti Amran, Rosmala Anasiru, Rayhan Firman Anggai, Rifka Anggraini Ariani H. Hutuba Ayu Maloho, Sity Nur Rahayu Maloho Bakari, Mohamad Fadly Damiti, Sukmawati Datu, Yunita Djuwarno, Endah Nurrowinta Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Edy Dharma Putra Duhe Ella H Tumaloto Endah Nurrohwinta Djuwarno Febriyanti Polontalo Fika Nuzul Ramadhani Gubali, Derina Dwifrila Ridhani Gunawan, Selvi Ayu Setiaarini Halid, Indriany Femina HARTONO HADJARATI Hasan, Muadz Herlina Jusuf Hiola, Dewi Suryaningsi Hiola, Faramita Hippy, Fajria Indah Iman, Devansyah Irwan Irwan Ismail, Ulfatul Magfirah M. Jahja, Bariq Julianty Akuba Kahar, Putri Kartika Adhilia Keku, Indeks S. Kujiman, Kerin Vivian La Ode Aman Lakoro, Siti Ruqaiyah Lamalani, Alia Nur Langoni, Anggriyani Latifah Rahman Liputo, Gusti Pandi Madania Madania . Madania, Madania Madania, Madania Magfirah Nur Cahyani Maharani, Adinda Mahdalena Sy Pakaya Manno, Mohamad Reski Mohamad Aprianto Paneo Mohammad Adam Mustapa Mohi, Mega Agustiwi Monoarfa, Magfira Susilowati Muhammad Taupik Nasrun Pakaya Nur Ain Thomas Nur Rasdianah Nurhayati Bialangi Nurkamiden, Firman S. Oktia Woro Kasmini Handayani Pakaya, Adela Pakaya, Devina A.p Pakaya, Meri Isriani Pakaya, Susanti Papeo, Dizky Ramadani Putri Parulian, Boima Ramses Rahman, Muh. Nadzirul Rahmayani, Siti Farah Robert Tungadi Sri Utami Suleman Ibrahim Suleman, Ahmad Teti Sutriyati Tuloli Tululi, Rahmatiya Vivie Indahwati, Vivie Wiwit Zuriati Uno Yambese, Alpiani Yusuf, Annisa Humaira Yusuf, Wahyuni Adrian Yuszda K Salimi