Claim Missing Document
Check
Articles

Pesona Objek Wisata Sejarah di Kabupaten Sinjai Wahyudi Ishak; Ahmadin Ahmadin; Najamuddin Najamuddin
Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol 2 No 2: Agustus – Januari 2020
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.285 KB) | DOI: 10.33649/pusaka.v2i2.54

Abstract

This study aims to determine the potential of historical attractions in Sinjai Regency, the development of historical tourism in Sinjai Regency 2008-2016, and the impact of historical tourism on the communities around the site, the government and tourists. The method used in the research and writing of this thesis is a historical research method, which includes: heuristics, source criticism, interpretation and historiography. The techniques used in data collection are observation, interview and literature study techniques. The results of this study indicate that Sinjai as a Level II Region in South Sulawesi has tourism potential that is not inferior to other regions. The Batupake Gojeng Archaeological Park, the Karampuang Indigenous Area, and the Balangnipa Fort are one of the historical tourist destinations offered by Sinjai Regency. Although the Tourism and Culture Office of Sinjai Regency was only established in 2017, activities in the tourism sector will continue to be carried out in previous years. The three historical attractions have their respective developments both in terms of facilities and infrastructure to the number of visitors. The contribution of each element in the development of the historical tourism sector in Sinjai Regency is something that needs to be improved. Based on the results of this study it can be concluded that the historical attractions in Sinjai Regency have an impact on the socio-cultural, educational and economic sectors for the local government and the people who live around the site.
Pengarusutamaan Ekopedagogik Pada Keluarga Petani di Desa Bulutellue Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai Abdul Rahman; Andi Octamaya Tenriawaru; Ahmadin Ahmadin
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 2 (2022): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i2.6903

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah menghantarkan manusia sebagai penguasa bumi, sehingga telah manjadi realitas bahwa bumi beserta segala sumber daya yang terdapat di dalamnya telah dieksploitasi demi memenuhi hasrat kepentingan materi dan mengejar pendapatan ekonomi. Akibatnya bumi mulai mengalami ketidakseimbangan yang ditandai dengan munculnya berbagai bencana alam. Realitas tersebut mendorong lingkungan pendidikan baik itu sekolah, keluarga dan masyarakat untuk kembali berusaha menjaga keseimbangan bumi dan kelestarian lingkungan melalui pendekatan ekopedagogik. Atasa dasar hal itu, maka penelitian ini berupaya untuk mengelaborasi secara mendalam upaya petani di Desa Bulutellue dalam kegiatan pengarusutamaan ekopedagogik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat petani di Desa Bulutellue sebagai bagian yang masih peduli terhadap kelestarian lingkungan berupaya menerapkan ekopedagogik terhadap anak-anaknya dalam kehidupan sehar-hari baik di lingkungan rumah tangga maupun di lahan pertanian. Kegiatan yang bernuansa ekopedagogik terlihat ketika anak-anak dilibatkan dalam membersihkan halaman dan pekarangan rumah, pembuatan kompos dari sampah dapur dan kotoran ternak hingga pengurangan komsumsi makanan dan minuman kemasan. Praktik tersebut terbukti efektif karena anak-anak dari keluarga petani dapat menerapkan secara langsung pengetahuan yang mereka dapatkan di sekolah.
Market Digital Era 4.0 Dalam Perspektif Sosiologis (Studi Kasus Sales Toyota Hadji Kalla Cabang Hertasning Kabupaten Gowa) April Cahaya; Muhammad Syukur; Ahmadin Ahmadin; Anrical Anrical
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.37550

Abstract

The objectives of the study are to discover: 1) the adaptation of the Toyota Heartasning sales dialer in Gowa district in entering the digital era 4.0. and 2) the sales strategy in promoting Toyota products. The study employed a qualitative descriptive employed observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques were conducted in three stages, namely: data reduction, data presentation, and conclusions drawing. The results of the study reveal that: 1) the form of adaptation conducted by Toyota Hadji Kalla Hertasning sales in Gowa district is the transition from a conventional sales system to a digital market system that functions as: a) sales tools, b) customer services, c) a means of communication, d) cost efficiency, and e) a brand development tool; 2) the strategies used by sales of Toyota Hadji Kalla Hertasning in Gowa district in marketing products are, a) conducting an online gatering, b) using social media such as Facebook, Instagram, WhatsApp Sender, Tik Tok, and Web in marketing Toyota products, c ) visiting consumers' homes directly, d) maintaining good relations with consumers who have previously purchased cars, and 5) expanding social networks to sales competitors.Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui bagaimana adaptasi sales dialer toyota Heartasning Kabupaten Gowa dalam memasuki era digital 4.0. 2) Untuk mengetahui bagaimana strategi sales dalam mempromosikan produk toyota. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, informan dalam penelitan sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk adaptasi yang dilakukan oleh sales Toyota Hadji Kalla Hertasning Kabupaten Gowa yaitu peralihan dari sistem penjualan konvensional ke sistem market digital yang berfungsi sebagai: a) alat penjualan (sales tools), b) Sebagai pelayanan konsumen (customer services), c) Sebagai alat berkomunikasi, d) Sebagai efsiensi biaya, dan e) Sebagai alat pengembangan merk. 2) Adapun strategi yang digunakan oleh sales Toyota Hadji Kalla Hertasning Kabupaten Gowa dalam memasarkan produk yaitu, a)  melakukan gatering secara daring, b) menggunakan media sosial seperti facebook, instagram, whatsApp Sender, Tik Tok, dan Web dalam memasarkan produk Toyota, c) Visit konsumen atau mengunjungi langsung kerumah konsumen. d) Menjaga hubungan baik dengan konsumen yang telah melakukan pembelian mobil sebelumnya, dan 5) memperluas jejaring sosial kepada sales competitor.
Pengaruh Literasi Membaca Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah di MAN 2 Kota Makassar Fatimah Irhas; Ahmadin Ahmadin; Abdul Rahman
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38101

Abstract

This study aims to examine (1) the influence of reading literacy on students' learning motivation in History subject at MAN 2 in Makassar City, (2) the influence of reading literacy on learning outcomes in History subject at MAN 2 in Makassar City, (3) whether there are influences of reading literacy and without reading literacy on students’ motivation and learning outcomes in History subject at MAN 2 in Makassar City. The type of research used is quasi-experimental. The population of the study were all students of grade X IPS at MAN 2 in Makassar City. The samples were grade X IPS 3 and X IPS 4 that each class consisted of 37 students. The data analysis techniques used were descriptive analysis and inferential analysis. The results of the study reveal that (1) there is an influence of reading literacy on students' motivation in History subject at MAN 2 in Makassar City, (2) there is an influence of reading literacy on learning outcomes in History at MAN 2 in Makassar City, and (3) there are influences of students' motivation and learning outcomes in History subject at MAN 2 in Makassar City in classes that are given reading literacy treatment and without reading literacy. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh literasi membaca terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah di MAN 2 Kota Makassar. (2) mengetahui pengaruh literasi membaca terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah di MAN 2 Kota Makassar. (3) mengetahui apakah ada pengaruh pembelajaran berbasis literasi membaca dan tanpa melalui literasi membaca terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah di MAN 2 Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasinya adalah seluruh peserta didik kelas X IPS di MAN 2 Kota Makassar. Sampel penelitian ini adalah kelas X IPS 3 dan X IPS 4 masing-masing berjumlah 37 peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh literasi membaca terhadap motivasi belajar sejarah peserta didik di MAN 2 Kota Makassar. (2) terdapat pengaruh literasi membaca terhadap hasil belajar sejarah peserta didik di MAN 2 Kota Makassar. (3) terdapat pengaruh motivasi dan hasil belajar sejarah peserta didik di MAN 2 Kota Makassar pada kelas yang diberikan perlakuan literasi membaca dan tanpa literasi membaca.
Kain Tenun “ Kamooru “ Di Kabupaten Muna (1990 – 2019) Ana Fajarningsi; Andi Ima Kesuma; Ahmadin Ahmadin
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14883

Abstract

The study discusses on woven fabric typical of Muna district, which is one of the distinctive cultural heritages of Muna ethnic. The weaving craft is done by weavers by using gedogan tools and ATBM. The Masalili village is the center of a weaver village in Muna district, which has a unique weaving and is rich in decorative motifs. The focus of this study is the history of making Muna woven fabric so it shows its existence to date as well as explain and document various kinds of woven motifs that are produced so it shows its development without eliminating traditional elements. Based on this topic, the purpose of this study is to determine the initial process of making Muna weaving in Masalili village, Kontunaga sub-district in Muna district to produce a variety of motifs and philosophies existed on the fabric sheet. This research method employed descriptive analysis with a qualitative approach. Data collections were conducted with literature study, observation, interview, and documentation. In this study, the author tries to explain brief history of the originator of Muna weaving, the process of making Muna weaving using gedogan tools and ATBM, the marketing flow of Muna weaving, and the existence of Muna weaving so it can marketed internationally.
Sohibu Baiti: Rebana dan Dakwah di Mandar (1990 – 2014) Rosdiana Hafid; Syahrir Kila; Darman Manda; Ahmadin Ahmadin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38104

Abstract

Sohibu Baiti: Tambourines and Da'wah in Mandar (1990-2014). This research aims to determine the background of the establishment of the Sohibu Baiti tambourine group, the development of the Sohibu Baiti tambourine group, and the role of Sohibu Baiti in Da'wah and Culture in Mandar. The research method used in this study is a historical research method which includes heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. In this study, the background of the establishment of Sohibu Baiti was the lack of knowledge of tambourine music among the Mandar people in particular. The development of this group started from inappropriate to performing in international activities. The role of this group has succeeded in carrying out propaganda and cultural symbols through the art of tambourine music and inspiring the emergence of similar groups. It can be said that the Sohibu Baiti group has contributed to the advancement of Mandar art, especially the art of tambourine. Sohibu Baiti: Rebana dan Dakwah di Mandar (1990-2014). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang berdirinya kelompok rebana Sohibu Baiti, perkembangan kelompok rebana Sohibu Baiti, dan Peran Sohibu Baiti Dalam Dakwah dan Kebudayaan di Mandar. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Dalam penelitian ini diketahui bahwa latar belakang berdirinya Sohibu Baiti adalah untuk melestarikan kesenian music rebana dikalangan masyarakat Mandar pada khususnya. Perkembangan kelompok ini berawal dari sekitar tempatnya sampai pentas di kegiatan internasional. Peran kelompok ini telah berhasil melakukan syiar dakwah dan kebudayaan melalui kesenian musik rebana dan mengilhami kemunculan kelompok sejenis. Hal ini dapat disimpulkan bahwa keberadaan kelompok Sohibu Baiti ini telah berkonstribusi pada pemajuan kesenian Mandar khususnya kesenian rebana.
Organisasi Penegak Republik Indonesia Wajo (1945-1950) Muhammad Hidayatullah; Darman Manda; Ahmadin Ahmadin; Najamuddin Najamuddin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38161

Abstract

Republic Of Indonesia Wajo Enforcement Organization (1945-1950). This study aims to determine the process of establishing the PRIW organization, the dynamics of the PRIW organization and the influence of the existence of the PRIW organization. The theory used is the theory of structuration proposed by Anthony Giddens. The research method used in this research is historical research method which includes heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. In this research, it was found that the establishment of the PRIW organization was initiated from a disagreement between members of Petta Wajo regarding the direction of support from the Wajo Kingdom which caused Andi Ninnong to establish PRIW. Limited logistics and weapons as well as military human resources caused PRIW's steps to stagnate, which eventually regressed and split. The influence of the PRIW organization is the disruption of NICA's activities in Wajo and its surroundings, as well as the position that PRIW's management in Wajo has obtained after Indonesia's independence. It can be concluded that the existence of PRIW is less effective against NICA in Wajo due to several unfavorable factors. Organisasi Penegak Republik Indonesia Wajo (1945-1950). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses berdirinya organisasi PRIW, dinamika organisasi PRIW dan pengaruh keberadaan organisasi PRIW. Teori yang digunakan adalah teori strukturasi yang dikemukakan oleh Anthony Giddens. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Dalam penelitian ini diketahui bahwa pendirian organisasi PRIW adalah berawal dari adanya ketidak sejalanan antara anggota Petta Wajo terkait arah dukungan Kerajaan Wajo yang menyebabkan Andi Ninnong mendirikan PRIW. Keterbatasan logistik dan persenjataan dan SDM militer menyebabkan langkah PRIW stagnan yang akhirnya mengalami kemunduran dan terpecah. Pengaruh organisasi kelasykaran PRIW adalah terganggunya kegiatan NICA di Wajo dan sekitarnya, serta adanya jabatan yang didapatkan pengurus PRIW di Wajo setelah Indonesia merdeka sepenuhnya. Hal ini dapat disimpulkan bahwa keberadaan PRIW kurang efektif melawan NICA di Wajo karena beberapa faktor yang kurang mendukung.
Stigma dan Perilaku Bullyng di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sinjai Utara Nurfatmawati Nurfatmawati; Syamsu Andi Kamaruddin; Ahmadin Ahmadin
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14920

Abstract

Stigma dan Perilaku Bullying Di MAN 1 Sinjai Utara Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. (Di bimbing oleh Syamsu Andi Kamaruddin dan Ahmadin). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bentuk stigma dan perilaku bullying di MAN 1 Sinjai Utara. Dan 2) Kebijakan sekolah mengatasi stigma dan perilaku bullying di MAN 1 Sinjai Utara. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan stigma dan perilaku bullying di MAN 1 Sinjai Utara, adapun teknik pengumpulan data yaitu melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data yaitu triangulasi sumber yaitu untuk mengkaji kredibilitas data yang dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber.  Dari hasil penelitian ditemukan bahwa (i) Bentuk stigma dan perilaku bullying di MAN 1 Sinjai Utara meliputi tiga bentuk yaitu stigma dan perilaku bullying siswa jurusan IPA ke IPS, stigma dan perilaku bullying guru ke siswa jurusan IPS, pendapat siswa jurusan IPS terhadap guru yang melakukan stigma dan perilaku bullying terhadap siswa jurusan IPS. (ii) Kebijakan sekolah mengatasi stigma dan perilaku bullying di MAN 1 Sinjai Utara meliputi dua kebijakan yaitu pertama kebijakan pusat dalam hal ini kurikulum dan yang ke dua kebijakan sekolah.
K.H Hayyung : Peranan Dalam Perkembangan Islam di Selayar Hingga Pasca Kemerdekaan 1927-1961 Muh Nur Fajri Ramadhana; Ahmadin Ahmadin; Najamuddin Najamuddin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38106

Abstract

. The purpose of this study was to determine the life history background of KH. Hayyung in conducting the Islamic research in Selayar and the role of K.H. Hayyung to seize and defend the Indonesian independence, especially in Selayar. The type of this study was a qualitative research using historical research methods, including (i) Heuristics (ii) Criticism (iii) Interpretation (iv) Historiography with other supporting science theory approaches, such as (i) Renewal Theory and (ii) Collective Action Theory. The results of this study revealed that K.H. Haiyyung had a Buginese aristocratic lineage of Pammana Wajo through his father named La Mattulada (Haji Abdul Rahim) with the title of ‘Fetta’. At 12 years old, he started to study Islam in the Al-Falah Islamic Boarding School, Marwah. The struggle of K.H. Haiyyung to the Islamic developmental in Selayar divided into two struggle phases. The first phase was characterised by an idea which intended to return Islamic teachings into its appropriate guidances. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang kehidupan KH. Hayyung dalam melakukan pembaharuan ajaran Islam di Selayar serta peranan K.H. Hayyung masa merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia khususnya di Selayar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode penelitian sejarah yaitu (i) Heuristik (ii) Kritik (iii) Interpretasi (iv) Historiografi dengan pendekatan teori ilmu bantu lain, seperti (i) Teori Pembaruan dan  (ii) Teori Aksi Kolektif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa K.H. Haiyyung mempunyai garis bangsawan Bugis Pammana Wajo melalui ayahnya yang bernama La Mattulada (Haji Abdul Rahim) dengan gelar Fetta. Mempelajari Islam dimulai sejak usia 12 tahun dengan belajar di Pondok Pesantren Al-Falah di Marwah. Perjuangan K.H. Haiyyung dalam perkembangan Islam di Selayar dibagi kedalam dua fase perjuangan. Fase pertama ditandai dengan ide pembaharuan yang bertujuan mengembalikan ajaran Islam sesuai dengan tuntutan Al-Qur’an dan Sunah dengan mendirikan Muhammadiyah  sebagai media pembaharuan ajaran agama Islam. Fase  kedua ditandai dengan partisipasi K.H. Haiyyung dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan melalui pembentukan Hizbullah yang merupakan cikal bakal AMRIS sebagai wadah perjuangan yang beranggotakan santri pengajian Muhammadiyah. Selanjutnya, dalam hal pemerintahan K.H. Haiyyung menjadi anggota urusan agama.
Masyarakat Maritim di Desa Lantang Peo Kepulauan Tanakeke Kab Takalar: Kajian Sejarah Sosial Ekonomi Nelayan Rumput Laut, 1959-2019. M. Nur Aidil Fitri; Ahmadin Ahmadin; Muh.Rasyid Ridha
Attoriolong Vol 20, No 2 (2022): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang terbentuknya masyarakat maritim, kondisi sosial dan ekonomi, dinamika yang terjadi pada masyarakat di Lantang Peo. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan yaitu: heuristik (pengumpulan data atau sumber), kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa: (1) Terbentuknya pemukiman dan sebuah sistem Masyarakat di Lantang Peo yang terjadi pada dua fase. (2) Kehidupan Sosial-Ekonomi pada masyarakat Lantang Peo sebagai nelayan, penebang pohon bakau hingga pembudidaya rumput laut. (3) dinamika yang terjadi pada masyarakat di Lantang Peo yang terjadi pada tahun 1959-1970, masyarakat nelayan masih bersifat tradisional. Sedangkan pada tahun 1980-1990 masyarakat nelayan sudah melakukan moderenisasi. Selanjutnya tahun 2000-2019 masyarakat bertransformasi dari nelayan ke pembudidaya rumput laut.
Co-Authors A. Octamaya Tenri Awaru A. Reni Agustina. M Aba, Akbar Abdul Azis Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman Abidin, Abdi Dermawan Achmad Idrus Al Islami Agustang, Andi Ahmad Syahrir Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amirullah -, Amirullah Amirullah Amirullah Amirullah Amirullah Ana Fajarningsi Andi Asrullah Andi Ima Kesuma Andi Tenrile Annisa Pratiwi, Zulfira Anrical Anrical April Cahaya Ashari Ramlan Asmunandar Asmunandar Asmunandar Asmunandar Asmunandar Asmunandar Asmunandar, Asmunandar Bahri Bahri Bahri bahri Bahri Bahri Bosra, Mustari Bustan Bustan Dahlia Pinem Dandi Bahtiar Darman Manda Manda Fatimah Irhas Haerianty Rezky Sani Halfiah Halfiah Haryono, Indriani Hermin Hermin Ismail Muslimin Ita Musfirowati Hanika Jannah. A., Sitti Miftahul Jejen, Atep Jovita Oktaviani Putri Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Khaer , Fajrul La Malihu M. Nur Aidil Fitri M. Rasyid Ridha M. Rasyid Ridha M. Yunasri Ridhoh Madjid, Saleh Maemunah Maemunah Malihu, La Mansyur, Khumairah Mardi Lestari A Mrs Musdalifah Muh Nur Fajri Ramadhana Muh Rasyid Ridha Muh. Zainuddin Badollahi Muh.Rasyid Ridha Muhammad Hidayatullah Muhammad Ikbal Muhammad Syukur Muhammad Yahya Muhaimin Syarifuddin Mustari Bosra Mustika Sari Wulandari Najamuddin Najamuddin Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nasuhan, Najamuddin Nur Alfi Laila Badru Nur Atika Nurainun Nurainun Nurfatmawati Nurfatmawati Nurkasri Wulan Nurwina S Nurwira, Nurwira Omedetho Jermias, Emanuel Patahuddin Patahuddin Patahuddin Patahuddin Patahuddin Patahuddin Patahuddin Patahuddin Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmatul Yushar Reksawan, M. Diant Reski ayu Lestari Rifal Rifal Rifal, Rifal Rifal, Rifal Rismawati Rismawati Rohim, Nur Fatimah Rosdiana Hafid Rusdi Rusdi Salmiyati, Mrs Samudra Sanur, Ilham Sanur, Ilham Samudra Satria Wulandari Sofyan, Hady Sriyuni Wahyuningsih Ripal Supriadi Torro Syahrir Kila Syamsu Andi Kamaruddin Wahyudi Ishak Widia Astuti Ansar Yulia, Irma Denada Yusuf, Indriani Pratiwi