p-Index From 2021 - 2026
6.779
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Berkala Perikanan Terubuk Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual SemanTIK : Teknik Informasi Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Journal of Computer Science and Informatics Engineering (J-Cosine) Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Jurnal Lemuru : Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia PENA AKUATIKA : JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Jurnal Abdi Insani JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen) International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi Kelautan Semah : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Peraira JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PERIKANAN (JIKAN) JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Baselang: Jurnal Ilmu Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Lingkungan COJ (Coastal and Ocean Journal) Jurnal Miyang : Ronggolawe Fisheries and Marine Science Journal Jurnal Algoritma Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Jurnal Perikanan Terpadu
Claim Missing Document
Check
Articles

Used of the light attractor in traps for catches in Bengkunat Waters, Pesisir Barat Regency Putri, Aprilia Syah Putri; Mulyadi, Rama Agus; Tirtana, Denta; Rosalia, Ayang Armelita; Hutapea, Roma Yuli
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 6 No 1: May 2024
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v6i1.2490

Abstract

Pesisir Barat is one of the locations that has a great opportunity for capture fisheries activities in Lampung. Bubu is a passive fishing gear, made of thick steel frames, woven nets with small openings. Bubu is usually used to catch fish or other small crustaceans, by luring them to swim and trapping them inside. In this study, we used a light attractor as bait. Thus, increasing the effect of the trap. It exploits the phototactic behavior exhibited by many fish species, which are attracted by light itself, or preys on light-attracted phototactic invertebrates. In this study we used two kinds of traps. First, those with light attractors, then those without light attractors. The purpose of this study was to determine the composition of the catch and comparing the result of both traps. This research was carried out from June to July 2022 with an estimated water depth of ±4-6 meters. The trap size is 120 cm x 70 cm x 80 cm. The composition of the catch on trap fishing gear consisted of several types of catch including blue-spotted grouper, red snapper, kuniran, baronang, cuttlefish, shrimp, squid and octopus. The result are quite different. The traps with LEDs having more result compared to traps without LED modifications.
PERAN HUTAN PANTAI DALAM MEREDUKSI TSUNAMI MENGGUNAKAN PEMODELAN COMCOT Arnisti, Raissa Alimah; Rosalia, Ayang Armelita; Anzani, Luthfi; Harvan, Muhammad; Nurokhim, Arif; Sriyanto, Sesar Prabu Dwi
Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan Volume 6, Number 1, March 2025 Edition
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/zl.v6i1.42444

Abstract

Panimbang sub-district is one of the areas affected by the tsunami in 2018, located directly opposite the Krakatau Volcano and close to the Sunda Strait subduction zone (megathrust), making it an area with a high threat of tsunami levels. This study aims to determine the impact of coastal forests in reducing tsunamis using COMCOT modeling as one of the mitigation efforts. The tsunami generator used uses the worst scenario earthquake that can occur in the Sunda Strait subduction zone area. The results show that the coastal forest in Panimbang sub-district with a width of 380 m can reduce the tsunami velocity by 50% compared to the coastal forest with a width of 30 m. In addition, the manning coefficient (n) value also has an influence in reducing the inundation area, inundation level height, and tsunami velocity.
Optimalisasi Potensi Wisata Bahari Dengan Pendampingan Pembuatan Website Di Yayasan Konservasi Alam Bawah Laut Sukarame Rosalia, Ayang Armelita; Anzani, Luthfi; Tirtana, Denta; Anbiya, Adela Nur; Cahyani, Anggieta Tri; Balqis, Batrisya Hawani; Ashari, Mahatir Muhamad; Rivandi, Muhamad Rifky; Sukmaputri, Nabila Zahra; Aryadi, Naufal Rahditya
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i1.1133

Abstract

Sukarame merupakan desa wisata yang terletak di provinsi Banten yang menjadi salah satu desa wisata terbaik di Indonesia. Yayasan Konservasi Alam Bawah Laut (KABL) yang terletak di pantai Carita, Sukarame, merupakan sebuah organisasi yang memberikan wadah bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam konservasi dan pelestarian alam bawah laut di Sukarme. Era digital yang terus berkembang, Yayasan KABL perlu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif untuk meningkatkan efisiensi dalam menyebarkan informasi serta melakukan pemasaran kepada masyarakat luas. Solusi dari permasalahan yang ada diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan melakukan pendampingan pembuatan website pada Yayasan KABL. Kegiatan PkM dilaksanakan di Sekretariat Konservasi Alam Bawah Laut, Jl. Raya Carita KM. 10, desa Carita, Carita, Pandeglang, pada tanggal 30 - 31 Juli 2024. Metode yang digunakan adalah observasi denganmelakukan identifikasi masalah yang dihadapai, melakukan percobaan layanan yang disediakan dan membuatkan website. Hasil yang didapatkan adalah validasi fitur-fitur yang ada pada website kepada ketua dan anggota yayasan KABL dan melakukan percobaan layanan yang disediakan oleh yayasan. Sukarame is a tourist village located in Banten province which is one of the best tourist villages in Indonesia. Konservasi Alam Bawah Laut (KABL), located on Carita beach, Sukarame, is an organization that provides a forum for the community to play an active role in the conservation and preservation of the underwater world in Sukarame. The digital era continues to develop, the KABL foundation needs to use information and communication technology effectively to increase efficiency in disseminating information and marketing to the wider community. Solutions to existing problems are realized through Community Service activities by assisting in website Creation at the KABL foundation. PkM activities are carried out at the Undersea Nature Conservation Secretariat, Jl. Raya Carita KM. 10, Carita village, Carita, Pandeglang, on 30 - 31 July 2024. The method used is observation by identifying the problems faced, experimenting with the services provided and creating a website. The results obtained were validating the features on the website for the chairman and members of the KABL foundation and conducting trials of the services provided by the foundation.
Peran Suhu dan Klorofil-a dalam Menentukan Lokasi Penangkapan Ikan Pelagis yang Optimal di Maluku Utara pada Bulan November 2023 khotijah; Selvi, Alia; Dinovi Harsa, Zellydia; Armelita Rosalia, Ayang
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 3 No 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v3i1.3924

Abstract

Ikan pelagis merupakan jenis ikan yang hidup di lapisan permukaan hingga kolom tengah perairan jauh dari dasar laut. Ikan pelagis umumnya memiliki peran penting dalam ekosistem laut serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena menjadi komoditas utama dalam perikanan tangkap, baik untuk konsumsi domestik maupun ekspor. Ikan tersebut tersebuar luas di perairan Indonesia, terutama di Maluku Utara karena memiliki kondisi suhu dan ketersediaan klorofil-a yang cukup signifikan. Pola migrasi ikan yang bervariasi di setiap bulan dan musimnya akan berakibat pada hasil tangkapan ikan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lokasi penangkapan ikan yang optimal pada musim angin barat, yaitu pada bulan November 2023 menggunakan pendekatan berbasis teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui perangkat lunak ArcGIS. Berdasarkan hasil dari pengolahan data pada ArcGIS dapat disimpulkan bahwa suhu rata-rata dari perairan Maluku Utara adalah 30°C dengan rata-rata klorofil-a yang tersebar, yaitu sebesar 0,32 mg/m³. Wilayah yang optimal untuk penangkapan ikan pelagis adalah bagian utara, barat dan timur Maluku Utara.
Prediksi Zona Potensial Penangkapan Ikan Selar Menggunakan Citra Satelit Modis dan VIIRS Boat Detection (VBD) di Perairan Maluku Utara pada Musim Barat Ahava Hidayat, Rakhshanda Shaina; Rosalia, Ayang Armelita; Wahyuni, Putri; Khairiyah, Nuril; Anggraini, Vera; Alvitriza Ratu Anak, Bonita Fransisca; Nurafni, Dinda; Waluya Budi, Riyadi Tri
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 3 No 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v3i1.3940

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah, termasuk potensi perikanan yang besar. Perairan Maluku Utara merupakan area strategis untuk perikanan ikan pelagis kecil seperti ikan selar (Selar crumenophthalmus) yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, dinamika lingkungan laut akibat perubahan musim, terutama selama Musim Barat, sering memengaruhi distribusi dan ketersediaan ikan, yang berdampak langsung pada hasil tangkapan nelayan setempat. Penelitian ini bertujuan memetakan zona potensial penangkapan ikan selar di wilayah tersebut dengan mengintegrasikan data suhu permukaan laut (SST) dan klorofil-a dari citra MODIS, serta pola aktivitas kapal dari VIIRS Boat Detection (VBD). Dengan metode deskriptif kuantitatif, data sekunder dari Desember 2023 diolah menggunakan perangkat lunak seperti ArcGIS Pro dan XLStat untuk menghasilkan peta distribusi ikan. Analisis dilakukan menggunakan model prediksi MaxEnt. Hasil penelitian mengidentifikasi area dengan konsentrasi klorofil-a tinggi dan suhu optimal sebagai lokasi utama penangkapan, dengan tingkat akurasi yang tinggi. Studi ini memberikan manfaat signifikan bagi nelayan dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan efisiensi penangkapan serta mendukung pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan di tengah tantangan perubahan lingkungan.
Analysis of CTD Parameters in Bawean Waters Using 3D Modeling Khoirunnisaa, Avly Arfiani; Minsaris, La Ode Alam; Rosalia, Ayang Armelita; Wulansari, Nadia Zahrina
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 2 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i2.345

Abstract

Bawean waters, located in the Java Sea about 150 km north of Gresik, East Java Province, have complex oceanographic characteristics that are interesting to study. The biodiversity and oceanographic conditions of its waters are influenced by hydrodynamic factors, such as ocean currents, tides, and other physical and chemical parameters. This study aims to analyze the oceanographic characteristics of the waters around Bawean Island based on the parameters of temperature, salinity, density, conductivity, and sound speed that play a role in the dynamics of the water mass. Measurements were made using CTD (Conductivity, Temperature, and Depth) instruments with the Direct Reading method, which allows real-time analysis of water masses. The data obtained was then processed using Ocean Data View (ODV) software to identify the distribution patterns of oceanographic parameters. In addition, Surfer software was used in modeling the three-dimensional visualization of oceanographic parameter density distribution patterns. The study sites were categorized into three zones, namely near land, far land, and perpendicular to land, to understand the differences in parameter distribution in different areas. The results showed that the water temperature was in the range of 28.75°C-31.25°C, salinity 26-33.1 PSU, conductivity 45-55 µS/cm, density 1016-1021 kg/m³, and sound speed 1534-1543 m/s. The modeling results and contour maps show that there is a connected density distribution pattern from the causation of low temperature parameters that affect the increase in salinity, conductivity, density, and decrease in sound speed. In addition, this research is expected to provide an in-depth understanding of the distribution patterns, distribution of oceanographic parameters in the waters of Bawean Island and the influence of factors that affect them.
ANALISIS INDEKS KEANEKARAGAMAN, KERAGAMAN, DAN DOMINANSI JENIS IKAN PADA RUMPON DENGAN ATRAKTOR SEMI SINTETIS DI PERAIRAN TELUK HURUN, LAMPUNG Tirtana, Denta; Syahputra, Fauzi; Kencana, Al Kahfi Damar; Rosalia, Ayang Armelita; Fatoni, Khoerul
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.31.2.2025.%p

Abstract

Teluk Hurun merupakan perairan semi tertutup yang kaya akan keanekaragaman hayati dan merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat setempat yang berprofesi sebagai nelayan. Rumpon, sebagai alat bantu pengumpul ikan, digunakan untuk meningkatkan efisiensi penangkapan ikan. Penelitian ini berfokus pada identifikasi jenis ikan yang tertarik pada rumpon semi sintetis di Perairan Teluk Hurun, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ikan yang berkumpul di sekitar rumpon dan menganalisis indeks keanekaragaman, keragaman dan dominansi. Metode yang digunakan adalah observasi dengan teknik Underwater Visual Census (UVC) selama lima minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan jenis ikan, dengan ikan betok mutiara dan ikan selar kuning sebagai spesies yang dominan. Nilai Indekas keanekaragman 0,9 yang berarti keseragaman populasi rendah, sementara indeks keseragaman menunjukkan nilai 0,47, yang berarti keseragaman populasi sedang dan komunitas labil. Nilai indekas dominansi yang diperoleh adalah 0,43, hal ini berarti tidak adanya dominasi spesies tertentu.
Surplus Production Approach in Analyzing Fishing Results and Status of Landed Fishing in PPP Lempasing Rosalia, Ayang Armelita; Prasetyo, Aji; Tirtana, Denta; Minsaris, La Ode Alam; Mazaya, Amalia Febryane Adhani; Afifah, Novia Nurul
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 6, No 1 (2025): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 6 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v6i1.11973

Abstract

The province of Lampung is one that utilizes fish resources of up to 380,000 tons per year of the total fish stocks landed in existing fishing ports. One of them is the Lempasing Fishing Port Beach (PPP), which has a strategic location and directly borders the Gulf of Lampung. However, according to the annual report of PPP Lempasing from 2013 to 2022, landed catches tend to decrease every year. Therefore, it is necessary to make maximum use of fish resources. In this study, fish stocks were analyzed using the surplus production approach using the equilibrium state method, the Schaefer 1954 model, and the Fox 1970 model, and then the non-equilibrium state model, the Walter-Hilborn 1976 model, in one and two ways. From the results of the analysis it was found that the correct model for determining the level of utilization and catch status used the Walter-Hilborn model of the second way which has the second highest R2 value which reaches 80% and for the highest value of R2 obtained the model Walter- Hilbron one way reaches 95% but with the utilization rate of 313% this is less relevant because it does not correspond to the facts on the field, in this case the utilizing rate in PPP Lempasing according to the Walter -Hilborne model of second way reached 97% which means fully exploited recommended in utilizing the fish resources can refer to the value (YMSY) 713 tons/year, maximum catch effort (FMSY), of 1240 tons/ year, with the number of allowed catches (YJTB) of 571 trips/year in which each trip (UMSY) can catch as much as 0.58 catches. In this case, too, the catch effort can be increased, but by considering the value of the sustainable stock or fish stocks that exist at the depth of Be 727 tons
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA SISTEM INFORMASI PERTUKARAN DATA MARITIM DI BMKG STASIUN MARITIM KELAS 1 MERAK Arifin, Willdan Aprizal; Rosalia, Ayang Armelita; Ramdhani, Muhammad Akbar; Fadillah, Annisa Nur; Murtianingsih, Dzakiya Fikri; Makhtar, Muhammad Ottmar; Fadzar, Angga; Hikmattulloh, M. Bintang; Apriansyah, Muhammad Renaldi; Tirtana, Denta
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2740

Abstract

BMKG Stasiun Maritim Kelas 1 Merak merupakan instansi strategis dalam penyediaan informasi cuaca maritim di wilayah Selat Sunda. Selama ini, pertukaran data maritim antar lembaga masih mengandalkan aplikasi pihak ketiga yang tidak mendukung dokumentasi dan pengarsipan data secara terstruktur. Kondisi ini menimbulkan berbagai risiko, terutama dalam situasi darurat. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem informasi yang terintegrasi dan sesuai dengan kebutuhan operasional. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pertukaran data maritim berbasis web yang dapat meningkatkan efektivitas komunikasi dan ketertelusuran informasi. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan melalui observasi dan wawancara, perancangan sistem berbasis Laravel dan MySQL, implementasi sistem ke mitra, serta evaluasi melalui diskusi dan umpan balik dari pengguna.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat menyimpan data secara terstruktur, menampilkan informasi secara real-time, dan mendukung distribusi data yang terdokumentasi. Sistem ini juga menyediakan antarmuka yang ramah pengguna dan dapat diakses melalui berbagai perangkat. Mitra pengabdian memberikan respon positif dan menyampaikan masukan untuk pengembangan fitur lanjutan, termasuk Early Warning System. Implementasi sistem dinilai berhasil menggantikan ketergantungan pada aplikasi pesan instan dan meningkatkan efisiensi komunikasi data maritim. Sistem juga membuka peluang untuk replikasi di wilayah kerja lainnya. Kegiatan ini berhasil menjawab kebutuhan mitra dan menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna dalam layanan informasi maritim.
Dampak Kenaikan Muka Air Laut Akibat Perubahan Iklim di Kabupaten Panimbang: Proyeksi Berdasarkan Model CMIP6 Mardeny, Nabila Sukma; Anzani, Luthfi; Rosalia, Ayang Armelita; Rahman, M. Arief
Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan Volume 6, Number 1, March 2025 Edition
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/zl.v6i1.42862

Abstract

One of the procedures for rescuing a seaplane after an operational is to secure it, namely by mooring at an available port or mooring at a mooring buoy. This mooring buoy is considered a vehicle necessary for securing seaplanes in coastal conditions where it is not yet possible to build infrastructure in the form of an amphiport. To overcome this problem, seaplanes need to add a mooring cleat at the end of the bow of each float, which attaches the rope to the mooring buoy itself. So, it is necessary to study the strength of the mooring cleat itself when withstanding environmental loads. This study was carried out by modelling the mooring cleat using the finite element method to determine where the most significant stresses occur in the mooring cleat structure. Mooring cleats are modelled on deck thickness with varying thicknesses of 20mm and 40mm. The stress that occurred in the mooring cleat structure is then calculated using the Palmgren-Miner rule to determine the fatigue life of the mooring cleat for each variation. It was found that the largest von Misses stress experienced by the structure using 7075-T6 aluminium material was 147.87 MPa, which occurred in the mooring cleat, which was located on the 20mm deck thickness variation at the portside. Meanwhile, this variation's most extended fatigue life calculation occurred for the 40mm deck thickness variation on the portside with 514.43 years.
Co-Authors Abdul Malik Abdul Malik Adela Nur Anbiya Ades Suryaningtias Afifah, Novia Nurul Afiyah, Novia Nurul Afni, Dinda Nur Agung Setyo Sasongko Ahava Hidayat, Rakhshanda Shaina Ahmad Satibi Ahmad, Kiffah Kayyisah Aji Prasetyo, Aji Akbar, Harun Idham Akbar Alvitriza Ratu Anak, Bonita Fransisca Alya Dina Wilujeng Alya Dina Wilujeung Amanda Chairunnisa Anbiya, Adela Nur Anggieta Tri Cahyani Anwar Bey Pane Anwar Bey Pane Anzani, Luthfi Anzhani, Luthfi Apriansyah, Muhammad Renaldi Apriyani, Linda Ar-ridhaty Akita, Erliantina Ardiana Arie Nurfita Arnisti, Raissa Alimah Aryadi, Naufal Rahditya Ashari, Mahatir Muhamad Balqis, Batrisya Hawani Batrisya Hawani Balqis Cahyani, Anggieta Tri cakra rahardjo Daniel Happy Putra Della Ayu Lestari Dinovi Harsa, Zellydia Fadillah, Annisa Nur Fadzar, Angga Fahriza, Salsabila Putri Faraz Herviansyah Farkhatus Solikhah Fatoni, Khoerul Fauziyah, Hasnaira Handayani Fawaz Fawaz Fitri, Amraini Haekal Ghossan Firdaus Hanifah, Nadila Harvan, Muhammad Hikmattulloh, M. Bintang Hutapea, Roma Yuli Hutapea, Roma Yuli F Iin Solihin Imam Teguh Santausa Ishak Ariawan Ita Arianti Kencana, Al Kahfi Damar Khairiyah, Nuril Khoirunnisaa, Avly Arfiani Khotijah Kiffah Kayyisah Ahmad Kukuh Widiyanto Lukman Lukman Lukman Lukman Lukman LUKMAN, LUKMAN Luthfi Anzani Luthfi Anzhani M. SALEH Mahathir Muhamad Ashari Makhtar, Muhammad Ottmar Mardeny, Nabila Sukma Mariyori, Stefany Mar’ah, Maihuhatul Mayasari, Dilla Mazaya, Amalia Febryane Adhani Mestiria Harbani Sitepu Minsaris, La Ode Alam Mita Febianah Mohammad Imron Muhajirin . Muhajirin Muhajirin Muhamad Renaldi Apriansyah Muhamad Rifky Rivandi Muhammad Nur Arkham Murtianingsih, Dzakiya Fikri Nabila Tufailah Nafisah, Khansa Farah Naufal Rahaditya Aryadi Novi Sofia Fitriasari Nurafni, Dinda Nurokhim, Arif Pardip Maulana Perdana Putra Kelana PUTRI WAHYUNI Putri, Aprilia Syah Putri, Aprilia Syah Putri Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahardjo, Cakra Rahman, M. Arief Rama Agus Mulyadi Ramdhani, Muhammad Akbar Risma Nur Antika Rivandi, Muhamad Rifky Rizky Pandapotan Situmorang Roma Yuli F Hutapea Roma Yuli Felina Hutapea Ruly Adhitya sapanli, kastana Selvi, Alia Sesillia Sesillia Shelly Janu Setyaning Tyas Shiva May Vazri Silma Syifa Aryuni Siska Nurawalia Sriyanto, Sesar Prabu Dwi Suaydhi Suaydhi, Suaydhi Sukmaputri, Nabila Zahra Syahputra, Fauzi Tirtana, Denta Tri Wiji Nurani Tri Yanti Tridoyo Kusumastanto Tufailah, Nabila Tyas Dita Pramesthy vera anggraini, vera Vian Husaine, Nur Annisa Virgianisa, Tania Waluya Budi, Riyadi Tri Widianto, Kukuh Willdan Aprizal Arifin Wilujeung, Alya Dina Winanda, Treza Desri Wiwin Ambarwulan Wulansari, Nadia Zahrina Yulihastin, Erma