p-Index From 2021 - 2026
6.779
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Berkala Perikanan Terubuk Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual SemanTIK : Teknik Informasi Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Journal of Computer Science and Informatics Engineering (J-Cosine) Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Jurnal Lemuru : Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia PENA AKUATIKA : JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Jurnal Abdi Insani JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen) International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi Kelautan Semah : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Peraira JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PERIKANAN (JIKAN) JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Baselang: Jurnal Ilmu Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Lingkungan COJ (Coastal and Ocean Journal) Jurnal Miyang : Ronggolawe Fisheries and Marine Science Journal Jurnal Algoritma Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Jurnal Perikanan Terpadu
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Random Forest Dan Support Vector Machine Dalam Memprediksi Banjir Rob di Teluk Lampung Mar’ah, Maihuhatul; Arifin, Willdan Aprizal; Rosalia, Ayang Armelita
Jurnal Algoritma Vol 22 No 1 (2025): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.22-1.2145

Abstract

Banjir rob merupakan masalah serius yang sering terjadi di daerah pesisir, termasuk wilayah Teluk Lampung, yang disebabkan oleh peningkatan permukaan air laut akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia. Fenomena ini berdampak signifikan pada kerugian ekonomi dan sosial, serta meningkatkan kerentanan pemukiman di kawasan pesisir terhadap berbagai ancaman bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan performa algoritma random forest dan Support Vector Machine (SVM) dalam memprediksi kejadian banjir rob di Teluk Lampung. Data yang digunakan mencakup kejadian banjir rob selama lima tahun terakhir, dengan fokus pada variabel-variabel seperti tinggi muka laut, kecepatan angin, dan faktor meteorologi lainnya. Metode pembelajaran mesin, khususnya random forest dan SVM, diterapkan untuk menganalisis data dan menghasilkan prediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa random forest mengungguli SVM dalam hal akurasi, dengan nilai akurasi mencapai 89% dibandingkan 69% untuk SVM. Selain itu, Random Forest juga menunjukkan nilai ROC AUC yang lebih tinggi, yaitu 0,82, yang mengindikasikan kemampuan klasifikasi yang lebih baik. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan Random Forest sebagai metode yang lebih efektif untuk memprediksi banjir rob di wilayah Teluk Lampung, serta menyarankan penelitian lebih lanjut dengan dataset yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan akurasi model prediksi.
Mekanisme Pengumpulan Data Hasil Tangkapan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu Rosalia, Ayang Armelita; Anzhani, Luthfi; Minsaris, La Ode Alam; Tirtana, Denta; Lukman, Lukman; Malik, Abdul; Rahardjo, Cakra
Baselang Vol 4, No 1: APRIL 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i1.135

Abstract

Pendataan hasil tangkapan merupakan salah satu aktivitas untuk mengetahui jumlah dan jenis ikan hasil tangkapan dari suatu kapal perikanan. Kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan data yang  realistik terkait hasil tangkapan yang didaratkan sehingga data yang  didapatkan dapat digunakan oleh Pelabuhan Perikanan sebagai  pembanding logbook yang diserahkan oleh pihak kapal, sehingga didapatkan data produktivitas yang akurat. Optimalisasi kinerja petugas pendataan akan meningkatkan  efektivitas, struktur dan tugas organisasi pelaksana pendataan. Berdasarkan hal tersebut maka dalam penelitian ini akan menganalisis bagaimana kinerja sistem pendataan hasil tangkapan ikan yang didaratkan di PPN Karangantu dan merekomendasikan saran tindakan perbaikan sistem pendataan hasil tangkapan ikan di PPN Karangantu. Hasil penelitian yang didapatkan adalah pada tahap analisis sudah dilakukan wawancara dengan nelayan, enumerator dan syahbandar PPN Karangantu. Standar Operasional Prosedur (SOP) yang digunakan di PPN Karangantu adalah sudah sesuai dengan SOP yang berlaku secara nasional yaitu Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Direktorat Pelabuhan Perikanan, dengan pengadopsian dan modifikasi SOP sehingga terjadi penyesuaian SOP yang diberlakukan di PPN Karangantu. Ditemukan beberapa kekurangan pada sistem pendataan yang sudah diterapkan di PPN Karangantu beberapa di antaranya yaitu terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendata ke lokasi-lokasi pendataan hasil tangkapan yang didaratkan di luar Tempat Pendaratan Ikan (TPI). Potensi atau saran untuk efisiensi pendataan hasil tangkap di PPN Karangantu adalah adanya aplikasi yang dapat mengidentifikasi jenis ikan untuk entry pendataan yang diikuti hasil penimbangan berkaitan dengan efisiensi waktu sehingga dapat mengurangi delay.
PEMETAAN DISTRIBUSI PEMASARAN HASIL TANGKAPAN IKAN PPN KARANGANTU (STUDI KASUS KAPAL BAGAN PERAHU) Ardiana; Ayang Armelita Rosalia; La Ode Alam Minsaris
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Vol. 15 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS STEKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jtikp.v15i1.790

Abstract

The Karangantu Archipelagic Fisheries Port, commonly referred to as PPN Karangantu, provides a venue for business activities in the field of fisheries. These business activities are carried out by the fishermen of the Boat Lift Net. The Boat Lift Net captures small pelagic fish, and the catch is distributed by the fishermen of the Boat Lift Net at PPN Karangantu to fish traders outside the Karangantu location. This expands the distribution of the marketing of the catch from PPN Karangantu, as it is not only marketed at the Karangantu Fish Auction (TPI Karangantu). Therefore, the objective of this research is to illustrate the map of the distribution locations of the marketing of the catch from the Boat Lift Net landed at PPN Karangantu. Subsequently, it aims to identify the distribution channels for the marketing of the catch from Boat Lift Net at PPN Karangantu. To achieve these objectives, this research uses a qualitative descriptive approach and Geographic Information System (GIS) with remote sensing methods. As a result, it is found that PPN Karangantu has 4 distribution channels and there are 11 distribution locations for the marketing of the catch from the Boat Lift Net
PEMETAAN KAPAL TERBENGKALAI BERBASIS WEB DI WILAYAH OPERASIONAL PERAIRAN PPN KARANGANTU Virgianisa, Tania; Rosalia, Ayang Armelita; Arifin , Willdan Aprizal
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Vol. 15 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS STEKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jtikp.v15i1.796

Abstract

The current condition of the Karangantu Archipelago Fisheries Port (PPN) is still considered unfavorable because the operational area of ​​the port waters looks dirty and shabby. There are many ships that are no longer used in the Karangantu PPN operational area. Based on the results of interviews with PPN Karangantu officers, there are several things that cause ships to be abandoned in the operational area of ​​PPN Karangantu waters, including the age of the ship, costs or capital, and human resources. Abandoned ships that are not immediately handled will result in obstacles to the flow of water traffic at the port and create a risk of collision for other ships passing by. Therefore, web-based mapping of abandoned ships (WebGIS) is needed in the operational area of ​​PPN Karangantu waters. It is hoped that the results of this abandoned ship mapping can be used by the port to report abandoned ships to the center so that they can immediately take action to transport the abandoned ships. With the existence of WebGIS mapping abandoned ships, the port does not need to go directly to the field to find the location of abandoned ships because the information can be accessed via the web that has been created. Data collection on coordinate points was carried out by field survey and tagging using the GPS Map Camera application. The research results show that there are 74 abandoned ships in the Karangantu PPN operational area.
PEMODELAN TRANSPORT SEDIMEN DI MUARA SUNGAI PANGULURAN, MALANG DENGAN MODEL NUMERIK Mariyori, Stefany; Rosalia, Ayang Armelita; Widianto, Kukuh
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Vol. 15 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS STEKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jtikp.v15i1.806

Abstract

Transportasi sedimen laut adalah proses pergerakan sedimen di laut yang terjadi karena adanya gaya-gaya yang bekerja pada sedimen tersebut. Sedimen laut dapat berupa pasir, dan batuan kecil yang terbawa oleh arus laut, gelombang, dan angin. Muara Bajulmati atau muara Sungai Panguluran memiliki sedimentasi yang halus dan di dominasi oleh pasir. Pada kondisi musim barat rendah total load sedimen dari arah vertikal memiliki besaran hingga, 0.00112m^3/s/m. Hal tersebut memuat bagian muara mengalami erosi dan sedimentasi. Pemodelan ini bertujuan untuk mengetahui pola sedimen serta melihat pengaruh sedimen terhadap Pantai serta muara. Pemodelan ini menggunkan software MIKE21 dengan modul Hidrodinamik serta Sand Transport
Integrasi Klorofil-a, SST, Dan Kedalaman Untuk Pemetaan Daerah Penangkapan Ikan Pelagis Kecil di Laut Jawa (Studi Kasus: WPPNRI 712) Ades Suryaningtias; Ayang Armelita Rosalia; Kukuh Widiyanto
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 10 No 3 (2025): Volume 10 Nomor 3, Agustus 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v10i3.2071

Abstract

The Fisheries Management Area of the Republic of Indonesia is divided into 11 regions, one of which is WPPNRI 712 or the Java Sea. One of the utilizations of these waters is the fishing zone. This study aims to map fishing zones in the Java Sea that can help improve the efficiency and success of fishing, as well as provide useful information for fisheries management. Several processes carried out in this study are collecting images, image cropping, extracting chlorophyll-a and SST data, interpolating using the IDW method, and overlaying. The high potential points for catching small pelagic fish in the Java Sea during the West Season are due to the high chlorophyll-a values and low sea surface temperatures (SST) which indicate an upwelling phenomenon. Transition Season I (March, April, May) is the peak season for catching small pelagic fish in the Java Sea. The potential for catching small pelagic fish is highest in March and April.
SYSTEM DYNAMIC ANALYSIS OF RESOURCES MANAGEMENT IN LAYUR FISHERIES IN UJUNG GENTENG, SUKABUMI Ahmad, Kiffah Kayyisah; Rosalia, Ayang Armelita; Lestari, Della Ayu
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v5i1.2449

Abstract

Ujung Genteng is one of the areas in Sukabumi which has a large capture fisheries sector. Various capture fishery commodities, especially layur fish which are classified as demersal species, are superior commodities. The layur commodity is caught using hand line and bottom longline by Ujung Genteng fishermen. However, capture fisheries production, especially in 2020 and 2022, has decreased. System dynamic analysis on the management of layur fisheries resources is divided into three sub-model groups: the ecological, social, and economic sub-models. In obtaining results on a dynamic system, accurate data is needed on all stakeholders related to the management of layur fisheries resources, namely the community, fishermen, village government, managers of Fish Auction Places (TPI), and related Fisheries Service data. However, limited data sources in the Ujung Genteng area have made accurate data on the striped fishery only started in 2019. The dynamic analysis results explain in detail the factors causing the decline in catches in the past two years and display the estimated values for each variable that will experience an increase except for Layur catch production.
KLASIFIKASI TIGA GENUS IKAN KARANG MENGGUNAKAN CONVOLUTION NEURAL NETWORK Arifin, Willdan Aprizal; Rosalia, Ayang Armelita; Lukman; Tufailah, Nabila; Ariawan, Ishak
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i2.33633

Abstract

Ikan karang adalah salah satu organisme penting dalam kajian ekosistem terumbu karang, perlu dilakukan proses identifikasi untuk memahami pola, struktur dan distribusi keanekaragaman ikan karang. Selain itu, ikan karang memiliki jumlah yang sangat banyak dan hampir mirip satu sama lain. Oleh karena itu, untuk mempercepat proses identifikasi ikan dapat dilakukan secara komputerisasi. Salah satu teknik komputerisasi yang dapat dilakukan adalah pengolahan citra digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan citra genus Ikan (Epinephelus spp., Halichoeres spp., dan Lutjanus spp.) ekonomis penting. Data citra diperoleh dari situs https://www.kaggle.com/. Metode klasifikasi citra yang digunakan adalah Convolutional Neural Network (CNN) yang terdiri dari dua tahapan. Tahapan yang pertama adalah melakukan pelatihan dengan metode backpropagation, dan tahapan yang kedua adalah melakukan klasifikasi citra menggunakan feedforward. Hasil dari kombinasi dua metode tersebut diperoleh accuracy sebesar 85,31%. Selain itu, model yang dibangun cukup bagus karena selisih nilai rataan antara precision dan sensitivity tidak terlalu besar, precision sebesar 89,92% dan sensitivity sebesar 86,49%. Hasil analisis dan evaluasi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode klasifikasi CNN dapat digunakan dengan baik dalam mengelompokkan citra Ikan berdasarkan genus.
Determination of Potential Zones for Website-Based Small Pelagic Fish in Banten Bay Waters Ayang Armelita Rosalia; Denta Tirtana; Luthfi Anzani; Amanda Chairunnisa; Naufal Rahaditya Aryadi; Adela Nur Anbiya; Anggieta Tri Cahyani; Batrisya Hawani Balqis; Mahathir Muhamad Ashari; Muhamad Rifky Rivandi
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v10i3

Abstract

The waters of Banten Bay have abundant resources of small pelagic fish. Anchovies, mackerel, Shortfin scad, goldstripe sardinella, selar fish, mullet, and lemuru are small types of pelagic fish that can be found all year round in the waters of Banten Bay. Based on its abundant potential, however, its utilization is still inefficient because most local fishermen still use traditional fishing methods, which result in low catches and incomes. The purpose of this study is to develop a website-based system to determine the Fishing Potential Zone (FPZ) in the waters of Banten Bay by utilizing sea surface temperature (SST) and chlorophyll-a data from Aqua MODIS satellite imagery in 2023. Data processing is carried out with SeaDAS and ArcGIS software to determine FPZ points that are implemented in the form of a website, namely FishZone Mapper. The FishZone Mapper website is designed to provide information that can be easily accessed by fishermen, researchers, and other stakeholders to improve fishing efficiency. The results showed that there was a significant difference in the number of FPZ points in the western and eastern seasons, which affected fishing strategies.
ANALISIS RISIKO PEMUTIHAN KARANG BERDASARKAN KEJADIAN MARINE HEATWAVES DI LAUT ARAFURA Mayasari, Dilla; Yulihastin, Erma; Rosalia, Ayang Armelita
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 01 (2026): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v14i01.8658

Abstract

Peningkatan suhu permukaan laut akibat perubahan iklim global memicu terjadinya Marine Heatwaves (MHWs), yaitu kondisi ketika suhu melebihi ambang batas persentil ke-90 selama sedikitnya lima hari berturut-turut dan berpotensi menyebabkan pemutihan terumbu karang. Penelitian ini menganalisis tren perubahan karakteristik MHWs berdasarkan tiga metrik utama frekuensi, durasi, dan intensitas serta memetakan risiko pemutihan karang di laut Arafura selama tiga dekade (1994–2024) menggunakan data SPL berbasis satelit dan standar definisi MHWs global. Risiko pemutihan dihitung melalui integrasi berbobot antara frekuensi (0,5), intensitas maksimum (0,3), dan durasi (0,2), kemudian diklasifikasikan ke dalam lima kategori. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan durasi rata-rata MHWs dari 10,91 hari menjadi 16,63 hari, disertai kenaikan frekuensi dari 130,8 menjadi 134,7 kejadian. Intensitas maksimum bersifat fluktuatif, dengan puncak 1,456°C pada dekade pertama, penurunan pada dekade kedua, dan peningkatan kembali menjadi 1,406°C pada dekade ketiga. Secara spasial, hotspot MHWs konsisten muncul di wilayah tengah dan timur Arafura serta mengalami perluasan antar dekade. Luasan area dengan kategori risiko Ekstrem meningkat drastis dari 30,8 km² menjadi 57.257 km², menandakan intensifikasi tekanan panas laut yang semakin mengancam ketahanan ekosistem terumbu karang di Laut Arafura.  Kata kunci: Marine Heatwaves, Perubahan Iklim, Suhu Permukaan Laut, Terumbu Karang
Co-Authors Abdul Malik Abdul Malik Adela Nur Anbiya Ades Suryaningtias Afifah, Novia Nurul Afiyah, Novia Nurul Afni, Dinda Nur Agung Setyo Sasongko Ahava Hidayat, Rakhshanda Shaina Ahmad Satibi Ahmad, Kiffah Kayyisah Aji Prasetyo, Aji Akbar, Harun Idham Akbar Alvitriza Ratu Anak, Bonita Fransisca Alya Dina Wilujeng Alya Dina Wilujeung Amanda Chairunnisa Anbiya, Adela Nur Anggieta Tri Cahyani Anwar Bey Pane Anwar Bey Pane Anzani, Luthfi Anzhani, Luthfi Apriansyah, Muhammad Renaldi Apriyani, Linda Ar-ridhaty Akita, Erliantina Ardiana Arie Nurfita Arnisti, Raissa Alimah Aryadi, Naufal Rahditya Ashari, Mahatir Muhamad Balqis, Batrisya Hawani Batrisya Hawani Balqis Cahyani, Anggieta Tri cakra rahardjo Daniel Happy Putra Della Ayu Lestari Dinovi Harsa, Zellydia Fadillah, Annisa Nur Fadzar, Angga Fahriza, Salsabila Putri Faraz Herviansyah Farkhatus Solikhah Fatoni, Khoerul Fauziyah, Hasnaira Handayani Fawaz Fawaz Fitri, Amraini Haekal Ghossan Firdaus Hanifah, Nadila Harvan, Muhammad Hikmattulloh, M. Bintang Hutapea, Roma Yuli Hutapea, Roma Yuli F Iin Solihin Imam Teguh Santausa Ishak Ariawan Ita Arianti Kencana, Al Kahfi Damar Khairiyah, Nuril Khoirunnisaa, Avly Arfiani Khotijah Kiffah Kayyisah Ahmad Kukuh Widiyanto Lukman Lukman Lukman Lukman Lukman LUKMAN, LUKMAN Luthfi Anzani Luthfi Anzhani M. SALEH Mahathir Muhamad Ashari Makhtar, Muhammad Ottmar Mardeny, Nabila Sukma Mariyori, Stefany Mar’ah, Maihuhatul Mayasari, Dilla Mazaya, Amalia Febryane Adhani Mestiria Harbani Sitepu Minsaris, La Ode Alam Mita Febianah Mohammad Imron Muhajirin . Muhajirin Muhajirin Muhamad Renaldi Apriansyah Muhamad Rifky Rivandi Muhammad Nur Arkham Murtianingsih, Dzakiya Fikri Nabila Tufailah Nafisah, Khansa Farah Naufal Rahaditya Aryadi Novi Sofia Fitriasari Nurafni, Dinda Nurokhim, Arif Pardip Maulana Perdana Putra Kelana PUTRI WAHYUNI Putri, Aprilia Syah Putri, Aprilia Syah Putri Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahardjo, Cakra Rahman, M. Arief Rama Agus Mulyadi Ramdhani, Muhammad Akbar Risma Nur Antika Rivandi, Muhamad Rifky Rizky Pandapotan Situmorang Roma Yuli F Hutapea Roma Yuli Felina Hutapea Ruly Adhitya sapanli, kastana Selvi, Alia Sesillia Sesillia Shelly Janu Setyaning Tyas Shiva May Vazri Silma Syifa Aryuni Siska Nurawalia Sriyanto, Sesar Prabu Dwi Suaydhi Suaydhi, Suaydhi Sukmaputri, Nabila Zahra Syahputra, Fauzi Tirtana, Denta Tri Wiji Nurani Tri Yanti Tridoyo Kusumastanto Tufailah, Nabila Tyas Dita Pramesthy vera anggraini, vera Vian Husaine, Nur Annisa Virgianisa, Tania Waluya Budi, Riyadi Tri Widianto, Kukuh Willdan Aprizal Arifin Wilujeung, Alya Dina Winanda, Treza Desri Wiwin Ambarwulan Wulansari, Nadia Zahrina Yulihastin, Erma