p-Index From 2021 - 2026
9.628
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika MATEMATIKA Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) AKSIOMA Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama PRISMA Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Alifmatika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Range : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Unnes Journal of Mathematics Education Journal of General Education and Humanities JURNAL MUARA PENDIDIKAN Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Tematik: Jurnal Konten Pendidikan Matematika Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika Hipotenusa: Journal of Mathematical Society The International Journal of Mathematics and Sciences Education Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Pendidikan Progresif Journal of Creativity Student Journal of Computer Science and Technology Application Media Pendidikan Matematika Unnes Journal of Mathematics Education Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Effectiveness of Multisensory-Based Statistical E-Comic with Collaborative Learning to Enhance Deaf Students’ Mathematical Connection Sugiman; Najma Fatikasari; Emi Pujiastuti; Muh. Fajar Safaatullah; Endang Sugiharti
Hipotenusa: Journal of Mathematical Society Vol. 8 No. 1 (2026): Hipotenusa : Journal of Mathematical Society
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/hipotenusa.v8i1.5326

Abstract

Deaf students face challenges in understanding abstract mathematical concepts, especially the material of data concentration measures, due to limited verbal communication and lack of learning media that suits their characteristics. This study aims to examine the effectiveness of statistical e-comic based on multisensory approach integrated with collaborative learning model in improving mathematical connection ability of deaf students. The research approach used is mixed-methods with Single Subject Research (SSR) design type A-B-A. The subjects consisted of three deaf students of class VIII-B in SLB Negeri Ungaran who were purposively selected. Data collection techniques included mathematical connection tests, learning observations, semi-structured interviews, and visual documentation. Quantitative data was analysed using visual inspection charts within and between conditions, while qualitative data was analysed through reduction, presentation, interpretation, and conclusion drawing. The results showed that statistical e-comic media was effective in significantly improving deaf students' mathematical connections, both from cognitive (concept understanding), affective (motivation and attitude), and psychomotor aspects (digital skills and participation). The conclusion shows that statistical e-comic with multisensory approach and collaborative learning is able to bridge the gap of mathematical understanding contextually and applicatively.
Eksplorasi Peran Self-efficacy terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Akmalatul Munawaroh; Emi Pujiastuti
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5095

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran self-efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Sumowono Tahun Ajaran 2025/2026. Enam subjek dipilih secara purposive berdasarkan kategori self-efficacy tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berperan penting terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada setiap indikator, yaitu reading and understanding, organizing strategy, solving the problem, dan confirmation of the process and answer. Siswa dengan self-efficacy tinggi mampu memenuhi seluruh indikator karena memiliki keberanian menghadapi tantangan (level), keyakinan dan ketekunan yang kuat (strength), serta kemampuan menerapkan strategi pada berbagai konteks (generality). Siswa dengan self-efficacy sedang masih mengalami keraguan dalam menyusun strategi dan merefleksikan hasil, sedangkan siswa dengan self-efficacy rendah mengalami kesulitan pada tahap perencanaan, penyelesaian, dan pemeriksaan kembali hasil. Disimpulkan bahwa semakin tinggi self-efficacy siswa, semakin optimal kemampuan pemecahan masalah matematisnya.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta Didik pada Materi Relasi dan Fungsi Ditinjau dari Self-Efficacy Zidna Nurus Sakinah; Emi Pujiastuti
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i4.1833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik berdasarkan kategori self-efficacy pada materi relasi dan fungsi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan enam peserta didik kelas VIII SMP yang dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri atas dua peserta didik dengan self-efficacy tinggi, dua sedang, dan dua rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket self-efficacy, tes uraian kemampuan berpikir kritis matematis, dan wawancara semi terstruktur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan triangulasi antara hasil tes dan wawancara untuk meningkatkan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik kemampuan berpikir kritis matematis pada setiap kategori self-efficacy. Peserta didik dengan self-efficacy tinggi mampu menunjukkan kemampuan interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi secara lebih konsisten dibandingkan kategori lainnya. Peserta didik dengan self-efficacy sedang telah memenuhi sebagian besar indikator, meskipun masih mengalami keraguan pada beberapa tahapan penyelesaian masalah. Sementara itu, peserta didik dengan self-efficacy rendah masih mengalami kesulitan dalam menyusun strategi penyelesaian, mengevaluasi hasil, serta menarik kesimpulan yang sesuai. Temuan penelitian ini memberikan gambaran mengenai variasi karakteristik kemampuan berpikir kritis matematis berdasarkan tingkat self-efficacy yang dapat menjadi pertimbangan dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Unpacking Students' Lack of Flexibility: A Descriptive Analysis of Mathematical Creative Thinking in High School Susilawati Susilawati; Yohanes Leonardus Sukestiyarno; Emi Pujiastuti; Tri Sri Noor Asih
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.3553

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk  menganalisis  kemampuan  berpikir  kreatif matematis siswa SMA dalam  menyelesaikan  masalah  matematika. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 34 siswa kelas X di salah satu sekolah di Kabupaten Cirebon. Teknik pengumpulan  data  dilakukan  melalui  tes, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan siswa berada pada kategori sedang yang memenuhi indikator kelancaran, orisinalitas, dan elaborasi. Hanya  1 siswa  dengan  kategori  tinggi, 30 siswa  kategori  sedang, dan 3 siswa kategori  rendah. Dominannya kategori sedang disebabkan oleh keterbatasan siswa dalam mengembangkan strategi penyelesaian alternatif. Indikator  dengan rata  rata tertinggi adalah kelancaran, sedangkan indikator terendah adalah fleksibilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa cukup mampu menghasilkan ide, tetapi masih kurang fleksibel dalam menggunakan strategi pemecahan masalah. Sehingga, Kemampuan ini perlu ditingkatkan agar siswa dapat memecahkan masalah dengan berbagai solusi dan memenuhi tuntutan pembelajaran abad ke  21. This study focused on analyzing the¬  mathematical  creative  thinking  abilities of high school students  in solving  mathematical problems. The method used was a descriptive qualitative approach involving 34 grade 10 students  in  one of the schools in Cirebon Regency. Data collection techniques were carried out through tests, observations, and  interviews. The  data  obtained  were  analyzed  using  data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings showed  that overall students were in the medium category that met the indicators of fluency, originality, and elaboration. Only 1 student was in the  high category, 30 students were in the medium category,   and 3 students  were in the low  category. The dominance of the medium  category was caused by students' limitations in developing alternative solution strategies. The indicator with the highest average was fluency, while the lowest indicator was flexibility. These findings indicate that students are quite capable of generating ideas, but still lack flexibility in using problem  solving strategies. Therefore, this ability needs  to  be improved so  that  students can solve problems with  various solutions  and meet the demands of 21st  century learning.
Trends in Students’ Mathematical Problem-Solving Skills: A Systematic Review and Bibliometric Analysis of GeoGebra-Assisted Problem-Based Learning Research (2021–2025) Nirwana Zuhaida; Emi Pujiastuti; Zaenuri; Walid
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2025): J-MPM
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FSTT, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i2.18489

Abstract

Education plays a crucial role in developing high-quality human resources, and mathematics serves as a strategic discipline for strengthening logical, critical, and analytical thinking skills. One of the key competencies emphasized by the NCTM is mathematical problem-solving, which remains relatively low according to the 2022 PISA results. To address this issue, the GeoGebra-assisted Problem-Based Learning (PBL) model is applied because it fosters interactive and meaningful learning experiences. This study aims to analyze research trends and the implementation of mathematical problem-solving skills through the GeoGebra-assisted PBL model. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) combined with bibliometric analysis using VOSviewer. A total of 200 articles were initially identified from the Google Scholar database through the Publish or Perish application (2021–2025); after applying inclusion and exclusion criteria and quality assessment procedures, 9 articles were selected for final synthesis and bibliometric mapping of keyword co-occurrence, network, and overlay visualizations. The analysis shows that the implementation of the GeoGebra-assisted PBL model consistently enhances students’ mathematical problem-solving skills. PBL cultivates critical thinking skills, while GeoGebra supports concrete visualization of mathematical concepts. The integration of both has proven effective and innovative in improving mathematics learning outcomes in the digital era.
Project-Based Learning Assisted By Multimedia Interactive Learning Based On Ethnomathematics With Android Application To Improve Creative Thinking Abilities Nurfaidah Nurfaidah; Emi Pujiastuti; Adi Nur Cahyono
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v10i4.957

Abstract

This study aims to investigate the effectiveness of mathematics learning with interactive multimedia based on ethnomathematics through an android application in improving students' creative thinking skills. The research method used was a quasi-experimental with a non-equivalent pretest-posttest control group design on grade IX students of SMP Negeri 1 Karangampel. The selection of experimental and control classes was carried out using purposive sampling techniques. Data collection was carried out using documentation, test and interview methods. The findings of this study indicate that who used interactive multimedia based on ethnomathematics through an android application achieved classical completeness and had higher creative thinking skills and based on the average N-gain score of the experimental class and the control class, the average N-gain score for the experimental class was higher than the average N-gain score for the control class, namely 0.8022 > 0.6994 so that more significant improvements compared to students who did not use the multimedia. Thus, interactive multimedia-based PjBL can be used as a relevant and effective pedagogical approach in learning transformation geometry material.
AI and Big Data in Advancing Mathematical Literacy Cybersecurity’s Moderating Role Sumliyah; Wardono; Scolastika Mariani; Stevanus Budi Waluya; Emi Pujiastuti; Ramiro Santiago Ikhsan
CORISINTA Vol 2 No 2 (2025): August
Publisher : Pandawan Sejahtera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/corisinta.v2i2.109

Abstract

In today’s rapidly evolving digital landscape, mathematical literacy has emerged as a crucial competency for students navigating data-intensive environments. The integration of Artificial Intelligence (AI) and Big Data in education holds transformative potential to enhance personalized learning and support data-driven teaching strategies, yet it also raises critical concerns around Cybersecurity, particularly in safeguarding student data and ensuring trust in digital platforms. This study aims to analyze the effects of AI and Big Data on mathematical literacy, while examining the moderating role of Cybersecurity. Using a quantitative research approach, data were collected through a structured questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 3. The results indicate that both AI and Big Data have significant positive effects on students’ mathematical literacy, with Big Data exerting the strongest influence through its ability to provide deep insights into student performance. AI also contributes effectively by enabling real-time feedback, adaptive learning, and personalized instruction. Although Cybersecurity demonstrated a weaker direct effect on mathematical literacy, it remains an essential enabler of a secure digital learning environment, fostering user trust and system integrity. This research highlights the importance of aligning educational technology implementation with strong digital safeguards to maximize learning outcomes. The findings offer managerial implications for educational institutions to invest in intelligent learning platforms supported by robust cybersecurity protocols. Ultimately, the study reinforces the relevance of SDG 4: Quality Education, by promoting inclusive, safe, and tech-enhanced learning ecosystems suited for the demands of 21st-century education.  
Various mathematics learning models for junior high school students' mathematical representation ability: systematic literature review Muhammad Rifqi Azizi; Emi Pujiastuti; Sugiman Sugiman
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v11i1.24896

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil penelitian tentang kemampuan representasi matematis siswa SMP melalui berbagai model pembelajaran matematika, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian, dan kecenderungan penelitian berdasarkan tahun penelitian. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan melakukan eksplorasi dengan bantuan Google Scholar. Berdasarkan inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, diperoleh 19 artikel. Hasil analisis menggunakan Systematic Literature Review, ditemukan bahwa model pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa SMP didominasi oleh model Problem Based Learning, artikel yang dipublikasikan paling banyak dihasilkan pada tahun 2020, dan jenis penelitian paling banyak menggunakan kuantitatif. Hal yang dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa SMP dalam pembelajaran melalui siswa berperan aktif dalam pembelajaran dan guru hanya berperan sebagai fasilitator, siswa belajar secara berkelompok untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya, siswa membangun pengetahuannya dan menemukan suatu konsep matematika secara mandiri melalui kegiatan pembelajaran, dan dapat juga melalui guru yang membuat materi matematika berdasarkan hal-hal yang ada dalam kehidupan nyata.
Potensi Guru Matematika SMP Mengembangkan LKS Terintegrasi Evaluasi Digitalnya untuk Meningkatkan Kreativitas Matematis Siswa Emi Pujiastuti; Sugiman; Endang Sugiharti; Nanang Sungkowo
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pythagoras.v20i1.90280

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan mendorong perlunya inovasi dalam pembelajaran matematika, salah satunya melalui digitalisasi Lembar Kerja Siswa (LKS) yang terintegrasi dengan evaluasinya untuk mendukung Kompetensi Kreativitas Matematis. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran kemampuan guru matematika SMP di wilayah eks-Karesidenan Semarang dalam melakukan digitalisasi LKS tersebut, sekaligus menilai kompetensi kreativitas matematis siswa selama implementasinya. Penelitian menggunakan metode campuran dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel terdiri atas 20 guru matematika, enam di antaranya diwawancarai untuk pendalaman kualitatif. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan uji-t berbantuan SPSS, sedangkan analisis kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan rata-rata kemampuan guru sebesar 87,98 dan penerimaan positif terhadap digitalisasi LKS sebagai inovasi pembelajaran. Kompetensi kreativitas matematis siswa dari dua SMP menunjukkan nilai rata-rata 85,44 dan 83,00 setelah implementasi. Kendala utama mencakup keterbatasan jaringan Wi-Fi dan kebutuhan kuota internet. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi LKS efektif mendukung kreativitas matematis siswa serta layak diterapkan lebih luas, dengan dukungan pelatihan guru dan penguatan infrastruktur teknologi.
Didactic Design Research in Overcoming Epistemological Barriers in Mathematics Learning; A Systematic Literature Review Erin Clariza Br Surbakti; Emi Pujiastuti
Journal of Creativity Student Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jcs.v9i2.56189

Abstract

Epistemological obstacles are among the primary factors that impede students' understanding of mathematical concepts. Didactical Design Research (DDR) emerges as a learning-obstacle-based approach that offers a systematic framework for identifying and addressing these barriers. However, comprehensive reviews mapping DDR research trends in the context of epistemological obstacles in mathematics education remain limited. This study aims to: (1) analyze trends in DDR research on epistemological obstacles, (2) identify the most prevalent types of epistemological obstacles, (3) map the didactic design strategies employed, and (4) assess the effectiveness of DDR implementation. A Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA protocol was conducted. Articles were retrieved from Google Scholar, ERIC, and Sinta databases covering 2015–2025. After rigorous selection, 27 articles met the inclusion criteria. Findings indicate that: (1) DDR research has grown significantly from 2020 to 2025, particularly at the junior and senior secondary levels; (2) dominant epistemological obstacles involve difficulties in abstract concept comprehension, symbolic misconceptions, and failure to transfer concepts; (3) effective didactic strategies include mathematical visualization, contextual scaffolding, reflective discussion, and structured cognitive conflict; and (4) consistent DDR implementation demonstrably improves students’ conceptual understanding. These findings carry strategic implications for developing adaptive, obstacle-informed mathematics learning designs.
Co-Authors Adi Nur Cahyono Afriyanti, Ice Akmalatul Munawaroh Alif Hazira, Kurnia Vera Alifatul Muyasaroh Amalludin, Subuh Amidi Amidi, Amidi Amin Suyitno Anggun Tri Prabawati Angraeni, Chelsy Ani, Nyree Anintya, Yolanda Astrid Ardhi Prabowo Ary Woro Kurniasih Asih, Tri Sri Noor Bambang Eko Susilo Bambang Eko Susilo Bambang Eko Susilo Budhiharti, Susi Juwita Choifah Choifah Dewi, Arsiana Kusuma Dewi, Heni Lilia Dr. Masrukan, Dr. E. Widiyaningsih Edy Soedjoko Endang Sugiharti, Endang Erin Clariza Br Surbakti Hamidah Hamidah Handayani, Ika Martyana Haryanto, Clarasati Hery Sutarto Ika Martyana Handayani Ilyyana, Kharisma Indah Urwatin Wusqo Iqbal Kharisudin Isnaini Rosyida Isnaini Rosyida, Isnaini Isti Hidayah Jaka Wijaya Kusuma Kartika, Yudha Kristia Kartono , Korkor, Sarah Kristina Wijayanti Kumaralalita, Candrika Kurniati, Ida Wahyu Lailatus Syarifah Lala Nailah Zamnah Lala Nailah Zamnah Lina Lutfiyana Lutfiyana, Lina Makis Setiawan Mariani Scolastika Mariani, Isnaini Rosyida Mariya, Dian Mashuri Mashuri Maulida Nur Muh. Fajar Safaatullah Muh. Sahidun Muh. Sahidun Muhammad Ichwan Anshori Muhammad Iqbal Harisuddin Muhammad Iqbal Harisuddin Muhammad Rifqi Azizi Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Muslih Hasan Pambudi Najma Fatikasari Nanang Sungkowo Nikmah, Aizzatun Nirwana Zuhaida Nisa', Ziyana Endah Khairun Nuhyal Ulia Nungki Anditiasari Nur Fathaillah Pajrin Nurfaidah Nurfaidah Nurfaidah Nurfaidah Nurfaidah Nuriana Rachmani Dewi Pajrin, Nur Fathaillah Paramitha, Witha Pradinar, Fanindya Dwisetiya Pramesti, Santika Lya Diah Pramesti Pratinuari, Karina Putriaji Hendikawati Rahmawati, Rofiqo Ramiro Santiago Ikhsan Rega Dian Kusuma Rega Dian Kusuma Rezi Ariawan Rina Rahmawati, Rina Rochmad - Rochmad Rochmad S B Waluya Sahidun, Muh sahidunsuhud sahidun Salma Noor Fitria Jati Saodah, Nursaodah Satoto, Seto Scolastika Mariani Scolastika, Mariani Setiawan, Makis Setiyani Siti Nur Amanah Sri Lestari St. Budi Waluya St. Budi Waluya Sugiarto S Sugiman Sugiman Sugiman -, Sugiman Sugiman Sugiman Suhito Suhito Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno, Yohannes Leonardus Sumliyah Sumliyah, Sumliyah Susanti, Wiwik Susilawati Susilawati Try Suprayo Ulfiyati, Ulya Ulya Ulfiyati Veronica, Rahayu Budhiati Vika Oktoviani Virgonanto, Titis Hari Walid Walid Walid, Walid Wardono Wardono Wardono WIDYANINGRUM, PRIMA SEKAR Wuryanto Wuryanto Yohanes Leonardus Sukestiyarno Zaenuri Mastur Zaenuri Zaenuri Zafrullah, Zafrullah Zainnur Wijayanto Zainnur Wijayanto Zakiri, Ishmah Khairina Zidna Nurus Sakinah