Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes diagnostik two-tier yang dapat digunakan untuk mendeteksi miskonsepsi siswa kelas IV SD pada materi wujud zat. Instrumen ini dirancang untuk menggali tidak hanya jawaban siswa, tetapi juga alasan yang mendasari pilihan jawaban tersebut, sehingga mampu mengidentifikasi miskonsepsi secara lebih mendalam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan tahapan meliputi identifikasi konsep, penyusunan soal, validasi oleh ahli, dan uji coba terbatas pada siswa. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli pendidikan untuk menilai kelayakan soal dari segi isi, bahasa, dan kemampuan mendeteksi miskonsepsi. Hasil uji coba menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan efektif dalam mengungkap berbagai bentuk miskonsepsi siswa, seperti kesalahpahaman mengenai perubahan wujud zat dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Instrumen ini diharapkan dapat digunakan oleh guru sebagai alat evaluasi diagnostik dalam proses pembelajaran IPA di sekolah dasar.