Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani padi sawah dan hubungannya dengan tingkat kesejahteraan rumah tangga di Desa Tinigi, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli. Desa ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi dengan potensi lahan sawah yang luas dan produktivitas tinggi. Namun demikian, sebagian besar petani masih menghadapi ketidakstabilan pendapatan yang berdampak pada kesejahteraan rumah tangga mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei, observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani sangat dipengaruhi oleh luas lahan, biaya produksi, harga jual padi, dan hasil produksi. Semakin tinggi pendapatan petani, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan rumah tangganya, yang diukur berdasarkan indikator kependudukan, pendidikan, kesehatan, konsumsi, perumahan, dan sosial lainnya. Tingkat kesejahteraan petani padi di wilayah studi menunjukkan 48,57% sejahtera dan 51,43% belum sejahtera. Rendahnya kesehatan dan gizi menjadi faktor utama ketidaksejahteraan yang memengaruhi produktivitas. Intervensi peningkatan pendapatan serta layanan kesehatan dan gizi diperlukan untuk mendukung kesejahteraan petani secara berkelanjutan.