Articles
PENGARUH KURS DAN INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA
Nur Milla;
Adinda Rifantini;
Chasnah Noer Setyani;
Anisa Lestari;
Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/0exv6f06
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2020–2024, yaitu masa yang ditandai oleh ketidakpastian global pascapandemi COVID-19 serta meningkatnya volatilitas ekonomi dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan metode Error Correction Model (ECM) dengan bantuan perangkat lunak EViews untuk menguji hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik secara parsial maupun simultan, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi masing-masing variabel yang berada di atas tingkat signifikansi 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa selama periode penelitian, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak secara langsung dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar dan tingkat inflasi. Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi lebih banyak didorong oleh faktor-faktor lain, seperti konsumsi domestik, peningkatan investasi, serta stabilitas kebijakan fiskal dan moneter yang diterapkan pemerintah. Oleh karena itu, penguatan sektor riil dan menjaga stabilitas makroekonomi menjadi strategi penting dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan dan dinamika ekonomi global.
PERAMALAN PRODUKSI BARANG ANGKUTAN KERETA API NASIONAL PERIODE 2019-2026 MENGGUNAKAN MODEL ARIMA
Muawanah;
Arikatun Maimunah;
Dewi Eka Mustika Sari;
Fendy Julianto;
Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/jy1amw73
Produksi barang angkutan kereta api merupakan salah satu indikator utama dalam mendukung sistem logistik dan transportasi nasional. Pola volume angkutan barang yang cenderung berfluktuasi menuntut adanya metode peramalan yang akurat sebagai dasar perencanaan operasional dan pengambilan kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi produksi barang angkutan kereta api nasional pada periode 2019–2026 dengan menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Data yang digunakan berupa data sekunder deret waktu bulanan produksi barang angkutan kereta api nasional dari Januari 2019 hingga September 2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Tahapan analisis mengikuti prosedur Box–Jenkins, yang meliputi pengujian stasioneritas menggunakan Augmented Dickey-Fuller (ADF), identifikasi model berdasarkan pola Autocorrelation Function (ACF) dan Partial Autocorrelation Function (PACF), estimasi parameter, serta pengujian diagnostik residual. Hasil analisis menunjukkan bahwa data awal bersifat tidak stasioner dan menjadi stasioner setelah dilakukan proses differencing. Model ARIMA terpilih memenuhi seluruh kriteria diagnostik dan menghasilkan residual yang bersifat white noise. Hasil peramalan memperlihatkan bahwa produksi barang angkutan kereta api nasional diperkirakan mengalami tren peningkatan yang stabil hingga tahun 2026 dengan tingkat ketidakpastian yang relatif rendah. Dengan demikian, model ARIMA dapat digunakan sebagai alat peramalan yang andal dalam mendukung perencanaan dan pengembangan transportasi logistik berbasis kereta api.
PENGARUH MAKRO EKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA
Putri Firda Febrianti;
Maratus Solihah;
Najla Shafaa Kamila;
Fathur Rohman;
Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/e1azde18
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode 2020–2025 mengalami dinamika yang signifikan akibat berbagai guncangan ekonomi, baik yang bersumber dari faktor domestik maupun global. Perubahan kondisi makroekonomi seperti inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah menjadi faktor penting yang memengaruhi stabilitas dan kinerja pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makroekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan memanfaatkan data time series bulanan periode 2020–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Metode ARDL dipilih karena mampu mengestimasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang secara simultan serta dapat digunakan pada data dengan tingkat integrasi yang berbeda. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan gambaran empiris mengenai peran variabel makroekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan otoritas moneter dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif dan berkelanjutan.
ANALISIS FLUKTUASI DAN PERAMALAN BULANAN IDX-MES BADAN USAHA MILIK NEGARA 17 MENGGUNAKAN MODEL ARIMA SAMPAI AKHIR TAHUN 2026
Elisa Tri Rahayu;
Muhammad Zaini;
Noufal Firdaus;
Musleh;
Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/r0dx4615
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fluktuasi serta melakukan peramalan bulanan indeks IDX-MES BUMN 17 hingga akhir tahun 2026 dengan menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa nilai penutupan bulanan indeks IDX-MES BUMN 17 yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian diawali dengan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi pola pergerakan indeks, kemudian dilanjutkan dengan uji stasioneritas menggunakan metode Augmented Dickey-Fuller (ADF). Hasil pengujian menunjukkan bahwa data tidak stasioner pada tingkat level, namun menjadi stasioner setelah dilakukan diferensiasi pertama. Selanjutnya dilakukan tahapan identifikasi, estimasi, dan diagnostik model untuk menentukan model terbaik. Berdasarkan hasil evaluasi, model ARIMA (2,1,2) dipilih sebagai model yang paling sesuai. Hasil peramalan menunjukkan bahwa indeks IDX-MES BUMN 17 diproyeksikan mengalami kecenderungan tren meningkat hingga akhir tahun 2026, meskipun masih disertai fluktuasi jangka pendek. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor dan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih optimal.
PENGARUH EKSPOR MINYAK, EKSPOR NONMIGAS, DAN IMPOR TERHADAP NERACA PERDAGANGAN INDONESIA: PENDEKATAN ARDL
Siti Aisah Hidayatul Hasanah;
Lailatul Fitria;
Afaf Fitriati;
Umar Gibran;
Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/qfbq8722
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspor minyak dan gas bumi (migas), ekspor nonmigas, serta impor terhadap neraca perdagangan Indonesia dengan menggunakan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Data yang digunakan berupa data time series tahunan selama periode 2020–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode ARDL dipilih karena memiliki keunggulan dalam menganalisis hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel ekonomi meskipun variabel-variabel tersebut memiliki tingkat stasioneritas yang berbeda. Hasil pengujian Bounds Test menunjukkan adanya hubungan kointegrasi antara ekspor migas, ekspor nonmigas, impor, dan neraca perdagangan Indonesia, yang menandakan adanya keseimbangan jangka panjang di antara variabel-variabel tersebut. Estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa ekspor nonmigas berpengaruh positif dan signifikan terhadap neraca perdagangan, mencerminkan peran penting sektor nonmigas dalam memperkuat kinerja perdagangan nasional. Sebaliknya, impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap neraca perdagangan, yang menunjukkan bahwa peningkatan impor berpotensi memperlebar defisit perdagangan. Sementara itu, ekspor migas menunjukkan pengaruh yang fluktuatif akibat ketergantungan pada harga energi global. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi diversifikasi ekspor nonmigas serta pengendalian impor untuk menjaga stabilitas neraca perdagangan Indonesia dalam jangka panjang.
ANALISIS PERKEMBANGAN INDEKS HARGA YANG DITERIMA DAN DIBAYAR PETANI TERHADAP NILAI TUKAR PETANI SUBYEKTOR PERTERNAKAN DI INDONESIA TAHUN 2023-2024
Andini Maulidya;
Refani Nafi Sara;
Nur Komariyah;
Moh. Iqbal Maulana;
Moh. Azfahani Zain;
Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/wxa7rq75
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Harga yang Diterima Petani (IT) dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (IB) terhadap Nilai Tukar Petani subsektor peternakan (NTP-T) di Indonesia tahun 22023-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research untuk menjelaskan hubungan sebab akibat antarvariabel. Data yang digunakan merupakan data sekunder bulanan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan IT dan IB terhadap NTP-T serta koefisien determinasi untuk mengukur kemampuan variabel independen menjelaskan variasi NTP-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IT berpengaruh positif terhadap NTP-T sedangkan IB berpengaruh negatif. Secara parsial kedua variabel signifikan pada tingkat signifikansi sepuluh persen. Secara simultan IT dan IB berpengaruh signifikan terhadap NTP-T. Nilai koefisien determinasi sebesar dua puluh persen menunjukkan bahwa sebagian besar variasi NTP-T dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilitas harga output dan pengendalian biaya input.
PENGARUH KURS TERHADAP SUKU BUNGA DI INDONESIA DALAM JANGKA PENDEK DAN JANGKA PANJANG: PENDEKATAN ERROR CORECTION MODEL (ECM)
Zaenab;
Salisa Khoirun Salsabila;
Rizki Ardiansyah;
Diana Putri Aggraeni;
Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/xv2pxd06
Indonesia sangat rentan terhadap dinamika ekonomi dunia sebagai negara berkembang dengan sistem ekonomi terbuka, terutama yang berkaitan dengan kebijakan suku bunga dan fluktuasi nilai tukar. Sementara suku bunga adalah alat utama kebijakan moneter yang digunakan untuk mengelola inflasi dan menjaga stabilitas keuangan, nilai tukar yang berfluktuasi dapat berdampak pada stabilitas ekonomi makro. Oleh karena itu, menjadi penting untuk memahami hubungan jangka pendek dan jangka panjang antara suku bunga dan nilai tukar untuk merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif. Studi ini menggunakan pendekatan Error Correction Model (ECM) untuk memeriksa bagaimana nilai tukar mempengaruhi suku bunga di Indonesia. Studi ini menggunakan teknik kuantitatif dan data sekunder dari Bank Indonesia dalam bentuk seri waktu. Sebelum memperkirakan model ECM, data menjalani pengujian stasioner menggunakan tes Augmented Dickey-Fuller (ADF), diikuti dengan tes kointegrasi untuk memastikan apakah hubungan intervariabel jangka panjang ada. Temuan ini menunjukkan bahwa suku bunga dan variabel nilai tukar bersifat stasioner dan memiliki hubungan kointegrasi, memungkinkan analisis ECM digunakan. Dengan nilai probabilitas 0,0356, perkiraan ECM menunjukkan bahwa nilai tukar memiliki dampak jangka pendek yang substansial pada suku bunga. Ini menunjukkan bahwa tanggapan kebijakan suku bunga dapat dipengaruhi oleh perubahan nilai tukar dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, kehadiran mekanisme penyesuaian untuk keseimbangan jangka panjang jika terjadi ketidakseimbangan jangka pendek ditunjukkan oleh nilai signifikan Error Correction Term (ECT) dengan probabilitas 0.0008. Model ini telah memenuhi semua asumsi statistik yang diperlukan, sesuai dengan asumsi klasik. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya stabilitas nilai tukar adalah menetapkan kebijakan suku bunga dan menjaga stabilitas makroekonomi di Indonesia.
DETERMINAN PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PADA TAHUN 2020-2025
Saiful Arif;
Yuni Zaroh;
Rania Ningsih;
Dyan irawati;
Sholahudin;
Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/e95jjp42
Profitabilitas adalah salah satu indikator utama yang melnggambarkan kinelrja Bank Umum Syariah di Indonelsia. Sellama pelriodel 2020-2025, selktor pelrbankan syariah melnghadapi belragam tantangan akibat pandelmi COVID-19 dan prosels pelmulihan elkonomi yang belrlangsung selcara belrtahap. Pelnellitian ini belrtujuan untuk melngelvaluasi pelngaruh Capital Adelquacy Ratio (CAR), Non Pelrforming Financing (NPF), dan Financing to Delposit Ratio (FDR) telrhadap profitabilitas bank yang diukur mellalui Relturn on Asselts (ROA). Meltodel yang digunakan dalam pelnellitian ini adalah pelndelkatan kuantitatif delngan data delrelt waktu, yang dianalisis melnggunakan meltodel Autorelgrelssivel Distributeld Lag (ARDL). Hasil analisis melnunjukkan bahwa selmua variabell yang ditelliti belrsifat stasionelr. Pelngujian asumsi klasik tidak melnunjukkan adanya masalah heltelroskeldastisitas dan autokorellasi, melskipun relsidual tidak belrdistribusi normal. Hasil pelngujian kointelgrasi melnunjukkan adanya hubungan jangka panjang antara variabell indelpelndeln dan profitabilitas. Dalam jangka panjang, CAR dan FDR melmiliki dampak positif telrhadap ROA, selmelntara NPF melmbelrikan dampak nelgatif. Telmuan ini melnunjukkan bahwa pelngellolaan modal, kualitas pelmbiayaan, dan likuiditas melmainkan pelran pelnting dalam melmpelrtahankan kinelrja profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonelsia.
APLIKASI MODEL ARIMA UNTUK PERAMALAN PRODUKSI SUSU SEGAR: STUDI KASUS DATA NASIONAL INDONESIA TAHUN 2000–2024
Devah Sukmawati;
Julia Eka Firmanda;
Najmi Maulita Amaliya;
Kamelia Khasanah;
Nadhirotul Jannah;
Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/7d0zgk81
Susu segar merupakan komoditas strategis nasional yang berperan penting dalam ketahanan pangan dan industri pengolahan susu di Indonesia. Namun, produksinya mengalami guncangan signifikan, terutama pasca-wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahun 2022 yang berdampak pada penurunan populasi sapi perah. Penelitian ini bertujuan memodelkan dan memprediksi produksi susu segar Indonesia periode 2000–2024 menggunakan pendekatan runtun waktu Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Data tahunan (N=25) dianalisis melalui Uji Akar Unit Augmented Dickey-Fuller (ADF) untuk menguji kestasioneran data serta pemilihan model terbaik berdasarkan Akaike Information Criterion (AIC). Hasil pengujian menunjukkan data stasioner pada diferensiasi tingkat pertama (I(1)). Model terbaik yang diperoleh adalah ARIMA(0,1,1) dengan nilai AIC terendah sebesar 25,31675. Hasil peramalan menunjukkan produksi susu segar nasional tahun 2025 diperkirakan mencapai 792.479,30 ton, mengindikasikan tren stagnasi dan pemulihan sangat lambat dibandingkan tingkat produksi pra-PMK. Temuan ini menegaskan urgensi kebijakan pemerintah yang lebih agresif, khususnya melalui percepatan restocking sapi perah nasional dan penguatan sistem peternakan.
PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH DAN INFLASI TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PERBANKAN INDONESIA 2015-2024
Veni Vebriyanti;
M. Firdaus Trikuncoro;
Kholilur Rahman;
M.Anvio Djul Chyono;
Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62281/yyz7ef53
Penelitian ini mengkaji pengaruh inflasi dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap harga saham perbankan di Indonesia secara kuantitatif menggunakan data runtut waktu bulanan yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia. Analisis dilakukan dengan model regresi linier berganda yang didukung oleh pengujian asumsi klasik, uji t, uji F, serta koefisien determinasi untuk menilai kekuatan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan fluktuasi nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham sektor perbankan. Kenaikan inflasi dan pelemahan nilai tukar cenderung menekan kinerja perusahaan perbankan dan menurunkan minat investor di pasar modal. Secara keseluruhan, kedua variabel makroekonomi tersebut memiliki peran penting dalam menentukan arah pergerakan harga saham bank. Temuan ini menegaskan bahwa stabilitas ekonomi makro merupakan fondasi utama bagi ketahanan kinerja saham perbankan di Indonesia dalam menjaga kepercayaan investor, keberlanjutan investasi, dan stabilitas pasar modal nasional jangka panjang serta mendukung kebijakan moneter dan fiskal berkelanjutan.