Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Persepsi Identitas Budaya Sasak dan Standarisasi Global Terhadap Minat Wisatawan Berkunjung ke Destinasi Wisata Halal di Lombok Agustina, Ahadiah; Indar Fauziah Ulfah
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2457

Abstract

Perkembangan pariwisata halal di Indonesia, khususnya di Lombok sebagai salah satu destinasi unggulan, menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Meskipun demikian, kemajuan yang dicapai belum sepenuhnya selaras dengan pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi daya tarik wisatawan untuk melakukan kunjungan. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis dampak persepsi terhadap identitas budaya Sasak dan persepsi terhadap standardisasi global pariwisata halal terhadap niat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata halal di Lombok. Metode kuantitatif dengan rancangan asosiatif kausal diterapkan dalam studi ini. Sebanyak 100 partisipan dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan instrumen kuesioner yang didasarkan pada skala Likert dan dianalisis lebih lanjut menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pandangan mengenai jati diri budaya Sasak dan pandangan terhadap standardisasi global dalam pariwisata halal memiliki pengaruh positif yang substansial terhadap keinginan untuk berkunjung, baik ketika dianalisis secara terpisah maupun bersamaan. Penemuan ini menggarisbawahi krusialnya penggabungan nilai-nilai budaya setempat dengan standar internasional dalam pengembangan sektor pariwisata halal. Konsekuensi dari penelitian ini menggariskan perlunya kolaborasi antara otoritas daerah dan pelaku industri pariwisata untuk memaksimalkan potensi budaya lokal yang sejalan dengan prinsip-prinsip wisata halal, demi memperkuat daya tarik destinasi Lombok bagi wisatawan Muslim.
Pengaruh Peran Komite Audit dan Dewan Pengawas Syariah Terhadap Earnings Management Pada Perbankan Syariah di Indonesia Ahadiah Agustina
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0602/econetica.v1i2.87

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh peran komite audit dan dewan pengawas syariah terhadap manajemen laba di perbankan syariah di Indonesia pada 2015-2018. Peran komite audit dan dewan pengawas Syariah pada manajemen laba diukur berdasarkan karakteristiknya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 11 bank umum syariah di Indonesia yang terdaftar di perbankan syariah di Indonesia dari tahun 2015 hingga 2018. Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam bentuk laporan tahunan dan laporan good corporate governance (GCG) dari bank umum syariah periode 2015 -2018. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa peran komite audit dan dewan pengawas syariah terhadap manajemen laba diukur dengan ukuran komite audit, aktivitas komite audit, keahlian komite audit, independensi komite audit, ukuran dewan pengawas syariah, keahlian dewan pengawas syariah, pengawasan syariah, pengawasan syariah kegiatan dewan, dengan penerapan GCG oleh BI di bank umum dapat mengurangi konflik kepentingan yang terjadi dan meningkatkan kinerja perbankan syariah khususnya dengan harapan menarik investor untuk meningkatkan investasi mereka. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan Metode Ordinary Least Squares (OLS). Data dianalisis dengan menggunakan eviews 8.0
Mediation Model of Islamic Financial Inclusion in The Relationship Between Financial Literacy and Women’s Empowerment in the Halal Tourism Industry in Lombok Agustina, Ahadiah; Novi Yanti Sandra Dewi
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v6i1.2465

Abstract

This study aims to examine the role of Islamic financial inclusion as a mediating variable in the relationship between Islamic financial literacy and women's empowerment in the halal tourism sector in Lombok, West Nusa Tenggara. A quantitative method with an explanatory design was employed to analyze causal relationships among the variables. Data were collected through a questionnaire survey targeting women entrepreneurs in micro, small, and medium enterprises (MSMEs), and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings indicate that financial literacy has a significant effect on Islamic financial inclusion, and financial inclusion significantly contributes to women’s empowerment. Furthermore, financial inclusion is proven to act as a mediator that strengthens the relationship between financial literacy and women’s empowerment. These results confirm that improving financial literacy does not directly enhance empowerment, but rather operates through optimizing access to and utilization of Islamic financial instruments.
Pembinaan Pembuatan Mainan Edukatif Anak Berbahan Pinalo dengan Desain Digital Ramah Lingkungan Agustina, Ahadiah; Suhairin; Ageska Nugroho; Baiq Andini
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.3043

Abstract

This Community Service Program aims to improve community creativity and skills in producing educational toys for children using pinalo-based environmentally friendly digital design approaches. The program was motivated by the limited utilization of local eco-friendly materials as educational media for children and the lack of community competence in developing creative products through digital design technology. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach through several stages, including needs assessment, digital design training, educational toy workshops, production assistance, and program evaluation. The educational toys produced included alphabet puzzles, educational blocks, counting games, and color recognition media made from pinalo materials designed using simple digital applications. The results showed an improvement in participants’ skills in transforming local materials into educational products with economic value and environmental sustainability. Furthermore, participants demonstrated enhanced competence in utilizing digital design for creative product development. This program contributes to the development of environmentally based creative industries and supports children’s learning through safe and eco-friendly educational toys.