p-Index From 2021 - 2026
11.215
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINS MEDIKA : JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Journal of Tropical Life Science : International Journal of Theoretical, Experimental, and Applied Life Sciences Jurnal Bios Logos Jurnal Kesehatan Masyarakat International Journal of Integrated Health Sciences Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Jurnal Keolahragaan Jurnal Berkala Epidemiologi Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Public Health of Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Amerta Nutrition Public Health Perspective Journal Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Journal Of World Science Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Berita Kedokteran Masyarakat Journal of Community Health Provision Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Jurnal Bidan Cerdas Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK)
Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Karakteristik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Inap di Rumah Sakit Pertamina Cirebon Tahun 2019 Ferlitasari, Shavira Norma; Wuryanto, Moh Arie; Sutiningsih, Dwi
Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.819 KB) | DOI: 10.14710/jrkm.2022.14291

Abstract

Diabetes mellitus is a degenerative disease that occurs due to the unbalanced amount of insulin in the body. Diabetes Mellitus is a disease that is hidden before symptoms appear such as hunger, thirst, and frequent urination. Based on data from the Cirebon District Health Office, the number of diabetes mellitus cases in the inpatient hospital in 2015 ranked 10th as much as 1.5%. And in 2018 Pertamina Hospital Cirebon had a total of 250 cases of Diabetes Mellitus patients. The research objective was to describe the characteristics of type 2 diabetes mellitus patients hospitalized at Pertamina Cirebon Hospital. This type of research is a descriptive quantitative approach with a cross-sectional design. The sample size in this study used the Slovin formula and obtained 37 respondents. The results showed 94.6% of the patients were more than 39 years old, 54.1% were male, 43.2% had a high school education background, and 29.7% worked as housewives. As many as 51.4% of the patient's knowledge level was high, 78.3% had a bad patient behavior level, and 81.1% had high patient severity. There is a relationship between age, level of education, occupation, descent, and inpatient DM patients at Pertamina Hospital Cirebon.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Praktik Penggunaan Masker pada Lansia Prajaningrum, Anindita; Wurjanto, Moh. Arie; Martini, Martini; Sutiningsih, Dwi
Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jrkm.2022.15979

Abstract

Background: The trend of Covid-19 in Indonesia continues showing positive result, the government then starting to change the status from pandemic to endemic. The Indoensian government made a policy of easing the use of masks for the community not including vulnerable groups like elderly. However, there are elderly who still do not wear masks. The purpose of this study was analyzing the relation between individual characteristics, level of knowledge, and attitudes with the practice of using masks in the elderly in Wonogiri District.Methods: This research is an analytic observational research with a cross sectional study design. The research subjects were 105 elderly respondents from 15 sub-districts in Wonogiri District. The sampling technique is quota sampling. Data collection using questionnaire with interview method. Test data analysis using test chi-square.Result: The outcome of this study show indicate that there is a significant relation between level of knowledge (p=0.001) and attitude (p=0.005) with the practice of using face mask among elderly.Conclusion : It can be concluded that individual, level of knowledge, and attitude are related with the practice of using face mask among elderly. Increased socialization related to the policy of easing masks and educating people on how to use masks properly.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH UPT PUSKESMAS CARITA Dian Rohmayanti; Sakundarno, Mateus; Sutiningsih, Dwi
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.794

Abstract

IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KOTA SURAKARTA Ramadhani, Suci; Sutiningsih, Dwi; Purnami, Cahya Tri
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v10i2.832

Abstract

SPM Bidang Kesehatan adalah ketentuan tentang jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan pemerintahan wajib yang berhak diperoleh setiap warga negara Indonesia secara minimal. Capaian indikator pelayanan kesehatan penderita hipertensi di tahun 2020 sebesar 15,96% masih jauh dari target yang ditelah ditetapkan yaitu 100%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SPM bidang kesehatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Subjek penelitian diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa implementasi SPM-BK pada penderita hipertensi belum dilaksanakan secara maskimal dan belum memenuhi target 100% karena adanya kendala seperti jumlah sasaran penderita hipertensi yang besar, tenaga kesehatan di Puskesmas memiliki tugas rangkap, sarana dan prasarana seperti ruang tunggu dan ruang pelayanan di Puskesmas yang masih sempit, serta faktor eksternal yaitu kesadaran masyarakat mengenai kesehatan yang masih rendah.
FAKTOR KLINIS YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RESISTENSI OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS: TINJAUAN LITERATUR Auliandari, Rizky Amelia; Sutiningsih, Dwi; Laksono, Budi; Sakundarno, Mateus
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.879

Abstract

Tuberkulosis (TB) telah menginfeksi hampir seperempat dari penduduk di dunia. Namun, dalam perjalanan pengendalian dan pencegahan TB ditemukan tantangan baru, yaitu terjadinya resistensi OAT pada pasien TB. Resistensi tidak hanya menyerang pasien yang pernah berobat, melainkan pada pasien yang baru terdiagnosa. Kondisi tersebut sebagian besar terjadi akibat kebiasaan penderita yang tidak konsisten dalam menjalankan pengobatan. Dengan begitu, perlu adanya penjelasan lebih lanjut terkait factor apa yang mempengaruhi terjadinya resistensi OAT. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur, berdasarkan artikel dari Google Cendekia, Science Direct, dan Pub Med. Pemilihan artikel menggunakan diagram alur PRISMA sesuai dengan inklusi penelitian. Variabel yang ditelaah pada tinjauan literatur ini adalah riwayat pengobatan, kepatuhan berobat, riwayat kontak, dan riwayat komorbid. Hasil penelusuran didapatkan total 14.131 artikel, di mana hanya 9 artikel yang sesuai. Sebagian besar penelitian mengungkapkan bahwa riwayat pengobatan, kepatuhan dalam menjalankan pengobatan, dan Riwayat kontak dengan pasien TB sebelumnya memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian resisten OAT terhadap pasien TB. Sementara Riwayat DM merupakan variable yang secara tidak langsung juga dapat mempengaruhi terjadinya resisten OAT. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang signifkan dan lebih valid dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis factor klinis yang berpengaruh paling dominan terhadap terjadinya resistensi obat terhadap pasien TB.
Increasing Incidence and Risk Factors for Transmission of Covid-19 in Brebes Community Health Center, Indonesia Sutaip, Sutaip; Sutiningsih, Dwi; Adi, Mateus Sakundarno; Diyana, Sutra; Azzahra, Nur Azizah; Bailai, Puti Andalusia Sarigando; Giyantolin, Giyantolin
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkmsaw.v16i1.3861

Abstract

Introduction: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Now, COVID-19 is still a problem in Central Java. COVID-19 cases in Central Java rank third highest in Indonesia, one of which is Brebes Regency, where there have been confirmed cases leading to death, with the highest cases at the Brebes Community Health Center. Purpose: The purpose of the study was to determine the risk factors for the occurrence of COVID-19 in the work area of the Brebes CHC, Central Java. Method: This quantitative study uses an analytical observational design and a cross-sectional approach. The data is carried out using exclusion and inclusion criteria so that it is based on the desired research focus. The sample in this study amounted to 78 respondents using purposive sampling. Univariate, bivariate (Chi-square test), and multivariate data analysis were performed. Results: The results of this study were that gender, occupation, contact history, and habit of wearing masks had a significant relationship with COVID-19 cases, with a p-value of 0.046, 0.035, 0.019l, and 0.026, respectively. Meanwhile, education has no relationship with the incidence of COVID-19 (p-value = 0.379). Conclusion: Risk factors that increase the incidence of COVID-19 in the Brebes district Public Health Centre area are consistent with other studies, namely gender, occupation, contact history, and habit of wearing masks. Prevention and control of COVID-19 cases by paying attention to these risk factors and other health protocols, washing hands using soap, maintaining distance and implementing a One-Health approach through cross-sector collaboration. Latar Belakang: Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Sindrom Pernafasan Akut Parah Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Hingga saat ini, COVID-19 masih menjadi masalah di Jawa Tengah. Kasus COVID-19 di Jawa Tengah menduduki peringkat ketiga tertinggi di Indonesia salah satunya Kabupaten Brebes yang telah terkonfirmasi kasus meninggal dunia dengan kasus tertinggi di Puskesmas Brebes. Tujuan: Mengetahui faktor risiko terjadinya COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Brebes Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 responden dengan menggunakan random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (uji Chi-square), dan multivariat. Hasil: Hasil penelitian ini adalah jenis kelamin, pekerjaan, riwayat kontak, dan kebiasaan memakai masker memiliki hubungan yang bermakna dengan kasus COVID-19, dengan p-value 0,046; 0,035; 0,019l; dan 0,026, masing-masing. Sedangkan pendidikan tidak ada hubungan dengan kejadian COVID-19 (p-value = 0,379). Simpulan: Faktor risiko yang meningkatkan insiden COVID-19 di wilayah Pusat Kesehatan Masyarakat kabupaten Brebes konsisten dengan studi lain, yaitu jenis kelamin, pekerjaan, riwayat kontak, dan kebiasaan memakai masker. Pencegahan dan pengendalian kasus COVID-19 dengan memperhatikan factor risiko tersebut, selain protocol Kesehatan lain, cuci tangan menggunakan sabun, jaga jarak dan menerapkan pendekatan One-Health melalui kolaborasi lintas sektor.
Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Obesitas pada Wanita Usia Produktif di Dukuh Gamol, Wilayah Kerja Kecamatan Mangunsari, Kota Salatiga Kinansi, Revi Rosavika; Shaluhiyah, Zahroh; Kartasurya, Martha Irene; Sutiningsih, Dwi; Adi, Matheus Sakundarno; Widjajanti, Wening
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 3 (2023): MEI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkm.v11i3.35587

Abstract

Obesitas didefinisikan sebagai suatu kondisi akumulasi lemak yang tidak normal atau berlebihan di jaringan adiposa sampai kadar tertentu sehingga dapat merusak kesehatan. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang faktor-faktor yang dapat menyebabkan obesitas sehingga kedepannya mampu merubah aktivitas dan perilaku yang dapat menyebabkan obesitas. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan pendekatan deskriptif serta analisis bivariat menggunakan metode uji T-Berpasangan. Populasi penelitian sebanyak 72 orang yang memenuhi kriteria inklusi yang berusia 21-65 tahun dan bersedia menjadi responden. Hasil dari penelitian dengan analisis deskriptif, didapatkan informasi bahwa gambaran status gizi wanita usia produktif di Dukuh Gamol RT.06 sebesar 40,28% berada pada status normal. 60,72% lainnya memiliki kondisi status gizi yang beragam, yaitu 6,94% berada dalam status IMT di bawah rata-rata, dan 52,78% responden berada dalam status IMT di atas rata-rata. Bukan hanya itu, lingkar perut seseorang berpengaruh signifikan terhadap indeks massa tubuh seseorang, 76,39% dari total 72 responden wanita usia produktif di Desa Gamol RT. 06 memiliki ukuran lingkar perut di atas 80 cm, padahal menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas aman lingkar perut normal bagi pria adalah 90 cm dan untuk wanita adalah 80 cm. Lingkar perut yang melebihi batas ini menandakan bahwa seseorang tersebut memiliki lemak perut yang berlebih. Hasil uji T-Berpasangan yaitu pemberian intervensi kepada masyarakat berupa sosialisasi dan edukasi sangat berpengaruh terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku warga masyarakat untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari bahaya obesitas. Hal ini dapat diketahui melalui nilai-p sebesar 0,000 dari uji-T Berpasangan pada kuesioner pre-test dan post-test. Pengetahuan gizi yang baik akan memengaruhi sikap dan perilaku gizi yang baik dalam hal memilih makanan yang bergizi, beragam, dan berimbang.
PERBEDAAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM PROGRAM BULAN IMUNISASI ANAK NASIONAL TAHUN 2022 (Studi di Desa Leyangan dan Kelurahan Beji, Kabupaten Semarang) Damai, Devano Alfathan Galang; Udijono, Ari; Sutiningsih, Dwi; Martini, Martini
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 12, No 2 (2024): MARET
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkm.v12i2.41262

Abstract

Latar belakang: Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) merupakan program imunisasi yang diselenggarakan pemerintah guna mengejar cakupan imunisasi nasional yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 di Pulau Jawa dan Bali. Desa Leyangan merupakan wilayah dengan cakupan imunisasi BIAN terendah di wilayah kerja Puskesmas Leyangan, sedangkan Kelurahan Beji merupakan wilayah dengan cakupan tinggi dengan letak wilayah yang bersisian dengan Desa Leyangan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi dalam program BIAN di Desa Leyangan dan Kelurahan Beji, Kabupaten Semarang.Metode: Analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 120 ibu yang memiliki anak sasaran program BIAN, diambil dengan metode stratified random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara kuesioner dan observasi langsung. Variabel yang diteliti mencakup tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap, persepsi, kepercayaan, motivasi serta keeratan sosial. Analisis statistik menggunakan uji chi-square untuk uji asosiatif dan mann-whitney u test untuk uji komparatif. Hasil: Hasil uji asosiatif menunjukan adanya hubungan pengetahuan (p-value = 0,032 & p-value = 0,003) dan persepsi (Desa Leyangan, p-value = 0,023) dengan partisipasi ibu dalam program BIAN, sedangkan hasil uji komparatif menunjukan adanya perbedaan pengetahuan (p-value = 0,004), persepsi (p-value = 0,015), kepercayaan (p-value = 0,000), motivasi (p-value = 0,005) serta keeratan sosial (p-value = 0,000) antara ibu di Desa Leyangan dan Kelurahan Beji.Simpulan: Hubungan dan perbedaan yang terjadi di Desa Leyangan dan Kelurahan Beji mengenai partisipasi program BIAN dapat dikaitkan dengan faktor internal dan sosial ibu.
Relationship of Milking Hygiene to the Presence of Staphylococcus aureus in Dairy Cow's Milk with Subclinical Mastitis Sutiningsih, Dwi; Fitriyani, Fitriyani
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 9, No 2 (2022): JITRO, May
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.284 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v9i2.21776

Abstract

Subclinical mastitis is an infectious disease that mostly caused by Staphylococcus aureus. The presence of Staphylococcus aureus in the udder and the milk cows caused by several factors such as cleanliness of cows and sanitation.  The purpose of this study is to analyze the relationship between milking hygiene factors to the presence of Staphylococcus aureus in milk of dairy cows with subclinical mastitis.  This research is explanatory research surveys with cross sectional method. The experiment was conducted at the Village Sruni, Boyolali with the number of samples are 47 respondents. Data analysis with chi square. The results showed that there are relationship cleanliness of cows with Staphylococcus aureus bacterial counts (p = 0.039), and milking hygiene with the number of bacteria Staphylococcus aureus (p = 0.027), no relationship sanitation equipment and cage sanitation with the number of bacteria Staphylococcus aureus (p = 0.008) and (p = 0.23).  The conclusion is there is association between sanitation and hygiene milking in the presence of Staphylococcus aureus in milk of dairy cows with subclinical mastitis sufferers in dairy cattle farming village Sruni, Musuk, Boyolali. It is recommended to breeders to pay attention to cleanliness of cows, milking hygiene and sanitation equipment before milking.Keywords:  hygiene, dairy cow’s milk, milking, staphylococcus aureus, subclinical mastitis
Faktor Maternal, Keragaman Pangan dan Kelengkapan Imunisasi sebagai Determinan Stunting Baduta di Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara: The Maternal, Dietary Diversity, and Immunization Completeness Factors as the Determinants of Two-Year-Old Toddler Stunting in Kalinyamatan District Jepara Regency Hayuningsih, Akmaliya; Kartasurya, Martha Irene; Suhartono, Suhartono; Sutiningsih, Dwi; Adi, Mateus Sakundarno
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 1SP (2024): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i1SP.2024.45-54

Abstract

Background: Stunting affects the quality of a country's human resources so it is important to prevent and overcome it. Stunting cases in Kalinyamatan Jepara District have increased from 12.4% in 2021 to 18.9% in 2022 and to 19.05% in 2023. Objectives: This research analyzed the stunting risk factors of two-year-old toddlers in Kalinyamatan district, Jepara Regency. Methods: This case-control study involved 77 stunting children and 77 normal children. The researchers selected the subjects at the integrated health care service with the highest number of visitors of two-year-old toddlers from 12 villages in Kalinyamatan district, Jepara regency, based on the inclusion and exclusion criteria. The research lasted from March to April 2024. The researchers collected the primary data with a questionnaire and the dietary diversity with a food recall questionnaire for 2x24 hours. Secondary data was collected from the mother-child health book (KIA). Results: The results showed no differences in terms of ages and sex types from both stunting and normal children. The multivariate analysis with logistic regression test found a correlation between the anemia history during pregnancy (OR:2.75; 95% CI:1.31 – 5.78; p:0.007), career woman status (OR: 2.81; 95% CI: 1.24-6.37; p:0.014), low birth weight (OR: 3.98; 95% CI: 1.54-10.27; p:0.004), low dietary diversity (OR: 3.71; 95% CI: 1.63-8.44; p:0.002), and incomplete immunization (OR: 4.02; 95% CI: 1.66-9.74; p:0.002) with the stunting prevalence. Conclusions: Maternal (the anemia history during the pregnancy, career woman status, and low birth weight), lack of dietary diversity, and incomplete immunization become the simultaneous determinants of stunting risk factors for two-year-old toddlers in Kalinyamatan district, Jepara Regency.
Co-Authors Adi Prasetijo Adi, Matheus Sakundarno Adji Bayu Massaid Afianto, Rery Agus Subagio Aisyiah, Aisyiah Ali Rahayu Ali Rahayu Ali Rahayu Ali Rahayu Amanda Sari, Ladinna Amarullah, Novi Amilah Eka Putri Aminuyati Andalusia Sarigando Banilai, Puti Anindita Az Zahra Lutfiatunnisa Anita Nugrahaeni Apoina Kartini Ari Udijono Ari Udiyono Ari Udiyono Arie Wurjanto, Mohammad Aufiena Nur Ayu Merzistya Auliandari, Rizky Amelia Ausy Hawais Monasel Azizah Azzahra, Nur Bagoes Widjanarko Bailai, Puti Andalusia Sarigando Budi Laksono Budi Laksono BUDIYONO Cahya Tri Purnami Chandra Kurniawan Chandra Kurniawan, Chandra Chebet Frida Chimezie Finian Nwadinigwe Chomariyah, Zumrotul Cyuzuzo Callixte Damai, Devano Alfathan Galang Danisa Diandra Safarina Daniswara, Sabrina Devi Puspita sari Devi Puspitasari Devi puspitasari, Devi Dewi Puspito Sari Dewi Puspito Sari, Dewi Puspito Dewi, Risma Shinta Dian Dwi Restiani Dian Rohmayanti Diyana, Sutra Elisa Nuraida Endrawati Endrawati Erlita Nur Andini Fadhila, Aulia Nur Farid Agushybana Ferlitasari, Shavira Norma Fitriyani Fitriyani Frida, Chebet Ginanjar, Sutan Harya Giyantolin, Giyantolin Hariyanto, Hendri Hayuningsih, Akmaliya Henry Setiawan Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Hitipeuw, Derico Hussein, Maiga Ayub Iddahan, Viqi Ikrila, Ikrila Inggita Raiesa Rahmi Inova Inova Iriyanto Widisuseno Janardani, Andini Talitha Jayawarsa, A.A. Ketut Karimah, An Nisa Akhlaqul Kautsari Meitia Nurzaeni Khairunnisa’, Rifdah Yuri Kristianto Adiwiharyanto Kristiawan Kristiawan John Kukuh Purwo Saputro Kurnia Nur Latifa, Kurnia Kusuma, Syifa Ayu Lattu, Joma Chyntia Lia Wulandari Lina Ayu Pramatasari Lintang Dian Saraswati Lubabul Aniq Ludfi Santoso M. Arie Wuryanto M. Arie Wuryanto Maiga Ayub Hussein Maiga, Ayub Hussein Mardiana Mardiana Martasiah, Martasiah Martha Irene Kartasurya Martini - Martini Martini Martini Martini Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Matheus Sakundarno Adi Meuthika Noor Fitriyana, Meuthika Noor Mexitalia Setiawati Michelle Christo Mochamad Hadi Moh Arie Wuryanto Mohammad Arie Wurjanto Mohammad Arie Wuryanto Mohammad Hadi Mohammad Zen Rahfiludin Muchlis Achsan Udji Sofro Muh Fauzi, Muh Muh, Fauzi Muhtar, Muhammad Solihuddin Mujahidah Mujahidah Mursid Raharjo Narcisse Musafili Ni Made Suarjo Putri Nissa Kusariana Nita Anggerina Putri Hi Setiawan Novianti, Ervina Ntambi, Saidi Nur Azizah Azzahra Nur Endah Wahyuningsih Nur Mila Sari Nurwijayanti Onny Setiani Pamungkas, Motris Pasaribu Habeahan, Rosdiana Oktaviani Pelastri Rahayu Permatasari, Afina - Pinto, João Menezes Pollan Versilia Wuritimur Praba Ginanadjar Prajaningrum, Anindita Prakasita Artha Anindya Puspaningdyah Ekawati Rachmawati, Aulia Noor Rahayu, Misti Rahmita Damayanti Ratna Dian Kurniawati Ratnaningsih Ratnaningsih Rery Afianto Retno Hestiningsih Revi Rosavika Kinansi Revi Rosavika Kinansi Rifka Haristantia Rindi Maylia Faramita Rr. Sri Ratna Rahayu SA, Mateus Sabilla Ananda Aulia Saidi Ntambi Saidi, Ntambi Sakundarno Adi Selamat Budijitno Selamat Budijitno Siti Rahayu Sri Yuliawati Sri Yuliawati Sri Yuliawati Sri Yuliwati Sriyani Sriyani, Sriyani Suci Ramadhani, Suci Suhartono, Suhartono Suharyo Hadisaputro Suroto Suroto Sutaip Sutaip Sutra Diyana Sutriyawan, Agung Suwandi, Amad Syamsulhuda Budi Musthofa Tyas Iswidaty, Tyas Wardaya, Elok Cendikia Esti Wening Widjajanti Wening Widjajanti Whawan Bayu Arusyid, Whawan Widya Widya Widyanti, Trisna Wiwik Handayani Wulan Kusuma Jati Wurjanto, Moh. Arie Wuryanto, Moh Arie Yuniva Tri Lestari Yusuf, Nurul Fuadi Zahrah Nabila Shidqi Zahroh Shaluhiyah Zulfa Fatmawati Dwi Asdika