Claim Missing Document
Check
Articles

Stakeholder Analysis in the Management of Marine Conservation Area in Indragiri Hilir District Deviasari, Deviasari; Rosnita, Rosnita; Warningsih, Trisla; Yunita, Aprilla
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Various human activities around the marine protected area in Indragiri Hilir Regency put considerable pressure on coastal and marine ecosystems. The Marine Protected Area of ​​Solop Beach Pulau kecil Park in Indragiri Hilir Regency has been designated as a marine protected area to protect water areas, with a zoning system to realize sustainable management of fish resources and the environment. The research was carried out in October 2022 in the marine protected area in Indragiri Hilir Regency. This study aims to analyze the role of stakeholders involved in the management of marine protected areas in Indragiri Hilir Regency, which was carried out through in-depth interviews with informants, namely selected stakeholders. The results showed that the role of stakeholders in the management of marine protected areas in Indragiri Hilir Regency was grouped into: input (Provincial Environment and Forestry Service, Provincial Maritime Affairs and Fisheries Service and Ministry of Maritime Affairs and Fisheries), stake (Village Head), output (Managers, group’s community, fishermen, and NGOs) and unused (Academics).
Analisis Aktor Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Desa Sialang Sakti Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Taufiq, Andriani Kartika; Yulida, Roza; Andriani, Yulia; Rosnita, Rosnita
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 10 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) hingga tahun 2021 masih rendah. Berjalannya sebuah program membutuhkan komunikasi yang terjalin antar kelembagaan dan pekebun untuk menjadi jembatan sebuah difusi inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kekuatan dan kepentingan aktor-aktor yang terlibat dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Desa Sialang Sakti. Sebagian besar pekebun yang bertindak sebagai aktor di Desa Sialang Sakti sudah menggunakan smartphone sebagai media bertukar informasi berupa aplikasi WhatsApp. Pertukaran informasi yang dikaji dalam penelitian ini terbagi dua yaitu, informasi dari komunikasi interpersonal (tatap muka dan melalui media) dan informasi melalui komunikasi kelompok melalui media berupa grup WhatsApp pekebun. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sialang Sakti Kabupaten Siak dengan teknik sensus sampling. Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 60 pekebun yang mengikuti PSR tahap III dan satu orang pengurus gabungan kelompok tani (gapoktan) Manunggal Sakti. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat kekuatan dan kepentingan aktor-aktor dalam komunikasi interpersonal dan kelompok. Dalam komunikasi interpersonal aktor yang terletak di kuadran II diisi oleh tiga aktor, kuadran III dua aktor dan kuadran IV diisi oleh 56 aktor lainnya dan dalam komunikasi kelompok (hanya melibatkan 53 aktor yang tergabung dalam grup WhatsApp) dengan kuadran II diisi oleh tiga aktor, kuadran III diisi oleh 13 aktor, dan kuadran IV diisi oleh 37 aktor.
SUPPLY CHAIN ANALYSIS OF RICE MARKETING ACTORS IN DUMAI CITY IN SUPPORTING URBAN FOOD SECURITY Septya, Fanny; Andriani, Yulia; Pebrian, Sispa; Yulida, Roza; Rosnita, Rosnita
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 8, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v8i1.19791

Abstract

Dumai City is a significant economic hub in Riau Province and a vital location for food distribution. Although it's an urban area, there is still a small amount of rice produced in Dumai City. However, most of the rice supply comes from various suppliers outside the region to meet the high demand. Due to this diverse supply chain, this study aims to analyze the structure, mechanisms, and performance of the marketing in the premium rice supply chain at each level of the marketing institution. This research was conducted using a survey method among marketing actors at each level of marketing institutions selected purposively. To analyze the structure and mechanism of the rice supply chain, qualitative analysis is used. Quantitative analysis is used to analyze marketing performance in the rice supply chain. The research method used was a survey of rice marketing institutions in Dumai City, utilizing both qualitative and quantitative analysis methods. The results show that three marketing institutions are involved in marketing rice in Dumai City, each with a unique supply chain. Upon analyzing the marketing performance of the premium rice supply chain, it was found that all marketing channels utilized by wholesalers and retailers are efficient. Among these channels, channel 3, supplier-wholesaler-end consumer, has the smallest margin value, while channel 2, out-of-town distributor-traditional retailer-end consumer, has the highest profit-cost ratio value of 125.67. This marketing channel offers the lowest price for premium rice at the end consumer level, thereby ensuring greater access to food for the community and promoting urban food resilience. Among these channels, channel 2 of retailers that were out-of-town distributor-traditional retailer-end consumers had the best marketing efficiency value (0,09%) and the highest profit-cost ratio value of 125.67. Based on the results of this research, it is a challenge for the development of local rice agro-industry in creating efficient marketing performance to strengthen regional food security.
Analisis Profil Pelajar Pancasila Dimensi Mandiri pada Pembelajaran IPAS di Kelas V SD Rosnita, Rosnita; Wicaksono, Anggit Grahito; Mustofa, Mukhlis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dimensi mandiri merupakan suatu sikap yang dapat mengendalikan pikiran serta tingkah laku dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Pengkajian ini bertarget guna menganalisa profil pelajar pancasila dimensi mandiri pada pembelajaran IPAS di kelas V SD Negeri Madyotaman Surakarta. Pengkajian ini berpendekatan kualitatif serta bersubjek guru kelas V, murid serta wali murid kelas V. Data pengkajian ini dianalisa dari penghimpunan, reduksi serta penyajian data juga ditarik hasil simpulan. Hasil pengkajian menampilkan dimensi peserta didik kelas V sudah dilaksanakan namun dinilai kurang baik karena pada pembelajaran IPAS peserta didik memiliki regulasi diri tetapi tidak memiliki kesadaran diri. Hasil penelitian ini juga menunjukan yang mempengaruhi dimensi mandiri peserta didik tergolong kurang mandiri disebabkan oleh faktor lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Penelitian ini akan berkontribusi pada kemajuan ilmu pendidikan, terutama pada pengembangan profil pelajar pancasila dimensi mandiri.
Peran Opinion Leader dalam Komunikasi pada Petani Kelapa Sawit di Desa Surya Indah Kabupaten Pelalawan Jessica, Josephine; Rosnita, Rosnita; Andriani, Yulia
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 5 No. 1 (2022): March
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.617 KB) | DOI: 10.32530/jace.v5i1.361

Abstract

In carrying out their farming activities, farmers are strongly influenced by their own characteristics and the information they receive. Information relating to the improvement of oil palm farming is obtained by farmers by communicating with actors who act as sources of information. Subaryadi is the central actor who is often contacted by other farmers to get information related to oil palm farming in Surya Indah Village. This study aims to identify farmers characteristics and analyze the role of opinion leader. This study used a survey method and the sampling used a random sampling technique with a total sample of 33 oil palm farmers. The farmer characteristics were analyzed descriptively, while the role of the SB actor as an opinion leader used a likert scale. The results showed that the characteristics of farmers with the largest percentage were in productive age (54-60 years old on average) with an equivalent high school education level, 4 ha of land area, and high cosmopolitan. Farmers actively participate in extension activities with high accuracy of information channels and complete sources of information. Actor SB carry out his role as opinion leader when implementing the replanting program with a value of 3.33.
KARAKTERISTIK DAN PERAN PENYULUH TERHADAP DIGITALISASI PEMASARAN KARET MENURUT PERSEPSI PEKEBUN DALAM MENDUKUNG LEMBAGA APKARKUSI DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Rosnita, Rosnita; Yulida, Roza; Andriani, Yulia; Septya, Fanny; Herlon, Meki; Nurfitasari, Mimi
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Agribisnis Volume 12 No 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v12i2.2818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa karakteristik dan peran penyuluh yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi dalam membantu lembaga Asosiasi Pekebun Karet Kuantan Singingi (APKARKUSI) dalam memasarkan hasil panen karet pekebun yang tergabung kedalam lembaga Apkarkusi. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan survei melalui wawancara untuk mengetahui karakteristik penyuluh perkebunan karet dan peran penyuluh menurut persepsi pekebun. Metode pengambilan data dan informasi menggunakan teknik wawancara dan observasi langsung kepada pekebun karet dan penyuluh perkebunan di Kabupaten Kuantan Singingi. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, data primer diambil dari data Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2022 dan data perkebuna Kabupaten Kuantan Singingi, data sekunder diambil berdasarkan hasil dilapangan. Analisis data menggunakan analisis skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh di Kabupaten Kuantan Singingi masih tergolong kurang baik, akubat kurangnya sumberdaya penyuluh dan peran yang diberikan kepada pekebun karet juga belum dilakukan secara maksimal. This research aims to find out what the characteristics and role of extension workers in Kuantan Singingi Regency are in assisting the Kuantan Singingi Rubber Growers Association (APKARKUSI) in marketing the rubber harvest of planters who are members of the Apkarkusi institution. The research method used is a survey approach through interviews to determine the characteristics of rubber plantation instructors and the role of instructors according to the planters' perceptions. The data and information collection method uses interview techniques and direct observation of rubber planters and plantation extension workers in Kuantan Singingi Regency. The data used are primary data and secondary data, primary data is taken from data from the Central Statistics Agency for Kuantan Singingi Regency in 2022 and plantation data for Kuantan Singingi Regency, secondary data is taken based on field results. Data analysis uses Likert scale analysis. The research results show that the role of extension workers in Kuantan Singingi Regency is still relatively poor, due to the lack of extension resources and the role given to rubber planters has not been carried out optimally.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA VERTIKULTUR DAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DI DUSUN NAPAN KABUPATEN KAMPAR Septya, Fanny; Rosnita, Rosnita; Yulida, Roza; Andriani, Yulia
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2588

Abstract

Masyarakat dusun napan mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh tani. Penduduk perempuan usia produktif >50% yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan hanya menjadi ibu rumah tangga. Dengan demikian penting dilakukan pemberdayaan masyarakat dengan budidaya tanaman sayuran dengan teknik vertikultur dan pembuatan pestisida nabati untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga sebagai salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat, baik komunitas maupun secara kelembagaan. Tujuan pengabdian ini adalah 1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang proses pembuatan vertikultur dalam upaya pemanfaatan lahan pekarangan, 2) Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang proses pembuatan pestisida nabati. Metode pelaksanaan meliputi observasi kondisi lahan pekarangan masyarakat lokal, sosialisasi rencana kegiatan dengan masyarakat sasaran, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan kegiatan pemberdayaan dan evaluasi kegiatan. Kegiatan sosialisasi pembuatan vertikultur dan pestisida nabati ini terlaksana dengan persentase 90%. Peserta yang mengikuti kegiatan pembuatan vertikultur dan pestisida nabati sudah mengetahui dan mampu untuk menciptakan kemandiriaan kebutuhan rumah tangga menanam tanaman dengan teknik vertikultur dan membuat pestisida nabati yang aman bagi lingkungan
URBAN FARMING SEBAGAI UPAYA KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI KELURAHAN LABUH BARU TIMUR KOTA PEKANBARU Septya, Fanny; Rosnita, Rosnita; Yulida, Roza; Andriani, Yulia
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1552

Abstract

Urban farming adalah salah satu solusi sistem pertanian di kota, karena saat ini terjadi penyempitan lahan kosong akibat pembangunan di perkotaan. Tujuan utama kegiatan pertanian perkotaan adalah untuk menjaga ketahanan pangan keluarga. Kegiatan urban farming dilakukan dalam dua bentuk kegiatan yaitu warung hidup dan budikdamber (budidaya ikan dan tanaman dalam ember). Penerapan dilakukan melalui sosialisasi budikdamber yang terdiri dari ikan lele dan tanaman kangkung serta melalui kegiatan pembuatan warung hidup dengan memanfaatkan perkarangan rumah warga dan yang lebih difokuskan pada tanaman-tanaman yang sering dikonsumsi oleh keluarga dan mudah untuk dibuat dalam bercocok tanam. Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, dan telah menerapkan membudidayakan sayuran di pekarangan dan membuat budikdamber  
Kejadian Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Palembang Rosnita, Rosnita; Murni, Nani Sari; Wahyudi, Arie
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 13 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v13i2.863

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) cases in South Sumatra are among the top 10 in Indonesia and Palembang City has the highest case. This study aims to analyse the frequency distribution of gender, address, marital status, history of blood transfusion, history of sexually transmitted diseases, number of sexual partners, drug use status, alcohol drinking habits, type of work, HIV history in partners, condom use status and socioeconomic, risky sexual behaviour and HIV incidence in Palembang City. This type of research is descriptive. The sample technique used was total sampling. Data collection was done by questionnaire, analysed using Univariate analysis. The results obtained frequency distribution of gender: 83.0% male, 89.4% lived in Palembang city, 69.1% unmarried, 76.6% had a history of receiving blood transfusions, 53.2% had a history of sexually transmitted diseases, 61. 7% had more than 1 sexual partner, 80.9% had a history of drug use, 52.1% did not have a habit of drinking alcohol, 72.3% had a risky job, 76.6% had a partner who had HIV, 77.7% always used condoms, 77.7% had an income below minimum wage, 68.1% did not have a history of risky sexual behaviour. Conclusion: HIV patients in Palembang City in 2024 are mostly men who live in Palembang City, unmarried, have a history of blood transfusions and other sexually transmitted diseases, have more than 1 sexual partner, have ever consumed drugs, have jobs that are at risk of HIV transmission, have sexual partners with HIV sufferers, use condoms during intercourse, earn below the minimum wage.
PARTISIPASI GENDER DITINJAU DARI KEGIATAN REPRODUKTIF (REPRODUCTIVE ROLES), KEGIATAN PRODUKTIF (PRODUCTIVE ROLES) DAN KEGIATAN SOSIAL (COMMUNITY ROLES) DALAM AGROINDUSTRI MIE SAGU DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Risnawati, Devi; Rosnita, Rosnita; Arifudin, Arifudin
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i1.1525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi gender ditinjau dari kegiatan reproduktif  (reproductive roles), kegiatan produktif(productive roles) dan kegiatan sosial(community roles)dalam agroindustri mie sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakanteknik cluster sampling. Peneliti memilih Cluster Sampling adalah teknik sampling yang digunakan untuk menentukan sampel bila objek yang diteliti atau sumber data sangat luas. Penelitian ini diambil satu kecamatan di Kepulauan Meranti yang memiliki populasi pelaku usaha mie sagu terbanyak. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi gender yang dilakukan pada pelaku usaha agroindustri mie sagu ditemukan bahwa pada reproductive roles atau kegiatan rumah tangga sebagian besar dilakukan secara bersama-sama, dalam analisis curahan waktu kerja diketahui bahwa pada kegiatan ini lebih dominan dilakukan oleh istri dengan curahan waktu sebesar 52,95 persen/bulan sedangkan suami hanya 25,54 persen/bulan. Productive roles atau kegiatan agroindustri sebagian besar dilakukan oleh suami, dengan curahan waktu sebesar 57,50 persen/bulan, sedangkan istri hanya 33,08 persen/bulan. Community role atau kegiatan sosial lebih besar dilakukan suami dengan hasil curahan waktu pada kegiatan sosial sebesar 16,96 persen, sedangkan istri hanya 13,97 persen/bulan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Ramadhan Agrippina Wiraningtyas, Agrippina Ahmad Rifai Aisyah, Maya Nur Al Fatah, Aung Ezra Almasdi Syahza Andriana, Hanifaturrahmi Anggit Grahito Wicaksono Angraini, Elisya Apriani, Riska Ardiansyah, Ahmad Ari Widodo Arifuddin Arifuddin Arifudin arifudin Ariska, Syf.Fatimah Ariyo, Ariyo Aulia, Marcha Annisa Bayong Tjasyono HK Besri Nasrul Bilhandi, Bilhandi Budiman Tampubolon Christanto, Ludovicus Hari Citra, Yulita Dwi Denny Sutrisna, Denny Deviasari, Deviasari Didi Muwardi Dja’far Siddik Eka Yulianti Endang Uliyanti Enok Maryani Eri Sayamar Ervina Ervina Evy Maharani Fajar Restuhadi Faturrahman, Fachry Febiola, Ezra Gedion, Gedion Gustia Kusuma Wardani Hamidi, M. Rasyid Hamidi, Muhammad Rasyid Haniah, Asri Arifatul Harahap, Novika Sari Hartono D Mamu, Hartono D Heri Kresnadi Herlina Herlina Hery Kresnadi Hidayat, Tommi Islam, Umi Rawdhatul Januardi, Anggie Eko Jayawarsa, A.A. Ketut Jessica, Josephine Juliyatno, Arwin Dwi Kaswari Kaswari Kausar, Kausar Kresna, Hery Kristiani, Imelda Kurnia, Deby Kurnia, Deby La Iru Linarti, Linarti Luky Adrianto Madiyoh, Abdulhakim Marzuki Marzuki Mastar Asran Muhammad Rivai Mujayana, Endang Muri, Lidia Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Mustofa, Mukhlis Nani Sari Murni Novia Dewi Novianty, Yustina Nugraha Lubis, Ade Apriliadi Nurazira, Nurazira Nurfitasari, Mimi Nurikhlas, Aditya Ompu sunggu, Esterida Br Pancarudin, Pancarudin Phreti, Phreti Pramesti, Widya Aldiena Purwandi, Maman Ramadhan, Ivan Ratna Sari, Mira Dwi Regosiasi, Regosiasi Retuhadi, Fajar Rezkiani, Nofi Riawati Riawati Rifa’I, Ahmad Risnawati, Devi Roito, Christina Uli Rosnita, Margiati Rosnita, Marzuki Rosnita, Sugiyono Roza Yulida Santi, Klara SAPUTRA, WILSON Septya, Fanny Septya, Fany SISPA PEBRIAN Siswana, Lina Siti Halidjah Siti Suhartini Sri Utami Sugiyono Sugiyono Suhardi Marli Sumaryanti, Eka Susilawati, Roberta Suwondo Suwondo Syahbuddin Syahbuddin Tahmid Sabri Taufiq, Andriani Kartika Trisla Warningsih Ulfah, Fatia Wahyudi, Arie Winanti, Lisdiah Yeni Kusumawaty Yeremia, Firmanus Yulia Andriani, Yulia Yunita, Aprilla Yusra, Dina Marhami Yusri, Jum'atri Zulhamid Ridho