Claim Missing Document
Check
Articles

Physical Motor Development of Early Childhood (Standards for the Level of Child Development Achievements) The Urgency of Gross Motor Development in Early Childhood Development Amir, Muhammad Khairul; Sinaga, Tri Son Welldo; ., Anisa; Pakpahan, Joy Immanuel; Pangaribuan, Stephen Immanuel; Supriadi, Amir
Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jpj.v6i1.4036

Abstract

Age 0 - 8 years is the golden age. In this age the child's brain is like a sponge, which is all things that are seen, heard, and felt by children absorbed well by the child. Therefore at this time the child must get the right stimulation in every aspect of his development. One aspect that must be stimulated is gross motoric. This aspect relates to the child's ability to move the large parts of his body, such as the hands and feet. Some activities that can be given to children related to gross motoric skills are jumping, walking, running, and throwing a ball. The disruption of the development of gross motoric aspects in children can affect the development to other aspects. Therefore, the gross motoric aspect must be the one of teachers and parents' concerns as a result the child's development tasks can be achieved according to his age.
Growth And Development Of Movement In Early Childhood Movement Learning Model Panjaitan, Angel Naumora; Ginting, Reny Haganta; Siahaan, Stepanus Cristian H; Hutabalian, Ferdinan; Supriadi, Amir
Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jpj.v6i1.4040

Abstract

This research aims to produce a basic movement learning model for children aged 2-4 years. The basic movement learning model is tailored to the aspects of growth and development as well as the characteristics of children at this age, packaged through physical activities focused on basic locomotor, non-locomotor, and manipulative movements. The method used in this study is development with seven stages, namely: (1) collecting research results and information, (2) analysis of the product to be developed, (3) developing the initial product, (4) expert validation, (5) small-scale trials and revisions, (6) large-scale trials and revisions, and (7) creating the final product. The subjects of this research are children aged 2-4 years. The result of this research is a basic movement learning model for children aged 2-4 years that includes seven movement activities, namely: (1) Crawling and Creeping, (2) Walking on a Rope, (3) Throwing Bean Bags i nto Hoops, (4) Bowling Games, (5) Parachute Games, (6) Climbing, and (7) Jumping and Hopping. The conclusion is that the learning model developed is very appropriate for the characteristics as well as the growth and development of children aged 2-4 years and is suitable for basic movement learning in Playgroups.
Problem-Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran Lari Jarak Pendek Pada Siswa SD Ditinjau dari Tingkat Kecerdasan Siswa Fransisco, Daniel; Akbar, Aji; Eriani, Efrida; Manalu, Nimrot; Supriadi, Amir
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v13i1.93621

Abstract

Karakteristik siswa yang berbeda-beda seperti tingkat kecerdasan menjadi salah satu hal yang harus menjadi pertimbangan seorang guru dalam memilihan model pembelajaran agar tujuan pembelajaran tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran PJOK tingkat SD ditinjau berdasarkan tingkat kecerdasan siswa. Penelitian ini menggunakan model kuasi-eksperimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Uji yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test dan Uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan kelompok IQ Tinggi mengalami peningkatan signifikan di semua aspek setelah penerapan model PBL, dengan p-value jauh di bawah 0.05. sedangkan kelompok IQ Rendah tidak mengalami peningkatan signifikan dalam aspek Afektif dan Kognitif, yang terlihat dari p-value > 0.05 kecuali aspek Psikomotor yang mengalami peningkatan signifikan, meskipun peningkatannya tidak sebesar pada kelompok IQ Tinggi. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara IQ Tinggi dan IQ Rendah dalam semua aspek, baik sebelum maupun sesudah penerapan PBL (p-value kurang 0.05). Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa PBL lebih efektif bagi siswa dengan kapasitas berpikir analitis yang lebih baik, tetapi kurang optimal bagi siswa dengan keterbatasan kognitif. Implikasi penelitian ini yaitu pendekatan diferensiasi dalam penerapan PBL, misalnya dengan menggunakan scaffolding, instruksi yang lebih terstruktur, atau kombinasi dengan model pembelajaran lain yang lebih sesuai dengan karakteristik siswa SD.
Survei Kemampuan Motorik Anak Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Belajar Gerak Usia 5-10 Tahun Gea, Meiman; Rizki, Mhd; Sofia, Maya; Naibaho, Alnathan; Amboni, Bayu; Ali, Muktar; Amansyah, Amansyah; Supriadi, Amir
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i1.6364

Abstract

Jurnal ini akan mengkaji secara komprehensif dinamika pertumbuhan fisik dan perkembangan belajar gerak pada anak-anak dalam rentang usia 5 hingga 10 tahun. Periode ini merupakan fase krusial di mana anak mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik kasar dan halus, koordinasi, keseimbangan, serta pemahaman spesial. Kajian ini akan merujuk pada teori-teori perkembangan motorik dari para ahli terkemuka untuk menganalisis bagaimana faktor biologis, kognitif, dan lingkungan berinteraksi dalam membentuk pola gerak anak. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik, orang tua, dan praktis dalam merancang program yang optimal untuk mendukung perkembangan motorik anak pada usia tersebut.
Perbedaan Pengaruh Latihan ABC Running Dan Akselerasi Terhadap Hasil Lari Sprint 100 Meter Atlet Putra PASI Tapanuli Selatan Damanik, Jhon Daniel; Supriadi, Amir
Jurnal Jendela Ilmu Olahraga (J2IO) Vol. 2 No. 2 (2025): J2IO MEI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan abc running dan akselerasi terhadap hasil lari sprint 100 meter atlet Putra Pasi Tapanuli Selatan. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu kemampuan lari sprint 100 meter atlet Pasi Tapanuli Selatan masih kurang. Penelitian ini dilakukan di Stadion H. Nurdin, Jl. Melati Ujung Padang, Kec. Padangsidempuan Sel, Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet lari Pasi Tapanuli Selatan yang berjumlah 12 orang. Pengambilan  sampel  dalam  penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling,  jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 10 orang. Metode penelitian ini adalah eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data dalam penelitian ini adalah tes kecepatan lari sprint 100 meter diukur dengan menggunakan tes lari sejauh 100 meter. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan cara  pengambilan pre-test, treatment dan post-test. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu dengan uji-t. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh latihan abc running terhadap hasil lari sprint 100 meter atlet putra Pasi Tapanuli Selatan. Kemudian terdapat pengaruh latihan akselerasi terhadap hasil lari sprint 100 meter atlet putra Pasi Tapanuli Selatan.
ANALISIS PERKEMBANGAN MORTORIK MAHASISWA UNIMED CABANG OLAHRAGA FUTSAL : PASSING, DRIBBLE, & HEADING Mhd. Fadlul Hidayat; Kristanto Jahya Rajagukguk; Andesta Lingling Ambarita; Waris Gabriel Barasa; Jan Boby nesra barus; amir Supriadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kemampuan motorik mahasiswa Universitas Negeri Medan  yang tergabung dalam cabang olahraga futsal. Perkembangan motorik merupakan aspek penting dalam peningkatan performa mahasiswa, terutama dalam olahraga yang menuntut teknik dasar, koordinasi, dan kelincahan seperti futsal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi longitudinal, di mana data dikumpulkan melalui tes motorik dasar seperti passing, dribble bola, dan heading pada awal dan akhir periode latihan selama beberapa hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam beberapa aspek kemampuan motorik, khususnya pada kelincahan dan koordinasi gerak. Temuan ini mengindikasikan bahwa program latihan futsal yang terstruktur dan konsisten memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan motorik mahasiswa. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pelatih dan institusi dalam merancang program latihan yang lebih efektif dan berorientasi pada perkembangan motorik mahasiswa.
ANALISIS PERKEMBANGAN TEKNIK DASAR DALAM PERMAINAN  BOLA BASKET OLEH MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGRI MEDAN Khalisa Hairani Harahap; Refina Jiska Adelia; Rassya Nayla Ruliansyah; Muhammad Nurdzaky Alfatih; Jan Bobby Nesra Barus; Amir Supriadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan teknik dasar dalam permainan bola basket yang dimiliki oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan. Teknik dasar yang diamati meliputi dribbling, passing, shooting dan lay up. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasi dan tes keterampilan. Sampel penelitian terdiri dari 4 mahasiswa yang aktif mengikuti kegiatan perkuliahan praktik bola basket. Data dikumpulkan melalui lembar observasi kinerja dan uji keterampilan teknik dasar, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam penguasaan teknik dasar bola basket setelah mahasiswa mengikuti beberapa sesi latihan yang terstruktur. Faktor-faktor yang mendukung perkembangan tersebut meliputi intensitas latihan, kualitas pengajaran, dan motivasi internal mahasiswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan kurikulum pembelajaran bola basket yang lebih efektif di lingkungan fakultas Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang terarah dan sistematis dapat berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kemampuan teknik dasar dalam permainan bola basket
ANALISIS TEKNIK PASSING BAWAH ATLET VOLI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2025 Sofia Theodora Purba; Fitri Fadila Hasibuan; Yoga Adil Anugrah Zamasi; Michael Christiano Sitinjak; Jan Bobby Nesra Barus; Amir Supriadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik passing bawah atlet voli Universitas Negeri Medan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasi langsung. Subjek dalam penelitian ini adalah 12 atlet voli Universitas Negeri Medan yang aktif mengikuti latihan dan pertandingan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dokumentasi video yang dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat keberhasilan, jenis kesalahan, dan konsistensi gerakan passing bawah atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan passing bawah atlet berada pada persentase 71,67%, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar atlet telah mampu melakukan passing bawah dengan baik. Namun, ditemukan kesalahan yang sering terjadi, yaitu kesalahan pada posisi tubuh (41,18%), kesalahan sudut pantulan bola (32,35%), dan gerakan yang tidak konsisten (26,47%). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun penguasaan teknik dasar sudah cukup baik, perlu adanya latihan yang lebih terfokus dan pembinaan berkelanjutan untuk memperbaiki kesalahan teknis yang masih terjadi. Pelatih diharapkan dapat menerapkan program latihan yang terstruktur serta melakukan evaluasi rutin untuk meningkatkan kemampuan teknik passing bawah atlet secara optimal.
The Effect of Harvard Step-Test and Shuttle Run-Test Training on Increasing Exercise Pulse Frequency in Junior High School Students Lubis, Khairul Azmi; Amir Supriadi; Samsuddin Siregar; Mesnan
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/peshr.v13i3.10602

Abstract

The objectives of this study were (1) to determine the effect of increasing Harvard Step-test exercise on increasing exercise pulse frequency in junior high school students; (2) to determine the effect of increasing Shuttle Run-test exercise on increasing exercise pulse frequency in junior high school students; (3) to determine the difference in the effectiveness of Harvard Step-test and Shuttle Run-test exercises on increasing exercise pulse frequency in junior high school students. The method used in this research is an experiment using Two Group Pretest-Postest Design. The samples used in this study were 46 students of Junior High School Plus Shafiyyatul Amaliyyah. The group pairing technique used was ordinal pairing. Data analysis techniques in this study used descriptive prerequisite tests and hypothesis testing. The results showed that there was a significant effect of Harvard Step-test exercise on increasing exercise pulse frequency in junior high school students with a significance value of p of 0.01. There is an effect of Shuttle Run-test exercise on increasing exercise pulse frequency in junior high school students with a significance value of p of 0.00 < 0.05. There is a difference in the effectiveness of Harvard Step-test and Shuttle Run-test exercises on increasing exercise pulse frequency in junior high school students, but not significant, as evidenced by paired t tests, the Harvard Step-test exercise group gets a mean of 44.652 for increasing student pulse frequency. While the Shuttle Run-test training group got an average of 41.792. Based on the results of the study, it can be concluded that the Harvard Step-test exercise has a more effective pulse rate increase compared to the Shuttle Run-test exercise.
Strategy for Management and Procurement of Agility and Strength Training Equipment to Improve Athlete Performance at the Ps. Palas Football Development Center, Padang Lawas Regency, North Sumatra Yusran Rizki; Amir Supriadi; Rahma Dewi
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i3.37077

Abstract

This study aims to analyze the management and procurement strategies for agility and strength training equipment in an effort to improve athlete performance at the PS. Palas Football Development Center in Padang Lawas Regency, North Sumatra. The main problem underlying this research is the limited training facilities and infrastructure, as well as the suboptimal strategy for managing and procuring training equipment that can support athlete achievement. This study uses a mixed methods research method with a sequential explanatory design, which begins with the collection and analysis of quantitative data through questionnaires, then continues with in-depth qualitative data through interviews and observations. The research subjects included 20 athletes, 5 coaches, and 5 club managers. The results show that the level of need for agility and strength training equipment is in the high category (85%), while the level of availability of facilities and infrastructure is still in the medium category (60%). Effective management strategies include planning training programs based on needs, optimal scheduling of equipment use, and routine equipment maintenance. Meanwhile, the procurement strategy is carried out with a collaborative approach through cooperation with local governments, sponsors, and local sports organizations. The implementation of this strategy has been proven to improve athlete performance, as indicated by a 20% increase in fitness test results and basic soccer technical skills after the program was implemented.
Co-Authors ., Anisa Abdul Hakim Siregar Abdur Rahman Daulian Hrp Adiba, Naila Mujra Afri Tantri Agung Sunarno Ahmad Tarmizi akbar, aji Akhmad, Imran Akram Muhibulloh Bangko Ali, Muktar Alpanisa, Putri Amansyah, Amansyah Amboni, Bayu Amir, Muhammad Khairul Andesta Lingling Ambarita Andi Nur Abady Arif Rahman Aris Hadiana Arona, Sedrahta Aulia, Aisha Avicena, Ilham Luthfi Azhari, Farhan Barasa, Triboy Bayu Hardiono Bellina, Agnes Br Manurung, Ira Kenyosi Damanik, Jhon Daniel David Susilo Budi Dewi Endriani Dewi, Rahma Eriani, Efrida Eybarda Eybarda Farooque, S M Fernando H. Girsang Filli Azandi Fitri Fadila Hasibuan Frans Devin Tarigan Fransisco, Daniel Gea, Meiman Ginting, Reny Haganta Hany, Fauzia Hulu, Mikhael Fernando Hutabalian, Ferdinan Hutabarat, Limsar Hutapea, Gerhad Ilmi Arifin Imran - Akhmad Imran Akhmad Indi Ramadani Indra Kasih Indra Kasih Jan boby Nesra Barus Johannes, Rikky Jojor, Riantri Jumika MT Nopember Haloho Khalisa Hairani Harahap Krisna, Oswald Kristanto Jahya Rajagukguk Limbong, Ridho Syahputra Liston Sitanggang Lois, Bastian Lubis, Khairul Azmi Lubisi, Siti Aisyah M. Fazar Afandi Maharani, Ananda Puan Mahmudin Mahmudin Manalu, Nimrot Manullang, Timothy Exaudi Maya Sofia, Maya Mesnan Mesnan . Mesnan Mesnan Mhd. Fadlul Hidayat Michael Christiano Sitinjak Mijanuddin , Al Muhammad Akhdan Muhammad Nurdzaky Alfatih Muhammad Rey Denin Nasution Muhammad Reza Destya Muslim, Syuhada Naibaho, Alnathan Nesra Barus, Jan Bobby Nono Hardinoto Novita Novita Novita Novita Nugraha, Harly Nurhayati Simatupang Nurhayati Simatupang, Nurhayati Nurkadri, Nurkadri P, Mhd Shafwan Raihan Pakpahan, Joy Immanuel Pangaribuan, Stephen Immanuel Panjaitan, Angel Naumora panjaitan, Riski presto Pohan, Ibnu Chairiansyah Pratama, Ilham Pratama Putri, Meisiska Rafika Ardilla Rahma - Dewi Rahma Dewi Rahma Dewi Rahma Dewi Rahma Dewi Ramadani, Indi Ramadhini, Suci Dwi Rassya Nayla Ruliansyah Refina Jiska Adelia Rini Andriani Rizki, Mhd Rizky Pratama Putra Roisinton, Andre Sabaruddin Yunis Bangun Samsuddin Siregar Sanusi Hasibuan Saputra, Muhammad Zaki Saragih, Sonindo Manja Perdana Saud, Syauqi Sembiring, Ibrahim Siahaan, Stepanus Cristian H sianturi, Susan kladia Sihombing, Frengki Simanjuntak, Berkat Sinabat, Muhammad Rafiqi Najib Sinaga, Tri Son Welldo Siregar, Irwansyah Siska Nova Undari Sitorus Pane, Bessy Sofia Theodora Purba Stepanus, Pedro Suharta, Asep Suryadi Damanik Syamsul Lubis Tampubolon, Samuel Tarigan, Primanson Tarihoran, Josua Tarsyad Nugraha Timbul Mugabe Siregar turnip, Junius daniel Valianto, Budi Waris Gabriel Barasa Yoepiter Zega Yoepiter Zega Yoga Adil Anugrah Zamasi Yolanda, Natasya Yusran Rizki zupit, Anugrah