Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Dan Sumber Informasi Swamedikasi Batuk Pada Siswa MAN 1 Kota Pekalongan Safabela, Vania; Permadi, Yulian Wahyu; Rahmatullah, St.; Muthoharoh, Ainun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batuk merupakan salah satu penyakit yang dapat diobati dengan cara swamedikasi atau pengobatan sendiri. Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan perilaku manusia sebagai cara untuk mengobati gejala atau penyakit ringan yang dialami seseorang dengan menggunakan obat tanpa menggunakan resep dari dokter salah satunya yaitu batuk. Terdapat beberapa kesalahan dalam melakukan swamedikasi misalnya seperti penggunaan dan pemilihan obat akibat kurangnya pengetahuan terkait dengan obat dan cara penggunaannya. Informasi mengenai obat dapat dijumpai pada berbagai media seperti, televisi, brosur, internet, majalah dan media sosial (instagram, tiktok, youtube). Selain itu informasi mengenai obat juga dapat didapatkan melalui pengetahuan orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat pengetahuan siswa MAN 1 Kota Pekalongan jurusan IPS dan Keagamaan terhadap tindakan swamedikasi batuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan rancangan simple random sampling. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan simple random sampling serta menggunakan kuesioner untuk pengambilan data dengan total jumlah sampel sebanyak 82 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 56% responden mempunyai pengetahuan tinggi, 43% responden memiliki tingkat pengetahuan yang sedang, 1% responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah. Kemudian perilaku swamedikasi batuk menunjukan bahwa 100% responden memiliki perilaku yang tepat. Kemudian diketahui bahwa jumlah responden yang memperoleh informasi mengenai swamedikasi batuk dan penyakit batuk cenderung lebih banyak dibandingkan dengan responden yang tidak memperoleh informasi mengenai swamedikasi batuk dan penyakit batuk. Berdasarkan uji rank spearman diperoleh hasil bahwa terdapat korelasi antara pegetahuan siswa MAN 1 Kota Pekalongan mengenai penyakit batuk terhadap perilaku dan sumber informasi dengan signifikansi 0,002 dan nilai koefisien korelasi 0,156
Uji Antioksidan pada Sediaan Peel Off Nanopartikel Ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) Permadi, Yulian Wahyu; Ningrum, Wulan Agustin; Wirasti, W; Wirotomo, Tri Sakti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi nanopartikel adalah suatu teknologi formulasi suatu partikel yang terdispersi pada ukuran nanometer atau skala per seribu mikron. Tujuan penelitian ini adalah membuat sediaan Masker Gel Peel Off dari nanopartikel ekstrak terong belanda sebagai antioksidan. Teknologi nanopartikel ekstrak terong belanda mempunyai efek yang sangat baik sebagai antioksidan, sehingga dimungkinkan dibuat sediaan sebagai bahan kosmetik. Penelitian ini menguji nanopertikel ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) sebagai antioksidan sediaan Masker Gel Peel Off. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah maserasi menggunakan pelarut metanol. Pembuatan teknologi nanopartikel ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) menggunakan metode nanopertikel berbasis biopolimer. Nanopartikel ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) diformulasi menjadi Masker Gel Peel Off. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode penangkap radikal bebas DPPH. Parameter aktivitas antioksidan yaitu IC50 (Inhibititon Concentration) berturut-turut adalah 98 ± 2,1 ?g/mL dan 64 ± 2,5 ?g/mL, sedangkan uji sediaan Masker Gel Peel Off terdiri dari uji pH nilai 4,8-6,5, uji daya sebar nilai antara 5,0 – 6,5 cm, uji waktu mengering yang dihasilkan antara 12 sampai 15 menit, organoleptis (warna coklat tua, bau khas seperti teh, bentuk semi solid).
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG DISMENORE DENGAN USIA SANTRI IMBS MIFTAHUL ULUM PEKAJANGAN–PEKALONGAN Rahmatullah, St.; Permadi, Yulian Wahyu; Muthoharoh, Ainun; Isfaki, Baiti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan kondisi ginekologi yang paling umum terjadi pada populasi wanita dan mempunyai dampak signifikan terhadap potensi kehidupan sehari-hari. Pengetahuan siswa tentang dismenore merupakan suatu hal yang bermanfaat, tentunya apakah pengetahuan tersebut sesuai dengan anjuran atau tidak, dapat dikatakan bahwa pengetahuan dapat diukur dari umur yang memiliki pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan siswi tentang dismenore dengan usia siswi IMBS Miftahul Ulum Pekajangan-Pekalongan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional yaitu menginterpretasikan korelasi faktor risiko-efek, dengan cara mengamati data yang dikumpulkan pada saat itu dan alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Sampel yang digunakan adalah 110 siswa yang tinggal di IMBS Miftahul Ulum. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 54 siswa mempunyai pengetahuan cukup tentang dismenore dengan persentase 49,1%. Kemudian siswa berusia 13 tahun sebanyak 49 orang dengan persentase 44,5%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan tentang dismenore dengan usia siswi IMBS Miftahul Ulum Pekajangan–Pekalongan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,016. Penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk menambah pengetahuan tentang nyeri haid (dismenore).
Pemberdayaan Kader Minum Obat Dengan Metode “Pakde” Di Desa Paninggaran Kabupaten Pekalongan Rahmatullah, sitti; Wirasti; Yulian Wahyu Permadi; Ainun Muthoharoh; Risqi Maulidah; Najmul Laminah Fiqrotul
Jurnal Dimas Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i2.113

Abstract

Kepatuhan minum obat merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan terapi, terutama pada pasien dengan penyakit kronis. Rendahnya kepatuhan seringkali disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberdayakan kader minum obat di Desa Paninggaran Kabupaten Pekalongan melalui metode “PAKDE” (Partisipatif, Kolaboratif, Dedikatif). Metode ini dilaksanakan melalui tahapan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal kader, penyuluhan dan pelatihan interaktif mengenai cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar (DAGUSIBU) obat , serta dilanjutkan dengan post-test sebagai evaluasi peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan kader, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 55.4 meningkat menjadi 78.5 pada post-test. Peningkatan ini menandakan bahwa kader mampu memahami materi dengan baik dan berpotensi menjadi agen edukasi di masyarakat. Kegiatan ini juga memperlihatkan antusiasme dan partisipasi aktif seluruh peserta. Dengan adanya program pemberdayaan ini, kader diharapkan mampu berperan dalam mendampingi masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan obat, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Paninggaran Kabupaten Pekalongan.
Faktor Pengetahuan, Perilaku Pengobatan dan Kepercayaan Diri Dalam Kejadian Acne Vulgaris Di SMK Muhammadiyah 1 Pemalang Juan Bagus Pambudi; Yulian Wahyu Permadi; Wulan Agustin Ningrum; St. Rahmatullah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 2 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acne vulgaris adalah kondisi peradangan kronis pada folikel pilosebaceous, ditandai dengan lesi seperti komedo, papula dan kista. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian acne vulgaris dengan tingkat pengetahuan, perilaku pengobatan dan rasa percaya diri pada siswa SMK Muhammadiyah 1 Pemalang. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan sampel 91 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa kejadian acne vulgaris terbanyak ada pada kategori ringan (50.64%), tingkat pengetahuan baik (85%), perilaku pengobatan swamedikasi (72.53%) dan rasa percaya diri tinggi (39.56%). Terdapat hubungan signifikan antara kejadian acne vulgaris dengan tingkat pengetahuan, perilaku pengobatan dan rasa percaya diri. Acne vulgaris is a chronic inflammatory condition of the pilosebaceous follicles, characterized by lesions such as blackheads and cysts. This study aims to determine the relationship between acne vulgaris incidence and knowledge level, treatment behavior, and self�confidence among SMK Muhammadiyah 1 Pemalang students. The study used a cross�sectional method with 91 purposively selected students. Data were collected using a validated and reliable questionnaire and analyzed with the Chi-Square test. Results showed that mild acne vulgaris was most common (50.64%), with good knowledge (85%), self�medication behavior (72.53%), and high self-confidence (39.56%). Significant relationships were found between acne vulgaris and knowledge level, treatment behavior, and self-confidence.
UJI AKTIFITAS MUKOLITIK GRANUL SEREH DAPUR (Cymbopogon citratus) DAN TEMU IRENG (Curcuma aeruginosa Roxb) SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN TUBERKULOSIS Rahmatullah, St.; Rahmasari, Khusna Santika; Irnawati, Irnawati; Permadi, Yulian Wahyu; Munaya, Arinal; Rahmadhani, Aulia
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v9i1.23570

Abstract

Sereh (Cymbopogon citratus) dan temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) merupakan tanaman obat tradisional yang digunakan untuk mengatasi keluhan pernapasan. Keduanya mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid dan alkaloid yang berpotensi sebagai agen mukolitik. Pada penderita tuberkulosis (TBC), keluhan dahak kental dan kepatuhan obat yang rendah menjadi masalah yang sering muncul, sehingga diperlukan bentuk sediaan alternatif yang lebih praktis, salah satunya sediaan granul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas mukolitik dan mutu fisik granul sereh dan temu ireng yang diformulasi melalui metode granulasi basah. Pengujian mukolitik dilakukan secara in vitro menggunakan mukus usus sapi sebagai model lendir manusia. Pengukuran viskositas dilakukan dengan viskometer digital pada konsentrasi 200 mg/mL untuk tiga formula: sereh tunggal, temu ireng tunggal, dan kombinasi sereh–temu ireng (1:1), serta dibandingkan dengan kontrol positif asetilsistein 0,1%. Uji mutu fisik granul meliputi organoleptik, waktu alir, sudut diam, kadar air, dan bulk density. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi mutu fisik granul dengan waktu alir 7,9–9,6 detik, sudut diam 26,5–30,1°, kadar air 5,8–6,2%, dan bulk density 0,43–0,46 g/mL. Aktivitas mukolitik terlihat dari penurunan viskositas mukus: sereh 190 ± 6 cP (26,9%), temu ireng 168 ± 5 cP (35,4%), dan kombinasi 138 ± 3 cP (46,9%), mendekati asetilsistein 120 ± 4 cP (53,8%)Disimpulkan bahwa kombinasi sereh–temu ireng memberikan efek mukolitik paling tinggi dan berpotensi  dikembangkan sebagai sediaan herbal pendukung terapi batuk pada penderita TBC.
Optimizing Pocket Money as a Financial Learning Medium for Early Childhood: An Educational Approach in Duku Sebetok, Galangpengampon Village Adyuta, Setyadan; Fasihullisan, M Daffa; Prakoso, Satria Gigih; Khoiruzidan, Muhammad; Anah, Rizky; Setyawan, M Ghilang Maulud; Permadi, Yulian Wahyu
Urecol Journal. Part A: Education and Training Vol. 5 No. 2 (2025): August-Dec
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial literacy is a fundamental skill that should be instilled from an early age to shape students into independent and responsible individuals. Many fifth-grade students at MII Kyai Betoro, totalling 14, still lack adequate knowledge of money management, putting them at risk of developing consumerist habits. The issue became the focus of a Community Service Program in Dukuh Sebetok, Galangpengampon Village, Wonopringgo District, through the “Smart Spending” program, which aimed to introduce basic money management concepts early on. The program employed educational approaches such as simulations, group discussions, and pre- and post-assessment. The results showed an increase in students' understanding of saving concepts from 42% to 78% after the program implementation. These findings emphasize the importance of early financial education and the support of both schools and families.
Peran Pengawas Menelan Obat dalam Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Kedungwuni I: The Role of Treatment Supporter in Improving Medication Adherence of Tuberculosis Patients at Kedungwuni I Public Health Center Handayani, Novita; Ningrum, Wulan Agustin; Rahmatullah, St.; Permadi, Yulian Wahyu; A’yun, Qurrata
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2026): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v8i1.2584

Abstract

Pulmonary tuberculosis remains a major health problem in Indonesia, including at the Kedungwuni I Community Health Center, which recorded 114 cases in 2024. Patient adherence to medication is a crucial factor in successful therapy, while the role of the Medication Observer (PMO) is to improve patient discipline. This study aims to analyze the relationship between the role of the PMO and adherence to tuberculosis patients at the Kedungwuni I Public Health Center. The research design used observational analysis with a cross-sectional approach on 45 tuberculosis patients selected by total sampling. Data were collected using a PMO role questionnaire and the MMAS-8 instrument, and analyzed using Spearman's rho test. The results showed that all patients had a PMO, mostly from their families, with high adherence at 62.2%. There was a significant positive correlation between the role of the PMO and medication adherence (r=0.326; p=0.030). The PMO plays a crucial role in improving compliance and supporting the success of the DOTS program. Keywords:          adherence, medication swallowing supervision, tuberculosis   Abstrak Tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Puskesmas Kedungwuni I yang mencatat 114 kasus pada tahun 2024. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat menjadi faktor penting keberhasilan terapi, sedangkan pendampingan Pengawas Menelan Obat (PMO) berperan dalam meningkatkan disiplin pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan peran PMO dengan kepatuhan pasien tuberkulosis di Puskesmas Kedungwuni I. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada 45 pasien tuberkulosis yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner peran PMO dan instrumen MMAS-8, dianalisis dengan uji Spearman’s rho. Hasil menunjukkan seluruh pasien memiliki PMO, mayoritas dari keluarga, dengan kepatuhan tinggi sebesar 62,2%. Terdapat hubungan positif signifikan antara peran PMO dan kepatuhan minum obat (r=0,326; p=0,030). PMO berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan dan mendukung keberhasilan program DOTS. Kata Kunci:         kepatuhan, pengawas menelan obat, tuberkulosis
Pengaruh Edukasi melalui Leaflet Terhadap Pengetahuan Swamedikasi Antinyeri Rasional di Kecamatan Kedungwuni Pekalongan Karima Yulianti; Ainun Mutoharoh; Wulan Agustin Ningrum; Yulian Wahyu Permadi
E-Jurnal Kajen Vol 5 No 02 (2021): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 5 No. 2
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv5i02.4

Abstract

Nyeri seringkali dirasakan seseorang, nyeri dapat mengganggu aktivitas sehingga harus segera diobati. Penggunaan obat nyeri banyak digunakan bebas oleh masyarakat karena keterbatasan pengetahuan dalam pelaksanaan swamedikasi dapat menyebabkan kesalahan, sehingga diperlukan edukasi supaya pengobatan tersebut rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui leaflet terhadap pengetahuan penggunaan obat yang rasional untuk swamedikasi. Penelitian ini menggunakan metode prospektif desain quasi experimental tipe one group pretestpostest with control group, dengan pengambilan sampel secara purposive random sampling. Responden penelitian berjumlah 100 dibagi menjadi dua kelompok. Total 50 responden kelompokkontrol dan 50 responden kelompok eksperimen. Hasil penelitian karakteristik responden di Kecamatan Kedungwuni pada penelitian ini berjenis kelamin laki-laki 38% dan perempuan 62%,responden berusia 18-28 tahun sebesar 35%, pendidikan terakhir responden paling banyak SMA sebesar 21%, pekerjaan yang mendominasi adalah ibu rumah tangga sebesar 30%, penghasilan responden <Rp.1.000.000 dan jarak dari rumah ke apotek paling banyak jarak dekat <1km sebesar 66%. Tingkat pengetahuan masyarakat di Kecamatan Kedungwuni sebelum diberikan edukasi masuk dalam kategori baik sebesar 66% dan tingkat pengetahuan sesudah diberi edukasi masuk dalam kategori baik sebesar 92%. Terdapat pengaruh edukasi melalui leaflet terhadap pengetahuan swamedikasi antinyeri rasional di Kecamatan Kedungwuni dikarenakan pada uji mann-whitney nilai p-value <0,05. Masyarakat diharapkan aktif mencari informasi dalam melakukan swamedikasi agar rasional dan lebih memperhatikan obat yang akan digunakan untuk pengobatan mandiri.
Manajemen Logistik Obat di Instalai Farmasi Rumah Sakit berdasarkan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Tahun 2019 Dewi Herdina Puspasari; Yulian Wahyu Permadi; Wirasti
E-Jurnal Kajen Vol 5 No 02 (2021): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 5 No. 2
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv5i02.5

Abstract

Pelayanan Kefarmasian merupakan salah satu kegiatan yang ada di Rumah Sakit salah satunya yaitu kegiatan bersifat manajerial seperti pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai serta kegiatan pelayanan farmasi klinik. Manajemen logistik obat digunakan agar tidak terjadi kekosongan obat akibat dari manajemen yang kurang tepat dari Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit tahun 2019. Metode pengolahan data yaitu dengan membandingkan informasi akhir data yang diperoleh dengan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Tahun 2019 bertempat di 4 Rumah Sakit se-Kabupaten Pemalang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kesesuaian manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit dengan peraturan yang telah dibuat. Diperoleh hasil penelitian dengan pengelolaan manajemen logistik terlihat sudah sesuai namun pada proses penyimpanan masih terdapat kurangnya sarana dan prasarana yang belum memadai dalam pelaksanaanya.
Co-Authors Adyuta, Setyadan Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh, Ainun Ainun Mutoharoh Ainun Mutoharoh Akrom, Akrom Anah, Rizky Anastasia Wulandari, Anastasia Anung Sugihantono Asniatu Umi Maghfiroh Astiyani, Shofita Aulia Rahmadhani Aurisna Isma Asqiya Aviani, Helmalia Ayu Orimpa Nia Sekar tatik Ayu, Roro A’yun, Qurrata Bagoes Widjanarko Dewi Herdina Puspasari Diana Rosmalinda Diyas Septyarini Dwi Bagus Pambudi Dwi Bagus Pambudi Dwi Setyo Utami Dwi upa Bagus Pambudi Eka Budiarto, Eka Eka Dian Safitri Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto, Eko Ela Erika Faozan, Amir Fasihullisan, M Daffa Fatmawati, Fita Fita Fatmawati Handayani, Novia Handayani, Novita Imam Riadi Irna, Ruzzaina Irnawati Irnawati Isfaki, Baiti Isyti’aroh Isyti’aroh Isyti’aroh, Isyti’aroh Juan Bagus Pambudi Karima Yulianti Khoiruzidan, Muhammad Khusna Santika Rahmasari Khusna, Nabilatul LIA AMALIA Lia Amalia Lia Dwi Prafitri Lilis Wulandari Melinia, Devi Moh. Hafis Zidan Muhammad Mahruj Awaludin Munaya, Arinal Muthoharoh, Ainun N. Nurjanah Naela Afiya Najihah, Veni Haqiqotun Najmul Laminah Fiqrotul Ningrum, Wulan Agustin Nuniek Nizmah Fajriyah Nur Fadhilah Nurul Hikmah Opi Nuriska Rais Rutini Owena, Vega Rizki Pambudi, Dwi Bagus Pangestu, Prayugo Sugeng Prakoso, Satria Gigih Prayugo Sugeng Pangestu Puspitaningtyas, Sheila Indah Putri, Rosma Syifa Azmi Rahmatullah, Sitti Rahmatullah, St Rahmatullah, ST. Risqi Maulidah Rizka Nur Sabila Rizki Fajara Roro Ayu Rosma Syifa Azmi Putri Rosmalinda, Diana Rozanah, Siti S Slamet S Slamet S Slamet, S Safabela, Vania Safitri, Eka Dian Salma Azizah Santi Listiarini Saputri, Rizki Sari, Vera Kartika Septyarini, Diyas Setyawan, M Ghilang Maulud setyawan, Muhammad ghilang maulud Shinta Andriyawati Siti Nur Agmarina Siti Rozanah Sitti Rahmatullah Sitti Rahmatullah Slamet, Slamet St Rahmatullah St Rahmatullah St Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah StRahmatullah Nasir Subekti, Ratih Syamsulhuda BM Syarifah, Farah Tiara Fany Safitri Tri Sakti Wirotomo, Tri Sakti Ulfatun Alkhodiyah Urmatul Waznah Veni Haqiqotun Najihah Wijayanti, Tika Yusnia Windha Widyastuti Windha Widyastuti Wirasti Wirasti Wirasti, W Wirasti, Wirasti Wulan Agustin Ningrum Zam zam Elfrida Kusumaningrum