Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Dan Sumber Informasi Swamedikasi Batuk Pada Siswa MAN 1 Kota Pekalongan Safabela, Vania; Permadi, Yulian Wahyu; Rahmatullah, St.; Muthoharoh, Ainun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batuk merupakan salah satu penyakit yang dapat diobati dengan cara swamedikasi atau pengobatan sendiri. Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan perilaku manusia sebagai cara untuk mengobati gejala atau penyakit ringan yang dialami seseorang dengan menggunakan obat tanpa menggunakan resep dari dokter salah satunya yaitu batuk. Terdapat beberapa kesalahan dalam melakukan swamedikasi misalnya seperti penggunaan dan pemilihan obat akibat kurangnya pengetahuan terkait dengan obat dan cara penggunaannya. Informasi mengenai obat dapat dijumpai pada berbagai media seperti, televisi, brosur, internet, majalah dan media sosial (instagram, tiktok, youtube). Selain itu informasi mengenai obat juga dapat didapatkan melalui pengetahuan orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat pengetahuan siswa MAN 1 Kota Pekalongan jurusan IPS dan Keagamaan terhadap tindakan swamedikasi batuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan rancangan simple random sampling. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan simple random sampling serta menggunakan kuesioner untuk pengambilan data dengan total jumlah sampel sebanyak 82 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 56% responden mempunyai pengetahuan tinggi, 43% responden memiliki tingkat pengetahuan yang sedang, 1% responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah. Kemudian perilaku swamedikasi batuk menunjukan bahwa 100% responden memiliki perilaku yang tepat. Kemudian diketahui bahwa jumlah responden yang memperoleh informasi mengenai swamedikasi batuk dan penyakit batuk cenderung lebih banyak dibandingkan dengan responden yang tidak memperoleh informasi mengenai swamedikasi batuk dan penyakit batuk. Berdasarkan uji rank spearman diperoleh hasil bahwa terdapat korelasi antara pegetahuan siswa MAN 1 Kota Pekalongan mengenai penyakit batuk terhadap perilaku dan sumber informasi dengan signifikansi 0,002 dan nilai koefisien korelasi 0,156
Uji Antioksidan pada Sediaan Peel Off Nanopartikel Ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) Permadi, Yulian Wahyu; Ningrum, Wulan Agustin; Wirasti, W; Wirotomo, Tri Sakti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi nanopartikel adalah suatu teknologi formulasi suatu partikel yang terdispersi pada ukuran nanometer atau skala per seribu mikron. Tujuan penelitian ini adalah membuat sediaan Masker Gel Peel Off dari nanopartikel ekstrak terong belanda sebagai antioksidan. Teknologi nanopartikel ekstrak terong belanda mempunyai efek yang sangat baik sebagai antioksidan, sehingga dimungkinkan dibuat sediaan sebagai bahan kosmetik. Penelitian ini menguji nanopertikel ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) sebagai antioksidan sediaan Masker Gel Peel Off. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah maserasi menggunakan pelarut metanol. Pembuatan teknologi nanopartikel ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) menggunakan metode nanopertikel berbasis biopolimer. Nanopartikel ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) diformulasi menjadi Masker Gel Peel Off. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode penangkap radikal bebas DPPH. Parameter aktivitas antioksidan yaitu IC50 (Inhibititon Concentration) berturut-turut adalah 98 ± 2,1 ?g/mL dan 64 ± 2,5 ?g/mL, sedangkan uji sediaan Masker Gel Peel Off terdiri dari uji pH nilai 4,8-6,5, uji daya sebar nilai antara 5,0 – 6,5 cm, uji waktu mengering yang dihasilkan antara 12 sampai 15 menit, organoleptis (warna coklat tua, bau khas seperti teh, bentuk semi solid).
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG DISMENORE DENGAN USIA SANTRI IMBS MIFTAHUL ULUM PEKAJANGAN–PEKALONGAN Rahmatullah, St.; Permadi, Yulian Wahyu; Muthoharoh, Ainun; Isfaki, Baiti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan kondisi ginekologi yang paling umum terjadi pada populasi wanita dan mempunyai dampak signifikan terhadap potensi kehidupan sehari-hari. Pengetahuan siswa tentang dismenore merupakan suatu hal yang bermanfaat, tentunya apakah pengetahuan tersebut sesuai dengan anjuran atau tidak, dapat dikatakan bahwa pengetahuan dapat diukur dari umur yang memiliki pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan siswi tentang dismenore dengan usia siswi IMBS Miftahul Ulum Pekajangan-Pekalongan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional yaitu menginterpretasikan korelasi faktor risiko-efek, dengan cara mengamati data yang dikumpulkan pada saat itu dan alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Sampel yang digunakan adalah 110 siswa yang tinggal di IMBS Miftahul Ulum. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 54 siswa mempunyai pengetahuan cukup tentang dismenore dengan persentase 49,1%. Kemudian siswa berusia 13 tahun sebanyak 49 orang dengan persentase 44,5%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan tentang dismenore dengan usia siswi IMBS Miftahul Ulum Pekajangan–Pekalongan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,016. Penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk menambah pengetahuan tentang nyeri haid (dismenore).
Pemberdayaan Kader Minum Obat Dengan Metode “Pakde” Di Desa Paninggaran Kabupaten Pekalongan Rahmatullah, sitti; Wirasti; Yulian Wahyu Permadi; Ainun Muthoharoh; Risqi Maulidah; Najmul Laminah Fiqrotul
Jurnal Dimas Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i2.113

Abstract

Kepatuhan minum obat merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan terapi, terutama pada pasien dengan penyakit kronis. Rendahnya kepatuhan seringkali disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberdayakan kader minum obat di Desa Paninggaran Kabupaten Pekalongan melalui metode “PAKDE” (Partisipatif, Kolaboratif, Dedikatif). Metode ini dilaksanakan melalui tahapan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal kader, penyuluhan dan pelatihan interaktif mengenai cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar (DAGUSIBU) obat , serta dilanjutkan dengan post-test sebagai evaluasi peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan kader, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 55.4 meningkat menjadi 78.5 pada post-test. Peningkatan ini menandakan bahwa kader mampu memahami materi dengan baik dan berpotensi menjadi agen edukasi di masyarakat. Kegiatan ini juga memperlihatkan antusiasme dan partisipasi aktif seluruh peserta. Dengan adanya program pemberdayaan ini, kader diharapkan mampu berperan dalam mendampingi masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan obat, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Paninggaran Kabupaten Pekalongan.
Faktor Pengetahuan, Perilaku Pengobatan dan Kepercayaan Diri Dalam Kejadian Acne Vulgaris Di SMK Muhammadiyah 1 Pemalang Juan Bagus Pambudi; Yulian Wahyu Permadi; Wulan Agustin Ningrum; St. Rahmatullah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 2 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acne vulgaris adalah kondisi peradangan kronis pada folikel pilosebaceous, ditandai dengan lesi seperti komedo, papula dan kista. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian acne vulgaris dengan tingkat pengetahuan, perilaku pengobatan dan rasa percaya diri pada siswa SMK Muhammadiyah 1 Pemalang. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan sampel 91 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa kejadian acne vulgaris terbanyak ada pada kategori ringan (50.64%), tingkat pengetahuan baik (85%), perilaku pengobatan swamedikasi (72.53%) dan rasa percaya diri tinggi (39.56%). Terdapat hubungan signifikan antara kejadian acne vulgaris dengan tingkat pengetahuan, perilaku pengobatan dan rasa percaya diri. Acne vulgaris is a chronic inflammatory condition of the pilosebaceous follicles, characterized by lesions such as blackheads and cysts. This study aims to determine the relationship between acne vulgaris incidence and knowledge level, treatment behavior, and self�confidence among SMK Muhammadiyah 1 Pemalang students. The study used a cross�sectional method with 91 purposively selected students. Data were collected using a validated and reliable questionnaire and analyzed with the Chi-Square test. Results showed that mild acne vulgaris was most common (50.64%), with good knowledge (85%), self�medication behavior (72.53%), and high self-confidence (39.56%). Significant relationships were found between acne vulgaris and knowledge level, treatment behavior, and self-confidence.
Co-Authors Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh, Ainun Akrom, Akrom Anastasia Wulandari, Anastasia Anung Sugihantono Astiyani, Shofita Aurisna Isma Asqiya Aviani, Helmalia Ayu Orimpa Nia Sekar tatik Ayu, Roro Bagoes Widjanarko Diana Rosmalinda Diyas Septyarini Dwi Bagus Pambudi Dwi Bagus Pambudi Dwi Setyo Utami Eka Budiarto, Eka Eka Dian Safitri Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto, Eko Faozan, Amir Fatmawati, Fita Fita Fatmawati Handayani, Novia Imam Riadi Irna, Ruzzaina Isfaki, Baiti Isyti’aroh Isyti’aroh Isyti’aroh, Isyti’aroh Juan Bagus Pambudi Khusna, Nabilatul LIA AMALIA Lia Amalia Lia Dwi Prafitri Lilis Wulandari Melinia, Devi Muthoharoh, Ainun N. Nurjanah Naela Afiya Najihah, Veni Haqiqotun Najmul Laminah Fiqrotul Ningrum, Wulan Agustin Nuniek Nizmah Fajriyah Nur Fadhilah Nurul Hikmah Opi Nuriska Rais Rutini Owena, Vega Rizki Pambudi, Dwi Bagus Pangestu, Prayugo Sugeng Prayugo Sugeng Pangestu Puspitaningtyas, Sheila Indah Putri, Rosma Syifa Azmi Rahmatullah, Sitti Rahmatullah, St Rahmatullah, ST. Risqi Maulidah Rizka Nur Sabila Rizki Fajara Roro Ayu Rosma Syifa Azmi Putri Rosmalinda, Diana Rozanah, Siti S Slamet S Slamet S Slamet, S Safabela, Vania Safitri, Eka Dian Santi Listiarini Saputri, Rizki Sari, Vera Kartika Septyarini, Diyas setyawan, Muhammad ghilang maulud Siti Nur Agmarina Siti Rozanah Sitti Rahmatullah Sitti Rahmatullah Slamet, Slamet St Rahmatullah St Rahmatullah St Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah StRahmatullah Nasir Subekti, Ratih Syamsulhuda BM Syarifah, Farah Tiara Fany Safitri Tri Sakti Wirotomo, Tri Sakti Ulfatun Alkhodiyah Urmatul Waznah Veni Haqiqotun Najihah Wijayanti, Tika Yusnia Windha Widyastuti Windha Widyastuti Wirasti Wirasti Wirasti, W Wirasti, Wirasti Wulan Agustin Ningrum Zam zam Elfrida Kusumaningrum