Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AFRODISIAK EKSTRAK ETANOL BUAH TERUNG UNGU TERHADAP LIBIDO TIKUS PUTIH JANTAN Pangestu, Prayugo Sugeng; Permadi, Yulian Wahyu; Wirasti, Wirasti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terung ungu (Solanum melongena L.) memiliki kandungan yang dapat memperlancar sirkulasi darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek afrodisiak ekstrak etanol buah terung ungu terhadap libido tikus putih jantan galur Wistar yang berumur 2-2,5 bulan. Penelitian dibagi 4 kelompok : Kontrol negatif (aquades 1 ml); EET Dosis1 (91,88 mg/130 g BB); EET Dosis2 (183,77 mg/130 g BB), K (+) (viagra) (0,585 mg/130 g BB). Pengamatan dilakukan dengan mengamati aktivitas seksual tikus putih jantan yaitu introducing dan mounting dengan alat bantu CCTV selama 7 hari dari pukul 19.00 WIB – 06.30 WIB. Data dianalisis menggunakan uji ANAVA satu arah, dilanjut dengan uji Tukey HSD dengan ? = 0,05, kemaknaan berdasarkan nilai p<0,05. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah terung ungu memiliki aktivitas afrodisiak terhadap libido tikus putih jantan galur wistar pada dosis 183,77 mg/130 g BB.
ANALISIS BIAYA TERAPI PASIEN HIPERTENSI DENGAN KOMPLIKASI DIABETES MELLITUS RAWAT JALAN DI RSI PKU MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN TAHUN 2014 – 2017. Fatmawati, Fita; Permadi, Yulian Wahyu; Ningrum, Wulan Agustin; Rahmatullah, Sitti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan faktor resiko penyakit kardiovaskuler seperti stroke, gagal ginjal, gagal jantung bahkan kematian. Besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan penyakit hipertensi berbeda-beda. Maka perlu dilakukan analisis efektivitas biaya agar dapat mengambil keputusan pemilihan obat yang efektif secara manfaat dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi antihipertensi yang paling cost-effective pada pasien hipertensi dengan komplikasi diabetes mellitus rawat jalan di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Tahun 2014 – 2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental yang bersifat deskriptif. Analisis efektifitas biaya yang dilakukan dengan membandingkan besar biaya medik langsung rata-rata per bulan terhadap persentase pasien yang tekanan darahnya mencapai target berdasarkan parameter ACER. Hasil penelitian menunjukkan pola pengobatan yang paling cost-effective untuk pasien hipertensi dengan komplikasi diabetes mellitus adalah golongan ACE-Inhibitor dengan total biaya rata-rata tiap bulan Rp.233.910,00 dan nilai ACER yang paling rendah Rp. 335.865,00.
Optimasi Formulasi Lotio Antioksidan dengan Zat Aktif Kombinasi Vitamin C dan Vitamin E Permadi, Yulian Wahyu; Rahmatullah, Sitti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikal bebas adalah salah satu faktor penyebab terjadinya penuaan dini. Radikal bebas dapat dihambat dengan antioksidan. Senyawa kimia yang memiliki aktivitas antioksidan dan bersifat non-karsinogenik adalah Vitamin C dan Vitamin E. Vitamin C membantu meregenerasi vitamin E dari bentuk teroksidasi, sehingga meningkatkan kapasitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi campuran zat aktif Vitamin C dan Vitamin E yang digunakan untuk menghasilkan sifat fisikokimia yang optimal menggunakan metode Desain Faktorial dengan perangkat lunak Design Expert versi 9.0.3.1 trial. Sifat fisikokimia yang dihasilkan oleh losio dengan variasi Vitamin C dan Vitamin E memiliki rentang daya lekat 14-48; pH 7,1-7,88; dan viskositas 9-46. Komposisi Vitamin C dan Vitamin E formula optimum hasil prediksi desain faktorial adalah 0,02% Vitamin C dan 1% Vitamin E. Losio formula optimum yang diuji memiliki daya lekat 39; pH 7,606; dan viskositas 46. Hasil uji beda menunjukkan bahwa sifat fisikokimia hasil percobaan tidak berbeda signifikan dengan hasil prediksi desain faktorial (p>0,05). Hasil pengukuran secara spektrofotometri menunjukkan bahwa losio formula optimum memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 3,378 ppm. Losio formula optimum mengalami oksidasi dengan terjadinya perubahan warna pada siklus ke-4 cycling test dan juga tidak stabil untuk penyimpanan selama setahun setelah diuji dengan mechanical test.
Gambaran Karakteristik Pemakaian Golongan Kortikosteroid Pada Pasien Anak di Puskesmas Kesesi I Kabupaten Pekalongan Ayu, Roro; Pambudi, Dwi Bagus; Permadi, Yulian Wahyu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak tergolong dalam individu yang sangat rentan terhadap obat karena sistem dalam tubuhnya yang belum sempurna untuk merespon dan memetabolisme obat dalam tubuh secara baik. Penggunaan kortikosteroid pada pasien anak yang berlebihan bisa menimbulkan pembengkakan pada wajah, bibir, lidah atau bisa dikatakan dengan moon face. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kortikosteroid pada pasien anak di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas Kesesi I. Penelitian ini menggunakan penelitian non eksperimental dengan metode deskriptif retrospektif secara purposive sampling. Data yang diambil adalah rekam medik Bulan Desember Tahun 2020 yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 45 pasien pediatrik dan 85 pasien yang tereksklusi, Dari hasil yang diperoleh meliputi jenis kelamin dibagi menjadi 2 Laki – Laki dan Perempuan masing mempunyai frekuensi Laki – Laki sebanyak 26 yang persentasenya 57,8%, sedangkan Perempuan lebih sedikit sebanyak 19 yang mempunyai persentase 42,2 %. Dari data yang diperoleh meliputi kategori masalah pilihan obat, masalah dosis obat, masalah efek samping hasilnya sama yaitu mempunyai persentase 8, 9 % dari 45 pasien.
EVALUASI KETEPATAN DOSIS OBAT PASIEN DEPRESI RAWAT JALAN DI RSUD KRATON KABUPATEN PEKALONGAN Septyarini, Diyas; Muthoharoh, Ainun; Permadi, Yulian Wahyu; Ningrum, Wulan Agustin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi merupakan salah satu penyakit gangguan jiwa yang sering dijumpai di masyarakat. Berdasarkan guidline American Psychiatric Associationpada pasien yang telah menerima pengobatan kurang lebih 8 minggu dan setelah itu tidak mengalami perbaikan gejala yang dialami pasien depresi maka langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengoptimalkan atau penyesuaian dosis. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengevaluasi ketepatan dosis obat yang digunakan dalam pengobatan pasien depresi rawat jalan di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan tahun 2018–2019. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan menggunakan metode deksriptif dan pengambilan data rekam medis secara retrospektif dengan teknik pengambilan sampel secara systematic random sampling dengan jumlah populasi 830 dan sampel yng digunakan sebnayak 93 sampel. Hasil dari penelitian ini didapatkan persentase terkait kelengkapan identitas pasien (100%), pasien depresi paling banyak perempuan (68,8%), dengan kelonpok umur dewasa awal 21-40 tahun (71%), pekerjaan pada pasien depresi yaitu ibu rumah tangga (31,2%), depresi yang dialami yaitu depresi berat dengan gejala psikotik (92,5%), obat golongan antidepresan fluoxetin yang paling banyak digunakan dengan ketepatan dosis (37,6%), obat golongan antipsikotika risperidon yang paling banyak digunakan dengan ketepatan dosis (37,6%), obat golongan psikotropik golongan IV hexymer yang paling banyak digunakan dengan ketepatan dosis (40,9%). Beberapa pasien masih ada yang tidak tepat dosis sehingga diharapkan perlu adanya peningkatan kewaspadaan dalam memberikan dosis obat agar gejala pasien semakin membaik.
Effervescent Granule Formulation Of Alpocate Seed Extract (Persea Americana Mill.) With Acid-Basic Concentration Variation Permadi, Yulian Wahyu; Rahmatullah, St.; Prafitri, Lia Dwi; Putri, Rosma Syifa Azmi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji alpukat merupakan salah satu hasil produk pertanian yang belum dimanfaatkan dengan maksimal yang akhirnya hanya membuat permasalahan limbah. Padahal menurut penelitian, biji alpukat memiliki senyawa aktif yang terkandung didalamnya yaitu flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan fenol. Hal ini dirasa pemanfaatan biji alpukat (Persea americana Mill.) perlu dikembangkan sebagai pengobatan tradisional dan pengembangan sediaan farmasi salah satunya adalah granul effervescent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi konsentrasi sumber asam-basa terhadap mutu fisik granul effervescent. Metode yang digunakan yaitu metode granulasi kering. Tiga variasi formula masing-masing dengan konsentrasi asam-basa 55%, 60%, 70%. Evaluasi mutu fisik granul meliputi uji kompresibilitas, uji sifat alir dan uji sudut istirahat. Hasilnya bahwa ekstrak biji alpukat (Persea americana Mill.) dapat diformulasikan dalam sediaan granul effervescent dengan variasi konsentrasi asam-basa. Konsentrasi asam-basa yang memenuhi sifat fisik paling baik pada formula 1 dengan konsentrasi asam basa 55% (28,42% asam tartrat, 26,58% natrium bikarbonat). Ekstrak biji alpukat (Persea americana Mill.) dapat diformulasikan dalam sediaan tablet effervescent dengan variasi konsentrasi asam-basa. Perbedaan konsentrasi asam-basa pada tablet effervescent yang dihasilkan mempengaruhi kekerasan tablet, waktu larut, dan kerapuhan tablet.
Analisis Tingkat Pengetahuan dan Ketepatan Swamedikasi Maag pada Pelajar MAN 01 Kota Pekalongan Tahun 2022 Melinia, Devi; Permadi, Yulian Wahyu; Ningrum, Wulan Agustin; Muthoharoh, Ainun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maag merupakan suatu peradangan mukosa lambung yang mempunyai sifat akut, kronik, difus, atau lokal, serta mempunyai karakteristik anoreksia, begah (perasaan penuh diperut), epigastrium terasa tidak nyaman, mual serta muntah. Swamedikasi yaitu pengobatan terhadap suatu penyakit maupun gejala yang ringan dilakukan menggunakan obat kimiawi atau obat tradisional yang didapatkan tanpa menggunakan resep dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan ketepatan pelajar terhadap swamedikasi maag. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan melakukan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 88 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan menggunakan media google form. Analisis data yang digunakan adalah alat bantu SPSS 2016. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 69% responden memiliki pengetahuan swamedikasi yang cukup. Ketepatan swamedikasi menunjukan bahwa 72% responden memiliki tingkat ketepatan swamedikasi yang tepat. Kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan pelajar MAN 01 Kota Pekalongan mengenai penyakit maag terhadap tindak swamedikasi maag dengan signifikansi 0,0000 dan nilai koefisien korelasi 0,853.
Faktor-faktor Swamedikasi Yang Memengaruhi Tingkat Pengetahuan Siswa SMK Jurusan Farmasi Se- Kabupaten Pekalongan Yang Tersuspek COVID-19 Dimasa Pandemi Rosmalinda, Diana; Ningrum, Wulan Agustin; Muthoharoh, Ainun; Permadi, Yulian Wahyu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swamedikasi merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh masyarakat dalam mencegah atau mengobati penyakit ringan pada diri sendiri. Di masa pandemi COVID- 19, tingginya angka kematian dan cepatnya penyebaran virus menyebabkan masyarakat melakukan pengobatan sendiri untuk penyakit ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan swamedikasi pada masa pandemi dan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara faktor yang memengaruhi swamedikasi terhadap tingkat pengetahuan siswa SMK jurusan farmasi se-Kabupaten Pekalongan yang tersuspek Covid-19 dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan teknik purposive sampling dan dianalisis dengan uji chi-square dan uji rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan swamedikasi siswa yang tersuspek COVID-19 sebesar 72,8% dengan pengetahuan baik. Dari hasil analisis uji korelasi pada penelitian ini tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap faktor yang mempengaruhi swamedikasi pada masa pandemi karena nilai signifikansinya > 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan siswa SMK Farmasi Kabupaten Pekalongan yang tersuspek COVID-19 tergolong baik (72,8%) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi swamedikasi selama pandemi
Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Tradisional Dan Obat Modern Terhadap Swamedikasi Demam Pada Anak Amalia, Lia; Permadi, Yulian Wahyu; Muthoharoh, Ainun; Slamet, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam merupakan suatu penyakit yang dialami tubuh dengan adanya infeksi yang menyebabkan suhu tubuh melebihi normal (> 37,5?C). Penyembuhan demam dapat diobati dengan cara pengobatan mandiri (swamedikasi) yang merupakan suatu tindakan pengobatan penyakit ringan dengan menggunakan obat tradisional atau obat modern tanpa adanya resep dokter. Obat tradisional yang sering digunakan dalam pengobatan demam seperti ramuan tumbuhan, sedangkan obat modern yang umumnya digunakan yaitu dengan obat golongan bebas dan obat bebas terbatas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat tradisional dan obat modern terhadap swamedikasi demam pada anak di kelurahan Kertoharjo. Metode pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 102 responden. Pengukuran pada penelitian ini berupa kuesioner dengan hasil berupa angket. Angket tersebut dianalisis menggunakan uji deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat tradisional dan obat modern yaitu 58,8% (sangat baik), 30,4% (baik), 7,8% (cukup) dan 2,9% (kurang). Swamedikasi demam pada anak diperoleh hasil 51% (sangat baik), 40,2% (baik) dan 8,8% (kurang). Kesimpulan tidak ada hubungan yang signifikansi pada tingkat pengetahuan terhadap swamedikasi demam pada anak.
Analisis Manajemen Inventaris Obat Di Puskesmas Sarwodadi Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang Rahmatullah, St.; Waznah, Urmatul; Permadi, Yulian Wahyu; Widyastuti, Windha
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen obat yaitu salah satu rangkaian kegiatan yang paling penting penting dan mendapatan dana dari pemerintah sebesar 40-50% dari dana alokasi kesehatan yang menyangkut aspek perencanaan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian. Manajemen obat dilakukan agar tersedianya obat setiap saat dibutuhkan baik dari jenis, jumlah maupun kualitas secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen inventaris obat di Puskesmas Sarwodadi Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang dilihat dari indikator stok mati obat, obat kadaluwarsa dan nilai stok akhir obat. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu cross sectional dan metode survai analitik dengan analisis data menggunakan Analyze frequencies (SPSS 21). Alat penelitian yang digunakan yaitu data LPLPO tahun 2021 di Puskesmas Sarwodadi Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang sebagi sumber data. Hasil persentase stok mati obat tahun 2021 sejumlah 16,7%, hasil persentase stok obat kadaluwarsa sejumlah 11,4% dan hasil persentase stok kekurangan obat 0,9% dan hasil stok berlebih sejumlah 91,3% hal ini menandakan bahwa proses manajemen obat yang dilihat dari indikator stok mati obat, obat kadaluwarsa dan nilai stok akhir obat di Puskesmas Sarwodadi Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang belum efisien.
Co-Authors Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh, Ainun Akrom, Akrom Anastasia Wulandari, Anastasia Anung Sugihantono Astiyani, Shofita Aurisna Isma Asqiya Aviani, Helmalia Ayu Orimpa Nia Sekar tatik Ayu, Roro Bagoes Widjanarko Diana Rosmalinda Diyas Septyarini Dwi Bagus Pambudi Dwi Bagus Pambudi Dwi Setyo Utami Eka Budiarto, Eka Eka Dian Safitri Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto, Eko Faozan, Amir Fatmawati, Fita Fita Fatmawati Handayani, Novia Imam Riadi Irna, Ruzzaina Isfaki, Baiti Isyti’aroh Isyti’aroh Isyti’aroh, Isyti’aroh Juan Bagus Pambudi Khusna, Nabilatul LIA AMALIA Lia Amalia Lia Dwi Prafitri Lilis Wulandari Melinia, Devi Muthoharoh, Ainun N. Nurjanah Naela Afiya Najihah, Veni Haqiqotun Najmul Laminah Fiqrotul Ningrum, Wulan Agustin Nuniek Nizmah Fajriyah Nur Fadhilah Nurul Hikmah Opi Nuriska Rais Rutini Owena, Vega Rizki Pambudi, Dwi Bagus Pangestu, Prayugo Sugeng Prayugo Sugeng Pangestu Puspitaningtyas, Sheila Indah Putri, Rosma Syifa Azmi Rahmatullah, Sitti Rahmatullah, St Rahmatullah, ST. Risqi Maulidah Rizka Nur Sabila Rizki Fajara Roro Ayu Rosma Syifa Azmi Putri Rosmalinda, Diana Rozanah, Siti S Slamet S Slamet S Slamet, S Safabela, Vania Safitri, Eka Dian Santi Listiarini Saputri, Rizki Sari, Vera Kartika Septyarini, Diyas setyawan, Muhammad ghilang maulud Siti Nur Agmarina Siti Rozanah Sitti Rahmatullah Sitti Rahmatullah Slamet, Slamet St Rahmatullah St Rahmatullah St Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah StRahmatullah Nasir Subekti, Ratih Syamsulhuda BM Syarifah, Farah Tiara Fany Safitri Tri Sakti Wirotomo, Tri Sakti Ulfatun Alkhodiyah Urmatul Waznah Veni Haqiqotun Najihah Wijayanti, Tika Yusnia Windha Widyastuti Windha Widyastuti Wirasti Wirasti Wirasti, W Wirasti, Wirasti Wulan Agustin Ningrum Zam zam Elfrida Kusumaningrum